Journal of Education Research
Journal of Education Research is a peer-refereed open-access journal which has been established for the dissemination of state of the art knowledge in the field of education. This Journal is published for time per year at March, June, September and December by Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia. It is intended to be the journal for publishing original articles on the latest issues and trends occurring in education curriculum, instruction, learning, policy, and preparation of teachers with the aim to advance our knowledge of education theory and practice. Moreover, this journal also covers the issues concerned with environmental education. All submitted manuscripts will be initially reviewed by editors and are then evaluated by a minimum of two reviewers through the blind review process. This is to ensure the quality of the published manuscripts in the journal. Journal of Education Research is research and Community services related to education, include; development of moral and religious values, physical motor development, emotional social development, cognitive development, language development, artistic and creative development, parenting, parenting, management institution, development assessment, child development psychology, child empowerment, learning strategy, Educational tool play, instructional media, innovation in education and various fields related education.
Articles
2,423 Documents
Pengaruh Pemanfaatan Mengajar dan Peran Guru Penggerak terhadap Peningkatan Kompetensi Guru
Resijan, Resijan;
Novita, Rita;
Syarfuni, Syarfuni
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1388
Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, peningkatan kompetensi guru menjadi salah satu fokus utama. Kompetensi guru yang tinggi sangat berpengaruh terhadap efektivitas pembelajaran dan hasil belajar siswa. Penelitian bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan platform merdeka mengajardan peran guru penggerak terhadap peningkatan kompetensi guru. Adapun yang menjadi populasi dalam penelitian ini adalah guru SD dan guru SMP wilayah Rayon 1 dan Rayon 2 Kabupaten Aceh Selatan berjumlah 300 orang. Sedangkan yang menjadi sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 100 guru yang terdiri dari guru SD dan guru SMP wilayah Rayon 1 dan Rayon 2 Kabupaten Aceh Selatan. Hasil penelitian didapatkan beberapa temuan bahwa Pemanfaatan PMM belrpelngarulh selcara parsial telrhadap kompetensi guru di Kabupaten Aceh Selatan delngan nilai Signifikansi sebesar 0,000 < 0,05. Peran Guru Penggerak berpengaruh secara parsial terhadap kompetensi guru di Kabupaten Aceh Selatan dengan nilaisignifikansi sebesar 0,004 < 0,05. Pemanfaatan PMM dan peran guru penggerak belrpelngarulh selcara simultan telrhadap kompetensi guru di Kabupaten Aceh Selatan delngan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05.
Peningkatan Motivasi dan Karakter WASAKA Menggunakan Model Problem Based Learning dan Think Pair and Share Terintegrasi STEM Muatan IPA
Annisa, Dwi;
Annisa, Muhsinah
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1389
Permasalahan yang terdapat dalam penelitian ini adalah rendahnya motivasi belajar dan karakter WASAKA siswa pada pelajaran IPA. Tujuan penelitian ini mendeskripsikan aktivitas guru, menganalisis motivasi, aktivitas, karakter WASAKA dan hasil belajar siswa. Jenis penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dua siklus. Subjek penelitian adalah siswa kelas V semester genap SDN Telawang empat Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan data kualitatif dan kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan aktivitas guru Sembilan puluh tujuh persen sangat baik, hasil belajar emosional siswa terbudaya seratus persen, dan hasil belajar psikomotorik siswa Sembilan puluh tujuh persen sangat baik. Sembilan puluh persen keterlibatan siswa masuk dalam kelompok sangat aktif, dan serratus persen motivasi belajarnya masuk dalam kategori sangat tinggi. Disimpulkan bahwa motivasi dan karakter siswa kelas V WASAKA pada materi IPA dapat ditingkatkan dengan penerapan metodologi gabungan STEM PBL dan TPS.
