cover
Contact Name
Irfana Tri Wijayanti
Contact Email
info@stikesbup.ac.id
Phone
+62295384984
Journal Mail Official
p3m@stikesbup.ac.id
Editorial Address
Jalan Ki Ageng Selo No. 15, Pati
Location
Kab. pati,
Jawa tengah
INDONESIA
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan
ISSN : 20874154     EISSN : 27748669     DOI : https://doi.org/10.52299/jks
Core Subject : Health,
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) merupakan wadah atau sarana yang menerbitkan tulisan ilmiah hasil-hasil penelitian maupun nonhasil penelitian di bidang ilmu-ilmu kebidanan khususnya dan ilmu-ilmu kesehatan pada umumnya yang belum pernah diterbitkan atau sedang dalam proses penerbitan di jurnal-jurnal ilmiah lain. Redaksi berhak mengubah tulisan tanpa mengubah maksud atau substansi dari naskah yang dikirimkan. Naskah yang belum layak diterbitkan dalam Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan tidak dikembalikan kepada pengirimnya, kecuali atas permintaan dari penulis yang bersangkutan.
Articles 185 Documents
HUBUNGAN STIMULASI MENGGAMBAR DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA 3-5 TAHUN DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA Farida Rizkiyah; IKA TRISTANTI; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.630

Abstract

Keterlambatan perkembangan motorik halus pada anak dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor internal, seperti kondisi genetik dan gangguan neuromuskular, maupun faktor eksternal, salah satunya kurangnya stimulasi. Anak yang kurang mendapatkan stimulasi cenderung mengalami kelemahan koordinasi mata dan tangan serta kesulitan melakukan gerakan halus yang presisi. Oleh karena itu, stimulasi motorik halus yang terarah dan berkelanjutan sejak usia dini sangat penting untuk mendukung perkembangan anak secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan stimulasi menggambar terhadap perkembangan motorik halus anak usia 3–5 tahun di Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain quasi experiment menggunakan one group pretest–posttest design. Pendekatan penelitian yang digunakan adalah cross sectional. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan stimulasi menggambar, sebagian besar responden berada pada kategori perkembangan motorik halus meragukan sebanyak 31 anak (81,6%) dan 5 anak (13,2%) mengalami penyimpangan. Setelah diberikan stimulasi menggambar, perkembangan motorik halus anak meningkat, dengan 32 responden (84,2%) berada pada kategori sesuai. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05), yang berarti terdapat hubungan yang signifikan antara stimulasi menggambar dan perkembangan motorik halus anak usia 3–5 tahun di RSI Sultan Hadlirin Jepara.
HUBUNGAN FATHER KANGAROO CARE DENGAN DURASI MENYUSU BAYI BARU LAHIR DI RUANG NIFAS RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA Menik Rusmiati; IKA TRISTANTI; Atun Wigati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.631

Abstract

Menyusui merupakan proses penting pada awal kehidupan bayi karena berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi, peningkatan imunitas, dan pembentukan ikatan emosional antara ibu dan bayi. Salah satu indikator keberhasilan menyusui adalah durasi menyusu. Durasi menyusu yang kurang optimal dapat dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya kurangnya dukungan dari ayah. Father Kangaroo Care (FKC) merupakan bentuk keterlibatan ayah melalui kontak kulit ke kulit dengan bayi yang dapat meningkatkan kenyamanan bayi dan kesiapan menyusu. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan Father Kangaroo Care dengan durasi menyusu bayi baru lahir di Ruang Nifas Rumah Sakit Islam Sultan Hadlirin Jepara. Metode penelitian menggunakan desain quasi experiment dengan two group posttest only design. Populasi penelitian adalah seluruh bayi baru lahir normal usia 0–3 hari yang dirawat di RSI Sultan Hadlirin Jepara pada bulan November–Desember 2025. Sampel berjumlah 34 responden yang dipilih dengan teknik simple random sampling, terdiri dari 17 bayi kelompok FKC dan 17 bayi kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar bayi pada kelompok tanpa FKC memiliki durasi menyusu kategori kurang (94,2%), sedangkan pada kelompok FKC sebagian besar bayi memiliki durasi menyusu kategori baik (94,2%). Hasil uji Fisher Exact Test menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05). Disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara Father Kangaroo Care dengan durasi menyusu bayi baru lahir. Penerapan Father Kangaroo Care direkomendasikan untuk mendukung keberhasilan menyusui.  
EFEKTIFITAS UPRIGHT POSITION DAN SIM POSITION TERHADAP LAMANYA PERSALINAN KALA I FASE AKTIF PADA PRIMIGRAVIDA DI RUMAH SAKIT ISLAM SULTAN HADLIRIN JEPARA Elly Puspaningrum; Nor Asiyah; Irawati Indrianingrum
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.632

