cover
Contact Name
Riszqina
Contact Email
prodipeternakan@unira.ac.id
Phone
+6285940333753
Journal Mail Official
maduranch@unira.ac.id
Editorial Address
Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian Universitas Madura Jl. Raya Panglegur Km 3,5 Pamekasan Phone: (0324) 322231 website: https://fp.unira.ac.id/
Location
Kab. pamekasan,
Jawa timur
INDONESIA
MADURANCH: JURNAL ILMU PETERNAKAN
  • jurnal_peternakan_maduranch
  • Website
Published by Universitas Madura
ISSN : 25283057     EISSN : 28286367     DOI : -
Jurnal MADURANCH merupakan Jurnal Ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Peternakan Universitas Madura, memuat artikel tentang kajian-kajian ilmu Pertanian dan peternakan yang diangkat dari hasil penelitian. Jurnal Maduranch terbit setahun 2 kali ( Agustus dan Februari )
Articles 110 Documents
Analisis Pendapatan dan Faktor-Faktor yang Memengaruhi Pendapatan Peternak Domba di Kabupaten Bondowoso Ubaydillah, Ahmad; Rahman, Rena Yunita; Suciati, Luh Putu; Setyawati, Intan Kartika
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2671

Abstract

Populasi dan karakteristik wilayah Kabupaten Bondowoso menunjukkan bahwa kabupaten ini memiliki potensi pengembangan domba. Potensi ini dimanfaatkan salah satunya dengan cara beternak dan dilakukan oleh Komunitas Peternak Domba Indonesia di Kabupaten Bondowoso. Peternak yang didalamnya mempunyai dua sistem budidaya yaitu sistem breeding dan sistem fattening menyebabkan fenomena berupa bakalan yang dihasilkan sistem breeding tidak sesuai dengan harapan peternak sistem fattening, dimana hal ini dapat berpengaruh terhadap pendapatan. Selain itu, fenomena lainnya adalah peternak kedua sistem tersebut tidak mengetahui pasti lebih untung mana antara kedua sistem tersebut, dimana seharusnya pengembangan potensi domba harus melalui pendekatan yang bersifat ekonomis. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode deskriptif analitik dengan analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif, analisis pendapatan, analisis Uji-t Independent, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan karakteristik peternakan domba di Kabupaten Bondowoso yang dijelaskan secara kualitatif, menghasilkan pendapatan atas biaya tunai dan atas biaya total peternak domba sistem breeding sebesar Rp1.070.070/Ekor/Tahun dan Rp418.397 Rp1.070.070/Ekor/Tahun serta pendapatan tas biaya tunai dan biaya total peternak domba sistem fattening sebesar Rp2.253.302/Ekor/Tahun dan Rp1.456.496/Ekor/Tahun. Selain itu Uji-t menunjukkan adanya perbedaan antara pendapatan kedua peternak sistem breeding dan sistem fattening, sementara untuk analisis regresi linier berganda menghasilkan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan adalah faktor pengalaman dan faktor sistem budidaya.
Efektivitas Pupuk Kompos Isi Rumen dan Pupuk Anorganik Cair Dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Pakan Hijauan Hidayati, Nurul; Riszqina, Riszqina; Agustina, Desi Kurniati; Susanti, Rina
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2607

