cover
Contact Name
Halwan Alfisa Saifullah
Contact Email
halwan@ft.uns.ac.id
Phone
+6282133085744
Journal Mail Official
halwan@ft.uns.ac.id
Editorial Address
Matriks Teknik Sipil Gedung IV lt. 1 Jurusan Teknik Sipil Jl. Ir. Sutami 36A Surakarta Jawa Tengah - Indonesia 57126
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Matriks Teknik Sipil
ISSN : 23548630     EISSN : 27234223     DOI : -
Matrik Teknik Sipil adalah open access journal yang mempublikasikan penelitian di bidang struktur, hidrologi, transportasi, geoteknik dan management proyek. Matriks Teknik Sipil diterbitkan oleh Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret. Jurnal ini menyediakan open access yang pada prinsipnya membuat riset tersedia secara gratis untuk publik dan akan mensupport pertukaran pengetahuan global terbesar.
Articles 953 Documents
POTENSI PENERAPAN SISTEM RFID MOBIL DI KAWASAN UNS Ressyana Nur; Dewi Handayani; Agus Sumarsono
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 2 (2018): Juni 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i2.36575

Abstract

Jurnal ini merupakan publikasi dari penelitian yang telah di lakukan yang berhubungan dengan sistem parkir di Universitas Sebelas Maret Surakarta. Sistem parkir yang digunakan adalah RFID (Radio Frequency Indentification). Dengan jumlah  iventarisasi parkir terhadap jumlah kebutuhan parkir. Hasil dari penelitian ini adalah mengetahui jumlah iventarisasi parkir yang tersedia sejumlah 1398 dengan kebutuhan parkir terbesar adalah 860 dan rekomendasi untuk penerapan sisitem RFID mobil di kawasan UNS.
PENERAPAN TIME COST TRADE OFF DALAM OPTIMALISASI BIAYA DAN WAKTU DENGAN PENAMBAHAN SHIFT KERJA DAN KAPASITAS ALAT (STUDI KASUS PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL SOLO - SEMARANG, RUAS BAWEN - SOLO SEKSI II) Fajar Sri Handayani; Raden Ajeng Imareta Sulistiofanny; Sugiyarto Sugiyarto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 2 (2017): Juni 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i2.36891

Abstract

Pelaksanaan atau pekerjaan sebuah proyek konstruksi dimulai dengan penyusunan perencanaan, penyusunan jadwal (penjadwalan) dan untuk memperoleh hasil yang sesuai dengan perencanaan diperlukan pengendalian. Pelaksanaan proyek akan berjalan baik dan tepat waktu apabila dilakukan dengan perencanaan yang matang dan baik pula. Perencanaan proyek yang dilakukan dengan pengelolaan penjadwalan yang baik menghasilkan percepatan pelaksanaan proyek. Salah satu faktor dilakukannya percepatan proyek adalah adanya perjanjian kontrak di awal bahwa proyek diharapkan segera selesai tepat waktu atau dengan waktu yang lebih singkat. Hal ini didasari Proyek Pembangunan Jalan Tol Solo - Semarang, Ruas Bawen - Solo Seksi II merupakan salah satu Proyek Trans Jawa yang dicanangkan selesai pada tahun 2018. Penelitian ini bertujuan untuk mempercepat waktu pelaksanaan proyek dan menganalisis sejauh mana waktu dapat dipersingkat dengan penambahan biaya minimum terhadap kegiatan yang bisa dipercepat kurun waktu pelaksanaannya. Metode percepatan yang digunakan adalah metode time cost trade off dengan proses crashing menggunakan alternatif penambahan shift kerja dan kapasitas alat. Crashing dilakukan pada lintasan kritis yang didapatkan dari hasil analisis network planning, CPM (Critical Path Method). Rencana awal proyek yang dilakukan penelitian membutuhkan waktu penyelesaian 238 hari dengan biaya Rp 39.349.097.164,38. Penelitian ini menunjukkan bahwa pada proses crashing tahap ke-29 dengan penambahan shift kerja mempunyai biaya optimal proyek sebesar Rp 39.004.862.707,70 (efisiensi biaya sebesar 0,875%) dengan waktu penyelesaian proyek 119 hari (efisiensi waktu sebesar 50%). Sedangkan alternatif shift kerja menghasilkan waktu optimal 189 hari (efisiensi waktu sebesar 20,588%) dan biaya optimal Rp 39.205.747.076,44 (efisiensi biaya sebesar 0,364%) pada proses crashing tahap ke-6.
PENGARUH UKURAN SPESIMEN TERHADAP HUBUNGAN TEGANGAN DAN REGANGAN PADA BETON HIGH VOLUME FLY ASH SELF COMPACTING CONCRETE Agus Setya Budi; Senot Sangadji; Fitria Rindang N. Insyiroh
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36595

