cover
Contact Name
Deni Darmawan
Contact Email
dendar@untan.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
labkom@fisip.untan.ac.id
Editorial Address
Jl. Prof. Dr. H. Hadari Nawawi, Pontianak 78124
Location
Kota pontianak,
Kalimantan barat
INDONESIA
PublikA, Jurnal Ilmu Administrasi Negara
ISSN : 2442546X     EISSN : 2442546X     DOI : http://dx.doi.org/10.26418%2Fpublika.v10i2
Core Subject : Social,
Publika adalah jurnal akses terbuka, dan peer-review. Tujuan utama kami adalah untuk menyebarluaskan artikel terkini dan asli dari para peneliti dan praktisi tentang berbagai masalah sosial dan politik kontemporer: kebijakan publik, administrasi pembangunan, manajemen publik.
Articles 1,314 Documents
PENEMPATAN APARATUR SIPIL NEGARA DI KANTOR CAMAT TELUK KERAMAT KABUPATEN SAMBAS Nurlia, Nurlia; Haryaningsih, Sri; Anwar, Hairil
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3159

Abstract

PenulisanSkripsiinidimaksudkanuntukmendeskripsikan dan menganalisis proses PenempatanAparaturSipil Negara di Kantor Camat Teluk Keramat Kabupaten Sambas. PermasalahanmengenaipenempatanAparaturSipil Negara di Kantor Camat Teluk Keramat yang cukupmenarikuntukditelitikarenamasihterdapatketidaksesuaianpenempatan, yang mana jabatan yang diisibelumsesuaidengan Pendidikan yang seharusnyasesuaidenganjabatan yang diemban. Penelitian initermasukdalampenelitiandeskriptifdenganmenggunakanpendekatankualitatif. Penelitian inimenggunakanteori Saksono yang mengatakanlangkah-langkahpenempatanseorangpegawai, yaitu: 1) LowonganKerja (kebutuhanakantingkatpekerjaanterhadapseseorang), 2) UraianPekerjaan (tugas dan tanggungjawab orang yang akanmengerjakanpekerjaantersebut), 3) Penarikan dan Seleksi, 4) Menempatkan orang tersebut pada pekerjaan yang ada di organisasi (Penempatan). Teknik pengumpulan data berupaobservasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitianinimenunjukanbahwaPenempatanAparaturSipil Negara di Kantor Camat Teluk Keramat belumsesuaidenganprinsipthe right man on the right place, dikarenakanpihak Camat Teluk Keramat tidakmemilikiwewenanguntukmembukalowongankerja, membuaturaianpekerjaan, melakukanpenarikan dan seleksisertamenempatkanpegawai. Dilihatdariadanyapenempatanpegawai yang belumsesuaidenganpendidikan dan pengetahuankerja, penelitianinidapatmemberikan saran agar memperbaikistrukturpenempatanpegawaisesuaidenganlatarbelakangpendidikan dan keahliannya agar pegawaitidakkesulitandalammengerjakantugas/pekerjaannya.
EFEKTIVITAS PENGELOLAAN SAMPAH OLEH BANK SAMPAH BERKAH MENDAWAI DI KELURAHAN BANSIR LAUT KOTA PONTIANAK MAULIDIA, NURUL RAHMADATUN; Rusdiono, Rusdiono; Triyono, Joko
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3200

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Efektivitas Pengelolaan Sampah Oleh BankSampah Berkah Mendawai di Kelurahan Bansir Laut Kota Pontianak. Penelitian menggunakanmetode penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif. Proses pengumpulan data yang dilakukanmelalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalahteori Kreitner dan Kinicki (dalam Soetopo, 2010), yang memiliki aspek pengukuran efektivitas yaitu:1) Pencapaian Tujuan, Bank Sampah Berkah Mendawai dinilai belum sepenuhnya efektif karena darisisi kualitas produksi dan standarisasi pupuk organik cair belum sesuai dengan target pengurus. 2)Tersedianya Sumber Daya, bank sampah belum efektif, hal ini dilihat dari kurangnya jumlah SDMdan belum adanya sejumlah peralatan yang mendukung untuk proses pengelolaan sampah. 3) ProsesInternal dalam sisi kepuasan kerja, bank sampah juga belum efektif. Anggota belum dapat menerimabagi hasil dari operasional dikarenakan keuntungan bank sampah belum mencukupi untuk menggajikaryawan, hal ini menyebabkan anggota tidak merasa puas. 4) Kepuasan Anggota, bank sampahdinilai belum efektif karena masih kurangnya sosialisasi dari bank sampah sehingga menyebabkanrendahnya partisipasi masyarakat dalam memberikan dan memilah sampah secara mandiri. Agarpengelolaan sampah oleh Bank Sampah Berkah Mendawai dapat berjalan efektif, maka pihak banksampah perlu memperbaiki manajemen dengan merumuskan sistem perencanaan, produksi,pemasaran, dan pengawasan yang lebih baik dalam pengelolaan sampah.
PENGARUH MOTIVASI KERJA TERHADAP PRODUKTIVITAS KERJA PEGAWAI DI DINAS PERPUSTAKAAN DAN KEARSIPAN PROVINSI KALIMANTAN BARAT ASTRININGSIH, ASTRININGSIH; Triyono, Joko; Pardi, Pardi
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i1.3086

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan hubungan antara motivasi kerja terhadap produktivitas kerja pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat secara signifikan. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori indikator motivasi kerja sebagai variabel independen oleh Claude S. George yang dikutip Malayu S.P Hasibuan (2017,163) yaitu meliputi: (1). Upah yang layak. (2).Kesempatan untuk maju/promosi. (3).Keamanan. (4).Tempat kerja yang baik. (4).Penerimaan oleh kelompok dan (5).Perlakuan yang wajar. Serta menggunakan teori pengukuran produktivitas kerja sebagai variabel dependen oleh Agus Dharma (2003,355) yaitu meliputi: (1).Kuantitas kerja. (2).Kualitas kerja dan (3).Ketepatan waktu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan menyebarkan angket kepada 95 responden.Data yang diperoleh kemudian diolah menggunakan program SPSS V.23. Hasil penelitian ini adalah ada pengaruh positif antara motivasi kerja terhadap produktivitas kerja pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat. Koefisien korelasi dari kedua variabel penelitian ini yaitu sebesar 0,420 yang termasuk pada kategori sedang yakni antara 0,40-0,599. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa ada pengaruh motivasi kerja terhadap produktivitas kerja pegawai di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat sebesar 17,6%, sedangkan 82,4% sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini. Analisis regresi sederhana variabel motivasi kerja sebesar 0,329 yang menyatakan bahwa setiap penambahan 1% nilai motivasi kerja, maka nilai produktivitas kerja pegawai bertambah sebesar 0,329. Adapun saran dari penelitian ini adalah agar Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Kalimantan Barat untuk dapat terus berupaya melaksanakan serta mempertahankan dan dapat terus meningkatkan produktivitas kerja. Kata Kunci: Pengaruh Motivasi Kerja, Produktivitas Kerja.
PELAKSANAAN PEMBANGUNAN FISIK DI DESA BALAI PINANG KECAMATAN SIMPANG HULU KABUPATEN KETAPANG Karno, Butar Rio; Yohanes, Yulius; Martinus, Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i2.3112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisisPelaksanaan pengawasan pembangunan fisik di Desa Balai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang, yaitu dalam menetapkan standar pengawasan, membandingkan standar pengawasan dengan hasil pelaksanaan pekerjaan dan  tindakan koreksidi DesaBalai Pinang, Kecamatan Simpang Hulu, Kabupaten Ketapang. Metode yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif jenis penelitian deskriptif. Menurut Kadarman (2001, hal. 161) langkah-langkah proses pengawasan yaitu: a) Menetapkan Standar Pengawasan; kesimpulannya adalah proses Pengawasanyang dilaksanakan BPD Balai Pinangberdasarkan aspek standar pengawasan yang telah ditetapkan oleh Peraturan Pemerintah No.72 Tahun 2005melalui hak untuk meminta keterangan.. b) Membandingkan Standar Pengawasan dengan hasil pelaksanaan pekerjaan; kesimpulannya adalah dalam mengawasi penyelenggaraan Pembangunan Desa,Pengawasan telah dilakukan dikarenakan pertama dapat terlihat dari kerja sama antara BPD dan Pemerintah Desa dan melibatkan masyarakat dalam menyusun Peraturan Desa, hal ini menunjukan adanya usaha untuk meningkatkan pelaksanaan penyelenggaraan Pemerintahan Desa yang baik.c) Tindakan Koreksi; kesimpulan penelitian adalah telah dilakukan oleh BPD. Jikaterjadipenyelewengan, BPD memberikan teguran untuk pertama kali secara kekeluargaan. BPD akanmengklarifikasidalamrapatdesa yang dipimpinolehKetua BPD. Namun pada tahap untuk pengoreksian pelaksanaan pembangunan desa dirasakan belum melakukan pengawasan dengan maksimal. Saran untuk kedepanya Kepala Desa, BPD dan aparatur desa yang dapat meningkatkan partisipasinya masyarakat dengan cara memberikan penjelasan melalui pendekatan – pendekatan yang efektif  kepada tokoh dan pemuka masyarakat dan tokoh agama, yang dilaksanakan secara terus menerus dan berkesinambungan.Kata Kunci :Pelaksanaan, Pengawasan,Pembangunan Fisik. 
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN IUMK BERBASIS ONLINE PADA TIGA KECAMATAN PADAT PENDUDUK DI KABUPATEN LANDAK Relinardo, Hizki; Pudjianto, Pudjianto; Martinus, Martinus
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3146

Abstract

Penelitian dengan jenis deskriptif eksploratif ini bertujuan untuk menggambarkan faktor yang mempengaruhi pelaksanaan tertib administrasi izin usaha di tiga kecamatan padat penduduk di Kabupaten Landak. Permasalahan masih banyaknya pelaku usaha mikro yang tidak memiliki izin usaha, sementara skema penerbitan perizinan berusaha dinilai telah cukup mudah menjadi topik menarik untuk diteliti. Proses pelaksanaan Implementasi Kebijakan IUMK Berbasis Online Pada Tiga Kecamatan Padat Penduduk di Kabupaten Landak di bedah menggunakan model implementasi Charles O. Jones yaitu organisasi, interpretasi, dan aplikasi. Data dikumpulkan secara terpisah dari kedua belah pihak yang berbeda antara implementor dan sasaran kebijakan yang kemudian di sinkronisasi dan di simpulkan agar tersedia data yang akurat melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian ini menunjukan faktor yang mempengaruhi Implementasi Kebijakan IUMK Berbasis Online Pada Tiga Kecamatan Padat Penduduk di Kabupaten Landak.
PENGEMBANGAN OBYEK WISATA RIAM JEJAK BURU DI DESA GOMBANG KECAMATAN SENGAH TEMILAH KABUPATEN LANDAK DESEFIA, CINDI; Hardilina, Hardilina; Triyono, Joko
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3190

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mengenai peran Pemerintah Desa dalam  menyediakan  sarana  dan  prasarana  dalam  pengembangan  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  di  Desa  Gombang.  Permasalahan  mengenai  pengembangan  objek  wisata  ini  masih  terbatasnya  sarana  dan  prasarana  yang  terdapat  di  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  serta  kurangnya  peran  Pemerintah  Desa  dalam  mempromosikan  objek  wisata  ini.  Jenis penelitian yang adalah jenis penelitian  deskriptif  dengan  pendekatan  kualitatif.  Teknik  pengumpulan  data  yang  digunakan  adalah  teknik  observasi,  wawancara  dan  dokumentasi. Hasil  dari  penelitian ini dengan menggunakan teori Pitana  dan  Gayatri (2005, 95)  Pemerintah  Daerah  memiliki  peran  untuk  mengembangkan  potensi  pariwisata menunjukan bahwa : 1) Motivator, Pemerintah  Desa  belum  optimal  dalam  melakukan  fungsi  motivator sebagai pemerintah dalam pembinaan masyarakat,  pemerintah  desa  hanya  memberikan  pembinaan  kepada  masyarakat tiga bulan sekali. 2) Fasilitator, pemerintah  desa  sudah  menjadi  fasilitator  dalam  pengembangan  objek  wisata  riam  tersebut  dengan  membangun  jalan  rabat  beton  dan  membuat  fasilitas  seadanya, namun fasilitas tersebut  masih sangat minim terutama belum adanya toilet khusus, gazebo atau rumah singgah untuk wisatawan  beristirahat dan tempat parkir sehingga  menyebabkan  kurangnya  daya  tarik. 3) Dinamisator, Pemerintah  Desa  dalam  mengembangkan  objek  wisata  Riam  Jejak  Buru  tentunya  membutuhkan  kerjasama  dengan   pihak  yang  memiliki  kepentingan,  saat  ini  pemerintah  desa  hanya  menjalin  kerjasama  dengan  masyarakat  setempat  saja  sehingga  belum  adanya  bantuan  anggaran  dari  pihak  lain. Saran  dari  penelitian  ini  adalah  pemerintah  desa  harus  lebih  giat  melakukan  pembinaan  kepada  masyarakat  untuk  sadar  wisata, dan lebih  meningkatkan  kerjasama  dengan  pihak  lain. Kata Kunci : Pembangunan, Pengembangan, Wisata, Pemerintah  Desa
ANALISIS PERENCANAAN PEMBANGUNAN TEMPAT PEMBUANGAN AKHIR REGIONAL DI RASAU JAYA KABUPATENKUBU RAYA Noprianti, Sinta; Martoyo, Martoyo; Sulisdiani, Indah
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i2.3381

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan dan menganalisis perencanaan pembangunan tempat pembuangan akhir ( TPA) regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Permasalahan dalam penelitian ini mengenai masyarakat sekitar belum dilibatkan dalam perencanaan pembangunan TPA  regional tersebut sehingga jika pemilihan lokasi yang kurang tepat akan memberi dampak negatif pada masyarakat sekitar serta adanya masyarakat yang tidak menghendaki perencanaan pembangunan lahan TPA regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif dengan harapan dapat memberikan gambaran mengenai proses perencanaan pembangunanpembangunan tempat pembuangan akhir ( TPA) regional di Rasau Jaya. Penelitian ini mengunakan teori Menurut Wicaksono dan Sugiarto (dalam Wijaya, 2001) menyatakan terdapat 3 ciri perencanaan partisipatif yaitu 1).fokus perencanaan, 2). partisipasi masyarakat, dan 3). sinergitas perencanaan. Hasil penelitian ini menunjukan kendaladalam proses perencanaan pembangunan tempat pembuangan akhir sehingga belum teralisasikan dengan baik, diantara masalah yang dihadapi yaitu Perencanaan yang disiapkan belum memperhatikan aspirasi masyarakat, keterbatasan masyarakat  dalam pemahaman tentang perencanaan pembangunan TPA regional tersebut serta adanya kekhawatiran masyarakat terhadap dampak negatif dari pengelolaan sampah. Adapun saran dari penelitian ini adalah kepadasemua pihak yang terkait dan masyarakat, pengoptimalan dalam perencanaan pembangunan dan Perlunya penguatan sosialisasi dan partisipasi juga sangat penting dilakukan serta perlu pengrekutan kader-kader yang bertugas mensosialisasikan perencanaan pembangunan TPA regional di Rasau Jaya Kabupaten Kubu Raya. Kata Kunci :Analisis, Perencanaan, Pembangunan, TPA, Rasau Jaya
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERDA NOMOR 1 TAHUN 2013 TENTANG PAJAK BUMI DAN BANGUNAN PERDESAAN DAN PERKOTAAN DI DESA BALAI KARANGAN KECAMATAN SEKAYAM KABUPATEN SANGGAU Pudjianto, Pudjianto; Arifin, Arifin
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i3.3136

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui proses Implementasi Kebijakan Perda No 1 Th 2013 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan di Desa Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau. Permasalahan dalam penelitian ini adalah target atau realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang ditetapkan belum tercapai. Metode peneitian yang digunakan yaitu pendekatan kualiatif dengan jenis penelitian deskriptif. Penelitian ini menggunakan teori Charles O.Jones dalam Agustino (2016:154-155) ada tiga tahap proses implementasi kebijakan publik yaitu: Pengorganisasian, Interpretasi dan Aplikasi. Penelitian ini berfokus pada proses Implementasi Kebijakan Perda Nomor 1 Th 2013 Tentang Pajak Bumi Dan Bangunan Pedesaan Dan Perkotaan Di Desa Balai Karangan Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau yang belum berjalan dengan baik, target atau realisasi penerimaan Pajak Bumi dan Bangunan yang di tetapkan belum tercapai. Kesimpulan dari penelitian ini adalah kegiatan dalam proses pemungutan pajak bumi dan bangunan perdesaan dan pekotaan di desa balai karangan kecamatan sekayam kabupaten sanggau masih kurang efektif dan efisien serta penentuan jenis kegiatan tidak didasarkan pada potensi yang ada di desa. Saran perlu adanya penyeluhan yang dilakukan secara rutin kepada masyarakat, perlunya meningkatkan biaya operasional bagi pegawai dan adanya pengawasan dalam pemungutan pajak, adanya kas keliling pada setiap desan dan dusun, mendekat kan pembayaran, supaya masyarakat lebih mudah dalam melakukan pembayaran pada setiap tahun nya.                                                                                                                                      Kata unci: Implementasi, Kebijakan Perda Nomor 1 Tahun 2013, Desa Balai Karangan
MOTIVASI KERJA PEGAWAI DI KANTOR KECAMATAN SEMITAU KABUPATEN KAPUAS HULU LARASATI, CICI SELVIA; Haryaningsih, Sri; Rahim, Abdul
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v12i4.3181

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan menganalisis motivasi pegawai dalam bekerja di Kantor Kecamatan Semitau, Kabupaten Kapuas Hulu. Motivasi pegawai dalam bekerja mengalami kendala dikarenakan terbatasnya kemampuan pegawai dalam meningkatkan semangat dalam bekerja serta kurangnya disiplin pegawai dalam bekerja. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Analisa menggunakan teori motivasi Cut Zurnali 2013 : 290, ada tiga indikator yang terdiri; 1). Motif (Motive). Dalam motivasi kerja pegawai masih stagnan atau tidak berkembang diakibatkan kurangnya kesadaran dalam diri pegawai untuk membangkitkan motif kerja tersebut melalui pekerjaan yang ada. Pegawai belum disiplin dan belum bekerja sesuai dengan waktu yang telah ditentukan; 2). Harapan (Expectancy). Pegawai yang belum tewujud dikarenakan pegawai tidak memahami bahkan kurang aktif dalam bekerja. Pegawai belum mandiri dalam memahami tupoksi; 3). Imbalan (Incentive). Imbalan atau insentif yang belum terlaksana sehingga pegawai tidak maksimal dan tidak terdorong untuk memberikan effort lebih dalam melakukan pekerjaan. Saran dalam meningkatkan motif diperlukan perhatian khusus seperti penambahan tugas atau tanggungjawab dan persaingan yang sehat yang harus camat tumbuhkan dalam diri pegawai, untuk mewujudkan harapan pegawai dibutuhkan komunikasi dan kepedulian satu sama lain, serta diperlukan pemberian imbalan dimana Camat harus lebih tegas dalam mengambil sikap dan keputusan serta diperlukannya evaluasi berkala untuk mengetahui keadaan pegawai.
ANALISIS KINERJA DINAS PARIWASATA, PEMUDA DAN OLAHRAGA KOTA SINGKAWANG DALAM MENINGKATKAN PARIWISATA PADA MASA PANDEMI COVID-19 DI TANJUNG BAJAU YULIANTI, YULIANTI; Maryuni, Sri; Hutomo, Tri
PublikA Jurnal Ilmu Administrasi Negara (e-Journal) Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024
Publisher : FISIP Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/publika.v13i1.3220

Abstract

Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis Kinerja Dinas Pariwasata, Pemuda Dan Olahraga Kota Singkawang Dalam Meningkatkan Pariwisata Pada Masa Pandemi Covid-19 Di Tanjung Bajau. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif, menggunakan teknik analisis data observasi, wawancara dan dokumentasi.  Analisis kinerja Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang menggunakan indikator kinerjaorganisasi Dwiyanto (2006, 50-51) yaitu 1) produktivitas, 2) kualitas layanan, 3) responsivitas, 4) responsibilitas dan 5) akuntabilitas. Hasil penelitian menunjukkan produktivitas kurang baik karena tidak ada program khusus untuk meningkatkan pariwisata, kualitas layanan kurang baik karena pelayanan kurang efektif saat WFH (Work From Home), responsivitas kurang baik karena beberapa program kerja tidak terlaksana, responsibilitas kurang baik karena pelaksanaan kegiatan organisasi publik itu sempat dilaksanakan dari rumah sehingga alur prosedur pelayanan menjadi lebih sulit dan akuntabilitas yang kurang baik karena protocol kesehatan belum diterapkan dengan baik.. Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kota Singkawang sebaiknya pada aspek responsivitas lebih mencari tahu lagi mengenai apa yang dibutuhkan pihak Tanjung Bajau dalam meningkatkan pariwisata. Serta menerapkan protokol kesehatan dengan baik agar dapat memutus mata rantai penyebaran Covid-19, sehingga objek wisata tetap berjalan tentunya dengan protokol kesehatan yang ketat. Pihak Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga diharapkan menambah program maupun kegiatan untuk mensosialisasikan serta meyakinkan pengunjung agar tertarik dan mendapatkan rasa aman selama mengunjungi Tanjung Bajau di masa Pandemi Covid-19. Kata kunci: Kinerja, Organisasi, Kunjungan Wisata, Protokol Kesehatan,                                    Pandemi Covid-19.

Filter by Year

2012 2024


Filter By Issues
All Issue Vol 13, No 2 (2024): PUBLIKA EDISI JUNI 2024 Vol 13, No 1 (2024): PUBLIKA EDISI MARET 2024 Vol 12, No 4 (2023): PUBLIKA EDISI DESEMBER 2023 Vol 12, No 3 (2023): PUBLIKA EDISI SEPTEMBER 2023 Vol 12, No 2 (2023): PUBLIKA EDISI JUNI 2023 Vol 12, No 1 (2023): PUBLIKA EDISI MARET 2023 Vol 11, No 4 (2022): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2022 Vol 11, No 3 (2022): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2022 Vol 11, No 2 (2022): PUBLIKA, EDISI JUNI 2022 Vol 11, No 1 (2022): PUBLIKA, EDISI MARET 2022 Vol 10, No 4 (2021): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2021 Vol 10, No 3 (2021): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2021 Vol 10, No 2 (2021): PUBLIKA, EDISI JUNI 2021 Vol 10, No 1 (2021): PUBLIKA, EDISI MARET 2021 Vol 9, No 4 (2020): PUBLIKA, EDISI DESEMBER 2020 Vol 9, No 3 (2020): PUBLIKA, EDISI SEPTEMBER 2020 Vol 9, No 2 (2020): PUBLIKA, EDISI JUNI 2020 Vol 9, No 1 (2020): PUBLIKA, EDISI MARET 2020 Vol 8, No 4 (2019): PublikA, Edisi Desember 2019 Vol 8, No 3 (2019): PublikA, Edisi September 2019 Vol 8, No 2 (2019): PublikA, Edisi Juni 2019 Vol 8, No 1 (2019): PublikA, Edisi Maret 2019 Vol 7, No 4 (2018): PublikA, Edisi Desember 2018 Vol 7, No 3 (2018): PublikA, Edisi September 2018 Vol 7, No 2 (2018): PublikA, Edisi Juni 2018 Vol 7, No 1 (2018): PublikA, Edisi Maret 2018 Vol 6, No 4 (2017): PublikA, Edisi Desember 2017 Vol 6, No 3 (2017): PublikA, Edisi September 2017 Vol 6, No 2 (2017): PublikA, Edisi Juni 2017 Vol 6, No 1 (2017): PublikA, Edisi Maret 2017 Vol 5, No 4 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 4 Edisi Desember 2016 Vol 5, No 3 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 3 Edisi September 2016 Vol 5, No 2 (2016): PublikA, Volume 5 Nomor 2 Edisi Juni 2016 Vol 5, No 1 (2016): PublikA, Edisi Maret 2016 Vol 4, No 4 (2015): Publika, Edisi Desember 2015 Vol 4, No 3 (2015): Publika, Edisi September 2015 Vol 4, No 2 (2015): Publika, Edisi Juni 2015 Vol 4, No 1 (2015): PublikA, edisi Maret 2015 Vol 3, No 4 (2014): Publika, Edisi Desember 2014 Vol 3, No 3 (2014): Publika, Edisi September 2014 Vol 3, No 2 (2014): Publika, Edisi Juni 2014 Vol 3, No 1 (2014): PublikA, Edisi Maret 2014 Vol 2, No 3 (2013): PublikA, Edisi Desember 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi September 2013 Vol 2, No 2 (2013): PublikA, Edisi Agustus 2013 Vol 2, No 1 (2013): PublikA, Edisi April 2013 Vol 1, No 1 (2012): PublikA, Edisi Perdana 2012 More Issue