cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 10 Documents
Search results for , issue "Vol 6, No 1 (2024): Juli" : 10 Documents clear
"Evaluasi Efektivitas Bangunan Pengendali Sedimen (Check Dam) dalam Menekan Laju Sedimentasi pada Waduk Jatigede" Herdi Doank; Bayu Setiaji; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11733

Abstract

ABSTRAKWaduk Jatigede adalah salah satu infrastruktur di Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Dengan daya tampung sekitar 979,5 juta meter kubik air, menjadikan waduk ini sebagai penjaga aliran sungai dan penopang keberlanjutan lingkungan. Namun, seperti waduk pada umumnya sedimentasi merupakan permasalahan penting yang harus diatasi. sedimentasi yang bersumber dari tepi kiri depan Bangunan Waduk Jatigede mengendap di depan saluran irigasi sehingga dapat mengurangi efektivitas saluran irigasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya kajian mengenai Evaluasi efektivitas Bangunan pengendali sedimen yang bertujuan untuk menilai sejauh mana Check Dam dapat menahan laju sedimentasi pada Waduk Jatigede. Sedimentasi dipengaruhi oleh erosi. Analisis erosi dan sedimentasi dianalisis menggunakan aplikasi HEC-RAS. Data data pendukung untuk dapat mengevaluasi Efektivitas Check Dam diantaranya data topografi, data desain Check Dam rencana, Data Grand Size, dan data hidrograf debit banjir. Dari analisis besarnya debit banjir rencana untuk Q50  tahun untuk metode Nakayasu = 5,09 m3/detik, Q50  tahun metode SCS-Snyder = 4,63 m3/detik, Q50 tahun metode ITB-1 = 6,10, dan Q50  tahun metode ITB-2 = 4,34 m3/detik. Dari hasil debit tersebut digunakan debit banjir Q50 tahun terbesar untuk menggambarkan kondisi ekstrem yaitu hasil dari metode ITB-1 sebesar 6,10 m3/detik. Hasil analisis simulasi model sedimen 2D yang dilakukan dengan menggunakan HEC-RAS dapat disimpulkan bahwa bangunan pengendali sedimen sangat efektif dalam mengendalikan sedimentasi pada sungai dalam mengurangi kecepatan aliran serta mengurangi sedimentasi yang masuk ke arah Waduk Jatigede.
Analisis Karakteristik Arus Lalu Lintas Menggunakan Metode Logaritmik Greenberg Dan Eksponensial Underwood (Studi Kasus: Jalan RS Fatmawati Raya, Kota Jakarta Selatan) Syaima Radestya; Aulia Choiri Windari; Ribut Nawang Sari; Krisna Warianti; Nurma Yunita
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11668

Abstract

Karakteristik arus lalu lintas yang terdiri dari volume, kepadatan, dan kecepatan merupakan komponen utama dalam menganalisis kondisi eksisting lalu lintas suatu ruas jalan. Jika terdapat permasalahan pada kondisi lalu lintas khususnya di jalan raya, hendaknya diperlukan analisis guna mengetahui kondisi jalan tersebut seperti halnya pada bagian Jalan RS Fatmawati Raya, yang merpakan jalan arteri sekunder. Jalan tersebut berada di area komersial yang terdiri dari pusat perbelanjaan, pertokoan, dan perkantoran sehingga banyak kegiatan perpindahan tempat menggunakan alat transportasi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai volume maksimum (kapasitas jalan), kecepatan arus bebas, kecepatan maksimum, nilai kepadatan pada jam puncak, dan nilai kepadatan optimum antara model logaritmik dan eksponensial, sehingga dapat diketahui hasil hitungan model yang paling mendekati dengan kondisi aktual dari alat perhitungan sensor arus lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan yaitu pemodelan matematika dari metode logaritma Greenberg dan eksponensial Underwood yang dapat menganalisis ketiga parameter utama dari karakteristik lalu lintas. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model matematika yang terpilih untuk menganalisis hubungan arus lalu lintas pada Jalan RS Fatmawati Raya yaitu model Underwood, karena model tersebut memiliki nilai koefisien korelasi (R) tertinggi yaitu 0,965 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,931. Hasil tersebut juga berdasarkan dari hitungan persamaan regresi yang membuktikan bahwa nilai korelasi tertinggi didapatkan pada metode Underwood daripada metode Greenberg.
Pengelolaan Bendung Manganti Sebagai Aset Berharga Pendukung Upaya Ketahanan Pangan Nasional Elroy Koyari; Soni Senjaya Efendi; Martha Nugraha
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11686

