cover
Contact Name
Jonhariono Sihotang
Contact Email
jonhariono25@gmail.com
Phone
+6281322445478
Journal Mail Official
probisnis@joninstitute.org
Editorial Address
Perumahan Romeby Lestari Blok BB, Deliserdang, Sumatera Utara, Indonesia
Location
Kab. deli serdang,
Sumatera utara
INDONESIA
ProBisnis : Jurnal Manajemen
ISSN : 20867654     EISSN : 28087240     DOI : 10.62398
ProBisnis: The Management Journal was previously published in print, then in 2020 it was changed to online. This journal has ISSN: 2086-7654( Print) and ISSN: 2808-7240(Online). The scope of this journal is Economics, Management, Marketing, Strategic Management, Entrepreneurship, Leadership etc.
Articles 891 Documents
Determinants of Employee Work Motivation: Evidence from Compensation, Commitment, and Cooperation Kurniawan, Bayu Saputra; Dwanita Widodo, Zandra; Wijiastuti, Sri
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Human resources (HR) are a strategic asset that plays a vital role in determining organizational performance, including in government institutions such as the Sragen District Office, Sragen Regency. This study aims to analyze the influence of compensation, commitment, and cooperation on employee work motivation. A quantitative descriptive method was applied with a saturated sample of 35 employees selected from a total population of 70 employees. Data were collected through questionnaires, observations, interviews, and documentation, and analyzed through validity and reliability tests, classical assumption tests, multiple linear regression, t-tests, and the coefficient of determination. The results show that compensation has a positive and significant effect on employee work motivation, indicating that adequate salaries and financial benefits increase employees’ enthusiasm and responsibility. Commitment also positively influences motivation, demonstrating that employees with strong loyalty and a sense of belonging are more motivated to achieve organizational goals. Cooperation similarly has a positive and significant effect, meaning that effective teamwork, communication, and shared responsibilities contribute to higher motivation levels. The coefficient of determination test shows that compensation, commitment, and cooperation collectively contribute 50.7% to employee work motivation, while the remaining 49.3% is influenced by other factors beyond this study, such as leadership style, job satisfaction, workload, and organizational culture. These findings emphasize the importance of strengthening compensation systems, organizational commitment, and team collaboration to enhance employee motivation and improve public service performance.
The Influence of Visual Merchandising, E-WoM, Discounts, and Hedonic Shopping Motivation on Impulse Buying Mr. DIY Consumers in Purwokerto Saputri, Yanti Dwi; Surveyandini, Mayla; Pahlevi, Akbar
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This type of research is quantitative research using a survey method. The population in this study consists of consumers who shop at Mr. DIY stores in Purwokerto, the number of which is unknown. The minimum sample size was determined using the Lemeshow formula, and questionnaires were distributed to 110 respondents using accidental sampling. The analysis tool used was multiple linear regression analysis. The analysis results showed that the adjusted R2 value was 53.1%, and the t-test proved that visual merchandising, e-wom, discounts, and hedonistic shopping motivation had a positive and significant partial effect on impulse buying among Mr.DIY consumers in Purwokerto. This study implies that Mr. DIY needs to ensure that the window display remains clean, bright, and neatly arranged, and ensure that promotional product signs are clearly written. Mr. DIY must increase consumer trust and purchasing interest. Mr. DIY can manage discounts with a well-thought-out strategy, such as offering discounts at certain times or for certain products only. Mr. DIY Purwokerto should adjust its marketing and promotion strategies to attract customers. For further researchers with similar topics, they can add other independent variables or mediating or moderating variables.
