cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
ANALISIS PENURUNAN DAN DAYA DUKUNG FONDASI KONSTRUKSI SARANG LABA-LABA PADA TANAH LUNAK Tita Maya Bella; Niken Silmi Surjandari; Bambang Setiawan
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (552.925 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36959

Abstract

Penurunan tanah merupakan fenomena yang sering terjadi di Indonesia akhir-akhir ini, terutama di kota-kota besar seperti Jakarta, Bandung, Semarang, Yogyakarta, dan lain-lain. Salah satu gedung yang berada di kota Semarang akan menjadi topik dalam penelitian ini. Tanah dasar dari lokasi bangunan berupa lapisan tanah lempung lunak dan fungsi bangunan sebagai gedung perkantoran. Gedung tersebut menggunakan fondasi konstruksi sarang laba-laba (KSLL). Tujuan dari skripsi ini untuk menghitung daya dukung fondasi dan penurunan menggunakan metode empiris. Metode empiris untuk menghitung daya dukung menggunakan persamaan Meyerhof (1963), penurunan segera dihitung menggunakan persamaan Janbu et al. (1956) dan penurunan konsolidasi primer dihitung pada kondisi lempung terkonsolidasi normal. Tambahan tegangan tanah dihitung menggunakan persamaan Boussinesq. Hasil analisis daya dukung ultimit menggunakan metode empiris sebesar 422,173 kN/m2 dan penurunan sebesar 44,846 cm. Fondasi KSLL saja kurang cocok diterapkan pada tanah lunak karena penurunan masih jauh dari batas penurunan maksimum sebesar 65-100 mm.
SEDIMENTASIDIDASSAMINAKIBATPERUBAHANTATAGUNALAHAN Fadilah Nuryunita; Suyanto Suyanto; Adi Yusuf Muttaqien
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1308.573 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37356

Abstract

Erosimen jadi peran terpenting dalam menyebabkan terjadinya sedimentasi. Butiran tanah yang terbawa oleh tenaga air hujan akan mengendap di sungai sehingga pendangkalan sungai dapat terjadi. Demikian pula yang terjadi di Daerah Aliran Sungai Samin, akibat dari perubahan lahan atau penggunaan lahanyangtidakterkontroldenganbaikmenyebabkanpendangkalan pada sungaitersebut.Olehkarenaitudilakukanlah analisismengenai"SedimentasidiDASSaminAkibatPerubahanTataGuna Lahan"yangbertujuanuntukmengoptimalkan upayapengelolaandaerahaliransungaidenganmeninjaukondisierosidan sedimentasipadaDAStersebut.Penelitianinimenggunakan metodeUSLEdanMUSLEdalammemprediksivolumedanlaju erosibesertavolumesedimentasi.Danuntukmempermudah dalammemahamipenelitianini,penelitimenambahkan visualisasi berupapemetaan kriteriaerosipadatahun2006dan2010. Darihasilpenelitian yangdilakukan diDASSaminterdapatvolume erosipadatahun2006sebesar649684,7053ton/tahunsedangkan padatahun2010sebesar862159,4938ton/tahun.Begitupula denganlajuerosiyangterjadipadatahun2006sebesar18,91ton/ha/tahun dantahun2010sebesar25,13ton/ha/tahun. SedangkanuntukperhitungansedimentasipadaDASSaminterdapat38548,911tonpadatahun2006dan62606,1938pada tahun2010.Dandalampemetaan kriteriaerosidijelaskan bahwapadaDASSamin,kriteriaerositergolong menjadi3kelasyaitu kelassangatrendah(0-20ton/ha/tahun), kelasrendah(20-50ton/ha/tahun) dankriteriasedang(50-250ton/ha/tahun). Pemetaansedimentasi diambildariperhitungan MUSLEtahun2006dan2010berdasarkan penggunaan lahandandidapat kenaikanvolumesedimentasiyaitu24057,2828ton
STABILISASI TANAH GAMBUT MENGGUNAKAN CAMPURAN SERBUK BATA MERAH DITINJAU DARI PENGUJIAN CBR Deki Tecnikal; Niken Silmi Surjandari; Raden Harya Dananjaya
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 3 (2016): September 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (351.447 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i3.37088

