cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 113 Documents
PENGENDALIAN WAKTU STRUKTUR JEMBATAN UTAMA ANAK SUNGAI CBL DI PROYEK JALAN TOL CIBITUNG-CILINCING SEKSI 2 DENGAN METODE EARNED VALUE (STA 15+696) Nadia Dwi Lestari; Ninik Pariyati; Rika Sylviana; Anita Mardiana
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.6498

Abstract

AbstrakPada sebuah proyek konstruksi sering terjadi keterlambatan penyelesaian kegiatan proyek, untuk itu penerapan manajemen waktu sangat diperlukan agar semua kegiatan proyek dapat diselesaikan tepat waktu bahkan lebih cepat dari waktu yang telah ditentukan. Pada proyek Jembatan Utama Anak Sungai CBL ini mengalami keterlambatan pada pekerjaan erection girder. Konsep earned value menyajikan tiga dimensi yaitu penyelesaian fisik dari proyek (BCWP), rencana penyerapan biaya (BCWS), biaya aktual yang sudah dikeluarkan (ACWP) serta apa yang didapatkan dari biaya yang sudah dikeluarkan (earned value). Data dalam penelitian ini adalah master schedule dan detail schedule untuk mendapatkan nilai PV dan EV serta wawancara untuk mengetahui faktor yang dapat meningkatkan kinerja waktu. Tinjauan pengendalian waktu dengan metode earned value akan diperoleh nilai schedule varians (SV), schedule performance index (SPI) dan estimate completion date (ECD). Nilai schedule varians (SV) dari minggu ke-52 hingga minggu ke-55 adalah positif (+) dan dari minggu ke-56 hingga minggu ke-85 negatif (-). Pada minggu ke-85 nilai schedule performance index (SPI) sebesar 0,942 atau nilai SPI1, artinya proyek mengalami keterlambatan. Berdasarkan kinerja pada pengamatan minggu ke-85 diperoleh estimate completion date (ECD) proyek adalah 297 hari. Hasil akhir menunjukkan bahwa proyek mengalami keterlambatan 2 hari setelah perubahan jadwal. Sedangkan faktor-faktor yang dapat meningkatkan kinerja waktu yaitu menambahkan shift, peralatan, mencegah terjadinya keterlambatan pengiriman bahan dan memperhitungkan pembuatan jadwal dengan cuaca BMKG. Kata Kunci: Metode Earned Value, Schedule Performance Index
Analisis Pemanfaatan Bio Sediment Trap Untuk Penanganan Erosi di DAS Citanduy Hulu dalam Lingkup Bendungan Leuwikeris Syifa Octaviani Putri; Pengki Irawan; Novia Komala Sari; Hendra Hendra; Empung Empung; Fitriana Sarifah; Mohammad Syarif Al Huseiny
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11845

Abstract

DAS Citanduy merupakan salah satu daerah aliran sungai di Jawa Barat yang kondisinya kritis dan terdiri dari 5 (lima) sub-DAS, yaitu Citanduy Hulu, Cimuntur, Cijolang, Ciseel, dan Cikawung. DAS Citanduy Hulu memiliki luas sebesar 71,443.30 ha dengan panjang rata-rata sungai utama sekitar 7.4 km. Erosi pada lahan menyebabkan produktivitas lahan pertanian berkurang dan sedimentasi berlebihan pada sungai atau waduk. Erosi dan sedimentasi berlebihan dapat mengancam fungsi dan umur dari layanan Bendungan Leuwikeris yang berada dalam lingkup DAS Citanduy Hulu. Analisis nilai laju erosi dilakukan menggunakan metode USLE (Universal Soil Loss Equation) dan didapat nilai rerata erosi pada DAS Citanduy Hulu sebesar 136.34 t/ha/th. Metode yang digunakan dalam upaya penanganan erosi dan sedimentasi di DAS Citanduy Hulu, yaitu metode pemanfaatan jebakan sedimen pada alur erosi atau teknologi bio sediment trap. Pemanfaatan bio sediment trap menggunakan bahan dasar bambu Ampel, diterapkan untuk penanganan erosi yang terjadi pada lahan curam serta dimodelkan secara 2D dan 3D. Hasil penelitian sebelum menggunakan bio sediment trap menunjukkan total volume erosi di DAS Citanduy Hulu sebesar 3,186,053.8 m³/ha. Setelah menggunakan bio sediment trap dengan efektivitas penurunan erosi 40% dan asumsi umur rencana 2 tahun dapat menurunkan volume erosi menjadi 1,274,421.5 m³/ha. Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang dikeluarkan untuk membuat 1 (satu) buah bio sediment trap, yaitu sebesar Rp 400,445.82 dan untuk total harga pembuatan bio sediment trap dengan luas total DAS Citanduy Hulu 71,443.30 ha, yaitu sebesar Rp 141,761,424,292.38.
EVALUASI KINERJA ANGKUTAN UMUM DI KOTA BANJAR (STUDI KASUS ANGKUTAN PERKOTAAN) Kevin Erlangga; Hendra Hendra; Gary Raya Prima
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.8075

