cover
Contact Name
Diah Eka Sari
Contact Email
diaheka@unimed.ac.id
Phone
+6285261529917
Journal Mail Official
ekasarium@yahoo.com
Editorial Address
Jl. Willem Iskandar / Pasar V, Medan, Sumatera Utara – Indonesia Kotak Pos 1589, Kode Pos 20221
Location
Kota medan,
Sumatera utara
INDONESIA
Kode : Jurnal Bahasa
ISSN : 23015411     EISSN : 25797957     DOI : https://doi.org/10.24114/kjb.v9i3.19972
Core Subject : Education,
Jurnal Kode adalah jurnal yang dikelola oleh Prodi Pendidikan Bahasa dan sastra Indonesia, Fakultas Bahasa dan Seni, Universitas Negeri Medan. Jurnal ini terbit empat kali dalam setahun pada bulan Maret, Juni, September, dan Desember. Aspek kajian jurnal ini berisi tentang hasil penelitian dan konseptual dalam bidang pembelajaran, penilaian, linguistik, dan sastra Indonesia. Jurnal ini juga dihadirkan untuk mendukung pengembangan akademika di Jurusan Bahasa dan sastra Indonesia.
Articles 592 Documents
KAJIAN FEMINISME DAN TRANSFORMASI PUISI “TJOEMBOEAN” MENJADI NASKAH DRAMA Khairun Nisa; Ermina Waruwu
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 2 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (370.674 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i2.18381

Abstract

Kajian feminisme berusaha memberikan kesadaran yang berhubungan dengan kaum perempuan dan dapat diubah menjadi keseimbangan-keseimbangan yang dinamis. Salah satu obyek kajian penelitian ialah puisi “Tjoemboean” yang etrdiri atas tiga puluh satu bait. Puisi ini ditulis oleh Potjut-potjut Chadidja, Tiawah, Aseb, dan Fatimah, dan dijadikan sebagai alat artikulasi kritis perempuan terhadap isu-isu yang berkenaan dengan kehidupan perempuan. Puisi “Tjoemboean” ini dapat juga ditransformasi menjadi drama. Drama merupakan salah satu karya sastra yang dipanggungkan, di dalamnya terdapat alur cerita beserta para tokoh yang berperan dalam menjalankan isi cerita tersebut. Penelitan ini bertujuan untuk mendeskrisikan kajian feminisme yang terdiri atas idealisme pengarang, tekanan tokoh wanita dalam puisi dan juga aspek psikoanalisa pengarang berdasarkan puisi “Tjoemboean”. Untuk mendukung penelitian ini teori yang digunakan oleh peneliti ialah teori intertekstual khususnya untuk kepentingan transformasi puisi menjadi naskah drama. Data dikumpulkan dengan cara mengumpulkan dokumen khususnya buku puisi dengan instrumennya ialah peneliti sendiri sehingga hasil kajian feminisme puisi dan transfomasinya menjadi naskah drama yang sekaligus sebagai data primer untuk penelitian ini. Metode penelitian yang digunakan ialah deskriptif kualitatif karena peneliti berusaha mendeskripsikan hasil kajian. Langkah analisis penelitian yang digunakan oleh peneliti ialah mereduksi data, display data, dan menyusun kesimpulan. Untuk menjamin kebsahan data penelitian, maka peneliti melakukan trianggulasi yakni memeriksa kesesuain obyek penelitian dengan hasil kajian baik hasil kajian feminis maupun transformasinya menjadi naskah drama. Akhirnya, rekomendasi atau saran atas penelitian ini ialah agar kesetaraan gender lebih gencar diimplementasikan dalam struktur sosial masyarakat sehingga perempuan juga memiliki kedudukan dan peran yang sama dengan laki-laki. Selain itu, hasil transformasi puisi menjadi naskah drama ini dapat digunakan untuk pengembangan ilmu pengetahuan bahasa dan sastra Indonesia.  Kata Kunci: Feminisme, Transformasi, Puisi “Tjoemboean”, Naskah Drama
SASTRA LISAN “AEK SIPITUDAI” DI DESA AEK SIPITUDAI KECAMATAN SIANJUR MULA-MULA KABUPATEN SAMOSIR (KAJIAN ANTROPOLOGI SASTRA) Queen Keren Happuck Samosir; Arnita Arnita
Kode : Jurnal Bahasa Vol 6, No 2 (2017): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (447.686 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v6i2.10824