Abstract

Tahan gambut merupakan tanah yang tidak baik untuk kontruksi,dimana memeiliki daya dukung yang kurang baik dan memiliki nilai CBR rendah. Banyak cara untuk menstabilisasikan tanah salah satunya yaitu dengan cara stabilisasi kimia dengan stabilisasi yang bisa dimanfaatkan untuk mendapatkan daya dukung yang standar untuk sebuah kontruksidan mengurangi sifat yang kurang baik dari tanah tersebut. Campuran serbuk bata merah dapat menutupi rongga pori tanah sehingga bisa meningkatkan daya dukung tanah. Penelitian ini dilakukan untuk mencari pengaruh dari penamabahan serbuk bata merah dengan beberapa varian prosentase , dengan pengujian CBR laboratorium terendam dan tidak terendam dengan mengacu pada standar ASTM 2002. (Annual Book of ASTM Standards).. Dari hasil penngujian penambahan serbuk bata merah terhadap tanah gambut dapat menaikkan nilai CBR baik terendam dan tidak terendam , dimana nilai CBR terendam bisa mencapai titik optimumpada nilai 4,97% dan untuk CBR tidak terendam pada nilai 5,47%. Dimana nilai tersebut didapatkan pada varian campuran 11% serbuk bata merah.
EVALUASI KINERJA STRUKTUR GEDUNG DENGAN ANALISIS TIME HISTORY (STUDI KASUS: GEDUNG RUMAH SAKIT BETHESDA YOGYAKARTA) Listyorini Listyorini; Edy Purwanto; Agus Supriyadi
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (650.617 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37235

Abstract

Percepatan gempa di muka tanah adalah parameter gempa yang memberikan dampak langsung pada struktur. Percepatan gempa bersifat dinamik, begitu juga dengan respon struktur yang ditimbulkan. Analisis dinamik time history dapat menampilkan sifat dinamik percepatan gempa dan respon struktur. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kinerja struktur bangunan tanpa menggunakan dinding geser dengan bangunan yang menggunakan dinding geser berdasarkan nilai simpanganoleh pengaruh gempa rencana. Studi kasus dalam penelitian ini adalah rumah sakit di Yogyakarta, dimana struktur gedung dimodelkan sebagai struktur 3 dimensi dengan program ETABS V9.5.0. Pada level gempa rencana digunakan analisis dinamik time history dan analisis statik ekuivalen. Analisis time historyterhadap pengaruh gempa rencana pada taraf pembebanan gempa nominal, percepatan muka tanah asli dari gempa masukan harus diskalakan, sehingga spektrum respons-nya secara rata-rata kira-kira dekat dengan level spektrum respons gempa batuan pada rentang perioda yang signifikan dari respons struktur bangunan yang akan didesain. Dalam analisis time history menggunakan rekam gempa El centro, Sumatera, Chichi dan Friuli simpangan yang terjadi pada gedung tanpa dinding geser maupun dengan dinding geser memenuhi persyaratan simpangan ijin yaitu ? 0,041m. Namun masih terdapat simpangan yang tidak memenuhi syarat simpangan ijin, yaitu pada gempa Superstition Hills. Kinerja untuk gedung tanpa dinding geser maupun menggunakan dinding geser masih masuk dalam level kinerja IO (Immediate Occupancy).
KONSUMSI ENERGI DAN EMISI GAS RUMAH KACA (CO2) PADA PROSES PELAKSANAAN PEKERJAAN PERKERASAN JALAN Rusdi Fadholah; Ary Setyawan; Suryoto Suryoto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 1 (2017): Maret 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (411.109 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v5i1.36975

