cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 113 Documents
BANDINGAN ANALISIS COST BUDGET PLAN MENGGUNAKAN METODE KONVENSIONAL DAN METODE BUILDING INFORMATION MODELING (BIM) 5D DALAM PEKERJAAN STRUKTURAL (Studi Kasus: Proyek Pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Politeknik Negeri Indramayu) Nur Arifin, Muhammad Lutfi; Hendrawangsa, Permana; Sari, Novia Komala
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10160

Abstract

Metode perhitungan konvensional pada umumnya masih menggunakan perhitungan volume manual. Metode tersebut kurang efektif dan memakan waktu cuku lama. Implementasi Building Information Modeling (BIM)  dalam industri konstruksi dapat meningkatkan efisiensi perencanaan, pelaksanaan, dan pengendalian proyek, terutama dalam penjadwalan dan estimasi biaya. BIM memberikan solusi untuk mengelola proyek yang dinamis, penuh risiko, dan tidak pasti, serta mengurangi terjadinya CCO. Pada proyek pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu Tahap II Politeknik Negeri Indramayu ini dilaksanakan pada tanggal 18 Februari 2021 sampai 30 Juni 2021 mengalami CCO dikarenakan keterlambatan pada minggu ke-11. Proyek tersebut direncanakan dengan menggunakan metode konvensional sehingga terjadi keterlambatan, dikarenakan ketidakakuratan dalam perencaanan dan perancangan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perencanaan anggaran biaya dengan menggunakan metode konvensional dan membandingkannya dengan penerapan BIM 5D dalam pembangunan Gedung Laboratorium Terpadu di Politeknik Negeri Indramayu, khususnya dalam pekerjaan struktural. Perangkat lunak dalam penerapan BIM ialah Cubicost TAS digunakan untuk perhitungan jumlah pekerjaan struktural, sedangkan Cubicost TRB digunakan untuk perhitungan kebutuhan tulangan.  Analisis data ini mengonversi gambar 2D menjadi model 3D. Selanjutnya, analisis data melibatkan penjadwalan dan estimasi biaya berdasarkan hasil perhitungan jumlah pekerjaan model 3D. Hasil dari pemodelan BIM untuk penjadwalan menggunakan software Microsoft Project menunjukan bahwa proyek dapat selesai dalam 17 minggu atau 116 hari dan perhitungan jumlah pekerjaan menunjukkan estimasi biaya Rp9.681.945.607,50 untuk pekerjaan struktural. Perbedaan dalam estimasi biaya total sekitar 5%, dengan selisih sebesar Rp418.415.427,56. Kata kunci: Building Information Modeling, Estimasi Biaya, Volume.
Analisis Sistem Drainase RSUD Dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya Tantoh, Michael; Ramadan, Anri Noor Annisa; Hendardi, Agi Rivi
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10205

Abstract

In 2022, Dr. Soekardjo Regional General Hospital in Tasikmalaya faced a serious challenge with its drainage system. Due to heavy rain, a 50 cm water puddle on the first floor posed a threat to patient safety and disrupted hospital operations. This research aimed to evaluate the capacity and effectiveness of the drainage system, ensuring its ability to handle water flow and prevent flooding and flood risks during rainfall. The research methods included rainfall analysis, flow modeling, and existing flow analysis involving 47 drainage channels of various shapes in Dr. Soekardjo Regional General Hospital. The identification results showed an average channel length of 27.41 m, width of 0.5 m, and height of 0.24 m. The flow rate of Dr. Soekardjo Regional General Hospital was 0.261 m3/s, the Citanduy River tributary flow was 0.093 m3/s, and the total flow was 0.354 m3/s. The analysis indicated that the existing channels were unable to accommodate both flow rates, resulting in backwater. To address the drainage issue, improvements to the channels, addition of infiltration wells, and creation of biopore infiltration holes are planned. Additionally, an aquifer will be established as an additional water reservoir, and the Citanduy River channel will be widened to optimize flow. It is hoped that these measures will reduce the risk of waterlogging and flooding, ensuring patient safety during the rainy season.
"Evaluasi Efektivitas Bangunan Pengendali Sedimen (Check Dam) dalam Menekan Laju Sedimentasi pada Waduk Jatigede" Herdi Doank; Bayu Setiaji; Alan Wijaya
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11733

