cover
Contact Name
Gary Raya Prima
Contact Email
garyrayaprima@unsil.ac.id
Phone
+6281383733569
Journal Mail Official
akselerasi@unsil.ac.id
Editorial Address
Jl. Siliwangi no. 24, Kahuripan, Tawang, Tasikmalaya, Jawa Barat 46115
Location
Kota tasikmalaya,
Jawa barat
INDONESIA
Akselerasi Jurnal Ilmiah Teknik Sipil
Published by Universitas Siliwangi
ISSN : -     EISSN : 27157296     DOI : -
Core Subject : Engineering,
Ilmu teknik sipil yang meliputi: bidang ilmu struktur, manajemen transportasi (pelabuhan, jalan, dan jembatan), pengembangan sumber daya air (PSDA), geoteknik, dan manajemen konstruksi/manajemen proyek.
Articles 113 Documents
BAGAIMANA PANDEMI COVID-19 MENGUBAH BUDAYA KERJA PROYEK KONSTRUKSI? Seng Hansen; Susy Fatena Rostiyanti; Andre Eldrian
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v4i2.5507

Abstract

Pandemi COVID-19 telah dimulai sejak akhir 2019. Berbagai upaya telah diterapkan pemerintah guna memitigasi penyebaran pandemi COVID-19 di Indonesia, antara lain kewajiban pemakaian masker, jaga jarak, cuci tangan pakai sabun, hingga pelacakan kontak COVID-19. Strategi mitigasi ini turut mempengaruhi keberlangsungan proyek konstruksi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi faktor penyebab dan jenis perubahan budaya kerja pada proyek konstruksi. Pendekatan kualitatif diterapkan dalam proses pengumpulan dan analisis data. Penelitian diawali dengan studi literatur untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mungkin mempengaruhi perubahan budaya kerja proyek konstruksi. Selanjutnya, observasi langsung pada dua proyek konstruksi dan sepuluh wawancara semi terstruktur dilakukan untuk menginvestigasi faktor dan jenis perubahan budaya kerja proyek konstruksi akibat pandemi COVID-19 di Indonesia. Analisis konten diterapkan untuk mengolah data wawancara, sedangkan hasil observasi digunakan untuk melengkapi hasil analisis wawancara. Penelitian ini berhasil mengidentifikasi delapan faktor berpengaruh yang dapat dikelompokkan menjadi dua kategori yaitu faktor internal (terdiri dari enam faktor) dan faktor eksternal (terdiri dari dua faktor). Penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi sebelas perubahan budaya kerja konstruksi yang dapat dikelompokkan ke dalam tiga kategori yaitu perubahan budaya organisasi, perubahan budaya komunikasi, dan perubahan budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3). Penelitian ini berkontribusi dengan menyajikan data dan temuan empiris mengenai dampak pandemi COVID-19 terhadap proyek konstruksi terutama perubahan budaya kerja dari perspektif kontraktor.
ANALISA PERBAIKAN TANAH LUNAK MENGGUNAKAN CONTROLLED MODULUS COLUMNS (CMC) PADA KONSTRUKSI TIMBUNAN JALAN Zakwan Gusnadi; Iman Handiman; Fitriana Sarifah
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v4i2.5670

