cover
Contact Name
Diah Eka Sari
Contact Email
diaheka@unimed.ac.id
Phone
+6285261529917
Journal Mail Official
ekasarium@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kode : Jurnal Bahasa
ISSN : 23015411     EISSN : 25797957     DOI : https://doi.org/10.24114/kjb.v9i3.19972
Core Subject : Education,
Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 592 Documents
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH TERHADAP KEMAMPUAN MENGANALISIS TEKS PROSEDUR KOMPLEKS SISWA KELAS X SMA YAPSI MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2014/ 2015 Muhammad Fachri Pratama; M. Oky Fardian Gaffari
Kode : Jurnal Bahasa Vol 4, No 2 (2015): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v4i2.3833

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menganalisis teks prosedur kompleks. Penelitian ini dilaksanakan pada siswa kelas X SMA YAPSI Medan dengan populasi 102 orang. Sampel diambil secara acak dan didapat kelas X IIS 1 sebagai sampel dalam penelitian ini dengan jumlah 35 orang. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen dengan desain penelitian one group pre-test and post-test. Kemampuan menganalisis teks prosedur kompleks sebelum menggunakan model pembelajaran berbasis masalah memperoleh nilai rata-rata sebanyak 52,71 (kategori kurang). Sedangkan kemampuan menganalisis teks prosedur kompleks sesudah menggunakan model pembelajaran berbasis masalah memperoleh nilai rata-rata sebanyak 76,28 (kategori baik). Berdasarkan perhitungan uji hipotesis dengan menggunakan uji “t” diperoleh nilai thitung = 6,51. Selanjutnya dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikansi 5 % atau α = 0,05 diperoleh nilai t tabel = 1,67. Nilai   t hitung > t tabel atau 6,51 > 1,67. Sehingga, hipotesis alternatif (Ha) diterima dan hipotesis nihil (Ho) ditolak. Hal ini membuktikan ada pengaruh model pembelajaran berbasis masalah terhadap kemampuan menganalisis teks prosedur kompleks siswa kelas X SMA YAPSI Medan tahun pembelajaran 2014/ 2015.   Kata Kunci: Pembelajaran berbasis masalah, teks prosedur kompleks.
Eksplorasi Legenda "Parnamoraan" Suku Batak Toba Sebagai Bahan Ajar Sastra Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia Amelia Simanungkalit; Rahmadani Rahmadani Rambe
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.395 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.19972

Abstract

Tujuan penelitian ini sebagai berikut (1) untuk mengetahui bentuk legenda Parnamoraan suku Batak Toba, (2) untuk melakukan eksplorasi legenda Parnamoraan suku Batak Toba sebagai bahan ajar sastra di Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia. Metode penilitian ini adalah penelitian deskriptif. Sumber data penelitian ini adalah catatan hasil wawancara dengan informan suku Batak. Berdasarkan hasil analisis diperoleh hasil yaitu (1) bentuk legenda Parnomaraan suku Batak Toba yang di uraikan masyarakat setempat (2) eksplorasi legenda Parnamoraan suku Batak Toba sebagai bahan ajar sastra Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia. Jurnal ini dilakukan sebagai luaran PDP tahun 2019 yang didanai oleh DRPM Ristekdikti. Kata Kunci : Bentuk Legenda Parnamoraan ,Upaya Mengeksplorasi Legenda Parnamoraan.
KESALAHAN PENULISAN TEKS BERITA SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 2 KUALUHLEIDONG KABUPATEN LABUHANBATU UTARA TAHUN PEMBELAJARAN 2016/2017 Nurhayati Mutia’h Hasibuan; Wisman Hadi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 6, No 1 (2017): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.974 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v6i1.10819