Abstract

Fly ash merupakan limbah dari sisa pembakaran batu bara yang berbentuk partikel amorf yang penggunaannya di sunia konstruksi masih berkisar 10%-30%. Penggunaan fly ash dengan kadar minimal 50% sebagai pengganti semen disebut dengan High Volume Fly Ash Concrete (HVFAC). High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete (HVFA-SCC) merupakan perpaduan antara beton yang menggunakan kadar fly ash tinggi dan dapat memadat sendiri. Benda uji yang digunakan berbentuk silinder dengan variasi diameter 5 cm, 7,5 cm, dan 11 cm dengan masing - masing variasi tinggi 10 cm, 15 cm, dan 22 cm. Rancang campur yang digunakan pada High Volume Fly Ash Self Compacting Concrete menggunakan teknologi Self-Compacting Concrete (SCC) berdasar EFNARC Specification and Guidelines for Self-Compacting Concrete, 2002. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa perbedaan ukuran spesimen benda uji silinder dengan rasio perbandingan diameter dan tinggi yang tetap akan menghasilkan karakteristik yang relatif hampir sama pada umur 28 hari. Dengan kuat desak HFVA-SCC lebih rendah dibanding beton normal, dengan rata-rata penurunan sebesar 20%. Penggunaan fly ash sebagai pengganti semen meningkatkan 8,5% nilai indeks toughness dibandingkan dengan beton normal. Daktilitas beton HVFA-SCC lebih tinggi 30% dibandingkan beton normal.
EVALUASI NILAI KONDISI PERKERASAN JALAN NASIONAL DENGAN METODE PAVEMENT CONDITION INDEX (PCI) DAN METODE BENKELMAN BEAM (BB) (Studi Kasus: Ruas Jalan Pakem-Prambanan) Ibnu Setiadi; Ary Setyawan; Suryoto Suryoto
Matriks Teknik Sipil Vol 5, No 4 (2017): Desember 2017
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v5i4.36907

Abstract

Padatnya arus lalu lintas dan banyaknya kendaraan berat yang lewat dikhawatirkan membuat jalan mengalami penurunan kondisi perkerasan jalan. Jalan yang terus menerus terbebani oleh volume dan lalu lintas yang lebih besar dari yang direncanakan akan mengalami penurunan kondisi perkerasan jalan, untuk itu evaluasi perlu dilakukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis tingkat kondisi permukaan perkerasan dan struktural perkerasan jalan pada ruas jalan Pakem - Prambanan. Jalan yang memiliki kondisi struktural baik seharusnya juga memiliki kondisi permukaan yang baik. Penelitian ini dilakukan di ruas jalan Pakem - Prambanan pada segmen KM 15+500 sampai KM 25+500. Evaluasi kondisi permukaan perkerasan menggunakan metode Pavement Condition Index (PCI), dengan data yang diperoleh dari lapangan. Sedangkan evaluasi kondisi struktur perkerasan menggunakan Benkelman Beam (BB) dari metode Bina Marga, dengan data sekunder yang diperoleh dari Bina Marga Yogyakarta. Hasil analisis lendutan Benkelman Beam kemudian digunakan untuk mendapatkan pemilihan penanganan yang tepat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis, yaitu suatu metode penelitian dengan mendeskripsikan suatu objek penelitian yang diteliti melalui sampel atau data dan dianalisis kemudian membuat kesimpulan. Hasil evaluasi kondisi permukaan perkerasan Jalan Pakem - Prambanan KM 15+500 sampai KM 25+500 menggunakan metode PCI menghasilkan nilai sebesar 53,98 % dengan kategori "Poor". Hasil evaluasi kondisi struktur perkerasan Jalan Pakem - Prambanan KM 15+500 sampai KM 25+500 menggunakan metode BB menghasilkan nilai Dwakil sebesar 1,9958 mm dengan usulan pemilihan jenis penanganan "Rekonstruksi". Analisis perbandingan hasil nilai PCI total dengan Dwakil keseluruhan menunjukkan kesesuaian dimana PCI menunjukkan "Poor" dan Dwakil menunjukkan "Rekonstruksi". Dari total 101 segmen, terdapat 43 segmen yang tidak sesuai antara kondisi PCI dan BB.
STABILISASI TANAH EKSPANSIF MENGGUNAKAN KOLOM GARAM DENGAN PENGALIRAN SAMPING Alif Muzakki; Bambang Setiawan; Niken Silmi Surjandari
Matriks Teknik Sipil Vol 6, No 1 (2018): Maret 2018
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v6i1.36611

