cover
Contact Name
-
Contact Email
jurnalcomserva@gmail.com
Phone
-
Journal Mail Official
jurnalcomserva@gmail.com
Editorial Address
Greenland Sendang Residence No. RG-04, Sendang, Kec. Sumber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat 45611
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Published by Publikasi Indonesia
ISSN : 27985652     EISSN : 27985210     DOI : 10.36418/comserva
The mission of COMSERVA : Indonesian Jurnal of Community Services and Devleopment as the result of community services activities. The activities are including the implementation of science development and applied technology to empower society and realize sustainable development. The journal highlights the existing issues that happened in various fields to empower the community. The issues including, but not limited to, increasing the community capacity, applying appropriate technology, applying research result in the community, improving the people knowledge, and also the innovation in the purpose to empower people.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 2,399 Documents
Potensi Ekonomi dan Industri dan Infrastruktur Pembangunan di Banten Irtiyah, Khalda; Rustamana, Agus; Ramadita, Seftia Nur; Azzara, Alani; Zahra, Fanisa; Az-Zahra, Qeisya Aprilia; Badrussalam, Mohammed
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3457

Abstract

Provinsi Banten merupakan wilayah strategis di ujung barat Pulau Jawa yang memiliki potensi ekonomi dan industri yang signifikan, didukung oleh infrastruktur yang terus berkembang. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi ekonomi dan industri serta peran infrastruktur pembangunan di Banten. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan data dan informasi yang dikumpulkan dari berbagai sumber seperti jurnal, buku elektronik, dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sektor industri manufaktur di kawasan Cilegon, Serang, dan Tangerang menjadi tulang punggung utama ekonomi regional, dengan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) melalui produksi baja, petrokimia, dan otomotif. Sementara itu, infrastruktur pembangunan seperti Pelabuhan Merak dan Jalan Tol Jakarta–Merak telah memfasilitasi logistik dan perdagangan, memperkuat konektivitas serta daya saing wilayah. Simpulan penelitian ini menggarisbawahi bahwa sinergi antara potensi ekonomi, industri, dan infrastruktur dapat mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Banten, meskipun tantangan seperti ketimpangan pembangunan dan dampak lingkungan perlu diatasi melalui kebijakan yang terintegrasi.
Demografi, Struktur dan Sistem Sosial, Kategori Sumber Daya Alam Serta Pemanfaatannya di Banten Rustamana, Agus; Alfauz, Sabina; Ivanka, Regina Yuniar; Baihaqi, Fazril Bintang; Wijaya, Aninda Ruvianisa Putri; Nisriina, Nawa; Nurfadil, Rizqy
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3459

Abstract

Banten merupakan salah satu provinsi yang ada di Pulau Jawa, berdiri sejak tahun 2000 setelah memisahkan diri dari Provinsi Jawa Barat. Secara demografi, Banten mempunyai jumlah penduduk yang banyak dan didominasi oleh usia produktif. Di sisi sistem sosialnya, masyarakat Banten sangat dipengaruhi oleh nilai-nilai Islam. Sementara itu, struktur sosialnya terbagi menjadi sektor sektor industri modern di wilayah perkotaan dan sektor agraris tradisional di wilayah pedalaman. Kemudiaan dari sisi sumber daya alamnya yang melimpah, salah satunya berupa pariwisata di Desa Sawarna. Kami menulis artikel ini dengan tujuan untuk memenuhi tugas mata kuliah Studi Kebantenan dan mencari tahu lebih lanjut terkait bagaimana populasi penduduknya tersebar, mengidentifikasi sistem sosial dan penerapan struktur sosial di kehidupan warga, kemudian memetakan sumber daya alam yang dimiliki Banten, serta metode pengelolaan sumber daya alamnya. Metode yang kami gunakan untuk penulisan ini Adalah studi pustaka, dengan teknik pengumpulan data dari karya-karya ilmiah dari internet. Penulisan ini menunjukkan hasil bahwa dinamika demografi Banten menarik dengan jumlah penduduk yang didominasi oleh usia produktif, pengaruh agama Islam yang sangat mempengaruhi sistem sosialnya, struktur sosial yang terbagi menjadi sektor industri modern dan sektor agraris tradisional, serta sumber daya alamnya yang melimpah dan memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat lokal jika dikelola dengan baik.
Pelatihan Kewirausahaan untuk Mantan Narapidana Tindak Pidana Terorisme Bersama Bapas Kelas 1 Malang Provinsi Jawa Timur Chrisbiantoro, Chrisbiantoro; Yustihasana Untoro, Utami; Darmawansyah, Adi
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3465