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk kesalahan penulisan teks beritasiswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kualuhleidong Kabupaten Labuhanbatu Utara TahunPembelajaran 2016/2017. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Sumber data dalam penelitian ini adalah teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 2Kualuhleidong Kabupaten Labuhanbatu Utara. Metode penelitian ini adalah metodedeskriptif kualitatif. Instrumen yang digunakan adalah peneliti sendiri (humaninstrument). Untuk menemukan kalimat yang mengandung kesalahan kalimat digunakanteknik membaca dan mencatat sedangkan analisis datanya dilakukan dengan caramengklasifikasikan data yang ditemukan lalu memilah kesalahan sesuai kebutuhanpenelitian.Hasil pembahasan menunjukkan Jumlah kesalahan kalimat yang terdapatdalam teks berita siswa kelas VIII SMP Negeri 2 Kualuhleidong yaitu sebanyak 151kalimat. Kesalahan tersebut meliputi : kalimat sederhana sebanyak 78 kalimat, ketepatankalimat sebanyak 46 kalimat, kejelasan kalimat sebanyak 22 kalimat, penggunaankelogisan kalimat sebanyak 5 kalimat.Frekuensi jumlah kesalahan meliputi kesalahankesederhanaan kalimat 51,7%, kesalahan kejelasan kalimat 30,5%, kesalahan ketepatankalimat 14,5% dan kesalahan kelogisan kalimat 3,3 %.Kata kunci:Kesalahan Bahasa Jurnalistik, Teks Berita dan siswa.
Analisis Implikatur pada Acara Catatan Najwa Bertajuk Ekslusif Ma’ruf Amin Soal Wapres yang Terlupakan Ernie Bertha Nababan; Iko Agustina Boangmanalu; Anggit Asmara Darmaningtyas
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (347.07 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i1.23926

Abstract

Implikasi dapat dipahami sebagai maksud yang tersembunyi dalam sebuat ujaran. Ujaran mengandung implikasi yang sangat menarik untuk dianalisis secara pragmatik. Fokus penelitian ini adalah mengkaji dan menganalisis implikatur yang terdapat dalam sebuah acara Catatan Najwa bertajuk eksklusif: Ma’ruf Amin Soal Wapres yang Terlupakan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif bersifat deskriptif analitis. Pengumpulan data dilakukan dengan menelaah dokumen berupa transkrip dari video berdurasi 29 menit 57 detik. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa secara umum, terdapat dua jenis implikatur, yakni implikatur nonkonvensional dan implikatur konvensional. Penggunaan implikatur sering ditemukan dalam kehidupan sehari-hari dalam berbagai topik percakapan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat dua belas implikatur nonkonvensional dan lima implikatur konvensional. Hasil penelitian membuktikan bahwa proses analisis implikatur tidak pernah terlepas dari konteks ujaran. Kata Kunci : implikatur, pragmatik, catatan Najwa
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS EKSPOSISI OLEH SISWA KELAS X SMA NEGERI 5 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2013/2014 Raudahtul Sarifah Lubis
Kode : Jurnal Bahasa Vol 3, No 3 (2014): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v3i3.1637

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran berbasis inkuiri terhadap kemampuan menulis teks eksposisi oleh siswa kelas X SMA N 5 Medan tahun pembelajaran 2013/2014. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMA N 5 Medan yang berjumlah 415 orang dan sampelnya sebanyak 80 orang kemudian dibagi menjadi kelas eksperimen dan kontrol. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara Random Sampling. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dan desain penelitian Post test only control group design, yaitu penelitian dengan memberikan perlakuan Post test terhadap kedua kelas yaitu kelas eksperimen menggunakan model pembelajaran berbasis inkuiri dan kontrol menggunakan model pembelajaran langsung. Karena penelitian ini bersifat komparartif, maka harga skor variabel X1 dan variabel X2 dibandingkan. Uji perbandingannya menggunakan statistik uji “t”. Berdasarkan perhitungan dengan uji “t” diperoleh t0 = 4,92 kemudian dikonsultasikan dengan tabel “t” pada taraf signifikasi 5% dan 1% dengan df = (N1+N2)-2 = 78, maka diperoleh taraf signifikan 5‟ % = 1,99 dan 1% = 2,64. Karena to yang diperoleh lebih besar dari ttabel yaitu 1,99<4,92>2,64, maka hipotesis nihil (Ho) ditolak dan hipotesis alternatif (Ha) yang berbunyi “Model Pembelajaran Berbasis Inkuiri Berpengaruh Positif Terhadap Kemampuan Menulis Teks Eksposisi Siswa oleh Kelas X SMA N 5 Medan”diterima.Kata Kunci: pengaruh, inkuiri, teks, eksposisi
PENERAPAN METODE IMOD DAPAT MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA PUISI SISWA SEKOLAH DASAR Ermaliana Waruhu; Roma Putra
Kode : Jurnal Bahasa Vol 7, No 4 (2018): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (155.842 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v7i4.11817

Abstract

Tujuan penelitian tindakan kelas ini adalah melalui metode imod dapat meningkatkankemampuan membaca puisi siswa SDN 014648 Padang Mahondang. Penelitian dilakukanselama 2 siklus, yang tiap siklus terdiri dari 2 (dua) pertemuan dengan waktu belajar 2x35menit. Setiap siklus penelitian terdiri dari 4 (empat) tahapan yaitu perencanaan, tindakan,observasi dan refleksiSubjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar 014648 PadangMahondang yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan terdiri dari teskemampuan membaca pusi, lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasikemampuan guru mengelola kelas dan hasil wawancara siswa serta foto dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa rerata hasil observasi terhadap aktivitas siswa padasiklus I sebesar 60,9%. Hal ini disebabkan karena guru terlalu cepat saat menyampaikanmateri kepada siswa dan masih kurangnya keberanian siswa untuk tampil ke depan kelas.Pada pada siklus II meningkat menjadi sebesar 89,5%. Rerata tes kemampuan membacapuisi siswa pada kondisi awal 68,4 dengan tingkat ketuntasan klasikal 23,3%. Pada siklusI nilai rerata 75,3 tingkat ketuntasan klasikal 63,5%. Pada siklus II, nilai rerata 80,4,tingkat ketuntasan klasikal 93,5%.Berdasarkan tindakan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa melalui metode imoddapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa khususnya kelas V SD N 014648Padang Mahondang.Kata kunci: Kemampuan Membaca, Metode Imod, Sastra PuisiPendahuluanTujuan penelitian tindakan kelas ini adalah melalui metode imod dapat meningkatkankemampuan membaca puisi siswa SDN 014648 Padang Mahondang. Penelitian dilakukanselama 2 siklus, yang tiap siklus terdiri dari 2 (dua) pertemuan dengan waktu belajar 2x35menit. Setiap siklus penelitian terdiri dari 4 (empat) tahapan yaitu perencanaan, tindakan,observasi dan refleksiSubjek dari penelitian ini adalah siswa kelas V Sekolah Dasar 014648 PadangMahondang yang berjumlah 30 orang. Instrumen yang digunakan terdiri dari teskemampuan membaca pusi, lembar observasi kegiatan siswa, lembar observasikemampuan guru mengelola kelas dan hasil wawancara siswa serta foto dokumentasi.Teknik analisis data yang digunakan adalah teknik analisis data kuantitatif dan kualitatif.Hasil analisis menunjukkan bahwa rerata hasil observasi terhadap aktivitas siswa padasiklus I sebesar 60,9%. Hal ini disebabkan karena guru terlalu cepat saat menyampaikanmateri kepada siswa dan masih kurangnya keberanian siswa untuk tampil ke depan kelas.Pada pada siklus II meningkat menjadi sebesar 89,5%. Rerata tes kemampuan membacapuisi siswa pada kondisi awal 68,4 dengan tingkat ketuntasan klasikal 23,3%. Pada siklusI nilai rerata 75,3 tingkat ketuntasan klasikal 63,5%. Pada siklus II, nilai rerata 80,4,tingkat ketuntasan klasikal 93,5%.Berdasarkan tindakan yang dilakukan, dapat disimpulkan bahwa melalui metode imoddapat meningkatkan kemampuan membaca puisi siswa khususnya kelas V SD N 014648Padang Mahondang.Kata kunci: Kemampuan Membaca, Metode Imod, Sastra Puisi
Leksikon Kuliner Melayu Tanjungbalai : Kajian Ekolinguistik Dila Handayani; Rini Salsa Bella Hardi
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (401.601 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i3.28296

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan leksikon kuliner Masyarakat Melayu Tanjungbalai. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan ekolinguistik dan teori yang digunakan adalah teori dialektikal praksis sosial yang mencakup tiga dimensi praksis sosial, yaitu dimensi ideoligis, dimensi sosiologis, dan dimensi biologis. penelitian ini dilakukan di Kecamatan Sei Tualang Raso Kota Tanjungbalai, data dalam penelitian ini didapatkan dari hasil wawancara, dan observasi. data penelitian ini adalah leksikon kuliner Melayu Tanjungbalai. Hasil analisis menunjukkan leksikon kuliner Melayu Tanjungbalai terdapat 18 jenis kuliner.Kata Kunci: Leksikon, Kuliner, Ekolinguistik, Melayu.
EFEKTIVITAS METODE INVESTIGASI KELOMPOK (GROUP INVESTIGATION)TERHADAP KETERAMPILAN MENULIS ARTIKEL OLEH SISWA KELAS XI SMA NEGERI 1 PANCURBATU TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 Yumisnaini Yumisnaini
Kode : Jurnal Bahasa Vol 3, No 1 (2014): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v3i1.1659

