cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 393 Documents
HUBUNGAN GAYA BELAJAR DENGAN NILAI TENTAMEN ANATOMI PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Puspasari Kiay Demak, Indah; Irsan, Mohammad; Andyka Hutasoit, Gina; Asriadi, Asriadi
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (368.989 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.66

Abstract

Latar Belakang: Keberhasilan belajar tidak lepas dari faktor-faktor yang mempengaruhi dalamproses belajar, dalam penelitian ini hanya ditekankan pada faktor gaya belajar. Gaya belajarmerupakan suatu kombinasi dari bagaimana seseorang menyerap dan kemudian mengatur sertamengolah informasi. Gaya belajar yang sesuai dapat meningkatkan pembelajaran yang lebih efektifdan efisien.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan gaya belajar dengan nilai tentamen anatomi pada semesterganjil mahasiswa tingkat III Program Studi Kedokteran FK UNTAD.Metode: Jenis penelitian ini menggunakan metode cross sectional. Pengambilan sampel dilakukandengan teknik total sampling dan sampel pada penelitian ini berjumlah 55 mahasiswa tingkat III yangsesuai dengan kriteria insklusi dan eksklusi. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner VARKversi 7.8 dan dilihat hubungannya dengan nilai tentamen anatomi mahasiswa tingkat III yang diperoleh dari data sekunder yang di terbitkan oleh Departemen Anatomi FK UNTAD.Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa mayoritas responden memiliki gaya belajar kinestatikberjumlah 18 mahasiswa (32,7%). Pada uji fixer exact di peroleh nilai P>0,05 artinya tidak terdapathubungan bermakna gaya belajar dengan nilai tentamen anatomi mahasiswa tingkat III Program StudiKedokteran FK UNTAD.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna gaya belajar dengan nilai tentamenmahasiswa tingkat III program studi kedokteran FK Untad.
HUBUNGAN PENGETAHUAN,SIKAP, DAN DUKUNGAN SUAMI TERHADAP PEMBERIAN ASI EKSKLUSIF DI KELURAHAN PENGAWU WILAYAH KERJA PUSKESMAS NOSARARA Yane Bangkele, Elli; Ayu Febina A.D, Luh; M. Soemardji, Wulan
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (120.05 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.67

Abstract

Latar belakang. ASI adalah air susu ibu yang mengandung nutrisi optimal, baik kualitas dankuantitasnya. Pemberian Air Susu Ibu (ASI) eksklusif merupakan praktek pemberian makanan yangpaling sesuai untuk bayi sejak lahir hingga usia enam bulan. Pemberian ASI eksklusif selama enambulan pertama kehidupan merupakan salah satu strategi global untuk mencapai pertumbuhan,perkembangan, kesehatan, dan kelangsungan hidup bayi yang optimal Pola pemberian ASIkemungkinan dipengaruhi oleh perilaku kesehatan yang menurut teori Green ditentukan oleh tigafaktor yaitu predisposisi, pendukung, dan pendorong. Predisposisi yaitu (umur, pendidikan,pengetahuan, sikap dan pekerjaan ibu serta sosial budaya), pendukung (layanan kesehatan dan mediainformasi), Pendorong (dukungan keluarga, dan masyarakat).Tujuan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan pengetahuan, sikap dandukungan suami terhadap pemberian ASI Eksklusif di kelurahan pengawu wilayah kerja PuskesmasNosarara.Metode. Penelitian ini merupakan penelitian survey analitik dengan menggunakan rancangan CrossSectional. Jumlah sampel 48 orang yang telah memenuhi syarat yang sesuai dengan kriteria inklusidan ekslusi. Pengumpulan data dengan menggunakan instrumen penelitian kuesioner dan analisis datadengan uji Chi Square.Hasil. Hasil analisis univariat distribusi frekuensi karakteristik responden yaitu berdasarkan umurpaling banyak yaitu 18-28 tahun (52,08%), Pendidikan paling banyak yaitu SMA (41,6%), Pekerjaanyaitu tidak bekerja (81,25%), Jumlah anak yaitu 2 (41,7%), pengetahuan yaitu baik (91,7%), sikapyaitu positif (95,83%), dukungan suami yaitu mendukung (81,25%). Hasil uji bivariat padapengetahuan diperoleh nilai p(1,00)>0,05, sikap p(0,41)>0,05, dukungan suami p(0,00)<0,05.Kesimpulan. Terdapat hubungan antara dukungan suami terhadap Pemberian ASI Eksklusif diKelurahan Pengawu Wilayah Kerja Puskesmas Nosarara.Tidak terdapat hubungan antaraPengetahuan dan sikap terhadap Pemberian ASI Eksklusif di Kelurahan Pengawu Wilayah KerjaPuskesmas Nosarara.
STUDI PENGGUNAAN ANTIBIOTIK PROFILAKSIS PADA PASIEN BEDAH GASTROINTESTINAL Syamsi, Nur
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (191.885 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.68