Abstract

Angkutan umum merupakan salah satu dari beberapa jenis transportasi, angkutan umum digunakan untuk melakukan aktivitas sehari-hari diberbagai tempat. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk kinerja angkutan kota di Kota Banjar dilihat dari keseimbangan jumlah angkutan, jumlah pergerakan, faktor muat penumpang dan waktu tempuh pada setiap trayek serta mengetahui penilaian atau kepuasan penumpang terhadap pelayanan angkutan kota di Kota Banjar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan instrumen kuesioner untuk mengukur kepuasan pelanggan terhadap pelayanan angkutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah pergerakan maksimum angkutan kota 02, angkutan kota 03, angkutan kota 06, dan angkutan kota 08 adalah 96 pergerakan, 63 pergerakan, 99 pergerakan, 44 pergerakan, sedangkan untuk load factor angkutan 02 (Banjar-Cijolang) sebesar 43% 70%, angkutan 03 (Banjar-Karangpucung) sebesar 34% 70%, angkutan 06 (Banjar-Langensari) 105% 70%,  dan angkutan 08 (Banjar-sasagaran) 96% 70% hal ini yang memenuhi standar dari load factor hanya dua trayek yaitu trayek 06 dan 08,  dan yang tidak memenuhi standar ketentuan untuk muatan penumpang trayek 02 dan 03. Waktu menunggu rata-rata yang didapat adalah 14,15 menit dan waktu menunggu maksimum yang didapat adalah 30 menit. Penilaian terhadap pelayanan angkutan kota 02 adalah puas dengan persentase 69,04%. Penilaian terhadap pelayanan angkutan kota 03 adalah cukup puas dengan persentase 63,27%. Penilaian terhadap pelayanan angkutan kota 06 adalah cukup puas dengan persentase 64,56%. Penilaian terhadap pelayanan ang 08 adalah cukup puas dengan persentase 64,78%.
Studi Pemanfaatan Data Hujan Satelite POWER/MERRA2 untuk Analisis Ketersediaan AIR (Studi Kasus : DAS Marisa, Provinsi Gorontalo) Muhamad Ilham Alfarizy; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11765

Abstract

Studi pemanfaatan data hujan untuk analisis ketersediaan air adalah sebuah konsep yang digunakan untuk menggambarkan keseimbangan masuk dan keluarnya air. Perhitungan data hujan untuk analisis ketersediaan air Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga di Kota Marisa, Kabupaten Pohuwatu, Provinsi Gorontalo, sangat diperlukan untuk memeriksa keteraediaan air karena air sangat berdampak terhadap lingkungan dan keberlanjutan wilayah tersebut. Sebab sungai memiliki peran vital dalam ekosistem dan kehidupan masyarakat, terutama masyarakat Kota Marisa. Untuk itu, dalam studi ini dilakukan analisis untuk memberikan gambaran bagiamana ketersediaan air dapat membantu perencanaan wilayah di masa depan. Tujuan dari studi ini adalah untuk menghitung ketersediaan air pada Sungai Marisa, Sungai Taluduyunu dan Sungai Botudulanga dengan menggunakan pendekatan numerikal dari data data hujan satellite Power/MERRA2 untuk digunakan dalam perencanaan penggunaan air di masa depan. Dari hasil analisis yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa data curah hujan satelite POWER/MERRA2 dapat digunakan pada wilayah-wilayah yang tidak terdapat data pencatatan curah hujan. Hal ini terlihat dari hasil korelasi antara data curah hujan satelite dan data curah hujan ground station yaitu 0.996939 dengan nilai RMSE 10,93. Hasil analisis ketersediaan air pada DAS Marisa diperoleh Q30 = 45,62 m3/s, Q50 = 30,58 m3/s, Q80 = 14,00 m3/s dan Q95 = 8,39 m3/s.
PERENCANAAN KONSTRUKSI BANGUNAN GEDUNG ENAM LANTAI Ahmad Andi Bayu Mahendra
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.7340

Abstract

Struktur gedung politeknik pascasarjana dirancang dengan mengacu pada standar SNI 03-2847-2002, SNI 03-1726-2012, SNI 03-1729-2015 dan PPIUG 1987. Metode spektrum digunakan dalam analisis respon dinamik seismik. SRPMK) karena struktur termasuk dalam kategori desain seismik tipe D. Sistem rangka adalah rangka yang dibentuk oleh balok dan pilar, dimana pilar dibuat lebih tahan dari pada balok (balok kuat, balok lemah). Untuk menghindari terjadinya kegagalan struktur pada sambungan balok-kolom, sendi plastis disediakan pada balok sedangkan pada kolom, sendi plastis hanya terjadi pada kolom di bagian atas pondasi. pemodelan dan perhitungan gaya dalam yang bekerja pada struktur adalah SAP 2000. Material yang digunakan adalah beton f'c30 MPa, sedangkan untuk baja tulangan fy 400 MPa dan 240 MPa.
Analisis Pengaruh Jenis Pasir Sebagai Agregat Halus Terhadap Kuat Tekan Beton Ari Rahmandani Prabowo; Dewi Ayu Sofia
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11698

