cover
Contact Name
Adhar Arifuddin
Contact Email
healthytadulako@gmail.com
Phone
+6285242303103
Journal Mail Official
healthytadulako@gmail.com
Editorial Address
Jl. Soekarno Hatta KM.9, Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako , Palu, Provinsi Sulawesi Tengah, 94148
Location
Kota palu,
Sulawesi tengah
INDONESIA
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako)
Published by Universitas Tadulako
ISSN : 24078441     EISSN : 25020749     DOI : https://doi.org/10.22487
Core Subject : Health,
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) merupakan media komunikasi dan publikasi ilmiah di bidang ilmu kesehatan yang diterbitkan oleh Unit Penjaminan Mutu Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako yang. Jurnal ini terbit secara berkala 4 kali dalam setahun (Januari, April, Juli dan Oktober). Jurnal Tadulako Sehat diterbitkan pertama kali pada tahun 2015. Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) menerima dan menerbitkan artikel penelitian, tinjauan pustaka dan laporan kasus di bidang kedokteran dan kesehatan.
Articles 393 Documents
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL DAN KEMAMPUAN KOPING TERHADAP KINERJA PERAWAT INSTALASI BEDAH SENTRAL RSUD UNDATA Rony Nayoan, Christin; Sabir, M; Putu Evvy Rossanty, Niluh
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (541.449 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.88

Abstract

STRUKTUR BIAYA SENDIRI DAN FAKTOR PENENTU KESULITAN EKONOMI PADA PASIEN GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN TERAPI HEMODIALISIS DI RUMAH SAKIT SENTRA MEDIKA CIBINONG Koswara Rahajeng, Suny; Sarnianto, Prih; Utami Ramadaniati, Hesty
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (501.622 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.89

Abstract

Gagal ginjal kronis (GGK) mengharuskan terapi hemodialisis (HD) 2–3 kali per minggu.Walau biaya medis langsung telah ditanggung BPJS-K, pasien JKN harus mengeluarkan biaya sendiri dan pendapatan yang hilang saat menjalani HD. Penelitian ini dimaksudkan untuk mengetahui struktur biaya sendiri dan faktor penentu kesulitan ekonomi pasien GGK. Data primer diambil secara potong-lintang melalui wawancara menggunakan kuesioner terstruktur terhadap 101 pasien GGK berusia >18 tahun yang telah menjalani HD selama >1 tahun, di RS Sentra Medika Cibinong, pada Desember 2017 sampai Januari 2018. Hasil penelitian menunjukkan biaya sendiri yang ditanggung [keluarga] pasien meliputi biaya transportasi termasuk parkir (rata-rata Rp316.673/bulan) dan konsumsi (Rp168.400/bulan). Sebagian pasien mengeluarkan biaya untuk membeli obat dan suplemen yang tidak dijamin BPJS-K (rata-rata Rp611.000/bulan) dan biaya untuk pendamping (Rp1.066.667/bulan). Terkait biaya intangible, rerata pendapatan [keluarga] pasien yang hilang mencapai Rp905.365/bulan. Hasil analisis multivariat dengan regresi logistik menunjukkan tanggungan keluarga merupakan faktor penentu terjadinya kesulitan ekonomi (p<0,05; OR = 2,74). Pasien dengan tanggungan keluarga, yaitu anak usia <15 tahun dan/atau orang tua usia >65 tahun, memiliki risiko 2,74 kali lebih besar mengalami kesulitan ekonomi dibanding pasien tanpa tanggungan keluarga
KESESUAIAN DATA ANTE MORTEM DAN POST MORTEM PADA KORBAN BENCANA DI RSU BHAYANGKARA MAKASSAR Handayani, Tut; Hardjo, Marhaen; A.Paturusi, Idrus; Alamsyah, Alamsyah
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (468.846 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.90

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian case series dengan menganalisa hasil identifikasi bencana di Sulawesi selatan dari tahun 2012-2015. Penelitian ini melakukan pengambilan data menggunakan metode wawancsra dan data rekam medik tim DVI BIDDOKKES Polda Sulsel. Variabel penelitian ini adalah rekonsiliasi data ante mortem dan post mortem sebagai variabel independen dan korban bencana sebagai variabel dependen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari tujuh kasus yang ada hanya bencana bus terbakar di kabupaten Luwu Timur yang salah satu korbannya tidak teridentifikasi. Proses kerja tim DVI dalam mencocokkan data ante mortem dan post mortem dilaksanakan sesuai dengan stander interpol. Kerja tim DVI dalam melakukan identifikasi korban sesuai dengan standar prosedur yng berlaku meskipun masih ada kendala sehingga menyebabkan masih adanya korban yang belum teridentifikasi.
PEMANFAATAN HEWAN COBA PADA PENELITIAN NEURODEGERATIF Pakaya, David; Susilowati, Rina
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (393.682 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.91

