cover
Contact Name
Encil Puspitoningrum
Contact Email
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Phone
+628563402402
Journal Mail Official
jurnal.wacana@unpkdr.ac.id
Editorial Address
Jl. K.H. Ahmad Dahlan 76 KEDIRI, Jawa Timur
Location
Kota kediri,
Jawa timur
INDONESIA
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran
ISSN : 20852053     EISSN : 27221490     DOI : https://doi.org/10.29407/jbsp
Core Subject : Education,
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran diterbitkan pada bulan April dan Oktober oleh Universitas Nusantara PGRI Kediri. Artikel yang dimuat merupakan hasil penelitian bahasa, seni, dan pengajarannya, yang belum dimuat dalam media cetak dan elektronik lain. Fokus dan scope meliputi : 1. Linguistik Bahasa Indonesia 2. Seni dan Sastra Indonesia 3. Seni dan Sastra Daerah 4. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia 5. Pembelajaran Bahasa dan Sastra Daerah
Articles 147 Documents
Implikatur dalam Novel Pulang Karya Leila Salikha Chudori Menggunakan Pendekatan Pragmatik: Implicature in the Novel "Pulang" by Leila S. Chudori Using a Pragmatic Approach Sakti, Syailendra Eka Elang; Purnamasari, Hetty; Martono, Boedi
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (225.193 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i1.14823

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan (1) Jenis Implikatur dalam novel Pulang karya Leila Salikha Chudori (2) Wujud Implikatur dalam novel Pulang karya Leila Salikha Chudori dan (3) Modus Tuturan dalam novel Pulang karya Leila Salikha Chudori. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif. Penelitian ini difokuskan pada permasalahan yang berkaitan dengan implikatur dengan pendekatan pragmatik. Tujuan dalam penelitian ini yaitu untuk mendeskripsikan Implikatur Konvensional dan Implikatur Konversasional. Data dalam penelitian ini berwujud kalimat pada tuturan-tuturan yang mengandung implikatur. Pemerolehan data dalam penelitian ini dengan teknik baca dan catat. Setelah data terkumpul selanjutnya data diklasifikasikan berdasarkan jenis, wujud, dan modusnya. Setelah pengklasifikasian data tersebut selesai kemudian dianalisis untuk mengetahui kalimat-kalimat yang mengandung implikatur kemudian dilakukan penyimpulan hasil penelitian.
Strategi Pembelajaran Guru Terhadap Siswa Lamban Belajar (Slow Learner) dalam Pembelajaran Tematik (Studi Kasus pada SDN 006 Kampung IV Tarakan, Kalimantan Utara): Teacher Learning Strategies for Slow Learners in Thematic Learning (A Case Study at SDN 006 Kampung IV Tarakan, North Kalimantan) Nonitasari, Ipon
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (81.543 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i2.14939

Abstract

Menangani anak slow learner pada sekolah non inklusi bukanlah hal yang mudah dilakukan. Tidak semua guru mampu mengajar siswa slow learner yang bercampur dengan siswa reguler. Apalagi dengan jumlah siswa slow learner yang tidak sedikit. Sehingga guru harus memiliki strategi pembelajaran yang tepat dalam pembelajaran tematik yakni pembelajaran yang menempatkan satu tema pada sejumlah mata pelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam menangani anak slow learner yang berada pada satu kelas yang sama dengan anak-anak reguler sehingga pembelajaran yang dilaksanakan tetap dapat meningkatkan kemampuan berpikir anak-anak slow learner di SDN 006 Kampung IV Tarakan, Kalimantan Utara. Peneliti menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan studi kasus. Peneliti menggunakan teknik pengumpulan data wawancara, observasi, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil analisis data diperoleh bahwasanya guru menggunakan strategi pembelajaran ceramah variasi, diskusi, dan pemecahan masalah dengan pengelolaan tempat duduk yang berganti-ganti, menggunakan pembelajaran yang menyenangkan, santai, tetapi serius yang disertai dengan penggunaan sistem reward dan punishment. Guru juga memberikan tambahan pelajaran sepulang sekolah sesuai dengan kebutuhan serta kerja sama orang tua dan guru yang tetap terjaga diharapkan dapat membantu guru dalam membuat perencanaan pembelajaran sekaligus menentukan alternatif penanganan yang tepat utamanya bagi slow learner.
Pengembangan Bahan Ajar Bahasa dan Sastra Indonesia dengan Inisiasi Teknologi Bagi Pengajar Generasi Z: Development of Teaching Materials for Indonesian Language and Literature with Technology Initiation for Generation Z Educators Luciandika, Ariva; Andajani, Kusubakti
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 1 (2020): April 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.069 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i1.15235