Abstract

Dalam pembuatan beton, pasir merupakan salah satu komponen pengisi atau agregat halus. Kualitas pasir yang digunakan seringkali tidak terlalu diperhatikan. Namun walaupun fungsinya hanya sebagai pengisi, tetapi mengingat komposisinya yang cukup besar maka pasir juga memiliki peranan penting dalam pembuatan beton. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sifat fisik pasir  yang digunakan di wilayah Sukabumi beserta dengan nilai kuat tekan betonnya. Pasir yang digunakan berasal dari daerah Cimangkok, Cibuni, dan Jebrod. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan diameter 15 cm dan tinggi 30 cm. Jumlah sampel yang dibuat sebanyak 18 buah dengan 3 variasi yang masing-masing terdir dari 6 sampel. Mutu beton yang direncanakan   30  dan diuji pada umur 14 serta 28 hari dengan terlebih dahulu dilakukan perawatan sebelum pengujian. Dari hasil uji material agregat halus pasir diperoleh masing-masing jenis pasir memiliki sifat fisik yang berbeda. Sementara itu, berdasarkan gradasinya seluruh jenis pasir berada dalam kelompok agregat halus zona/daerah 1 yang dikategorikan sebagai pasir kasar. Jika ditinjau berdasarkan nilai kuat tekannya, beton Pasir Cimangkok memiliki nilai kuat tekan tertinggi dan satu-satunya yang melampaui niai kuat tekan rencana. Beton pasir Jebrod memiliki nilai yang paling kecil. Pada pasir Jebrod, diketahui bahwa nilai kadar lumpurnya paling tinggi dibandingkan dengan pasir lain.
Arrangement Of Vehicle and Passenger Space Circulation Based on Wayfinding Approach at Ciakar Sumedang Bus Terminal Reva Nuary Dwitayana
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.7935

Abstract

Crossings between elements of vehicle and passenger spaces are the main problem of the obstruction of circulation within the bus terminal area, therefore bus terminals as public service facilities need to pay attention to movement patterns that are dynamic and flexible for smooth circulation for humans and public transportation. The physical assets of the bus terminal building are important transportation infrastructure in each region, but the Ciakar Bus Terminal has not met the criteria and has not implemented the wayfinding approach and type A rule standards. implementation of the project design. The theoretical basis used is spatial planning of the physical assets of the bus terminal supported by the wayfinding approach. This project uses the blueprint method with primary and secondary data sources. Data collection techniques using observation, interviews, and documentation studies. Project results include; (1) the design of each vehicle and passenger space indicator based on the wayfinding approach; (2) the estimated cost of structuring and developing assets in this project is Rp. 13,417,742,963. This project can be realized by reviewing the budget plan and conducting a review of asset utilization.
PENGARUH PENAMBAHAN ABU LIMBAH PEMOTONGAN KAYU SEBAGAI PENGGANTI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL PADA CAMPURAN ASPHALT CONCRETE-BINDER COURSE (AC-BC) Vella Anggreana; Dino Hardian
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11159

Abstract

Most filler materials are natural products such as stone ash which is increasingly limited in quantity and has a high economic value. For this reason, it is necessary to innovate by using alternative replacement materials in the form of waste such as sawdust in an effort to obtain a more economical replacement material and the amount in the field is still large. The purpose of this study was to determine the effect of using wood cutting waste ash filler in AC-BC mixture. This research was conducted using the 2018 Bina Marga Specifications and using the Marshall Test method. The percentage of wood cutting waste ash used was 0%, 10%, 20%, 30%, and 40%. Based on the research results, the optimum asphalt content is 5.8%. The greater the mixture of wood cutting waste ash filler composition, the lower the VMA and VIM values, while the higher the VFA value. The VMA, VFA and Stability values still meet the requirements of the 2018 Bina Marga Specifications. VIM and flow values increased and decreased in each variation of kulim wood ash mixed. For the stability value in the 0% and 10% variations of the culim wood ash mixture, it increased from 1815.261 - 1863.761Kg, but in the 20% - 40% variation it decreased from 1551.979 - 1281.768Kg but still met the requirements of the 2018 Bina Marga General Specifications. The flow value in the 0% and 10% variations increased from 3.20 - 3.87mm, but the 20% - 40% variation also experienced an increase that exceeded the maximum limit of the 2018 Bina Marga Specifications from 4.03 - 4.70mm. In all of the kulim wood ash filler compositions used, only the 0% and 10% variations of kulim wood ash met the requirements of the 2018 Bina Marga General Specifications. Meanwhile, the maximum composition of the culim wood ash filler mixture was obtained in the 10% culim wood ash variation with a VMA value of 16.995%, VIM of 3.891%, VFA of 77.102%, Stability of 1863.761 Kg and Flow of 3.87 mm.
Analisis Dampak Lalu Lintas Akibat Pembangunan Sekolah Menengah Pertama Islam Terpadu (SMPIT) Ramadanthy – Bogor Wawan Kurniawan; Rika Sylviana
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.10227