Abstract

Tanah lunak pada konstruksi timbunan jalan sering kali menimbulkan permasalahan pada proses konstruksi maupun saat jalan telah beroperasi. Karakteristik tanah lunak yang memiliki kekuatan yang rendah dan kompresibilitas yang tinggi menyebabkan permasalahan daya dukung dan penurunan. Daya dukung yang rendah mengakibatkan timbunan yang dapat ditahan oleh tanah dasar terbatas serta permasalahan stabilitas. Sedangkan penurunan yang besar dapat mengakibatkan kerusakan pada struktur perkerasan jalan. Metode perbaikan tanah dengan menggunakan Controlled Modulus Columns (CMC) merupakan salah satu alternatif yang dapat menyelesaikan permasalahan tersebut. Metode CMC dikombinasikan dengan Load Transfer Platform (LTP) yang berfungsi untuk meratakan beban sebelum didistribusikan pada CMC dan tanah disekitarnya. Pada penelitian tanah lunak setebal 16 m diperbaiki menggunakan CMC diameter 42 cm dengan panjang 25 m yang dikombinasikan dengan LTP 1 m. Timbunan rencana diatas tanah lunak mencapai 13 m dan diperkuat dengan geotekstil woven T100 yang dipasang per 1 m pada tubuh timbunan. Analisa dilakukan dengan metode elemen hingga 2 dimensi menggunakan program Plaxis. Hasil tinjauan tanpa perkuatan menunjukan terjadi keruntuhan pada timbunan dengan ketinggian 6 m. Total penurunan yang terjadi mencapai 290 cm. Dengan menggunakan perbaikan tanah CMC faktor keamanan stabilitas dapat meningkat sebesar 1.54. Total penurunan yang terjadi dapat direduksi menjadi 110 cm atau berkurang sekitar 62%.
PERENCANAAN ULANG STRUKTUR BAJA-BETON KOMPOSIT PADA GEDUNG RADIOLOGI DAN OK (OPERATION KAMER) DI RSUD PAMEUNGPEUK KABUPATEN GARUT Agustina Heryanti Suwandy; Herianto Herianto; Rosi Nursani
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v4i2.5473

Abstract

Rumah sakit merupakan lembaga pelayanan kesehatan secara paripurna yang menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat. Seiring dengan kompleksnya permasalahan kesehatan serta pesatnya pertumbuhan penduduk di Indonesia, khususnya di Kabupaten Garut  yang merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut menuntut adanya ketersediaan fasilitas kesehatan yang layak dan memadai. RSUD Pameungpeuk mengembangkan faslitasnya dengan membangun gedung radiologi dan OK (Operation Kamer)  dengan kontruksi struktur baja Square Tube bertingkat 6 lantai dengan kapasitas tampung lebih banyak. Sebagai bahan studi perencanaan pada penelitian ini penulis merencanakan untuk mengubah perencanaan awal pada Gedung Radiologi dan OK (Operation Kamer) yang semula struktur baja Square Tube menjadi struktur baja beton komposit karena mengingat salah satu keuntungan dari penggunaan struktur komposit adalah kapasitas pemikul bebannya meningkat. Struktur komposit merupakan struktur yang memanfaatkan kelebihan dari beton dan baja yang bekerja bersama-sama satu kesatuan, dimana beton kuat terhadap tekan sedangkan baja kuat terhadap tarik. Dari hasil analisa dan perhitungan dengan menggunakan program bantu ETABS diperoleh hasil dimensi terhadap bangunan meliputi balok induk WF 500x200x10x16, profil balok anak WF 450x200x9x14, profil kolom K1 488x300x11x18, kolom K2 450x200x9x14, profil balok tangga utama 250x125x5x8, pelat lantai menggunakan dek baja gelombang dengan tebal 10 cm pada pelat atap dan 12 cm pada pelat lantai 1-6 serta sambungannnya bervariasi sesuai dengan konvigurasi rangka. Perencaan ulang ini juga menggunakan dinding geser dengan tebal 25 cm yang berfungsi menahan 75% beban lateral. Perencanaan pondasi menggunakan bored pile dengan diameter 80 cm pada kedalaman 8 m.Kata Kunci : Perencanaan, Gedung Radiologi dan OK, Komposit, Baja, Beton  
Kajian Redesign Struktur Gedung 5 Lantai Balai Pengobatan Universitas Siliwangi Al Huseiny, Mohammad Syarif; Nursani, Rosi
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10155