Kemampuan Pemecahan Masalah Media Tic Tac Toe Materi Pembagian Pecahan Siswa Sekolah Dasar
Ilham, Muhammad;
Darmiyati, Darmiyati
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1390
Dengan menggunakan media Tic Tac Toe, keterampilan pemecahan masalah dilatih guna meningkatkan hasil belajar, motivasi, dan tingkat aktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi kegiatan yang dilakukan pendidik sekaligus mengkaji tugas, motivasi, dan hasil belajar peserta. Penelitian tindakan kelas adalah metodologi yang digunakan pelaksanaanya di SDN Sungai Miai sepuluh kelas IVB, totalnya ada tiga puluh tiga anak. Data kuantitatif dan kualitatif dari pengambilan tes dan observasi peserta didik digunakan dalam penyelidikan ini. Jenis data pada penelitian ini yaitu data kualitatif diperoleh dari hasil observasi aktivitas pendidik, aktivitas peserta didik, dan motivasi belajar peserta didik pada proses pembelajaran, serta data kuantitatif berupa hasil belajar peserta didik diperoleh melalui tes tertulis. Analisis data dihitung berdasarkan dari skala persentase dan indikator ketercapaian belajar yang telah ditetapkan. Hasil kerja para pendidik memenuhi tingkat Sangat Baik, menurut penelitian. Standar Aktif Sepenuhnya dipenuhi oleh aktivitas siswa. Motivasi belajar memenuhi syarat Tinggi Secara Keseluruhan. Prestasi klasikal: Hasil belajar siswa memenuhi syarat tingkat prestasi tersebut. Saran yang dikemukakan peneliti yaitu penggunaan media Tic Tac Toe dapat menjadi salah satu alternatif pendidik untuk memperbaiki proses pembelajaran guna meningkatkan aktivitas, motivasi dan hasil belajar peserta didik pada materi pembagian pecahan, atau pada materi pembelajaran lainnya yang cocok.
Makna Simbolik Pacul dan Nilai Pendidikan yang Terkandung di dalamnya (Kajian Etnolinguistik)
Hapsari, Pradnya Paramita;
Efendi, Agus;
Widiatmi, Tri;
Deswijaya, R.Adi;
Harsono, Harsono
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1391
Penelitian ini berlatarbelakang dari rasa penasaran terhadap sebuah alat tradisional yang dipakai oleh petani untuk mencangkul di Sawah berupa pacul. Yang pada kenyataannya hanyalah sebuah alat sederhana namun ternyata memiliki makna simbolik atas penamaan tersebut. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan makna simbolik pacul dan nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan kajian teori mengenai makna simbolik, simbol dan nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah hasil transliterasi wawancara dengan narasumber yang ahli dibidangnya mengenai makna simbolik pacul dan nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya. Hasil penelitian ini mendeskripsikan mengenai makna simbolik pacul yang merupakan kesatuan dari bawak, tandhing, lempeng dan langkir. Juga dapat mengetahui nilai pendidikan yang terkandung di dalamnya diantaranya nilai religius, dan nilai sosial yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Pengaruh Metode Fokus Group Discussion dan Perilaku Inovatif Guru PAUD terhadap Pengembangan Modul Ajar Kurikulum Merdeka
Alfiyah, Alfiyah;
Kusrina, Tity;
Nasukha, Muntoha
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1393
Salah satu contoh perilaku inovatif guru dalam penyusunan modul ajar adalah desain kegiatan yang mendorong kolaborasi antar siswa, melatih keterampilan komunikasi dan kerja sama. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh metode Fokus Group Discussion terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka, perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka, dan interaksi antara metode Fokus Group Discussion (FGD) dan perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka PAUD di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif yang meneliti populasi atau sampel tertentu. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survey. Metode survei adalah proses yang mengambil sampel dari populasi dan menggunakan kuesioner sebagai alat pengumpulan data. Berdasarkan pemaparan hasil penelitian dan pembahasan pada bab sebelumnya, maka dapat disimpulkan bahwa: Metode Fokus Group Discussion berpengaruh terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Dari enam puluh responden yang menjawab kuesioner Sangat Tidak Setuju sebesar dua orang. Tidak Setuju sebesar tiga orang atau sebesar. Netral sebesar delapan orang, dan Setuju sebesar empat puluh tujuh orang. Perilaku inovatif guru berpengaruh terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka di Kecamatan Jatinegara Kabupaten Tegal. Dari enam puluh tujuh responden yang menjawab Sangat Tidak Setuju sebanyak dua orang. Tidak Setuju sebanyak tiga orang. Netral sebanyak enam orang . Setuju sebanyak empat puluh dua orang. Sangat Setuju sebanyak tujuh orang. Total enam puluh orang. (3) Interaksi antara metode Fokus Group Discussion (FGD) dan perilaku inovatif guru terhadap pengembangan modul ajar kurikulum merdeka antara lain FGD memicu perilaku inovatif guru, mendukung implementasi perilaku inovatif guru, memfasilitasi kolaborasi dan kerjasama, dan FGD sebagai alat evaluasi dan pengembangan.
Analisis Implementasi Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila dalam Kurikulum Merdeka untuk Meningkatkan Kreatifitas dan Kemandirian di Sekolah Dasar
Nurbani, Anieq;
Suriswo, Suriswo;
Apriani Fr, Dewi
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1394
Dalam pembelajaran Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila kemandirian dan kreatifitas peserta didik tidak dapat tumbuh begitu saja, akan tetapi perlu adanya dorongan atau stimulus yang diberikan baik dari wali murid, guru maupun lingkungannya. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi, tantangan, tindakan dan refleksi yang dilakukan dalam Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila. Penelitian yang dilaksanakan merupakan jenis penelitian kualitatif deskriptif. Tempat penelitian merupakan sampel empat SD beradasarkan letak geografis dan perwakilan dari masing masing daerah binaan yang ada di Koordinator Wilayah Kecamatan Talang Kabupaten Tegal. Hasil penelitian menemukan bahwa guru yang mengajar di SD Negeri di Kecamatan Talang Kabupaten Tegal melakukan berbagai cara untuk menumbuhkan kemandirian dan kreativitas peserta didik di lingkungan sekolah seperti mempelajari lebih dalam tentang Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila agar lebih fleksibel dalam memilih model, metode, bekerjasama dengan guru lain dan melakukan pendampingan pada peserta didik.
Model Tes Standar Literasi Matematika Pada Peserta Didik Sekolah Dasar Berbasis Model Rasch
Apriliani, Tiara Suci;
Hartinah, Sitti;
Susongko, Purwo
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1396
Literasi matematika berkaitan dengan kemampuan seseorang dalam menerapkan konsep matematika pada situasi nyata. Capaian PISA dua ribu delapan belas dan rapor pendidikan menunjukkan kemampuan literasi matematika peserta didik masih rendah. Hal ini disebabkan belum dimilikinya tes standar literasi matematika pada tingkat sekolah dasar. Tujuan penelitian yaitu mengembangkan butir tes standar literasi matematika yang teruji validitasnya menggunakan pemodelan Rasch. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian dan pengembangan. Penelitian dilaksanakan di enam sekolah dasar di Kecamatan Slawi Kabupaten Tegal dengan jumlah sampel sebanyak seratus tujuh puluh orang. Penelitian dan pengembangan yang dilakukan sesuai dengan tahapan analize, design, and develop dengan menyusun butir tes standar literasi matematika, terdiri dari sepuluh judul yang masing-masing berisi tiga kompetensi literasi matematika berdasarkan PISA. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh sembilan judul tes yang fit, tidak terdapat respon yang menyimpang, serta butir tes memiliki satu dimensi dan bersifat invariansi. Dengan demikian, butir tes yang disusun dinyatakan valid dan dapat menjadi rujukan pengukuran kemampuan literasi matematika pada peserta didik kelas VI sekolah dasar.
Literasi Sains dan Digital dalam Pembelajaran IPA
Patigu, Yuyun Putri Wahyuni;
Rahmah, Nur;
Zulnuraini, Zulnuraini
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1404
Rendahnya keterampilan literasi sains siswa, diakibatkan beberapa faktor salah satunya kurangnya inovasi dalam menerapkan media pemebelajaran. Pembelajaran yang baik memerlukan kemajuan, khususnya pengembangan cara pendidik mendidik atau kemajuan dalam aset pembelajaran. Salah satunya dengan menghadirkan media pembelajaran yang kreatif dan inovatif, karena saat ini siswa dan pendidik diharapkan mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan apakah penggunaan media poster digital berpengaruh terhadap keterampilan literasi sains siswa. Penelitian ini menggunakan 24 siswa kelas IV sebagai sampel. Metode yang digunakan yaitu metode eksperimen. Penelitian ini menggunakan instrumen tes pilihan ganda yang telah divalidasi. Hasil analisis data dalam penelitian ini menunjukan bahwa indikator mengidentifikasi isu-isu masalah ilmiah siswa tergolong dalam kriteria sangat tinggi, indikator menjelaskan fenomena ilmiah siswa tergolong dalam kriteria rendah dan indikator menggunakan bukti ilmiah siswa tergolong dalam kriteria sangat rendah. Hipotesis alternatif bahwa media poster digital berpengaruh terhadap kemampuan literasi sains siswa. Penelitian ini berkontribusi untuk memahami pengaruh media poster digital terhadap keterampilan literasi sains siswa, yang pada akhirnya berdampak pada kualitas pembelajaran di era empat titik nol yang serba digital
Optimalisasi Career Maturity melalui Psikoedukasi dalam Menggali Potensi Bakat Siswa SMAIT Al-Fityan
Cahyaningrum, Kartika;
Hazwani, Dian Afifah;
Natasya Ho, Faradhiba;
Ichsan, Mirfat Safira
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i4.1407
Masa remaja adalah periode kritis dalam perkembangan individu, di mana pembentukan jati diri dan kematangan karir menjadi aspek penting yang perlu mendapat perhatian khusus. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kematangan karir siswa SMAIT Al-Fityan School Gowa melalui psikoedukasi bertema "Career Maturity". Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest, melibatkan 33 siswa kelas XI. Need assessment dilakukan melalui wawancara dengan guru BK dan survei kepada siswa. Psikoedukasi disampaikan melalui ceramah interaktif serta worksheet analisis SWOT dan mind-map. Hasil analisis menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan terkait persiapan kematangan karir setelah mengikuti psikoedukasi, dengan perbedaan signifikan (p<0,001) pada hasil Pre-Test dan Post-Test berdasarkan uji non-parametrik Wilcoxon Signed Rank. Evaluasi juga menunjukkan tingkat kepuasan yang tinggi, di mana seluruh 33 siswa merasa puas dengan program tersebut. Penelitian ini menyimpulkan bahwa psikoedukasi efektif meningkatkan kematangan karir siswa serta membantu mereka memilih jalur karir yang sesuai dengan minat dan bakat.
Implementasi Kurikulum Merdeka Melalui Penguatan Profil Pelajar Pancasila Gugus Raden Saleh
Apriana, Susanti;
Suriswo, Suriswo;
Agung N, Rahmad
Journal of Education Research Vol. 5 No. 3 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.37985/jer.v5i3.1408
Kurangnya pemahaman tentang tujuan dan struktur Kurikulum Merdeka mengakibatkan guru mengalami kesulitan dalam mengembangkan pembelajaran yang berpusat pada siswa dan sesuai dengan Profil Pelajar Pancasila.Tujuan Penelitian ini adalah untuk mengetahui (1) pemahaman guru dan kepala sekolah tentang Kurikulum Merdeka dan Profil Pelajar Pancasila di Gugus Raden Saleh, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka melalui Projek P5, (3) faktor-faktor pendukung dan penghambat implementasi Projek P5, dan (4) dampak Projek P5 terhadap penguatan Profil Pelajar Pancasila pada siswa di Gugus Raden Saleh. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif studi kasus, di mana peneliti fokus untuk menyelidiki kondisi objek penelitian yang bersifat alamiah dengan penekanan pada pemahaman makna. Subjek penelitian ini adalah Kepala Sekolah dan guru di Gugus Raden Saleh. Teknik pengambilan data melalui observasi lapangan dan wawancara. Berdasarkan hasil analisis dan pembahasan dapat dikesimpulan sebagai berikut: (1) pemahaman guru dan kepala sekolah terhadap kurikulum merdeka dan profil pelajar pancasila di Gugus Raden Saleh secara umum memiliki pemahaman yang cukup baik, (2) kesiapan guru dan kepala sekolah dalam mengimplementasikan kurikulum merdeka melalui projek P5 antara lain guru dan kepala sekolah sudah memiliki pemahaman yang cukup mendalam. Kesiapan tersebut antara lain merancang dan melaksanakan projek penguatan profil pelajar pancasila yang sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik, (3) faktor pendukung implementasi Projek P5 sekolah dasar di Gugus Raden Saleh antara lain Kepala sekolah dan guru memiliki komitmen yang tinggi untuk mengimplementasikan Kurikulum Merdeka dan Projek P5, Memiliki sumber daya yang memadai untuk mendukung pelaksanaan Projek P5, menjalin kolaborasi yang baik dengan berbagai pemangku kepentingan, Guru memiliki kreativitas yang tinggi dalam merancang projek yang menarik dan sesuai dengan kebutuhan dan minat peserta didik. Faktor penghambat implementasi Projek P5 di Gugus Raden Saleh antara lain terdapat beberapa guru dan kepala sekolah yang belum memahami secara secara menyeluruh, guru memiliki beban kerja yang cukup berat dan waktu yang terbatas untuk merancang dan melaksanakan projek, kurangnya sumber daya manusia yang kompeten dalam melaksanakan projek.