Abstract

Maintaining infrastructure such as bridges, tunnels, embankments, irrigation systems, and so on needs to be done carefully and thoughtfully, taking into account the relationship between technological and cultural aspects. Taking into account the one potential drawback of the modified infrastructure is the potentially suboptimal return on investment. In order to ensure that both can work together effectively, there are a few steps that need to be taken by the infrastructure development team, such as assessing the human resources involved in the infrastructure development, forming a committee to support the infrastructure development work, securing support from local government agencies and disaster relief units, and encouraging and educating the public about the importance of infrastructure development in a way that is environmentally conscious.Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, and water resources infrastructure management assets in the Citanduy River basin, have carried out operational, maintenance, maintenance, and safety activities for the assets that has become a blind spot; the only aset that has been developed thus far is the bendung manganti. The wetlands in the provinces of West Java and Central Java will be investigated in order to provide more effective land management through the application of information technology and knowledge that can provide faster, more accurate, and more efficient land management.From the social side, in the manganti dam, improvements still have to be made in its management so that it can keep pace with the technical progress that continues to be developed by the head of the hall and his staff. The use of the weir location as a location for crowding of thousands of people during holidays is one example of conditions that must be addressed because it can cause the weir load to increase very high which can interfere with operating performance, hinder proper maintenance and security. One possibility that should be worried is the increasingly severe occurrence of cracks in the bridge floor with a width of up to 0.3 mm and the girder experiencing serious corrosion due to maximum loading which can result in casualties from visitors who are on the bridge. If this incident occurs, the manager and owner of the weir are at risk of disaster that occurs.The methodology used in writing this paper includes conducting social surveys of visitors and managers of the manganti weir during the holiday season, analyzing existing data, concluding the results of the analysis that has been done and proposed improvements in better management of the manganti weir as valuable assets that must continue to be maintained and maintained. Keyword : Water infrastructure, technical, socio-cultural, human resources, weir manganti, science, information technology
Analisis Laju dan Pemetaan Erosi Lahan DAS Citanduy Hulu Berbasis SIG dengan Metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) Euis Khallilah; Pengki Irawan; Asep Kurnia Hidayat; Herianto Herianto; Rosi Nursani; Hidayanto Hidayanto
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11850

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy Hulu Memiliki luas 71.544,24 ha. DAS Citanduy Hulu memiliki topografi kemiringan lereng dengan kategori agak curam karena letaknya diantara lima gunung diantaranya Gn. Cakrabuana, Gn. Sadakeling, Gn. Telaga Bodas, Gn. Galunggung, dan Gn. Sawal. Tutupan lahan, curah hujan dan sedimentasi menjadi tiga permasalahan pokok penyebab terjadinya erosi pada DAS Citanduy Hulu. Tutupan Lahan pada wilayah DAS Citanduy Hulu mengalami penurunan luas pada hutan (33,27%), semak belukar (45,25%), dan badan air (47,59%). Curah hujan pada DAS Citanduy hulu berada pada kategori tinggi menyebabkan semakin banyak partikel sedimen yang terangkut dan mengendap di hilir. Sedimentasi pada DAS Citanduy Hulu mengalami peningkatan cukup tinggi dalam kurun waktu satu tahun. Adanya permasalahan tersebut, diperlukan pendugaan laju erosi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah erosi dan hasil pelepasan sedimen menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) dan persamaan Sediment Delivery Ratio (SDR) dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa erosi yang terhitung pada DAS Citanduy Hulu sebesar 450,26 ton/ha/tahun dengan kelas bahaya erosi berat. Jumlah pelepasan sedimen yang terjadi pada DAS Citanduy Hulu sebesar 2.448.226,72 ton/tahun atau 7,6% dari total erosi yang terjadi di lahan.
Peran Peningkatan Data dan Review Sistem Informasi Sumber Daya Air Indonesia untuk PPSI Daerah Irigasi Kewenangan Pusat (Water Resources Data Center Versi 1.0) Tommy Kurniawan; Ari Setyorini; Dian Kamila; Gandes Sawitri; Tri Handoko; Laode Muhamad Bakti; Hadijah Usman; Andi Sudirman; Adi Nuryono
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11722