Abstract

Energi merupakan kebutuhan manusia yang semakin diperlukan seiring dengan semakin majunya peradaban. Peningkatan jalan dan pembuatan jalan baru yang dibutuhkan untuk meningkatkan mobilitas manusia selalu memerlukan energi yang tidak sedikit selain juga menghasilkan emisi gas rumah kaca berupa CO2 dan lainnya. Pekerjaan jalan dengan jenis perkerasan yang berbeda yaitu perkerasan lentur, kaku, dan komposit memerlukan energi yang berbeda pula, demikian pula dengan emisi gas rumah kaca yang dihasilkan. Oleh karena itu, diperlukan suatu penelitian untuk memperkirakan jumlah konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca pada proses pelaksanaan ketiga jenis perkerasan tersebut. Tujuannya untuk memberikan estimasi konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca tiap jenis perkerasan sehingga dapat dipilih jenis perkerasan yang paling sesuai dengan kondisi lapangan dengan tetap memperhatikan lingkungan. Lokasi penelitian adalah di 27 ruas jalan yang tersebar di 9 (sembilan) balai Provinsi Jawa Tengah. Metode pengumpulan data adalah dengan wawancara. Data primer berupa dimensi jalan didapatkan dari hasil wawancara dengan pihak DPU Provinsi Jawa Tengah. Data alat berat dan konsumsi bahan bakarnya didapatkan dari hasil wawancara dengan pihak PT Pancadharma Puspawira Surakarta. Metode pengolahan data dilakukan dengan metode tabel energy use and ghg emissions for pavement construction dan metode konversi konsumsi bahan bakar. Analisis data yang digunakan adalah metode komparasi yaitu perbandingan langsung. Hasil analisis kedua metode dicari perbandingannya. Hasil analisis menunjukkan bahwa ada perbedaan antara ketiga jenis perkerasan jalan. Proses pelaksanaan pekerjaan perkerasan jalan lentur menghasilkan konsumsi energi 508,61 MJ/m3 dan emisi gas rumah kaca 39,18 kgCO2. Perkerasan jalan kaku menghasilkan konsumsi energi 126,67 MJ/m3 dan emisi gas rumah kaca 9,17 kgCO2. Sedangkan perkerasan komposit menghasilkan konsumsi energi 221,68 MJ/m3 dan emisi gas rumah kaca 16,83 kgCO2. Hasil analisis menunjukkan bahwa konsumsi energi dan emisi gas rumah kaca (CO2) perkerasan jalan lentur 2,18 kali lipat perkerasan jalan komposit, perkerasan jalan komposit 1,99 kali lipat perkerasan jalan kaku, dan perkerasan jalan lentur 4,84 kali lipat perkerasan jalan kaku.
RANCANG CAMPUR BETON AGREGAT RINGAN DENGAN BAHASA PEMROGRAMAN BORLAND DELPHI Arnadi Setyawan; Purnawan Gunawan; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 4 (2014): Desember 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1157.261 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i4.37372

Abstract

Pada dasarnya semua jenis beton ringan diproduksi dengan jumlah kandungan udara yang besar baik dalam acuan maupun antara butiran agregat. Sehubungan dengan itu, ada tiga jenis dasar beton ringan seperti beton agregat ringan, beton busa, beton tanpa agregat halus. Empat jenis utama dari pengolahan beton agregat ringan yang sudah digunakan secara luas di Inggris, Amerika dan Eropa mempunyai kategori seperti serpihan batu, tanah liat dan batu tulis yang diolah dari putaran dapur pengeringan (Leca, Kermazite), serpihan batu atau tanah liat yang diolah dari sintering grate (Aglite, Agloporite), bijih ampas yang diolah dari mesin atau proses penyemprotan (Foamed Slag), agregat dari abu sisa pembakaran (Lytag). Tujuan penelitian ini untuk mendapatkan proses rancang campur beton agregat ringan dengan bahasa pemrograman Borland Delphi yang dapat mempercepat waktu pengerjaan mix design beton dibandingkan cara manual dengan keakuratan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode empiris (pendekatan) ACI dan dalam program pemodelan rancang campur beton atau mix design agregat ringan ini dibantu dengan bahasa pemrograman Borland Delphi 7. Pembuatan program dengan cara memodelkan/menterjemahkan prosedur penelitian agregat kasar, agregat halus, semen, air, referensi tabel-tabel, referensi grafik-grafik. Melakukan uji validasi program sebelum program di kompilasi dan di dokumentasikan. Hasil yang didapat pada akhir penelitian ini adalah software Rancang Campur Beton Agregat Ringan yang merupakan software alat bantu perhitungan mix desgin yang mengunakan metode empiris (pendekatan) ACI. Dengan sistem perhitungan yang terkomputerisasi dapat mengoptimalkan segala proses perhitungan yang lebih cepat serta meminimalkan terjadinya kesalahan, sehingga data lebih sistematis dan dapat dikelola dengan baik, software yang digunakan menggunakan Borland Delphi 7. Dari hasil uji validasi program dan sistem manual, disimpulkan bahwa terdapat 0 % simpangan sistem. Sehingga logika program telah berjalan dengan benar dan kemudahan interaksi program dengan pengguna.
PEMILIHAN REKANAN JASA KONSTRUKSI/KONTRAKTOR DENGAN METODE AHP (STUDI KASUS PENGADAAN DI UNIVERSITAS SEBELAS MARET (UNS) SURAKARTA) Widi Hartono; Lutfiana Nurhidayah; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2016): Maret 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (259.135 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i1.37104

Abstract

Penilaian rekanan jasa konstruksi/kontraktor dengan sistem gugur ambang batas masih dinilai bersifat subjektif, artinya bahwa pembobotan masih didasarkan dari persepsi seseorang yang kurang terukur. Sehingga menuai banyak perdebatan diantara penyedia jasa dan panitia lelang/tender. Kerawanan dalam evaluasi penawaran inilah yang menarik peneliti untuk melakukan penelitian terhadap pemilihan rekanan jasa konstruksi/kontraktor. Tujuan dari penelitian ini adalah menentukan hierarki kriteria dalam pemilihan rekanan jasa konstruksi/kontraktor dan menghitung bobot dari masing-masing kriteria tersebut. Kemudian dari hierarki tersebut diterapkan dalam menentukan peringkat pemenang rekanan jasa konstruksi. Penelitian dilaksanakan di pengadaan proyek xyz Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, dengan respondennya adalah panitia pengadaan UNS. Data yang diperlukan berupa penilaian kriteria hierarki dengan perbandingan skala Saaty. Data dikumpulkan dengan wawancara dan kuisioner. Penggunaan metode AHP (Analythical Hierarchy Process) dengan Microsoft Excel dipilih karena dapat memberikan hasil penilaian secara subjektif dan objektif. Dari analisis data, diperoleh hasil pembobotan hierarki pada kriteria level 1, level 2, level 3, dan level 4. Dengan bobot pada kriteria level 1 sebagai berikut: 1) Aspek administrasi [0,314]; 2) Aspek teknis [0,234]; 3) Aspek harga [0,190]; 4) Aspek kualifikasi [0,262]. Urutan pemenang rekanan jasa konstruksi/kontraktor berdasarkan skor adalah PT. 2 dengan skor 0,5003 menempati peringkat pertama. Dan PT. 1 pada peringkat kedua dengan skor 0,4997.
EVALUASI TINGKAT PELAYANAN JEMBATAN PENYEBERANGAN ORANG (STUDI KASUS JEMBATAN PENYEBERANGAN PASAR KARTOSURO SUKOHARJO) Habib Kurnia Alam; Amirotul M.H. Mahmudah; Slamet Jauhari Legowo
Matriks Teknik Sipil Vol 3, No 4 (2015): Desember 2015
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (287.385 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v3i4.37251

Abstract

Jembatan penyeberangan orang merupakan fasilitas bagi pejalan kaki agar aman dan nyaman ketika menyeberang jalan. Namun jembatan Pasar Kartosuro tidak digunakan secara efektif sesuai fungsi. Meskipun lokasi jembatan berada di depan pasar dan ruas jalan dibatasi median beton, masih banyak pejalan kaki yang menyeberang di jalan langsung. Penelitian ini mengevaluasi jembatan penyeberangan orang Pasar Kartosuro, Sukoharjo, dari segi hubungan variabel pergerakan pejalan kaki (arus, kecepatan, kepadatan, ruang); efektivitas dan tingkat pelayanan fasilitas; kesesuaian persyaratan desain dan lokasi fasilitas; serta karakteristik penguna fasilitas. Metode survei digunakan dalam penelitian ini untuk memperoleh data primer volume dan waktu tempuh penyeberang jembatan, kondisi eksisting fisik jembatan dan karakteristik pengguna jembatan. Sedangkan metode analisis yang digunakan untuk menghitung kapasitas jembatan yaitu metode Greenshields, Greenberg, dan Underwood. Hasil analisis menunjukkan bahwa nilai korelasi terbesar untuk hubungan antara kecepatan dan kepadatan menggunakan model Greenberg sebesar r = -0,3598. Efektivitas penggunaan jembatan diperoleh sebesar 23,294 % dengan kategori "Tidak Efektif" dan karakteristik pengguna jembatan didominasi perempuan usia dewasa produktif >30 tahun; berpendidikan SMA; profesi pelajar; asal perjalanan rumah; tujuan perjalanan sekolah. Adapun tingkat pelayanan jembatan diperoleh kategori "A". Kondisi jembatan yang belum terpenuhi antara lain : dimensi anak tangga; jarak minimum dari persimpangan; konstruksi jembatan bukan dari beton pracetak, tinggi minimum sandaran jembatan; relokasi lapak pedagang yang menghalangi akses tangga jembatan; penyediaan atap, lampu penerangan dan jalur khusus ramp. Tipe dan Lokasi fasilitas sudah tepat namun responden tidak selalu menggunakan jembatan. Alasan dipergunakannya jembatan karena keamanan dan tidak digunakannya jembatan karena faktor lelah dan ketidaknyamanan. Kondisi jembatan belum aman dan nyaman. Oleh karena itu, jembatan penyeberangan orang Pasar Kartosuro perlu perbaikan fisik dan desain.
Sistem Pemeliharaan Aset Berbasis Android Untuk Bangunan Gedung (Studi Kasus Evaluasi Gedung V Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta) Widi Hartono; Sugiyarto Sugiyarto; Edo Maharu
Matriks Teknik Sipil Vol 4, No 2 (2016): Juni 2016
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (589.167 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v4i2.36992

Abstract

Mengingat betapa pentingnya kegiatan pemantauan dan pemeliharaan aset bangunan gedung, sudah selayaknya kegiatan ini dikembangkan dengan bantuan teknologi informasi tentang berbagai metode untuk mengetahui tingkat kerusakan aset sebagai dasar dalam pekerjaan perbaikan dan pemeliharaan. Untuk merealisasikan keinginan tersebut tentunya pihak terkait membutuhkan aplikasi dan sistem penunjang yang efektif untuk memastikan proses pemantauan secara keseluruhan dapat dikelola dengan baik. Penelitian ini diajukan untuk membuat suatu aplikasi pemantauan aset yang terintegrasi dengan sistem, mudah dioperasikan, praktis, cepat, dan murah. Penelitian ini menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) untuk membantu proses pengolahan data. Penelitian dilakukan terhadap obyek penelitian yang terdiri dari ruangan-ruangan yang ada di dalam bangunan Gedung V Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Data yang digunakan untuk proses pengolahan lebih lanjut didapatkan dari hasil survey langsung ke lapangan dengan menggunakan alat ukur dan perangkat berupa smartphone yang telah terinstal aplikasi berbasis android serta terintegrasi dengan sistem untuk mengukur dan meng-input data kerusakan elemen bangunan gedung. Hasil kajian yang dilakukan menunjukkan bahwa dari enam belas ruangan yang telah disurvey dan terdapat di dalam Gedung V Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta memiliki nilai Indeks Kondisi Ruangan Rata-Rata sebesar 98,21.
ANALISIS DAN STUDI KELAYAKAN PEMBANGUNAN KEMBALI PASAR TURISARI KOTA SURAKARTA Rokhmat Syaeful Akbar; Sugiyarto Sugiyarto; Fajar Srihandayani
Matriks Teknik Sipil Vol 2, No 3 (2014): September 2014
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (226.301 KB) | DOI: 10.20961/mateksi.v2i3.37388

Abstract

Pasar tradisional merupakan salah satu indikator paling nyata kegiatan ekonomi masyarakat disuatu wilayah dan salah satu penyumbang pendapatan asli daerah Kota Surakarta. Pembangunan Pasar Turisari merupakan bukti komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk kesejahteran rakyat di bidang perdagangan, dan berfungsi sebagai sarana aktivitas sosial masyarakat. Pasar Turisari adalah bangunan perdagangan tradisional, maka konstruksi bangunan lebih memilih bentuk sederhana, memiliki karakteristik lokal, namun terlihat modern yang dapat menarik pengunjung. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis pendapatan yang ada sesuai setelah pasar ini dibangun dengan regulasi yang berlaku dan untuk mengetahui besarnya nilai jual minimum kios, nilai harga tersebut dianalisis layak atau tidak ditinjau dari nilai sekarang netto ( net present value ), perbandingan manfaat dan biaya ( benefit cost ratio ) dan analisis Titik Impas ( break even point ) selama umur ekonomis bangunan 50 tahun. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode analisa deskriftif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa investasi yang diperlukan untuk proyek pembangunan Pasar Turisari Kota Surakarta adalah sebesar Rp. 8.002.587.235,- . Asumsi pendapatan yang ada yaitu retribusi sesuai dengan regulasi yang ada sebesar Rp. 6.214.315.159,-, Nilai jual kios yang didapatkan dengan memasukan pendapatan yang ada Rp.4.789.159,-. Pada aspek kelayakan selama umur ekonomis bangunan 50 tahun didapatkan net present value sebesar Rp.42.542.850.116,,-, benefit cost ratio 4,9, break even point dengan membandingkan pendapatan yang ada dapat terjadi pada 1,02 tahun. Penelitian ini hanya untuk murni mencari keuntungan, sedangkan pemerintah Kota Surakarta lebih mengutamakan sisi sosial kemasyarakatan dan ekonomi kerakyatan dengan tujuan peningkatan kesejahteraan.