Abstract

AbstrakKebutuhan akan pendidikan menghasilkan pergerakan arus lalulintas di sekitar SMPIT Ramadanthy, sehingga menimbulkan peningkatan volume lalulintas pada ruas jalan yang berada di sekitarnya. Metode pengolahan data yang digunakan adalah kuantitatif, metode ini berpedoman pada MKJI tahun 1997 selanjutnya di analisis menggunakan metode statistik regresi linear yang perhitungannya menggunakan Software Ms.Excel tahun 2013 dan Software SPSS versi 21. Hasil analisa kinerja pada kondisi eksisting tahun 2018 di  Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 1,96 berarti jalan tersebut dalam keadaan macet, saat hari libur adalah 0,59 artinya jalan tersebut masih mampu menampung kendaraan diatasnya. Pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 1,14 artinya jalan tersebut melebihi kapasitasnya, kinerja jalan pada hari libur adalah 0,34 berarti jalan tersebut stabil. Hasil prediksi bangkitan dan tarikan akibat pembangunan pada tahun 2020 pada Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 3.029 smp/jam dan pada saat hari libur adalah 938 smp/jam, pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 1.877 smp/jam dan saat hari libur 552 smp/jam mengalami peningkatan pada tahun 2030 pada Jalan Villa Nusa Indah 2 saat hari kerja adalah 4.071 smp/jam dan saat hari libur yaitu 1.261 smp/jam, pada Jalan Raya Bojong Kulur saat hari kerja adalah 2.523 smp/jam dan saat hari libur 742 smp/jam. Dampaknya yaitu arus lalulintas yang dipaksakan atau macet pada kecepatan yang rendah dan antrian yang panjang serta terjadi hambatan yang besar. Rekomendasi yang diberikan ialah memaksimalkan fasilitas antar-jemput sekolah, menyediakan fasilitas lalulintas jalan, serta perbaikan pada geometrik jalan. Kata Kunci: Analisis dampak lalu lintas, kinerja jalan, MKJI 1997
Analisis Pemilihan Moda Transportasi Rute Bekasi-Manggarai (Studi Kasus Kendaraan Pribadi dan KRL) Alfredho Rohmana; Reni Karno Kinasih
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2025): Maret
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i2.12432

Abstract

Aktivitas masyarakat Bekasi dalam melakukan aktivitas sehari-hari melakukan mobilitas keluar maupun ke dalam kota Jakarta, yang berdampak pada kemacetan arus lalu lintas pada jalan utama antara Bekasi dan Jakarta. Rute yang diteliti adalah rute Bekasi menuju Manggarai untuk mengetahui nilai proporsi probabilitas perpindahan pengguna kendaraan pribadi ke KRL jika diberikan beberapa pilihan skenario perjalanan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proporsi probabilitas perpindahan tersebut, dengan mengajukan 15 skenario kepada 99  responden meliputi 48 responden mobil dan 51 responden motor. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi logistic (logit biner) yang terdiri dari 2 tahap; tahap pertama adalah analisa probabilitas yang di dalamnya mencakup uji kelayakan dan uji skenario; tahap ke dua adalah analisa sensitivitas. Variabel independen yang digunakan pada uji skenario adalah: biaya perjalanan (X1), waktu tempuh (X2) dan waktu tunggu (X3). Pengolahan data menggunakan program SPSS 23. Hasil dari penelitian ini diketahui dari hasil uji skenario bahwa skenario terbaik untuk diterapkan adalah skenario 3 sebesar 73,37 % responden mobil dan sebanyak 86,96%, responden motor yang bersedia beralih menggunakan KRL. Dari hasil analisa sensitivitas, diketahui bahwa variabel yang paling sensitif terhadap keputusan responden untuk berpindah alih dari kendaraan pribadi mereka ke KRL adalah waktu tempuh, yang akan mengakibatkan probabilitas perpindahan pengguna mobil menurun sebanyak 62,97 %, dan pengguna motor menurun sebanyak 73,45 % jika waktu tempuh naik sebesar 1 kali lipat.

Page 9 of 12 | Total Record : 113