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran Investigasi Kelompok (Group Investigation) terhadap Kemampuan Menulis Artikerl oleh Siswa Kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013. Sehubungan dengan itu masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah kemampuan menulis artikel yang menggunakan model pembelajaran Investigasi Kelompok, kemampuan menulis artikel sesudah menggunakan model pembelajaran Ekspositori, dan efektivitas Investigasi Kelompok dibandingkan dengan pembelajaran ekspositori terhadap kemampuan menulis artikel oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013.Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013 yang berjumlah 180 orang.Sampel penelitian ini diambil 30 siswa dengan teknik acak kelas, yakni kelas I-IPA 1.Selanjutnya sampel dibagi dua yaitu 15 siswa kelompok eksperimen dan 15 orang kelompok kontrol.Pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan teknik proporsional random sampling (sampel berimbang).Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen, yaitu cara atau teknik yang mengungkapkan fakta yang jelas tentang proses gejala-gejala yang ada pada suatu objek penelitian. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah tes bentuk penugasan secara tertulis.Setelah dilakukan penelitian diperoleh kesimpulan bahwa kemampuan menulis artikel yang menggunakan model pembelajaran Investigasi Kelompok oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013 adalah baik dengan nilai rata-rata 81,00. Kemampuan menulis artikel yang menggunakan pembelajaran Ekspositori oleh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013 adalah cukup dengan nilai rata-rata 68,67. Selanjutnya penggunaan model pembelajaran Investigasi Kelompok efektif diterapkan dalam meningkatkan kemampuan menulis artikel siswa kelas XI SMA Negeri 1 Pancurbatu Tahun Pembelajaran 2012/2013. Ini terlihat dari hasil perhitungan uji t diperoleh nilai t hitung t≥ tabel (0,05), yakni 5,41 > 2,00.Kata kunci :Efektivitas Metode Investigasi Kelompok (Group Investigation) Terhadap Keterampilan Menulis Artikel
TAHAPAN FANIKA ERA-ERA MBÖWO PADA UPACARA FALÖWA NIAS SELATAN : ANALISIS WACANA KRITIS Dina Mariana; T. Silvana Sinar; T. Thyrhaya Zein
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (653.296 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i1.16932

Abstract

Penelitian ini menganalisis salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Tahapan ini merupakan rangkaian prosesi adat yang berisikan 4 hal penting, yaitu Ngaỡtỡ (silsilah), Bỡrỡta Mbỡwỡ (mahar), Oroisa Mene-mene (nasehat) dan howu-howu (berkat). Peneliti menggunakan teori Analisis Wacana Kritis sebagai pisau analisis dalam menguraikan upacara Falöwa Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif Analisis Wacana Kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks  Falöwa  Nias Selatan yang telah ditranskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada saat Ngaỡtỡ berlangsung, maka kedua belah pihak yang berkepentingan dalam prosesi adat akan memberitahukan tentang silsilah marga kedua mempelai dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengetahui hubungan kekeluargaan, 2) pada saat Bỡrỡta Mbỡwỡ ada hal unik yang dilakukan yaitu pembahasan tentang mahar  dan jabatan dalam adat, 3) pada tahap Oroisa Mene-mene (nasehat) menunjukkan semua keluh kesah kedua orangtua selama bersama dengan anaknya dan diakhiri dengan pemberian nasehat dan 4) howu-howu (berkat) adalah tahapan akhir yaitu pemberian berkat berupa harapan oleh orangtua mempelai perempuan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Falöwa Nias Selatan mengandung kekayaan budaya yang harus terus di lestarikan. Kata kunci : Upacara Falöwa  Nias Selatan, Fanika era-era mböwo, Analisis Wacana KritisPenelitian ini menganalisis salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Tahapan ini merupakan rangkaian prosesi adat yang berisikan 4 hal penting, yaitu Ngaỡtỡ (silsilah), Bỡrỡta Mbỡwỡ (mahar), Oroisa Mene-mene (nasehat) dan howu-howu (berkat). Peneliti menggunakan teori Analisis Wacana Kritis sebagai pisau analisis dalam menguraikan upacara Falöwa Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif Analisis Wacana Kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks  Falöwa  Nias Selatan yang telah ditranskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada saat Ngaỡtỡ berlangsung, maka kedua belah pihak yang berkepentingan dalam prosesi adat akan memberitahukan tentang silsilah marga kedua mempelai dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengetahui hubungan kekeluargaan, 2) pada saat Bỡrỡta Mbỡwỡ ada hal unik yang dilakukan yaitu pembahasan tentang mahar  dan jabatan dalam adat, 3) pada tahap Oroisa Mene-mene (nasehat) menunjukkan semua keluh kesah kedua orangtua selama bersama dengan anaknya dan diakhiri dengan pemberian nasehat dan 4) howu-howu (berkat) adalah tahapan akhir yaitu pemberian berkat berupa harapan oleh orangtua mempelai perempuan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Falöwa Nias Selatan mengandung kekayaan budaya yang harus terus di lestarikan. Kata kunci : Upacara Falöwa  Nias Selatan, Fanika era-era mböwo, Analisis Wacana KritisPenelitian ini menganalisis salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Tahapan ini merupakan rangkaian prosesi adat yang berisikan 4 hal penting, yaitu Ngaỡtỡ (silsilah), Bỡrỡta Mbỡwỡ (mahar), Oroisa Mene-mene (nasehat) dan howu-howu (berkat). Peneliti menggunakan teori Analisis Wacana Kritis sebagai pisau analisis dalam menguraikan upacara Falöwa Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif Analisis Wacana Kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks  Falöwa  Nias Selatan yang telah ditranskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada saat Ngaỡtỡ berlangsung, maka kedua belah pihak yang berkepentingan dalam prosesi adat akan memberitahukan tentang silsilah marga kedua mempelai dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengetahui hubungan kekeluargaan, 2) pada saat Bỡrỡta Mbỡwỡ ada hal unik yang dilakukan yaitu pembahasan tentang mahar  dan jabatan dalam adat, 3) pada tahap Oroisa Mene-mene (nasehat) menunjukkan semua keluh kesah kedua orangtua selama bersama dengan anaknya dan diakhiri dengan pemberian nasehat dan 4) howu-howu (berkat) adalah tahapan akhir yaitu pemberian berkat berupa harapan oleh orangtua mempelai perempuan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Falöwa Nias Selatan mengandung kekayaan budaya yang harus terus di lestarikan. Kata kunci : Upacara Falöwa  Nias Selatan, Fanika era-era mböwo, Analisis Wacana KritisPenelitian ini menganalisis salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Tahapan ini merupakan rangkaian prosesi adat yang berisikan 4 hal penting, yaitu Ngaỡtỡ (silsilah), Bỡrỡta Mbỡwỡ (mahar), Oroisa Mene-mene (nasehat) dan howu-howu (berkat). Peneliti menggunakan teori Analisis Wacana Kritis sebagai pisau analisis dalam menguraikan upacara Falöwa Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif Analisis Wacana Kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks  Falöwa  Nias Selatan yang telah ditranskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada saat Ngaỡtỡ berlangsung, maka kedua belah pihak yang berkepentingan dalam prosesi adat akan memberitahukan tentang silsilah marga kedua mempelai dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengetahui hubungan kekeluargaan, 2) pada saat Bỡrỡta Mbỡwỡ ada hal unik yang dilakukan yaitu pembahasan tentang mahar  dan jabatan dalam adat, 3) pada tahap Oroisa Mene-mene (nasehat) menunjukkan semua keluh kesah kedua orangtua selama bersama dengan anaknya dan diakhiri dengan pemberian nasehat dan 4) howu-howu (berkat) adalah tahapan akhir yaitu pemberian berkat berupa harapan oleh orangtua mempelai perempuan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Falöwa Nias Selatan mengandung kekayaan budaya yang harus terus di lestarikan. Kata kunci : Upacara Falöwa  Nias Selatan, Fanika era-era mböwo, Analisis Wacana KritisPenelitian ini menganalisis salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Tahapan ini merupakan rangkaian prosesi adat yang berisikan 4 hal penting, yaitu Ngaỡtỡ (silsilah), Bỡrỡta Mbỡwỡ (mahar), Oroisa Mene-mene (nasehat) dan howu-howu (berkat). Peneliti menggunakan teori Analisis Wacana Kritis sebagai pisau analisis dalam menguraikan upacara Falöwa Nias Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana proses tahapan penting dalam pelaksanaan Falöwa Nias Selatan, yaitu tahapan fanika era-era mböwo. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan perspektif Analisis Wacana Kritis. Data yang digunakan dalam penelitian ini berupa teks  Falöwa  Nias Selatan yang telah ditranskripsikan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) Pada saat Ngaỡtỡ berlangsung, maka kedua belah pihak yang berkepentingan dalam prosesi adat akan memberitahukan tentang silsilah marga kedua mempelai dengan tujuan agar seluruh peserta dapat mengetahui hubungan kekeluargaan, 2) pada saat Bỡrỡta Mbỡwỡ ada hal unik yang dilakukan yaitu pembahasan tentang mahar  dan jabatan dalam adat, 3) pada tahap Oroisa Mene-mene (nasehat) menunjukkan semua keluh kesah kedua orangtua selama bersama dengan anaknya dan diakhiri dengan pemberian nasehat dan 4) howu-howu (berkat) adalah tahapan akhir yaitu pemberian berkat berupa harapan oleh orangtua mempelai perempuan. Hasil penelitian tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan Falöwa Nias Selatan mengandung kekayaan budaya yang harus terus di lestarikan. Kata kunci : Upacara Falöwa  Nias Selatan, Fanika era-era mböwo, Analisis Wacana Kritis
Implikatur Percakapan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon Chrissanty Hiariej; Icha Fadhilasari
Kode : Jurnal Bahasa Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (540.278 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v11i1.33493

