cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 258 Documents
Search results for , issue "Vol 5" : 258 Documents clear
Efektivitas Bimbingan Kelompok dalam Meningkatkan Self-Disclosure Siswa SMAK Sint Carolus Kupang Tanis, Febrianus Borkonda; P. Lejap, Gracianus Edwin Tue; Lio, Stefanus
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i3.1588

Abstract

This study aims to test the effectiveness of group guidance services in improving self-disclosure of grade XI students of SMAK Sint Carolus Penfui Kupang. The research design used a one-group pre-test and post-test with 10 respondents. The instrument was a valid and reliable questionnaire (0.932). The results of the paired t-test showed a Sig. (2-tailed) value = 0.000 0.05, indicating a significant increase in student self-disclosure. Thus, group guidance services are proven to be effective as a psychopedagogical intervention.ABSTRACPenelitian ini bertujuan menguji efektivitas layanan bimbingan kelompok dalam meningkatkan self-disclosure siswa kelas XI SMAK Sint Carolus Penfui Kupang. Desain penelitian menggunakan one-group pre-test and post-test dengan 10 responden. Instrumen berupa angket valid dan reliabel (0,932). Hasil uji t berpasangan menunjukkan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 0,05, menandakan peningkatan signifikan pada self-disclosure siswa. Dengan demikian, layanan bimbingan kelompok terbukti efektif sebagai intervensi psikopedagogik.
Peranan Sekolah Untuk Meningkatkan Civic Education Berdasarkan Nilai Pancasila Pada SMA Di Kecamatan Idi Rayeuk Aiyub, Muhammad; Hasanah, Hasanah; Winarty, Asih; Tamarli, Tamarli; Jamal, Suwardi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2039

Abstract

Civic education serves as a strategic means to instill national and state awareness, particularly among the youth who will become the nation's future leaders. The situation at SMA Negeri 1 in Idi Rayeuk sub-district shows that the implementation of Pancasila values in civic education learning is still not optimal, marked by monotonous learning methods, low motivation and student engagement, and a dominance of cognitive aspects in civic education that overlooks the formation of attitudes and character. The aim of this research is to understand the implementation of civic education among students and to know the role of schools in instilling civic education values through civic education learning. This research uses a descriptive method with a qualitative approach. The data collection techniques used are interviews, observations, and documentation. The research results show that: 1) The implementation of civic education at SMA Negeri 1 Idi Rayeuk is still not fully It aims to realize the ideal goals as a means of fostering the character of citizens who are aware, critical, and responsible. Students are still experiencing learning that is memorization-based, less contextual, and minimal in active participation. 2) The role of schools in instilling civic education values through PPKn learning at SMA Negeri 1 Idi Rayeuk still faces various complex challenges, both from the pedagogical approach, school culture, facility support, to policy consistency. Schools have not yet fully become a space that is democratic, participatory, and inclusive, which can serve as a living example for students in fulfilling their roles as citizens.ABSTRAKCivic education menjadi sarana strategis untuk menanamkan kesadaran berbangsa dan bernegara, khususnya di kalangan generasi muda yang akan menjadi penerus kepemimpinan bangsa. Kondisi yang terjadi di SMA Negeri 1 di Kecamatan Idi Rayeuk menunjukkan bahwa implementasi nilai-nilai Pancasila dalam pembelajaran civic education masih belum optimal, ditandai dengan metode pembelajaran yang monoton, rendahnya motivasi serta keaktifan siswa, dan dominasi aspek kognitif dalam pembelajaran PKN yang mengabaikan pembentukan sikap dan karakter. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengethaui Implementasi civic education pada Siswa dan mengetahui Peranan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai civic education melalui Pembelajaran PKN. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) Implementasi Civic Education di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk masih belum sepenuhnya mampu mewujudkan tujuan ideal sebagai sarana pembentukan karakter warga negara yang sadar, kritis, dan bertanggung jawab. Siswa masih mengalami pembelajaran yang bersifat hafalan, kurang kontekstual, dan minim partisipasi aktif. 2) Peranan sekolah dalam menanamkan nilai-nilai civic education melalui pembelajaran PPKn di SMA Negeri 1 Idi Rayeuk masih menghadapi berbagai tantangan yang kompleks, baik dari sisi pendekatan pedagogik, kultur sekolah, dukungan fasilitas, hingga konsistensi kebijakan. Sekolah belum sepenuhnya menjadi ruang yang demokratis, partisipatif, dan inklusif, yang mampu menjadi teladan hidup bagi siswa dalam menjalani peran sebagai warga negara.
ZUHUD DAN GAYA HIDUP BERKELANJUTAN MENURUT TINJAUAN SUFISTIK DAN PSIKOLOGI ISLAM Mulyani, Yani; Rahayu, Solihah Sari; Jamaludin, Jamaludin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1956

