cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
PENDAMPINGAN PENYUSUNAN PANDUAN MANUAL SISTEM PELAPORAN AKUNTANSI SEKOLAH MUHAMMADIYAH Etik Kresnawati; Wahyu Manuhara Putra; Evy Rahman Utami; Agus Burzananto
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.022 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.813

Abstract

Muhammadiyah adalah organisasi yang mempunyai komitmen di bidang pendidikan. Hal ini ditunjukkan dengan banyaknya amal usaha di tingkat Pendidikan Anak Usia Dini hingga Perguruan Tinggi. Salah satu upaya untuk menjaga kualitas lembaga pendidikan adalah dengan mengelola keuangan secara akuntabel. Lembaga Pembina dan Pengawasan Keuangan (LPPK) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Yogyakarta adalah lembaga yang bertugas untuk mewujudkan sistem pembinaan dan pengawasan keuangan Persyarikatan di Kota Yogyakarta yang berprinsip pada amanah dan bertata kelola baik sesuai dengan budaya organisasi Muhammadiyah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mendampingi LPPK PDM Kota Yogyakarta dalam meningkatkan kualitas tata kelola pelaporan keuangan sekolah tingkat dasar dan menengah. LPPK telah membangun aplikasi pencatatan keuangan sekolah berbasis Excel, namun masih mempunyai kendala dalam pelaksanaannya, yaitu keterbatasan SDM LPPK dalam mendampingi pengelola keuangn sekolah Muhammadiyah di seluruh Kota Yogyakarta dan keterbatasan kemampuan sumber daya manusia sekolah dalam menyusun laporan keuangan. Metode yang digunakan untuk menyelesaikan masalah tersebut adalah dengan melakukan focus group discussion dengan LPPK PDM Kota Yogyakarta, menyusun panduan SAK AUM sekolah serta melakukan sosialisasi dan pelatihan kepada pengelola keuangan sekolah. Hasil dari kegiatan pengabdian ini adalah tersusunnya buku panduan manual SAK AUM sekolah dan dilaksanakannya sosialisasi dan pelatihan aplikasi SAK AUM di Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta. Luaran ini akan sangat membantu LPPK dalam upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan Sekolah Muhammadiyah di Kota Yogyakarta.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN SERTIPIKAT TANAH WAKAF UNTUK RUMAH IBADAH Endang Heriyani; Prihati Yuniarlin
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (364.521 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.814

Abstract

Tanah yang dibangun untuk rumah ibadah di desa Triwidadi, Kecamatan Pajangan, Kabupaten Bantul, ada yang belum bersertipikat, yaitu tanah di Masjid Al Amin Dusun Kersan dan Masjid Ainun Jariyah Dusun Sabrang Lor. Tanah untuk kedua masjid tersebut merupakan wakaf penduduk setempat. Tanah wakaf harus didaftarkan. Untuk melakukan pendaftaran tanah, wakif menghadapi kesulitan keuangan, dan menganggap urusan tanah berbelit-belit. Proses perwakafan tanah untuk rumah ibadah tersebut baru dilakukan dibawah tangan. Pengabdian masyarakat ini bertujuan agar diterbitkan sertipikat tanah wakaf atas rumah ibadah tersebut. Adanya sertipikat tanah wakaf di atas tanah rumah ibadah akan memberikan kepastian hukum, sehingga aman tidak dapat diganggu gugat oleh siapapun. Metode yang digunakan adalah dengan mengadakan FGD Pengurusan Tanah Wakaf, dan melakukan pendampingan: (1) melengkapi dokumen pendukung persyaratan pengurusan konversi tanah Letter C di Kantor Kelurahan Triwidadi dan (2) Pendampingan pendaftaran Konversi tanah wakaf ke Kantor Pertanahan Bantul. Hasil pengabdian adalah bahwa wakif telah berhasil mendaftarkan konversi tanah wakaf ke BPN Bantul. Dalam proses ini terkendala adanya pandemi COVID-19. Kantor BPN Bantul beberapa kali lockdown, sehingga pelayanan tidak optimal. Sebagai bukti bahwa pendaftaran konversi tanah wakaf telah diterima, Kantor BPN Bantul telah mengeluarkan SPS (Surat Perintah Setor), sehingga tinggal menunggu diterbitkan sertipikat tanah.
PENINGKATAN PENGETAHUAN CUCI HIDUNG PADA TENAGA KESEHATAN Rizka Fakhriani; Fadli Robby Amsriza
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (224.851 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.815