Abstract

Tanah merupakan dasar dari semua konstruksi baik berupa gedung maupun jalan. Permasalahan yang sering dihadapi pada konstruksi jalan diatas tanah Ekspansif adalah potensi pengembangan yang besar, dan daya dukung tanah yang rendah. Berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki sifat dari tanah ekspansif, diantaranya dengan penambahan kolom garam (stabilisasi secara kimiawi). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memperbaiki potensi pengembangan (swelling) yang besar dengan menggunakan kolom garam. Pengujian tanah yang dilakukan meliputi uji pengembangan (swelling) dengan masa perawatan selama 20 hari, uji Atteberg limit, uji batas kuat tekan dan uji mineralogi. Kolom garam (NaCl) sebagai bahan stabilisasi yang di letakkan didalam drum dengan pengaliran dari sisi samping drum. Sampel tanah lempung ekspansif diambil dari area proyek jalan tol Solo-Kertosono, sedangkan sampel garam yang dipakai adalah garam grasak dengan pengaliran selama 20 hari.. Hasil penelitian adalah penambahan kolom garam dapat mengurangi nilai potensi mengembang dan memperbaiki daya dukung tanah ekspansif. Penambahan kolom garam dapat mereduksi nilai pengembangan sampai 15,38 %. Penambahan garam dapat menurunkan indeks plastisitas dari 71,76 % menjadi 59,11 % dan memperbaiki nilai kuat tekan dari 6,98 kN/m2 menjadi 77,14 kN/m2.
STUDI TINGKAT KERUSAKAN PERMUKAAN JALAN DENGAN KOMBINASI NILAI SURFACE DISTRESS INDEX DAN INTERNATIONAL ROUGHNES INDEX Pebrinar Riani Sangle; Suryanti R. Tonapa; Charles Kamba
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 1 (2021): Maret
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v9i1.48729

Abstract

Di Provinsi Maluku terdapat beberapa ruas jalan Nasional yang menjadi penghubung antar kabupaten yang ada di Pulau Buru salah satunya adalah Ruas jalan Mako-Modanmohe. Jalan ini sering dilalui kendaraan dengan beban yang berat hal ini menyebabkan terjadinya kerusakan. Penelitian mengenai penilaian tingkat kerusakan jalan perlu dilakuan untuk mengatasi kerusakan yang sering terjadi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi kondisi permukaan jalan secara fungsional dan membandingkan nilai kondisi jalan berdasarkan metode International Roughnes Index (IRI) dan Surface Distress Index (SDI). Metode SDI digunakan untuk penilaian kondisi perkerasan jalan yang dilakukan secara visual di lapangan. Untuk data IRI  diperoleh dari Pejabat Pembuat Komitmen Wilayah 1.2 Pulau Buru. Hasil dari penelitian ini dimana penilaian tingkat kerusakan permukaan jalan dengan kombinasi SDI dan data IRI adalah 23,81% kondisi baik, 71,43% kondisi sedang, 4,76% rusak ringan dan 0% rusak berat. Dari hasil penilaian tingkat kerusakan maka tipe penanganan jalan adalah 95.24% rutin,, 4,76% rehabilitasi, 0% rekonstruksi.Kata Kunci : SDI,IRI,Kondisi Fungsional Jalan,Tipe Penanganan Jalan
Permodelan Sistem Fixed time controller Dan Semi Actuated Controller Pada Simpang Exit Toll Gondangrejo Menggunakan Program Simulasi PTV VISSIM Jusuf Fernando Hasiholan; Budi Yulianto; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 9, No 2 (2021): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v9i2.53130

Abstract

Aksesibilitas dari jalan tol dan jalan non tol harus dijadikan perhatian oleh pemerintah khususnya oleh Dinas Perhubungan sebab penyediaan akses tersebut akan menciptakan suatu persimpangan jalan baru dari hasil pertemuan antara jalan umum dan ruas jalan tol yang selanjutnya disebut sebagai simpang exit toll. Lokasi yang dipilih sebagai tinjauan pada penelitan ini adalah Simpang Exit Toll Gondangrejo yaitu simpang tiga bersinyal yang menggunakan sistem Fixed Time Controller dalam pengoperasian lampu lalu lintasnya. Karakteristik pada persimpangan ini memiliki perbedaan dengan persimpangan di perkotaan dimana terdapat perbedaan jumlah arus lalu lintas pada jalan tol dan jalan non tol. Penelitian ini bertujuan untuk memodelkan dan menganalisis kinerja Simpang Exit Toll Gondangrejo menggunakan sistem Fixed Time Controller dan Semi Actuated Controller menggunakan program simulasi PTV VISSIM
Analisis Tarif dan Load Factor Bus Batik Solo Trans Koridor 4 pada Masa Pandemi Covid-19 Ilma Aurarisa; Budi Yulianto; Amirotul Musthofiah H. M.
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 4 (2022): Desember
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i4.63681