Abstract

Penyakit neurodegeneratif berhubungan dengan kerusakan bahkan kematian sel-sel saraf progresif. Untuk mempelajarinya diperlukan suatu kondisi serupa dari penyakit manusia pada hewan coba. Famili muridae merupakan hewan coba yang paling sering digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk Mengetahui berbagai metode pengkondisian hewan coba telah dikembangkan dan digunakan dalam penelitian penyakit neurodegenratif. Dilakukan penelusuran literatur secara on-line dengan menggunakan search engine PubMed dengan kata kunci "animal model" AND "neurodegenerative". Berbagai metode pengkondisian hewan coba tersebut dapat dilakukan dengan cara merekayasa genetika, model cedera ataupun induksi bahan kimiawi dengan berbagai metode.
GAMBARAN STATUS GIZI PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS KECAMATAN PALU UTARA KOTA PALU Sekarani Damana Putri, Ayu; Sumarni, Sumarni; Anwar, Azharani; Aisyah Latifah, Nur
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (323.228 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.92

Abstract

Di Indonesia, penyakit tuberculosis masih menjadi masalah kesehatan utama dimana prevalensinya semakin meningkat dari tahun ke tahun ditambah. Salah satu faktor resiko TB adalah status gizi. Status gizi yang buruk dapat meningkatkan resiko terinfkesi serta memperlambat proses penyembuhan TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran status gizi pada pasien TB di wilayah kerja puskesmas di Kecamatan Palu Utara Kota Palu. Telah dilakukan penelitian deskriptif dengan menggunakan data kartu berobat pasien tuberkulosis yang terdaftar di wilayah kerja puskesmas Kecamatan Palu Utara Kota Palu dengan menggunakan metode total sampling, sehingga diperoleh 32 sampel. Hasil penelitian yang didapatkan pasien tuberkulosis laki-laki berjumlah 15 orang dan perempuan 17 orang. Pasien tuberkulosis lebih banyak pada kelompok usia produktif yakni 18-64 tahun yakni sebanyak 31 orang (97%). Pasien yang memiliki status gizi sangat kurang sebanyak 13 orang (40.6%), gizi kurang 8 orang (25%), dan gizi normal sebanyak 11 orang (34.4%). Dari penelitian ini disimpulkan bahwa pasien tuberculosis di kecamatan wilayah Palu Utara rata-rata memiliki status gizi dibawah normal.
KEPUTUSAN PEMILIHAN METODE VASEKTOMI DI KOTA MAKASSAR Halimah, Nur; Zakariyati, Zakariyati; Sulasri, Sulasri; Alamsyah, Alamsyah
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (495.786 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.93

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji faktor pengetahuan, dukungan istri, faktor ekonomi dan jumlah anak akseptor terhadap keputusan pemilihan metode vasektomi. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan study kasus yang dimaksudkan untuk melakukan eksplorasi mengenai keputusan pemilihan vasektomi dengan cara interview dan observasi selama penelitian berlangsung. Content analysis adalah teknik analisis yang digunakan dalam menelaah data dan informasi, selain itu metode triangulasi digunakan untuk menguji validitas data. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan akseptor vasektomi berada pada sikap aplikasi setelah mendapatkan informasi, dukungan istri (keluarga) sangat berperan, faktor ekonomi menjadi salah satu penyebab dan faktor jumlah anak berpengaruh terhadap keputusan pemilihan metode vasektomi di Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar.
HUBUNGAN LAMA MENDERITA DENGAN KUALITAS HIDUP PENDERITA HIV/AIDS DI KELOMPOK DUKUNGAN SEBAYA (KDS) KASIH KUDUS JAWA TENGAH Liyanovitasari, Liyanovitasari; Lestari, Puji
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (405.297 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i2.94

Abstract

AKTIVITAS ANTIBAKTERI KOPI ROBUSTA DALAM MEMPERCEPAT KEJADIAN PENYEMBUHAN LUKA PADA ULKUS DIABETIKUM Fitri Amalia, Farhana
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.903 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i1.95

