cover
Contact Name
Elan Jaelan
Contact Email
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Phone
+628157000699
Journal Mail Official
redaksi.penerbitwidina@gmail.com
Editorial Address
CV. Widina Media Utama Komp. Puri Melia Asri Blok C3 No. 17 Kec. Solokan Jeruk Kab. Bandung.
Location
Kab. bandung,
Jawa barat
INDONESIA
JURNAL PENDIDIKAN INDONESIA: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Published by Widina Media Utama
ISSN : -     EISSN : 28073878     DOI : -
Core Subject : Education,
Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi adalah jurnal peer-review yang memiliki ISSN (2807-3878) yang diterbitkan oleh Penerbit Widina di bawah Badan Hukum CV. Widina Media Utama sejak tahun 2021. JPI merupakan media terintegrasi untuk komunikasi berkelanjutan terkait dengan temuan penelitian baru yang signifikan terkait dengan pendidikan, termasuk: bidang penelitian pendidikan dalam pengajaran, pembelajaran dan pengajaran, pengembangan kurikulum, lingkungan belajar, pendidikan guru, teknologi pendidikan, dan pengembangan pendidikan.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 489 Documents
PENGOLAHAN LIMBAH CAIR LOUNDRY DENGAN MENGGUNAKAN BAHAN KOAGULAN TAWAS MENJADI AIR BERSIH DENGAN BIAYA RENDAH Widyaningsih, Triatmi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i3.495

Abstract

This research aims to help find a way out for laundry entrepreneurs in treating wastewater before it is discharged/discharged into water bodies with the right and economical system and to find answers about the possibility of building a Wastewater Treatment Plant (WWTP). One of the efforts that can be done is to treat laundry wastewater before it enters the receiving water body. Treatment methods include: settling, coagulation, flocculation, filtration and neutralization. The dependent variables analyzed were phosphate and TSS, while the independent variables were variations in the concentration of 5% alum coagulant solution. The research was conducted with a preliminary test to determine the characteristics of laundry waste and to determine the dose of coagulation that will be used to reduce pollutant parameters using a jartest tool. The results of the analysis of detergent laundry waste concentration at the beginning showed 2.328 mg/L. The use of various doses of 5% alum coagulant solution of 0 mL (as a control) to 14 mL which was carried out in this study could reduce the pollutant parameters of phosphate (PO4) and TSS. The best reduction of phosphate is the use of a dose of 10 mL of 5% alum, that is, from an initial concentration of 2.328 mg/L it can decrease to 0.945 mg/L or a reduction efficiency of 59.41% under neutral pH conditions (pH 7) while TSS can decrease from 600 mg /L to 346 mg/L or a reduction efficiency of 42.33%. The results of reducing the concentration of pollutant laundry waste in this study can meet the quality standards set by the Regional Regulation of Central Java Province No.10 of 2014 related to laundry wastewater treatment.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk membantu mencarikan jalan keluar bagi pengusaha laundry dalam mengolah air limbah sebelum dibuang/dialirkan ke badan air dengan sistem yang benar dan ekonomis dan mencari jawaban tentang kemungkinan dibangunnya Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah mengolah terlebih dahulu air buangan laundry sebelum masuk badan air penerima. Metode pengolahan meliputi: pengendapan, koagulasi, flokulasi, filtrasi dan netralisasi. Variable terikat yang dianalisis yaitu phospat dan TSS, adapun sebagai variable bebasnya adalah variasi konsentrasi larutan bahan koagulan tawas 5%. Penelitian dilakukan dengan uji pendahuluan untuk mengetahui karakteristik limbah laundry dan penentuan dosis koagulasi yang akan digunakan untuk menurunkan parameter pencemar dengan alat jartest. Hasil analisis konsentrasi limbah laundry diterjen pada awal menunjukkan sebesar 2,328 mg/L. Pemakaian dengan berbagai variasi dosis larutan bahan koagulan tawas 5% sebanyak 0 mL (sebagai control) hingga 14 mL yang dilakukan dalam penelitian ini dapat menurunkan parameter pencemar phospat (PO4) dan TSS. Penurunan phospat terbaik adalah pada pemakaian dosis 10 mL tawas 5% yaitu dari konsentrasi awal 2,328 mg/L dapat turun menjadi 0,945 mg/L atau efisiensi penurunan sebesar 59,41 % dengan kondisi pH netral (pH 7) adapun TSS dapat turun dari 600 mg/L menjadi 346 mg/L atau efisiensi penurunan sebesar 42,33 %. Hasil penurunan konsentrasi pencemar limbah laundry pada penelitian ini dapat memenuhi baku mutu yang ditetapkan oleh Peraturan Daerah Provinsi Jawa Tengah No.10 Tahun 2014 terkait dengan pengolahan air limbah laundry.
PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN COOPERATIVE INTEGRATED READING COMPOSITION DENGAN MENGGUNAKAN MEDIA GAMBAR DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENULIS DAN BERPIKIR KRITIS SISWA SEKOLAH DASAR Harahap, Fatma Dewani
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i4.522