Abstract

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui Efektivitas Pupuk Kompos Isi Rumen dan Pupuk Anorganik Cair Dalam Meningkatkan Pertumbuhan dan Produktivitas Rumput Gajah. Penelitian ini dilakukan dengan metode percobaan (eksperimen) menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 4 perlakuan dan 3 ulangan, sehingga keseluruhan ada 12 unit percobaan. Perlakuan yang diberikan sebagai berikut: P0 : Rumput Gajah tanpa pemupukan, P1 : Rumput Gajah diberikan pupuk kompos isi rumen 20 ton/ha, P2 : Rumput Gajah diberikan pupuk kompos isi rumen 20 ton/ha dan pupuk cair anorganik 4 ml/L, P3 : Rumput Gajah diberikan Rumput Gajah diberikan pupuk kompos isi rumen 20 ton/ha dan pupuk cair anorganik 8 ml/L. Parameter yang diukur pada penelitian yaitu Tinggi Tanaman, Jumlah Anakan, Jumlah Daun, Lebar Daun, dan Produksi segar rumput gajah. Data dianalisis secara statistik menggunakan ANNOVA pada probabilitas 5%.  Aplikasi pupuk kompos isi rumen dan pupuk cair anorganik pada  dosis yang berbeda memberikan pengaruh nyata pada pertumbuhan tanaman rumput gajah Zanzibar yaitu jumlah anakan, jumlah daun, serta lebar daun, namun tidak mempengaruh tinggi tanaman. Aplikasi pupuk kompos isi rumen dan pupuk cair anorganik pada  dosis yang berbeda juga memberikan pengaruh nyata pada produksi segar tanaman rumput gajah Zanzibar. Bobot rumput rumput gajah Zanzibar teringgi yaitu pada aplikasi pupuk dosis 20 ton/ha pupuk kompos isi rumen dan 4 ml/L pupuk cair anorganik, namun tidak berbeda nyata dengan aplikasi dosis 20 ton/ha pupuk kompos isi rumen dan 8 ml/L pupuk cair anorganik yaitu sebesar 110, 60 ton/ha dan 107.90 ton/ha.
Analisis Manajemen Pemeliharaan dan Pendapatan Usaha Karapan Sapi Tangghe’ di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep Zali, Moh; Nurlaila, Selvia; Riszqina, Riszqina; Kurnadi, Bambang
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 1 (2025): MaduRanch: Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i1.2632

Abstract

Karapan sapi tangghe’merupakan pesta kecil dalam upaya ungkapan doa dan rasa syukur kepada tuhan yang maha esa. Pesta atau selamatan turun tanah dan panen hasil tani dalam satu tahun masa tanam. Tradisi masyarakat dalam budaya selamatan melibatkan ternak sapi Madura yang dikenal dengan tangghe’ (pameran, tampilan dan kebersamaan). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis manajemen pemeliharaan dan kontribusi pendapatan usaha Karapan Sapi Tangghe’ di Kecamatan Saronggi. Metode pengambilan sampel adalah purposive sampling atau secara sengaja dengan memiliki tujuan tertentu. Penentuan responden dengan metode sensus terhadap 40 orang peternak sapi Karapan sapi tangghe’. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemeliharaan sapi Tangghe’ di Kecamatan Saronggi Kabupaten Sumenep sangat bergantung pada sistem pemeliharaan dan budaya menjadi kunci utama dalam meningkatkan performa sapi karapan tangghe'. Karakteristik peternak karapan sapi tangghe’ jumlah responden adalah 94% laki-laki dan 6% perempuan, umur peternak 45-54 tahun dan >55 tahun sebesar 32%, Pendidikan terakhir Tamat SD sebesar 58%, tanggungan keleuaraga >5 orang sebesar 32%, Pekerjaan utama sebagai petani dan peternak sebesar 87% serta pengalaman beternak >30 tahun sebesar 51%. Karakteristik Usaha ternak karapan sapi tangghe’ adalah jumlah kepemilikan 2 ekor/1 pasang sebesar 84%, Jenis Kelamin Jantan Betina 50%, Umur sapi 1-2 tahun 77%, Lama pemeliharaan 3-4 tahun 23%, tujuan pemeliharaan 68%. Hasil Analisa usaha ternak menunjukkan Usaha karapan sapi Tangghe’ di wilayah Saronggi merupakan bentuk kegiatan peternakan rakyat yang tidak hanya berorientasi pada keuntungan ekonomi, namun juga sangat kental dengan nilai budaya, sosial, dan prestise masyarakat Madura. Meskipun secara hitung-hitungan ekonomi usaha ini menunjukkan pendapatan negatif atau mengalami kerugian sebesar Rp3.897.924 per tahun, hal ini disebabkan oleh tingginya biaya produksi, terutama untuk pakan, perawatan, kontes, dan aksesoris.
Karakteristik Yogurt Susu Kambing dengan Penambahan Sari Buah Kurma Ukhra, Arini Thull; Taufik, Muhammad; Sangkek, Miksen Merko
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2769