Abstract

ABSTRAKWaduk Jatigede adalah salah satu infrastruktur di Jawa Barat yang memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan air irigasi dan pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Dengan daya tampung sekitar 979,5 juta meter kubik air, menjadikan waduk ini sebagai penjaga aliran sungai dan penopang keberlanjutan lingkungan. Namun, seperti waduk pada umumnya sedimentasi merupakan permasalahan penting yang harus diatasi. sedimentasi yang bersumber dari tepi kiri depan Bangunan Waduk Jatigede mengendap di depan saluran irigasi sehingga dapat mengurangi efektivitas saluran irigasi tersebut. Untuk mengatasi permasalahan tersebut maka perlu adanya kajian mengenai Evaluasi efektivitas Bangunan pengendali sedimen yang bertujuan untuk menilai sejauh mana Check Dam dapat menahan laju sedimentasi pada Waduk Jatigede. Sedimentasi dipengaruhi oleh erosi. Analisis erosi dan sedimentasi dianalisis menggunakan aplikasi HEC-RAS. Data data pendukung untuk dapat mengevaluasi Efektivitas Check Dam diantaranya data topografi, data desain Check Dam rencana, Data Grand Size, dan data hidrograf debit banjir. Dari analisis besarnya debit banjir rencana untuk Q50  tahun untuk metode Nakayasu = 5,09 m3/detik, Q50  tahun metode SCS-Snyder = 4,63 m3/detik, Q50 tahun metode ITB-1 = 6,10, dan Q50  tahun metode ITB-2 = 4,34 m3/detik. Dari hasil debit tersebut digunakan debit banjir Q50 tahun terbesar untuk menggambarkan kondisi ekstrem yaitu hasil dari metode ITB-1 sebesar 6,10 m3/detik. Hasil analisis simulasi model sedimen 2D yang dilakukan dengan menggunakan HEC-RAS dapat disimpulkan bahwa bangunan pengendali sedimen sangat efektif dalam mengendalikan sedimentasi pada sungai dalam mengurangi kecepatan aliran serta mengurangi sedimentasi yang masuk ke arah Waduk Jatigede.
PENDEKATAN AMPLIFIKASI STRUKTURAL DAN NON STRUKTURAL BERBASIS EVALUASI KESESUAIAN LAHAN DALAM PENGENDALIAN BANJIR Ligal - Sebastian
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.8181

Abstract

Changes in land use along with the increase in population both in urban and rural areas, this is accompanied by problems and environmental damage, namely; flooding, garbage, and damage to drainage construction. To prevent floods, it is necessary to develop a strategy to control flood-affected areas (including watersheds) through a strategy of structural and non-structural amplification approaches in controlling them. The method used is a qualitative description and comparative descriptive to see the flood problems that occur in several locations from a technical and social perspective in handling them. In addition, a spatial analysis of the watershed area was carried out, field observations of objects affected by flooding to determine physical and social conditions using the land suitability evaluation method. Through structural and non-structural amplification approaches, watershed conditions, banks and settlements can be evaluated and optimized from time to time according to the conditions. The results showed that the structural amplification approach (based on land suitability evaluation) can be used to determine the form of flood control based on the suitability of land in several classes, namely quite suitable, almost suitable, and not suitable. While non-structural amplification through sociology and empowerment approaches. The concept of land suitability evaluation is an appropriate approach for residential areas and watersheds, as well as the social conditions of the local community.  Keywords: Flood Control, Watershed Area, Structural-Non-Structural Amplification, Land suitability evaluation
Analisis Karakteristik Arus Lalu Lintas Menggunakan Metode Logaritmik Greenberg Dan Eksponensial Underwood (Studi Kasus: Jalan RS Fatmawati Raya, Kota Jakarta Selatan) Syaima Radestya; Aulia Choiri Windari; Ribut Nawang Sari; Krisna Warianti; Nurma Yunita
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11668