Abstract

This study aims to describe improving students' writing and thinking skills using the Cooperative Integrated Reading Composition learning model using picture media for fifth grade students at SD Negeri 106162 This research is a Classroom Action Research (CAR) conducted at SD Negeri 106162. Data collection uses sheets observation and evaluation test results. Based on the results of the study showed that there was an increase in students' writing skills and critical thinking. In the pre-cycle of students' writing skills, the results were 33% in the "enough" category after being given cycle 1 actions, the number of results of students' writing skills increased to 26% in the "good" category, and in cycle 2, the results of students' writing skills increased to 74% in the "good" category. ”. As for students' critical thinking skills in the pre-cycle, they obtained 63% in the "less critical" category, increased in cycle 1 to 56% in the "quite critical" category and in cycle 2 increased to 70% in the "quite critical" category. There was an increase in learning after using the Cooperative Integrated Reading Composition model using picture media. Thus the results of the study show that the application of the Cooperative Integrated Reading Composition learning model using image media is able to improve students' writing skills and critical thinking.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan meningkatkan keterampilan menulis dan berpikir siswa dengan menggunakan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition dengan menggunakan media gambar pada siswa kelas V SD Negeri 106162 Penelitian ini merupakan penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilakukan di SD Negeri 106162. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi dan hasil tes evaluasi. Berdasarkan hasil penelitian menunjukan bahwa terjadi peningkatan keterampilan menulis dan berpikir kritis siswa. Pada pra siklus keterampilan menulis siswa mendapatkan hasil 33% kategori “cukup” setelah diberikan tindakan siklus 1 , jumlah hasil keterampilan menulis siswa meningkat menjadi 26 % kategori “baik”, dan pada siklus 2 jumlah hasil keterampilan menulis siswa meningkat menjadi 74 % kategori “baik”. Sedangkan untuk kemampuan berpikir kritis siswa pada pra siklus memperoleh 63% kategori “kurang kritis” , meningkat pada siklus 1 menjadi 56 % kategori “cukup kritis” dan pada siklus 2 meningkat menjadi 70 % kategori “cukup kritis”. Terjadi peningkatan dalam pembelajaran setelah menggunakan model Cooperative Integrated Reading Composition dengan menggunakan media gambar. Dengan demikian hasil penelitian menunjukan bahwa penerapan model pembelajaran Cooperative Integrated Reading Composition dengan menggunakan media gambar mampu meningkatkan keterampilan menulis dan berpikir kritis siswa.
Relationship between Working Memory and Early Adolescent Mathematics Learning Achievement Linggi, Alexander Indrakusuma
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i4.493

