cover
Contact Name
Yuni Arfiani
Contact Email
ipi@upstegal.ac.id
Phone
+628562584220
Journal Mail Official
psej.upstegal@gmail.com
Editorial Address
Jl Halmahera Km 01 Kota Tegal, Jawa Tengah, 52121
Location
Kota tegal,
Jawa tengah
INDONESIA
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal)
ISSN : 25286714     EISSN : 25410628     DOI : https://doi.org/10.24905/psej
Core Subject : Science, Education,
PSEJ contains a variety of scientific articles related to research in the field of Science Education and application of science (Biology, Chemistry, Physics). The scope of science education also includes study of Physics Education, Biology Education, Chemical Education and Environmental Education. The range of topics in the specific journals may include the Application of Science Learning, Research and Development of Science Education, Science Education Materials Development, the Technology and the Learning Media of Science education, the Evaluation of the Science Learning and Program.
Articles 8 Documents
Search results for , issue "Vol. 3 No. 1 (2018)" : 8 Documents clear
Profil Kompetensi Sains Siswa dalam Pembelajaran Literasi Sains Berpendekatan Inkuiri Saintifik Fajri Basam; Ani Rusilowati; Saiful Ridlo
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (309.74 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis profil kompetensi sains siswa dalam pembelajaran literasisains berpendekatan inkuiri saintifik. Penelitian ini merupakan penelitian experiment dengan desain pretestposttest control group. Sampel penelitian ini sebanyak 86 orang dari 2 kelas masing-masing di SMPN 1Lilirilau dan MTs DDI Pattojo Kabupaten Soppeng Provinsi Sulawesi selatan. Hasil analisis penelitianmenunjukkan bahwa kompentensi sains berdasarkan aspek PISA yaitu aspek penjelasan fenomena ilmiahmendapatkan rata-rata persentase tertinggi sebesar 81% dibandingkan kedua aspek lainnya yaitu identifikasiisu sains dengan rata-rata persentase sebesar 76% dan penggunaan fakta-fakta sains sebesar 71%. Sedangkanhasil analisis kompetensi sains berdasarkan aspek literasi sains, di antara keempat aspek, aspek batangtubung pengetahuan memperoleh rata-rata persentase tertinggi sebesar 80% dibandingkan ketiga aspeklainnya yaitu aspek cara menyelidiki sebesar 79%, cara berpikir sebesar 76%, dan interaksi antara SETSsebesar 78%.
Pengembangan Media Pembelajaran Keanekaragaman Hewan Berbasis Game - Offline Pada Mahasiswa Calon Guru Pendidikan Biologi Universitas PGRI Semarang Rivanna Citraning Rachmawati; Atip Nurwahyunani
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (561.334 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan menyediakan bahan ajar yang tepat untuk meningkatkan pemahaman konsep danklasifikasi tentang vertebrata khususnya Amphibia. Penelitian ini merupakan penelitian Pengembangan yangdiawali dengan tahapan analisis kebutuhan, selanjutnya dikembangkan story board, pengembangan maketgame edukasi, CD interaktif game offline dan buku panduan. Hasil penelitian bahan ajar berupa media GameEdukasi Amphibia telah dinyatakan memiliki validitas aspek media dengan kriteria kelayakan sangat layakdengan skor yang diperoleh 3,5. Sehingga dapat disimpulkan media Game Edukasi “Amphibia” sangat layakdan direkomendasikan untuk menunjang pembelajaran keanekaragaman hewan khususnya materi “ClassAmphibia”
Aspek Biologi dan Lingkungan Polychaeta Nereis sp. di Kawasan Pertambakan Desa Jeruklegi Kabupaten Cilacap: Potensinya Sebagai Pakan Alami Udang Eko Setio wibowo; Endah Sri Palupi; IGA. Ayu Ratna Puspita Sari; Atang Atang; Hana Hana
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.771 KB)