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur-unsur dannilai-nilai budaya Batak yang terdapat di dalam cerita “AekSipitudai” yang berasal dari desa Aek Sipitudai. Teori yangdigunakan dalam penelitian ini adalah teori Koentjaraningratuntuk membahas tentang unsur-unsur kebudayaan dan nilai-nilaibudaya yang terdapat di dalam cerita. Metode yang digunakandalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif denganteknik pengumpulan data yang harus mendekati dan merekamcerita dari penutur cerita yang bertempat tinggal di desa tersebut.Teknik analisis data dengan mencatat temuan-temuan dan objekobjek yang akan dikaji, selanjutnya akan dilakukanpengelompokkan data dan mengklasifikasikan unsur-unsur dannilai-nilai budaya yang terdapat dalam cerita. Hasil penelitianmenunjukkan bahwa cerita “Aek Sipitudai” memiliki unsurbudaya Batak diantaranya peralatan kehidupan manusia, matapencaharian, sistem kemasyarakatan, bahasa, kesenian denganberbagai jenisnya, sistem pengetahuan dan sistem religi sertamemiliki nilai kekerabatan, nilai religi, nilai hasangapon, nilaiuhum/konflik, dan nilai hagabeon yang sangat erat dengan tradisidan adat istiadat masyarakat Batak.Kata Kunci: Sastra Lisan, Budaya, Aek Sipitudai
Transformasi Legenda Pawang Ternalem Menjadi Naskah Drama Sebagai Bahan Ajar Di Prodi Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia Universitas Prima Indonesia Esra Peranginangin; Wahyu Ningsih
Kode : Jurnal Bahasa Vol 9, No 3 (2020): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (494.85 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v9i3.19997

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merevitalisasi Legenda “Pawang Ternalem” suku Karo sebagai bahan ajar bahasa Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif bertujuan untuk mendeskripsikan secara sistematis, faktual, dan akurat dengan menggunakan kata-kata atau kalimat. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik simak bebas libat cakap. Data dalam penelitian ini adalah data lisan berupa cerita rakyat legenda Selang Pangeran. Sumber data dalam penelitian ini adalah informan dari masyarakat di Kabupaten Karo. Teknik analisis data menggunakan analisis interaktif, yaitu reduksi, penyajian data, dan penarikan simpulan. Teknik validitas data menggunakan triangulasi teori dan sumber. Prosedur penelitian meliputi perencanaan, pelaksanaan, dan peyusunan laporan. Hasil penelitian ini diketahui bentuk legenda “Pawang Ternalem” dan transformasi legenda menjadi naskah drama. Luaran dari penelitian ini adalah sebagai bahan ajar bahasa Indonesia, dan artikel yang dipublikasikan.Kata kunci: revitalisasi, legenda “Pawang Ternalem”, bahan ajar bahasa Indonesia
JARGON NARAPIDANA DILEMBAGA PEMASYARAKATAN KELAS IIB LUBUK PAKAM FITRI ANGGRAINI HARAHAP
Kode : Jurnal Bahasa Vol 1, No 2 (2012): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v1i2.961

Abstract

Jargon merupakan istilah khusus yang digunakan oleh kelompok tertentu untuk menghindari pemahaman orang lain di luar kelompok mereka. Jargon - jargon tersebut dibentuk dengan pola pembentukan tertentu melahirkan makna baru. Penelitian tentang jargon narapidana ini dilatarbelakangi oleh penggunaan ungkapan ungkapan khusus yang dilakukan sesama narapidana dengan kelompoknya baik narapidana yang berbeda kasus ,maupun yang memiliki kasus hukum yang sama dengan mereka, yang pada umumnya hanya dipahami oleh kelompok tersebut.Masalah dalam penelitian ini adalah penggunaan jargon narapidana di lembaga pemasyarakatan Kelas IIB Lubuk Pakam yangdirinci kedalam beberapa poin yaitu jargon yang terdapat di lembagapemasyarakatan kelas IIB Lubuk Pakam, makna jargon jargon yang digunakan tersebut, dan pola yang membentuk jargon-jargon tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif.Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui jargon yang digunakan oleh narapidana di Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Lubuk Pakam. Data penelitian diperoleh dengan teknik rekam dan wawancara. Ada pun objek yang diteliti adalah jargon yang digunakannarapidana, sedangkan datanya adalah percakapan antara narpidana. Subjek penelitian adalah para narapidana Data yang telah terkumpul dianalisisdengan teknik analisis kualitatif.Berdasarkan hasil analisis data, ditemukan jargon yang digunakan oleh narapidana di Lembaga pemasyarakatan kelas IIB Lubuk Pakam adalah ayi. uam itnan, sugap, ngaro, ibat, nakam, idnam, kadit, hadusnakam, ubas, bd, pau,palkam, rtm, japen, kesper, badai, tembok, mati lampu, kondisi, mesin, si putih, kayu, mutih ,bandit, dayak, bebek baru, pompa, 378, ilmu, becak, desah, kapal, kapal karam, kapal hanyut, kapal selam, selanjing, selbabi, tokogelap, kodamI, kodamII, ,rodes, sima, mancai, poaqpa, piyul, jenger, cokang, skiltimigran, tinger, det, lodes, ceraot, kenjiro, skuba,septi, tamping, sepek, insan, uamanam, ainudatak, ayap, pansus, kubinasus, ai, bebe, koslap, eweksinan. Pola pembentukan terdiri dari pola pembentukan prediktif, dan pola pembentukan Nonprediktif.Kata kunci: Jargon, Narapidana
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN INKUIRI TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS TEKS CERITA PENDEK OLEH SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 SIBABANGUN KABUPATEN TAPANULI TENGAH TAHUN PEMBELAJARAN 2014/2015 Susi Susanti Simamora; Tangson Rudolf Pangaribuan
Kode : Jurnal Bahasa Vol 6, No 4 (2017): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (474.602 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v6i4.10835