Abstract

Infeksi luka operasi merupakan infeksi nosokomial yang insidensinya masih tinggi di negara– negara berkembang. Penyebabnya adalah kontaminasi kuman dari daerah sekitar luka insisi. Infeksiluka operasi ini dapat dicegah dengan pemberian antibiotika profilaksis. Tujuan dari penelitian iniadalah untuk mengetahui pola penggunaan antibiotik profilaksis pada pasien bedah gastrointestinaldi RSUD Anutapura Palu Sulawesi Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif noneksperimental yang dilakukan secara retrospektif. Kriteria inklusi dalam penelitian ini adalah pasienyang telah menjalani operasi gastrointestinal dan dirawat inap di rumah sakit tersebut serta pasienmenggunakan antibiotik profilaksis yang ditujukan untuk pencegahan infeksi luka operasi. Data yangdiperoleh dianalisis dengan cara menghitung persentase pola penggunaan antibiotik pada pasien yangmenjalani bedah gastrointestinal. Pada penelitian ini didapatkan bahwa jenis antibiotik profilaksisyang paling banyak diberikan adalah sefalosporin generasi ketiga yaitu seftriakson dosis 1 gramdalam bentuk intravena.
PERBEDAAN ANTARA TINGKAT PENGETAHUAN IBU MENGENAI PENCEGAHAN DIARE YANG MEMLIKI BALITA DIARE DAN YANG TIDAK DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KAMONJI TAHUN 2014 Setyawati, Tri; Hafidz, Muhammad; Asmar Salikunna, Nur
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (321.062 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.69

Abstract

Latar belakang: Diare adalah salah satu penyakit yang sering terjadi di Indonesia. Penyakit ini menyebabkan tingginya angka morbiditas yang berujung pada kematian dan paling banyak terjadi pada balita. Tingkat pengetahuan ibu adalah salah satu faktor yang mempengaruhi insiden diare terutama mengenai pencegahan terhadap diare itu sendiri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan ibu mengenai pencegahan diare terhadap insiden diare pada balita di wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Palu tahun 2014.Metode: Desain penelitian ini adalah observasif-analitik dengan rancangan Cross Sectional. Populasinyaadalah ibu yang memiliki balita yang datang ke Puskesmas Kamonji pada bulan Juni dan diperoleh sebanyak 71 orang sampel. Sampel dipilih menggunakan tehnik aksidental sampling dan dianalisis menggunakan uji alternatif Kolmogorov Smirnov.Hasil: Hasil penelitian menunjukkan sebanyak sebanyak 62 (87,3%) ibu memiliki pengetahuan baik, 8 (11,3%) ibu memiliki pengetahuan cukup, dan sebanyak 1(1,4%) ibu memiliki pengetahuan kurang. Hasil uji alternatif Kolmogorov Smirnov menunjukkan tidak ada perbedaan antara pengetahuan ibu yang memiliki balita diare dan yang tidak di wilayah Kerja Puskesmas Kamonji Palu tahun 2014.Kesimpulan: Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar ibu yang memiliki balita mempunyai pengetahuan yang baik terhadap pencegahan diare. Tidak ada perbedaan antara pengetahuan ibu yang memiliki balita diare dengan yang tidak di wilayah kerja Puskesmas Kamonji Palu tahun 2014.
PERAWATAN KEHAMILAN DAN PERTOLONGAN PADA BUDAYA MASYARAKAT SUKU KAILI DI DESA DALAKA KECAMATAN SINDUE KABUPATEN DONGGALA Lenny, Lenny
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (319.194 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.70