Abstract

Karakteristik arus lalu lintas yang terdiri dari volume, kepadatan, dan kecepatan merupakan komponen utama dalam menganalisis kondisi eksisting lalu lintas suatu ruas jalan. Jika terdapat permasalahan pada kondisi lalu lintas khususnya di jalan raya, hendaknya diperlukan analisis guna mengetahui kondisi jalan tersebut seperti halnya pada bagian Jalan RS Fatmawati Raya, yang merpakan jalan arteri sekunder. Jalan tersebut berada di area komersial yang terdiri dari pusat perbelanjaan, pertokoan, dan perkantoran sehingga banyak kegiatan perpindahan tempat menggunakan alat transportasi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai volume maksimum (kapasitas jalan), kecepatan arus bebas, kecepatan maksimum, nilai kepadatan pada jam puncak, dan nilai kepadatan optimum antara model logaritmik dan eksponensial, sehingga dapat diketahui hasil hitungan model yang paling mendekati dengan kondisi aktual dari alat perhitungan sensor arus lalu lintas. Metode penelitian yang digunakan yaitu pemodelan matematika dari metode logaritma Greenberg dan eksponensial Underwood yang dapat menganalisis ketiga parameter utama dari karakteristik lalu lintas. Hasil dalam penelitian ini menunjukkan bahwa model matematika yang terpilih untuk menganalisis hubungan arus lalu lintas pada Jalan RS Fatmawati Raya yaitu model Underwood, karena model tersebut memiliki nilai koefisien korelasi (R) tertinggi yaitu 0,965 dan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,931. Hasil tersebut juga berdasarkan dari hitungan persamaan regresi yang membuktikan bahwa nilai korelasi tertinggi didapatkan pada metode Underwood daripada metode Greenberg.
Pengelolaan Bendung Manganti Sebagai Aset Berharga Pendukung Upaya Ketahanan Pangan Nasional Elroy Koyari; Soni Senjaya Efendi; Martha Nugraha
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11686

Abstract

Maintaining infrastructure such as bridges, tunnels, embankments, irrigation systems, and so on needs to be done carefully and thoughtfully, taking into account the relationship between technological and cultural aspects. Taking into account the one potential drawback of the modified infrastructure is the potentially suboptimal return on investment. In order to ensure that both can work together effectively, there are a few steps that need to be taken by the infrastructure development team, such as assessing the human resources involved in the infrastructure development, forming a committee to support the infrastructure development work, securing support from local government agencies and disaster relief units, and encouraging and educating the public about the importance of infrastructure development in a way that is environmentally conscious.Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Citanduy, and water resources infrastructure management assets in the Citanduy River basin, have carried out operational, maintenance, maintenance, and safety activities for the assets that has become a blind spot; the only aset that has been developed thus far is the bendung manganti. The wetlands in the provinces of West Java and Central Java will be investigated in order to provide more effective land management through the application of information technology and knowledge that can provide faster, more accurate, and more efficient land management.From the social side, in the manganti dam, improvements still have to be made in its management so that it can keep pace with the technical progress that continues to be developed by the head of the hall and his staff. The use of the weir location as a location for crowding of thousands of people during holidays is one example of conditions that must be addressed because it can cause the weir load to increase very high which can interfere with operating performance, hinder proper maintenance and security. One possibility that should be worried is the increasingly severe occurrence of cracks in the bridge floor with a width of up to 0.3 mm and the girder experiencing serious corrosion due to maximum loading which can result in casualties from visitors who are on the bridge. If this incident occurs, the manager and owner of the weir are at risk of disaster that occurs.The methodology used in writing this paper includes conducting social surveys of visitors and managers of the manganti weir during the holiday season, analyzing existing data, concluding the results of the analysis that has been done and proposed improvements in better management of the manganti weir as valuable assets that must continue to be maintained and maintained. Keyword : Water infrastructure, technical, socio-cultural, human resources, weir manganti, science, information technology
PENGARUH HAMBATAN SAMPING AKIBAT AKTIVITAS PASAR LEUWILIANG KAB BOGOR TERHADAP KINERJA JALAN Lintang Restu Wahida; Hendra Hendra; Gary Raya Prima; Novia Komalasari
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.8272

