Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia
JUDIKDAS: Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia adalah jurnal ilmiah yang bertujuan untuk mempublikasikan hasil penelitian yang orisinil dan memuat isu-isu terkini di bidang pendidikan dasar dengan kualitas terbaik yang meliputi Manajemen pendidikan, Strategi dan Inovasi Pembelajaran, Alat dan Media Pembelajaran, Kompetensi guru, dan perkembangan anak di sekolah dasar. JUDIKDAS adalah jurnal peer-review yang diterbitkan oleh Education and Talent Development Center of Indonesia (ETDC Indonesia).
Articles
165 Documents
Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar dalam Menyelesaikan Soal Cerita
Nirmala Dewi;
Saharuddin
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): MARET
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i2.1227
Penelitian ini merupakan upaya mendalam untuk memahami kemampuan siswa sekolah dasar dalam memecahkan masalah matematika, khususnya dalam menyelesaikan soal cerita dengan mengikuti langkah-langkah Polya. Tiga siswa kelas IV dari Sekolah Dasar Negeri 2 Majene menjadi subjek penelitian, masing-masing menunjukkan pola berbeda dalam menjawab soal: satu siswa menjawab dengan benar, satu siswa menjawab tidak lengkap dan benar, dan satu siswa menjawab salah. Melalui tes dan wawancara, kemampuan pemecahan masalah mereka dianalisis secara kualitatif deskriptif. Hasilnya menunjukkan bahwa siswa umumnya mampu menentukan informasi yang relevan pada tahap memahami masalah, meskipun terkadang ada yang lupa mencantumkan informasi yang penting. Semua siswa mampu menyusun rencana dan menggunakan metode yang tepat untuk menyelesaikan masalah, meskipun ada yang mengalami kesulitan karena rencana yang kurang tepat. Namun, pada tahap memeriksa kembali, tidak semua siswa mampu menyajikan kesimpulan dan bukti secara tepat. Hal ini menunjukkan bahwa kemampuan menyimpulkan dan menguji kebenaran jawaban masih perlu ditingkatkan, terutama bagi siswa yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam merencanakan langkah-langkah penyelesaian.
Keterampilan Proses Sains untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Siswa Sekolah Dasar
Sri Wahyuni;
Irmawanty;
Hilmi Hambali
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 2 (2024): MARET
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i2.1229
Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki dampak penerapan pendekatan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) siswa di tingkat sekolah dasar. Penelitian menggunakan desain pra-eksperimental dengan bentuk one group pre-test post-test design. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dengan analisis data menggunakan metode deskriptif dan inferensial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pendekatan keterampilan proses sains secara signifikan meningkatkan hasil belajar IPA siswa. Terjadi perubahan yang nyata dari nilai rendah menjadi tinggi setelah penerapan pendekatan tersebut, yang mengindikasikan efektivitasnya dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi IPA. Temuan ini memberikan dukungan empiris terhadap keberhasilan pendekatan keterampilan proses sains, yang dapat menjadi dasar bagi pengembangan praktik pembelajaran yang lebih efektif di masa depan.
Pembelajaran Matematika pada Materi Perkalian di Sekolah Dasar dengan Berbantuan Alat Peraga
Nurwahida;
Irajuana Haidar
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 2 No. 2 (2023): MARET
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v2i2.1271
Pelaksanaan penelitian ini bertujuan untuk menentukan alat peraga yang tepat pada materi perkalian di sekolah dasar. Rancangan penelitian ini adalah penelitian kepustakaan dengan menyiapkan peralatan, menyusun daftar pustaka karya, mengatur waktu, membaca dan membuat catatan penelitian. Alat peraga yang digunakan untuk mengajarkan materi perkalian adalah KOBELA (Kotak Belajar Ajaib), Jarimatika dan Papan Perkalian. Dengan hasil tinjauan pustaka dapat disimpulkan bahwa alat peraga berfungsi untuk menjelaskan atau mendemonstrasikan suatu mata pelajaran dalam proses belajar mengajar pada materi perkalian.