Abstract

Cacing Nereis Sp. merupakan hewan invertebrata anggota Familia Nereidae, Classis Polychaeta yang hidupdi ekosistem estuarin, sebagai benthik. Nereis Sp. dapat dimanfaatkan untuk pakan udang karenamengandung asam amino dan asam lemak tak jenuh yang tinggi, untuk menyempurnakan mutu sel gametpada induk udang dan meningkatkan mutu larva. Cacing ini banyak terdapat di daerah pertambakanCilacap tetapi masih belum banyak informasi tentang aspek biologi cacing Nereis Sp. yang di hidup diwilayah ini, sehingga perlu dilakukan studi tentang aspek biologi cacing Nereis Sp. di wilayah ini untukinformasi usaha pengembangan budidaya cacing lur. peneiltian ini dilakukan dengan metode survei.Pengambilan sampel di daerah pertambakan desa Jeruklegi kabupaten Cilacap dalam empat stasiundengan tiga titik pengambilan sampel dan di ulang tiga kali setiap dua minggu sekali. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa kondisi aspek biologi cacing Nereis sp. dari empat stasiun pengambilan, yaitu jumlahsegmen; berat tubuh dan rasio kelamin tidak berbeda nyata (p>0,05). Kondisi Lingkungan masihmendukung kehidupan Nereis sp. untuk tumbuh dan berkembang biak
Perbedaan Penerapan Model Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) Ditinjau dari Pencapaian Keterampilan Proses Siswa Murniyati Murniyati; Winarto Winarto
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (291.076 KB)

Abstract

Tujuan penelitian ini mengetahui perbedaaan model PjBL dengan model PBL ditinjau dari keterampilanproses sains siswa kelas V. Metode penelitian ini adalah Quasy Exsperimental tipe Non equivalent Control GroupPretest- Posttest Group Design. Sampel dalam penelitian ini adalah siswa kelas IVA dan IVB SD IslamTa’allumul Huda yang berjumlah 40 siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan test dan obeservasi.Instrumen penelitian yang digunakan yaitu lembar observasi dan tes dalam bentuk uraian. Pengujianhipotesis menggunakan analisis T-test sampel independent dengan taraf signifikansi 5%. Hasil analisisdiperoleh Sig. (2-tailed) nilai pencapaian keterampilan proses IPA adalah 0,029 lebih kecil dari 0,05 (0,029< 0,05), sehingga dapat disimpulkan Ha diterima dan Ho ditolak. Kesimpuan penelitian ini terdapatperbedaan penerapan model Project Based Learning (PjBL) dan Problem Based Learning (PBL) ditinjau daripencapaian keterampilan proses siswa pada pelajaran IPA kelas IV di SD Islam Ta’allumul Huda Bumiayu.
Peningkatan Motivasi dan Kemampuan Kognitif IPA melalui Penerapan Model Cooperative Learning Tipe Jigsaw Nursina Sari; Nanang Rahman
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (208.708 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) Rerata peningkatan motivasi (2) Rerata peningkatankemampuan kognitif, dan (3) Keterlaksanaan penerapan model pembelajaran kooperatif dengan tipe jigsawdalam pembelajaran IPA pada peserta didik PGSD. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas(Classroom Action Research) yang mengadaptasi model Kurt Lewin yang dilakukan dalam tiga sikluspembelajaran. Instrumen yang digunakan adalah lembar angket dan lembar observasi motivasi, dan lembarsoal serta lembar observasi keterlaksaana pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaranIPA dengan menerapkan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dapat (1) Peserta didik lebih termotivasi dalamprose pembelajaran ditinjau dari hasil angket yaitu pada rerata gain skor tiap siklus I, II, dan III yaitu 0.32,0.58, 0.63 dengan kategori sedang, dan (2) Efektif dalam meningkatkan hasil belajar kemampuan kognitifpeserta didik ditinjau dari perolehan rerata gain skor pada tiap siklus I, II, dan III sebesar 0.49, 0.53, dan 0.6,dengan kategori sedang, (3) Penerapan pembelajaran kooperatif tipe jigsaw dalam pembelajaran IPAterlaksana dengan baik.
Uji Angka Lempeng Total (ALT) pada Jamu Gendong Kunyit Asem di Beberapa Desa Kecamatan Talang Kabupaten Tegal Inur Tivani; Wilda Amananti; Purgiyanti Purgiyanti
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (222.524 KB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji Angka Lempeng Total (ALT) jamu gendong Kunyit asam di beberapadesa di kecamatan Talang. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif yaitu mendeskripsikan AngkaLempeng Total (ALT) pada sediaan jamu gendong kunyit asam di beberapa desa di kecamatan Talang. UjiALT merupakan metode untuk menghitung angka cemaran bakteri aerob mesofil yang terdapat dalam sampeldengan metode cara tuang (pourplate) pada media padat dan diinkubasi selama 24-48 jam pada suhu 35-450C dengan posisi dibalik. Salah satu parameter dari Peraturan KBPOM Nomor 12 Tahun 2014 menyatakanbahwa untuk Angka Lempeng Total (ALT) tidak lebih dari 104. Hasil uji Angka Lempeng Total pada DesaGembong didapatkan nilai rata-rata sebesar 1,2 x 107koloni/mL, Desa Kaladawa didapatkan nilai rata-ratasebesar 1,8 x 106koloni/mL, dan Desa Bengle didapatkan nilai rata-rata sebesar 5,2 x 106koloni/mL. Berdasarkan hasil penelitian dan analisa data ketiga desa, maka jamu kunyit asam yang dijajakan ketiga desadi kecamatan Talang belum memenuhi persyaratan mutu dilihat dari nilai ALT
Penerapan Model Problem Based Learning untuk Meningkatkan Problem Solving dan Curiosity dalam Pembelajaran IPA 1 Widhy Hastuti, PurwantI; Widowati, Asri; Setyowarno, Didik
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (305.891 KB) | DOI: 10.24905/psej.v3i1.99

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui strategi implementasi model Problem Based Learning (PBL),meningkatkan problem solving dan sikap curiosity calon guru pada mata kuliah IPA 1. Jenis penelitian ini adalahpenelitian tindakan kelas dengan tahap perencanaan, implementasi dan observasi serta refleksi. Penelitian inidilakukan sebanyak tiga siklus dengan materi yang diajarkan meliputi faktor-faktor yang mempengaruhipertumbuhan tanaman, pemisahan campuran, dan termoregulasi. Instrumen yang digunakan berupa tesproblem solving dan lembar observasi problem solving, curiosity serta keterlaksanaan model PBL. Prosespembelajaran dilakukan sesuai dengan sintaks yang terdapat dalam model PBL. Hasil penelitianmenunjukkan keterlaksanaan model PBL sudah baik dengan terlaksananya semua langkah pada siklus 3.Strategi perbaikan yang dilakukan berupa memfokuskan orientasi masalah yang disajikan, membimbing calonguru dalam berbagi tugas dalam kelompok dan mengatur waktu sehingga pembelajaran lebih optimal. Hasiltes menunjukkan peningkatan rerata nilai problem solvingcalon guru dari siklus ke siklus dan di dukung denganhasil observasi dimana tiap aspek problem solving mencapai kategorisangat baik. Dengan demikian, dapatdisimpulkan bahwa penerapan model PBL dapat meningkatkan problem solving dan curiosity calon guru dalampembelajaran IPA.
Peningkatan Hasil Belajar Impuls dan Momentum dengan Pembelajaran TSTS Berbantuan Kartu Masala Herawati, Rosa
PSEJ (Pancasakti Science Education Journal) Vol. 3 No. 1 (2018)
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, FKIP Universitas Pancasakti (UPS) Tegal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (308.403 KB) | DOI: 10.24905/psej.v3i1.100

Abstract

Penelitian bertujuan meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Impuls dan Momentum kelas X.MIPA 1.Menggunakan metode analisis diskriptif komparatif dengan model pembelajaran two stay two stray berbantuankartu masalah. Penelitian dalam dua siklus, siklus I tiga pertemuan. Akhir pertemuan diadakan evaluasi, hasilanalisis dan refleksi siklus I ada dua kompetensi masih kurang. Dilakukan siklus II terdiri dari dua pertemuan,model two stay two stray berbantuan kartu masalah dengan merubah anggota pada masing-masing kelompok.Perolehan nilai kedua kompetensi meningkat. Indikator Hukum Kekekalan Momentum siklus I : 59,4 siklusII : 90, indikator Tumbukan nilai rata-rata siklus I : 25 siklus II : 80,6. Perolehan rata-rata nilai kelompokmeningkat, siklus I : 66,43 siklus II menjadi 83,99. Keaktifan peserta didik masing-masing indikatormeningkat. Perbandingan evaluasi siklus I dan siklus II disimpulkan pembelajaran two stay two strayberbantuan kartu masalah meningkatkan keaktifan dan hasil belajar Impuls dan Momentum kelas X.MIPA 1SMA 4 Tegal.

Page 1 of 1 | Total Record : 8