Abstract

Working memory is an important cognitive ability in the learning process. This study aims to determine the relationship between working memory and mathematics achievement in early adolescent students. The research hypothesis is that there is a positive relationship between working memory and mathematics learning achievement in early adolescent students. Participants in this study were 41 students who were incidentally available at junior high schools in Semarang city. Data collection was carried out by measuring aspects of working memory, namely using Digit Span Backward and Sequencing using paper and pencil. Mathematics learning achievement using math midterm exam scores. Data analysis using pearson correlation. The results of the data analysis show that the hypothesis is accepted. Working memory has a positive correlation with mathematics learning achievement. It was concluded that working memory ability can predict mathematics learning achievement.ABSTRAKWorking memory/memori kerja merupakan kemampuan kognitif yang penting dalam proses belajar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara memori kerja dengan prestasi belajar matematika siswa remaja awal. Hipotesis penelitian ini adalah memori kerja dengan prestasi belajar matematika pada siswa remaja awal. Partisipan dalam penelitian ini sebanyak 41 orang siswa yang tersedia secara insidental pada SMP di kota Semarang. Pengambilan data dilakukan dengan pengukuran aspek memori kerja yaitu menggunakan Digit Span Backward and Sequencing secara paper and pencil. Prestasi belajar matematika menggunakan nilai ujian tengah semester matematika. Analisis data menggunakan korelasi pearson. Hasil analisis data menunjukkan bahwa hipotesis diterima. Memori kerja memiliki korelasi positif dengan prestasi belajar matematika. Disimpulkan bahwa kemampuan memori kerja dapat memprediksi prestasi belajar matematika.
PERSPEKTIF PENGAJARAN SASTRA STRATTA ABAD 21 Armet, Armet -; Mana, Lira Hayu Afdetis
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i4.396

Abstract

In the development of the 21st century world, schools are required to be able to keep up with their students in the era of progress, due to the rapid development of information and communication technology in all aspects of life, including in terms of learning in schools. The teaching of literature has recently been hampered a bit so that it does not get maximum results. This study examines the perspective of teaching literature in Stratta abab 21. The aim of this research is to see the relationship of teaching literature in class XI textbooks of the 2013 curriculum towards the 21st century: the perspective of teaching literature in Stratta. This research is a qualitative research. The method in this research is descriptive. Based on the results of the study, the use of the Stratta model in the 2013 curriculum textbooks for class XI was not fully effective in teaching literature due to the lack of variations in the learning model used by the teacher. The concept of teaching literature in the 2013 curriculum textbook for class XI is apperception, performance and formative tests. While the teaching concept of Stratta is exploration, interpretation and recreation (deepening).ABSTRAKPerkembangan dunia abad ke-21 ini sekolah dituntut untuk bisa mengimbangi siswanya pada era kemajuan, karena dengan berkembang pesatnya teknologi informasi dan komunikasi dalam segala aspek kehidupan, termasuk dari segi pembelajaran di sekolah. Pengajaran sastra belakangan ini sedikit mendapat hambatan sehingga tidak mendapatkan hasil yang maksimal. Penelitian ini mengkaji tentang bagaimana perspekstif pengajaran sastra Stratta abab 21.Tujuan penelitian ini untuk melihat hubungan pengajaran sastra dalam buku teks kelas XI kurikulum 2013 menuju abad 21: perspektif pengajaran sastra Stratta. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Metode dalam penelitian ini adalah deskriptif. Berdasarkan hasil penelitian bahwa penggunaan model Stratta dalam buku teks kurikulum 2013 kelas XI belum sepenuhnya efektif dalam pengajaran sastra dikarenakan kurangnya variasi model pembelajaran yang digunakan guru. Adapun konsep pengajaran sastra dalam buku teks kurikulum 2013 kelas XI adalah apersepsi, unjuk kegiatan dan tes formatif. Sedangkan konsep pengajaran Stratta yaitu penjelajahan, interpretasi dan rekreasi (pendalaman).
Pendidikan Secara Tinjauan Filosofis (Ontologi, Epistemologi dan Aksiologi) Inayati, Inayati; Wardarita, Ratu; Ayuningtyas, Pratika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i3.559