Abstract

Aktivitas pasar Leuwiliang yang ramai membuat lalu lintas di depan pasar menjadi sangat padat seperti kemacetan, penurunan kecepatan, perilaku pejalan kaki, serta hambatan samping lainnya. Hambatan samping yang berada di sepanjang jalan akan sangat mengganggu kelancaran arus lalu lintas di depan pasar karena jalan yang seharusnya digunakan untuk kendaraan yang lewat harus tersita akibat beberapa angkutan umum dan kendaraan yang berhenti di samping jalan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh hambatan samping terhadap kapasitas jalan dan memberikan altematif pemecahan terhadap permasalahan yang ditimbulkan akibat faktor hambatan samping dengan menggunakan pedoman Manual Kapasitas Jalan Indonesia (1997). Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa Volume kendaraan tertinggi terjadi pada hari Minggu yaitu sebesar 1177,65 smp/jam, dengan kecepatan arus bebas (FV) = 38,7 km/jam. Kapasitas (C) = 1421,58 smp/jam, derajat kejenuhan (DS) = 0,83 (D). Hal ini menunjukkan bahwa pada ruas jalan Leuwiliang ini arus kendaraan mendekati arus yang tidak stabil dengan volume kendaraan cukup tinggi mendekati kapasitas jalan yang ada. Untuk menurunkan derajat kejenuhan pada ruas jalan ini, dilakukan solusi untuk menghilangkan/mengurangi Kendaraan parkir atau berhenti di badan jalan (PSV). Hasil analisis alternatif solusi menyebabkan kecepatan arus bebas (FV) naik dari 38,7 km/jam menjadi 41,85 Km/jam, kapasitas (C) naik dari 1421,58 smp/jam menjadi 1520,76 Smp/jam, dan derajat kejenuhan (DS) turun dari 0,83 (D) menjadi 0,77 (D).Kata Kunci : Derajat Kejenuhan, Hambatan Samping, Volume Lalu Lintas
Analisis Laju dan Pemetaan Erosi Lahan DAS Citanduy Hulu Berbasis SIG dengan Metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) Euis Khallilah; Pengki Irawan; Asep Kurnia Hidayat; Herianto Herianto; Rosi Nursani; Hidayanto Hidayanto
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11850

Abstract

Daerah Aliran Sungai (DAS) Citanduy Hulu Memiliki luas 71.544,24 ha. DAS Citanduy Hulu memiliki topografi kemiringan lereng dengan kategori agak curam karena letaknya diantara lima gunung diantaranya Gn. Cakrabuana, Gn. Sadakeling, Gn. Telaga Bodas, Gn. Galunggung, dan Gn. Sawal. Tutupan lahan, curah hujan dan sedimentasi menjadi tiga permasalahan pokok penyebab terjadinya erosi pada DAS Citanduy Hulu. Tutupan Lahan pada wilayah DAS Citanduy Hulu mengalami penurunan luas pada hutan (33,27%), semak belukar (45,25%), dan badan air (47,59%). Curah hujan pada DAS Citanduy hulu berada pada kategori tinggi menyebabkan semakin banyak partikel sedimen yang terangkut dan mengendap di hilir. Sedimentasi pada DAS Citanduy Hulu mengalami peningkatan cukup tinggi dalam kurun waktu satu tahun. Adanya permasalahan tersebut, diperlukan pendugaan laju erosi yang terjadi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah erosi dan hasil pelepasan sedimen menggunakan metode Modified Universal Soil Loss Equation (MUSLE) dan persamaan Sediment Delivery Ratio (SDR) dengan bantuan Sistem Informasi Geografis (SIG). Hasil analisis menunjukkan bahwa erosi yang terhitung pada DAS Citanduy Hulu sebesar 450,26 ton/ha/tahun dengan kelas bahaya erosi berat. Jumlah pelepasan sedimen yang terjadi pada DAS Citanduy Hulu sebesar 2.448.226,72 ton/tahun atau 7,6% dari total erosi yang terjadi di lahan.
ANALISIS KERUSAKAN JALAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE PCI (PAVEMENT CONDITION INDEX), DAN SDI (SURFACE DISTRESS INDEX) Studi Kasus: Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor Raifa Salman Istiqlal
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.8426

