cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
IMPLEMENTASI PROGRAM BLT DANA DESA DALAM PENANGANAN DAMPAK WABAH CORONA VIRUS DISEASE 2019 DI DESA LEMBAH BERINGIN KECAMATAN NANGA MAHAP KABUPATEN SEKADAU YUNIARTI, RINI; Triyono, Joko; Sulisdiani, indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3201

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan keberhasilanImplementasi Program BLT Dana Desa dalam Penanganan Dampak Wabah Corona VirusDisease 2019 di Desa Lembah Beringin, Kecamatan Nanga Mahap, Kabupaten Sekadau.Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif jenis deskriptif. MenurutEdward III (dalam Agustino, 2012:149-153) ada empat faktor yang menyebabkankeberhasilan implementasi kebijakan yaitu: a) Komunikasi: Proses komunikasi dari pihakKabupaten dan juga Kecamatan sampai dengan ke Desa Lembah Beringin dilakukan denganbaik, tetapi informasi yang sampaikan belum ditransmisikan dengan baik kepada kelompoksasaran (target group) sehingga masyarakat belum memahami kebijakan tersebut. b) SumberDaya: Keberhasilan implementasi kebijakan sangat tergantung dari kemampuanmemanfaatkan sumber daya yang tersedia. Kurangnya sarana pendukung menjadi faktorutama belum berhasilnya implementasi kebijakan, seperti kurangnya staf yang kompeten danDana Desa yang terbatas. c) Disposisi: Dalam disposisi salah satu faktor yang mempengaruhiimplementasi kebijakan adalah sikap implementor dalam implementasi. d) Struktur Birokrasi:Salah satu aspek dari struktur birokrasi yang mendukung keberhasilan implementasikebijakan, adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dalam hal ini menyangkutmekanisme, sistem dan prosedur pelaksanaan kebijakan, pembagian tugas pokok, fungsi,kewenangan dan tanggung jawab sehingga dapat mencapai keberhasilan implementasikebijakan program BLT Dana Desa. Rekomendasi diharapkan kepada Pemdes LembahBeringin lebih memperhatikan lagi bagaimana komunikasi, sumberdaya, disposisi danstruktur birokrasi dalam pelaksanaan program BLT ini, dengan melakukan pengawasanpenyampaian informasi kepada kelompok sasaran, memberikan Bimtek Pada Staf desasupaya bisa meningkatkan kinerja Pemdes.
PENGARUH KESADARAN WAJIB PAJAK TERHADAP PENINGKATAN PEMBAYARAN PAJAK KENDARAAN BERMOTOR PADA UNIT PELAKSANA TEKNIS PELAYANAN PENDAPATAN DAERAH PONTIANAK WILAYAH I SAMSAT SIANTAN CORNELUS, CORNELUS; Yohanes, Yulius; Hanum, Aliyah Nuraini
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3087

Abstract

This study aims to reveal how much the voluntary tax compliance affects the partial increase in motor vehicle tax payments. The phenomenon that occurs in this study is whether the increase in motor vehicles every year is followed by an increase in motor vehicle tax revenue. The results of this study show that voluntary tax compliance had no partial effect on the increase in motor vehicle tax payments with a value of t-calc = 1.576 and significance = 0.119. This type of research used a quantitative method with a descriptive approach. According to Sugiyono (2016: 15), "The quantitative method is data that is expressed in the form of numbers or qualitative data which are described in numbers.". This study used a descriptive approach with the aim of describing the object of research or results of research.Keywords: Voluntary Tax Compliance and Increased Motor Vehicle Tax Payments 
STRATEGI PENINGKATAN PENERIMAAN PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN PADA BADAN KEUANGAN DAERAH KOTA PONTIANAK MONIKA, YUTIE; Pudjianto, Pudjianto; Rasidar, Rasidar
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3113