Abstract

Zuhud is not merely understood as physical detachment from worldly possessions but rather as an inner release from excessive dependence on material pleasures. In the context of modern life, which is dominated by materialism and consumerism, zuhud provides an alternative conscious lifestyle that balances worldly needs with ultimate spiritual goals. This article aims to examine the concept of zuhud within classical Sufi traditions and to explore its relevance to sustainable living in contemporary society. The study employs a library research method with Sufi and Islamic psychological (nafsiyological) approaches. The findings reveal that zuhud encompasses significant spiritual, psychological, and social dimensions. Spiritually, zuhud fosters transcendental awareness; psychologically, it contributes to self-control and mental well-being; and socially, it promotes simplicity, solidarity, and sustainability in resource utilization. Thus, zuhud can be recontextualized as an ethical and spiritual framework to address the value crisis, psychological pressures, and ecological challenges of modern society.ABSTRAKZuhud tidak sekadar dimaknai sebagai sikap menjauhi dunia secara fisik, tetapi lebih pada pelepasan ketergantungan batin terhadap kenikmatan materi yang berlebihan. Dalam konteks kehidupan modern yang sarat dengan materialisme dan konsumerisme, nilai-nilai zuhud menghadirkan alternatif gaya hidup berkesadaran yang mampu menyeimbangkan kebutuhan duniawi dan ukhrawi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep zuhud dalam tradisi tasawuf klasik serta mengeksplorasi relevansinya terhadap gaya hidup berkelanjutan di era kontemporer. Penelitian menggunakan metode studi pustaka dengan pendekatan sufistik dan psikologi Islam (nafsiyologis). Hasil kajian menunjukkan bahwa zuhud memiliki dimensi spiritual, psikologis, dan sosial yang signifikan. Pada dimensi spiritual, zuhud menumbuhkan kesadaran transendental; pada dimensi psikologis, ia berkontribusi dalam pengendalian nafsu serta kesehatan mental; dan pada dimensi sosial, ia mendorong pola hidup sederhana, solidaritas, serta keberlanjutan dalam pemanfaatan sumber daya. Dengan demikian, zuhud dapat direkontekstualisasikan sebagai kerangka etis dan spiritual untuk menghadapi krisis nilai, tekanan psikologis, dan tantangan ekologis masyarakat modern.
IMPLEMENTASI PEMBINAAN KESEHATAN MENTAL OLEH GURU AKIDAH AKHLAK UNTUK PESERTA DIDIK KELAS X DI MA KARTAYUDA WADO KEDUNGTUBAN BLORA Mustafidah, Nurul; Mufid, Abdul; Sutarno, Sutarno
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2103