Mekanisme Nilai Ekonomi Dalam Hubungan Brand Trust Dan Willingness To Pay Premium Pada Konsumen Digital: Suatu Literatur Review Terintegrasi : - Paningrum, Destina; Purwanto, Purwanto
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Meskipun willingness to pay premium (WTP premium) merupakan indikator penting nilai ekonomi merek, dan brand trust diakui sebagai prediktor utamanya, pemahaman mengenai mekanisme nilai ekonomi spesifik yang menjembatani hubungan keduanya, terutama dalam konteks konsumen digital, masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian literature review terintegrasi ini bertujuan untuk menganalisis dan mensintesis mekanisme nilai ekonomi yang menjadi jembatan kausal antara brand trust dan WTP premium pada konsumen digital. Kajian ini mengumpulkan dan mensintesis 40 artikel ilmiah internasional dan nasional yang berfokus pada konteks digital dan relevan dengan topik brand trust, mekanisme nilai ekonomi konsumen, dan perilaku pembelian premium. Hasil sintesis menunjukkan bahwa brand trust memengaruhi WTP premium melalui tiga mekanisme nilai ekonomi utama: risk reduction mechanism, value creation mechanism, dan emotional–symbolic mechanism. Selain itu, konteks digital ditemukan memperkuat hubungan ini melalui faktor transparansi informasi, online review, influencer credibility, serta kecepatan persebaran reputasi. Penelitian ini memberikan kontribusi akademik berupa model sintesis hubungan brand trust–WTP premium berbasis mekanisme nilai ekonomi, serta rekomendasi praktis bagi pemasar digital dalam membangun strategi premium pricing.
Strategi Bauran Pemasaran dan Dampaknya terhadap Daya Saing UMKM di Era Digital Heriansyah, Heriansyah; Syahran, Syahran; Usman, Ferawati
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan lingkungan bisnis akibat perkembangan teknologi digital yang menuntut UMKM untuk mengadaptasi strategi pemasaran agar tetap berdaya saing. Namun, penerapan bauran pemasaran digital di kalangan UMKM masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh elemen bauran pemasaran terhadap daya saing UMKM serta mengidentifikasi elemen yang memiliki peran paling dominan. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan analisis model persamaan struktural terhadap data survei pelaku UMKM. Pengujian dilakukan melalui model pengukuran dan model struktural untuk memastikan validitas, reliabilitas, serta hubungan antarvariabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bauran pemasaran berpengaruh signifikan terhadap daya saing UMKM, dengan produk dan strategi pemasaran digital (promosi) sebagai elemen yang memberikan kontribusi paling kuat. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan kualitas produk yang didukung oleh strategi pemasaran digital yang efektif menjadi kunci utama dalam meningkatkan daya saing UMKM. Penelitian ini memberikan implikasi strategis bagi pelaku UMKM dan pemangku kebijakan dalam merumuskan kebijakan pemasaran yang lebih adaptif terhadap era digital.
Pengetahuan Digital, Berbagi Digital, dan Kompetensi: Peran Mediasi Pembelajaran Budaya Organisasi Arbain, Arbain; Syahran, Syahran; Usman, Ferawati
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemanfaatan pengetahuan digital dan praktik berbagi pengetahuan dalam organisasi publik menjadi elemen penting untuk mendukung peningkatan kompetensi pegawai. Perubahan tata kelola berbasis digital mendorong organisasi memperkuat kapasitas internal melalui penyediaan pengetahuan yang terstruktur, aksesibel, dan dapat dibagikan melalui platform digital. Dalam konteks ini, budaya organisasi pembelajar berperan sebagai faktor yang memfasilitasi proses pembelajaran berkelanjutan. Namun, peran langsung budaya pembelajaran terhadap peningkatan kompetensi sering kali tidak konsisten dalam temuan empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh digital knowledge management, digital knowledge sharing, dan learning organization culture terhadap kompetensi pegawai, serta menguji peran hubungan langsung maupun tidak langsung di antara variabel tersebut. Penelitian ini juga menguji sejauh mana budaya organisasi pembelajar berkontribusi terhadap peningkatan kompetensi baik secara langsung maupun melalui mekanisme berbagi pengetahuan digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling berbasis Partial Least Squares. Sampel terdiri dari pegawai pada organisasi publik yang menggunakan sistem digital dalam pelaksanaan tugas. Pengumpulan data dilakukan melalui survei menggunakan instrumen terstandar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digital knowledge management dan learning organization culture berpengaruh signifikan terhadap digital knowledge sharing. Digital knowledge sharing memiliki pengaruh paling kuat terhadap kompetensi. Digital knowledge management juga terbukti berpengaruh langsung terhadap kompetensi, sedangkan pengaruh langsung learning organization culture terhadap kompetensi tidak signifikan. Pengaruh tidak langsung melalui digital knowledge sharing terbukti signifikan sehingga menunjukkan bahwa peningkatan kompetensi terutama terjadi melalui aktivitas berbagi pengetahuan digital. Temuan ini memberikan implikasi bahwa organisasi publik perlu memperkuat sistem pengelolaan pengetahuan digital dan mendorong aktivitas berbagi pengetahuan sebagai strategi pengembangan kompetensi.
