cover
Contact Name
Besty Afriandini
Contact Email
bestyafriandini24@gmail.com
Phone
+6285328540548
Journal Mail Official
jurnalciveng@ump.ac.id
Editorial Address
Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto Jl. K. H. Ahmad Dahlan PO Box 202, Purwokerto 53182 Telp. 0281-636751 Ext.165
Location
Kab. banyumas,
Jawa tengah
INDONESIA
CIVeng : Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan
ISSN : 27748413     EISSN : 27748413     DOI : 10.30595/CIVENG
Core Subject : Engineering,
CIVeng (Civil Engineering) adalah jurnal ilmiah yang diterbitkan berkala oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik dan Sains Universitas Muhammadiyah Purwokerto yang memuat artikel-artikel hasil penelitian ilmiah serta gagasan atau terobosan baru dalam bidang Teknik Sipil meliputi bidang keairan, konstruksi atau struktur bangunan, transportasi, geoteknik, manajemen konstruksi, dan teknik lingkungan. CIVeng terbit dua kali setahun setiap bulan Januari dan Juli.
Articles 46 Documents
Analisis Kinerja dan Pengoptimalan Alat Berat pada Stone Crusher CV. Bangun Redjo (Studi Kasus: Stone Crusher CV. Bangun Redjo) Ivan Fabio Adi Pradana; Arif Kurniawan; Mukti Agung Wibowo
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.29689

Abstract

CV. Bangun Redjo merupakan perusahaan konstruksi yang mengoperasikan pabrik pemecah batu untuk memproduksi agregat dengan berbagai ukuran. Dalam pelaksanaan proyek penghancuran batu, digunakan alat berat seperti excavator, dump truck, dan loader yang memerlukan biaya operasional cukup besar. Oleh karena itu, pemilihan serta pengelolaan alat berat yang tepat menjadi faktor penting agar pelaksanaan proyek berjalan efisien tanpa menyebabkan peningkatan biaya. Perencanaan penggunaan alat berat harus dilakukan secara matang untuk menyesuaikan kapasitas alat dengan kebutuhan lapangan sehingga dapat mencegah pemborosan biaya dan keterlambatan pekerjaan. Kurangnya pengelolaan, seperti keterlambatan operator maupun kerusakan alat, berpotensi menghambat progres proyek dan menambah biaya. Penelitian ini bertujuan menganalisis serta mengoptimalkan penggunaan alat berat pada proyek penghancur batu CV. Bangun Redjo, khususnya excavator dan dump truck. Metode yang digunakan meliputi analisis produktivitas, jumlah alat, serta biaya operasional. Hasil menunjukkan produktivitas excavator sebesar 35,75 m³/jam belum optimal dibandingkan kapasitas bucket sebesar 64,90 m³/jam. Sementara itu, produktivitas dump truck sebesar 16,40 m³/jam dinilai optimal. Biaya operasional excavator sebesar Rp3.600.000 per hari dan dump truck sebesar Rp4.500.000 per hari.
Analisis Hidrologi Forensik Perubahan Respon Aliran Akibat Urbanisasi Pada Daerah Aliran Sungai Skala Kecil Muhammad Hakiem Sedo Putra; Muhammad Syallaby; Kemas Ahmad Kurniawan; Untung Trimo Laksono
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.30026

Abstract

Perubahan tata guna lahan akibat urbanisasi terbukti mempengaruhi respon hidrologi daerah aliran sungai (DAS), khususnya pada wilayah peralihan urban–rural. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan merekonstruksi perubahan karakteristik limpasan menggunakan pendekatan hidrologi forensik. Studi dilakukan pada DAS skala kecil dengan membandingkan data curah hujan, debit puncak, waktu menuju puncak banjir, dan koefisien limpasan sebelum dan sesudah periode urbanisasi. Metode yang digunakan meliputi analisis hujan-aliran, pemisahan baseflow, serta evaluasi perubahan parameter hidrologi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan debit puncak sebesar 35–48% dan penurunan waktu menuju puncak banjir hingga 40% pada wilayah yang mengalami peningkatan luas permukaan kedap air. Temuan ini mengindikasikan bahwa perubahan hidrologi tidak semata-mata dipicu oleh intensitas hujan, tetapi sangat dipengaruhi oleh transformasi tata guna lahan. Pendekatan hidrologi forensik terbukti efektif dalam mengungkap penyebab kejadian banjir perkotaan yang berulang pada wilayah urban–rural.
Evaluasi Kinerja Ruang Henti Khusus (RHK) Sepeda Motor pada Persimpangan Bersinyal Menggunakan Metode PKJI 2023 (Studi Kasus Simpang Jln. Purbalingga–Klampok) Farhan Rizki Kurniawan; Sulfah Anjarwati; Cremona Ayu Novita Sari
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.29376

Abstract

Persimpangan bersinyal Jalan Purbalingga–Klampok mengalami penumpukan sepeda motor pada fase lampu merah yang berdampak pada panjang antrian dan penurunan kinerja simpang. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kinerja simpang serta tingkat keterisian dan dimensi Ruang Henti Khusus (RHK) sepeda motor menggunakan metode Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Data diperoleh melalui survei geometrik simpang, pencacahan volume lalu lintas, dan pengamatan keterisian RHK yang dilakukan selama tiga hari yaitu hari Selasa pukul 06.00-18.00 serta Senin dan Jumat pada jam-jam sibuk pukul 06.00-08.00, pukul 12.00-14.00 dan pukul 16.00-18.00. Hasil analisis menunjukkan tingkat pelayanan simpang berada pada kategori F, yang ditandai dengan arus lalu lintas yang sangat padat, kapasitas yang terlampaui, dan antrean panjang di beberapa jalur masuk. Tingkat keterisian RHK pada pendekat Selatan sebesar 127%, Barat 120%, dan Timur 135%, sedangkan pendekat Utara sebesar 52%. Berdasarkan hasil evaluasi, direkomendasikan penyesuaian dimensi RHK pada pendekat Selatan menjadi 8×4 m (21 sepeda motor), Barat 8×5 m (27 sepeda motor), dan Timur 10×5 m (33 sepeda motor), sementara pendekat Utara tidak memerlukan perubahan. Penyesuaian ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan keselamatan lalu lintas
Analisis Kapasitas Saluran Drainase di Jalan Muktiharjo Raya Kota Semarang Muhammad Yafie Hisyam; Iskahar; Teguh Marhendi
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.29721

Abstract

Drainase merupakan suatu tindakan rekayasa yang dirancang untuk mengurangi kelebihan air, baik itu air hujan, air lindi, atau kelebihan air irigasi pada suatu properti atau kawasan sehingga properti atau kawasan tersebut dapat berfungsi secara optimal. Jalan Muktiharjo Raya yang terletak di Kelurahan Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk, Kota Semarang, Provinsi Jawa Tengah. Kawasan ini diketahui sering mengalami genangan air hingga banjir lokal pada saat terjadi hujan dengan intensitas tinggi. Maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja sistem drainase eksisting serta merencanakan alternatif penanganan genangan di Jalan Muktiharjo Raya dengan bantuan perangkat lunak EPA SWMM. Berdasarkan hasil yang diperoleh  jaringan drainase dikawasan tersebut tidak mampu menampung debit dengan tinggi banjir 40cm, dimana terdapat 2 titik banjir, dan untuk hasil pengendalian banjir di Jalan Mukriharjo Raya Kota Semarang dilakukan dengan 1 skenario yaitu mengubah dimensi ukuran saluran drainase (Geometri Tetap), yaitu pada Junction 1 menjadi lebar (b) = 2,6 m : tinggi (h) = 1,5 m, sedangkan Junction 2,3,4,5, dan 6 menjadi lebar (b) = 1,5 m : tinggi (h) = 1,5 m.
Analisis Efisiensi Penyisihan Biochemical Oxygen Demand (BOD) Pada Kolam Anaerobik Dan Fakultatif Dalam Pengolahan Limbah Palm Oil Mill Effluent: Analysis of Biochemical Oxygen Demand (BOD) Removal Efficiency in Anaerobic and Facultative Ponds for Palm Oil Mill Effluent Treatment Ariesta Sulistyo Asih; Hikmal Akbar Habibie
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.30961