Abstract

Latar Belakang : Di Indonesia masih banyak pengobatan atau perawatan yang dilakukan secaratradisional yang dipengaruhi oleh budaya.Secara khusus di Sulawaesi Tengah yang dikenal denganbudaya atau suku Kaili dalam pelaksanaan praktek perawatan dan pengobatan ibu hamil danpertolongan persalinan menggunakan orang pintar yang disebut dukun beranak atau Sando .Metode : Penelitian ini menggunakan penelitian kualitatif dengan jenis penelitian etnografi melaluipendekatan ekploratif (Bugin.B, 2007), yang menggali dan mengkaji informasi tentang kebiasaanatau budaya/adat masyarakat Kaili yang berhubungan dengan perawatan kehamilan dan pemilihanpertolongan persalinan.Hasil : diperoleh informasi, bahwa masih rendahnya pengetahuan masyarakat Kaili tentangkehamilan beresiko, sikap dan perilaku masyarakat Kaili dalam menentukan dan mempercayakanperawatan kehamilan dan persalinan masih dipengaruhi oleh kepercayaan atau adat istiadat yang kuatdan turun-temurun, otonomi pribadi terhadap pengambilan keputusan dalam penentuan perawatankehamilan dan persalinan berada pada orang tua dan suami, perilaku pemilihan perawatan danpersalianan masyarakat Kaili dilakukan dengan pelaksanaan upacara-upacara adat-adat Kaili”Nolama dan Novero oleh seorang Sando atau Dukun.Kesimpulan : Rendahnya pengetahuan masyarakat Kaili tentang konsep Kehamilan dan persalinanberesiko akan membahayakan keselamatanan ibu dan bayi, Sikap dan niat keluarga memilih danmempercayakan perawatan kehamilan dan pertolongan persalinan didorong oleh keinginan yangmendalam yaitu kepercayaan atau adat istiadat yang masih kuat dan secara turun-temurun dandidukung oleh faktor sosial ekonomi, Perilaku dan praktek dalam perawatan kehamilan danpertolongan persalinan dilakukan dengan melalui pelaksana adat tradisional Kaili ”Nolama danNavero oleh seorang dukun atau Sando
HUBUNGAN ANEMIA DENGAN KEJADIAN BERAT BADAN LAHIR RENDAH DI RUMAH SAKIT UMUM ANUTAPURA PALU Fahira Nur, A.; Vidyanto, Vidyanto; Arifuddin, Adhar; Pradana, Fendi
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (311.084 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.71

Abstract

PERBEDAAN KEPUASAN PASIEN BPJS PADA INSTALASI RAWAT INAP KELAS III DI RUMAH SAKIT PEMERINTAH WIRABUANA PALU DENGAN RUMAH SAKIT SWASTA BUDI AGUNG PALU Sari Putri Hutama, Tirta; Mutiarasari, Diah; Nur Asrinawati, Andi
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 2 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (209.342 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i2.72

Abstract

Latar Belakang : Industri jasa pelayanan dalam masyarakat tidak terlepas dari persaingan antar pelakunya, contohnya rumah sakit. Rumah sakit pemerintah dan rumah sakit swasta merupakan salah satu bagian dari industri jasa pelayanan yang ada, namun citra dari rumah sakit daerah di mata masyarakat kurang baik dibandingkan dengan pelayanan kesehatan rumah sakit swasta. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan kepuasan pasien BPJS pada instalasi rawat inap kelas III di rumah sakit pemerintah Wirabuana Palu dan rumah sakit swasta Budi Agung Palu.Metode : Penelitian ini merupakan penelitian observasi dengan pendekatan analitik, dengan membedakan kepuasan pasien berdasarkan dimensi SERVQUAL yang meliputi tangible, reliability, assurance, responsiveness dan emphaty pada dua jenis Rumah Sakit yang berbeda. Teknik pengambilan sampel dilakukan dengan menggunakan metode purposive sampling, dengan memperhatikan kriteria inklusi dan eksklusi sehingga didapatkan 45 responden di rumah sakit pemerintah, dan 45 responden di rumah sakit swasta. Instrumen yang digunakan pada penelitian ini adalah kuesioner dengan menggunakan skala Likert. Data yang didapatkan kemudian diolah menggunakan data statistik dengan Mann-whitney test.Hasil : Terdapat perbedaan kualitas pelayanan dalam dimensi Reliability didapatkan hasil nilai p = <0,05 yaitu 0,034 sedangkan kualitas pelayanan dalam dimensi Responshivness, Assurance, Emphaty, dan Tangible tidak terdapat perbedaan, dan hasil penelitian untuk kepuasan pasien tidak terdapat perbedaan pada kepuasan pasien pada rumah sakit pemerintah Wirabuana dan rumah sakit swasta Budi Agung Palu. Hal ini dibuktikan dengan nilai signifikansi p = 0,242 atau >0,05.Kesimpulan : Tidak terdapat perbedaan pada kepuasan pasien pada rumah sakit pemerintah Wirabuana dan rumah sakit swasta Budi Agung Palu
TRANSFUSION-ASSOCIATED CIRCULATORY OVERLOAD Harun, Haerani
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (667.952 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i3.73