Abstract

Kondisi pandemi Covid-19 telah merubah banyak pola kehidupan, diantaranya pada pemilihan moda transportasi, dimana adanya persepsi bahwa angkutan pribadi dianggap lebih aman terhadapat penyebaran virus daripada angkutan umum. Perubahan pada keadaaan ekonomi juga mempengaruhi besaran pendapatan pada masyarakat dan harga komponen pada biaya operasional kendaraan umum. Perubahan harga komponen dan pembatasan penumpang tentunya mempengaruhi besarnya tarif keekonomian pada sektor bisnis transportasi. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui nilai load factor dan desain tarif  BST koridor 4 saat pandemi Covid-19. Data diperoleh dari hasil wawancara kepada penumpang dan operator, yaitu PT. BST. Jumlah sampel ditentukan menggunakan Metode Slovin dengan nilai e 10%. Perhitungan ATP dilakukan dengan household budget yang didasarkan pada perhitungan alokasi biaya transportasi serta intensitas perjalanan. WTP dihitung berdasarkan persepsi kemauan penumpang untuk membayar terhadap pelayanan yang diberikan. Berdasarkan analisis data dan pembahasan diperoleh nilai tarif per penumpang pada dua kelompok, yaitu umum dan mahasiswa/pelajar. Nilai ATP umum diperoleh Rp5.703,01 dan WTP umum yaitu Rp3.135,33. Pada kategori mahasiswa/pelajar diperoleh nilai ATP adalah Rp2.024,73 dan WTP sebesar Rp2.609,38. Load factor diperoleh dari hasil perhitungan dengan kapasitas 50% dari penumpang seharusnya adalah 114,19% untuk kemudian disubtitusikan pada perhitungan tarif dengan BOK. BOK dihitung dengan metode Departemen Perhubungan, sehingga diperoleh nilai tarif Rp12.809,89/penumpang-rit.
ASSESSMENT OF VIRGIN COCONUT OIL (VCO) WITH GATE-TO-GATE LIFE CYCLE ASSESSMENT ANALYSIS APPROACH Giovanni Ruly Putra; Reifaldy Tsany Betta Aryanto; Syifaurrahmah Syifaurrahmah; Yesaya Emeraldy Priutama; Mega Mutiara Sari; I Wayan Koko Suryawan
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 2 (2022): Juni
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i2.58073

Abstract

VCO or Virgin Coconut Oil is a high-quality crude oil extract formed from coconut without chemical compound addition or high-temperature heating. The differences between VCO and other coconut oil are commercial coconut oil produced from copra or dried coconut meat. Life Cycle Assessment (LCA) is a method used to assess a product based on its lifespan, starting from extracting raw materials for the product to the industrial manufacturing process to product distribution. This LCA aims to implement zero waste on VCO Production by using wasted coconut water in some product that has economic value. We suggest a solution for coconut water waster with two alternatives, namely nata de coco production and coconut shell charcoal. Options to improve environmental quality were selected based on wastewater parameters and the resulting CO2 equivalent.
ANALISIS KINERJA SIMPANG EMPAT NGAPEMAN DAN SIMPANG EMPAT TIMURAN KOTA SURAKARTA MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK PTV VISTRO I Made Elian Dimas Komala; Budi Yulianto; Setiono Setiono
Matriks Teknik Sipil Vol 10, No 3 (2022): September
Publisher : Program Studi Teknik Sipil FT UNS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20961/mateksi.v10i3.64442

Abstract

Simpang Ngapeman dan Timuran berada tepat di pusat Kota Surakarta dan berdekatan dengan berbagai pusat kegiatan masyarakat sehingga memiliki risiko kemacetan dan konflik lalu lintas. Analisis kinerja simpang bersinyal diperlukan untuk menentukan strategi penurunan konflik lalu lintas di kedua simpang tersebut. Analisis kedua simpang bersinyal dilakukan menggunakan perangkat lunak PTV Vistro metode HCM 2010 berdasarkan parameter derajat kejenuhan (DS) dan tundaan (D). Dilakukan validasi pemodelan dengan parameter panjang antrean (m) untuk menghasilkan data yang representatif dengan kondisi di lapangan. Analisis dilakukan dalam dua skenario, yaitu kondisi eksisting dan optimasi tunggal. Berdasarkan hasil analisis, optimasi tunggal (Minimize Critical Movement Delay-Split and Cycle Time) menghasilkan kinerja terbaik bagi kedua simpang. Simpang Ngapeman menghasilkan nilai DS = 0,6 dan D = 26,9 det/smp pada jam sibuk pagi serta nilai DS = 0,5 dan D 25,9 det/smp pada jam sibuk sore. Simpang Timuran menghasilkan nilai DS = 0,4 dan D = 21,7 det/smp pada jam sibuk pagi serta nilai DS = 0,5 dan D = 23,3 det/smp pada jam sibuk sore.