Abstract

Jalan adalah infrastruktur yang sangat penting dalam kehidupan manusia, jalan merupakan bagian dari infrastruktur transportasi yang digunakan untuk menghubungkan suatu tempat ke tempat lainnya. Jalan Yasmin Raya merupakan salah satu ruas jalan yang menghubungkan Jalan Ring Road Taman Yasmin dengan Perumahan Taman Yasmin. Ruas jalan ini merupakan jalan pemukiman dengan aktivitas yang cukup tinggi sehingga ditemukannya kerusakan perkerasan pada ruas Jalan ini. Penelitian ini untuk mengetahui penanganan apa yang sesuai dengan kondisi jalan Yasmin Raya, dilakukan dengan melakukan penilaian terhadap kondisi permukaan jalan yang diperoleh dengan pengukuran menggunakan beberapa metode pendekatan yang digunakan dalam melakukan penilaian kondisi jalan, yaitu metode PCI (Pavement Condition Index) dan metode SDI (Surface Distress Index). Hasil Penelitian di ruas Jalan Yasmin Raya, Taman Yasmin, Bogor memiliki hasil kondisi jalan yang baik, metode PCI dengan nilai rata-rata sebesar 80 yang berarti Sangat Baik, dan metode SDI dengan nilai rata-rata sebesar 40,4 yang berarti Baik. Kondisi jalan yang mengalami kerusakan berat berada pada segmen 4, dan kondisi jalan yang mengalami kerusakan sedang berada pada segmen 8, kerusakan kondisi jalan pada segmen tersebut didominasi oleh kerusakan retak kulit buaya dan lubang, diperlukannya penanganan rekonstruksi jalan pada segmen jalan rusak tersebut.Kata Kunci : Jalan, kerusakan jalan, metode PCI, metode SDI.
Peran Peningkatan Data dan Review Sistem Informasi Sumber Daya Air Indonesia untuk PPSI Daerah Irigasi Kewenangan Pusat (Water Resources Data Center Versi 1.0) Tommy Kurniawan; Ari Setyorini; Dian Kamila; Gandes Sawitri; Tri Handoko; Laode Muhamad Bakti; Hadijah Usman; Andi Sudirman; Adi Nuryono
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2024): Juli
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v6i1.11722

Abstract

The Sustainable Development Goals are the UN's 2015 goals as a guide for all member countries to achieve sustainable development, with a score of 48 (medium low) in 2017 and a score of 66 in 2020 (medium high). Indicator 6.5.1 is the degree of indicator for the implementation of Integrated Water Resources Management (IWRM) in Indonesia. Currently, demands for the application of Information and Communication Technology in natural resource management are increasing, including: installation of sensors for monitoring and real time data acquisition, telemetry data transmission, water management decision support systems, spatial data visualization, and infrastructure operation with teleoperation systems. There are problems with incomplete, unsynchronized data, duplicate data and overlaps in data management. This study was conducted to 1) determine the role of Indonesian SDA SI on PPSI and IWRM, 2) standardize data, 3) inventory IS to support SDA I, and 4) assess SDA I. The research and development methodology in this study refers to reviewing and development the product. The results of the study show that the government's efforts to increase the IWRM indicator value according to indicator targets and manage natural resource conflicts are in line with PPSI. This is an effort to manage data for policy, availability of Integrated Natural Resources data and information that is valid. Data standardization needs to be carried out because SI in the Ministry has different characteristics. This information system has been identified and prepared for development based on the SDA I evaluation, namely data grouping, spatial presentation, tabulation and visualization.

Page 8 of 12 | Total Record : 113