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis strategi peningkatan penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan pada Kantor Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak. Permasalahan yang ada di sumber daya aparatur yang belum memadai menyebabkan belum maksimalnya realisasi penerimaan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini bisa memperoleh informasi melalui teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan Safi’i (2007: 217) analisis SWOT: 1. Faktor Internal: 1.1 Kekuatan yaitu sudah adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) dan adanya insentif atau upah yang dapat memaksimalkan meningkatkan penerimaan pajak PBB-P2, 1.2 Kelemahan yaitu jumlah pegawai yang kurang, sarana dan prasarana yang harus segera diatasi guna memakimalkan peningkatan penerimaan pajak PBB-P2. 2. Faktor Eksternal: 2.1 Peluang yaitu teknologi dan pembangunan yang sudah berkembang dapat menjadi strategi dalam meningkatkan penerimaan pajak PBB-P2 oleh Kantor Badan Keuangan Daerah Kota Pontianak, 2.2 Ancaman yaitu kurang sadarnya masyaarkat dalam membayar pajak dapat menjadi suatu ancaman jika tidak segera diatasi. Saran untuk penelitian ini memaksimalkan pengelolaan data pajak yang berbasis online, menambah pegawai, mengadakan sosialisasi yang rutin dan memaksimalkan kualitas pelayanan.
PELAYANAN DI ERA NEW NORMAL PADA DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL DI KABUPATEN KUBU RAYA Oktaviani, Eduarda; Arifin, Arifin; Ningtias, Kartika
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dalam pelayanan pencatatan penerbitan akta kematian dan kesadaran masyarakat maupun pejabat Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kubu Raya dan juga kecamatan Sungai Kakap dalam pelayanan penerbitan akta kematian. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori kualitas pelayanan publik Moenir (2016 : 88) yang terdiri dari : 1) Kesadaran pegawai, kesimpulannya adalah dalam pemberian pelayanan kepada masyarakat sudah dilaksanakan lewat dedikasi pemberian produk pelayanan, pemberian informasi kebutuhan masyarakat dan adaptasi inovasi yang dilakukan di era new normal. 2) Organisasi, kesimpulannya adalah sudah berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi masing-masing bidang dan seksi. 3) Sarana pelayanan, kesimpulannya adalah sudah dimaksimalkan baik secara online maupun offline, menjadi salah satu upaya untuk beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan situasi pandemi sekarang ini. Adapun saran yang direkomendasikan oleh peneliti adalah peningkatan kepemilikan akta kematian dengan menjalankan sistem yang terorganisir dan sarana pelayanan yang maksimal.Kata Kunci : Pelayanan; Akta Kematian; Kesadaran; Organisasi; Sarana Pelayanan.
PRESTASI KERJA APARATUR SIPIL PADA BAGIAN HUBUNGAN MASYARAKAT DAN PROTOKOL SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN SANGGAU Aprio, Rikardus; Martoyo, Martoyo; Asmadi, Asmadi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3191

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah mendiskripsikan dan menganalisis penilaian prestasi kerja ASN padaHubungan Masyarakat dan Protokol Setda Kabupaten Sanggau. Metode yang digunakan dalampenelitian ini yaitu kualitatif jenis penelitian Deskriptif Dharma (Dalam Agus 2006:214) baik dilihatdari ukuran kualitas, ukuran kuantitas dan ukuran ketepatan waktu. Hasil penelitian menunjukkanbahwa prestasi kerja Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Hubungan Masyarakat dan Protokol SekretariatDaerah Kabupaten Sanggau belum sesuai dengan harapan, hal tersebut dapat dilihat dari Prestasi kerjaASN Hubungan Masyarakat dan Protokol Sekretariat Daerah Kabupaten Sanggau dilihat dari aspekkualitas, kuantitas dan ketepatan waktu belum berjalan maksimal. 
IMPLEMENTASI PROGRAM PENDIDIKAN ANAK USIA DINI (PAUD) DI DESA LINTAH TAUM KECAMATAN TANAH PINOH BARAT KABUPATEN MELAWI SUSANTI, SUSANTI; Maryuni, Sri; Utami, Dewi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i2.3382