Abstract

Ulkus diabetikum merupakan salah satu komplikasi mayor dari diabetes yang berhubungan dengan gangguan neurologi dan peredaran darah perifer. Infeksi pada ulkus diabetikum sering terjadi akibat bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli, Klebsiella pneumoniae, dan Pseudomonas aeruginosa. Terdapat banyak terapi terbarukan untuk mempercepat penyembuhan infeksi ulkus diabetikum, salah satunya dengan menggunakan kopi robusta. Kopi robusta mengandung senyawa aktif asam klorogenat, kafein, trigonelin dan flavonoid yang bersifat antibakteri. Kandungan ini terbukti memiliki aktivitas antibakteri pada Staphylococcus aureus, Escherichia coli, dan Pseudomonas aeruginosa yang merupakan bakteri terbanyak penyebab ulkus diabetikum. Kopi robusta memiliki kemampuan mempercepat penyembuhan ulkus melalui sifat higroskopis dan pH yang sesuai dengan kulit, selain itu kopi robusta mampu memperkuat fungsi imunologi berupa aktivasi leukosit, PMN, sitokin, enzim MMP dan TIMP sebagai aktivitas debrimen autolitik. Kopi robusta juga secara klinis telah diuji coba pada berbagai jenis luka, termasuk pada ulkus diabetikum dan didapatkan keluaran klinis yang baik berupa penyembuhan luka yang lebih cepat. Luka yang diberikan kopi robusta kering lebih cepat dengan jaringan granulasi tumbuh tanpa komplikasi infeksi dibandingkan dengan kelompok kontrol yang diberikan terapi konvensional NaCl 0,9%.
ASPEK POLA ASUH, POLA MAKAN, DAN PENDAPATAN KELUARGA PADA KEJADIAN STUNTING Ramadhani Putri, Atica
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.12 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i1.96

Abstract

Stunting adalah bentuk tubuh yang pendek hingga melebihi defisit -2 SB dibawah median standar tinggi atau panjang badan menurut umur. Berdasarkan riset kesehatan dasar (Riskesdas) tahun 2013, prevalensi stunting nasional mencapai angka 37,2% yang terdiri dari 19,2% anak pendek dan 18,0% anak sangat pendek. Secara tidak langsung stunting dipengaruhi oleh polah asuh anak yang kurang memadai, rendahnya ketahanan pangan, sanitasi lingkungan, jangkauan kualitas pelayanan kesehatan. Sedangkan secara langsung dapat dipengaruhi oleh penyakit infeksi dan kurangnya asupan gizi. Pola asuh merupakan praktik yang di lakukan pengasuh seperti ibu, bapak, nenek, atau orang lain dalam pemeliharaan kesehatan, pemberian makanan, dukungan emosional anak dan pemberian stimulasi yang anak butuhkan dalam masa tumbuh kembang. Selain faktor pola asuh, pendapatan keluarga juga memiliki hubungan dengan kejadian stunting sesuai dari pernyataan Unicef bahwa akar masalah dari tumbuh kembang bayi salah satunya adalah krisis ekonomi. Ketidakmampuan kepala keluarga dalam mencukupi kebutuhan gizi bayi dari segi kuantitas maupun kualitas sehingga mengakibatkan dampak yang buruk bagi gizi bayi. Pola makan juga merupakan salah satu faktor yang menyebabkan terjadinya stunting. Keadaan stunting anak usia sekolah terjadi karena pola makan yang kurang seperti kurangnya asupan protein dan lemak yang menyebabkan tingginya prevalensi stunting (22,1%).
STUDI ANALITIS PENURUNAN FORCED EXPIRATORY VOLUME IN 1 SECOND PADA PEKERJAAN PENYELAM Maisarah Disrinama, Am
Healthy Tadulako Journal (Jurnal Kesehatan Tadulako) Vol. 6 No. 1 (2020)
Publisher : Universitas Tadulako

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.041 KB) | DOI: 10.22487/htj.v6i1.97

Abstract

Menyelam adalah aktifitas bawah air yang erat kaitannya dengan manifestasi perubahan tekanan air yang diterima oleh penyelam. Paru-paru sebagai alat ventilasi dalam sistem pernafasan bagi tubuh dimana fungsi kerja paru dapat menurun akibat adanya gangguan pada proses mekanisme faal yang salah satunya disebabkan oleh aktifitas penyelaman. Nilai Forced Expiratory Volumein 1 second (FEV1) sebagai parameter fungsi faal paru penting untuk penanda kondisi gangguan faal paru agar penyelam tidak mengalami pecah paru pada kegiatan bawah air. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh barotrauma dan faktor individu terhadap penurunan FEV1 penyela. Jenis penelitian ini adalah analitik observasional dan pendekatan Cross Sectional dengan sampel pada penelitian berjumlah 34 orang. Pengumpulan data dilakukan dengan pengisian kuisoner untuk mengetahui karakteristik responden dan pengambilan kapasitas fungsi faal paru dengan hasil Medical Check Up (MCU) penyelam. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square dan Regresi Logistik Biner dengan software SPSS.Dari penelitian ini didapatkan kondisi paru-parupenyelam dalam 3 tahun terakhir, 79% mengalami penurunan siginifikan FEV1.Hasil uji regresi logistik menunjukkan faktor barotrauma, usia, dan kebiasaan merokok berpengaruh terhadap penuruan FEV1.Kondisi ini menunjukkan pada pekerja penyelam belum mencapai kondisi yang aman

Page 9 of 40 | Total Record : 393