Abstract

Pemberdayaan ekonomi untuk mantan narapidana tindak pidana terorisme dan tindak pidana umum yang dikemas dalam program Pengabdian kepada masyarakat merupakan wujud kontribusi lintas sektoral yaitu akademisi, lembaga nirlaba dan lembaga internasional yang memiliki kepedulian terhadap pencegahan terorisme dengan pendekatan pemberdayaan ekonomi. Training difokuskan pada penguatan soft skill berupa manajemen kewirausahaan agar para peserta memiliki kemampuan untuk mengelola usaha yang telah dirintis dan memberikan pembekalan kepada para peserta yang belum membuka usaha. Pelaksanaan program pelatihan ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) nomor 1, 2, 8, 10, 16 dan 17 yang telah dicanangkan oleh pemerintah sesuai dengan Peraturan Presiden Nomor 59 Tahun 2017 tentang Pelaksanaan Pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. para peserta diberikan berbagai macam materi tentang manajemen kewirausahaan. Materi yang diberikan antara lain: 1#materi tentang bagaimana berfikir dan berperilaku sebagai Wirausaha, 2# memajukan UMKM melalui Inovasi Produk, 3# Jasa dan pelayanan, pembukuan keuangan usaha, 4# pemasaran online dan offline, 5# legalitas UMKM, dan 6# keterampilan Barista kopi. Selain itu pada sesi legalitas peserta diajarkan bagaimana cara membuat Nomor Izin Berusaha (NIB), dimana NIB sangat dibutuhkan untuk mempermudah peserta yang telah atau akan memiliki usaha mendapat pendampingan untuk pengembangan usaha dan akses pembiayaan ke lembaga keuangan. Kemudian sebelum acara penutupan para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan evaluasi dan harapan atas penyelenggaraan pelatihan. Rata-rata peserta menyampaikan ingin terus berlanjut diberikan pembekalan pelatihan dan pendampingan agar usaha yang akan dan sedang dirintis semakin kuat dan produktif dan dapat bermanfaat untuk orang banyak.
Strategi Pengembangan Identitas Visual UMKM Melalui Logo UMKM Aneka Gorengan Usus Crispy & Jamur Crispy Sempaja, Jl Kh.Wahid Hasyim 2 Sempaja Selatan, Samarinda Suksmaneng Daru, Radityo
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3466

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia menghadapi tantangan signifikan dalam membangun identitas brand yang kuat di tengah persaingan pasar yang semakin kompetitif, khususnya dalam pengembangan identitas visual yang konsisten dan mudah dikenali konsumen. Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan identitas visual UMKM Aneka Gorengan Usus Crispy & Jamur Crispy Sempaja yang berlokasi di Jl. KH. Wahid Hasyim 2, Sempaja Selatan, Kota Samarinda, melalui perancangan logo sebagai elemen utama pembentukan brand. UMKM sebagai penggerak perekonomian lokal menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya saing, khususnya dalam membangun citra usaha yang kuat dan mudah dikenali konsumen. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi, serta analisis data model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil pengabdian menunjukkan bahwa pengembangan logo yang merepresentasikan karakter produk mampu meningkatkan identitas visual UMKM, memperkuat konsistensi brand pada berbagai media promosi, serta meningkatkan visibilitas usaha di media sosial dan platform digital. Implementasi identitas visual yang konsisten memberikan dampak positif terhadap persepsi konsumen dan mendukung peningkatan daya saing UMKM. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan pengembangan identitas visual bagi UMKM lain dalam upaya meningkatkan keberlanjutan usaha di tengah persaingan pasar yang kompetitif.
Analisis Konflik Yurisdiksi Antara Fifa dan Cas dalam Penyelesaian Sengketa Kontrak Pemain Sepak Bola Internasional Abdullah Maulana, Rizky; Asadel, Dievla Yunda; Octavianto, Hillal Rama; Mulia, Uno Fathih; Zen, Muhammad Ryan Permata; Perdana , Muhammad Fadhooil Bagus
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3475