Abstract

Lamanya proses persalinan, khususnya kala I fase aktif, merupakan indikator penting kemajuan persalinan. Fase ini ditandai dengan pembukaan serviks yang cepat, kontraksi uterus kuat dan teratur, serta peningkatan nyeri. Persalinan kala I fase aktif yang berlangsung melebihi batas normal dapat meningkatkan risiko komplikasi bagi ibu dan janin, seperti kelelahan, dehidrasi, infeksi, dan distres janin akibat penurunan aliran darah uteroplasenta.Tujuan penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas upright position dan Sim’s position terhadap lamanya persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida di RSI Sultan Hadlirin Jepara.Metode penelitian menggunakan rancangan quasi eksperimen dengan desain post-test only with control group design. Subjek penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu ibu bersalin primigravida yang diberikan upright position dan ibu bersalin primigravida yang diberikan Sim’s position selama kala I fase aktif. Lama persalinan diamati setelah pemberian perlakuan. Pendekatan penelitian menggunakan cross sectional, dengan pengukuran variabel dilakukan satu kali. Analisis bivariat menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil uji Mann–Whitney menunjukkan nilai p = 0,000 (<0,05). Kesimpulan Posisi upright dan Sim’s sama-sama efektif dalam membantu memperpendek lama persalinan kala I fase aktif pada ibu primigravida.  
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEJADIAN KETUBAN PECAH DINI (KPD) PADA IBU BERSALIN DI RUANG KEBIDANAN RUMAH SAKIT BAKTI TIMAH PANGKALPINANG TAHUN 2025 Tia Rachmaniar Tia
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.651

Abstract

Ketuban pecah dini (KPD) merupakan salah satu komplikasi kehamilan yang cukup serius dalam bidang obstetri karena berhubungan dengan meningkatnya risiko kesakitan dan kematian, baik pada ibu maupun bayi yang dilahirkan. Penyebab pasti dari KPD belum diketahui secara jelas, namun terdapat sejumlah faktor yang diduga dapat meningkatkan risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian ketuban pecah dini pada ibu bersalin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi penelitian adalah seluruh pasien dengan kasus ketuban pecah dini pada tahun 2024 sebanyak 170 orang. Sampel penelitian dibagi menjadi dua kelompok, yaitu kelompok kasus sebanyak 68 orang dan kelompok kontrol sebanyak 68 orang. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia ibu (?-value = 0,000), paritas (?-value = 0,000), usia kehamilan (?-value = 0,000), dan malpresentasi (?-value = 0,000) dengan kejadian ketuban pecah dini. Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat hubungan antara usia ibu, paritas, usia kehamilan, dan malpresentasi dengan kejadian ketuban pecah dini di Ruang Kebidanan RS. Bakti Timah Pangkalpinang Tahun 2025.
FAKTOR-FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN MENINGKATNYA KEJADIAN KANKER SERVIKS PADA WANITA USIA SUBUR DI RSUD Dr. (H.C) Ir. SOEKARNO TAHUN 2025 Dian Chairunisah Dian; Hendra Kusumajaya
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.652