Dinamika Generasi di Dunia Kerja dan Kebutuhan Pemimpin untuk Beradaptasi Palupi, Nur Wulan Intan; Larasati, Pipit; Riesha, Riezky Army
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat sebagai dampak dari transformasi teknologi, perkembangan digital, dan dinamika sosial telah menciptakan kondisi di mana berbagai generasi bekerja secara bersamaan dalam satu organisasi. Keberadaan Baby Boomers, Generasi X, Generasi Milenial, dan Generasi Z membawa perbedaan dalam nilai-nilai, sikap, serta orientasi terhadap pekerjaan. Perbedaan tersebut berpengaruh terhadap cara individu berinteraksi, tingkat kinerja yang dihasilkan, serta efektivitas kepemimpinan organisasi. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis dinamika antar generasi di lingkungan kerja sekaligus mengidentifikasi kebutuhan pemimpin untuk menyesuaikan pendekatan kepemimpinan dalam mengelola tenaga kerja multigenerasi. Metode yang digunakan adalah tinjauan pustaka dengan pendekatan deskriptif-kritis melalui kajian terhadap sejumlah artikel jurnal ilmiah yang relevan dengan isu generasi kerja dan kepemimpinan. Literatur dianalisis secara tematik untuk menggambarkan karakteristik setiap generasi, mengidentifikasi tantangan utama yang dihadapi pemimpin, serta merumuskan pendekatan kepemimpinan yang dianggap adaptif berdasarkan temuan penelitian sebelumnya. Hasil kajian menunjukkan bahwa perbedaan generasi memengaruhi cara individu memandang pekerjaan, tingkat loyalitas, pola komunikasi, serta harapan terhadap organisasi. Tantangan utama bagi pemimpin meliputi perbedaan nilai kerja, variasi gaya komunikasi, kesenjangan kemampuan digital, dan potensi munculnya konflik antar generasi. Kajian literatur juga menegaskan bahwa kepemimpinan adaptif yang dikombinasikan dengan prinsip kepemimpinan transformasional dan kepemimpinan melayani menjadi pendekatan yang relevan dalam merespons dinamika tenaga kerja multigenerasi. Artikel ini diharapkan dapat memberikan kontribusi konseptual bagi pengembangan studi kepemimpinan serta menjadi acuan praktis bagi pimpinan organisasi dalam mengelola tenaga kerja multigenerasi secara efektif dan berkelanjutan.
Analisis Dampak Kelumpuhan Ekonomi Pascabencana terhadap Kinerja Sektor Agribisnis di Kabupaten Bener Meriah Kholik, Kholilul; haujar, Yusni
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Bencana banjir bandang dan tanah longsor di Kabupaten Bener Meriah menimbulkan gangguan signifikan terhadap aktivitas ekonomi daerah, khususnya pada sektor agribisnis yang menjadi penopang utama perekonomian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kelumpuhan ekonomi pascabencana terhadap kinerja sektor agribisnis dari perspektif ekonomi manajerial. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh melalui studi dokumentasi dan studi literatur yang bersumber dari laporan pemerintah, data agribisnis, serta publikasi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerusakan infrastruktur dan terputusnya jalur distribusi menyebabkan terganggunya rantai pasok, penurunan kualitas produk, peningkatan biaya operasional, serta tekanan terhadap arus kas pelaku usaha agribisnis. Kondisi tersebut meningkatkan risiko gagal kontrak dan memunculkan disparitas harga antara tingkat petani dan pasar luar daerah. Selain itu, lemahnya penerapan manajemen risiko, khususnya ketiadaan perencanaan cadangan (contingency plan), memperbesar dampak ekonomi yang ditimbulkan oleh bencana. Oleh karena itu, percepatan pemulihan infrastruktur, stabilisasi pasar, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan sektor agribisnis pascabencana. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam pengembangan kajian ekonomi manajerial serta menjadi rujukan dalam perumusan strategi pemulihan ekonomi di wilayah rawan bencana.