Abstract

Education plays a very important role in a person’s life based on the values and norms background. It aims to prepare the person in balance, unity, organic, harmonious, dynamic, in order to achieve the goals of human life. In its development, theories regarding the basis of philosophy must be considered. The explanation of each theory will be elaborated in this study. To answer the research question, literature study was use. The result is that the basic philosophy of education can be seen from its application in terms of ontology, epistemology and axiology. Ontology is the basis for sorting out the fields of science. This relates to the separation of knowledge based on its core. Epistemology talks about methods of obtaining knowledge, which is how knowledge can be gain at the maximum rate. While axiology talks about the purpose of knowledge, therefore one is able to choose what knowledge to use for the purpose of solving his problems.ABSTRAKPendidikan sangat berperan dalam membentuk baik atau buruknya pribadi manusia menurut nilai dan norma. Pendidikan bertujuan menyiapkan pribadi dalam keseimbangan, kesatuan, organis, harmonis, dinamis, guna mencapai tujuan hidup kemanusiaan. Dalam pengembangannya, teori-teori mengenai dasar filsafat harus dipertimbangkan. Maka penjelasan dari masing-masing teori akan dijabarkan dalam penelitian ini. Untuk menjelaskan hal tersebut studi pustaka digunakan dalam penelitian ini. Hasilnya adalah bahwa dasar filsafat pendidikan dapat dilihat penerapannya dari segi ontologi, epistemologi dan aksiologi. Ontologi merupakan dasar untuk memilah bidang ilmu. Hal ini berkaitan dengan adanya bidang ilmu yang terpisah-pisah sesuai dengan hakikatnya. Epistemologi berbicara mengenai metode mendapatkan pengetahuan, yaitu berkaitan dengan bagaimana menyampaikan pendidikan atau materi pembelajaran menjadi pengetahuan yang dapat diterapkan. Sedangkan aksiologi membahas mengenai tujuan serta manfaat pengetahuan, yang mana individu dapat memilah pengetahuan mana yang dapat dimanfaatkan untuk menyelesaikan masalah yang dihadapinya.
LITERATURE REVIEW: PERAN MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS AUGMENTED REALITY DALAM MEDIA SOSIAL Yusup, Ainiyah Hidayanti; Azizah, Asma; Rejeki, Endang Sri; Silviani, Meliza; Mujahidin, Ending; Hartono6, Rudi
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v3i5.575