Pengaruh Problem Based Learning Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Persatuan dan Kesatuan
Yumnia;
Lu’luil Maknun
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.760
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Problem Based Learning terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V Pada Materi Persatuan dan Kesatuan di MI Attaqwa 18 Bekasi. Sampel pada penelitian ini adalah kelas V MI Attaqwa 18 Bekasi sebanyak 70 siswa. Pengambilan sampel menggunakan Teknik purposive sampling. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode quasi eksperimen atau eksperimen semu. Teknik pengumpulan data menggunakan tes soal uraian berisi 10 soal yang valid dan reliabel. Berdasarkan hasil uji normalitas dan uji homogenitas didapat data berdistribusi normal dan bersifat homogen. Adapun pengujian hipotesis menggunakan uji independent sampel t test yang menunjukkan bahwa thitung sebesar 7,640 dan ttabel sebesar 1,667 dengan taraf signifikan 0,05. Maka hal ini dinyatakan bahwa hasil penelitian menunjukkan bahwa model Problem Based Learning berpengaruh terhadap kemampuan berpikir kritis siswa kelas V. Oleh karena itu, model Problem Based Learning dapat meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa.
Pengaruh Kooperatif Tipe Make A Match terhadap Hasil Belajar Kognitif Muatan Matematika Siswa Sekolah Dasar
Meilani Nuris Salimah;
Ade Cyntia Pritasari
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1233
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh model pembelajaran kooperatif tipe Make A Match terhadap hasil belajar kognitif siswa dalam mata pelajaran matematika di sekolah dasar. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif dengan desain Pre-Experimental Design jenis One-group Pretest-Posttest. Penelitian ini dilakukan pada siswa kelas III sekolah dasar, di mana instrumen penelitian diuji validitas, reliabilitas, tingkat kesukaran, dan daya pembeda soal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat peningkatan signifikan pada nilai rata-rata dari pre-test ke post-test, yang mengindikasikan bahwa siswa lebih mampu memahami konsep matematika dan lebih aktif dalam proses pembelajaran setelah diterapkannya model Make A Match. Selain itu, model pembelajaran ini juga berdampak positif terhadap keterampilan sosial siswa, seperti kemampuan untuk bekerja sama, berkomunikasi efektif, dan menghargai pendapat orang lain. Pendekatan Make A Match yang menggabungkan elemen permainan membuat suasana belajar menjadi lebih menyenangkan dan meningkatkan motivasi serta minat siswa terhadap matematika.
Pengaruh Efikasi Diri dan Adversity Quotient terhadap Kemampuan Pemecahan Masalah Matematika Siswa Sekolah Dasar
Saharuddin Ahmad;
Nirmala Dewi
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1239
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Self-Efficacy dan Adversity Quotient terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa kelas 6 sekolah dasar. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya kemampuan pemecahan masalah matematika siswa yang dapat mempengaruhi daya pikir kritis dan kreatif mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan ex post facto dengan melibatkan 21 siswa sebagai sampel. Instrumen penelitian mencakup angket self-efficacy dan adversity quotient serta soal pemecahan masalah matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Self-Efficacy dan Adversity Quotient secara signifikan berpengaruh positif terhadap kemampuan pemecahan masalah matematika siswa. Self-Efficacy memiliki nilai signifikansi 0,019 dan Adversity Quotient 0,004, dengan koefisien determinasi sebesar 38,6%. Temuan ini menegaskan pentingnya pengembangan aspek psikologis seperti Self-Efficacy dan Adversity Quotient dalam pembelajaran matematika untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah siswa.