Strategi Manajemen Sumber Daya Manusia Hijau untuk Mengatasi Tantangan Keberlanjutan Organisasi Tambunan, Hotbona Novandi; Candra; Pandiangan, Saut Maruli Tua
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 16 No. 06 (2025): December: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini mengkaji strategi manajemen tenaga kerja hijau (GHRM) untuk mengatasi tantangan keberlanjutan organisasi di era modern, yang ditandai oleh peningkatan kesadaran lingkungan dan tekanan global terhadap praktik bisnis berkelanjutan. Siklus manajemen sumber daya manusia telah memasukkan prinsip ramah lingkungan ke dalam GHRM. Ini termasuk rekrutmen hijau, pelatihan dan pengembangan berbasis lingkungan, dan evaluasi kinerja dan kompensasi yang berorientasi pada keberlanjutan. Penelitian ini dilakukan melalui pendekatan kualitatif, menggunakan analisis deskriptif dan studi pustaka untuk melihat berbagailiteratur, jurnal ilmiah, dan studi kasus perusahaan yang menerapkan konsep GHRM. Penelitian menunjukkan bahwa penggunaan GHRM secara teratur dapat meningkatkan kesadaran karyawan tentang lingkungan, meningkatkan citra perusahaan, dan meningkatkan efisiensi operasional dengan mengurangi penggunaan energi dan limbah. Namun demikian, beberapa tantangan utama yang dihadapi organisasi adalah komitmen manajerial yang terbatas, resistensi karyawan terhadap perubahan, dan kebutuhan akan budaya dan kebijakan organisasi yang mendukung keberlanjutan jangka panjang. Studi ini menemukan bahwa strategi GHRM adalah alat untuk mengelola SDM dan sangat penting untuk memperoleh keunggulan kompetitif yang berkelanjutan.
Memahami Prinsip Tata Kelola Kopi Kenangan Gunawan, David Sebastian; Tarmizi, Rasyid
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to understand the governance principles implemented by Kopi Kenangan in building a sustainable coffee-based beverage business. The main focus lies on three aspects: organizational structure, sustainability practices (ESG), product and technology innovation management, and stakeholder engagement. The literature review findings indicate that the success of Kopi Kenangan is not only determined by product innovation, but also by a strong governance system that is collaborative and responsive to market changes. By applying value-oriented and sustainability-driven good corporate governance principles, Kopi Kenangan is able to compete effectively in the highly dynamic F&B industry.
Digitalization of Human Resource Management Systems in Enhancing Organizational Effectiveness Murniadi
ProBisnis : Jurnal Manajemen Vol. 17 No. 1 (2026): January: Management Science
Publisher : Lembaga Riset, Publikasi dan Konsultasi JONHARIONO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The digitalization of human resource management (HRM) systems is an important strategy for organizations to enhance work effectiveness and competitiveness in the era of digital transformation. The application of digital technology in HRM includes recruitment processes, competency development, performance appraisal, and integrated employee data management based on information systems. This study aims to analyze the role of HRM system digitalization in improving organizational effectiveness. The research method employs a qualitative approach through a literature review and analysis of digital-based HRM system implementation practices in various organizations. The findings indicate that the digitalization of HRM enhances operational efficiency, data accuracy, process transparency, and the speed of managerial decision-making. Furthermore, digital systems support improved employee performance through more objective and continuous performance monitoring. Therefore, the digitalization of HRM systems contributes significantly to the overall enhancement of organizational effectiveness.