Abstract

Penelitianinibertujuan untuk mengetahui proses implementasi pendidikan anak usia dini  di Desa Lintah Taum Kecamatan Tanak Pinoh Barat Kabupaten Melawi.Masalah dalam penelitian ini yaitu: 1. Kurangnya pemahaman masyarakat tentang program PAUD. 2. Ada 35% Anak yang belum mengikuti program PAUD. 3.Sumber Daya Manusia (SDM) Guru kurang mendukung. 4. Belum ada sarana dan prasarana pendidikan yang memadai.Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriftifdengan pendekatan  kualitatif.  Dalam penelitian ini menggunakan teori Purwanto dan Dyah Ratih Sulistyastuti (2015:74-78) tentang suatu proses implementasi kebijakan yang terdiri dari : 1) Sosialisasi. Kesimpulannya adalah Kegiatan sosialisai dapat dilakukan dengan dua cara yaitu secara lansung dan tidak lansung. Kegiatan sosialisasi secara lansung melalui ceramah, forum warga dan kegiatan sosialisasi secara tidak langsung melalui papan pengumuman, TV, radio, surat kabar atau website. di Desa Lintah Taum kegiatan sosialisasi dilakukan hanya dengan sosialisasi secara langsung yaitu forum warga. 2) Penyaluran. Layanan Program PAUD di salurkan secara gratis dengan menggunakan Anggaran Dana Desa (ADD) namun dana tersebut masih kecil. 3) Pemanfaatan. Setelah kelompok sasaran menerima penyaluran dana maka tahapan berikutnya adalah memanfaatkan bantuan tersebut untukmenunjang kehidupan kelompok sasaran. mengingatjumlah penyaluran danaPAUD Masih kecil maka masih banyak sarana dan prasaranayang belum terpenuhi. Saran untuk hasil penelitian ini adalah kegiatan sosialisasi secara tidak langsung harus dilakukan juga agar mayarakat yang tidakikutdalam kegiatan sosialisasi secaralangsung bisamembacainformasi tersebut di papanpengumuman atau spanduk, penyalurandanaharus di tingkatkan, serta Pemanfaatan dana pemanfaatan dana harus jelas atau transparanserta dana BOP harus dan BantuanOperasionalPenyelenggara (BOP) harus dimanfaatkan sesuai ketentuan atau pedoman BOP itu sendiri.Kata Kunci: Proses, implementasi, kebijakan, program,PAUD
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PENDAMPINGAN DESA DI DESA JUNGKAT KECAMATAN SIANTAN KABUPATEN MEMPAWAH NINGRUM, RIDHAYATI; Martoyo, Martoyo; Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3137

Abstract

Penelitian ini bertujuan ingin mengetahui, memahami dan mengungkapkan karakteristik masalah, karakteristik kebijakan dan variabel lingkungan, berikut faktor penghambat implementasi kebijakan pendampingan desa di Desa Jungkat. Penelitian ini permasalahan: Implementasinya di Desa Jungkat, Pendamping Lokal Desa (PLD), dan beberapa persoalan koordinasi, pendampingan, pemantauan/ monitoring atas program/kegiatan dana desa hingga pemberdayaan masyarakat. Metode penelitian yang digunakan yaitu pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian eksploratif. Penelitian ini menggunakan teori Daniel A. Mazmanian dan Paul A. Sebatier (dalam Subarsono, 2005:43), meliputi 3 kelompok variabel yang mempengaruhi kesuksesan implementasi kebijakan publik yaitu 1. Karakteristik masalah. Implementasi kebijakan pendampingan desa belum optimal, karena masalah area kerja PLD melingkupi 3 desa dari ideal 1 desa 1 PLD. 2. Karakteristik kebijakan/undang-undang. Amanah Peraturan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2015 tentang Pendamping Desa masih sebatas obyektifikasi kontribusi pembangunan desa. 3. Variabel lingkungan. Koordinasi yang kurang efektif dengan perangkat desa menjadikan partisipasi masyarakat dalam menopang pembangunan desa tidak tumbuh semestinya. Kondisi itu ternyata tidak luput dari keterbatasan penghasilan yang diterima, dan itu dianggap tidak seimbang dari beban kerjanya, sekaligus menjadi penghalang untuk bisa dikatakan sebagai tenaga profesional desa—hanya berdasarkan surat penugasan, tidak tersertifikasi. Saran dalam penelitian ini, PLD harus komitmen dan terus melakukan evaluasi sebagai tenaga pendamping lokal desa.  
IMPLEMENTASI PROGRAM REHABILITASI SOSIAL PENYALAHGUNA NARKOTIKA DI REHABILITASI SOSIAL BERBASIS MASYARAKAT (RBM) BUMI KHATULISTIWA KOTA PONTIANAK FAUZIYYAH, FAUZIYYAH; Zulkarnaen, Zulkarnaen; Dhidik Apriyanto, Dhidik
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3103

