Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference Proceeding
In the rapid progress of the world today, the contribution and role of the younger generation becomes a obligation to be present in every problem in the world. To deal with various problems, The Sustainable Development Goals (SDGs) are presented as a common goal for a better world to maintain the sustainability of nature and social life by promoting sustainable development. The 1st University of Muhammadiyah Yogyakarta Undergraduate Conference (UMYGRACE) presented to accommodate a variety of contributions to ideas and ideas that are solutive from the younger generation to contribute to the joint effort to achieve the goals of the SDGs. Scope of the Journal; Business Accounting and Management Health and Nursing Social Humanities, Religious Studies and Law Engineering and Technology
Articles
380 Documents
The Role Of Coral Cadets Sopa United In Managing Palm Vinegar Innovations In Sopa Village
Arif, Andi;
Azhizhah , Nurul;
Jusriani;
Bahrun , Rahmaniah
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.446
Karang Taruna is a youth organization in Indonesia formed by the community as a forum for the younger generation to develop themselves, grow, and develop on the basis of awareness and social responsibility from, by, and the younger generation that is oriented towards achieving social welfare for the community. In addition to the village head, youth organizations also have an important role in developing the village. As a youth organization, youth organizations must be creative, innovative and make new breakthroughs, especially in developing villages and overcoming problems in the village such as economic, social, environmental problems, etc. Therefore, youth organizations have strategic roles and tasks and are closely related to the village government. This study aims to describe the role of the Sopa Youth Organization in the management of palm vinegar in Sopa Village, Bulukumba Regency. This research is a type of qualitative research with a descriptive approach with purposive sampling technique and data collection methods with observation, interview and documentation techniques. The results showed that the role of the united Sopa Youth Organization in managing palm vinegar was as (1) the initiator of the idea. This is motivated by complaints from palm farmers who complain about the difficulty of marketing palm sugar and to reduce the manufacture or consumption of ballo kacci (Bugis liquor). (2) manufacturers. Apart from being the initiator of ideas, youth organizations also play a role in producing palm vinegar innovations. (3) distributors. The united Sopa Youth Organization also plays a role in distributing goods produced from producers to consumers.
Transformasi Digital Sertifikat Tanah oleh PPAT di Kabupaten Kulon Progo
Handayani, Apik;
Anggriani , Reni
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.447
Transformasi Digital Sertipikat Tanah oleh PPAT di Kabupaten Kulon Progo merupakan penelitian yang dilatarbelakangi oleh munculnya Permen ATR/Ka BPN Nomor 1 Tahun 2021 tentang Sertipikat Elektronik yang pada kenyataannya belum dapat direalisasikan di Indonesia, terlebih lagi di Kabupaten Kulon Progo. Permasalahan dalam penelitian ini adalah bagaimana peran PPAT dalam transformasi digital sertipikat tanah di Kabupaten Kulon Progo dan apa saja yang menjadi hambatan dalam pelaksanaan transformasi digital sertipikat tanah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hambatan dalam pelaksanaan transformasi digital sertipikat tanah di Kabupaten Kulon Progo, termasuk peranan PPAT sebagai salah satu pihak yang berperan penting dalam melakukan perbuatan hukum yang berkaitan dengan hak atas tanah. Keberadaan PPAT yang mendapat pengakuan dari masyarakat, berperan penting dalam upaya merealisasikan transformasi digital pertanahan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian hukum gabungan normatif empiris kemudian data penelitian akan dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif serta analisis normatif. Penelitian dilakukan di dua tempat yaitu di Kantor PPAT dan Kantor BPN Kabupaten Kulon Progo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran PPAT dalam transformasi digital sertipikat tanah di Kabupaten Kulon Progo meliputi pengecekan sertipikat; memproses hak tanggungan elektronik; pembuatan berkas zona nilai tanah; dan surat keterangan pendaftaran tanah. Terdapat pula banyak hambatan yang mempengaruhi belum terealisasikannya sertipikat elektronik baik hambatan yang dirasakan oleh PPAT maupun BPN. Penelitian ini merupakan penelitian baru yang sebelumnya belum pernah diteliti oleh siapapun, sehingga diharapkan hasil penelitian ini dapat berguna bagi para pembaca.
Kontribusi Pemuda Dalam Pengembangan Pendidikan Dan Keagamaan Di Desa Turungan Baji Sinjai Barat Kabupaten Sinjai
Ardianti;
Arisa;
Hamida;
Nurazizah;
Jamaluddin
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.448
Kemajuan suatu wilayah atau daerah itu dapat dilihat dari sumber daya manusianya, salah satunya adalah pemuda. Pemuda sangat dibutuhkan dalam mengembangkan taraf kehidupan masyarakat melalui pendidikan dan keagamaan. Karena itu penelitian ini bertujuan untuk, 1) Menganalisis bagaimana kontribusi pemuda dalam pengembangan pendidikan dan keagamaan di Desa Turungan Baji Kecamatan Sinjai Barat, 2) Mengetahui faktor yang mendukung dan menghambat dalam pengembangan pendidikan dan keagamaan di Desa Turungan Baji Kecamatan Sinjai Barat. Penelitian ini merupakan pendekatan kualitatif, objek penelitian ini adalah Desa Turungan Baji Kecamatan Sinjai Barat. Metode pengumpulan data melalui wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan metode deksriptif analitik menggunakan teori Miles dan Huberman yang meliputi tiga alur kegiatan, yaitu reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan atau verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Salah satu bentuk kontribusi pemuda dalam bidang pendidikan secara umum yakni keterlibatan dibidang pendidikan dengan medirikan lembaga pendidikan Islami yang berlabel Madrasah Ibtidaiyah Al Irsyad Muhammadiyah Tangkala`e. Untuk mewujudkan pendidikan di madrasah pemuda bersama dengan masyarakat berinisiasi untuk mendirikan mushollah “Annur” merupakan tempat ibadah sebagai bentuk pengejewantahan nilai-nilai islam, 2) Faktor yang mendukung dalam pengembangan pendidikan adalah besarnya kemauan masyarakat dalam memberikan bantuan dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan pendidikan dan keagamaan. Sedangkan faktor yang menghambat adalah, minimnya akses listrik, jaringan, sarana dan prasarana, terbatasanya tenaga pendidik, terutama dalam pendidikan agama Islam, maupun keterbatasan infrastruktur yang sangat minim. Implikasi dalam penelitian ini adalah pemuda tidak hanya berpangku tangan dengan memanfaatkan yang ada akan tetapi perlu melakukan formulasi baru, inisiasi dalam melakukan perubahan baik dibidang Pendidikan maupan agama.
Pengaruh Keterlibatan Fashion, Konsumsi Hedonis, dan Visual Merchandising Terhadap Pembelian Impulsif dengan Emosi Positif Sebagai Variabel Mediasi
Alifatuzzahra, Ashita;
Rimiyati , Hasnah
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.449
This study aims to analyze the effect of fahion involvement, hedonic consumtion, visual merchandising on impulse buying with positive emotion as mediation variables. Exogenous variables in this study are fashion involvement, hedonic consumtion, and visual merchandising, with impulse buying as an endogenous variable and positive emotion as an intervening variable. The object of this research is Uniqlo Hartono Mall fashion retail with total sample 168 respondents. The data analysis technique in this study used Structural Equation Modeling (SEM) with analysis tool that is AMOS 22 software. Based on the research indicate that fashion involvement has a significant effect on positive emotion, hedonic consumption has a significant effect on positive emotion, visual merchandising has a significant effect on positive emotion, positive emotion has a significant effect on impulse buying, fashion involvement has a significant effect on impulse buying, hedonic consumption has a significant effect on impulse buying, visual merchandising has a significant effect on impulse buying, positive emotion capable to mediate the influence of fashion involvement on impulse buying, positive emotion able to mediate the influence of hedonic consumtion on impulse buying, and positive emotion able to mediate the visual merchandising on impulse buying.
Kewenangan Presiden dalam Memberhentikan Kepala Daerah yang tidak Melaksanakan Program Strategis Nasional
Gumohung, Binnas;
Satriawan, Iwan
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.450
Di dalam Pasal 68 Undang-Undang No.23 Tahun 2014 diatur bahwa Presiden diberikan kewenangan untuk memberhentikan kepala daerah khususnya dalam hal kepala daerah tidak melaksanakan Program Strategis Nasional. Tujuan penelitian ini untuk mengevaluasi kewenangan dan mekanisme pemberhentian kepala daerah yang tidak melaksanakan Program Strategis Nasional tersebut. Jenis penelitian yang digunakan merupakan penelitian normatif yang mengkaji konsep hukum dan peraturan perundang-undangan di Indonesia. Data yang digunakan adalah data sekunder, yang terdiri dari bahan hukum primer, sekunder dan tersier. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertama, kewenangan Presiden dalam memberhentikan kepala daerah yang tidak melaksanakan Program Strategis Nasional dikarenakan pelanggaran kewajibannya, tidak diikuti dengan indikator yang jelas. Pemberhentian tersebut bertentangan dengan prinsip demokrasi karena kepala daerah dipilih secara langsung oleh rakyat. Kedua, mekanisme pemberhentian kepala daerah menurut Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 juga tidak mengutamakan pertimbangan dan penilaian hukum. Pengaturan pemberhentian kepala daerah yang tidak melaksanakan Program Strategis Nasional belum ideal karena hanya menggunakan penilaian internal pemerintah seperti Aparatur Pengawas Internal Pemerintah. Oleh karena itu, diperlukan pengaturan dan target yang jelas dari pelaksanaan Program Strategis Nasional, penguatan peran dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah sebagai lembaga yang mempunyai fungsi kontrol dan pengawasan jalannya pemerintahan daerah dan diperlukan pembentukan sebuah forum bersama untuk melakukan dialog, penilaian dan klarifikasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat terkait dengan alasan kepala daerah tidak melaksanakan Program Strategis Nasional.
Kebijakan Pemerintah Jepang Mengenai Pemindahan Homeless Demi Menjaga Image Negara Pada Saat Olimpiade Tokyo 2020
Auliya, Dera
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.451
Negara Maju seperti Jepang juga memiliki permasalahan yang sama dengan negara-negara lainnya, yaitu kemiskinan dan pengangguran. Meskipun Jepang tercatat sebagai negara yang bersih dan minim terkait jumlah pengangguran. Namun semenjak terpilihnya Jepang sebagai tuan rumah Olimpiade Tokyo pada tahun 2020. Pemerintah mulai menerapkan beberapa kebijakan untuk meminimalisir penyebaran Covid-19 dan menjaga image negara dari peningkatan jumlah Homeless pada saat Pandemi. Dalam penulisan ini penulis hanya berfokus pada salah satu bentuk kemiskinan di Jepang pada masa kontemporer yaitu homeless. Metode pendekatan yang dilakukan penulis yaitu kualitatif dengan analisis deskriptif dan sumber pengumpulan data melalui literature review atau library research. Hasil penelitian ini menunjukan bahwasanya pemerintah Jepang ingin memindahkan Homeless yang bermukim di sekitaran area lomba akan dipindahkan ke penampungan sementara demi menjaga image negara Jepang serta pemerintah ingin mengoptimalisasikan kota saat olimpiade berlangsung. Kata kunci: Olimpiade Tokyo, Homeless, Kebijakan pemerintah.
Akun Instagram Manajemen Produksi Konten Digital @Jogjatv di Era Pandemi Covid-19
Apriliyanti, Dwi;
Muttaqien, Muhammad
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.452
PT Yogyakarta Tugu Televisi Atau Yang Biasa Dikenal Dengan Jogjatv Adalah Stasiun Televisi Lokal Swasta Pertama Di Yogyakarta Yang Memproduksi Konten Digital Melalui Instagram Dengan Konsep Video Berita Yang Berisi Issue Paling Update, Viral, Unik, Dan Berfokus Di Wilayah Yogyakarta Dan Jawa Tengah. Maraknya Media Konvensional Yang Merambah Ke Dunia Digital Di Tengah Pandemi Ini Membuat Jogjatv Memanfaatkan Teknologi Seperti Sosial Media Instagram Untuk Mempertahankan Audiens Dan Eksistensi Media. Hal Ini Membuat Persaingan Antar Media Semakin Meningkat Serta Menjadi Indikasi Bahwa Masyarakat Sering Mengakses Konten Melalui Media Sosial. Penelitian Ini Bertujuan Untuk Menelaah Tentang Bagaimana Manajemen Produksi Konten Digital Akun Instagram @Jogjatv Di Era Pandemi Covid-19. “Teori Yang Digunakan Adalah The Circular Model Of Some Oleh Regina Luttrell Dalam Bukunya Media Sosial How To Engage, Share, And Connect. Metode Penelitian Ini Ialah Descriptive Research Dengan Pendekatan Kualitatif”. Pengumpulan Data Pada Penelitian Ini Dilakukan Dengan Wawancara Mendalam, Observasi Ke Kantor Dan Tempat Produksi Jogjatv, Studi Pendahuluan, Dokumentasi Serta Arsip Yang Berkaitan Dengan Manajemen Produksi Konten Digital Akun Instagram @Jogjatv. “Penelitian Ini Menggunakan Triangulasi Sumber Untuk Teknik Keabsahan Data”. Jogjatv Menggunakan Konten Yang Telah Tersedia Untuk Mengurangi Pengeluaran Perusahaan, Di Antaranya Tayangan Program Berita Seputar Jogja. Oleh Sebab Itu, Transisi Dari Media Konvensional Ke Media Digital Membutuhkan Paradigm Shift Yang Mendasar Di Ruang Redaksi Agar Mendapatkan Konten Yang Berkualitas Serta Dapat Memenuhi Kebutuhan Informasi Masyarakat Di Era Pandemi Covid-19
Islamophobia: Discrimination Against Muslims in America in Attempt to Maintain Global Hegemony
Nisa, Sayyidah Ilman
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i2.454
Islamophobia emerged in 1992 and has spread since9/11 when a terrorist attack brought down the Twin Towersof the World Trade Center (WTC) in New York. In itshistory, America is the inheritor of the "WesternDomination" of Europe during the imperialism era. Thenwith an increasingly advanced era, globalization isincreasingly demanding to carry out all foreign policies ofa country that does not contain elements of violence andupholds peace. So America uses soft power in issuing all itspolicies, one of which is related to the issue ofIslamophobia. The number of issues of anti-Islamdiscrimination in the west has attracted a lot of internationalattention, so this is the reason why the writer investigatesthis matter. The purpose of this study is to find out theAmerican Strategy on Islamophobia to uphold worldhegemony. By using descriptive qualitative researchanalysis techniques and literature studies such as sourcesfrom books, journals, documents, and reports. The authorfinds that America uses all the power it has to influenceother countries. This finding is corroborated by the conceptof framing in the media to spread Islamophobia. By relyingon its strength, America gets financial assistance fromvarious lines as a supporter of US policy. In addition, theauthor also analyzes the constructivist theory approachwhere all phenomena that occur are based on constructionresults with various national interests and actors behindthem. In the end, it aims to find out the indications andobjectives of the current and future United States foreignpolicy in its international politics as well as efforts tominimize anti-Islamic sentiment in the west.
Kemampuan Berpikir Kritis dalam Menyelesaikan Masalah Bangun Ruang Sisi Datar Ditinjau dari Gaya Kognitif
Istiyani, Dwi;
Rakhmawati , Astri
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.455
ABSTRAK Kemampuan berpikir kritis sangat diperlukan dalam menyelesaikan masalah matematika. Pada saat menyelesaikan masalah, siswa menggunakan berbagai strategi yang dipengaruhi oleh gaya kognitif. Banyak siswa kesulitan dalam menyelesaikan masalah yang terkait dengan volume limas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kemampuan berpikir kritis siswa dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar ditinjau dari gaya kognitif visualizer dan verbalizer. Metode penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif, berupa hasil kerja siswa dalam pengerjaan soal masalah bangun ruang sisi datar dan dilanjutkan dengan wawancara secara mendalam. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas VIII SMPN 3 Sampit dengan mempertimbangkan gaya kognitif dan kemampuan komunikasinya agar pengungkapan berpikir kritisnya dapat dilakukan dengan baik. Hasil penelitian diperoleh bahwa siswa dengan gaya kognitif visualizer mampu berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar dengan dengan kategori tinggi. Siswa visualizer menyelesaikan materi bangun ruang sisi datar menggunakan kemampuan berpikir kritis: interpretasi, analisis, evaluasi, inferensi, eksplanasi dan regulasi diri. Siswa dengan gaya kognitif verbalizer mampu berpikir kritis dalam menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar dengan kategori sedang. Siswa verbalizer menyelesaikan materi bangun ruang sisi datar menggunakan kemampuan berpikir kritis: interpretasi, analisis, evaluasi dan inferensi. Dalam pembelajaran matematika, hendaknya guru mengajarkan atau menganjurkan siswa untuk menggunakan gaya kognitif yang dimiliki siswa dalam menjawab masalah matematika. Agar siswa mampu menyelesaikan masalah bangun ruang sisi datar yang berhubungan dengan kehidupan sehari-hari.
Komparasi Kedudukan Wakil Menteri Sebelum Dan Sesudah Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 76/PUU-XVIII/2020
Sudin, Ervin;
Wijayanti, Septi
Proceedings of Universitas Muhammadiyah Yogyakarta Graduate Conference Vol. 2 No. 1 (2022): Strengthening Youth Potentials for Sustainable Innovation
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.18196/umygrace.v2i1.456
Wakil menteri merupakan salah satu jabatan dalam struktural lembaga kementerian di Indonesia. Dalam penerapannya, jabatan wakil menteri tersebut mendapatkan problematika yaitu tumpang tindih kewenangan pejabat kementerian dalam menjalankan roda pemerintahan sebagai pembantu presiden dalam melaksanakan program kerjanya. Penelitian ini disusun untuk mengetahui bagaimana kedudukan wakil menteri sebelum dan sesudah adanya putusan MK Nomor 76/PUU-XVIII/2020. Penelitian ini dibentuk juga bertujuan untuk mengetahui kedudukan wakil menteri sebelum dan sesudah adanya Putusan MK Nomor 76/PUU-XVIII/2020. Penelitian ini menggunakan metode penelitian normatif yaitu penelitian hukum yang meletakkan hukum sebagai bangunan sistem norma. Pasca Putusan MK Nomor 76/PUU-XVII/2020, jabatan wakil menteri adalah setara kedudukannya dengan menteri, mengingat pengangkatan wakil menteri sama dengan menteri berdasarkan hak prerogatif presiden. Ketentuan demikian maka menguatkan dasar hukum bagi kedudukan wakil menteri yang sebelumnya tidak diatur secara rinci dalam Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2008, akan tetapi justru wakil menteri kedudukannya diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2012 Maka, pasca Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 76/PUU-XVIII/2020, wakil menteri berposisi sama dengan menteri karena adanya kesamaan dalam hal pengangkatannya berdasarkan hak prerogative presiden, yang mana sebelum adanya Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 76/PUU-XVIII/2020 wakil menteri berposisi setingkat dibawah yang didasarkan kepada Peraturan Presiden Nomor 60 Tahun 2012.