Abstract

The Sustainable Development Goals are the UN's 2015 goals as a guide for all member countries to achieve sustainable development, with a score of 48 (medium low) in 2017 and a score of 66 in 2020 (medium high). Indicator 6.5.1 is the degree of indicator for the implementation of Integrated Water Resources Management (IWRM) in Indonesia. Currently, demands for the application of Information and Communication Technology in natural resource management are increasing, including: installation of sensors for monitoring and real time data acquisition, telemetry data transmission, water management decision support systems, spatial data visualization, and infrastructure operation with teleoperation systems. There are problems with incomplete, unsynchronized data, duplicate data and overlaps in data management. This study was conducted to 1) determine the role of Indonesian SDA SI on PPSI and IWRM, 2) standardize data, 3) inventory IS to support SDA I, and 4) assess SDA I. The research and development methodology in this study refers to reviewing and development the product. The results of the study show that the government's efforts to increase the IWRM indicator value according to indicator targets and manage natural resource conflicts are in line with PPSI. This is an effort to manage data for policy, availability of Integrated Natural Resources data and information that is valid. Data standardization needs to be carried out because SI in the Ministry has different characteristics. This information system has been identified and prepared for development based on the SDA I evaluation, namely data grouping, spatial presentation, tabulation and visualization.
Analisis Pemanfaatan Bio Sediment Trap Untuk Penanganan Erosi di DAS Citanduy Hulu dalam Lingkup Bendungan Leuwikeris Syifa Octaviani Putri; Pengki Irawan; Novia Komala Sari; Hendra Hendra; Empung Empung; Fitriana Sarifah; Mohammad Syarif Al Huseiny
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11845

Abstract

DAS Citanduy merupakan salah satu daerah aliran sungai di Jawa Barat yang kondisinya kritis dan terdiri dari 5 (lima) sub-DAS, yaitu Citanduy Hulu, Cimuntur, Cijolang, Ciseel, dan Cikawung. DAS Citanduy Hulu memiliki luas sebesar 71,443.30 ha dengan panjang rata-rata sungai utama sekitar 7.4 km. Erosi pada lahan menyebabkan produktivitas lahan pertanian berkurang dan sedimentasi berlebihan pada sungai atau waduk. Erosi dan sedimentasi berlebihan dapat mengancam fungsi dan umur dari layanan Bendungan Leuwikeris yang berada dalam lingkup DAS Citanduy Hulu. Analisis nilai laju erosi dilakukan menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan didapat nilai rerata erosi pada DAS Citanduy Hulu sebesar 136.34 t/ha/th. Metode yang digunakan dalam upaya penanganan erosi dan sedimentasi di DAS Citanduy Hulu, yaitu metode pemanfaatan jebakan sedimen pada alur erosi atau teknologi bio sediment trap. Pemanfaatan bio sediment trap menggunakan bahan dasar bambu Ampel, diterapkan untuk penanganan erosi yang terjadi pada lahan curam serta dimodelkan secara 2D dan 3D. Hasil penelitian sebelum menggunakan bio sediment trap menunjukkan total volume erosi di DAS Citanduy Hulu sebesar 3,186,053.8 m³/ha. Setelah menggunakan bio sediment trap dengan efektivitas penurunan erosi 40% dan asumsi umur rencana 2 tahun dapat menurunkan volume erosi menjadi 1,274,421.5 m³/ha. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dikeluarkan untuk membuat 1 (satu) buah bio sediment trap, yaitu sebesar Rp 400,445.82 dan untuk total harga pembuatan bio sediment trap dengan luas total DAS Citanduy Hulu 71,443.30 ha, yaitu sebesar Rp 141,761,424,292.38.
Studi Pemanfaatan Data Hujan Satelite POWER/MERRA2 untuk Analisis Ketersediaan AIR (Studi Kasus : DAS Marisa, Provinsi Gorontalo) Muhamad Ilham Alfarizy; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11765