Abstract

 The Siliwangi University Medical Center is a simple building consisting of 1 floor which requires redesign to improve the quality of health services at Siliwangi University. High-rise buildings require precise and thorough structural calculations. The building must be able to withstand axial forces and lateral loads including earthquake loads. The results of the calculation of structural strength are made as optimal as possible so that it becomes a strong and stable building that can provide security and comfort for its users. Based on these problems, it is necessary to conduct research studies on the structure of the Siliwangi University Medical Center building. The dimensions of the structural components are determined by preliminary design first, then the building structure is analyzed using the SAP 2000 v.22.0.0 program. The next step is design control to determine whether the structural design meets the planning requirements and safety factor regulations or not. The results showed that the reinforced concrete structure in the Siliwangi University Medical Center building had strength control which qualify to the requirements, so the Siliwangi University Medical Center Building could be a safe and comfortable infrastructure that the health service process could run smoothly.
UPAYA MITIGASI KELONGSORAN LERENG PADA JALUR PIPA PENSTOCK EKSISTING Desilia, Asrinia; R.P.Nababan, Fritz; Gusnadi, Zakwan
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10213

Abstract

Kondisi kestabilan lereng sangat tergantung dari berbagai faktor yang mempengaruhi, salah satunya adalah kondisi saturasi tanah. Tanah eksisting yang mengalami saturasi akibat intensitas hujan tinggi menyebabkan tambahan beban pada material tanah dan mereduksi kekuatan tanah. Dalam jangka waktu tertentu hal tersebut dapat menjadi penyebab pergerakan tanah dan kelongsoran lereng. Pergerakan tanah yang terjadi berdekatan dengan struktur eksisting tentu saja akan turut berpengaruh terhadap kestabilan struktur tersebut. Penelitian ini mengkaji tentang upaya mitigasi struktur pipa penstock yang mengalami kerusakan akibat pergerakan tanah yang terjadi. Upaya mitigasi yang dilakukan adalah dengan pemasangan soldier pile dan relokasi abutment fondasi pipa penstock. Pemasangan soldier pile diameter 1,2 m panjang 20 m dan jarak 2,4 m dimaksudkan untuk memotong bidang pergerakan lereng agar dapat menghentikan pergerakan lanjutan. Sedangkan relokasi abutment pipa penstock bertujuan untuk menempatkan abutment pada lokasi yang tidak terjadi pergerakan tanah. Proses analisis upaya mitigasi dilakukan dengan metode elemen hingga menggunakan bantuan program Plaxis 2D dan Ensoft Group. Hasil analisis menunjukan faktor kemamanan stabilitas meningkat dari semula 1,3 menjadi 1,5. Respon gaya yang terjadi pada soldier pile yaitu bending moment sebesar 239,9 kNm dan total displacement 4,1 cm. Defleksi lateral tanah terhadap pipa sebesar 0,8 cm, masih berada di bawah batas izin 2,0 cm untuk kondisi tegangan izin.
ANALISA MOTIVASI PEKERJA KONSTRUKSI DI KOTA TASIKMALAYA hendardi, agi rivi; Nurmayadi, Dicky
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10137