Abstract

Globalisasi sepak bola profesional telah memperluas kompleksitas hubungan hukum lintas negara, khususnya dalam sengketa kontrak pemain internasional yang melibatkan perbedaan sistem hukum nasional dan rezim hukum olahraga transnasional. Dalam konteks ini, Fédération Internationale de Football Association (FIFA) dan Court of Arbitration for Sport (CAS) berperan sebagai forum utama penyelesaian sengketa melalui kerangka lex sportiva. Namun, praktik penyelesaian sengketa tersebut sering memunculkan konflik yurisdiksi, terutama ketika putusan FIFA atau CAS berbenturan dengan prinsip hukum publik nasional, hak asasi manusia, dan hukum ketenagakerjaan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dasar yurisdiksi yang digunakan oleh FIFA dan CAS dalam penyelesaian sengketa kontrak pemain sepak bola internasional serta merumuskan model sinkronisasi yurisdiksi yang ideal untuk menjamin kepastian hukum dan keadilan bagi para pihak. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, kasus, dan konseptual melalui analisis terhadap regulasi FIFA, CAS Code, serta putusan arbitrase dan yurisprudensi pengadilan nasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa yurisdiksi FIFA dan CAS bersumber dari norma privat transnasional yang sah secara kontraktual, namun tidak bersifat absolut karena tetap tunduk pada pengawasan terbatas oleh hukum nasional dan supranasional. Oleh karena itu, diperlukan model sinkronisasi berbasis prinsip komplementaritas antara lex sportiva dan hukum publik guna menjaga keseimbangan antara otonomi olahraga dan supremasi hukum.
Dinamika Hukum Agraria dalam Mendorong Investasi: Antara Kebijakan Pendayagunaan Tanah dan Tantangan Reforma Agraria Efendi, Mochamat Hanef; Herdinansyah, Ananda Putra; Saputra, Anggris Bagus Eka; Bagaskara, Dimas Christian; Dhuha, Rifqi Syamsu; Syahriar, Ferdy Ananda
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i8.3476

Abstract

Hukum agraria merupakan instrumen krusial dalam menyeimbangkan kepentingan investasi dan keadilan sosial, namun implementasinya di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan kompleks. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi interaksi dalam peraturan agraria Indonesia mengenai strategi pengelolaan lahan dan transformasi agraria, beserta pengaruhnya terhadap investasi. Penelitian ini menggunakan metode observasional kualitatif, dengan menggunakan tinjauan pustaka dan analisis dokumen hukum. Temuan penelitian ini mengungkapkan bahwa memastikan kejelasan hukum mengenai tanah sangat penting untuk menarik investasi; namun, terdapat ketegangan antara kebijakan yang ramah investasi dan perlindungan hak-hak masyarakat lokal dan petani skala kecil. Pelaksanaan reforma agraria terus menghadapi tantangan birokrasi dan peraturan yang saling bertentangan yang menghambat pemanfaatan lahan yang tepat. Upaya seperti Peraturan Pemerintah No. 20 Tahun 2021 bertujuan untuk meningkatkan efektivitas penggunaan lahan dan memastikan perlindungan hukum bagi investor, namun ada kebutuhan untuk penyelarasan peraturan yang lebih baik untuk menyelaraskan tujuan investasi dengan ekuitas. Pada akhirnya, undang-undang agraria Indonesia harus mencapai keseimbangan antara menjaga hak-hak masyarakat dan mendorong pertumbuhan ekonomi melalui investasi untuk mewujudkan kemajuan berkelanjutan dan keadilan sosial.
Zero Rice Policy: Studi Manajemen Keputusan Pada Komunitas Cirendeu Sejak 1918 Maharani, Clarissa Azalia; Agustin, Nazwa Triwardani; Nursantoso, Akrom Rabki; Grandi, Raditya Farrel Putra; Badriah, Tiara; Hijriyan, Irdy
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3479

