cover
Contact Name
Totok Haryanto
Contact Email
proceedingssocial.ump@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
proceedingssocial.ump@gmail.com
Editorial Address
Lembaga Publikasi Ilmiah dan Penerbitan (LPIP) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. KH. Ahmad Dahlan, PO BOX 202 Purwokerto 53182 Kembaran, Banyumas, Jawa Tengah
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities
ISSN : -     EISSN : 2808103X     DOI : https://doi.org/10.30595/pssh.v2i.92
Core Subject : Social,
The Proceedings Series on Social Sciences & Humanities aims to publish proceedings from conferences on the scope: 1. Business, Management & Accounting 2. Social Sciences (General)
Articles 1,156 Documents
Terapi Naratif untuk Mengatasi Adiksi Gawai pada Generasi Muda Yeni Mulati
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penggunaan gawai yang berlebihan berpotensi menimbulkan masalah kesehatan mental, fisik, dan sosial meskipun di satu sisi memberikan banyak manfaat. Esai ini mengeksplorasi peran terapi naratif sebagai salah satu intervensi psikologis yang dapat mendukung penanganan adiksi gawai pada generasi muda. Berdasarkan tinjauan berbagai studi, terapi naratif dianggap menjanjikan karena bersifat non-blaming, kolaboratif, dan memberdayakan klien. Namun demikian, bukti empirisnya masih terbatas dibandingkan pendekatan lain seperti Cognitive Behavioral Therapy (CBT). Oleh karena itu, diharapkan konselor dan praktisi kesehatan mental mempertimbangkan pendekatan ini secara bijak dan selalu berbasis bukti dalam praktik klinis.
Layar yang Tak Kunjung Padam: Krisis Kehadiran dan Kesehatan Mental di Era Attention Economy Robby Effendi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Era Masyarakat 5.0 membawa perubahan besar dalam kehidupan keluarga akibat dominasi teknologi digital. Esai ini membahas krisis kehadiran emosional dalam keluarga yang dipengaruhi budaya attention economy dan perilaku parental phubbing. Melalui pendekatan reflektif dan studi literatur, tulisan ini menunjukkan bagaimana media sosial dan algoritma digital merebut perhatian manusia, memicu kecemasan sosial (fear of missing out/FoMO), serta membentuk phone-based childhood pada remaja yang berdampak pada kesehatan mental mereka. Persoalan tersebut tidak hanya dialami remaja, tetapi juga orang tua yang hidup dalam distraksi digital serupa. Akibatnya, rumah perlahan kehilangan fungsi sebagai ruang percakapan dan kedekatan emosional. Esai ini menawarkan gagasan tentang pentingnya menciptakan “ruang hening” dalam keluarga, yaitu ruang bebas distraksi digital yang memungkinkan manusia kembali mendengar, berbicara, dan hadir sepenuhnya bagi sesamanya.
Kesulitan Pengambilan Keputusan Karier Remaja Indonesia di Era Digital dan Dampaknya terhadap Kesehatan Mental Dian Kinayung
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Masa remaja merupakan periode yang penting bagi mahasiswa untuk pembentukan identitas, termasuk didalamnya identitas dan keputusan karier. Berbagai studi menunjukkan bahwa kesulitan dalam pengambilan keputusan karier berkaitan dengan peningkatan gejala depresi, kecemasan, stres serta penurunan kesejahteraan psikologis pada remaja. Tekanan untuk memilih karier, pengaruh orangtua dan teman sebaya, pola komunikasi serta banyaknya arus informasi dapat menambah kebingungan dan menyebabkan stres yang berkepanjangan. Kebiasaan remaja mengakses social media juga memunculkan mekanisme perbandingan social, fear of missing out (FOMO) dan cyberbullying yang terbukti meningkatkan kecemasan, depresi hingga penurunan harga diri. Esai ini mengkaji bagaimana pengaruh kesulitan pengambilan keputusan karier dengan kesehatan mental remaja di era digital, konteks Indonesia dan implikasi intervensi sehingga dapat direkomendasikan intervensi yang sesuai dengan kebutuhan remaja di Indonesia. Hasil kajian menunjukkan perlunya intervensi yang terintegrasi antara bimbingan karier, promosi kesehatan dan literasi digital untuk membantu remaja meningkatkan kemampuan mengambil keputusan karier sehingga meningkat juga kesejahteraan mental dan psikologis remaja di Indonesia..