Abstract

Studi pemanfaatan data hujan untuk analisis ketersediaan air adalah sebuah konsep yang digunakan untuk menggambarkan keseimbangan masuk dan keluarnya air. Perhitungan data hujan untuk analisis ketersediaan air Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga di Kota Marisa, Kabupaten Pohuwatu, Provinsi Gorontalo, sangat diperlukan untuk memeriksa keteraediaan air karena air sangat berdampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan wilayah tersebut. Sebab sungai memiliki peran vital dalam ekosistem dan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat Kota Marisa. Untuk itu, dalam studi ini dilakukan analisis untuk memberikan gambaran bagiamana ketersediaan air dapat membantu perencanaan wilayah di masa depan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menghitung ketersediaan air pada Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga dengan menggunakan pendekatan numerikal dari data data hujan satellite Power/MERRA2 untuk digunakan dalam perencanaan penggunaan air di masa depan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data curah hujan satelite POWER/MERRA2 dapat digunakan pada wilayah-wilayah yang tidak terdapat data pencatatan curah hujan. Hal ini terlihat dari hasil korelasi antara data curah hujan satelite dan data curah hujan ground station yaitu 0.996939 dengan nilai RMSE 10,93. Hasil analisis ketersediaan air pada DAS Marisa diperoleh Q30 = 45,62 m3/s, Q50 = 30,58 m3/s, Q80 = 14,00 m3/s dan Q95 = 8,39 m3/s.
Analisis Pengaruh Jenis Pasir Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Ari Rahmandani Prabowo; Dewi Ayu Sofia
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11698

Abstract

Dalam pembuatan beton, pasir merupakan salah satu komponen pengisi atau agregat halus. Kualitas pasir yang digunakan seringkali tidak terlalu diperhatikan. Namun walaupun fungsinya hanya sebagai pengisi, tetapi mengingat komposisinya yang cukup besar maka pasir juga memiliki peranan penting dalam pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik pasir  yang digunakan di wilayah Sukabumi beserta dengan nilai kuat tekan betonnya. Pasir yang digunakan berasal dari daerah Cimangkok, Cibuni, dan Jebrod. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Jumlah sampel yang dibuat sebanyak 18 buah dengan 3 variasi yang masing-masing terdir dari 6 sampel. Mutu beton yang direncanakan   30  dan diuji pada umur 14 serta 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Dari hasil uji material agregat halus pasir diperoleh masing-masing jenis pasir memiliki sifat fisik yang berbeda. Sementara itu, berdasarkan gradasinya seluruh jenis pasir berada dalam kelompok agregat halus zona/daerah 1 yang dikategorikan sebagai pasir kasar. Jika ditinjau berdasarkan nilai kuat tekannya, beton Pasir Cimangkok memiliki nilai kuat tekan tertinggi dan satu-satunya yang melampaui niai kuat tekan rencana. Beton pasir Jebrod memiliki nilai yang paling kecil. Pada pasir Jebrod, diketahui bahwa nilai kadar lumpurnya paling tinggi dibandingkan dengan pasir lain.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU LIMBAH PEMOTONGAN KAYU SEBAGAI PENGGANTI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE (AC-BC) Vella Anggreana; Dino Hardian
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11159