Abstract

Kampung Cirendeu di Cimahi merupakan komunitas adat Sunda yang telah menerapkan Zero Rice Policy—kebijakan tidak mengonsumsi beras sejak 1918 sebagai strategi adaptif terhadap kondisi penjajahan dan kerentanan pangan. Kebijakan ini menggantikan beras dengan singkong (rasi) sebagai makanan pokok, dan telah bertahan lebih dari satu abad sebagai wujud ketahanan pangan berbasis kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pengambilan keputusan yang melahirkan Zero Rice Policy serta mengidentifikasi faktor-faktor sosial, budaya, dan kepemimpinan yang mendukung keberlanjutannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam dengan tokoh adat dan anggota komunitas, serta analisis dokumen tradisi. Data dianalisis secara tematik mengacu pada model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Zero Rice Policy lahir dari proses pengambilan keputusan kolektif yang melibatkan musyawarah adat dan pertimbangan konteks sosio-ekologis. Keberlanjutan kebijakan ini didukung oleh nilai-nilai budaya (silih asah, silih asih, silih asuh), kepemimpinan adat yang partisipatif, serta struktur sosial yang menginternalisasi kebijakan sebagai identitas komunitas. Kebijakan ini juga berkontribusi pada ketahanan pangan melalui diversifikasi berbasis sumber daya lokal.  Zero Rice Policy bukan sekadar keputusan pangan, melainkan sistem manajemen sosial berbasis kearifan lokal yang efektif dan berkelanjutan. Temuan ini mengimplikasikan bahwa model pengambilan keputusan komunitas adat dapat menjadi alternatif dalam perancangan kebijakan ketahanan pangan yang kontekstual, adaptif, dan berorientasi pada nilai-nilai lokal. Penelitian ini merekomendasikan integrasi kearifan serupa ke dalam kerangka kebijakan pangan nasional yang lebih inklusif.
From Custom to Management: Cikondang Leadership and Decision-Making Patterns Aulia Surrahman, Nazma; Raffa El Hilaby, Muhammad; Farid Hariz, Sulthan; Cah Yani Putri Dwi Yanto, Melindha; Daffa Apriliansyah, Muhammad
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3481

Abstract

This research is grounded in the expanding crisis of leadership in modern organizations, characterized by rigid bureaucracy and impersonal managerial approaches. Conversely, indigenous communities such as Cikondang in Bandung Regency have for centuries practiced sustainable collective leadership and consensus-based decision-making systems. The gap between these two realities raises fundamental questions about how local wisdom can contribute to contemporary leadership thought. This study examines the transformation of leadership patterns and decision-making mechanisms in the Cikondang indigenous community and their relevance to modern management practices. The Cikondang community is known for its leadership structure based on customary values, deliberation, and local wisdom passed down through generations. Through a qualitative approach involving literature review and document analysis, this study demonstrates that Cikondang indigenous leadership is characterized by collectivity, moral legitimacy, and an orientation toward social harmony. These patterns are then compared with contemporary management principles, particularly in the areas of participatory leadership, conflict management, and consensus-based decision-making. The results reveal that Cikondang's indigenous values align with modern management concepts emphasizing collaboration, effective communication, and the strengthening of organizational values. Furthermore, these findings are critically linked to major theories such as Participatory Leadership and Ethical Leadership, as well as sustainable development studies. Therefore, integrating local values into management can provide a more humanistic, adaptive, and sustainable leadership model, while offering an alternative framework for community governance in the modern era.
Mystic Management: Mengelola Daya Tarik Wisata dari Legenda Gunung Patuha Fadillah, Fazriel Muhammad Meidein; Alfauzan, Raihan Fazril; Susanti, Susi; Megaswara, Hilda Olifia; Rizki, Vanesta Ayu Handa; Hilman, Nazwa Alia
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3489