Abstract

Kanker serviks sering menyerang sistem reproduksi wanita, terutama pada kelompok wanita usia subur (WUS). Penyebab utama kanker serviks adalah infeksi Human iPapilloma iVirus (HPV). Kanker serviks dapat berdampak luas terhadap kesehatan wanita secara keseluruhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor iyang iberhubungan idengan meningkatnya ikejadian ikanker iserviks ipada wanita iusia isubur. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan case control. Populasi dalam penelitian ini adalah semua wanita usia subur yang menderita kanker serviks pada tahun 2024 isebanyak 45 iorang. Sampel kelompok kasus dalam penelitian ini adalah seluruh wanita usia subur dengan diagnosis kanker serviks sebanyak 45 orang. Sedangkan sampel kelompok kontrol sebanyak 45 orang juga, wanita yang tidak terdiagnosis kanker serviks. Teknik pengambilan sampel menggunakan non probability sampling. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat dengan uji Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara usia (?-value = 0,000), paritas (?-value = 0,011), ipenggunaan kontrasepsi hormonal (?-value = 0,000), dan riwayat keluarga (?-value = 0,000) dengan kejadian kanker serviks. Kesimpulan: Penelitian ini membuktikan bahwa terdapat ihubungan usia, paritas, penggunaan kontrasepsi hormonal dan riwayat keluarga idengan meningkatnya ikejadian kanker iserviks ipada iwanita usia subur di iRSUD iDr. (H.C) iIr. Soekarno Tahun 2025. Saran diharapkan wanita usia subur melakukan ipemeriksaan pap smear atau IVA test secara rutin.
PENGARUH AROMATERAPI MAWAR TERHADAP KUALITAS TIDURIBU HAMIL TRIMESTER III DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SELINDUNG TAHUN 2025 Megawati; Nova Eliyana
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kondisi ibu selama kehamilan dipengaruhi oleh kualitas tidurnya. Peningkatan tekanan darah, yang berpotensi menyebabkan preeklamsia, dapat dipengaruhi oleh kualitas tidur ibu hamil. Tekanan darah tinggi dan kadar protein dalam urine adalah tanda gangguan kehamilan yang dikenal sebagai preeklampsia. Kondisi ini dapat membahayakan organ lain seperti ginjal, hati, dan mata, dan bahkan dapat menyebabkan kematian. Sekitar 78% wanita hamil mengalami masalah tidur, di antaranya pada trimester III mencapai 66–97%, dan mereka melaporkan sering terbangun 3–11 kali setiap malam, yang mengakibatkan penurunan jumlah dan kualitas tidur mereka. Dengan menggunakan metode nonfarmakologis, seperti aromaterapi bunga mawar, kualitas tidur yang buruk dapat diatasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi mawar terhadap kualitas tidur pada ibu hamil Trimester III di Puskesmas Selindung Tahun 2025. Penelitian ini menggunakan desain penelitian pra-eksperimen dalam satu kelompok (one group pre test post test). Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 32 Ibu hamil trimester III dan pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner dan lembar observasi. Analisi yang digunakan menggunakan Shapiro-Wilk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas frekuensi kualitas tidur sebelum intervensi adalah buruk (96,9%) dan mayoritas frekuensi kualitas tidur setelah intervensi adalah baik (90,6%), p value = 0,000 (p < 0,05). Berdasarkan hasil statistik dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh aromaterapi mawar dalam meningkatkan kualitas tidur ibu hamil trimester III. Diharapkan kepada masyarakat khususnya ibu hamil yang mengalami kualitas tidur buruk agar dapat menerpkan pemakain aromaterapi mawar untuk meningkatkan kualitas tidur.
PENGARUH EDUKASI KESEHATAN MENGGUNAKAN MEDIA BONEKA BAYI TERHADAP PENGETAHUAN DAN SIKAP IBU DALAM PENCEGAHAN HIPOTERMIA PADA NEONATUS cahya ramadhani; harwin holilah desyanti
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hipotermia neonatus masih menjadi salah satu penyebab utama morbiditas dan mortalitas bayi baru lahir, terutama di negara berkembang. Rendahnya pengetahuan dan sikap ibu dalam perawatan termal bayi menjadi faktor yang berkontribusi terhadap kejadian hipotermia. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh edukasi kesehatan berbasis simulasi menggunakan boneka bayi terhadap pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan hipotermia neonatus. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Sampel sebanyak 30 ibu yang memiliki bayi usia 0–28 hari di Posyandu Mawar diambil dengan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan proporsi ibu dengan pengetahuan baik meningkat dari 16,7% menjadi 60,0%, sedangkan pengetahuan kurang menurun dari 43,3% menjadi 0%. Sikap positif meningkat dari 36,7% menjadi 90,0% setelah intervensi. Uji statistik menunjukkan adanya peningkatan yang bermakna pada pengetahuan (p<0,001) dan sikap (p<0,001). Edukasi kesehatan berbasis simulasi menggunakan boneka bayi efektif meningkatkan pengetahuan dan sikap ibu dalam pencegahan hipotermia neonatus sehingga berpotensi menjadi strategi promotif dan preventif dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak.
KORELASI LAMA MENSTRUASI DAN KEPATUHAN KONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DENGAN KEJADIAN ANEMIA PADA REMAJA PUTRI Luluk Khusnul Dwihestie; Herawati Woro Sulistiani; Novita Nurhidayati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.661