Abstract

Salah satu upaya menciptakan kualitas pembelajaran yang baik adalah merancang metode sesuai kondisi kognitif, sosial, dan emosional siswa. Siswa yang ada saat ini dapat dikategorikan sebagai siswa generasi Z. Tujuan penelitian ini yaitu merancang bahan ajar metode pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia yang diinisiasi teknologi untuk pengajar siswa generasi Z. Metode penelitian ini adalah pengembangan. Data diperoleh dari hasil uji ahli dengan ahli metode pembelajaran dan ahli pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia. Berdasarkan hasil uji ahli, bahan ajar dapat dikategorikan layak diimplementasikan, tetapi dengan beberapa revisi di beberapa bagian.
Analisis Kesalahan Morfologi pada Unggahan Instagram @raffinagita1717: Analysis of Morphological Errors in Instagram Uploads @raffinagita1717 Prameswari, Jatut Yoga; Susanti, Dewi Indah
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1012.657 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i2.15357

Abstract

Penyampaian informasi atau pesan tersebut tentunya dengan menggunakan kata pada unggahan media sosial dalam bahasa tulis. Maka, agar pesan yang disampaikan oleh penutur dapat diterima oleh penerima hendaknya perlu memerhatikan penyusunan kata dengan baik dan benar. Fenomena komunikasi yang banyak ditemui saat ini satu diantaranya adalah melalui media sosial akun Instagram. Pada Instagram, umumnya mengabaikan dan sering memperlihatkan kesalahan berbahasa. Akun salah satu figur masyarakat, yang memiki jumlah pengikut terbesar di Indonesia, yaitu akun Raffi Ahmad dan Nagita Slavina (@raffinagita1717) layak untuk diteliti. Unggahan yang terdapat pada Instagram Rafii Ahmad dan Nagita Slavina ini akan dianalisis kesalahan berbahasa dari sisi kesalahan morfologi. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan ada tidaknya kesalahan morfologi pada unggahan akun instagram @raffinagita1717. Penelitian ini termasuk ke dalam penelitian kualitatif deskriptif dengan tempat tidak terikat yang menganalisis bentuk deskripsi yang tidak berupa angka atau koefisien tentang hubungan variabel, menggunakan metode observasi dan dokumentasi. Hasil dari temuan pada unggahan instagram @raffinagita1717 ditemukan adanya kesalahan morfologi, yaitu berupa kesalahan yang ditemukan dalam bentuk afiksasi adalah kesalahan penggunaan sufiks, prefiks, dan konfiks, sedangkan pada kesalahan reduplikasi adalah kesalahan penggunaan reduplikasi seluruh.
Peningkatan Motivasi dan Hasil Belajar Materi Puisi Rakyat Sub Materi Pantun Melalui Model Tundang: Enhancing Motivation and Learning Outcomes in Folk Poetry Material, Specifically the Pantun Sub-material, Using the Tundang Model Sulikah
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (127.248 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i2.15731

Abstract

Banyak faktor yang menghambat keberhasilan pengajaran berbalas pantun diantaranya adalah data hasil penilaian pembelajaran berbalas pantun Tahun pelajaran 2019-2020 kelas VII Semester 2 di SMPN 42 Surabaya didapat kenyataan 78 % siswa tidak dapat berbalas pantun dengan baik. Apabila diberikan tugas untuk melaksanakan kegiatan berbalas pantun mereka sulit mengungkapkan gagasanya secara lisan secara berkesinambungan. Untuk itu seorang guru dituntut menggunakan pendekatan, metode dan teknik yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Tujuan penelitian ini untuk memberikan gambaran tentang pelaksanaan pembelajaran model Tundang dalam pembelajaran berbalas pantun yang dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Dari penilaian hasil belajar dan motivasi siswa mencapai rata-rata masing-masing pada kelas eksperimen 74,31 (VII A) sedangkan pada kelas yang tidak menggunakan model tundang penilaian hasil, nilai rata-rata siswa hanya 57,59 (VII B). Hal ini membuktikan bahwa pada kelas yang tidak menggunakan model Tundang rata-rata penilaian hasil tidak tuntas karena nilai ketuntasan yang ditetapkan adalah 65. Selain itu hasil analisis statistik dengan menggunakan uji t diperoleh hasil 10,83 untuk kelas eksperimen dan 1,38 untuk kelas kontrol. Sedangkan harga t tabel di mana penulis menggunakan t 0,975 dengan t.s. 0,05 adalah 2,04. Ini berarti t hitung lebih besar dari t tabel. Dan hasil ini ada pada kelas eksperimen. Sedangkan pada kelas kontrol t hitung lebih kecil daripada t tabel sehingga hasilnya tidak signifikan. Dengan demikian pembelajaran berbalas pantun dengan model Tundang di kelas VII Semester 2 SMP Negeri 42 Surabaya hasilnya signifikan. Untuk penilaian proses dua kelas eksperimen masing-masing memperoleh nilai 78,21 (VII A) dengan penilaian proses predikat baik, sedangkan kelas yang tidak menggunakan model Tundang penilaian proses hanya memperoleh nilai 62,4 (VII B) dengan predikat cukup. Hal ini tergambar dari kurangnya motivasi siswa pada pembelajaran berbalas pantun (tabel terlampir) Dengan demikian penggunaan model Tundang pada pembelajaran berbalas pantun pada siswa kelas VII semester 2 SMP Negeri 42 Surabaya hasilnya dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Penerapan Metode Drill dalam Meningkatkan Kemampuan Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi: The Application of Drill Method in Enhancing the Ability to Create Three-Dimensional Visual Arts Musriwin
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 4 No 2 (2020): Oktober 2020
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (358.421 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v4i2.15733