Abstract

Implikatur percakapan sebagai sarana pengkajian ilmu pragmatik selalu dikembangkan dalam fenomena kebahasaan berupa tuturan. Implikatur yang muncul pada tiap tuturan pun beebeda bedasarkan pada objek dan subjek yang berbeda. oleh karena itu gejala dan analisis juga berbeda sesuai konteks dan penggunaannya. Penelitian yang dilakukan ini merupakan salah satu penerapan kajian pragmatik khususnya implikatur percakapan. Penelitian ini difokuskan pada implikatur percakapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon dengan rumusan masalah penelitian yaitu bagaimanakah implikatur percakapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan implikatur percakapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian deskriptif kualitatif yang didasarkan pada ciri-ciri penelitian kualitatif. Data penelitian ini adalah data verbal, yaitu tuturan mahasiswa. Sedangkan sumber data adalah mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon. Penelitian ini dilakukan di Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti. Teknik yang dipakai dalam pangumpulan data Implikatur pada mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia adalah teknik observasi, teknik wawancara, teknik rekaman, teknik catatan lapangan, dan teknik dokumentasi. Penelitian ini menghasilkan tujuh implikasi pragmatis implikatur percakapan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon, yakni: implikasi pragmatis perintah, permintaan, penolakan, mengingatkan, mengajak, menginformasikan fakta, mengusulkan, dan menyatakan kebiasaan. Tidak hanya berupa implikasi dalam implikatur percakapan mahasiswa Program Studi yang bervariasi saja, tetapi juga ditemukan adanya kemunculan pertukaran tuturan yang menghasilkan lebih dari satu implikatur percakapan sekaligus dalam sebuah konteks tuturan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Unpatti Ambon.

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025 Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024 Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023 Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023 Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022 Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021 Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021 Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021 Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021 Vol 9, No 4 (2020): KODE Vol 9, No 3 (2020): KODE Vol 9, No 2 (2020): KODE Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 8, No 4 (2019): KODE Vol 8, No 3 (2019): KODE Vol 8, No 2 (2019): KODE Vol 8, No 1 (2019): KODE Vol 7, No 4 (2018): KODE Vol 7, No 3 (2018): KODE Vol 7, No 2 (2018): KODE Vol 7, No 1 (2018): KODE Vol 6, No 3 (2017): KODE Vol 6, No 1 (2017): KODE Vol 5, No 3 (2016): KODE Vol 6, No 4 (2017): KODE Vol 6, No 2 (2017): KODE Vol 5, No 2 (2016): KODE Vol 5, No 1 (2016): KODE Vol 4, No 4 (2015): KODE Vol 4, No 3 (2015): KODE Vol 4, No 2 (2015): KODE Vol 4, No 1 (2015): kode Vol 3, No 4 (2014): KODE Vol 3, No 3 (2014): KODE Vol 3, No 2 (2014): KODE Vol 3, No 1 (2014): KODE Vol 2, No 4 (2013): KODE Vol 2, No 3 (2013): KODE Vol 2, No 2 (2013): KODE Vol 2, No 1 (2013): KODE Vol 1, No 3 (2012): KODE Vol 1, No 2 (2012): KODE Vol 1, No 1 (2012): KODE More Issue