Abstract

This study describes the implementation of mental-health development by Akidah Akhlak teachers, examines its challenges, and evaluates its effectiveness. Using a descriptive qualitative approach through observation, interviews, and documentation with the principal, teachers, and 10 tenth-grade students, four key strategies emerged: integrating spiritual values into lessons, fostering religious routines such as congregational prayer, dhikr, and recitation of Asmaul Husna, modeling exemplary behavior, and providing Islamic counseling. Thematic analysis identified three main obstacles low student awareness, peer and social-media influences, and limited counseling facilities. These practices effectively enhanced students’ inner calm, self-control, discipline, and religiosity despite existing challenges. Recommendations include strengthening religious culture, providing dedicated counseling space, and improving mental-health literacy in the madrasah.ABSTRAKPenelitian ini mendeskripsikan implementasi pembinaan kesehatan mental oleh guru Akidah Akhlak serta menelaah tantangan dan efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap kepala madrasah, guru, dan 10 siswa kelas X, ditemukan empat strategi utama: integrasi nilai spiritual dalam pembelajaran, pembiasaan religius seperti shalat berjamaah, dzikir, dan pembacaan Asmaul Husna, keteladanan guru, serta konseling Islami. Analisis tematik mengungkap tiga hambatan dominan, yaitu rendahnya kesadaran siswa, pengaruh teman sebaya dan media sosial, serta keterbatasan fasilitas konseling. Praktik tersebut terbukti meningkatkan ketenangan batin, kontrol diri, kedisiplinan, dan religiusitas siswa, menunjukkan efektivitas pembinaan meskipun menghadapi tantangan. Rekomendasi meliputi penguatan budaya religius, penyediaan ruang konseling khusus, dan peningkatan literasi kesehatan mental di madrasah.
Hubungan Antara Kepercayaan Diri Dengan Penyesuaian Diri Siswa Kelas VII UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang Jawan, Kristina Beso; Erlinda, Maria; Lio, Stefanus
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1999

Abstract

The purpose of this study is to examine the relationship between self-confidence and self-adjustment among seventh-grade students in class VII-G at UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang in the 2024/2025 academic year. This study uses a quantitative approach. The independent variable (X) is self-confidence, while the dependent variable (Y) is self-adjustment. The population and sample consist of 32 seventh-grade students in the 2024/2025 academic year. Data were collected using questionnaires, and analysis was performed using Pearson's product-moment correlation. The analysis produced a correlation coefficient in the range of 0.60–0.799 and a significance value of 0.000 0.05. These findings indicate a significant relationship between self-confidence and self-adjustment among seventh-grade students at UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang in the 2024/2025 academic year.ABSTRAKTujuan penelitian ini adalah untuk mengkaji hubungan antara kepercayaan diri dan penyesuaian diri di kalangan siswa kelas VII-G di UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang pada tahun ajaran 2024/2025. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif. Variabel independen (X) adalah kepercayaan diri, sedangkan variabel dependen (Y) adalah penyesuaian diri. Populasi dan sampel terdiri dari 32 siswa kelas VII-G pada tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner, dan analisis dilakukan melalui korelasi momen produk Pearson. Analisis menghasilkan koefisien korelasi dalam rentang 0,60–0,799 dan nilai signifikansi 0,000 0,05. Temuan ini menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kepercayaan diri dan penyesuaian diri di kalangan siswa kelas VII di UPTD SMP Negeri 11 Kota Kupang pada tahun ajaran 2024/2025.
ANALISIS PERAN GURU DALAM PELAKSANAAN PEMBELAJARAN INKLUSIF DI SEKOLAH DASAR RAMAH ANAK: STUDI KASUS SD LABSCHOOL UNNES Adikasari, Alifia Edria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.1971

Abstract

This study aims to analyze the role of teachers in implementing inclusive learning in child-friendly elementary schools. This research is a qualitative descriptive study using a case study design. The data in this study are qualitative data obtained through observations, interviews, questionnaires, documentation, and field notes. The technique for checking the validity of the data in this study uses triangulation. The triangulation carried out in this study includes source triangulation and technical triangulation. The results of the study show that teachers have an important role in realizing inclusive education by implementing child-friendly principles. This role includes the ability to recognize Children with Special Needs (ABK), conduct initial assessments, prepare administration and Individual Education Programs (PPI), and understand appropriate learning strategies. Teachers also need to know assistive technology, collaborate with professionals, and involve parents in the educational process of Children with Special Needs (ABK).ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisa peran guru dalam pelaksanaan pembelajaran inklusif di sekolah dasar ramah anak. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang menggunakan desain studi kasus. Data dalam penelitian ini adalah data kualitatif yang diperoleh melalui hasil observasi, wawancara, angket, dokumentasi, dan catatan lapangan. Teknik pemeriksaan keabsahan data dalam penelitian ini menggunakan triangulasi. Triangulasi yang dilakukan dalam penelitian ini meliputi triangulasi sumber dan triangulasi Teknik. Hasil penelitian guru memiliki peran penting dalam mewujudkan pendidikan inklusif dengan menerapkan prinsip ramah anak. Peran tersebut mencakup kemampuan mengenali Anak Berkebutuhan Khusus (ABK), melakukan asesmen awal, menyusun administrasi dan Program Pendidikan Individual (PPI), serta memahami strategi pembelajaran yang sesuai. Guru juga perlu mengetahui teknologi asistif, bekerja sama dengan tenaga profesional, dan melibatkan orang tua dalam proses pendidikan Anak Berkebutuhan Khusus (ABK).
MOZAIK NILAI SEBAGAI FONDASI PENDIDIKAN KARAKTER DI ERA DIGITAL Firmansyah, Tresna Ridwan; Amala, Djodi; Sobariah, Sobariah; Supriadi, Dadi; Rifki, Muchamad
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2052

Abstract

The digital era presents both opportunities and challenges for the world of education, particularly in shaping the character of students. Advances in information technology often give rise to moral crises, ethical degradation, and weak self-control among the younger generation. Therefore, an approach is needed that can bridge the gap between digital development and the instillation of noble values. The concept of a mosaic of values is seen as a relevant strategy, as it brings together various moral, spiritual, social, and cultural values into a unified whole that can shape the character of students. This study aims to examine the urgency of the value mosaic as the foundation of character education in the digital age, emphasizing the importance of integrating religious, ethical, and humanitarian values into the education system. The study method used is qualitative with a literature review approach to education literature, value philosophy, and Islamic perspectives. The results of the study show that the mosaic of values is not just a collection of norms, but a system that complements and strengthens each other, so that it can become a solid foundation in facing the challenges of digital globalization. Thus, character education based on a mosaic of values is expected to produce a generation that is intellectually intelligent, emotionally mature, and has high integrity in social life.ABSTRAKSatu Era digital menghadirkan peluang sekaligus tantangan besar bagi dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter peserta didik. Kemajuan teknologi informasi seringkali memunculkan krisis moral, degradasi etika, serta lemahnya kontrol diri generasi muda. Oleh karena itu, diperlukan suatu pendekatan yang mampu menjembatani antara perkembangan digital dengan penanaman nilai-nilai luhur. Konsep mozaik nilai dipandang sebagai strategi yang relevan, karena menyatukan berbagai nilai moral, spiritual, sosial, dan budaya menjadi satu kesatuan utuh yang dapat membentuk karakter peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji urgensi mozaik nilai sebagai fondasi pendidikan karakter di era digital, dengan menekankan pentingnya integrasi nilai religius, etis, dan kemanusiaan dalam sistem pendidikan. Metode kajian yang digunakan bersifat kualitatif dengan pendekatan studi pustaka terhadap literatur pendidikan, filsafat nilai, dan perspektif Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa mozaik nilai bukan hanya sekadar kumpulan norma, melainkan sebuah sistem yang saling melengkapi dan memperkuat, sehingga mampu menjadi landasan kokoh dalam menghadapi tantangan globalisasi digital. Dengan demikian, pendidikan karakter berbasis mozaik nilai diharapkan dapat melahirkan generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, serta berintegritas tinggi dalam kehidupan bermasyarakat.
PROFIL GAYA BELAJAR SISWA KELAS VII SMP KATOLIK ST. THERESIA KUPANG TAHUN PELAJARAN 2024/2025 DAN IMPLIKASINYA BAGI LAYANAN INFORMASI BIDANG BELAJAR Tonbesi, Veronika Alexadra; Lio, Stefanus; Bone, Matilda Pia
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.1969