Abstract

AbstrakPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan sari buah kurma terhadap yogurt susu kambing. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan: P0 (kontrol/tanpa sari kurma), P1 (15 ml sari buah kurma), P2 (30 ml sari buah kurma), dan P3 (45 ml sari buah kurma), dengan volume susu kambing yang sama pada setiap perlakuan yaitu 250 ml dan dilakukan 3 kali ulangan. Parameter pengamatan meliputi rasa, warna, aroma, tekstur, pH, keasaman, dan viskositas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan sari buah kurma memberikan pengaruh nyata terhadap rasa, warna, tekstur, dan viskositas yogurt susu kambing. Hasil analisis menunjukkan nilai signifikansi untuk rasa 0,00, warna 0,00, tekstur 0,00, dan viskositas 0,00 (P<0,05), yang berarti perlakuan berpengaruh signifikan. Namun, penambahan sari buah kurma tidak memberikan pengaruh signifikan terhadap aroma (0,09), pH (0,18), dan keasaman (0,34) (P>0,05). Nilai pH berkisar antara 3,83–3,96 dan keasaman antara 1,37–1,52%, masih dalam rentang standar SNI. Produk yogurt susu kambing dengan penambahan sari buah kurma, khususnya pada perlakuan P3 (45 ml), berpotensi menjadi inovasi olahan yang lebih disukai konsumen karena memiliki kualitas sensorik yang lebih baik dengan kandungan gula alami dan bahan yang mudah diperoleh.Kata Kunci: karakteristik yogurt, susu kambing, sari buah kurmaAbstractThis study aims to determine the effect of the addition of date fruit juice on goat milk yogurt. The method used was a completely randomized design (CRD) with 4 treatments: P0 (control/no date juice), P1 (15 ml date juice), P2 (30 ml date juice), and P3 (45 ml date juice), with the same volume of goat's milk in each treatment which is 250 ml and 3 replications were done. Observation parameters included taste, color, aroma, texture, pH, acidity, and viscosity. The results showed that the addition of date juice had a significant effect on the taste, color, texture, and viscosity of goat milk yogurt. The analysis showed significance values for taste 0.00, color 0.00, texture 0.00, and viscosity 0.00 (P<0.05), which means the treatment had a significant effect. However, the addition of date juice did not have a significant effect on aroma (0.09), pH (0.18), and acidity (0.34) (P>0.05). The pH value ranged from 3.83-3.96 and acidity between 1.37-1.52%, still within the SNI standard range. Goat's milk yogurt products with the addition of date juice, especially in the P3 treatment (45 ml), have the potential to be a processed innovation that is preferred by consumers because it has better sensory quality with natural sugar content and easily obtained ingredients.Keywords: characteristics of yogurt, goat milk, date juice
ANALISIS ZAT KIMIA TERLARANG PADA JAJANAN PRODUK OLAHAN TERNAK YANG BEREDAR DI KOTA MANOKWARI Inriani, Noveling; Rumetor, Sientje D; Tethool, Angelina N; Noviyanti, Noviyanti
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2823

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui kandungan bahan zat kimia terlarang seperti formalin dan boraks pada jajanan produk olahan ternak yang beredar di kota Manokwari. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengambilan sampel yaitu purposive sampling. Pengujian kualitatif pada formalin dengan menggunakan larutan Kalium Permanganat KMnO4 sedangkan pada pengujian fakultatif pada boraks menggunakan larutan Kunyit. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dari 28 sampel yang telah di uji ada 11 sampel yang dinyatakan positif mengandung formalin dan 7 sampel dinyatakan positif mengandung boraks dan kesemua sampel jajanan yang positif berbahan zat kimia terlarang tidak layak untuk dikonsumsi oleh masyarakat.
Karakteristik Organoleptik Permen Jelly Berbahan Dasar Susu Kambing dengan Pengental yang Berbeda Husna, Khusnul; Taufik, Muhammad; Sangkek, Miksen Merko
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2771