Komunikasi Interpersonal Guru dan Siswa di Kelas Rendah Madrasah Ibtidaiyah
Zannabu Afifah;
Dewi Utami
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1241
Penelitian ini mengeksplorasi komunikasi interpersonal antara guru dan siswa di kelas rendah. Tujuannya adalah untuk mengidentifikasi tantangan yang mungkin muncul dalam proses pembelajaran dan mengevaluasi efektivitas komunikasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Ibtidaiyah Al-Hidayah Bekasi. Temuan studi menunjukkan bahwa interaksi yang efektif antara guru dan Siswa dapat meningkatkan komunikasi dua arah, memotivasi siswa, serta mendukung pemahaman materi. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa upaya guru dalam menggunakan metode bermain, visual, dan verbal dalam pembelajaran membantu mengatasi tantangan seperti rasa bosan dan kurang fokus pada siswa. Penelitian ini memberikan pemahaman mendalam mengenai pentingnya komunikasi interpersonal dalam konteks pendidikan dasar Islam, dengan menyoroti strategi praktis untuk meningkatkan pengalaman belajar siswa di kelas rendah.
Optimalisasi Hasil Belajar IPAS melalui Metode Talking Stick Berbantuan Media Audio Visual di Madrasah Ibtidaiyah
Diana Zuschaiya;
Marni;
Alda Dwi Valentina
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol. 3 No. 3 (2024): JUNI
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i3.1490
Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) memainkan peran penting dalam membentuk pola pikir kritis dan analitis pada peserta didik. Namun, pembelajaran IPAS seringkali menghadapi tantangan seperti kurangnya penggunaan media pembelajaran yang interaktif, yang mengakibatkan rendahnya partisipasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan hasil belajar IPAS peserta didik melalui metode Talking Stick berbantuan media audio visual. Metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) digunakan dalam penelitian ini, dengan dua siklus yang melibatkan 28 siswa kelas madrasah ibtidaiyah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi metode Talking Stick dan media audio visual secara signifikan meningkatkan partisipasi aktif dan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, nilai rata-rata hasil belajar meningkat dari 71,43 (pra-siklus) menjadi 80,71, dan pada siklus kedua meningkat lebih lanjut menjadi 87,14. Temuan ini mengindikasikan bahwa integrasi metode Talking Stick dengan media audio visual tidak hanya meningkatkan pemahaman materi tetapi juga mengembangkan keterampilan komunikasi dan kolaborasi siswa. Penelitian ini memberikan kontribusi baru dalam metode pembelajaran IPAS dan menyarankan penggunaan lebih luas metode ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Transformasi Pembelajaran IPAS di Sekolah Dasar Melalui Pembelajaran Berbasis Masalah: Meningkatkan Hasil Belajar
Ardiyanti, Farihah;
Pritasari, Ade Cyntia
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 3 No 4 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i4.1208
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial. Desain penelitian yang digunakan adalah pre-experimental dengan metode One Group Pre-Test Post-Test, yang melibatkan 27 siswa kelas IV Sekolah Dasar Negeri Pakal I Surabaya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PBL secara signifikan meningkatkan rata-rata nilai siswa, dari 49 pada pre-test menjadi 81 pada post-test. Temuan ini juga mengungkapkan bahwa PBL mendorong keterlibatan aktif siswa dalam pembelajaran, meningkatkan pemahaman, keterampilan berpikir kritis, serta kemampuan kolaborasi. Namun, penelitian ini memiliki beberapa keterbatasan, seperti ukuran sampel yang kecil dan cakupan mata pelajaran yang terbatas. Penelitian lanjutan dengan cakupan yang lebih luas dan analisis jangka panjang disarankan untuk memvalidasi hasil ini.
Analisis Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar berdasarkan Motivasi Belajar
Budiharti, Ulan Sapitri;
Nurhayati;
Anitra, Rien
Jurnal Ilmu Pendidikan Dasar Indonesia Vol 3 No 4 (2024): SEPTEMBER
Publisher : Educational and Talent Development Center of Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.51574/judikdas.v3i4.1373
This study analyzes the relationship between learning motivation and student achievement in Social Studies. The research employed a descriptive quantitative method with a sample of 24 students. Data were collected through a motivation questionnaire and analyzed using descriptive statistics and simple correlation to identify the relationship between learning motivation and student achievement. The findings indicate that most students have moderate to low learning motivation, which aligns with their academic performance, which also falls within the moderate category. A positive correlation was found between learning motivation and student achievement, where students with higher motivation tend to achieve better results. The study recommends implementing more interactive and engaging teaching methods to enhance learning motivation and learning outcomes.