Abstract

The purpose of this study was to identify the learning style profiles of seventh-grade students at St. Theresia Catholic Junior High School in Kupang for the 2024/2025 academic year and to analyze the implications for learning information services. This study used a quantitative approach, with learning style as the variable. The research population consisted of 165 seventh-grade students, while the sample consisted of 42 students selected through proportional random sampling. Data were collected through interviews and the Non-Cognitive Diagnostic Assessment (Student Learning Styles) questionnaire and analyzed using the SI-BK Edition SMP 2.1 application. The results showed that most students preferred visual learning styles (57%), followed by kinesthetic (26%) and auditory (17%). These results highlight the important role of guidance and counseling teachers in planning and organizing learning information services at school. Thus, these services can be provided more effectively and in accordance with students' learning needs, thereby increasing their understanding and involvement in the learning process.ABSTRACTujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi profil gaya belajar siswa kelas VII di Sekolah Menengah Pertama Katolik St. Theresia di Kupang untuk tahun ajaran 2024/2025 dan untuk menganalisis implikasinya terhadap layanan informasi pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif, dengan gaya belajar sebagai variabel. Populasi penelitian terdiri dari 165 siswa kelas VII, sedangkan sampel terdiri dari 42 siswa yang dipilih melalui sampling acak proporsional. Data dikumpulkan melalui wawancara dan kuesioner Penilaian Diagnostik Non-Kognitif (Gaya Belajar Siswa), dan dianalisis menggunakan aplikasi SI-BK Edisi SMP 2.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar siswa lebih menyukai gaya belajar visual (57%), diikuti oleh kinestetik (26%) dan auditif (17%). Hasil ini menyoroti pentingnya peran guru bimbingan dan konseling dalam merencanakan dan menyelenggarakan layanan informasi pembelajaran di sekolah. Dengan demikian, layanan tersebut dapat disediakan secara lebih efektif dan sesuai dengan kebutuhan belajar siswa, sehingga meningkatkan pemahaman dan keterlibatan mereka dalam proses pembelajaran.
Penggunaan Media Edukasi Sensory Path Dalam Meningkatkan Kemampuan Pengenalan Huruf Vokal Pada Siswa Tunagrahita Kelas VII di SKh PGRI Rangkasbitung Ristanti, Ristanti; Abadi, Reza Febri; Pratama, Toni Yudha
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i5.2074

Abstract

This study was conducted due to problems observed in grade VII at SKh PGRI Rangkasbitung, where students had difficulty recognizing the vowels a, i, u, e, and o. The purpose of this study was to test the improvement in vowel recognition, especially in children with intellectual disabilities, through the use of sensory media. This study used a quantitative experimental approach with the Single Subject Research (SSR) method and an A-B-A research design. The collected data were analyzed descriptively and presented using line graphs. The participant in this study was a seventh-grade student with an intellectual disability, identified by the initial W. The findings indicate that the use of sensory pathway educational media improved the student's ability to recognize vowels. This improvement was reflected in an increase in the average score for both target behaviors. For target behavior 1 (naming vowels), the average score in the baseline-1 phase (A1) was 33%. After the intervention in phase B, the average score rose to 86.63%, and in baseline-2 (A2), the score remained at 73%. For target behavior 2 (pointing to vowels), the average score was 33% in A1, increased to 85.75% during the intervention (B), and then recorded 73% in A2. In conclusion, the results show that sensory path educational media is effective in improving the ability of 7th grade students with intellectual disabilities at SKh PGRI Rangkasbitung to recognize vowels.ABSTRAK Penelitian ini dilakukan karena adanya masalah yang diamati pada kelas VII di SKh PGRI Rangkasbitung, di mana siswa kesulitan mengenali huruf vokal a, i, u, e, dan o. Tujuan penelitian ini adalah untuk menguji peningkatan kemampuan mengenali huruf vokal, khususnya pada anak-anak dengan disabilitas intelektual, melalui penggunaan media pendidikan sensory path. Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimental kuantitatif dengan metode Single Subject Research (SSR) dan desain penelitian A-B-A. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif dan disajikan menggunakan grafik garis. Peserta dalam penelitian ini adalah seorang siswa kelas VII dengan gangguan intelektual, yang diidentifikasi dengan inisial W. Temuan menunjukkan bahwa penggunaan media pendidikan sensory path meningkatkan kemampuan siswa dalam mengenali huruf vokal. Peningkatan ini tercermin dalam peningkatan skor rata-rata untuk kedua perilaku target. Untuk perilaku target 1 (menyebutkan vokal), skor rata-rata pada fase baseline-1 (A1) adalah 33%. Setelah intervensi pada fase B, skor rata-rata naik menjadi 86,63%, dan pada baseline-2 (A2), skor tetap pada 73%. Untuk perilaku target 2 (menunjuk huruf vokal), skor rata-rata adalah 33% di A1, meningkat menjadi 85,75% selama intervensi (B), dan kemudian tercatat 73% di A2. Kesimpulannya, hasil menunjukkan bahwa media pendidikan sensory path efektif dalam meningkatkan kemampuan siswa kelas 7 dengan disabilitas intelektual di SKh PGRI Rangkasbitung dalam mengenali huruf vokal.
Metode Uslubul Jidal sebagai Strategi Dialogis untuk Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa Madrasah Aliyah Basyah, Mursalin
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v5i2.2078