Abstract

Permen jelly susu kambing adalah permen yang memiliki terkstur kenyal terbuat dari campuran susu kambing, gula, sirup glukosa, creamer, air, dan bahan pengental. Kajian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik organoleptik permen jelly berbahan dasar susu kambing dengan pengental yang berbeda, yaitu agar-agar Nutrijell dan agar-agar Swallow yang sesuai dengan standar SNI No. 3547-2-2008 tentang permen jelly. Kajian ini dilakukan di Laboratorium pengolahan hasil Pertanian dan Peternakan di Kampus 1 Polbangtan Gowa. Kajian ini disusun secara eksperimental dengan parameter yang diukur rasa, tekstur, warna, aroma dan kadar air dari penggunaan 2 (dua) jenis merek agar-agar yang berbeda dengan 2 perlakuan dan 15 ulangan sehingga terdapat 30 unit/satuan pengamatan. Pengujian menggunakan Uji Tukey (T-Test). Hasil kajian menunjukkan bahwa karakteristik permen jelly berbahan dasar susu kambing dengan pengental yang berbeda menghasilkan permen jelly susu kambing yang tidak berpengaruh nyata terhadap kadar air, rasa dan aroma. Namun berpengaruh nyata terhadap warna dan tekstur. Warna terbaik diperoleh dari penggunaan agar-agar Nutrijell dengan skor 3,93 (kuning) dan tekstur terbaik diperoleh dari penggunaan agar-agar Swallow dengan skor 4,00 (sangat kenyal).Kata kunci : Permen jelly susu kambing, pengetal yang berbeda, karakteristik organoleptik,
Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Keterampilan Peternak Sapi Potong Terhadap Penyakit Mulut dan Kuku Di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto Prasetyo, Muh. Ari; Nuraeni, Nuraeni; Triana, Andi
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2779

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hubungan antara tingkat pengetahuan dan keterampilan peternak sapi potong dalam pencegahan dan penanganan Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) di Kelurahan Empoang, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto. Metode penelitian yang digunakan adalah metode survei. Teknik pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling terhadap 25 peternak sapi potong yang memiliki pengalaman beternak minimal 3 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengisian kuesioner Google Forms. Data yang dikumpulkan ditabulasi dan dianalisis dekriptif kuantitatif serta hubungan tingkat pengetahuan dan keterampilan dianalisis Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak sapi potong memiliki tingkat pengetahuan yang cukup baik terhadap pencegahan PMK, namun keterampilan peternak dalam penanganan PMK masih belum cukup baik. Analisis korelasi Spearman Rank menunjukkan adanya hubungan yang signifikan dan positif antara tingkat pengetahuan dan keterampilan peternak sapi potong dengan nilai koefisien korelasi sebesar 0,457 yang berarti hubungan positif yang cukup kuat. Penelitian ini menyimpulkan bahwa peningkatan pengetahuan peternak dapat meningkatkan keterampilan mereka dalam pencegahan dan penanganan PMK.Kata Kunci: Analisis korelasi Spearman Rank, Keterampilan, Pengetahuan, Pencegahan dan Penanganan, Penyakit Mulut dan Kuku, Pengetahuan
Peningkatan Gula Alami dan Kualitas Fisik Keju Cottage dengan Penambahan Sari Buah Kurma Shaqilah, Devitha Rezky; Syamsuddin, Syamsuddin; Aulyani, Tutik Lusyta; Irma, Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2780