Abstract

Most filler materials are natural products such as stone ash which is increasingly limited in quantity and has a high economic value. For this reason, it is necessary to innovate by using alternative replacement materials in the form of waste such as sawdust in an effort to obtain a more economical replacement material and the amount in the field is still large. The purpose of this study was to determine the effect of using wood cutting waste ash filler in AC-BC mixture. This research was conducted using the 2018 Bina Marga Specifications and using the Marshall Test method. The percentage of wood cutting waste ash used was 0%, 10%, 20%, 30%, and 40%. Based on the research results, the optimum asphalt content is 5.8%. The greater the mixture of wood cutting waste ash filler composition, the lower the VMA and VIM values, while the higher the VFA value. The VMA, VFA and Stability values still meet the requirements of the 2018 Bina Marga Specifications. VIM and flow values increased and decreased in each variation of kulim wood ash mixed. For the stability value in the 0% and 10% variations of the culim wood ash mixture, it increased from 1815.261 - 1863.761Kg, but in the 20% - 40% variation it decreased from 1551.979 - 1281.768Kg but still met the requirements of the 2018 Bina Marga General Specifications. The flow value in the 0% and 10% variations increased from 3.20 - 3.87mm, but the 20% - 40% variation also experienced an increase that exceeded the maximum limit of the 2018 Bina Marga Specifications from 4.03 - 4.70mm. In all of the kulim wood ash filler compositions used, only the 0% and 10% variations of kulim wood ash met the requirements of the 2018 Bina Marga General Specifications. Meanwhile, the maximum composition of the culim wood ash filler mixture was obtained in the 10% culim wood ash variation with a VMA value of 16.995%, VIM of 3.891%, VFA of 77.102%, Stability of 1863.761 Kg and Flow of 3.87 mm.
Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ramadanthy – Bogor Wawan Kurniawan; Rika Sylviana
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.10227

Abstract

AbstrakKebutuhan akan pendidikan menghasilkan pergerakan arus lalulintas di sekitar SMPIT Ramadanthy, sehingga menimbulkan peningkatan volume lalulintas pada ruas jalan yang berada di sekitarnya. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kuantitatif, metode ini berpedoman pada MKJI tahun 1997 selanjutnya di analisis menggunakan metode statistik regresi linear yang perhitungannya menggunakan Software Ms.Excel tahun 2013 dan Software SPSS versi 21. Hasil analisa kinerja pada kondisi eksisting tahun 2018 di  Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 1,96 berarti jalan tersebut dalam keadaan macet, saat hari libur adalah 0,59 artinya jalan tersebut masih mampu menampung kendaraan diatasnya. Pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 1,14 artinya jalan tersebut melebihi kapasitasnya, kinerja jalan pada hari libur adalah 0,34 berarti jalan tersebut stabil. Hasil prediksi bangkitan dan tarikan akibat pembangunan pada tahun 2020 pada Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 3.029 smp/jam dan pada saat hari libur adalah 938 smp/jam, pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 1.877 smp/jam dan saat hari libur 552 smp/jam mengalami peningkatan pada tahun 2030 pada Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 4.071 smp/jam dan saat hari libur yaitu 1.261 smp/jam, pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 2.523 smp/jam dan saat hari libur 742 smp/jam. Dampaknya yaitu arus lalulintas yang dipaksakan atau macet pada kecepatan yang rendah dan antrian yang panjang serta terjadi hambatan yang besar. Rekomendasi yang diberikan ialah memaksimalkan fasilitas antar-jemput sekolah, menyediakan fasilitas lalulintas jalan, serta perbaikan pada geometrik jalan. Kata Kunci: Analisis dampak lalu lintas, kinerja jalan, MKJI 1997

Page 1 of 1 | Total Record : 10