Abstract

Severe acute respiratory syndrome coronavirus 2 (SARS-CoV-2) atau yang saat ini dikenal dengan nama coronavirus disease 2019 (COVID-19) merupakan isu penting dalam dunia kesehatan pada tahun ini. COVID-19 saat ini menjadi pandemik global termasuk di Indonesia. Hidung dan mulut merupakan tempat masuk virus COVID-19 karena infeksi ini terutama ditularkan melalui inhalasi atau kontak dengan droplet. Mukosa hidung merupakan area yang rentan bagi virus Corona untuk berkoloni karena pembuluh darah yang melimpah, kelenjar musinous dan kelenjar serosa yang menciptakan lingkungan yang lembab. Ekspresi Angiotensin Converting Enzyme-2 (ACE2) ditemukan dilapisan basal epitel skuamosa nonkeratinizing pada mukosa hidung, menunjukkan bahwa coronavirus dapat menginfeksi sel mukosa hidung jika lapisan basal terpapar karena kerusakan barrier mukosa. Kerusakan epitel respiratori, karena infeksi coronavirus dapat terjadi meskipun tanpa gejala klinis, oleh karena itu, penting untuk melindungi saluran napas atas dan mukosa. Cuci hidung direkomendasikan sebagai pencegahan tambahan non-farmakologis untuk membersihakn antigen, mediator inflamasi, mikroorganisme seperti bakteri dan virus. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk diseminasi informasi dan peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan tentang pentingnya menjaga kesehatan hidung dengan cuci hidung di Puskesmas Ngemplak 1, Sleman, DIY. Kegiatan dilaksanakan secara tatap muka langsung sesuai protokol kesehatan pencegahan COVID-19. Kegiatan dimulai dengan pre test kemudian sesi pemaparan materi dan sesi praktik cuci hidung. Kegiatan diakhiri dengan post test untuk mengukur keberhasilan kegiatan dan tingkat pengetahuan peserta. Kegiatan diikuti oleh 23 tenaga kesehatan Puskesmas Ngemplak 1 yang mengikuti kegiatan secara penuh dari awal sampai dengan kegiatan selesai. Terdapat peningkatan nilai post test di bandingkan dengan nilai pre test (100%). Kesimpulan: terdapat peningkatan pengetahuan tenaga kesehatan tentang pentingnya menjaga kesehatan hidung dengan cuci hidung.
MEMBANGUN KOMUNITAS KESADARAN INFORMASI DAN KOHESI SELAMA PANDEMI COVID Sovia Sitta Sari
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.327 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.816

Abstract

Saat ini Indonesia tengah mengalami keprihatinan nasional dengan jumlah penderita positif covid menembus angka sekitar satu juta orang. Persoalan kedisiplinan masyarakat yang rendah ini pada dasarnya lebih disebabkan oleh ketidaktahuan dan ketidakpercayaan masyarakat terhadap bahaya dari Covid-19 gelombang kedua. Gelombang kedua lebih berbahaya karena masyarakat dan pelaku usaha sudah mulai tidak sabar untuk menghadapi pandemi yang berawal dari Kota Wuhan, China, tersebut. Sehingga, pelaku usaha menengah ke bawah tidak lagi mau untuk dilakukan penutupan. Fokus pengabdian masyarakat mengenai upaya membangun kesadaran informasi masyarakat untuk secara rutin mengupdate informasi mengenai pandemi ini serta cara-cara menghindarinya dan berkomitmen untuk melaksanakan protokol kesehatan dengan serius. Hasil pengabdian ini diharapkan dapat menjadi pengetahuan ilmiah bersifat awal yang dapat diintegrasikan ke dalam pengabdian lain dengan metode pelaksanaanyang berbeda. Dengan meningkatkan kewaspadaan berdasarkan informasi yang akurat maka masyarakat diharapkan disiplin dan mampu berkomitmen melaksanakan protokol kesehatan. Adapun tahapan kegiatan yang telah dilakukan, antara lain: pertama, peningkatan pengetahuan melalui pembagian pamflet dengan tema sadar informasi dan jalin keeratan (Kohesi) antar warga dalam menghadapi pandemi covid-19. Kedua, brainstorming dan diskusi. Ketiga,. pembuatan spanduk untuk mengkampanyekan pentingnya pembentukan komunitas Keempat, penjadualan kegiatan pembagian bantuan .Kelima, pembentukan komunitas Sadar Informasi Waspada Sehat.
CEGAH PSIKOSOMATIS AKIBAT COVID-19 DENGAN MENGELOLA EMOSI Seshy Tinartayu; Hidayatul Kurniawati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (353.719 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.817

