cover
Contact Name
Ahmad Rustam
Contact Email
ahmad.rustam1988@gmail.com
Phone
+6285399507330
Journal Mail Official
ahmad.rustam1988@gmail.com
Editorial Address
http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/ajsh/1
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora
Published by Arden Jaya Publisher
ISSN : 28081447     EISSN : 28081307     DOI : 10.57250
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) menerbitkan karya hasil penelitian dan kajian ilmiah pada ruang lingkup ilmu sosial dan ilmu humaniora diantaranya: antropologi, kajian bisnis, kajian komunikasi, tata kelola perusahaan, kriminologi, kajian lintas budaya, demografi, kajian ekonomi pembangunan, studi pendidikan dan etika, geografi sosial, studi manajemen teknologi informasi, hubungan industrial, hubungan internasional, studi hukum, studi media, ilmu politik, studi dinamika kependudukan, studi psikologi, studi administrasi publik, sosial kesejahteraan, studi agama dan linguistik. Nama terbitan berkala : Arus Jurnal Sosial dan Humaniora (AJSH) Bulan dan tahun pertama kali terbit : Agustus (2021) Edisi berlaku ISSN yang di ajukan : Vol. 1, No. 2, Aguatus (2021) Frekuensi terbitan : 3 Kali dalam Setahun Bahasa untuk artikel yang diterbitkan : Indonesia dan Inggris Media terbitan (cetak/elektronik) : Cetak dan Elektronik Alamat url terbitan : http://jurnal.ardenjaya.com/index.php/Ajsh
Articles 1,253 Documents
Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berbasis Inovasi Organisasi dan Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Utara Nindy Ade Marsalena; I Wayan Sudarsana
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3259

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh simultan dan parsial Pengelolaan Sumber Daya Manusia Berbasis Inovasi Organisasi dan Manajemen Pengetahuan terhadap Kinerja Pegawai di Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Utara. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif. Populasi dalam penelitian ini adalah 50 pegawai Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Utara. Analisis yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda dengan menggunakan SPPS 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) inovasi organisasi dan manajemen pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, baik secara simultan maupun parsial. (2) inovasi organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja karyawan, dan (3) manajemen pengetahuan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai pada Kantor Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Buton Utara.
Strategi Digital Public Relations Pt Pln Indonesia Power Unit Bisnis Pembangkitan Priok Dalam Publikasi Program Corporate Social Responsibility Di Wilayah Jakarta Utara Hanifah Hasna Rafifah; Juandanilsyah; Ballian Siregar; Endang Roh Suciati
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menemukan strategi Digital Public Relations PT PLN Indonesia Power UBP Priok dalam publikasi program Corporate Social Responsibility (CSR), memahami pola interaksi digital, dan identifikasi tantangan serta peluang yang muncul dari digitalisasi dalam mendukung Sustainable Development Goals (SDGs) di Jakarta Utara. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa PLN Indonesia Power UBP Priok mengimplementasikan komunikasi dua arah melalui media sosial, Focus Group Discussion (FGD), evaluasi rutin, dan integrasi struktural antara divisi Humas dan CSR. Beberapa platform yang digunakan mencakup Instagram, YouTube, TikTok, WhatsApp Group, dan website dengan penyesuaian konten yang berbeda untuk setiap platform. Salah satu tantangan utama yang dihadapi adalah keterbatasan sumber daya manusia, sedangkan kerjasama dengan media massa menjadi strategi yang efektif untuk meningkatkan luas jangkauan.
Analisis Yuridiksi, Kewenangan Dan Eksekusi Peradilan Agama Di Era Konstitusi Modern Hariang Dede; Haerul Apandi; Andi Haruman; Hariyanto Aritonang; Dani Durahman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3267

Abstract

Transformasi kelembagaan Peradilan Agama (PA) pasca-reformasi hukum nasional menempatkan institusi ini pada posisi strategis dalam arsitektur kekuasaan kehakiman Indonesia. Amandemen bertahap UU No. 7 Tahun 1989 melalui UU No. 3 Tahun 2006 dan UU No. 50 Tahun 2009 tidak sekadar memperluas cakupan yurisdiksi materiil, melainkan juga meredefinisi identitas PA sebagai lembaga peradilan berderajat penuh yang setara dengan peradilan umum. Penelitian ini bertujuan menganalisis secara kritis dua dimensi fundamental: konstruksi yuridis kewenangan absolut PA beserta dinamika perkembangannya, serta problematika struktural dalam mekanisme eksekusi putusan—khususnya pada perkara-perkara yang memuat dimensi non-materiil. Dengan menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan komparatif, artikel ini berargumen bahwa efektivitas PA tidak semata ditentukan oleh luasnya yurisdiksi, melainkan oleh kapasitas institusional dalam mengeksekusi putusannya secara konsisten dan berkeadilan.
Eksploitasi Air Tanah Di Kawasan Industri Bandung Timur: Potret Krisis Ekologis Dan Penegakan Hukum Lingkungan Hariang Dede; Haerul Apandi; Andi Haruman; Hariyanto Aritonang; Hernawati RAS
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3268