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentang implementasi Program Rehabilitasi Sosial Penyalahguna Narkotika Di Rehabilitasi Sosia Berbasis Masyarakat (Rbm) Bumi Khatulistiwa Kota Pontianak. Masalah yang ditelitipun berupa dana dari Kemenertian Sosial yang dirasa kurang, juga klien yang sering kabur dan naiknya jumlah klie per tahunnya. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengan desain penelitian analisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori implementasi dari Charles O. Jones dalam Widodo(2010:89-93) yang terdiri dari : 1) Pengorganisasian. Pelaksanaan program belum optimal seperti kurangnya koordinasi kepada pihak terkaih, sumber daya keuangan dan peralatan atau dana dari Kementerian Sosial kurang mencukupi dari segi pebiayaan operasional; 2) Interpretasi. Para target grup kurang memahami isi kebijakan sehingga ditemukannya beberapa klien atau korban penyalahguna narkoba kambuh dan beberapa dari mereka kabur dan di off kan dari programnya; 3) Aplikasi atau Penerapan. Dalam proses implementasi program rehabilitasi terdapat fasilitas yang kurang mendukung dan juga sosialisasi terhadap masyarakat juga kurang sehingga masyarakat masih pro dan kontra mengenai pusat rehabilitasi sosial bagi pengguna napza dikarenakan pengetahuan yang minim terhadap proses implementasinya. Adapun saran direkomendasikan oleh peneliti adalah sebaiknya pihak Rehabilitasi Berbasis Masyarakat (RBM) lebih menkankan pada laporan perkembangan klien atau korban penyalahgunaan narkotika setiap 1 bulan sekali kepada pihak Rehabilitasi yang menangani klien sehingga laporan tersebut dapat diketahui beberapa dari klien bener-benar dikatakan pulih dan dapat melanjutkan program berikutnya.
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA PONTIANAK NOMOR 11 TAHUN 2012 TENTANG PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN HIV/AIDS DI KOTA PONTIANAK CERY1, KRISTOPHER BOSCO; Rusdiono, Rusdiono; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3180

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai implementasi Peraturan Daerah oleh Pemerintah Kota Pontianak dalam upaya pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Pontianak. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan dari OJones (2006:89) mengemukakan teori implementasi kebijakan yang terdiri dari tiga aktivitas utama yang sangat penting dalam implementasi kebijakan publik. Keempat indikator implementasi tersebut terdiri dari: 1) Pengorganisasian, kesimpulannya adalah Sarana dan prasarana dalam Implementasi Peraturan Daerah Kota Pontianak Nomor 11 Tahun 2012 Tentang Pencegahan Dan Penanggulangan HIV/AIDS sudah sangat memadai seperti alat scrining, obat-obatan, alat medis habis pakai, serta alat kerja lengkap sebagai penunjang kerja dalam Kesekretariatan.; 2) Interpretasi, kesimpulannya adalah Komisi Penanggulangan AIDS tidak terlalu mempublis kegiatan mereka dalam sosialisasi karna terdapat stigma negatif oleh pemuka agama dan BNN; 3) Aplikasi, kesimpulannya pengaplikasianya masih saja terdapat hambatan seperti stigma yang buruk terhadap pengidap HIV/AIDS; 4) Implikasi, kesimpulannya adalah pentingnya sosialisasi tentang pemahaman khususnya dalam pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS di Kota Pontianak. Adapun saran yang dapat direkomendasikan oleh peneliti yang menjadi  penelitian ini dari segi interprestasi adalah Komisi Penanggulangan AIDS melalukan izin dan kompromi terlebih dahulu dengan pemuka agama diwilayah tempat melakukan sosialisasi.
PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN JALAN PARALEL DI KECAMATAN PONTIANAK KOTA APRILA, SALENDRI; Martoyo, Martoyo; RAHIM, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3221

Abstract

ABSTRAKPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis tentangPartisipasi Masyarakat dalam Perencanaan Pembangunan Jalan Paralel di Kecamatan Pontianak Kota. Masalah yang ditelitiberupa tingkat partisipasi masyarakat yang masih kurang, juga masyarakat yang belum mengambil keputusan untuk menyerahkan lahannya dan kesepakatan tentang tali asih dengan pihak pemerintah.Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, dengananalisis deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori partisipasi masyarakat dari Cohen dan Uphoff(dalam Dwiningrum2011:61-63) yang terdiri dari ; 1)Partisipasi dalam pengambilan keputusan, pelaksanaan musyawarah  belum optimal dalam musyawarah dan pengambilan keputusan terkait pembebasan jalan Paralel; 2) Partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan, Masyarakatbelum setuju terkait dengan tali asih, dan ada beberapa masyarakat tidak hadir musyawarah; 3)Partisipasi masyarakat dalam pemanfaatan, masih belum optimalsebab pembangunan jalanbelum selesai tetapi ada beberapa masyarakat yang sudah memanfaatakan; 4) Partisipasi dalam evaluasi, masih kurangnya keterlibatan masyarakat dalam memberikan tanggapan dan penolakan terhadap program. Rekomendasi dalam penelitian ini agar sebaiknya pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruangmelakukan pendekatanulang kepada masyarakat dan mengharuskan masyarakat terlibat dengan perencanaan pembangunan jalan paralel karena tanggapan dan penolakan itu akan menjadi tolak ukur pihak dinas agar mencapai kesepakatan. Agar masyarakat mau menyerahkan lahannya untuk dijadikan jalan paralel sehingga pembangunan jalan tersebut dapat dilanjutkan.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue