cover
Contact Name
SISWANTO
Contact Email
p3mpoltekpel.srg@gmail.com
Phone
+6281328098111
Journal Mail Official
p3mpoltekpel.srg@gmail.com
Editorial Address
Kompleks Politeknik Pelayaran Sorong Jalan tanjung Saoka N0.1. Sorong Papua barat
Location
Kota sorong,
Papua barat
INDONESIA
Jurnal Patria Bahari
ISSN : 27765881     EISSN : 27980510     DOI : https://doi.org/10.54017/jpb.v1i2.40
Core Subject : Engineering,
Maritime Social and Labour Maritime Safety Safety of Navigation Maritime Security and Piracy Maritime Facilitation Human Element for Maritime Industry Marine Environment Maritime Legal Affairs Marine Engineering Port and shipping Maritime Education and Training
Articles 65 Documents
PENGARUH MOTIVASI DAN SIKAP TARUNA TERHADAP BAHASA INGGRIS DAN UKURAN KOSAKATANYA Ryan Puby Sumarta; Budi Riyanto; Agus Budiarte; Mohamad Adam Irfandi Hidayatullah
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 2 No. 2 (2022): JPB: NOVEMBER 2022
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v2i2.61

Abstract

Kosakata memiliki peran penting dalam penguasaan suatu Bahasa. Faktanya, masih banyak taruna yang memiliki kapabilitas rendah dalam perbendaharaan kosakata khususnya Bahasa Inggris. Sementara itu, banyak ahli percara bahwa tanpa struktur Bahasa yang baik hanya sedikit hal yang bisa disampaikan seseorang, namun tanpa perbendaharaan kosa kata yang memadai tidak ada hal yang bisa disampaikan. Hal ini berarti, kosakata menjadi objek vital yang harus dikuasai terlebih dahulu oler para pelajar Bahasa asing dalam hal ini taruna. Dengan mengukur perbendaharaan kata taruna, kita dapat mengetahui sebaik apa kemampuan Bahasa inggris mereka. Dalam hal ini penulis memberikan sebuat tes tertulis yang dapat mengukur sejauh apa penguasaan kosakata para taruna. Penguasaan Bahasa asing para taruna juga dipengaruhi oleh motivasi. Motivasi memiliki peran penting untuk mengarahkan tingkah laku taruna dalam suatu kegiatan pembelajaran. Ini akan mengubah cara belajar mereka dalam kelas. Selanjutnya penulis memberikan angket mengenai motivasi mereka dalam mengikuti pembelajaran Bahasa inggris. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara motivasi dan sikap taruna terhadap bahasa inggris dan ukuran kosakata. Desain dari penelitian ini adalah Ex-post facto. Instrument yang digunakan penulis adalah kuesioner dan tes. Kata Kunci : Pengaruh, ukuran kosakata, motivasi, sikap kurikulum
ANALISIS KECELAKAAN KAPAL LESTARI MAJU DENGAN MENGGUNAKAN METODE ACCIDENT MAPPING (ACCIMAP) I Komang Hedi Pramana Adiputra; Budi Riyanto; Dwi Haryanto; Danuja Wijayanto
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 2 No. 2 (2022): JPB: NOVEMBER 2022
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v2i2.62

Abstract

ABSTRAK Indonesia sebagai negara dengan perairan yang luas, membuat moda transportasi berupa ferry ro-ro menjadi transportasi utama untuk logistic dan juga penumpang. Diangkatnya restriksi mengenai COVID-19 juga semakin membuat kebutuhan terhadap moda transportasi ini semakin meningkat. Namun, faktor keselamatan masih menjadi faktor yang belum terlalu diperhatikan sehingga terdapat beberapa kecelakaan melibatkan kapal ferry ro-ro. Salah satunya adalah miringnya kapal ferry Lestari Maju. Kapal berlayar dari Dermaga Pelabuhan Bira menuju ke Pelabuhan Pamatata namun di tengah pelayaran kapal dihantam ombak sehingga terdapat air yang masuk kemudian hal tersebut mengakitbatkan miringnya kapal Lestari Maju. Selanjutnya, analisis kecelakaan dengan menggunakan Accident Mapping (AcciMap) akan digunakan untuk menganalisis lebih dalam penelitian ini. Faktor manusia, organisasi antara lain perusahaan pelayaran, pemerintah lokal dan pusat menjadi beberapa factor yang berkontribusi dalam kecelakaan tersbut. Oleh karena itu dapat ditentukan rekomendasi yang sesuai bagi pihak terkait dan juga meminimalisir terjadinya kejadian serupa di masa yang akan datang. Kata kunci : Ferry Ro-Ro, Lestari Maju, Accident Causation Model, AcciMap ABSTRACT Indonesia as a country with vast waters, makes the mode of transportation in the form of ferries ro-ro the main transportation for logistics as well as passengers. The lifting of restrictions regarding COVID-19 has also increased the need for this mode of transportation. However, the safety factor is still a factor that has not been given much attention so that there have been several accidents involving ro-ro ferries. One of them is the tilt of the Lestari Maju ferry. The ship sailed from the Bira Harbor Pier to Pamatata Harbor but in the middle of the voyage the ship was hit by waves so that water came in and this caused the Lestari Maju ship to tilt. Furthermore, accident analysis using Accident Mapping (AcciMap) will be used to analyze more in this study. Human factors, organizations including shipping companies, local and central government are several factors that contribute to the accident. Therefore, appropriate recommendations can be determined for related parties and also minimize the occurrence of similar incidents in the future. Keywords : Ferry Ro-Ro, Lestari Maju, Accident Causation Model, AcciMap
OPTIMALISASI PERSIAPAN CAR DECK PADA KAPAL KM. KUMALA Mardhiah Juniarti; Dwi Haryanto
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.69

Abstract

Optimalisasi adalah suatu proses melaksanakan program yang telah direncanakan dengan terencana guna mencapai tujuan sehingga dapat meningkatkan kinerja secara optimal. Kapal Ro-Ro mengangkut muatan yang berjenis kendaraan bermotor dan sejumlah penumpang dalam badan kapal. Dikarenakan memuat muatan yang berlainan jenis akan menimbulkan resiko korban jiwa dan kerusakan pada kendaraan bermotor. Sebagai contoh. Bahaya yang serius seperti penumpang terjepit, terlindas atau tertimpa muatan dari truck. Selain itu tumpahan minyak pelumas mesin pada kendaraan bermotor juga memiliki potensi menjadi penyebab terlukanya penumpang atau ABK karena tergelincir minyak. Kegiatan pemuatan kapal harus mempersiapkan kondisi ruang muat yang sesuai dengan muatan yang akan dimuat, untuk mengetahui bagaimana proses persiapan bongkar muat dan kendala apa yang dihadapi oleh kru kapal ketika pelaksanaan bongkar muat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif yang bertujuan untuk mengetahui fakta persiapan ruang muat dalam memuat muatan yang berlainan jenis. Hasil penelitian ini ditemukan bahwa persiapan ruang muat di atas KM. Kumala kurang optimal karena pada saat proses cleaning berbenturan dengan jadwal beroperasi kapal sehingga pada saat proses pengeringan lantai kapal menjadi kurang optimal dan dapat mengakibatkan bahaya tergelincir bagi awak kapal maupun penumpang.
PENINGKATKAN PERAWATAN SEKOCI PADA KMP. KIRANA II SESUAI DENGAN SOLAS Nurlaili Rachmi; Meti Kendek
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.71

Abstract

Keadaan darurat di atas kapal dapat berupa kebakaran, tenggelamnya kapal, kapal kandas, dan masih banyak lagi. Guna mengantisipasi adanya korban jiwa selain kecepatan dan ketepatan evakuasi, alat-alat keselamatan seperti sekoci penolong harus dipastikan dalam keadaan baik dan siap sehingga apa bila sewaktu-waktu terjadi keadaan baik dan siap sehingga apabila sewaktu-waktu terjadi keadaan darurat yang mengharuskan crew untuk meninggalkan kapal, sekoci penolong dapat langsung digunakan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan perawatan sekoci di atas kapal apakah sudah sesuai dengan prosedur yang ada. Penelitian ini dilaksanakan di KMP. Kirana II selama bulan September 2021 - Juni 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif. Penulis menggunakan teknik observasi yaitu dengan cara mengamati, meninjau dan menganalisa obyek atau permasalahan yang diteliti langsung serta melakukan wawancara dengan narasumber terkait. Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa ada beberapa faktor penyebab sekoci tidak berfungsi dengan maksimal yaitu kurangnya perawatan sekoci sesuai standar oleh anak buah kapal. Upaya yang dilakukan oleh anak buah kapal untuk meningkatkan perawatan sekoci di atas kapal sesuai dengan Safety of Life at Sea (SOLAS) dengan mentaati segala peraturan yang sudah tertulis di standar tanpa ada yang terlewat dengan alasan apapun.
OPTIMALISASI KINERJA FRESH WATER GENERATOR DALAM RANGKA PEMENUHAN KEBUTUHAN AIR TAWAR DI KAPAL MT. GALUNGGUNG I Komang Gita Purusotama; Budi Riyanto
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.72

Abstract

Fresh water generator adalah suatu mesin yang berfungsi untuk mengubah air laut menjadi air tawar dengan prinsip memanfatkan kevakuman untuk proses evaporasi dan kondensasi. Pesawat ini memiliki peranan sangat penting dalam kelancaran pengoperasian kapal, dimana dalam pengoperasian kapal tidak terlepas dari kebutuhan akan air tawar. Penelitian ini bertujuan untuk dapat mengetahui penyebab, dampak, serta upaya yang terjadi pada fresh water generator sehingga dapat meningkatkan hasil produksi air tawar di atas kapal. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Metode pengumpulan data yang digunakan yaitu observasi dan studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan turunnya produksi air tawar pada mesin fresh water generator di MT. Galunggung disebabkan oleh kurang optimalnya panas yang diterima pada pelat evaporator yang normalnya 800 C turun menjadi 780 C, kurang optimalnya tingkat kevakuman yang disebabkan turunnya tekanan ejector pump dari 5 kg/cm2 menjadi 2,5 kg/cm2, kesalahan prosedur pengoperasian, dan banyaknya kerak pada pelat evaporator. Dampak yang disebabkan adalah kurangnya kevakuman, proses kondensasi tidak sempurna, timbulnya kerusakan mesin yang mengganggu kinerja mesin, dan proses evaporasi tidak sempurna. Untuk mencegah faktor-faktor tersebut dapat dilakukan upaya dengan membersihkan kerak-kerak pada pelat evaporator, membersihkan filter pompa, membuat tabel schedule maintenance yang ditandatangani oleh KKM, dan mempelajari panduan dari manual book.
ANALISA KEBOCORAN KATUP GAS BUANG PADA MESIN INDUK DI KM. TONASA LINES XV M. Bagus Aditya; Carles Yerid Absalom Nalle
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.73

Abstract

Katup gas buang merupakan salah satu komponen pada mesin induk yang berfungsi untuk menutup dan membuka aliran keluanya sisa gas buang pembakaran dari ruang bakar atau liner, baik pada mesin diesel empat-tak maupun dua-tak. Penelitian dilaksanakan selama ±10 bulan di Kapal Tonasa Line XV. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui penyebab kebocoran katup gas buang. Data primer diperoleh secara langsung melalui wawancara dengan pihak yang berhubungan. Data sekunder diperoleh dari lembaga pengumpul data dan dipublikasikan kepada masyarakat pengguna data, dalam penelitian ini berupa jurnal yang ada di e-journal. Adapun hasil yang di peroleh dari identifikasi penilitian menunjukkan bahwa pertama: terjadinya keausan spindle dan seat valve dikarenakan kurangnya sistem perawatan, kedua: kelebihan jam kerja katup gas buang, ketiga: jalannya sistem air pendingin yang tersumbat. Identifikasi penelitian tersebut didapatkan penyebab kebocoran katup gas buang dikarenakan spindle dan seat valve mengalami aus, kelebihan jam kerja dan tersumbatnya jalan air pendingin. Adapun cara yang dapat dilakukan untuk menghindari kerusakan yakni dengan melakukan penggerindaan pada spindle dan seat valve, perawatan sesuai jam kerja, dan melakukan pembersihan jalannya air pendingin.
PENGARUH KEGIATAN SHIP TO SHIP TERHADAP KINERJA OPERASIONAL BONGKAR MUAT DI MOROSI YANG DIAGENI OLEH PT. ADHIKA SAMUDERA JAYA Chandresa Elfa Sadewa
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.74

Abstract

Ship to Ship merupakan kegiatan kapal untuk memindahkan muatan kapal dari kapal tanker atau kapal curah ke kapal jenis yang sama atau jenis kapal lain di mana kedua kapal diposisikan berdekatan bersama-sama. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh antara kegiatan ship to ship terhadap kinerja operasional bongkar muat di PT. Adhika Samudera Jaya. Hasil penelitian menemukan bahwa terdapat pengaruh pengaruh ship to ship terhadap kinerja operasional (thitung > ttabel, sig. < 0.05). Oleh karena itu, kendala dalam proses ship to ship dapat memperlambat dan menghambat kinerja operasional bongkar muat batu bara yang akhirnya mempengaruhi efektivitas dan efisiensi termasuk besarnya biaya operasonal.
PENGARUH KETERSEDIAAN FASILITAS DERMAGA TERHADAP WAKTU TUNGGU KAPAL BONGKAR BATUBARA YANG DITANGANI OLEH AGENCY PT. ADHIKA SAMUDERA JAYA CABANG KENDARI Zulfan Muhammad Ridha; Muhammad Idris; Ryan Puby Sumarta
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.75

Abstract

Operasional juga menjadi aspek yang penting dalam perencanaan bongkar muat. Dengan memperhatikan lamanya waktu bongkar muat, Pengoptimalan waktu kerja serta produktivitas waktu operasional itu sendiri. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh ketersediaan fasilitas dermaga terhadap waktu tunggu kapal di Morosi Anchorage.Hasil penelitian ini adalah terdapat pengaruh antara variabel ketersediaan fasilitas dermaga terhadap waktu tungg kapal bongkar batubara (thitung > ttable, sig. < 0.005). Maka terbukti terdapat pengaruh antara variabel ketersediaan fasilitas dermaga terhadap waktu tungg kapal bongkar batubara. 5. Lamanya bongkar batubara dari Mother Vessel ke tongkang memerlukan waktu tunggu karena operasional atau fasilitas dermaga yang terbatas.
PENGOPTIMALAN PROSES PENGECATAN PADA DECK KAPAL UNTUK MEMPERLAMBAT TERJADINYA KOROSI Andum Husodo
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 1 (2023): JPB: MEI 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i1.76

Abstract

Kapal dan alat apung lain tersebut perlu dirawat dan diperbaiki agar umur pakainya sesuai standar opersional. Bentuk perawatan satu diantaranya adalah dengan pengecatan. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui penerapan teknik pengecatan yang optimal yang dilaksanakan pada deck kapal untuk memperlambat terjadinya korosi. Hasil penelitian ini adalah untuk dapat mengatasi dan dapat memperlambat terjadinya korosi pada deck kapal maka cara perawatan yang baik harus disusun dan dilaksanakan sesuai dengan prosedur yang ada. Untuk dapat melaksanakan teknik pengecatan yang optimal, terlebih dahulu harus mengetahui jenis dan penyebab karat yang terjadi. Teknik pengecatan harus disusun agar seluruh kegiatan perawatan dapat terkoordinir dengan baik, sehingga operator kapal dapat dengan cepat untuk menyusun program kerja perawatan dan pelaksanaan perawatan berjalan dengan efektif. Sistem kerja yang dibuat harus disusun secara sistematis sehingga sistem tersebut dapat dijadikan sumber informasi kearsipan. Kearsipan tersebut digunakan sebagai bahan referensi terhadap pelaksanaan teknik pengecatan selanjutnya.
PEMBONGKARAN MUATAN AUSTRALIAN THERMAL COAL OLEH PT DELTA ARTHA BAHARI NUSANTARA CABANG PROBOLINGGO Nugroho, Aditya Azis; Iryanti, Heni Dwi; Reyhansyah, Ivan; Simatupang, Thresia Tiatira
JPB : Jurnal Patria Bahari Vol. 3 No. 2 (2023): JPB: NOVEMBER 2023
Publisher : PPPM POLTEKPEL SORONG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54017/jpb.v3i2.100

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pembongkaran muatan australian thermal coal oleh PT Delta Artha Bahari Nusantara Cabang Probolinggo. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif, penelitian ini mengkaji proses pembongkaran mulai dari tahap persiapan, pelaksanaan hingga penyelesaian. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Data yang dikumpulkan kemudian dianalisis secara kualitatif untuk mengidentifikasi tahapan-tahapan dalam proses pembongkaran muatan australian thermal coal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan kegiatan bongkar sudah sesuai prosedur yang diterapkan oleh KSOP Kelas IV Probolinggo; (2) Persiapan segala aspek untuk menunjang kegiatan bongkar telah dilaksanakan dengan cukup baik, seperti persiapan dokumen, alat, dan buruh TKBM, berkoordinasi dengan agen dan beberapa pihak terkait; dan (3) Terdapat kendala dalam pelaksanaan bongkar, antara lain alat bongkar seperti grab yang usianya sudah tua dan rentan terjadi kerusakan pada bagian-bagian tertentu sehingga menghambat proses pembongkaran batu bara, dan standar keselamatan pada saat kegiatan bongkar juga masih kurang diperhatikan oleh para buruh, termasuk penggunaan APD seperti safety helm, rompi dan safety shoes. Penelitian selanjutnya diharapkan dapat mengarahkan fokus pengkajian pada kinerja pembongkaran muatan dengan data dan pengamatan yang lebih mendalam.