Digitalisasi Pendidikan dan Motivasi Belajar Siswa Nurliana Rahmasari
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digitalisasi pendidikan merupakan proses integrasi teknologi digital dalam kegiatan pembelajaran yang bertujuan untuk meningkatkan efektivitas dan kualitas pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak digitalisasi pendidikan terhadap motivasi belajar siswa, mengidentifikasi bentuk-bentuk teknologi yang digunakan, serta menganalisis tantangan dan upaya optimalisasinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa pemanfaatan media digital yang interaktif seperti video, animasi, gamifikasi, dan Learning Management System (LMS) memberikan dampak positif yang signifikan dalam meningkatkan keterlibatan, antusiasme, serta kemandirian belajar siswa. Motivasi belajar yang tinggi juga terbukti berkontribusi pada peningkatan prestasi akademik siswa di lingkungan digital. Namun demikian, implementasi digitalisasi pendidikan masih menghadapi beberapa tantangan utama, seperti distraksi digital (kecanduan gadget), kesenjangan akses teknologi, serta rendahnya literasi digital guru dan siswa. Oleh karena itu, diperlukan sinergi dan dukungan nyata dari guru, orang tua, serta kebijakan pendidikan yang tepat guna menyediakan infrastruktur yang memadai dan meningkatkan kecakapan digital agar pembelajaran berbasis teknologi dapat berjalan secara optimal.
Jiwa dalam Genggaman: Tantangan Psikologi Modern di Era AI dan Media Sosial Yunita Eka Dewi
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan pesat kecerdasan buatan (AI) dan dominasi media sosial telah mengubah fundamental cara manusia berinteraksi, memunculkan tantangan psikologis kompleks seperti kelelahan digital, Fear of Missing Out (FoMO), dan artificial intimacy yang mengancam relasi autentik. Artikel ini bertujuan mengkaji tantangan psikologi modern di era digital melalui tiga fokus: dampak media sosial terhadap kesehatan mental generasi muda, dilema etis implementasi AI dalam layanan klinis, serta formulasi respons psikologi yang humanis. Berdasarkan sintesis berbagai studi mutakhir, ditemukan bahwa media sosial berkorelasi signifikan dengan peningkatan kecemasan, depresi, dan risiko bunuh diri pada remaja, meskipun hubungannya bersifat kompleks dan dipengaruhi faktor perancu. Sementara itu, AI dalam praktik psikologi menawarkan aksesibilitas dan personalisasi, namun sistem AI kerap gagal memenuhi standar etika psikoterapi. Respons strategis yang diusulkan adalah transformasi menuju paradigma "psikologi sadar digital" yang mencakup pembatasan peran AI dalam terapi, penguatan literasi algoritma dalam kurikulum, pengembangan riset berbasis makna hidup, advokasi kebijakan kognitif, serta intervensi komunitas untuk memulihkan keberanian menyendiri dan hubungan autentik. Dengan langkah-langkah ini, psikologi dapat menemukan kembali relevansinya sebagai ilmu yang menjaga jiwa tetap manusiawi di tengah gempuran algoritma tanpa jiwa.
Cyberbullying dan Kesehatan Mental Remaja dalam Perspektif Psikologi Digital di Era Media Sosial Alauddin Galih Sefiono
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah pola interaksi sosial masyarakat, khususnya remaja sebagai kelompok pengguna media sosial terbesar. Di balik manfaat teknologi komunikasi, muncul fenomena cyberbullying yang menjadi salah satu ancaman serius terhadap kesehatan mental. Berbeda dengan perundungan konvensional, cyberbullying memiliki karakteristik anonimitas, jangkauan luas, dan berlangsung tanpa batas ruang dan waktu sehingga dampak psikologisnya lebih kompleks. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara cyberbullying dan kesehatan mental remaja dalam perspektif psikologi digital. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan deskriptif-analitis terhadap berbagai jurnal internasional dan nasional terbaru periode 2024–2026. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cyberbullying berhubungan signifikan dengan meningkatnya depresi, kecemasan, kesepian, gangguan tidur, rendahnya harga diri, perilaku menyakiti diri sendiri (non-suicidal self-injury), serta ide bunuh diri. Faktor psikologis seperti online disinhibition, kebutuhan validasi sosial, perbandingan sosial digital (social comparison), dan kecanduan media sosial memperkuat risiko tersebut. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan multidisipliner yang mengintegrasikan psikologi, pendidikan, keluarga, dan teknologi untuk mencegah dampak negatif cyberbullying terhadap kesehatan mental generasi muda.
Paradoks Masyarakat Digital: Transformasi Relasi Sosial dan Kerentanan Kesehatan Mental pada Generasi Muda Amalia Nur Ramadhani
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan signifikan dalam pola interaksi sosial, pembentukan identitas, dan cara individu menjalani kehidupan sehari-hari. Teknologi digital memberikan kemudahan akses informasi, komunikasi, dan dukungan sosial. Namun, intensitas penggunaan media digital juga memunculkan berbagai tantangan terhadap kesehatan mental pada generasi muda. Artikel ini menganalisis kesehatan mental di era digital melalui perspektif sosiologis dengan menelaah hubungan antara transformasi sosial, budaya digital, dan kesejahteraan psikologis individu. Metode yang digunakan adalah studi literatur. Hasil kajian menunjukkan bahwa meningkatnya penggunaan media sosial menciptakan fenomena Fear of Missing Out (FoMO), cyberbullying, kecanduan digital, budaya perbandingan sosial, dan krisis identitas yang berdampak pada meningkatnya kecemasan, stres, dan depresi. Perspektif sosiologi menjelaskan masalah kesehatan mental tidak hanya bersumber dari faktor individual, tetapi juga dipengaruhi oleh perubahan struktur sosial dan melemahnya ikatan sosial. Upaya menjaga kesehatan mental di era digital memerlukan pendekatan multidimensional melalui penguatan modal sosial, literasi digital, dan ruang digital yang aman. Oleh karena itu, teknologi digital dapat dimanfaatkan secara optimal untuk meningkatkan kualitas hidup tanpa mengorbankan kesehatan mental individu.
Digital Learning dan Perubahan Perilaku Belajar Generasi Z Yatny Mariam Lestari
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pendidikan secara fundamental, terutama bagi Generasi Z yang tumbuh sebagai digital natives. Artikel ini membahas pengaruh digital learning terhadap perilaku belajar Generasi Z, mencakup motivasi belajar, konsentrasi, multitasking, serta preferensi terhadap konten visual dan interaktif. Berdasarkan kajian literatur tahun 2021–2025, ditemukan bahwa Generasi Z memiliki fleksibilitas belajar yang tinggi dan kemampuan adaptasi teknologi yang baik, namun juga rentan terhadap distraksi digital, prokrastinasi, dan penurunan kemampuan membaca kritis. Artikel ini menawarkan solusi melalui desain blended learning, penguatan self-regulated learning, penggunaan microlearning dan gamifikasi, serta pendampingan digital oleh pendidik. Kesimpulannya, digital learning tidak hanya mengubah metode belajar, tetapi juga membentuk pola kognitif dan afektif Generasi Z sehingga diperlukan strategi pembelajaran yang adaptif dan seimbang.
Beyond Digital Literacy: Pengembangan Kompetensi Digital Berbasis Regulasi Diri, Etika, dan Resiliensi dalam Pendidikan Society 5.0 Fawwaz Adzansyah Islamy
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Transformasi digital dalam pendidikan menghadirkan peluang pembelajaran yang lebih fleksibel, personal, dan terhubung. Namun, penggunaan teknologi dan kecerdasan buatan juga memunculkan tantangan psikologis dan etis, seperti distraksi digital, ketergantungan pada jawaban instan, information overload, pelemahan kemandirian belajar, serta persoalan integritas akademik. Tulisan ini menawarkan gagasan beyond digital literacy, yaitu pengembangan kompetensi digital yang tidak berhenti pada keterampilan teknis, tetapi mencakup regulasi diri, etika digital, dan resiliensi psikologis. Melalui kajian konseptual, artikel ini menegaskan bahwa kompetensi digital di era Society 5.0 perlu diarahkan pada pembentukan peserta didik yang mampu mengelola fokus, menggunakan teknologi secara jujur dan aman, serta tetap adaptif di tengah perubahan digital. Artikel ini juga menawarkan strategi implementasi praktis di sekolah dan perguruan tinggi melalui kurikulum, desain pembelajaran, kebijakan penggunaan AI, asesmen berbasis proses, dan layanan pendampingan psikologis.
Digital Parenting sebagai Strategi Pendampingan Pembelajaran Anak di Era Digital Hermansyah Hermansyah
Proceedings Series on Social Sciences & Humanities Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi
Publisher : UM Purwokerto Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemajuan teknologi digital telah memberikan perubahan signifikan terhadap pola belajar dan kehidupan sosial anak pada era modern. Penggunaan smartphone, internet, media sosial, serta berbagai platform pembelajaran digital membuka peluang besar dalam mendukung akses pendidikan, komunikasi, dan pengembangan kreativitas anak. Di sisi lain, perkembangan tersebut juga memunculkan berbagai permasalahan, seperti kecanduan gadget, gangguan konsentrasi belajar, cyberbullying, paparan konten negatif, berkurangnya interaksi sosial, serta lemahnya kemampuan anak dalam mengontrol penggunaan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji digital parenting sebagai strategi pendampingan pembelajaran anak di era digital melalui studi literatur dari berbagai penelitian tahun 2021–2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa digital parenting berperan penting dalam membantu orang tua mengawasi penggunaan teknologi, meningkatkan literasi digital, membangun disiplin penggunaan gadget, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan sehat bagi anak. Strategi digital parenting dilakukan melalui pengawasan penggunaan media digital, komunikasi terbuka, pengaturan screen time, pemberian edukasi etika digital, dukungan emosional, serta keterlibatan aktif orang tua dalam kegiatan belajar anak. Pendekatan tersebut terbukti dapat meningkatkan motivasi belajar, kemampuan self-regulated learning, kesejahteraan psikologis, serta kualitas hubungan antara orang tua dan anak. Oleh sebab itu, digital parenting perlu diterapkan sebagai bagian penting dalam pola pengasuhan keluarga guna mendukung perkembangan akademik, sosial, emosional, dan moral anak secara optimal di era digital.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 32 (2026): Konsepsi 2026: Konferensi Nasional Studi dan Eksplorasi Psikologi Vol. 30 (2026): The 1st Proceedings of the International Conference on Transformative Education and Vol. 31 (2026): UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 22 (2025): The 1st UNSIQ International Symposium on Economics and Bussines (UISEB 2024) Vol. 21 (2025): Proceedings of the 4th 2024 UMP Progressive Youth Conference (UPYC) Vol. 24 (2025): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2025 Vol. 29 (2025): Prosiding Konferensi Nasional Ketenagakerjaan "Hukum Ketenagakerjaan dan Agenda Pemb Vol. 28 (2025): Proceedings of International Conference of Local Wisdom and Community Engagement (IC Vol. 25 (2025): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 23 (2025): Proceedings of Seminar Nasional Kebaharuan KUHP Nasional dan Urgensi Pembaharuan KUH Vol. 18 (2024): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2024 Vol. 20 (2024): Prosiding Pertemuan Ilmiah Bahasa & Sastra Indonesia (PIBSI XLVI) Universitas Muhamm Vol. 19 (2024): Proceedings of Webinar International Globalizing Local Wisdom: Integrating Cultural Vol. 17 (2024): Proceedings of Seminar International Legal Development in Twenty-First Century Era Vol. 16 (2024): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 15 (2024): Proceedings of International Conference on Management, Accounting, Economics, and Bu Vol. 14 (2023): Proceedings of International Conference on Legal Studies (ICOLAS 2023) Vol. 13 (2023): Proceedings of International Student Conference on Education (ISCE) 2023 Vol. 8 (2023): Proceeding International Seminar 2022 E-Learning Implementation in Malaysia and Indon Vol. 12 (2023): Proceedings of International Conference on Social Science (ICONESS) Vol. 11 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 10 (2023): Proceedings of Seminar Kebangkitan Nasional dan Call for Paper Universitas Muhammadi Vol. 9 (2023): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 3 (2022): Proceedings of Social Studies Learning Challenges in the 21st Century Vol. 7 (2022): Proceedings of the 3rd International Conference of Business, Accounting & Economics ( Vol. 6 (2022): Proceedings of Pendidikan Geografi Universitas Muhammadiyah Purwokerto Vol. 5 (2022): Proceedings of Sharia Economic Law Faculty of Islamic Religion Universitas Muhammadiy Vol. 4 (2022): Proceedings of Program Studi Pendidikan Agama Islam Fakultas Agama Islam Universitas Vol. 2 (2021): Proceedings of Psychology in Individual and Community Empowerment to Build New Normal Vol. 1 (2021): Proceedings of the Integration of Disaster Mitigation Learning in School More Issue