Abstract

Technological developments, especially in the Society 5.0, offer connectivity between humans, machines and the environment, enabling intelligent and adaptive systems. Augmented Reality (AR) based learning media has great potential in bringing more interactive and effective learning. Unfortunately, the use of augmented reality (AR) in learning is usually limited to the form of flash cards or modules. An innovative utilization of AR-based learning media in social media platforms is expected to create an inclusive and attractive learning environment for the digital generation. This study aims to review scientifically the role of augmented reality-based learning media in media sosial. The benefit of this research is to assist stakeholders in the field of education in utilizing AR technology and integrate it with media sosial platforms to create an inclusive, accessible and attractive learning environment for the current digital generation. The research method used is the library research method or commonly known as Library Research. Data collection techniques use secondary data, in the form of documentation, existing research results, supporting books and articles. This study was compiled by the researcher using a mix of up-to-date and relevant books and journals chosen by the researcher. The results of the study show that the integration of Augmented Reality (AR) technology as a learning medium with social media such as Instagram shows positive and effective results. Some filters that already use this technology can increase the motivation, interest and curiosity of learners. The learning target can also be wider, because it can be accessed by anyone, anytime, and anywhere with the support of adequate camera and smartphone specifications. The use of AR also does not limit what lessons will be covered, depending on the learning designer. ABSTRAKPerkembangan teknologi terutama era Society 5.0 menawarkan konektivitas antara manusia, mesin, dan lingkungan, memungkinkan sistem yang cerdas dan adaptif. Media pembelajaran berbasis Augmented Reality (AR) memiliki potensi besar dalam membawa pembelajaran yang lebih interaktif dan efektif. Penelitian ini bertujuan untuk meninjau secara ilmiah peranan media pembelajaran berbasis augmented reality dalam media sosial. Manfaat dari penelitian ini yaitu untuk membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam pendidikan dalam memanfaatkan teknologi AR dan memadukannya dengan platform media sosial untuk menciptakan lingkungan pembelajaran yang inklusif, aksesibel, dan menarik bagi generasi digital saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah metode riset pustaka atau yang biasa dikenal dengan Library Research. Teknik pengambilan data menggunakan data sekunder, yang berupa dokumentasi, hasil-hasil penelitian yang sudah ada, buku dan artikel yang mendukung. Penelitian ini disusun oleh peneliti menggunakan perpaduan antara buku dan jurnal yang  uptodate dan relevan pilihan peneliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemaduan teknologi Augmented Reality (AR) sebagai media pembelajaran dengan media sosial seperti instagram, menunjukkan hasil yang positif dan efektif. Beberapa filter yang sudah menggunakan teknologi ini dapat meningkatkan motivasi, minat dan rasa keingintahuan yang lebih dari peserta didik. Sasaran pembelajarannya pun bisa lebih luas, karena dapat diakses oleh siapapun, kapanpun, dan dimanapun dengan di support oleh kamera dan spesifikasi smartphone yang memadai. Penggunaan AR ini juga tidak membatasi pelajaran apa yang akan dibahas, bergantung pada pendesain pembelajaran tersebut
PENGGUNAAN AUTHENTIC MATERIAL UNTUK PERGURUAN TINGGI VOKASI Ayuningtyas, Pratika
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i1.650

Abstract

Vocational education has a primary goal, namely to produce students who are ready to work in the real world. With a fundamental difference, namely prioritizing practice in learning, the materials obtained by students are expected to be able to provide knowledge equivalent to real work experience. One of the courses that prioritizes soft skills in vocational education is English for Specific Purposes (ESP). In ESP courses, the use of Authentic Material can provide a bridge for students to gain access to the real world in the classroom. One of the study programs at Sawunggalih Aji Polytechnic that applies the use of authentic materials in its courses is the Accounting Study Program. The use of Authentic Material provides real life knowledge for Accounting students in creating business letters and in creating examples of video advertisements. So, by applying authentic materials in the classroom, students will get to know the real world better even though they are only studying in the classroom.ABSTRAKPendidikan vokasi memiliki tujuan primer yaitu untuk mencetak peserta didik yang siap kerja di dunia nyata. Dengan perbedaan yang mendasar yaitu mengedepankan praktek dalam pembelajarannya, materi-materi yang didapatkan peserta didik diharapkan mampu memberikan pengetahuan yang setara dengan pengalaman kerja nyata. Salah satu mata kuliah yang mengedepankan softskills pada pendidikan vokasi adalah English for Specific Purposes (ESP). Pada mata kuliah ESP, penggunaan Authentic Material dapat menjembatani peserta didik untuk mendapatkan akses kepada dunia nyata di dalam kelas. Salah satu program studi di Politeknik Sawunggalih Aji yang menerapkan penggunaan authentic material dalam mata kuliahnya adalah Prodi Akuntansi. Penggunaan Authentic Material memberikan pengetahuan real life untuk mahasiswa Akuntansi dalam membuat surat bisnis maupun dalam membuat contoh iklan video. Maka, dengan mengaplikasikan authentic material di dalam kelas, mahasiswa lebih mengenal dunia nyata meskipun hanya belajar di dalam kelas. 
Usaha Guru Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa di SDN Balekambang 01 Majalaya Hendrayana, Deni; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i1.728

Abstract

One of these educational efforts is the existence of schools, where teachers as educators are obliged to raise students' learning motivation, because motivation is one of the main dynamic aspects. The research method used is qualitative descriptive research with a phenomenological design. The data collection techniques used were observation and interviews. Data were analyzed by means of data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity techniques use data and method triangulation. The results of this research are (1) in the form of low student learning motivation, namely a lack of student involvement during learning and a lack of student activity, (2) factors causing low student learning motivation come from the student's condition and factors from the surrounding environment. environment, (3) efforts that teachers can make to increase student learning motivation are by providing rewards, creating a comfortable learning atmosphere for students, such as varying learning methods, using interesting learning media, providing individual and group activities, and collaboration. With parents.ABSTRAKSalah satu upaya pendidikan tersebut adalah dengan adanya sekolah, dimana guru sebagai pendidik wajib membangkitkan motivasi belajar siswa, karena motivasi merupakan salah satu aspek dinamis yang utama. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif kualitatif dengan desain fenomenologis. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah observasi dan wawancara. Data dianalisis dengan cara reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Teknik keabsahan data menggunakan triangulasi data dan metode. Hasil penelitian ini (1) berupa rendahnya motivasi belajar siswa yaitu kurangnya keterlibatan siswa pada saat pembelajaran dan kurangnya aktivitas siswa, (2) faktor penyebab rendahnya motivasi belajar siswa berasal dari kondisi siswa dan faktor dari lingkungan sekitar. lingkungan, (3) upaya yang dapat dilakukan guru untuk meningkatkan motivasi belajar siswa adalah dengan memberikan reward, menciptakan suasana belajar yang nyaman bagi siswa, seperti metode pembelajaran yang bervariasi, penggunaan media pembelajaran yang menarik, pengadaan kegiatan individu dan kelompok, dan kolaborasi. Dengan orang tua. 
ANALISIS MINAT BACA SISWA KELAS XI SMA IZADA KOTA TANGERANG SELATAN PADA MATA PELAJARAN SEJARAH Widianti, Widianti; Zulfitria, Zulfitria
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i3.777

Abstract

This study aims to determine the level of students' reading interest and the factors that influence reading interest of grade XI students of IZADA High School, South Tangerang City in 2023/2024. The type of research conducted is quantitative research with a descriptive approach. The object of the research was class XI students of IZADA High School, South Tangerang City in 2023/2024, totaling 77 students. The data collection technique in this study was a questionnaire using google form. The questionnaire was designed to assess reading interest by looking at the frequency of students' independent exploration of historical material including reading books, articles, and other sources of information. The results of the analysis show that there are variations in students' reading interest in historical materials, with most students showing a positive tendency towards reading interest and independent reading exploration. The level of reading interest or interest of grade 11 students of SMA IZADA South Tangerang City in learning history is quite large. This shows that there is a link or high level of involvement in exploring historical topics outside the discussion of material in class. In addition, it indicates that there are external factors, one of which is related to the use of interesting learning strategies or models to increase students' interest in reading history subject matter. To increase reading interest, it is recommended that schools develop independent literacy programs, utilize technology in teaching and learning.ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat minat baca siswa dan faktor yang mempengaruhi minat baca siswa kelas XI SMA IZADA Kota Tangerang Selatan tahun 2023/2024. Jenis penelitian yang dilakukan adalah  penelitian kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Obyek penelitian yaitu siswa kelas XI SMA IZADA Kota Tangerang Selatan tahun 2023/2024 yang berjumlah 77 siswa.Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah angket (kuesioner) menggunakan google form. Kuesioner tersebut dirancang untuk menilai minat baca dengan melihat frekuensi eksplorasi mandiri siswa terhadap materi sejarah termasuk membaca buku, artikel, dan sumber informasi lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa terdapat variasi minat baca siswa terhadap materi sejarah, dengan sebagian besar siswa menunjukkan kecenderungan positif terhadap minat baca dan eksplorasi bacaan secara mandiri. Tingkat minat baca atau ketertarikan siswa kelas 11 SMA IZADA Kota Tangerang Selatan pada pembelajaran sejarah cukup besar. Hal ini memperlihatkan bahwa terdapat kaitan atau tingkat keterlibatan yang tinggi dalam mendalami topik sejarah di luar pembahasan materi di kelas. Selain itu, mengindikasikan bahwa adanya faktor eksternal yang salah satunya terkait dengan penggunaan strategi atau model pembelajaran yang menarik untuk meningkatkan daya tarik siswa untuk membaca materi pelajaran sejarah. Untuk meningkatkan minat baca disarankan agar sekolah mengembangkan program literasi mandiri, memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran, mendukung model pembelajaran yang interaktif, serta mendorong kolaborasi dan diskusi di antara siswa. Implementasi strategi-strategi tersebut diharapkan dapat memperkaya pengalaman belajar siswa dan meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi sejarah.
PENERAPAN MODEL PROBLEM BASED LEANING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BELAJAR PERSERTA DIDIK DALAM PEMBELAJARAN AKTIF, EFEKTIF, DAN KREATIF PADA MATA PELAJARAN PPKn DI SMK SAIS 1 KABUPATEN BANDUNG Haryani, Oflen
Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi
Publisher : Penerbit Widina, Widina Media Utama