Abstract

Pertumbuhan industri manufaktur di kawasan Bandung Timur, khususnya di Rancaekek dan sekitarnya, telah menimbulkan dampak eksploitasi air tanah yang masif terhadap Cekungan Air Tanah (CAT) Bandung. Artikel ini mengkaji kesenjangan antara kondisi empiris (das Sein) dan norma hukum positif (das Sollen) dalam pengelolaan air tanah di kawasan industri tersebut. Menggunakan pendekatan yuridis-normatif dan Teori Sistem Hukum Lawrence M. Friedman, penelitian ini menganalisis disfungsi struktural dan kultural dalam penegakan hukum lingkungan, serta menawarkan rekomendasi berbasis Hukum Progresif (Satjipto Rahardjo) dan prinsip Keadilan Antargenerasi (Edith Brown Weiss). Hasil kajian menunjukkan bahwa penurunan muka air tanah yang mencapai lebih dari 40 meter di beberapa titik kritis, serta land subsidence 1–10 cm/tahun di Rancaekek, merupakan akibat langsung dari lemahnya penegakan Undang-Undang No. 17 Tahun 2019, PP No. 22 Tahun 2021, dan Perda Jawa Barat No. 1 Tahun 2017. Artikel ini menyimpulkan bahwa penerapan asas strict liability, optimalisasi sanksi administratif, dan internalisasi prinsip keadilan antargenerasi merupakan terobosan hukum yang mendesak untuk mencegah kerusakan ekologis permanen (irreversible damage) pada CAT Bandung.
Analisis Yuridis Kewajiban Persetujuan Bangunan Gedung (Pbg) Dan Sertifikat Laik Fungsi (Slf) Terhadap Pembangunan Dan Operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (Sppg) Program Makan Bergizi Gratis (Mbg) Dalam Perspektif Hukum Lingkungan Dan Keselamatan Rifa Siti Rahayu; Rendra Gozali; Rezky Muliamarta; Ade Farida; Hernawati RAS
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3269

Abstract

Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) merupakan instrumen hukum dalam penyelenggaraan bangunan gedung yang menggantikan rezim Izin Mendirikan Bangunan (IMB). Perubahan tersebut menunjukkan pergeseran paradigma dari pendekatan perizinan menuju pendekatan berbasis standar teknis. Penelitian ini bertujuan menganalisis kedudukan, fungsi, persyaratan, dan implikasi yuridis Persetujuan Bangunan Gedung dalam penyelenggaraan bangunan gedung di Indonesia, termasuk keterkaitannya dengan Sertifikat Laik Fungsi (SLF), keselamatan publik, dan perlindungan lingkungan hidup. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan kasus. Bahan hukum utama yang digunakan meliputi Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2002 tentang Bangunan Gedung sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2021, serta peraturan teknis terkait. Hasil analisis menunjukkan bahwa PBG bukan sekadar persyaratan administratif, melainkan instrumen preventif untuk memastikan kesesuaian tata ruang, keandalan struktur, keselamatan kebakaran, kesehatan, kenyamanan, kemudahan, dan aspek teknis lainnya sebelum pembangunan dilaksanakan. PBG juga memiliki hubungan erat dengan SLF karena keduanya membentuk rangkaian pengendalian sejak tahap perencanaan hingga pemanfaatan bangunan. Pemanfaatan bangunan tanpa memenuhi ketentuan PBG dan/atau SLF berpotensi menimbulkan konsekuensi administratif dan, apabila menimbulkan kerugian atau akibat hukum tertentu, dapat berimplikasi pada pertanggungjawaban hukum sesuai peraturan perundang-undangan. Oleh karena itu, penyelenggaraan bangunan gedung harus menempatkan kepastian hukum, keselamatan publik, perlindungan lingkungan, dan tata kelola pemerintahan yang baik sebagai satu kesatuan
Transformasi Digital Sistem Peradilan Indonesia Melalui Implementasi E-Court dan E-Litigation: Analisis Yuridis dalam Mewujudkan Akses terhadap Keadilan, Kepastian Hukum, dan Efisiensi Penyelesaian Perkara Ade Farida; Rendra Gozali; Rifa Siti Rahayu; Rezky Muliamarta; Dani Durahman
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3270

Abstract

dalam berbagai sektor penyelenggaraan pemerintahan, termasuk pada sektor kekuasaan kehakiman. Mahkamah Agung Republik Indonesia sebagai pelaksana kekuasaan kehakiman melakukan modernisasi sistem peradilan melalui penerapan layanan Electronic Court (E-Court) dan Electronic Litigation (E-Litigation) sebagai implementasi pelayanan peradilan berbasis elektronik. Kehadiran kedua sistem tersebut bertujuan untuk mewujudkan asas peradilan yang sederhana, cepat, dan berbiaya ringan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Selain meningkatkan efisiensi administrasi perkara, digitalisasi sistem peradilan juga diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap keadilan serta meningkatkan kepastian hukum dalam penyelesaian perkara.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi E-Court dan E-Litigation dalam sistem peradilan Indonesia serta mengkaji kontribusinya terhadap peningkatan akses terhadap keadilan, kepastian hukum, dan efisiensi penyelesaian perkara. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan pendekatan peraturan perundang-undangan (statute approach), pendekatan konseptual (conceptual approach), dan pendekatan kasus (case approach). Bahan hukum yang digunakan terdiri atas bahan hukum primer, bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier yang dianalisis secara kualitatif menggunakan metode deskriptif-analitis.Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi E-Court dan E-Litigation telah memberikan dampak positif terhadap modernisasi sistem peradilan melalui penyederhanaan administrasi perkara, percepatan proses persidangan, efisiensi biaya berperkara, serta peningkatan transparansi pelayanan pengadilan. Namun demikian, implementasinya masih menghadapi berbagai kendala, antara lain belum meratanya infrastruktur teknologi informasi, kesenjangan literasi digital masyarakat, perlindungan data pribadi, serta perlunya harmonisasi regulasi untuk menjamin kepastian hukum dalam penyelenggaraan peradilan elektronik. Oleh karena itu, diperlukan penguatan regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi agar transformasi digital sistem peradilan dapat berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Pola Komunikasi Remaja Wanita Terhadap Fenomena Beauty Privilege (Studi Kasus Kalangan Remaja Wanita Di Kecamatan Bekasi Utara) Tifani Prishila; Ikbal Rachmat; Euis Heryati; Yumelda Sari
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3271

Abstract

Fenomena beauty privilege atau keistimewaan yang diperoleh individu karena dianggap memiliki penampilan fisik menarik semakin menonjol dalam kehidupan sosial remaja, khususnya di wilayah urban. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pola komunikasi remaja wanita terhadap fenomena beauty privilege di Kecamatan Bekasi Utara, memahami faktor-faktor yang memengaruhinya, serta menganalisis dampaknya terhadap interaksi sosial. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, melalui wawancara mendalam dan observasi terhadap key informan dan informan remaja wanita. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beauty privilege memengaruhi pola komunikasi interpersonal baik secara verbal, nonverbal, maupun digital. Remaja wanita yang dianggap memenuhi standar kecantikan cenderung lebih percaya diri, memiliki daya persuasif lebih tinggi, serta lebih mudah diterima dalam kelompok sosial. Sebaliknya, remaja yang tidak sesuai dengan standar kecantikan menghadapi hambatan komunikasi berupa keterbatasan penerimaan dan relasi sosial. Faktor utama yang memengaruhi pola komunikasi meliputi konstruksi sosial budaya, pengaruh media digital, serta lingkungan pertemanan. Penelitian ini menegaskan bahwa beauty privilege bukan hanya fenomena estetika, tetapi juga berimplikasi pada dinamika komunikasi dan pembentukan identitas sosial remaja wanita. Temuan ini memberikan kontribusi teoritis pada kajian komunikasi interpersonal dan konstruksi realitas sosial, sekaligus implikasi praktis bagi pemahaman dinamika sosial remaja di era modern.
Strategi Personal Branding Bryan Benaiah Dalam Membangun Citra Modis Untuk Kaum Pria Di Tiktok (Studi Kasus Pada Akun Tiktok @_Bryanzen) Muhammad Akbar Pahlevi; Endang Roh Suciati; Salman; Juandanilsyah
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi strategi personal branding yang diterapkan Bryan Benaiah sebagai fashion content creator pria di TikTok (@_BryanZen) dan menganalisis penilaian pengikutnya terhadap citra modis yang ia bangun. Penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus yang berlandaskan paradigma konstruktivisme. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam semi-terstruktur dengan satu key informan (Bryan Benaiah) dan empat informan followers, serta observasi non-partisipan terhadap konten akun @_BryanZen. Analisis dilakukan menggunakan teori personal branding Montoya dengan delapan prinsip spesialisasi, kepemimpinan, kepribadian, perbedaan, visibilitas, kesatuan, keteguhan, dan nama baik serta teori agenda setting McCombs dan Shaw. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bryan berhasil menerapkan kedelapan prinsip personal branding secara konsisten, dengan spesialisasi pada gaya minimalis, rapi, dan Korean-inspired sebagai fondasi identitas digitalnya, serta diferensiasi yang dibangun melalui penguasaan body shape awareness, color theory, dan tipografi khas. Seluruh informan menilai Bryan autentik, konsisten, dan layak dijadikan referensi fashion pria. Melalui agenda setting, Bryan berhasil menjadikan fashion pria clean sebagai topik penting sekaligus membingkai ulang makna modis sebagai soal pemahaman diri dan kepercayaan diri, bukan sekadar tren. Kesimpulannya, citra modis Bryan merupakan konstruksi sosial yang terbentuk dari sinergi strategi personal branding yang terencana dengan fungsi agenda setting yang efektif.
Efektivitas Hukum Restorative Justice Dalam Penyelesaian Tindak Pidana Penganiayaan Ringan Samir Samir; Sitti Amalia; Amir Faisal; St. Fatmawati L
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas penerapan Restorative Justice dalam penyelesaian tindak pidana penganiayaan ringan di Kepolisian Resor Konawe Selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan mengkaji peraturan perundang-undangan serta pelaksanaannya dalam praktik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Restorative Justice di Polres Konawe Selatan telah berjalan berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku, seperti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia, Surat Edaran Kapolri Nomor SE/8/VII/2018, dan Peraturan Kepolisian Nomor 8 Tahun 2021.Proses penyelesaiannya dilakukan melalui pemeriksaan perkara, mediasi antara pelaku dan korban, serta kesepakatan damai sebagai dasar penghentian penyidikan. Penerapan Restorative Justice dinilai cukup efektif karena dapat mempercepat penyelesaian perkara, mengurangi beban penanganan kasus, memberikan kesempatan kepada pelaku untuk bertanggung jawab, dan memberikan pemulihan yang lebih baik bagi korban. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa hambatan, seperti kurangnya pemahaman aparat, keterbatasan kemampuan mediasi, minimnya sarana pendukung, serta rendahnya kesadaran hukum masyarakat.Oleh karena itu, diperlukan peningkatan kapasitas aparat, penguatan regulasi, penyediaan fasilitas yang memadai, dan sosialisasi kepada masyarakat agar penerapan Restorative Justice dapat berjalan lebih optimal.
Pengaruh Kepemimpinan dan Etos Kerja Terhadap Kinerja Karyawan dengan Komitmen Organisasional Sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Karyawan Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita di Kota Malang) Elen Indriani Mawi; Survival Mulyono
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 6 No 2: Agustus (2026)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v6i2.3274

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kepemimpinan dan etos kerja terhadap kinerja karyawan dengan komitmen organisasional sebagai variabel mediasi pada Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita Kota Malang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian explanatory research. Sampel penelitian terdiri dari 36 karyawan Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita Kota Malang. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan berpengaruh terhadap kinerja karyawan dan etos kerja berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Kepemimpinan tidak berpengaruh terhadap komitmen organisasional, sedangkan etos kerja berpengaruh terhadap komitmen organisasional. Selanjutnya, komitmen organisasional tidak berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Hasil pengujian mediasi menunjukkan bahwa komitmen organisasional tidak mampu memediasi pengaruh kepemimpinan terhadap kinerja karyawan maupun pengaruh etos kerja terhadap kinerja karyawan. Dengan demikian, peningkatan kinerja karyawan pada Koperasi Serba Usaha Setia Budi Wanita Kota Malang lebih dipengaruhi secara langsung oleh kualitas kepemimpinan dan etos kerja, sementara komitmen organisasional belum menunjukkan peran sebagai variabel mediasi dalam hubungan tersebut. Temuan ini memberikan implikasi bahwa koperasi perlu mempertahankan kepemimpinan yang efektif serta memperkuat etos kerja melalui arahan yang jelas, komunikasi, penghargaan, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kerja sama untuk mendukung peningkatan kinerja karyawan.