Abstract

The implementation of the uslubul jidal method in Arabic language learning at Madrasah Aliyah faces several problems. Students find it difficult to argue because of their lack of mastery of Arabic vocabulary and structure. Learning is still one-way, with minimal dialogue, and teachers are not well trained in this method. The purpose of this study is to describe the implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in improving students' argumentation skills in Arabic language learning at Madrasah Aliyah. This study uses library research. The data sources in this study are books, scientific journal articles, and research reports related to the uslubul jidal method. The results of the study show that: 1). The concept of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning at Madrasah Aliyah is that the uslubul jidal method emphasizes dialogue and discussion to improve Arabic language comprehension, train students to express their opinions, and respond to other people's views with appropriate language. This method is effective in creating a dynamic and participatory learning atmosphere. 2). The form of implementation of the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah is that the implementation of uslubul jidal is carried out through structured discussions and debates, training students to construct arguments and respond to opponents. 3). Challenges and Solutions in implementing the uslubul jidal method as a dialogical strategy in Arabic language learning to improve students' argumentation skills in Madrasah Aliyah are that the main challenges include a lack of proficiency in Arabic and difficulty in constructing arguments. The solutions are intensive vocabulary improvement, argument training, and the use of technology, as well as teacher training to facilitate effective discussions.ABSTRAKImplementasi metode uslubul jidal dalam pembelajaran bahasa Arab di Madrasah Aliyah menghadapi beberapa masalah. Siswa kesulitan berargumentasi karena kurangnya penguasaan kosakata dan struktur bahasa Arab. Pembelajaran masih bersifat satu arah, minim dialog, dan guru kurang terlatih dalam metode ini. Tujuan Penelitian adalah untuk mendeskripsikan implementasi metode uslubul jidal sebagai strategi dialogis dalam meningkatkan kemampuan berargumentasi siswa pada pembelajaran bahasa arab di madrasah aliyah. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian library research. Sumber data dalam penelitian ini adalah buku, artikel jurnal ilmiah, dan laporan hasil penelitian yang berkaitan dengan metode uslubul jidal. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: 1). Konsep Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab pada Madrasah Aliyah adalah bahwa metode uslubul jidal menekankan dialog dan diskusi untuk meningkatkan pemahaman bahasa Arab, melatih siswa mengungkapkan pendapat, dan merespons pandangan orang lain dengan bahasa yang tepat. Metode ini efektif dalam menciptakan suasana belajar yang dinamis dan partisipatif. 2). Bentuk Implementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa implementasi uslubul jidal dilakukan melalui diskusi dan debat terstruktur, melatih siswa menyusun argumen dan merespons lawan. 3). Tantangan dan Solusi dalam mengimplementasi Metode uslubul jidal Sebagai Strategi Dialogis dalam Pembelajaran Bahasa Arab dalam Meningkatkan Kemampuan Berargumentasi Siswa di Madrasah Aliyah adalah bahwa tantangan utama meliputi kurangnya penguasaan bahasa Arab dan kesulitan menyusun argumen. Solusinya adalah peningkatan intensif kosakata, pelatihan argumen, dan pemanfaatan teknologi, serta pelatihan guru untuk memfasilitasi diskusi dengan efektif.

Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue