cover
Contact Name
Heronimus Maryono
Contact Email
heronimus.maryono@pmbs.ac.id
Phone
+6221-7511126
Journal Mail Official
penerbitan@pmbs.ac.id
Editorial Address
Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya Kampus BSD City, Edutown Kavling Edu 1 No 1 Jl BSD Raya Utama, BSD City, Tangerang - 15339. Banten - Indonesia
Location
Kota adm. jakarta selatan,
Dki jakarta
INDONESIA
Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
ISSN : -     EISSN : 27212084     DOI : https://doi.org/10.21632/jpmi
JPMI memiliki ruang lingkup nasional, mencakup berbagai topik seputar pemberdayaan kewirausahaan masyarakat yang dilakukan dalam kegiatan pengembangan dan pengabdian kepada masyarakat. Tujuan publikasi jurnal ini adalah untuk menyebarluaskan pemikiran-pemikiran dan gagasan-gagasan konseptual serta hasil-hasil penelitian yang telah dicapai dalam bidang pengabdian kepada dan pengembangan masyarakat. JPMI berisi berbagai gagasan, penemuan, dan hasil penelitian dari berbagai kegiatan yang dilakukan baik oleh para mahasiswa maupun dosen Universitas Prasetiya Mulya dan institusi lain dalam menangani dan mengelola berbagai potensi, kesulitan, tantangan dan beragam permasalahan terkait pengembangan wirausaha masyarakat yang diselenggarakan PPKM Universitas Prasetiya Mulya maupun institusi pendidikan atau lembaga lain. Kegiatan pengembangan masyarakat (Community Development) yang diselenggarakan PPKM Prasetiya Mulya dan institusi lain, dalam konteks lingkup jurnal ini, melibatkan masyarakat sebagai mitra dan bertujuan untuk pengembangan kesejahteraan masyarakat.
Articles 146 Documents
PROGRAM REVITALISASI LINGKUNGAN MADRASAH RAUDLATUL IRFAN MENUJU SEKOLAH SEHAT Hayati, Dhea Difani; Setiawan, Agustinus Agus
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.1.13-21

Abstract

Pendidikan merupakan aspek kompleks yang ada diberbagai negara. Sekolah yang berada di daerah Banten masih memiliki fasilitas yang kurang layak. Kondisi memprihatinkan dan sanitasi yang kurang baik akan memberikan dampak bagi kesehatan, khususnya di lingkungan Sekolah Madrasah Raudlatul Irfan, Lengkong Kulon, Banten. Pembangunan berkelanjutan (SDGs) diantaranya memiliki fokus pada kehidupan layak dan kesehatan, pendidikan yang baik serta sistem air bersih yang merupakan komponen primer kehidupan. Tujuan dari adanya kegiatan ini adalah untuk revitalisasi lingkungan sekolah menuju sekolah sehat. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode pendekatan kualitatif melalui survei dan studi kasus. Metode yang digunakan terdiri dari wawancara dan identifikasi kebutuhan, melaksanakan renovasi kamar mandi dan revitalisasi taman sekolah yang menjadi perhatian utama. Hasil dari pengabdian masyarakat ini secara keseluruhan memberikan dampak positif bagi peserta didik dan guru di lingkungan sekolah.
Efektivitas Strategi Marketing dan Operasional Terhadap Perkembangan Bisnis UMKM MyHazza Sebastian, Derren; Kathleen, Felicia; Hartono, Ferdinand Emmanuel; Nathaniel, Jonathan; Wijaya, Renata Amanda; Gunawan, Stefanie; Budiman, Arief
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.179-196

Abstract

MSME businesses are one of the largest economic pillars in Indonesia, accounting for nearly 62% of the country's GDP. With such a significant contribution, competition among SME businesses is also intense. Many MSMEs are seeking to gain a competitive edge through technological channels such as Social Media, Microsoft Excel and others. This journal aims to explore the advantages of using these technologies in SME businesses from both a Marketing and Operations management perspective to advance MyHazza's business development. Specifically, it will focus on implementing Brand Awareness strategies on social media and adopting digital technology through digital recording systems for MyHazza's business operations. This implementation will take place from February to March 2024 offline during the Community Development event, and from April to June online to assist and guide the application of these aspects.
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengembangan Desa Wisata Apriyani, Sinta; Nugroho, E. W. Tri
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.133-141

Abstract

From the development of the Kajigelem Tourism Village, the village government can empower the craftsmen and the community in the Bangunjiwo Village. (1) At the awareness stage, the community is involved in the form of socialization carried out by the village government through the head of the RT/hamlet in Bangunjiwo village, especially the hamlet which has a craft center. (2) At the capacity building stage, the community/tourist actors participate in capacity building by participating in training organized by the government in the form of administrative management training and knowledge of marketing management. (3) At the stage of improving intellectual abilities, the community has been involved in activities in the Kajigelem Tourism Village and some of the handicrafts produced by the community are displayed to attract visiting tourists. The community empowerment process is also constrained by the limited budget owned by the Bangunjiwo Village Government, so that until now the handicrafts have not been widely displayed in the Kajigelem Tourism Village.
Pembangunan Yang Berwawasan Lingkungan untuk Keberlanjutan Ketersediaan SDA di Masa Depan Prasetya, Heldi
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.142-154

Abstract

Community empowerment and development is a thing that can not be separated with each other. While the development has a close relationship with the environment. Because development is the utilization of human resources in order to cultivate and process the natural resources for the purposes of the development of the nation. The need for planning strategy and the draft integrated with attention to the perception and point of view in order to affect the implementation of the construction, that is centered on community, community participation in development, and the sustainability of environmental resources. But the construction has been done is still far from the three properties. Development is still not involving the community as well as still ignore environmental sustainability, this makes the absence of significant changes to the development of the nation. Terlebihi aspects of the sustainability of natural resources and human empowerment are not observed will affect the development and the resource itself in the future. Whereas, the human resources and natural resources are the factors determining the development of the productivity of a nation is high. On this article discusses how community empowerment can enhance the development but still pay attention to sustainability nature sustainable so don't scarcity to a loss of natural resources of the environment. Therefore that can be done to mengimplemtasikan development and empowerment of the community of environmentally sound covers the system of law enforcement environment, the role of the community, government relations, business, and society, as well as supervision and examination of the EIA on each and every development that takes place. The efforts made are also not ignore the three aspects of that civilization, economic law, and ecology.
Edukasi Pemasaran Digital bagi Pelaku Usaha “Rumah Mandiri” di Desa Sidoharjo, Kulon Progo Agustina, Tri Siwi; Herachwati, Nuri; Ekowati, Dian; Kusumasondjaja, Sony; Sulistyawati, Chorry; Gunawan, Sri; Khaira, Nurul
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.1.65-73

Abstract

Sidoharjo Village, Kulon Progo Regency, Yogyakarta Special Region has extraordinary natural resources. In addition, the village has 2 (two) superior products, namely Coffee known as Menoreh Coffee with its rich flavor and Cassava Chips with various flavors. Unfortunately, the marketing is still not optimal. The results of the initial survey were the lack of knowledge and skills about Whatsapp and Instagram for marketing media. The Community Service Team of S1 Management FEB Universitas Airlangga has developed a training and mentoring program for Rumah Mandiri MSMEs to be able to transform into digital marketing. Training and mentoring was carried out from October to December 2024. The results obtained by participants began to show changes in the preparation of posts, image quality, making captions on their social media accounts. It is hoped that after this community service program, MSMEs can be more independent and routine in utilizing their social media to achieve a wider marketing target.
Optimalisasi Potensi Wisata sebagai Pendongkrak Perekonomian Masyarakat Pesisir Segitiga Ranu Lumajang Labib, Muhammad Mughni; Hayat, Hayat
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.155-161

Abstract

Artikel ini menganalis optimalisasi desa wisata di Desa Tegal Randu, Desa Ranu Pakis, dan Desa Ranu Bedali di Kabupaten Lumajang. Di ketiga desa tersebut terdapat danau alami, dimana masyarakat sekitar sering menyebutnya dengan ranu, kerena terdapat 3 danau (ranu) sekaligus dalam komplek wisata tersebut, sehingga wisata ini sering dikenal dengan nama segitiga ranu. Kurangnya perhatian dari pemerintah daerah mengakibatkan wisata ini kurang berkembang dan diminati. Akan tetapi setelah pemerintah dan berbagai elemen masyarakat sadar dan berhasil mengoptimalkan wisata ini, kini segitiga ranu mulai berkembang dan menjadi salah satu tujuan wisata yang banyak diminati oleh wisatawan lokal maupun internasional, terlebih lagi wisata ini dalam satu komplek dengan wisata pendakian Gunung Lemongan. Kajian ini meggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan atas menggunakan Teknik observasi, wawancara dan dokumentasi. Sementara, analisisdata ilakukan melakukan tahapan sebagai berikut : (1) reduksi data, (2) penyajian data, dan (3) kesimpulan / verifikasi. Studi ini mengkaji strategi serta peran partisipatif pemerintah dan masyarakat untuk mengoptimalkan potensi wisata dalam mendongkrak perekonomian masyarakat.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan UMKM Nurcahyo, Marsanto Adi; Marsus, Soffan; Fachrudin, Mohammad
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.1.74-83

Abstract

Pengelolaan keuangan merupakan hal yang penting dalam setiap kegiatan usaha. Diperlukan laporan keuangan sebagai dasar keputusan manajerial dalam rangka bisnis. Namun permasalahannya, peserta pelatihan yang merupakan UMKM di Kota Tangerang Selatan belum membuat pembukuan yang memadai. Hal ini menjadi kendala bagi UMKM di Kota Tangerang untuk mengevaluasi kinerjanya dan juga untuk mendapatkan pinjaman permodalan. Tim Pengabdian Kepada Masyarakat PKN STAN berinisiatif melakukan pelatihan dan pendampingan Penyusunan Laporan keuangan. Target luaran kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah terwujudnya laporan keuangan UMKM menggunakan aplikasi berbasis SI APIK. Hasil sosialisasi dan pendampingan adalah bahwa hampir seluruh peserta memahami pentingnya laporan keuangan dan dapat melakukan input data pada aplikasi SIAPIK. Peserta merasakan dampak positif dari pendampingan yang dilakukan yaitu pencatatan lebih rapi dan dapat mengetahui posisi keuangan usaha. Kendala dalam penggunaan SIAPIK lebih pada konsistensi mitra pengmas dalam melakukan input data pada aplikasi SIAPIK.
Laporan Keuangan Bukan Lagi Sosok Menakutkan dengan “Bukuwarung” Kusumawati, Rahayu; Arizna, Roisurroff'i; Rahmadhani, Anya Salsabiila; Auliya, Annisa'U Muslimatul; Hanafi, Billy Firdaus; Mubina, Dafa Fathan; Edytha, Ellang Reczza Gegana; Sadewi, Febri Intan; Abrika, Ilzyadina; Sari, Lily Puspita; Ana Sofia, Siti Nur Aeni Dwi
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 2 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.2.162-171

Abstract

Era digitalisasi saat ini kian memacu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk lebih meningkatkan pelayanannya agar tidak tergerus oleh kemajuan zaman. Dengan adanya proses digitalisasi dalam kegiatan bisnis UMKM, diharapkan akan semakin memudahkan para pelaku UMKM untuk dapat menyajikan laporan keuangan yang sesuai. Tidak dapat dipungkiri bahwa untuk dapat menyusun suatu laporan keuangan yang baik dan sesuai, para pelaku UMKM ini harus memiliki pengetahuan terkait akuntansi. Namun sayangnya, masih banyak pelaku UMKM yang belum terlalu mengenal pencatatan akuntansi, belum mampu menyusun laporan keuangan yang baik dan benar, belum memanfaatkan teknologi untuk melakukan pencatatan akuntansi dan penyusunan laporan keuangan, serta masih merasa kesulitan dalam menentukan harga jual yang bersaing. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat memberikan pengenalan dan edukasi dalam menggunakan software agar para pelaku UMKM dapat dengan mudah mencatat dan menyusun laporan keuangannya serta memberikan pemahaman dan cara mudah dalam menentukan harga jual yang bersaing kepada para pelaku UMKM. Aplikasi “Bukuwarung” ini merupakan aplikasi ini diharapkan dapat mempermudah pelaku UMKM dalam melakukan pencatatan keuangan serta dapat membuat target pendapatan melalui penentuan harga jual yang tepat dan sesuai.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Melalui Perwujudan "Kampung Seni" Setyarama, Handri; Muhammad, Yusron Fattah; Redjosari, Slamet Muliono
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.1.84-107

Abstract

This research apart from aims to get an overview of the implementation of community empowerment through embodiment of Kampung Seni, also explains the factors that support and obstacle to the government's work in realizing the empowerment program. This research was conducted with the allocation of time for 20 days, on September 30th to October 20th 2021 and located in Nglumpang Village, Mlarak, Ponorogo. The method used is a qualitative-descriptive research approach field studies. Meanwhile, to uncover and study the implementation process community empowerment program as a whole, the author uses the approach case study. The results of the study show not only as legality and law holders important role of the government in realizing the Art Village, but also marketing and promotion, mobilizer and coaching, as well as a role as a facilitator. Efforts made government, among others: 1) activating youth organization management, 2) increasing the role of youth organizations and the community in the preservation of arts and culture, and 3) increasing productive arts including intensive training and coaching of art studios. Supporting factors Kampung Seni policies are: resource assets, both natural and human resources, level awareness of related parties, cooperation and budget. While the inhibiting factor namely: technological developments, busy players, prestige and lazy culture of children youth, passive participation of the community, and limited means of accommodation.
Inovasi, Komunikasi, dan Kreativitas dalam Mewujudkan Desa Wisata Watesari yang Lebih Bersinergi Muhammad, Akbarsyah Izzulhaq; Aprillia, Chika; Nasir, Sa’diyah
Journal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia Vol 6 No 1 (2024): Jurnal Pemberdayaan Masyarakat Indonesia (JPMI)
Publisher : Pusat Pengabdian kepada Masyarakat (PPKM) Universitas Prasetiya Mulya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21632/jpmi.6.1.108-121

Abstract

The term village has been popular with the general public, whether physical conditions (topography, geological, hydrographic, demographic) or non-physical (mindset of citizens, ideals, lifestyles) as conservative, even primitive areas. There are many reasons that shape the paradigm of people's mindset regarding villages as underdeveloped areas, including remote geographical locations, far from technological advances, and primitive jobs, such as odd jobs, farm workers, etc. However, in recent years, the way of thinking about such villages has slowly changed because many villages have made breakthroughs in innovation that raise creativity so as to bring positive prestige about rural areas. The reconstruction of the thinking paradigm of rural communities that tend to want to advance in recent years shows a reality of the desire to compete with urban communities. The spirit of strong innovation and healthy creativity has been realized in several villages, including Watesari Village, Balongbendo District, Sidoarjo. In recent years, Watesari Village has succeeded in discovering, as well as developing an innovation that has now become a symbol of the village, namely the Star fruit. This forms the foundation of the stairs that allows Watesari Village to climb the path of success and prosperity.