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengungkap pengaruh metode Drill terhadap Peningkatan Kemampuan Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi. Hipotesis Tindakan dalam Penelitian ini: “Diduga Metode Pembelajaran Latihan (Drill) dapat Meningkatkan kemampuan Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi terhadap siswa Kelas X MIPA-5 SMA Negeri 1 Rejoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020”.Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan (action research) sebanyak dua putaran. Setiap putaran terdiri dari empat tahap yaitu: rancangan, kegiatan, pengamatan, dan refleksi. Sasaran penelitian ini adalah siswa Kelas X MIPA-5 SMA Negeri 1 Rejoso Semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020. Data yang diperoleh berupa hasil tes formatif, lembar observasi kegiatan pembelajaran. Hasil analisis menunjukkan bahwa metode pembelajaran Drill pada materi “Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi” memiliki dampak positif dalam meningkatkan prestasi belajar siswa. Dapat diketahui ketuntasan hasil belajar dari peningkatan kemampuan membuat karya seni rupa 3 dimensi, yaitu dari pra-siklus dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 28,21% (11 siswa), siklus I dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 46,15% (18 siswa), dan Siklus II dengan presentase ketuntasan belajar sebesar 76,92% (30 siswa). Dengan demikian, dari hasil pengukuran skor ketuntasan belajar siswa kelas X MIPA-5 SMA Negeri 1 Rejoso Nganjuk semester 1 Tahun Pelajaran 2019/2020 yang dilakukan mulai dari pra-siklus, siklus I, dan siklus II maka dapat disimpulkan bahwa melalui penerapan penggunaan metode Drill pada Pembuatan Karya Seni Rupa 3 Dimensi, maka hipotesis tindakan dalam penelitian ini dapat diterima.
Ekologi Budaya Dalam Cerpen “KAYU NAGA” Karya Korrie L.R (Kajian Ekologi Budaya Julian H.Steward): Cultural Ecology in the Short Story “KAYU NAGA” by Korrie L.R (Julian H.Steward Cultural Ecology Study) Ingghar Ghupti Nadia Kusmiaji; ingghar, Ingghar Ghupti Nadia Kusmiaji
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 5 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (254.513 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v5i2.16167

Abstract

Penelitian ini mendeskripsikan hubungan antara lingkungan dengan pemanfaatan teknologi dan produksi, mendeskripsikan pola tata perilaku pengeksploitasi kawasan berhubungan dengan teknologi dalam kebudayaan dan mendeskripsikan hubungan tingkat pengaruh pola-pola sistem pemanfaatan lingkungan terhadap budaya.. Teori Julian H. Steward mengkaji ekologi budaya antropologi sastra. Metode dan Pendekatan adalah kualitatif. Sumber data yaitu cerpen “Kayu Naga” karya Korrie. Data penelitian berupa tindakan dan dialog tokoh yang digambarkan melalui penggalan-penggalan kata, frasa, klausa dan kalimat hingga wacana dalam cerpen “Kayu Naga” karya Korrie. Teknik pengumpulan teknik baca dan catat Teknik. Analisis data deskriptif analisis. Hasil penelitian 1) hubungan antara lingkungan dengan pemanfaatan teknologi dan produksi oleh perusahaan dan masyarakat suku Dayak cara penebangan ilegal yang dilakukan oleh penguasa sebagai pengolahan. 2) Pola tata perilaku pengeksploitasi kawasan berhubungan dengan teknologi dalam kebudayaan oleh suku Dayak dengan cara bekerja berburu, menebang pohon dan membuat rumah diatas pohon. 3) Hubungan tingkat pengaruh pola-pola sistem pemanfaatan lingkungan terhadap budaya masyarakat Dayak melalui mengerti dan melihat lingkungan sekitar.
Mitos Ora Ilok dalam Pandangan Masyarakat Jawa Antara Kepercayaan dan Sanggahan Sebagai Bentuk Kesembronoan (Kajian Pragmatik): The Myth of "Ora Ilok" in the View of Javanese Society: Between Belief and Refutation as a Form of Nonchalance (Pragmatic Study) Mayasari, Ira
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 5 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (234.847 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v5i2.17480