Abstract

Studi tentang motivasi pekerja konstruksi terbatas pada pengetahuan yang relatif kecil. Meskipun ada banyak penelitian yang tersedia mengenai motivasi dan produktivitas, beberapa peneliti telah memberikan analisis komprehensif tentang motivasi pekerja konstruksi. Penelitian tersebut menyatakan bahwa produktivitas dalam konstruksi belum membaik dibandingkan dengan sektor industri lainnya seperti manufaktur. Tren ini telah digemakan dalam publikasi selama lima dekade terakhir, dan menyarankan bahwa motivasi adalah salah satu faktor kunci yang berpengaruh terhadap kinerja kru kontruksi [1]. Dalam penelitian ini akan dilakukan studi dan Analisa secara komprehensif mengenai motivasi para pekerja di sector konstruksi, khususnya pada level proyek, yang ada di Kota Tasikmalaya. Pengambilan data sampel dilakukan dengan cara interview langsung menemui para pekerja konstruksi di proyeknya masing-masing. Dalam melakukan interview akan digunakan instrument berupa kuesioner yang disusun berdasarkan kajian teori mengenai motivasi pekerja yang nantinya kuesioner ini akan menjadi suatu alat penilaian dari objek penelitian tersebut. Data tersebut kemudian dianalisis dan diuji validasi serta dikaji mengenai hubungan kecenderungan motivasi pekerja dengan jabatan di proyek dengan uji statistik. Penelitian ini diharapkan akan menambah informasi dalam mengelola sumber daya manusia pada kegiatan konstruksi di tingkat proyek  baik bagi setiap PM sendiri maupun bagi intansi perusahaan kontraktor yang ada di Kota Tasikmalaya.
PREDIKSI DEBIT ANDALAN DAS CILOSEH MENGGUNAKAN FJ MOCK DAN BANGKITAN DATA DEBIT THOMAS FIERING UNTUK ANALISA KETERSEDIAAN AIR DEARAH IRIGASI CIMULU Irawan, Pengki; Setiawan, Junaedi; Alfaridzi, M. Wildan; Awaliyah, Shinta; Hidayat, Asep Kurnia; Hendra, Hendra
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10234

Abstract

Ketersediaan air menjadi isu krusial di Indonesia, terutama di wilayah dua musim. Residu dari aktivitas manusia mengancam ketersediaan air sungai, serta diperparah oleh perubahan iklim global yang berdampak pada suhu, curah hujan, dan debit sungai. Fokus penelitian adalah DAS Ciloseh, sumber air utama untuk DI Cimulu. Metode FJ Mock digunakan untuk memodelkan debit andalan (80%) DAS, melibatkan metode Penman Modifikasi, Polygon Thiessen, dan Thomas Fiering. Hasil analisis menunjukkan bahwa tutupan lahan, khususnya sawah, memengaruhi debit andalan. Luas DAS, jenis tanah, dan tutupan lahan menjadi parameter penting. Debit andalan DAS Ciloseh berkisar 5,30 m3/s hingga 14,70 m3/s untuk 100 tahun ke depan. Pembangkitan data menggunakan metode Weibull menunjukkan fluktuasi debit mengikuti pola historis. Penelitian ini memberikan kontribusi penting untuk memahami ketersediaan air di DAS Ciloseh, yang memiliki implikasi besar untuk pengelolaan sumber daya air di masa depan.
Analisis Tingkat Kepuasan Penumpang Bus Efisiensi Terhadap Kualitas Dan Kenyamanan Rute Purwokerto-Yogyakarta Riyanto, Hanief Attalah Putra; Juanita, Juanita; Sari, Cremona Ayu Novita
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10044

Abstract

AbstractIn general, one of the means of transportation that is still widely used by Indonesian people is the bus. The city of Purwokerto is the capital of Banyumas Regency, Central Java, which has a total area of 39.58 km². PO Efisiensi is a bus company originating from Kebumen, Central Java and is one of the intercity buses that is in great demand by the people of Purwokerto. Therefore, the author wants to analyze the level of service quality for passengers who use efficiency bus services in Purwokerto and what factors need to be improved to make passengers more comfortable. The method used in this research is Importance Performance Analysis (IPA) and Customer Satisfaction Index (CSI) with data collection using the questionnaire method. This was carried out on 200 respondents and 30 questionnaires were tested on efficiency bus passengers, where the assessment used a Likert scale. The results of the analysis using the Importance Performance Analysis (IPA) method show that service performance on efficiency buses is in the Very Good/Very Satisfying category with a percentage of 98.94%. It can be said that the level of conformity to consumer expectations still needs to be improved. There are 3 attributes whose performance level of importance is still lacking, including Cleanliness. on the bus, the condition of the seat being comfortable to sit on, suitability of the route on the predetermined route. Public Transport Service Standards No.40 of 2015, 2020. The research results from the Customer Satisfaction Index (CSI) of 86.080% show that passenger satisfaction on the Purwokerto-Yogyakarta efficiency bus route is in the Very Good/Very Satisfying category regarding service performance on the Purwokerto-Yogyakarta efficiency bus route.Keywords: Importance Performance Analysis, Customer Satisfaction Index, Bus Passenger Expectations for Efficiency
ANALISIS PARAMETER TANAH LEMPUNG DI TASIKMALAYA TERHADAP NILAI CBR SUBGRADE DAN TEBAL PERKERASAN DI ATASNYA Empung Empung
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2023): Agustus
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i1.8939

Abstract

Tanah berperan sangat penting dalam pembangunan jalan dan digunakan pengujian CBR untuk mengetahui daya dukung tanah. Tanah di daerah Kecamatan Tamansari, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat sebagian besarnya adalah tanah berbutir halus, yaitu merupakan jenis tanah lempung yang memiliki sifat ekspansif. Tanah lempung ini memiliki potensi kembang susut yang tinggi saat terjadi perubahan kadar air. Dilakukan berbagai pengujian sifat fisis dan mekanis tanah, termasuk pengujian CBR Laboratorium untuk mengetahui daya dukung tanah. Dari hasil penelitian yang dilakukan, didapatkan data nilai CBR tanah asli sebesar 5,74% dalam kondisi terendam dan 9,42% dalam kondisi tak terendam. Dari data nilai CBR tersebut, didapatkan tebal lapis permukaan perkerasan lentur sebesar 12,29 cm pada kondisi terendam dan 9,43 cm pada kondisi tak terendam.Kata Kunci : CBR Laboratorium, Tanah Lempung, Tebal Perkerasan Lentur.
STUDI PERBANDINGAN METODE PEMBEBANAN STRUKTUR BANGUNAN ATAS JEMBATAN BETON BERTULANG Yunita Mauliana; Frans Wahyu Saputra
Akselerasi : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2024): Januari
Publisher : Universitas Siliwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37058/aks.v5i2.10189

Abstract

Jembatan Way Paku II di Kabupaten Tanggamus telah selesai dibangun pada tahun 2021 dengan menggunakan metode pembebanan RSNI T-02-2005. Pada penelitian ini, akan direncanakan ulang pembebanan struktur beton bertulang dengan menggunakan metode pembebanan SNI 1725 2016. Analisis perhitungan dibatasi pada struktur bangunan atas jembatan, Dari hasil analisis terdapat perbandingan yang cukup siginifikan yaitu pada metode SNI 1725 2016 memperhitungkan pengaruh angin serta gesekan pada perhitungan momen dan gaya geser maksimum. Untuk momen maksimum, pengaruh angin sebesar 616,9 kNm serta gesekan pada perletakan sebesar 171,27 kNm, sementara untuk gaya geser maksimum terdapat pengaruh angin sebesar 154,23 kN dan gesekan pada perletakan sebesar 21,41 kN. Perencanaan tulangan pada girder utama didapatkan 23 D 25 (tulangan longitudinal momen positif) 6 D 25 (tulangan longitudinal momen negatif) dan Ø 10 – 130 (tulangan geser). Perencanaan diagfragma 3 D 16 (tulangan longitudinal momen positif) 3 D 16 (tulangan longitudinal momen negatif) dan Ø 10 – 120 (tulangan geser). Perencanaan tulangan pada pelat lantai struktur atas jembatan didapatkan D16 – 120 (tulangan pokok) D 13 – 170 (tulangan bagi). Perencanaan tiang sandaran didapatkan tulangan 2 Ø 12 (tulangan lentur) Ø 10 – 140 (tulangan geser).

Page 7 of 12 | Total Record : 113