Abstract

Kawah Putih di Ciwidey merupakan salah satu destinasi wisata alam yang memiliki daya tarik unik karena keterikatan kuat dengan legenda Gunung Patuha yang dianggap angker oleh masyarakat lokal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana narasi budaya dan unsur mistis tersebut dikelola sebagai strategi pengembangan pariwisata yang efektif. Dengan menggunakan metode kualitatif melalui pendekatan studi kasus dan wawancara, penelitian ini menelaah peran budaya Sunda dalam membentuk persepsi wisatawan, keterlibatan masyarakat lokal, serta pengaruh nilai-nilai tradisional terhadap model manajemen kawasan. Temuan menunjukkan bahwa unsur mistis tidak hanya menjadi cerita pelengkap, tetapi berfungsi sebagai branding element yang memperkuat identitas destinasi. Selain itu, integrasi kearifan lokal dalam sistem pengelolaan meningkatkan keberlanjutan wisata karena mendorong partisipasi masyarakat, pelestarian adat, dan pemberdayaan ekonomi lokal. Dengan demikian, konsep “Mystic Management” dapat menjadi pendekatan alternatif dalam pengelolaan destinasi wisata berbasis budaya, di mana narasi legenda justru menjadi aset strategis untuk menciptakan pengalaman wisata yang berbeda dan bernilai tinggi.
Delik Aduan Kohabitasi Dalam KUHP Baru Sebagai Pembatasan Kebebasan Pribadi: Analisis HAM terhadap Mekanisme Pelaporan yang Dapat Memengaruhi Kebebasan Pribadi dan Ruang Privat Putri Yulia Hermawati, Nissha; Iqbal Ramdhan, Muhamad; Krista Putri, Azzahra; Setya Ningrum, Natasya; Mita Asroni, Anida; Nur Ringga Fikrah, Beryl
COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/comserva.v5i9.3490

Abstract

Perubahan sosial dalam masyarakat modern melahirkan beragam bentuk relasi personal, termasuk praktik hidup bersama tanpa ikatan perkawinan (kohabitasi), yang kemudian direspons melalui pengaturannya sebagai delik aduan dalam Pasal 412 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis bagaimana mekanisme pelaporan oleh pihak tertentu, seperti orang tua atau anak, memengaruhi kebebasan pribadi dan ruang privat pasangan yang hidup bersama tanpa perkawinan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, didukung studi kepustakaan. Hasil kajian menunjukkan bahwa meskipun delik aduan dimaksudkan untuk membatasi intervensi negara, mekanisme tersebut justru membuka ruang kriminalisasi melalui relasi kekuasaan dalam keluarga, menimbulkan rasa tidak aman, serta berpotensi mereduksi hak atas privasi dan kebebasan pribadi sebagaimana dijamin dalam Pasal 28G Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, dengan tetap memperhatikan pembatasan hak sebagaimana diatur dalam Pasal 28J UUD 1945. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa mekanisme pelaporan delik aduan kohabitasi dalam KUHP Baru berpotensi menggerus otonomi individu dan ruang privat warga negara. Meskipun dirancang untuk membatasi intervensi negara, mekanisme ini justru mengalihkan wewenang intervensi kepada aktor non-negara (keluarga), sehingga menciptakan kerentanan baru terhadap kebebasan pribadi. Oleh karena itu, diperlukan penafsiran yang restriktif, penerapan asas proporsionalitas yang ketat, serta pertimbangan untuk merevisi atau menggeser pendekatan dari kriminalisasi ke kebijakan non-penal yang lebih menghormati hak asasi manusia.

Filter by Year

2021 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 12 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 11 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 10 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 8 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 7 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 6 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 9 (2025): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 12 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 11 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 09 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 8 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 7 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 6 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 5 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 4 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2024): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 08 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 07 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 06 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 03 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 02 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 11 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 10 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 09 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 5 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2023): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 12 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 11 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 10 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 8 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 7 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 6 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 5 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 4 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 3 (2022): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2022): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 9 (2022): COMSERVA : (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 8 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 7 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 6 (2021): COMSERVA: (Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat) Vol. 1 No. 5 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 4 (2021): COMSERVA: Indonesian Journal of Community Services and Development Vol. 1 No. 3 (2021): COMSERVA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 2 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Vol. 1 No. 1 (2021): Special Issue COMSERVA : Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat More Issue