Abstract

Latar belakang: Anemia merupakan permasalahan kesehatan remaja yang dapat menurunkan konsentrasi belajar, kelelahan, gangguan pertumbuhan, dan daya tahan tubuh. Faktor risiko anemia yaitu lama menstruasi yang berakibat pada defisiensi zat besi. Selain itu, kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah juga menjadi faktor penting pencegahan anemia. Namun, tingkat kepatuhan konsumsi TTD pada remaja putri masih rendah sehingga risiko anemia tetap tinggi. Tujuan penelitian: Mengetahui hubungan lama menstruasi dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja di MTs Al-Ihsan Doglo Candi Gatak Cepogo. Desain penelitian: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan jenis analitik korelasional dan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah seluruh siswi kelas VII dan VIII sebanyak 82 responden. Teknik sampling menggunakan accidental sampling, didapatkan 80 sampel. Hasil penelitian: Sebagian besar responden memiliki lama menstruasi normal (3-7 hari) sebanyak 58 remaja (72,5%), tidak patuh mengonsumsi TTD sebanyak 44 remaja (55%), dan mengalami anemia sebanyak 42 remaja (52,5%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan lama menstruasi dengan kejadian anemia (p = 0,004) dan terdapat hubungan kepatuhan konsumsi TTD dengan kejadian anemia (p = 0,000). Simpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara lama menstruasi dan kepatuhan konsumsi Tablet Tambah Darah dengan kejadian anemia pada remaja putri di MTs Al-Ihsan Doglo Candi Gatak Cepogo. Diharapkan remaja putri lebih patuh mengonsumsi TTD serta memperhatikan pola menstruasi untuk mencegah anemia. Sekolah dan tenaga kesehatan perlu meningkatkan edukasi serta monitoring program pencegahan anemia secara berkelanjutan.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP REMAJA TENTANG KESEHATAN REPRODUKSI DENGAN PERILAKU SEKSUAL PRANIKAH DI SMA N 1 RIAU SILIP TAHUN 2026 Esi Safitri; Megawati
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.667

Abstract

Pengetahuan dan sikap merupakan faktor yang memengaruhi perilaku seksual remaja, termasuk perilaku seks pranikah. Pengetahuan yang kurang dan sikap yang tidak tepat dapat meningkatkan risiko terjadinya perilaku seks pranikah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan dan sikap dengan perilaku seks pranikah pada remaja di SMA Negeri 1 Riau Silip Tahun 2026. Penelitian menggunakan desain korelasi analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 73 remaja yang dipilih menggunakan teknik random sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji korelasi Spearman Rho. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan perilaku seks pranikah (p=0,001) serta antara sikap dengan perilaku seks pranikah (p=0,000). Temuan ini menunjukkan bahwa semakin baik pengetahuan dan semakin positif sikap remaja, maka semakin baik pula perilaku mereka dalam menghindari seks pranikah. Disimpulkan bahwa pengetahuan dan sikap berhubungan dengan perilaku seks pranikah pada remaja. Hasil penelitian ini diharapkan menjadi sumber informasi bagi sekolah, tenaga kesehatan, dan remaja dalam meningkatkan pendidikan kesehatan reproduksi sebagai upaya pencegahan perilaku seks pranikah.
HUBUNGAN ANEMIA DAN KEKURANGAN ENERGI KRONIS (KEK) DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH (BBLR) DI RSUD KOTA SALATIGA (Revisi) Lilik Wulandari; Luluk Khusnul Dwihestie; Ardiani Sulistiani
Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bakti Utama Pati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52299/jks.v17i02.673

Abstract

Angka kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) di RSUD Kota Salatiga meningkat dari 12,6% (2024) menjadi 14,3% (2025). Masalah ini diduga berkaitan dengan kondisi anemia dan Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan anemia dan KEK dengan kejadian BBLR. Penelitian kuantitatif analitik observasional menggunakan desain case-control dan pendekatan retrospektif. Dari populasi 874 bayi lahir tahun 2025, diambil sampel sebanyak 375 responden (125 kelompok kasus dan 250 kelompok kontrol) menggunakan teknik simple random sampling. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-square. Mayoritas responden berusia 20–35 tahun (60,0%), berpendidikan dasar (41,1%), dan tidak bekerja (55,2%). Uji statistik menunjukkan hubungan signifikan antara anemia dengan BBLR (p < 0,001; OR = 2,566) serta KEK dengan BBLR (p < 0,001; OR = 3,231). Hal ini membuktikan bahwa ibu hamil dengan anemia dan KEK memiliki risiko beberapa kali lipat lebih tinggi melahirkan bayi BBLR karena gangguan suplai nutrisi janin. Terdapat hubungan yang signifikan antara anemia dan KEK dengan kejadian BBLR di RSUD Kota Salatiga. Upaya pencegahan memerlukan peningkatan skrining berkala serta edukasi gizi intensif bagi ibu hamil.  

Filter by Year

2016 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 17 No. 02 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 17 No. 01 (2026): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 2 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 15 No. 1 (2024): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 2 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 14 No. 1 (2023): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 2 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 13 No. 1 (2022): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 12 No. 1 (2021): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 2 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 11 No. 1 (2020): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health Vol. 10 No. 2 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 10 No. 1 (2019): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 2 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 9 No. 1 (2018): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 2 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 8 No. 1 (2017): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 2 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) Vol. 7 No. 1 (2016): Jurnal Ilmu Kebidanan dan Kesehatan (Journal of Midwifery Science and Health) More Issue