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Inkuiriterhadap kemampuan menulistekscerita pendek. Populasi penelitian ini adalahseluruh siswa kelas VII SMP Negeri 1 Sibabangun Tahun Pembelajaran 2014/2015yang berjumlah 134 orang siswa. Sampel diambil secara acak kelas yaitu kelasVII-A yang berjumlah 20 orang. Metode yang digunakan adalah metodeeksperimen. Instrument yang digunakan adalah tes esai.Dari pengolahan datamenunjukkan bahwa kemampuan menulistekseksposisi siswa kelas VII SMPNegeri 1 Sibabangun Tahun Pembelajaran 2014/2015 sebelum menggunakanmodel pembelajaran Inkuiri di kelas eksperimen masuk ke dalam kategori cukupdengan nilai rata-rata = 65,9, standar deviasi = 13,56 sedangkan kemampuanmenulistekscerita pendek siswa kelas VII SMP Negeri 1Sibabangun TahunPembelajaran 2014/2015 setelah menggunakan model pembelajaran Inkuirimasukke dalam kategori baik dengan nilai rata-rata = 76,25, standar deviasi = 10,43. Dariuji data didapat kedua hasil berdistribusi normal. Dari uji homogenitas didapatbahwa sampel penelitian ini berasal dari populasi yang homogen. Setelah ujinormalitas dan homogenitas, didapatlah to sebesar 2,64. Selanjutnya to diketahui,kemudian dikonsultasikan dengan tabel t pada taraf signifikasi 5% dengan df=N-1=20-1=19 diperoleh taraf signifikansi 5% = 2,09, karena to yang diperoleh lebihbesar dari tabel yaitu 2,64 > 2,09, maka hipotesis diterima.Akhirnya dapatdisimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan atas penerapan modelpembelajaran Inkuiri terhadap kemampuan menulis teks cerita pendekoleh siswakelas VII SMP Negeri 1 Sibabangun Kabupaten Tapanuli Tengah TahunPembelajaran 2014/2015.Kata kunci : Model Pembelajaran Inkuiri, Teks Cerita Pendek.
Kajian Roland Barthes Dalam Kumpulan Cerpen Melankolia Bunga-Bunga Karya Inung Setyami Iva Ani Wijiati
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (416.202 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i1.23957

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui makna konotasi dan denotasi menggunakan kajian semiotik Rolland Barthes dalam kumpulan cerpen “Melankolia Bunga-Bunga” karya Inung Setyami. Penelitian ini menggunakan enelitian Kualitatif. Fokus penelitian ini adalah makna denotasi dan konotasi menggunakan kajian semiotik Rolland Barthes. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan teknik simak dan catata . Hasil penelitian yang didapatkan dalam penelitian ini bunga-bunga mekar di matamu, batu-batu itu menyanyi tak henti-henti, senja yang kusam di sudut bibirnya, tersayat pula hatinya, dicuri waktu, jantung kehidupan, dan gula-gula murahan. objek yang ditelitu mengandung makna denotasi dan konotasi yang penting untuk diberi pemaknaan agar pembaca tidak salah menafsirkan kata atau kalimat yang ada dalam kumpulan cerpen “Bunga-Bunga Melankolia” karya Inung Setyami. Kata Kunci: Konotasi, Denotasi, Kajian Semiotik Rolland Barthes, Cerpen Melankolia
Pengaruh Metode Sugesti-Imajinasi Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Tahun Pembelajaran 2013/2014 Herza Alwanny
Kode : Jurnal Bahasa Vol 3, No 2 (2014): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v3i2.1648

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan Metode Sugesti-Imajinasi Terhadap Kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negri 1 Tanjung Morawa Tahun Pembelajaran 2013/2014. Sampel penelitian ini berjumlah 39 orang di kelas eksperimen dan 38 orang di kelas kontrol, dari 310 populasi yang terdiri dari 8 kelas. Teknik yang digunakan dalam penentuan sampel adalah teknik sampel acak kelas. Kelas eksperimen dikenai perlakuan dengan Metode Sugesti-Imajinasi, sedangkan kelas kontrol dikenai perlakuan dengan metode konvensional.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode eksperimen dengan desain penelitian two group post test desaign.Untuk memperoleh data digunakan tes essay menulis puisi. Hasil analisis data menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen adalah 75,89 sedangkan untuk kelas kontrol adalah 64,05. Berdasarkan hasil analisis data, dapat disimpulkan bahwa penerapan Metode Sugesti-Imajinasi berpengaruh positif terhadap kemampuan Menulis Puisi Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Tanjung Morawa Tahun Pembelajaran 2013/2014.Kata Kunci: Pengaruh–Metode Sugesti-Imajinasi–Menulis Puisi
ANALISIS KESESUAIAN KOMPONEN RPP DENGAN TUJUAN PEMBELAJARAN MATA PELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA NEGERI 20 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2017/2018 Sri Yuni Astuti; Syamsul Arif
Kode : Jurnal Bahasa Vol 8, No 2 (2019): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (380.017 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v8i2.13948

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat bagaimana kesesuaian komponen RPP (indikator, kegiatan pembelajaran, materi pembelajaran, media pembelajaran, sumber belajar, dan penilaian hasil belajar) dengan tujuan pembelajaran oleh guru bahasa Indonesia kelas XI MIS/IPS di SMA Negeri 20 Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif, yang akan dipaparkan dalam bentuk narasi dengan menggunakan alat bantu kesesuaian komponen RPP dengan tujuan pembelajaranyang dibuat berdasarkan alat ukur dari berbagai referensi, seperti  jurnal penelitian, pedoman RPP berdasarkan Permendikbud, serta skripsi terdahulu yang sudah  penulis rangkum menjadi satu instrumen. Hasil penelitian menunjukan bahwa indikator sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran kurang sesuai dengan tujuan pembelajaran, materi pembelajaran kurang sesuai dengan tujuan pembelajaran, media pembelajaran sesuai dengan tujuan pembelajaran, sumber belajar sudah sesuai dengan tujuan pembelajaran, serta penilaian hasil belajar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Berdasarkan penjelasan di atas, maka komponen yang dibuat guru dalam RPP nya memiliki kesesuaian dengan nilai 88,88 % menduduki kategori sesuai (baik) karena nilai sudah lebih dari >76.Kata kunci :Tujuan Pembelajaran, RPP, Kesesuaian
Analisis Kesalahan Berbahasa Bidang Semantik pada Program Waktu Indonesia Bercanda Tahun 2017 Erlangga Erlangga; Agelia Sari; Nadia Alifulia
Kode : Jurnal Bahasa Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (413.407 KB) | DOI: 10.24114/kjb.v10i3.28311

Abstract

Sebagai salah satu media informasi, televisi juga digunakan sebagai media hiburan dengan berbagai program tayangan yang menarik. Salah satunya program Waktu Indonesia Bercanda yang banyak ditemukan kesalahan berbahasa tutur dalam tataran semantik di dalamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan memperbaiki kesalahan berbahasa bidang semantik dalam tayangan program Waktu Indonesia Bercanda. Penelitian ini menggunakkan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif pada tuturan pembawa acara dan bintang tamu. Berdasarkan hasil analisis ditemukan 18 kesalahan berbahasa Indonesia bidang semantik dari 3 episode Waktu Indonesia Bercanda yang diunggah pada tahun 2017. Dari 18 kesalahan bahasa pada tataran bidang semantik tersebut, ditemukan sebanyak 11 kesalahan berbahasa masuk kedalam gejala Pleonasme, 5 kesalahan berbahasa termasuk kedalam gejala Ambiguitas, dan 2 kesalahan berbahasa masuk kedalam gejala hiperkorek. Hasil penelitian ini menyimpulkan bahwa kesalahan berbahasa tutur pada pembawa acara dan bintang tamu program Waktu Indonesia Bercanda disebabkan oleh kesengajaan penutur sebagai salah satu gaya bahasa yang memberikan tekanan pada makna, serta ketidaktahuan dan ketidaksadaran penutur bahwa kata yang diucapkannya tidak tepat atau berlebih-lebihan.Kata kunci: Kesalahan Berbahasa, Semantik, Waktu Indonesia Bercanda
PENGARUH MODEL QUANTUM TEACHING TERHADAP KEMAMPUAN MENULIS PUISI SISWA KELAS X SMA NEGERI 10 MEDAN TAHUN PEMBELAJARAN 2012/2013 DASMIATI DASMIATI
Kode : Jurnal Bahasa Vol 2, No 4 (2013): KODE
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/kjb.v2i4.1671

Abstract

This study aimed to determine the effect on the ability of the model Quantum Teaching poetry writing class X SMA Negeri 10-year field study 2012/2013. The sample of 40 people in the experimental class and 40 in the control class, of 246 population consisting of 6 classes. Techniques used in the determination of the sample is random technique class. The sample will be divided into two classes, the experimental class and control class. The method used in this study is an experimental method to design two-group posttest study desaign. The instrument used was a test essay writing poetry. The average value of the experimental class was 77.5, while for the control class is 68.125. Based on the analysis of data obtained using the t test t count = 5.54. At the significant level α = 5%, is obtained TTable = 2.00 and the significance level α = 1%, TTable = 2.65. So, thitung> ttable = 2.00 <5.54> 2.65. Thus, Ho is rejected and Ha accepted. Based on the above data, it was concluded that the use of models of Quantum Teaching positive influence on the ability to write poetry class X SMA Negeri 10 Medan Years Learning 2012/2013. Keywords: effect, the quantum model of teaching, skills, writing, poetry

Filter by Year

2012 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 14 No. 4 (2025): Kode: Edisi Desember 2025 Vol. 14 No. 3 (2025): Kode: Edisi September 2025 Vol. 14 No. 2 (2025): Kode: Edisi Juni 2025 Vol. 14 No. 1 (2025): Kode: Edisi Maret 2025 Vol. 13 No. 4 (2024): Kode: Edisi Desember 2024 Vol. 13 No. 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 3 (2024): Kode: Edisi September 2024 Vol 13, No 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 2 (2024): Kode: Edisi Juni 2024 Vol. 13 No. 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 13, No 1 (2024): Kode: Edisi Maret 2024 Vol 12, No 4 (2023): Kode: Edisi Desember 2023 Vol 12, No 3 (2023): Kode: Edisi September 2023 Vol 12, No 2 (2023): Kode: Edisi Juni 2023 Vol 12, No 1 (2023): Kode: Edisi Maret 2023 Vol 11, No 4 (2022): Kode: Edisi Desember 2022 Vol 11, No 3 (2022): Kode: Edisi September 2022 Vol 11, No 2 (2022): Kode: Edisi Juni 2022 Vol 11, No 1 (2022): Kode: Edisi Maret 2022 Vol 10, No 4 (2021): Kode: Edisi Desember 2021 Vol 10, No 3 (2021): Kode: Edisi September 2021 Vol 10, No 2 (2021): Kode: Edisi Juni 2021 Vol 10, No 1 (2021): Kode: Edisi Maret 2021 Vol 9, No 4 (2020): KODE Vol 9, No 3 (2020): KODE Vol 9, No 2 (2020): KODE Vol 9, No 1 (2020): Edisi Januari Vol 8, No 4 (2019): KODE Vol 8, No 3 (2019): KODE Vol 8, No 2 (2019): KODE Vol 8, No 1 (2019): KODE Vol 7, No 4 (2018): KODE Vol 7, No 3 (2018): KODE Vol 7, No 2 (2018): KODE Vol 7, No 1 (2018): KODE Vol 6, No 3 (2017): KODE Vol 6, No 1 (2017): KODE Vol 5, No 3 (2016): KODE Vol 6, No 4 (2017): KODE Vol 6, No 2 (2017): KODE Vol 5, No 2 (2016): KODE Vol 5, No 1 (2016): KODE Vol 4, No 4 (2015): KODE Vol 4, No 3 (2015): KODE Vol 4, No 2 (2015): KODE Vol 4, No 1 (2015): kode Vol 3, No 4 (2014): KODE Vol 3, No 3 (2014): KODE Vol 3, No 2 (2014): KODE Vol 3, No 1 (2014): KODE Vol 2, No 4 (2013): KODE Vol 2, No 3 (2013): KODE Vol 2, No 2 (2013): KODE Vol 2, No 1 (2013): KODE Vol 1, No 3 (2012): KODE Vol 1, No 2 (2012): KODE Vol 1, No 1 (2012): KODE More Issue