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kadar gula alami dan kualitas sensoris keju cottage melalui penambahan sari buah kurma. Keju cottage dikenal sebagai produk olahan susu dengan nilai gizi tinggi, namun memiliki cita rasa yang cenderung tawar dan kurang menarik secara sensoris. Penambahan sari buah kurma sebagai pemanis alami diharapkan mampu meningkatkan rasa, warna, aroma, dan tekstur keju cottage sekaligus menambah nilai gizi dan fungsionalnya. Penelitian dilakukan dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Pengamatan dilakukan terhadap parameter organoleptik (warna, rasa, aroma, tekstur) melalui uji panelis serta analisis laboratorium terhadap kandungan gula (glukosa) menggunakan metode spektrofotometri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dengan penambahan sari kurma 15–20% memberikan pengaruh signifikan terhadap peningkatan kualitas sensoris dan kadar gula alami keju cottage. Rasa menjadi lebih manis alami, aroma lebih khas, tekstur lebih lembut dan creamy, serta warna berubah menjadi lebih menarik. Penambahan sari kurma juga terbukti meningkatkan kadar glukosa produk secara nyataKata Kunci: keju cottage, sari buah kurma, pemanis alami, kualitas fisik, kasar glukosa
Kualitas Es Krim Susu Kambing Dengan Penambahan Tepung Daun kelor Islam, khaira; Syamsuddin, Syamsuddin; Auliani, Tutik Lusyta; Irma, Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2781

Abstract

Es krim susu kambing dengan penambahan tepung daun kelor adalah jenis makanan semi padat yang dapat dibuat dari campuran susu kambing, tepung adaun kelor, gula dan bahan tambahan lainnya, penelitian ini  bertujuan untuk 1) mengetahui  kualitas es krim susu kambing dengan penambahan  tepung daun kelor terhadap sifat organoleptik es krim yang meliputi tekstur, aroma, rasa, warna dan tingkat kesukaan. 2) mengetahui pengaruh dari jumlah tepung daun kelor terhadap tingkat kecepatan leleh pada es krim susu kambing dengan penambahan tepung daun kelor. Jenis penelitian ini adalah penelitian eksperimen dengan 5 perlakuan jumlah susu kambing 80% dan daun kelor 2%. Dengan pengambilan data menggunakan lembar kuesioner uji organoleptik dengan jumlah penelis sebanyak 10 orang yang terdirin dari 10 penelis semi terlatih uantuk mencapai hasil terbaik dari uji organoleptik yaitu  analisis data yang di gunakan adalah RAL rancangan acak lengkap. Hasil penelitian menunjukkan: 1) jumlah susu kambing dan daun kelor berpengaruh terhadap tekstur, aroma, rasa, warna dan tingkat kesukaan, Perlakuan terbaik diperoleh pada P1 (penambahan 2% tepung daun kelor), yang menunjukkan hasil paling optimal pada semua parameterKata kunci: kualitas fisik , susu kambing, Daun kelor, Es krim, overran
kualitas fisik kornet daging broiler yang diawetkan menggunakan asap cair (liquid smoke) Merisma, Syahrawati; Syamsuddin, Syamsuddin; Aulyani, Tutik Lusyta; Irma, Irma
Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis Vol 10, No 2 (2025): Maduranch : Jurnal Ilmu Peternakan dan Ilmu Agribisnis
Publisher : Universitas Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53712/maduranch.v10i2.2782

Abstract

Kornet daging broiler merupakan salah satu produk olahan daging yang rentan mengalami penurunan mutu selama penyimpanan. Penggunaan asap cair sebagai bahan pengawet alami diharapkan dapat memperbaiki mutu produk, khususnya kualitas fisik yang dinilai melalui pengujian organoleptik dan uji awal kebusukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui manfaat pengawetan menggunakan asap cair terhadap kualitas fisik kornet daging broiler. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan empat perlakuan dan empat ulangan. Uji organoleptik dilakukan di Laboratorium Pengolahan Hasil Kampus I Politeknik Pembanguna Petanian (Polbangtan) Gowa, sedangkan uji Awal kebusukan dilaksanakan di Laboratorium Dinas Peternakan Dan Kesehatan Hewan Provinsi Sulawesi Selatan. Penelitian dilaksanakan pada bulan Februari hingga April 2025. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perendaman selama 40 menit (P2) menghasilkan nilai organoleptik tertinggi dan mampu menunda kebusukan awal dibandingkan perlakuan lainnya. Dengan demikian, perendaman asap cair selama 40 menit merupakan perlakuan terbaik dalam meningkatkan mutu organoleptik, sehingga memberiakan kualitas kornet daging broiler yang lebih baik secara keseluruhan.Kata kunci: kornet, daging broiler, asap cair, organoleptik, daya simpan.

Page 11 of 11 | Total Record : 110