Abstract

Transfusion-associated circulatory overload (TACO) adalah udem pulmoner kardiogenik yang disebabkan oleh pemasukan produk darah dalam jumlah yang banyak atau cepat. Kejadian TACO secara umum diperkirakan 1% - 8% dari pasien yang menerima transfusi. Transfusion-associated circulatory overload terjadi akibat udem pulmoner yang bersifat kardiogenik yang disebabkan peningkatan tekanan hidrostatik yang terjadi selama transfusi darah atau komponen darah. National Healthcare safety network mendefinisikan TACO sebagai suatu onset baru atau eksaserbasi dari tiga atau lebih dari tanda-tanda komplikasi transfusi dalam 6 jam yaitu: (1) Acute respiratory distress (sesak, orthopneu, batuk), (2) Peningkatan BNP, (3) Peningkatan tekanan vena sentral, (4) Tanda gagal jantung kanan, (5) Adanya keseimbangan cairan positif, (6) Udem pulmoner pada gambaran radiologis. Penatalaksaan TACO yaitu apabila terdapat tanda atau gejala TACO segera hentikan transfusi, tempatkan pasien pada posisi duduk dan berikan oksigen sesuai kebutuhan pasien dan diuretic. Flebotomi terapeutik dapat dilakukan pada indikasi tertentu. Pencegahan komplikasi TACO antara lain edukasi medis, analisis faktor risiko, dan analisa keseimbangan cairan.
PERBEDAAN TINGKAT PEMAHAMAN DALAM PEMBELAJARAN ANATOMI YANG MENGGUNAKAN PREPARAT BASAH (KADAVER) DENGAN PREPARAT KERING PADA MAHASISWA KEDOKTERAN UNIVERSITAS TADULAKO Puspasari Kiay Demak, Indah; Sari, Puspita; J. Tandirerung, Fistra
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.621 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i3.74

Abstract

Latar Belakang. Anatomi telah menjadi dasar dari ilmu kedokteran selama ratusan tahun. Seiring dengan perkembangan zaman, pembelajaran anatomi telah mengalami perkembangan dalam konten dan metodologi. Saat ini, pengajaran anatomi menggunakan tiga metode utama yaitu buku, preparat basah (kadaver), dan preparat kering. Namun, perdebatan mengenai cara atau metode mengajar anatomi yang paling efektif terus berlanjut dan belum ada solusi untuk memecahkan perdebatan yang ada.Metode. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah sampel 55 mahasiswa kedokteran tahun kedua Universitas Tadulako. Instrumen penelitian ini menggunakan kuesioner. Analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Test.Hasil. Hasil uji Wilcoxon Signed Test menujukkan nilai p = 0,545. Artinya, tidak terdapat perbedaan tingkat pemahaman dalam pembelajaran anatomi yang menggunakan preparat basah dan preparat kering pada mahasiswa tahun kedua program studi kedokteran Universitas Tadulako.Kesimpulan. Tidak terdapat perbedaan yang bermakna pada tingkat pemahaman dalam pembelajaran anatomi yang menggunakan preparat basah (kadaver) dengan preparat kering.
HUBUNGAN TINGKAT PENGETAHUAN TERHADAP KETERAMPILAN BANTUAN HIDUP DASAR (BHD) TENAGA KESEHATAN DI PUSKESMAS BALUASE Mutiarasari, Diah; Isyraq Raihan, Muh.; Mursid, Mursid
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 4 No. 3 (2018)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (446.663 KB) | DOI: 10.22487/htj.v4i3.75

Abstract

Latar belakang: Dalam mewujudkan penanganan yang optimal kepada pasien gawat darurat termasuk jika berada di situasi bencana, maka diperlukan suatu sistem penanganan pasien atau korban yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi. Hal ini menjadi tanggung jawab setiap tenaga kesehatan di fasilitas kesehatan untuk dapat menolong masyarakat yang berada dalam keadaan kegawat daruratan, sehingga seorang tenaga kesehatan seyogyanya memiliki pengetahuan dan keterampilan sesuai kompetensi dalam menangani pasien secara cepat dan tepat, sebab penanganan yang salah dapat berakibat buruk, cacat bahkan kematian pada pasien atau korban bencana. Salah satunya penanganan melalui pemberian Bantuan Hidup Dasar (BHD) kepada pasien.Tujuan: untuk mengetahui hubungan tingkat pengetahuan tenaga kesehatan Puskesmas Baluase mengenai BHD terhadap keterampilan dalam pelaksanaannya di kota Palu. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif korelatif. Pengambilan sampel penelitian menggunakan teknik total sampling, yakni 38 tenaga kesehatan di Puskesmas Baluase. Analisa data menggunakan analisa univariat dan bivariat menggunakan uji spearman. Hasil: Hasil penelitian yang diperoleh dari 38 responden, sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan cukup yaitu sebanyak 29 orang (76,6%). Sebagian besar responden memiliki keterampilan cukup yaitu sebanyak 28 orang (73,4 %), dan hasil uji perhitungan korelasi Spearman Rank menunjukkan nilai p value 0,000 dan nilai r=0,743 yang berarti hubungan berkekuatan kuat dengan arah nilai r + (positif). Kesimpulan: Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat hubungan antara tingkat pengetahuan terhadap keterampilan tenaga kesehatan Puskesmas Baluase dalam melakukan Bantuan Hidup Dasar (BHD).

Page 7 of 40 | Total Record : 393