Abstract

Penelitian ini membahas makna mitos sesuai dengan daerah dan budayanya, serta aspek ketidaksantunan kategori kesembronoan dalam menanggapi mitos ora ilok. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif, dengan teknik simak dan catat. Data dalam penelitian ini diambil dari percakapan penutur dan mitra tutur masyarakat Mentoroto, Kecamatan Candiroto, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah. Hasil dari penelitian ini, pertama, mitos ora ilok masih dipercaya oleh kalangan orang tua, sedangkan sanggahan diucapkan oleh mitra tutur yang lebih muda. Kedua, ditemukan 6 kategori kesembronoan dari 12 kategori yang ada, yaitu kesembronoan subkategori asosiasi dengan gurauan ditemukan sebanyak 2 data, kesembronoan subkategori sinisme dengan ejekan sebanyak 8 data, kesembronoan subkategori kesombongan dengan gurauan sebanyak 1 data, kesembronoan subkategori pelesetan dengan gurauan sebanyak 6 data, kesembronoan subkategori seruan dengan gurauan sebanyak 3 data, dan kesembronoan subkategori melucu dengan gurauan sebanyak 4 data. Jadi, inti dari keenam kategori kesembronoan yang ditemukan adalah adanya sanggahan untuk mengungkapkan rasa tidak percaya terhadap mitos ora ilok dan merupakan sebuah ungkapan ketidakseriusan dengan tujuan untuk humor atau candaan.
Interaksi Sosial dalam Film Mahasiswa Baru Sutradara Monty Tiwa: Social Interaction in the Movie "Mahasiswa Baru" Directed by Monty Tiwa Fauziah, Aulia; Waryanti, Endang
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 5 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (244.204 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v5i2.17541

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi perkembangan sastra sebagai ilmu komunikasi yang dapat mengungkapkan segala gagasan atau pendapat yang ingin disampaikan kepada penonton atau pembacanya dari seoarang pengarang. Film Mahasiswa Baru dipilih karena memiliki aspek yang sedang dibicarakan zaman sekarang yaitu tentang sebuah interaksi sosial. Permasalahan penelitian ini adalah Bagaimanakah deskripsi interaksi sosial dalam film mahasiswa baru sutradara Monty Tiwa? Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan interaksi sosial dalam film Mahasiswa Baru sutradara Monty Tiwa. Teknik pengumpulan data menggunakan dokumentasi berupa film. Hasil penelitian ini menyatakan dalam film Mahasiswa Baru sutaradara Monty Tiwa terdapat faktor imitasi, faktor simpati, faktor identifikasi, dan faktor sugesti yang mempengaruhi sebuah interaksi sosial. Faktor imitasi merupakan dorongan meniru orang lain dialami oleh Lastri. Faktor sugesti merupakan pengaruh psikis yang dipengaruhi orang lain maupun diri sendiri. Faktor indentifikasi meruapakan faktor yang saat berinteraksi mengikuti suatu gaya dengan sadar. Faktor yang terakhir yaitu faktor simpati, faktor ini merupakan faktor yang perasaan sebagai alasan interaksi sosialnya.
Representasi Budaya Jawa dalam Novel Ronggeng Dukung Paruk Karya Ahmad Tohari: Representation of Javanese Culture in the Novel "Ronggeng Dukuh Paruk" by Ahmad Tohari Muarifin, Mohammad; Waryanti, Endang
Wacana : Jurnal Bahasa, Seni, dan Pengajaran Vol 5 No 2 (2021): Oktober 2021
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (165.59 KB) | DOI: 10.29407/jbsp.v5i2.17545

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeksripsikan representasi budaya Jawa dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan deskriptif. Data diperoleh dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk karya Ahmad Tohari. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini yaitu teknik kajian pustaka melalui enam tekinik analisis yaitu pemahaman sumber data dengan jalan membaca secara berulang-ulang, menandai bagian-bagian yang diduga sebagai data penelitian, mengidentifikasi data yang mengandung nilai budaya Jawa, mengklasifikasi data sesuai dengan masalah penelitian, pemisahan satuan-satuan data, dan menafsirkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di dalam novel Ronggeng Dukuh Paruk ditemukan tiga nilai yang menjadi representasi budaya Jawa, yaitu berupa nilai religius, nilai toleransi, dan nilai akomodatif.

Page 4 of 15 | Total Record : 147