Abstract

Tujuan membantu mitra mengelola, mencegah dan mengurangi gejala psikosomatis akibat Covid-19. Metode kegiatan secara online, peserta perwakilan dari karangtaruna, kader, dan warga. Penyampaian materi menggunakan video penjelasan narasumber, dilanjutkan FGD dan aplikasi teori yang disampaikan termasuk konseling singkat didampingi fasilitator. Penilaian output menggunakan pretest dan postest, serta pengukuran kadar “mood” di awal dan akhir kegiatan. Hasil total 12 peserta secara sumatif 100% menunjukkan peningkatan nilai pretest ke postest, termasuk perubahan mood menjadi lebih baik. Rerata peningkatan nilai postest peserta 50 poin. Peserta menyampaikan menjadi mengetahui cara mengukur dan mengelola kadar emosi masing-masing bahkan dapat membantu orang lain dalam mengendalikan emosi. Implikasi kegiatan pengabdian ini dapat membantu peserta mengenali dan mengubah kondisi emosinya menjadi lebih baik dan mampu membantu orang lain. Simpulan peserta pelatihan pengelolaan emosi dampak Covid-19 dapat mendeteksi dan mengelola gejala psikosomatis yang muncul baik untuk diri sendiri maupun orang lain.
OPTIMALISASI MEDIA SOSIAL SEBAGAI STRATEGI MARKETING BAGI UMKM DI MASA PANDEMI Siti Muslikhati; Takdir Ali Mukti; Latif Nur Indra
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (205.563 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.818

Abstract

Pandemi COVID-19 yang melanda tanah air selama hampir satu tahun telah meluluhlantakkan berbagai sektor bisnis di tanah air. Himbauan untuk berdiam diri dirumah sebagai upaya mencegah mata rantai penyebaran virus, berdampak pada ketidakstabilan ekonomi dan salah satu yang terdampak adalah UMKM. Karna COVID-19 ini banyak para pekerja baik di pabrik, perusahaan, atau lainnya terkena PHK (Pemutus Hubungan Kerja) yang mengakibatkan terganggunya pemasukan sedangkan pengeluaran kian meningkat. Selain para pekerja, para pebisnis yang memiliki usaha sendiri atau UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) juga mengalami dampak yang luar biasa, salah satunya ialah dengan berkurangnya pelanggan atau konsumen dikarenakan wajib social distancing atau jaga jarak. Oleh karena itu, Program Pengabdian Masyarakat dengan Skema KKN-PPM Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dalam kerangka Pemberdayaan Komunitas berbasis Teknologi Informasi (IT), mengambil tema besar “Optimalisasi Media Sosial Sebagai Media Marketing Di Desa Kentholan Lor RT 04, Kelurahan Guwosari, Kecamatan Pajangan, Bantul”. Program Pengabdian Masyarakat Dosen yang menggandeng Mahasiswa KKN Reguler IT Kelompok 099, menjadikan Kelompok Wanita Tani (KWT) Guwosari, Kentholan Lor, Kecamatan Pajangan, Bantul sebagai mitra. Tim telah melakukan survey dan analisa mengenai permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh UMKM dan ormas KWT (Kelompok Wanita Tani) disana yang akhirnya dapat ditarik kesimpulan bahwa permalahan inti dari semua adalah pemasaran yang berakibat menurunnya omzet penjualan sehingga arus kas terganggu. Dalam hal ini, Tim telah membuat rencana-rencana kegiatan yang akan dijalankan di Desa Kentholan Lor ini yaitu sosialisasi mengenai COVID-19 dan pembuatan serta pemanfaatan media sosial, workshop multimedia, serta peningkatan brand identity. Dari program-program tersebut diharapkan dapat terjamin produk mereka yang steril, masing-masing memiliki akun media sosial sebagai lahan untuk menyebarkan produk mereka dengan desain yang menarik pelanggan, bisa meningkatkan skill mereka dalam menggunakan multimedia, dan memiliki brand sendiri untuk produk mereka.
PENGGUNAAN APLIKASI E-COMMERCE UNTUK PEMASARAN PRODUK BAGI PEDAGANG MANDIRI DI MASA PANDEMI Anna Nur Nazilah Chamim; Yudhi Ardiyanto; Muhammad Ahdan Fawwaz
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (407.699 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.819

Abstract

Pandemic Covid-19 menyebabkan banyak karyawan yang dirumahkan. Hal ini menyebabkan meningkatnya pengangguran yang berdampak pada perekonomian dan kesejahteraan keluarga. Tidak terkecuali masyarakat di Kalurahan Sidoluhur. Untuk mengatasi masalah ekomoni keluarga, bermunculan produk-produk inovasi yang dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga, menjadi pedagang mandiri. Produk rumahan tersebut dipasarkan secara konvensial, penjual memasarkan produknya diruang-ruang public. Saat pandemic, pemberlakuan pembatasan aktivitas masyarakat menyebabkan pemasaran produk menjadi terhambat, sehingga berdampak pula pada menurunnya penghasilan. Ketua Penggerak PKK Sidoluhur merasa terpanggil untuk memberikan solusi bagi ibu-ibu pedagang mandiri untuk dapat memasarkan secara online, yaitu melalui e-commerce Shopee bekerja sama dengan tim pengabdian masyarakat UMY sebagai naras umber. Kegiatan dilakukan secara offline dengan tetap mentaati protocol kesehatan. Kegiatan telah dilaksanakan dengan peserta sebanyak 27 peserta terdiri dari ibu-ibu kelompok umur remaja akhir hingga masa lansia. Pelatihan meliputi penyampaian materi, simulasi dan praktek penggunaan aplikasi. Dilakukan pre-test dan post-test di awal dan di akhir kegiatan. Kegiatan berjalan dengan lancar, namun terdapat 3 peserta belum dapat menyelesaikan pemasangan produk disebabkan oleh jaringan internet yang tidak stabil di lokasi kegiatan. Secara keseluruhan, tingkat keberhasilan peningkatan pemahaman peserta pelatihan mencapai 9,25% dan tingkat keberhasilan program sebesar 97%.
PEMANFAATAN QR CODE SEBAGAI MEDIA PEMBUATAN INSTRUMEN EVALUASI BAHASA JEPANG Poppy Rahayu; Fadhil Ghufran Anwari Rachman; Muhamad Zulfikar Arafat; Tegar Rifqiaulian
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (395.851 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.820

Abstract

Kapasitas kemitraan perlu ditingkatkan melalui keterlibatan setiap individu maupun kelompok yang akan menjadi penggerak perubahan pada pembangunan berkelanjutan sebagai sarana dalam mencapai seluruh tujuan dan target SDGs. Dalam kaitannya dengan bidang pembelajaran, instrumen evaluasi memiliki peranan yang sangat penting. Banyak media yang dapat digunakan untuk membuat instrumen evaluasi pembelajaran bahasa Jepang, salah satunya adalah kode QR. Kondisi ini mendorong penulis untuk menjadikan QR code sebagai media evaluasi bahasa Jepang, dan mensosialisasikannya dalam kegiatan pengabdian masyarakat bagi guru-guru SMA. Metode pengabdian yang digunakan berupa pelatihan kepada guru-guru bahasa asing di SMA Negeri 15 Bekasi, dalam bentuk training of trainers. Metode pelaksanaan pelatihan ini dimulai dengan pembuatan media panduan. Setelah itu, dilaksanakan workshop secara luring dengan memperhatikan protokol kesehatan, serta disiapkan sebagai training of trainers. Melalui strategi training of trainers ini, diharapkan dapat tersosialisasi dengan baik dan banyak digunakan dalam pembelajaran. Dari kegiatan pengabdian ini dapat disimpulkan bahwa kegiatan ini mendapat respon yang positif. Para guru diharapkan dapat menerapkannya dalam kegiatan belajar mengajar di kelas secara efektif serta menanamkan jiwa kreativitas dalam pembuatan media untuk evaluasi. Jika kode QR dimanfaatkan sebagai media instrumen evaluasi bahasa Jepang, maka dapat memperkaya media instrumen dan meningkatkan kemampuan guru di bidang teknologi.
PENINGKATAN POTENSI KELOMPOK PKK DALAM PEMBUATAN HAND SANITIZER ALAMI DI ERA PANDEMI Sartika Puspita; Dwi Aji Nugroho
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (418.138 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.821

Abstract

Jeruk nipis merupakan bahan herbal yang memiliki kandungan flavonoid, saponin, tanin dan minyak atsiri yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri dan virus sehingga dapat digunakan sebagai bahan alternatif pembuatan antiseptik yang aman dan tidak menimbulkan efek samping. Berdasarkan kandungan dan manfaat obat herbal tersebut pengabdi tertarik untuk memberdayakan kelompok PKK dusun Jotawang membuat handsanitizer untuk mengatasi pandemi Covid-19. Handsanitizer merupakan antiseptik yang bisa mencegah penularan virus sebab terbukti secara klinis mampu mengurangi bakteri, kuman, dan virus yang menempel pada tangan manusia. Kebutuhan akan benda ini semakin meningkat di tengah pandemi virus Covid-19 yang merebak di seluruh dunia. Metode pengabdian dilakukan dengan cara penyuluhan dan pelatihan pada ibu-ibu PKK bekerjasama dengan penyuluh pertanian Kabupaten Bantul. Materi penyuluhan berisi cara budidaya jeruk nipis, cara memilih bibit yang baik serta manfaat jeruk nipis sebagai bahan antiseptik dan handsanitizer alami serta pelatihan cara membuatnya. Hasil pengabdian ini kelompok PKK mendapatkan tambahan pengetahuan baru mengenai manfaat jeruk nipis dan memiliki keterampilan dalam membuat antiseptik dengan bahan herbal. Implikasi pengabdian masyarakat dapat mengatasi kelangkaan handsanitizer di saat pandemi. Kesimpulan pengabdian ini adalah masyarakat dapat mandiri mengatasi pandemi dengan memanfaatkan bahan alami.
PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN AKIBAT PEMBUANGAN LIMBAH PEMBUATAN KAIN CELUP JUMPUTAN Yeni Widowaty; Arni Surwanti; Berlian Pratiwi
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (242.218 KB) | DOI: 10.18196/ppm.41.822

Abstract

Setiap daerah di DIY mempunyai kekhasan batiknya masing-masing. Kelurahan Tahunan Kecamatan Umbullharjo Yogyakarta yang ditetapkan sebagai kampung wisata kain jumputan menjadi salah satu alternatif pengembangan untuk warga disekitarnya. Anggota Aisyiyah Ranting Tahunan kebanyakan ibu rumah tangga menjadi sasaran untuk pengembangan ekonomi warga melalui pelatihan pembuatan kain jumputan. Setiap pembuatan batik celup jumputan akan menimbulkan limbah, oleh karena kampung Tahunan padat penduduknya maka dicari strategi suapaya limbahnya tidak mencemari lingkungan. Tujuan pengabdian ini adalah untuk melakukan pendampingan pembuatan kain celup jumputan sekaligus mendampingi agar limbah cairnya tidak mencemari lingkungan pada anggota Ranting Aisyiyah Tahunan Yogyakarta. Metode pelaksanaan dilakukan dengan pendampingan. Mekanismenya 1) Diskusi tim pengabdi 2). Observasi lokasi kegiatan 3). Diskusi waktu pelaksanaan, dan 4) pendampingan praktek pembuatan kain jumputan . Hasil pengabdian menunjukkan Sesuai prinsip pembangunan berkelanjutan maka dalam pembuangan limbah cair dalam pembuatan kain celup jumputan tetap memikirkan generasi yang akan datang supaya tidak mencemari lingkungan. Peningkatan kesejahteraan ekonomi terhadap warga tetap dilakukan namun tidak merusak lingkungan. Strategi untuk mencegah pencemaran lingkungan dalam pencelupan batik terdiri dari tiga langkah yaitu Langka, preventif, represif dan langkah keberlanjutan. Selain itu dalam pencelupan jumlah yang kecil/sedikit maka dilakukan dengan mengukur zat pewarna untuk satu kain dicampur dengan air ukuran tertentu

Page 80 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue