cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,156 Documents
Analisi Histologi Pelepah Daun Kelapa Kopyor Hibrida (Kopyor Dalam Sinumpur (Kds) X Kopyor Genjah Kuning Sinumpur (Kgks)) Nisa Khoeri Latifah; Sisunandar
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v30i.2267

Abstract

Perbaikan kualitas kelapa kopyor khususnya melalui persilangan belum banyak dilakukan. Di samping memerlukan waktu yang cukup lama, metode deteksi keberhasilan persilangan juga belum banyak dikembangkan. Saat ini metode morfologi sebagai alat deteksi keberhasilan persilangan memiliki keterbatasan sedangkan metode molekuler relatif mahal dan membutuhkan teknologi tinggi. Analisis keberhasilan persilangan secara histologi perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan histologi pelepah daun kelapa kopyor hibrida (KDS × KGKS) dengan tetua jantan (KDS) dan tetua betinanya (KGKS). Pelepah daun diisolasi dari dua sampel yaitu bibit kelapa in vitro berumur 9 - 12 bulan setelah tanam dan bibit kelapa ex vitro berumur 8 – 12 bulan pasca aklimatisasi. Preparat penampang melintang pelepah daun dipotong dengan tangan kemudian diwarnai dengan 2% safranin (30 detik) dilanjutkan 1% fastgreen (50 detik). Preparat diamati menggunakan mikroskop Olympus BX51 dan gambar diambil menggunakan kamera Olympus DP74. Gambar yang diperoleh dianalisis menggunakan software ImageJ untuk menghitung jumlah, luas total, dan luas rata rata sklerenkim, serta jumlah, luas total, dan luas rata-rata ikatan pembuluh berserat (IPB). Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA pada tingkat kepercayaan 95% dilanjutkan dengan uji DMRT. Hasil penelitian menunjukkan tidak ada perbedaan yang signifikan pada struktur histologi antara pelepah daun dari bibit in vitro dan bibit ex vitro. Pelepah daun bibit KDS memiliki jumlah maupun luas total sklerenkim yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelepah daun bibit KGKS. Demikian pula bibit kelapa hibrida memiliki pelepah daun dengan jumlah dan luas total sklerenkim yang sama dengan pelepah daun bibit KDS dan lebih tinggi dibandingkan dengan pelepah daun bibit KGKS. Namun demikian, pelepah daun bibit kelapa hibrida tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam hal jumlah, luas total dan luas rata-rata IPB dibandingkan dengan bibit KGKS. Hasil tersebut dapat disimpulkan bahwa analisis histologi pelepah daun dapat dikembangkan lebih lanjut menjadi salah satu kunci identifikasi awal keberhasilan persilangan pada produksi bibit kelapa kopyor hibrida.
Students’ Challenges In Academic Writing: A Phenomenological Study Annisa Rifka Kirana; Dodi Siraj Muamar Zain
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v30i.2268

Abstract

Academic writing is one of the main challenges faced by students, especially in the context of English as a foreign language. This study aims to explore the challenges students face in completing academic writing and the strategies they use to overcome these challenges. This research employed a qualitative method with a phenomenological approach. Data were collected through semi-structured interviews with students who were completing their academic writing. The findings show that students experienced several challenges, including difficulties in developing ideas and paragraphs, linguistic issues such as grammar and vocabulary, lack of motivation, difficulty finding relevant references, problems related to supervisors, difficulty determining research topics, and limited understanding of academic writing structure. To overcome these challenges, students used several strategies, including using AI tools, reading more academic references, discussing with supervisors, setting personal deadlines, and building self-motivation. These findings indicate that students need both internal strategies and external support to complete academic writing effectively. This study provides insights for students, lecturers, and institutions in supporting the academic writing process.
Reimagining Efl Presentations: Students’ Experiences And Engagement Through Canva Yassina Fadillah; Lutfi Istikharoh
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v30i.2256

Abstract

This study aims to explore students' perceptions of using Canva as a digital presentation tool in English as a Foreign Language (EFL) learning, focusing on engagement levels, utilization of multimedia elements, and their experiences compared to other presentation tools. Using a descriptive quantitative approach supplemented with qualitative data, data was collected through closed-ended questionnaires and open-ended responses from a number of students. The results of the study show that students gave very positive responses to Canva, particularly in terms of ease of use, attractive visual appearance, and collaborative features. In general, Canva is considered capable of increasing students' confidence and engagement when giving presentations. Thematic analysis of the qualitative responses also revealed that features such as ready-made templates, animations, graphic elements, and online collaboration are the main attractions. Despite challenges such as dependence on internet connectivity and limited access to premium features, students still rated Canva as superior to other presentation tools. This study concludes that Canva can enrich the learning experience through a student-cantered multimodal approach, while supporting independence and digital literacy in the context of English language learning
NILAI PENDIDIKAN KARAKTER DALAM FILM SEPERTI DENDAM, RINDU HARUS DIBAYAR TUNTAS KARYA EKA KURNIAWAN isnaeni bakda ramadhan; eko sri israhayu
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan representasi nilai pendidikan karakter dalam film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan moral. Data penelitian berupa adegan, dialog, perilaku, dan sikap tokoh yang mencerminkan nilai pendidikan karakter. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode simak catat, sedangkan keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa film ini memuat lima nilai pendidikan karakter utama, yaitu kerja keras, rasa ingin tahu, bersahabat dan komunikatif, tanggung jawab, serta jujur. Nilai kerja keras tercermin dari usaha tokoh Ajo Kawir dan Iteung dalam menghadapi tantangan hidup. Nilai rasa ingin tahu ditunjukkan melalui keinginan tokoh untuk memahami peristiwa di sekitarnya. Nilai bersahabat dan komunikatif tampak dalam interaksi positif antar tokoh. Nilai tanggung jawab ditunjukkan melalui kesediaan tokoh menerima konsekuensi dari tindakan yang diambil, sedangkan nilai kejujuran tercermin dari keterbukaan tokoh terhadap keadaan yang sebenarnya, meskipun pahit. Temuan ini mengindikasikan bahwa film Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas dapat menjadi media pembelajaran yang efektif untuk menanamkan nilai-nilai karakter positif kepada penonton, khususnya peserta didik.
Pengaruh Media Edukoma (Edukasi Komik Anemia) Terhadap Tingkat Pengetahuan Tentang Anemia Pada Remaja Putri Pondok Pesantren Moderen Ziis Cilongok Kabupaten Banyumas Dea Novita; Sri Suparti
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v30i.2259

Abstract

Komik menjadi salah satu media edukasi yang banyak digemari terlebih pada remaja. EDUKOMA merupakan media yang dikembangkan oleh peneliti sebagai media edukasi anemia kepada remaja putri. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh media EDUKOMA terhadap tingkat pengetahuan tetang anemia pada remaja putri di Pondok Pesantren Modern ZIIS Cilongok Kabupaten Banyumas Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif, desain pre eksperimental dengan pendekatan one grup pretest-posttest design. Sampel dalam penelitian ini yaitu semua remaja kelas VII pondok pesantren modern ZIIS Cilongok sebanyak 50 responden dengan cara total sampling. Semua responden diberikan Intervensi berupa media EDUKOMA. Analisis data menggunakan uji paired sample t test. Terdapat 8 responden (16%) berusia 12 tahun, 39 responden (78%) berusia 13 tahun dan 3 responden (6%) berusia 14 tahun. Hasil skor pretest menunjukan bahwa rata-rata skor pengetahuan responden sebesar 14,80. Sedangkan hasil posttest menunjukan rata-rata skor sebesar 17,14. hal itu menunjukan adanya pengaruh yang signifikan antara media EDUKOMA dengan tingkat pengetahuan remaja putri di Pondok Pesantren Modern ZIIS Cilongok Kabupaten Banyumas dengan nilai Sig (2-tailed) sebesar > 0,001.
ENGLISH TEACHERS' BELIEFS ABOUT THE IMPLEMENTATION OF GENRE-BASED APPROACH IN TEACHING READING IN JUNIOR HIGH SCHOOL Muhammad Rizqi Riyanto; Miftahul Furqon
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v30i.2265

Abstract

This study aims to investigate English teachers’ beliefs about the implementation of the Genre-Based Approach (GBA) in teaching reading at junior high schools. The research employed a qualitative design involving 18 English teachers from junior high schools in Karanglewas and Purwokerto Selatan districts, Banyumas Regency, Indonesia. Data were collected through a structured questionnaire and semi-structured interviews. The questionnaire was used to identify teachers’ familiarity with GBA and their initial beliefs about its implementation, while interviews with seven selected teachers provided deeper insights into their classroom practices, perceived benefits, and challenges. The data were analyzed using thematic analysis. The findings revealed that the teachers generally viewed GBA as a promising approach for teaching reading because it supports students in understanding text types, text structures, vocabulary, and reading comprehension. Teachers also believed that GBA could enhance students’ motivation, critical thinking, and ability to analyze texts. However, several challenges were identified, including limited instructional time, students’ diverse abilities, lack of motivation, limited resources, and insufficient teacher training. The study suggests that successful GBA implementation requires continuous professional development, adequate teaching materials, and collaborative support among teachers.
Transformasi Digital dalam Pengembangan Sumber Daya Manusia di Era Society 5.0 Fatwa Tentama
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v32i1.2269

Abstract

Pengangguran terdidik masih menjadi tantangan ketenagakerjaan di Indonesia yang ditandai oleh tingginya jumlah lulusan pendidikan menengah dan perguruan tinggi yang belum terserap secara optimal ke dalam dunia kerja. Kondisi tersebut menunjukkan adanya kesenjangan antara kompetensi lulusan dan kebutuhan pasar kerja yang berdampak pada proses transisi karier. Era Society 5.0 menghadirkan peluang pemanfaatan teknologi digital yang berpusat pada manusia untuk menjawab berbagai permasalahan sosial, termasuk pengangguran. Esai ini bertujuan mengkaji urgensi pengembangan inovasi berupa sistem deteksi dini kesiapan kerja (work readiness) dan kesiapan berwirausaha (entrepreneurial readiness) sebagai bentuk transformasi digital dalam pengembangan sumber daya manusia. Kajian dilakukan melalui telaah literatur mengenai pengangguran terdidik, Society 5.0 dan pemanfaatan teknologi digital dalam asesmen psikologis. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi teknologi digital berpotensi menghasilkan sistem deteksi dini yang cepat, terukur, dan mudah diakses untuk membantu individu mengenali tingkat kesiapan dirinya sebelum memasuki dunia kerja atau memulai usaha mandiri. Pengembangan dan inovasi teknologi tersebut dipandang relevan sebagai upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia pada era Society 5.0.
Membangun Digital Well-Being dalam Perspektif Psikologi Pendidikan Islam pada Era Society 5.0 Tri Na’imah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v32i1.2270

Abstract

Perkembangan teknologi digital pada era Society 5.0 telah membawa banyak perubahan dalam bidang pendidikan tetapi juga memunculkan berbagai permasalahan psikologis, seperti information overload, digital distraction, dan krisis identitas digital. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa penguasaan teknologi saja tidak cukup, tetapi perlu diimbangi dengan kemampuan mengelola aspek psikologis, sosial, dan spiritual siswa. Tulisan ini bertujuan mendeskripsikan peran Psikologi Pendidikan Islam dalam membangun digital well-being pada era Society 5.0. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital well-being merupakan kondisi kesejahteraan subjektif individu dalam menggunakan teknologi secara sehat, seimbang, aman, dan bermakna. Namun, kajian yang ada masih didominasi oleh aspek psikologis dan perilaku, sedangkan dimensi spiritual belum banyak diintegrasikan. Psikologi Pendidikan Islam menawarkan pendekatan yang lebih holistik melalui integrasi dimensi jasmani, akal, qalb, dan ruh, serta penguatan sa’adah dan psychological well-being Islami. Pendidikan Islam berperan dalam menginternalisasikan nilai amanah, tawazun, sidq, ihsan, dan tabayyun, memperkuat regulasi diri, resiliensi mental-spiritual, serta membangun ekosistem pendidikan yang mendukung digital well-being.
Digital Parenting dalam Membangun Karakter Anak di Era Digital Linda Kusuma Wardani Hartanto
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/pssh.v32i1.2271

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan dalam pola pengasuhan anak dan menuntut peran orang tua yang lebih aktif dalam mendampingi penggunaan teknologi. Di satu sisi, teknologi digital memberikan manfaat bagi pembelajaran dan akses informasi, tetapi di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang dapat memengaruhi perkembangan anak. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep, peran, implementasi, dan tantangan digital parenting dalam membangun karakter anak di era digital. Metode yang digunakan adalah studi pustaka (literature review) dengan menelaah berbagai artikel ilmiah, buku, dan laporan lembaga internasional yang diperoleh melalui database Google Scholar, Scopus, ScienceDirect, SpringerLink, dan Wiley Online Library. Literatur yang digunakan diprioritaskan berasal dari publikasi tahun 2020–2025 serta didukung oleh beberapa sumber teoritis klasik yang relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital parenting mencakup pengawasan, pendampingan, komunikasi, literasi digital, dan keteladanan orang tua dalam penggunaan teknologi. Penerapan digital parenting berperan dalam membentuk karakter positif anak, seperti disiplin, tanggung jawab, empati, kontrol diri, dan etika digital. Meskipun demikian, penerapannya masih menghadapi tantangan berupa tingginya penggunaan gawai, risiko cyberbullying, dan keterbatasan literasi digital sebagian orang tua. Oleh karena itu, keterlibatan aktif orang tua diperlukan untuk mendukung perkembangan anak yang cakap digital dan berkarakter.
Kecerdasan Buatan sebagai Alat Bantu Guru Pendidikan Agama Islam: Peluang dan Tantangan di Era Masyarakat 5.0 Muhammad Farhan; Ardhinto Bagus Prakoso
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kecerdasan buatan (AI) menjadi salah satu teknologi paling transformatif dalam dunia pendidikan abad ke-21. Perkembangannya yang pesat mendorong berbagai sektor pendidikan untuk beradaptasi, termasuk pendidikan agama Islam (PAI). Namun, integrasi AI dalam konteks PAI masih menghadapi berbagai hambatan struktural, mulai dari rendahnya literasi digital guru hingga kekhawatiran etis dan teologis yang belum terjawab secara memadai. Studi literatur ini bertujuan menganalisis peluang dan tantangan pemanfaatan AI sebagai alat bantu guru PAI di era Masyarakat 5.0. Metode yang digunakan adalah tinjauan literatur sistematis dengan mengkaji 20 sumber relevan dari jurnal nasional terindeks Sinta dan jurnal internasional terindeks Scopus yang terbit antara tahun 2021 hingga 2025. Proses seleksi sumber dilakukan secara ketat berdasarkan relevansi topik, kualitas metodologi, dan kebaruan data. Hasil kajian menunjukkan bahwa AI berpotensi meningkatkan efisiensi penyusunan bahan ajar, mendukung personalisasi pembelajaran, dan mempercepat pemberian umpan balik bagi siswa. Meskipun demikian, AI tidak dapat menggantikan peran sentral guru PAI sebagai pembimbing moral dan spiritual. Kajian ini menegaskan bahwa integrasi AI dalam pembelajaran PAI harus selaras dengan nilai-nilai Islam dan mensyaratkan penguatan literasi digital guru secara berkelanjutan dan terstruktur.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and Vol. 31 (2026): UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 29 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ketenagakerjaan "Hukum Ketenagakerjaan dan Agenda Pemb Vol. 28 (2025): Proceedings of International Conference of Local Wisdom and Community Engagement (IC Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue