cover
Contact Name
Nurdin Amin
Contact Email
nurdinamin86@gmail.com
Phone
+6285207161847
Journal Mail Official
official.semnasbiotik@gmail.com
Editorial Address
Jln. Ar-Raniry, Komplek Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Gedung B UIN Ar-Raniry Darussalam Banda Aceh 23111
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Biologi, Teknologi dan Kependidikan (Biotik)
ISSN : 97602604     EISSN : 28281675     DOI : 10.22373
BIOTIK: Jurnal Ilmiah Biologi Teknologi dan Kependidikan is an open access and peer reviewed journal. It publishes scientific articles in the field of biology education and technology. Furthermore, this journal bridges the gap between research and practice, providing information, ideas and insights, in addition to critical examinations of biology research and teaching. Through the coverage of policy and curriculum developments, the latest results of research into the teaching, learning and assessment of biology are brought to the fore. This journal is published by the Department of Biology Education in cooperation with the Center for Research and Community Service (LP2M) Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia. Several topics covered in this journal including: curriculum of Biology Education at all education level, research on learning Biology and learning materials at all education level, qualitative and quantitative research of Biology Education and Technology, school management and Biology laboratory management, trends in Biology Education,another study for the scope of Biology Education, research on environmental education.
Articles 689 Documents
HUBUNGAN BUDAYA DENGAN PROSES PENYEMBUHAN SELAMA PERAWATAN MASA NIFAS Ita Susanti
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.905 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i1.14336

Abstract

Masa nifas merupakan periode kritis dalam proses keberlangsungan hidup ibu dan bayi baru lahir. Pada umumnya kematian ibu dan bayi baru lahir terjadi pada satu bulan pertama post partum. Oleh karena itu, pada masa nifas sangat diperlukan perawatan kesehatan yang intensif untuk mencegah risiko kesakitan dan kematian ibu dan bayi baru lahir. Adat istiadat negatif yang membentuk perilaku masyarakat hingga menjadi suatu kebiasaan masyarakat menjadi penghambat pola hidup sehat di lingkungan masyarakat, salah satu diantaranya yaitu kebiasaan masyarakat yang berkaitan dengan pemenuhan nutrisi khususnya pada ibu nifas. Derajat kesehatan yang optimal sangat erat kaitannya dengan pemenuhan nutrisi yang seimbang baik kuantitas maupun kualitas dari nutrisi yang di konsumsi oleh setiap individu. Masyarakat meyakini bahwa budaya yang diwariskan oleh leluhur secara turun-temurun dalam perawatan ibu nifas memberikan banyak dampak yang positif dan menguntungkan bagi masyarakat, sehingga hal tersebut menjadi salah satu faktor penghambat dalam meningkatlkan derajat kesehatan masyarakat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah study literature review yaitu dengan mengunjungi beberapa halaman artikel dari word wide web dengan pemaparan secara naratif untuk melihat berbagai hasil penelitian tentang kebudayaan masyarakat dalam perawatan masa nifas. Berdasarkan beberapa hasil penelitian diperoleh bahwa faktor budaya berhubungan dengan proses penyembuhan selama perawatan masa nifas. Ibu yang menjalankan masa nifas dengan budaya yang positif akan berpengaruh terhadap status derajat kesehatannya.
KEANEKARAGAMAN JAMUR MIKROSKOPIS DI KAWASAN EKOWISATA SARAH KABUPATEN ACEH BESAR Siti Milati Hanifa; Roza Rita Afdhala; Salsabila Sari
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (755.602 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.15271

Abstract

Penelitian jamur Makroskopis  di Kawasan Wisata Alam Sarah ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis jamur makroskopis. Metode yang digunakan dalam pengambilan data ini adalah metode jelajah dengan melakukan pengamatan langsung yang dibagi dalam  5 titik pengamatan.Hasil dari penjelajahan dan pendataan dalam 5 titik tersebut didapat 38 spesies  teridentifikasi Polyporus, Pycnoporus sanguines, Ganoderma aplannatum linszi,Tremella fuciformis, Micropus xanthopus, Pycnoporus sanguines,Ganoderma applanatum, Leucocoprinus cretaceous,Trametes pubescens, Ganoderma sp.,Daedaleopsis confragosa, Macrole piota albuminosa,Pezizaceae,Lions mane, Lycoperdon perlatum,Artist’s bracket,Mycena adsccendens,Hohenbuehelia petaloides,Cortinarius,Coprinopsis lagopus, Pynopirus cinnabarinus, Dadinis konsentris,Tyromyces chioneus, Coltricia perennis,Trametes gibbosa, Auricularia auricular-judae, Cliticybe dicolor, Dacryopinax spatularia, Amaurodermas., Coprinellus micaceus, Funalia mons-veneris, Donkioporia expansa, Schizophluum commune,Trichaptum abietinum, Ganoderma lucidium, Laccaria laccata, Hypocrea gelatinosa,Reticularia lycoperdon, dari 22 family hal ini menunjukan bahwa keanekaragaman jenis jamur makroskopis di Wisata Alam Sarah.
KOMPOSISI FAMILI ASTERACEAE DI KAWASAN KEBUN KOPI DESA TOWEREN ANTARA KABUPATEN ACEH TENGAH Alda Lolita; Muslich Hidayat; Aldilla Magfirah; Gebrina Rahmi; Mahmudahmi Mahmudahmi
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (463.951 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i1.14426

Abstract

The Asteraceae family is one type of family that makes up herbaceous plant vegetation. Asteraceae is a family with high species diversity. This study aims to analyze the composition of the Asteraceae family in the coffee plantation area to determine the diversity index in the area. The research location is located in the coffee plantation area of Toweren Antara village, Central Aceh Regency. This research is a survey research with a quadratic method, the determination of the sample plot using purposive sampling technique. The data analysis technique uses the Shanon-Weinner formula, namely by finding the important value index, density value, frequency and dominance. The results showed that the composition of plant species in the Asteraceae family was found to be 11 species, the diversity of plant species in the Asteraceae family was categorized as moderate, namely = 1.884424. Diversity or the total INP level of the Asteraceae family in the coffee plantation area of 300% indicates the high category, the highest important value index is for the Gainsoga quadriradiata species with a value of 97.61%, while the lowest important value index is for the Galinsoga parviflora species with an INP value of 10.71%.
JENIS TUMBUHAN YANG TERDAPAT DIBAWAH NAUNGAN TUMBUHAN TREMBESI (Samanea saman) DI KAMPUS UIN AR-RANIRY BANDA ACEH Nadila Mahfuza; Nafisah Hanim; Nurdin Amin
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (626.038 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i1.13671

Abstract

Tumbuhan Trembesi (Samanea saman) merupakan salah satu tumbuhan penyusun vegetasi dikawasan kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Trembesi adalah jenis pohon yang memiliki kemampuan menyerap karbon dioksida dari udara yang sangat besar. Tumbuhan  trembesi dapat ditemukan hampir di setiap ruas jalan di kampus UIN Ar-Raniry. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tumbuhan apa saja yang terdapat dibawah naungan tumbuhan trembesi (Samanea saman) di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 25 Maret 2022. Penelitian ini dilaksanakan di Kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh. Penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dengan teknik Purposive sampling. Pengambilan sampel tumbuhan dilakukan secara non destructive dengan teknik pembuatan petak kuadrat secara porposive sampling (cuplikan disengaja). Hasil penelitian  dari jenis tumbuhan yang terdapat di bawah naungan tumbuhan trembesi (Samanea saman) di kampus UIN Ar-Raniry Banda Aceh  dapat dismpulkan bahwa terdapat 27 jenis tumbuhan dari 18 famili  yang terdiri dari pohon semak dan herba . Salah satu jenis tumbuhan yang paling banyak ditemukan yaitu Alang- alang (Imperata cylindrical) dari famili Mrytaceae dengan jumlah 752.
THE EFFECTIVENESS OF QUANTUM TEACHING BASED ON DIGITAL MEDIA ON SELF-EFFICIENCY Henni Fitriani; Agus Muliaman; Khaira Usrati; Mirnawati Mirnawati
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (233.738 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.15720

Abstract

This study aims to describe the effectiveness of digital media-based quantum teaching on students' self-efficacy in the learning process in terms of gender. This research is based on the lack of use of learning models and media, causing low self-efficacy owned by students. The purpose of this study was to determine the effectiveness quantum teaching of digital media-basedThis study uses a quasi-experimental with a quantitative approach. The research design used was a pretest-posttest control group design. The population in this study amounted to 180 students, with a sample of 60 students including 30 female students and 30 male students. Sampling in this study using purposive sampling technique.data analysis technique used a nonparametric test (Run Test). The results of data analysis show a sig value of 0.000, this value represents that there is an influence of the digital media-based quantum teaching model on students' self-efficacy.
TINGKAT KELANGSUNGAN HIDUP IKAN CUPANG (Betta splendens) DENGAN PEMBERIAN PAKAN TEPUNG LIMBAH CANGKANG KEPITING BAKAU (Scylla sp.) Irma Sulastri; Safrida S Safrida S; Devi Syafrianti; Andi Ulfa Tenri Pada; Ismul Huda
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.151 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.14701

Abstract

Ikan Cupang (Betta splendens) adalah ikan yang hidup di air tawar yang. digemari masyarakat sebagai ikan hias karena memiliki warna tubuh yang indah serta cerah dan bisa bernilai jual tinggi, sehingga pembudidaya perlu mempertahankan kelangsungan hidup ikan. Tingkat kelangsungan hidup dapat dipengaruhi oleh faktor eksternal dan internal. Faktor internal terdiri dari makanan yang dikonsumsi, sedangkan ekternal mencakup lingkungan luar seperti suhu dan pH. Tujuan pada penelitian ini untuk mengetahui pengaruh pemberian tepung limbah cangkang kepiting bakau (Scylla sp.) terhadap kelangsungan hidup Ikan Cupang. Metode pada penelitian eksperimen non-faktorial dengan percobaan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan tersebut terdiri dari P0 (0 g), P1 (63 g), P2 (126 g) dan P3 (189 g) tepung cangkang kepiting. Data dianalisis  menggunakan uji Analisis Varian (ANOVA). Hasil penelitian menunjukkan .bahwa kelangsungan hidup ikan saat pemberian pakan campuran tergolong sangat baik, karena nilai SR (%) diatas 50%. Dapat disimpulkan bahwa pemberian pakan campuran tepung limbah cangkang kepiting dapat mempertahankan kelangsungan hidup ikan dengan nilai SR (%) 70-100%.
KAJIAN ETNOBIOLOGI DALAM PEMANFAATAN DAUN KELAPA (OEN UE’) PADA TRADISI MANOE PUCOK KUTA TINGGI KEC. BLANGPIDIE, KAB. ACEH BARAT DAYA Aimi Marlinda; Cut Nuril Zakiya; Nurul Salma
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (324.649 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.13907

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui proses pembuatan, pemanfaatan dari Janur dalam prosesi Manoe Pucok masyarakat Kuta Tinggi. Penelitian ini dilakukan pada bulan Mei 2022 pada gampong Kuta Tinggi kec. Blangpidie, Kab. Aceh Barat Daya Provinsi Aceh. Penelitian menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Manoe Pucok rangkaian tradisi dalam proses pernikahan. Perlengkapan dari Manoe Pucok yang dibuat beberapa bentuk motif yang terdiri dari: jari lipan, bunga, kris, dan lipatan tikar. Bentuk-bentuk tersebut dibuat dari janur atau daun kelapa yang masih muda (Oen Uee’).
UPAYA KOMPREHENSIF DALAM PENANGGULANGAN KONFLIK MANUSIA & GAJAH Kaniwa Berliani
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (271.786 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.15168

Abstract

Persepsi atau pengetahuan masyarakat petani di daerah konflik manusia-gajah terhadap konservasi gajah tergolong kuat diketahui dengan adanya pemahaman masyarakat mengenai kawasan sekitar hutan yang saat ini menjadi areal pertanian/ perkebunan/pemukiman, dahulunya merupakan habitat gajah (68.93%), pemahaman terhadap habitat gajah semakin berkurang akibat konversi hutan menjadi lahan pertanian/perkebunan/pemukiman (68.93%), pemahaman terhadap perlindungan gajah dan habitatnya diatur dalam perundang-undangan perlindungan satwa (74.93%), memahami bahwa gajah merupakan hewan langka yang  keberadaannya sangat penting untuk keseimbangan ekologi (80.4%). Disamping itu, kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat yang berhubungan nyata dengan persepsi tentang konservasi gajah adalah tingkat pendidikan dan lamanya bermukim masyarakat pada daerah konflik. Persepsi masyarakat yang positif terhadap keberadaan gajah memberikan manfaat untuk kelestarian gajah di habitatnya. Peran serta masyarakat lokal sangat diperlukan dalam pengelolaan konservasi gajah karena mereka yang paling dekat dengan habitat gajah. Kemudian seberapa besar kepedulian warga komunitas lokal terhadap alamnya sehingga mampu mendorong ke arah upaya-upaya untuk menjaga dan mengelola keanekaragaman hayati didalam maupun diluar kawasan. Selanjutnya seberapa banyak manfaat (materil dan nonmateril) yang bisa diterima masyarakat dari kawasan konservasi sehingga keberadaannya memiliki nilai yang menguntungkan terus menerus
JENIS JENIS JAMUR MAKROSKOPIS YANG TERDAPAT DI KAWASAN TAHURA (TAMAN HUTAN RAYA) GUNUNG SEULAWAH AGAM KABUPATEN ACEH BESAR Zuraidah Zuraidah; Azra Hannani Raihana; Nurdin Amin; Afini Ramadhanty
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (487.048 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i2.14334

Abstract

Jamur merupakan anggota kingdom fungi yang memiliki tingkat keanekaragaman tinggi di Indonesia. Umumnya jamur akan tumbuh pada kondisi lingkungan yang lembab. Jamur menjadi komponen dasar yang sangat penting bagi tanah dalam ekosistem hutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Jenis-Jenis Jamur Makroskopis di Kawasan Gunung Seulawah Agam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini bersifat eksploratif penjelajahan. Pengambilan sampel jamur menggunakan teknik purosive sampling. Analisis data pada penelitian ini menggunakan analisis kualitatif. Penelitian ini dilakukan di Taman Hutan Gunung Seulawah Agam Kabupaten Aceh Besar. Hasil penelitian yang diperoleh banyak ditemukan jenis Spesies Jamur Makroskopis di kawasan tersebut dari divisi Basidiomycota dan Ascomycota terdapat 14 spesies. Divisi basidiomycota ditemukan sebanyak 13 spesies yang terdiri dari genus Microphorus, Coprinellus, Laetiporus, Stereum, Marasmius, Leucoagaricus, Entoloma, Ganoderma, Coprius, Omphalina, Tramella, Trametes, dan Amanita. Sedangkan dari divisi Ascomycota hanya ditemukan 1 spesies yaitu genus Xylaria.
RESPON SISWA TERHADAP MODUL INOVATIF BERBASIS QR CODE TECHNOLOGY PADA MATERI SISTEM EKSKRESI Harizki Ananda Putra; Rizky - Ahadi; Nurlia - Zahara
Prosiding Seminar Nasional Biotik Vol 10, No 2 (2022): PROSIDING SEMINAR NASIONAL BIOTIK X 2022
Publisher : Universitas Islam Negeri Ar-Raniry Banda Aceh, Aceh, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (329.183 KB) | DOI: 10.22373/pbio.v10i1.14548

Abstract

Penelitian pengembangan ini bertujuan untuk Melihat respon peserta didik terhadap Modul Inovatif Berbasis Qr Code Technology. Rancangan penelitian ini menggunakan metode Research and Development (R&D) yang mengacu pada model Borg and Gall. Tahapan model Borg and Gall. Hasil penelitian menunjukan bahwa respon peserta didik terhadap modul inovatif berbasis Qr Code technology mendapat hasil persentase 89% dengan kriteria sangat Baik. Hal ini dapat disimpulkan bahwa Modul Inovatif Berbasis Qr Code Technology pada Materi Sistem Ekskresi di SMA Negeri 3 Putra Bangsa sangat layak digunakan sebagai Bahan ajar pendukung dalam proses pembelajaran. Kata kunci: Respon Peserta Didik, Modul, Qr Code Technology, Sistem Ekskresi