Abstract

Industri kelapa sawit menghasilkan limbah cair (Palm Oil Mill Effluent / POME) dengan beban organik tinggi, di mana Biochemical Oxygen Demand (BOD) dapat mencapai 25.000 mg/L sehingga memerlukan pengolahan ketat agar tidak mencemari lingkungan. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efisiensi penyisihan BOD pada Kolam Anaerobik dan Kolam Fakultatif untuk pemenuhan baku mutu Land Application. Metode yang digunakan ialah pendekatan kuantitatif deskriptif melalui evaluasi teknis operasional sistem kolam stabilisasi di IPAL PT. X. Data diperoleh melalui grab sampling pada inlet dan outlet setiap kolam, kemudian dianalisis menggunakan efisiensi penyisihan dan Hydraulic Retention Time (HRT). Hasil menunjukkan Kolam Fakultatif menyisihkan BOD sebesar 50%, sedangkan Kolam Anaerobik 1 mencapai efisiensi tertinggi sebesar 81%. Kondisi HRT yang memadai, yaitu 19,42 hari dan 20,6 hari, mendukung tingginya efisiensi sehingga konsentrasi akhir BOD turun menjadi 125,0 mg/L dan memenuhi baku mutu lingkungan.
Pemanfaatan Limbah Serbuk Kayu Sebagai Bahan Campuran Kuat Tekan Beton (Studi Kasus Pengembangan Bahan Agregat Hative Besar & Passo) Maartje Tuapattinaya; Pieter Lourens Frans; Margie Civitaria Siahay
CIVeng: Jurnal Teknik Sipil dan Lingkungan Vol. 7 No. 2 (2026): CIVENG VOLUME 7 NO.2 JULI 2026
Publisher : PROGRAM STUDI TEKNIK SIPIL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/civeng.v7i2.31598

Abstract

Seiring perkembangan teknologi beton, pemanfaatan material alternatif terus dikembangkan untuk memperoleh bahan yang lebih efisien dan mudah diperoleh, salah satunya limbah serbuk kayu dari industri pengolahan kayu. Penelitian ini bertujuan merencanakan komposisi campuran beton menggunakan serbuk kayu (campuran kayu besi dan lenggua, lolos ayakan No. 4) sebagai substitusi agregat halus pada persentase 0,65%, 0,75%, dan 1%, serta mengevaluasi nilai kuat tekan beton yang dihasilkan. Metode eksperimen dilakukan di Laboratorium Politeknik Negeri Ambon melalui uji slump dan uji kuat tekan pada benda uji silinder berukuran 15 × 30 cm pada umur 14 hari. Hasil uji slump menunjukkan nilai 11 cm (0,65%), 10 cm (0,75%), dan 11 cm (1%). Kuat tekan rata-rata mencapai 13,51 MPa pada variasi 0,65%, serta 12,66 MPa pada variasi 0,75% dan 1%, dengan berat benda uji 11,87–12,12 kg. Nilai ini masih di bawah kuat tekan rencana 16,6 MPa, sehingga beton aditif serbuk kayu belum layak digunakan untuk beton struktur, namun berpotensi dimanfaatkan untuk beton non-struktur. Penelitian lanjutan disarankan untuk mengkaji variasi persentase yang lebih luas serta sifat beton lainnya seperti daya serap air, porositas, dan kuat tarik belah.