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59818/jpi.v4i1.675

Abstract

The aim of the research is to improve and improve the quality of learning in PPKn learning in class students in teaching and learning activities and the perception that lessons are only concerned with memorization. The results of research based on observations show that student activity has increased in each cycle. This can be seen in cycle 2, the percentage was 82.72% and in the first cycle it only showed 72.18% and activities less relevant to learning decreased from 22.26% in cycle 1 and in cycle 2 9.90%. So that from the results of evaluation and self-reflection and improvements made by implementing the Problem Based Leaning (PBL) learning model, activity, effectiveness and creativity can be increased in PPKn subjects. ABSTRAKTujuan penelitian Memperbaiki dan meningkatkan kualitas pembelajaran pada pembelajaran PPKn dikelas X melalui penerapan problem  Based Leaning (PBL) di SMK SAIS 1 , sehingga pembelajaran Pendidikan Pancasila  menjadi lebih menyenangkan dan menimbulkan kreatifitas.latar belakang dari penelitian ini adalah rendahnya minat belajar Pendidikan pancasila terlihat kurang aktif peserta didik  dalam kegiatan belajar-mengajar dan anggapan pelajaran yang hanya mementingkan hafalan semata. Hasil penelitian berdasarkan observasi menunjukan aktivitas peserta didik mengalami peningkatan pada setiap sirklusnya hal ini terlihat pada sirklus 2 jumlah persentase 82,72% dan pada sirklus pertama  hanya menunjukan 72, 18 % saja dan aktivitas kurang relevan dengan pembelajaran mengalami penurunan  dari 22,26% di sirklus 1dan pada sirklus 2  9,90%. Sehingga dari hasil evaluasi dan refeksi diri dan perbaikan yang dilakukan penerapan  model pembelajaran Problem Based Leaning (PBL) dapat meningkatkan keaktipan,efektifan  dan kretif   pada mata pelajaran PPKn.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol 6, No 2 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 6, No 1 (2026): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 6 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 5 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 4 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 3 (2025): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 2 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 5, No 1 (2025): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 6 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 5 (2024): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 3 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 4, No 1 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 6 (2023): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 5 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 4 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 3 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 2 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 3, No 1 (2023): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 6 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 5 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 4 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 3 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 2 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 2, No 1 (2022): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 3 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia : Teori, Penelitian, dan Inovasi Vol 1, No 2 (2021): Jurnal Pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian dan Inovasi Vol 1, No 1 (2021): Jurnal pendidikan Indonesia: Teori, Penelitian, dan Inovasi More Issue