cover
Contact Name
Wahid Fathoni
Contact Email
prosidingsemnasumy@gmail.com
Phone
+6282136574140
Journal Mail Official
semnasppm@umy.ac.id
Editorial Address
Gedung D Lt 2, LP3M UMY Jln Brawijaya, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Yogyakarta, 55813
Location
Kab. bantul,
Daerah istimewa yogyakarta
INDONESIA
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat
ISSN : 2775376X     EISSN : 27753786     DOI : https://doi.org/10.18196/ppm
Prosiding Hasil Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat Lembaga Penelitian, Pubikasi, dan Pengabdian Masyarakat (LP3M) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta sebagai wujud diseminasi kegiatan ilmiah pengabdian masyarakat yang dilakukan sivitas akademika Perguruan Tinggi Negeri/Swasta di Indonesia. Prosiding seminar nasional hasil program pengabdian masyarakat terbit satu kali setiap tahun. dengan tema dan topik bahasan (klaster kajian) yang dirancang secara tematik oleh Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiayh Yogyakarta.
Articles 1,338 Documents
Pemberdayaan Masyarakat melalui Pengolahan Sampah Organik Menjadi Kompos sebagai Implementasi Nilai-nilai Ajaran Islam di Ngaranan Rohmansyah Rohmansyah; Muhamad Yusvin Mustar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.921

Abstract

Permasalahan yang dihadapi masyarakat cukup komplek terutama masalah ekonomi. Kebanyakan mata pencaharian mereka rata-rata petani sawah, mereka terbantu dengan adanya peternakan sapi, kambing dan bebek yang menjadi penopang hidupnya. Karena itu, dalam rangka membantu masyarakat dukun Ngaranan dari aspek pengembangan ekonomi, pengabdi menawarkan solusi yang dapat memberikan ilmu dan keterampilan yaitu pemanfaatan sampah organik menjadi kompos. Hal ini diharapkan bisa membantu mengurangi beban biaya kebun. Adapun metode pelaksanaan pengabdian yang digunakan adalah dengan melakukan pelatihan langsung dalam bentuk ceramah di hadapan masyarakat hingga mereka dapat memahaminya dan mempraktikannya dan dilanjutkan sesi diskusi. Hasil pengabdian ini adalah: Pertama, membantu masyarakat untuk meningkatkan kualitas tanah kebun yang subur dan menghasilkan hasil panen yang cukup bagus. Kedua, pemanfaatan sampah organik cukup membantu dalam mengurangi beban biaya yang dikeluarkan petani Ngaranan. Ketiga, pengabdian ini menarik perhatian masyarakat sehingga mereka merasakan manfaat atas pelatihan yang disampaikan karena bisa langsung dipraktekkan di lapangan. Keempat, pengabdian ini merupakan dakwah Islam yang cukup menarik simpati dari dua agama yang berada di Ngaranan yakni Islam dan Kristen sebagai bagian dari implementasi nilai-nilai ajaran Islam kepada masyarakat Ngaranan. Mereka mau menerima dakwah Islam dalam bentuk perbuatan nyata (bil al-hal) tersebut yang menghadirkan Islam yang rahmatan lil alamin.
Reactivation of Programs and Activities of Kluwih Hamlet, Balecatur Village, Gamping Sleman Post-Covid-19 Pandemic Ulung Pribadi; Juhari Sasmito Aji; Kemala Hayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.922

Abstract

Penulisan hasil pengabdian mengenai reaktivasi program dan kegiatan Masjid Dusun Kluwih, Desa Balecatur, Kapanewon Gamping, Kabupaten Sleman pasca pandemi covid-19 bertujuan untuk meningkatkan keaktifan pengurus juga jama’ah dalam kegiatan masjid. Proses pelaksanaan kegiatan dilakukan dengan mengadakan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi yang melibatkan kelompok sasaran sebagai subjek dan objek pengabdian guna meningkatkan partisipasi aktif dan menganalisis permasalahan serta kebutuhan kelompok sasaran. Adapun permasalahan yang dihadapi Takmir Masjid Al Muttaqin yakni keaktifan jama’ah yang mempengaruhi aktivasi program yang akan dilakukan oleh pengurus takmir. Disamping itu, kehadiran covid-19 memberikan dampak penurunan keaktifan jama’ah yang datang ke masjid dengan berbagai pembatasan yang dilakukan oleh pemerintah. Oleh karenanya, program pengabdian ini sangat penting. Sehingga, melalui penulisan ini dapat memberikan gambaran mengenai skema kegiatan yang dilaksanakan khususnya dalam memberikan penguatan wawasan terkait pentingnya reaktivasi program masjid untuk kebangkitan umat dengan berbagai program yang dibuat, yang juga mampu menembus pandemi bukan menjadi halangan tetapi menjadikan generasi yang mampu berinovasi dan kreatif.
Pelatihan Tahsin Al-Qur’an bagi Jamaah Masjid Al Ma’un Minggiran Yogyakarta Fitri Zakiyah; Ika Wahyuni Lestari; Moh. Idris
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.923

Abstract

Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang idealnya dibaca dan dipahami dengan benar. Berdasarkan informasi yang ada, belum semua jamaah Masjid Al Ma’un Minggiran Yogyakarta mampu membaca Al-Qur’an dengan benar sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Oleh karena itu, pengabdian ini dilakukan sebagai alternatif solusi dari permasalahan tersebut. Program ini dilaksanakan selama tiga kali berupa pelatihan tajwid dasar bagi jamaah yang meliputi makharijul huruf hijaiyyah dan hukum-hukum bacaan dalam Al-Qur’an disertai dengan contoh beberapa surat populer yang sering dibaca dalam salat lima waktu. Pengabdi juga menekankan kembali hukum bacaan surat Al Fatihah secara rinci dari ayat pertama sampai terakhir. Kegiatan pelatihan dimulai dengan pre-test untuk mengetahui kompetensi bacaan Al-Qur’an jamaah dilanjutkan dengan pelatihan berupa paparan langsung dari pengabdi dengan metode ceramah, diskusi, dan drilling. Post-test dilaksanakan di akhir pelatihan untuk melihat keberhasilan program ini. Hasil post test menunjukkan adanya kenaikan skor yang cukup baik dari para jamaah sebelum dan setelah mengikuti pelatihan. Peserta pelatihan menyebutkan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat dalam meluruskan bacaan ayat-ayat Al-Qur’an yang selama ini mereka baca.
Pengembangan Manajemen Dakwah Virtual di Majelis Tablig PP Muhammadiyah Imam Suprabowo
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.924

Abstract

Perkembangan teknologi digital saat ini menjadi keniscayaan yang harus dihadapi oleh siapa pun, termasuk dalam bidang dakwah. Para pendakwah (muballigh), khususnya di lingkungan Pimpinan Majelis Tablig PP Muhammadiyah, harus dapat mengikuti dan menerapkan perkembangan teknologi digital. Khususnya dalam bidang penyiaran dakwah, diperlukan cara kreatif dan juga inovatif dalam mengemas siaran dakwah, terutama di media online, agar menjadi pilihan tayangan di tengah besarnya arus informasi yang ada di media sosial. Apalagi dalam konteks era 4.0 dan distrupsi, masyarakat virtual mempunyai kekuatan dalam memilih acara yang mereka sukai. Masyarakat urban memiliki waktu terbatas untuk hadir langsung di suatu pengajian. Dengan demikian, keberadaan dakwah Islam yang beredar di media sosial memberikan kemudahan dan manfaat besar bagi penikmat dakwah. Pandemi covid-19 menyebabkan dakwah melalui media sosial, baik Facebook, Twitter, Instagram maupun Youtube. Hal ini membawa angin segar bagi perkembangan dakwah Islam. Terdapat beberapa hal yang dapat ditingkatkan dari pelatihan dakwah virtual di Majelis Tablig PP Muhammadiyah guna menambah skill crew media. Ada tiga program yang akan dilaksanakan, yakni pertama pemahaman manajemen studio dan manajemen pengelolaan alat alat multimedia, kedua tatacara penggunaan alat alat studi camera, pengeditan, manajemen media sosial, dan ketiga pendampingan praktik sumber daya manusia studi tablig digital selama tiga bulan. Hal ini disebabkan pengabdi berpendapat bahwa kesadaran penggunaan manajemen dakwah melalui virtual ini membutuhkan proses panjang sehingga solusi pendampingan pelatihan dan update ilmu tentang tata cara pengambilan gambar dan proses editing video dakwah majelis tablig semakin baik dan menambah jumlah subscriber serta followers media sosial majelis tablig PP Muhammadiyah
Efisiensi Proses Pengajuan Keanggotaan Aisyiyah menggunakan Sistem Manajemen Keanggotaan Organisasi (SMEKO) Farid Suryanto; Tawar Tawar
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.925

Abstract

Organisasi mapan yang memiliki anggota yang besar dan luas membutuhkan database anggota yang valid dan layanan yang baik. Aisyiyah adalah organisasi perempuan Indonesia yang memiliki jutaan anggota yang tersebar di seluruh Indonesia, tetapi tidak semua anggota tercatat dalam database. Kegiatan pengabdian masyarakat ini membantu organisasi dalam efisiensi proses pengajuan anggota baru. Efisiensi difokuskan pada dua proses penting, yaitu proses transaksi data member dan pembuatan kartu fisik member. Kami menggunakan SMEKO (Sistem Manajemen Keanggotaan Organisasi) sebagai solusi untuk mendapatkan efisiensi tersebut. Pelaksanaan SMEKO bagi staf organisasi memiliki dua permasalahan utama. Isu-isu tersebut adalah tentang pelatihan staf dan penyesuaian sistem. Kami menggunakan metode pelatihan multilevel dan beberapa teknik pelatihan untuk meningkatkan teknis operasional SMEKO. Kami juga menggunakan RAD (Rapid Application Development) untuk memperbarui SMEKO agar sesuai dengan kebutuhan organisasi. Penerapan SMEKO berpengaruh signifikan terhadap efisiensi proses transaksi data dan produksi kartu.
Inisiasi Pengajian Kopi Ngaji: Model Pemberdayaan Desa Agamis dan Kreatif Di Desa Bodeh Ambarketawang Gamping Sleman Syakir Jamaluddin; Kunnu Purwanto; Hasan Ibnu Salam; Nurul Jidan Ismail
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.926

Abstract

Salah satu dampak positif pandemi Covid-19, muncul berbagai model kreatif pemberdayaan desa di era new normal ini. Salah satunya adalah program KoPi Ngaji di Desa Bodeh Ambarketawang Gamping Sleman. KoPi Ngaji merupakan program bidang keagamaan dalam bentuk pengajian di ruang terbuka hijau yang bertujuan untuk menjaga kesehatan spiritual, jiwa dan raga masyarakat sekaligus memberdayakan ekonomi umat yang berkurang akibat pandemi. Sayangnya, di era disrupsi seperti ini, justru kegiatan pengajian yang memberikan penguatan spiritual di masyarakat pun ikut berkurang minatnya bahkan sebagiannya berhenti. Padahal di saat seperti ini masyarakat terdampak pandemi justru membutuhkan penguatan spiritual namun tetap aman jiwa dan raga dari serangan virus Covid-19 yang mematikan. Yang menarik adalah model pemberdayaan desa agamis dan kreatif melalui program KoPi Ngaji dengan pendekatan 3H (Heart, Hand, dan Head). Dimulai dengan heart (hati) yaitu melakukan pendekatan dari hati ke hati, mengajak dan merangkul warga untuk terlibat aktif dalam program KoPi Ngaji. Selanjutnya dengan hand (tangan) artinya memberikan bantuan baik berupa materil maupun dukungan moril kepada warga yang membutuhkan sebagai bentuk kepedulian sosial secara nyata. Terakhir dengan head (narasi) yaitu mengajak warga berdiskusi dan berdialog melalui sebuah kajian keislaman maupun workshop atau pelatihan mengenai kewirausahaan. Berdasarkan respon dan evaluasi dari jamaah pengajian KoPi Ngaji maka disimpulkan bahwa program KoPi Ngaji di Desa Bodeh disambut positif karena dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat Bodeh dan sekitarnya sehingga direkomendasikan untuk tetap dilanjutkan bahkan dijadikan salah satu alternatif pengajian kultural yang sehat di era new normal sekaligus membangkitkan kembali ekonomi umat.
Optimalisasi Pengajian Ibu-Ibu Warga  Jitengan Pasca Pandemi Nurul Aisyah; Nur Chayati
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.927

Abstract

Penguatan Spiritual menjadi hal utama masyarakat dalam menghadapi Pandemi. Pengabdian ini bertujuan untuk penguatan mental spiritual (psikis) melalui optimalisasi pengajian ibu-ibu warga masyarakat Jitengan. Melalui koordinasi dengan takmir masjid dan perwakilan masyarakat sebagai pihak yang dikenai kegiatan. Dilanjutkan, penyusunan koordinator dalam struktural kepengurusan pengajian agar dapat terselenggara dan nilai pemberdayaannya juga dapat berkelanjutan, sehingga kebermanfaatannya dapat dirasakan warga. Ibu-ibu sangat membutuhkan penguatan spiritual dalam menghadapi rutinitasnya di keluarga maupun dalam membimbing putra-putrinya dalam kegiatan penyelesaian penugasan sekolah di rumah. Hasil yang didapatkan adalah keefektifan program sangat baik. Hal ini diukur melalui tiga hal: pertama, antusiasme warga yang turut hadir dalam pengajian 80 jamaah pada pertemuan 1, 50 jamaah pada pertemuan 2 (dikarenakan bersamaan dengan rapat RT). Kedua, pemahaman warga terhadap materi pengajian mencapai 80% dari kehadiran. Ketiga, keberlanjutan pengajian berjalan pasca berakhirnya program pengabdian, ini mengindikasikan bahwa pemberdayaan berjalan efektif. Implikasinya adalah penguatan spiritual sangat dibutuhkan oleh warga untuk dapat menjalani ritme hidup dalam keluarga, kerja maupun bermasyarakat, maka hadirnya pengajian dirasa sangat bermanfaat.
Penerapan Teknologi Penelusuran Sumber Rujukan Dakwah Melalui Software Maktabah Syamilah Pada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pocosari Timur, Srandakan Imam Suprabowo; Ahmad Hermawan; Wulan Noviani
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.56.928

Abstract

Tuntutan perkembangan teknologi menuntut para dai untuk mengembangkan skill mereka di bidang teknologi informasi. Dai sebagai corong umat harus mampu menggunakan sarana IT untuk mengakses referensi dakwah. Dakwah di era digital sudah tidak lagi memadai apabila hanya mengadalkan referensi-referensi konvesnional. Maktabah Syamilah merupakan wujud nyata perkembangan teknologi dalam ranah kepustakaan Islam. Kecepatan akses dan efektivitas penggunaan digital library sangat membantu dalam menelusuri referensi-referensi dakwah yang valid dan akurat sebagai bahan materi dakwah di masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian masyarakat dengan metode pelatihan dan pendampingan, pengabdi bermaksud untuk mendemonstrasikan pentingnya Maktabah Syamilah sekaligus melatih para dai di PRM Pocosari dalam menelusuri referensi tafsir dan hadits sebagai bekal berdakwah di tengah masyarakat. Materi-materi dakwah Islam sudah saatnya untuk dirujuk dari sumber rujukan ilmiah yang sahih, valid, dan berkualitas agar masyarakat tercerahkan guna semakin baik dalam kehidupan agamanya. Dakwah yang tidak bersumber pada rujukan agama yang sahih dan valid justru dapat menyesatkan masyarakat dan membuat mereka semakin jauh dari Islam. Melalui pelatihan Maktabah Syamilah, terbukti bahwa para pendakwah di PRM Poncosari semakin memiliki kualitas dan keilmuan yang baik dalam menyajikan pesan dakwahnya di tengah masyarakat, khususnya di wilayah Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.
Strategi Pemasaran Produk Jahe Merah Celup Kwt Barokah Trihanggo Pada Masa Pandemi Mirza Yusuf
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.930

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memperluas pemasaran UMKM di Padukuhan Ngawen, Kelurahan Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman, Yogyakarta yang dilakukan oleh Pengabdi dan KWT Awen Sari. Untuk mengetahui perluasan pemasaran yang dilakukan UMKM dalam meningkatan pasar UMKM Jahe Merah Celup. Pemasaran dilakukan secara offline didaerah kelurahan Trihanggo oleh Pengabdi , hal ini dilakukan untuk mempermudah anggota UMKM mengontrol produk yang dititipkan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan anggota Pengabdi. Peneliti menggunakan teknik purposive sampling, penulis mengumpulkan data dengan wawancara mendalam, dokumentasi, serta memberikan satu sample produk kepada toko yang akan bekerja sama dengan UMKM tersebut. Pengabdi juga mempersiapkan surat perjanjian kerjasama antara UMKM dan pihak took yang akan dititipkan produk jahe merah celup. Hal ini akan menjadi pedoman dua belah pihak dalam bekerja sama sehingga tidak terjadi kesalahpahaman dimasa yang akan datang.
Pembentukan UMKM Sambal Sebagai Wadah Penguatan Ekonomi Melalui KWT Mayangan Mirza Yusuf
Prosiding Seminar Nasional Program Pengabdian Masyarakat 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU
Publisher : Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18196/ppm.54.932

Abstract

Tanaman cabai menjadi salah satu tanaman yang tumbuh subur di Padukuhan Mayangan, dengan melihat potensi yang ada tersebut dapat dikembangkan suatu ide atau gagasan untuk membentuk produk UMKM yang bekerja sama bersama ibu-ibu KWT di Padukuhan Mayangan yang memanfaatkan tanaman cabai sebagai produk utamanya. Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi dan pemberdayaan UMKM di padukuhan Mayangan, Trihanggo, Gamping Sleman, DIY. Yang dilakukan oleh Pengabdi dan KWT Mayangan. Pemberdayaan meliputi 3 tahapan yaitu, Pendampingan Produksi, Pemasaran Produk Sambal Kemasan, dan Pelatihan atau Penyuluhan kepada Ibu-ibu KWT. Kegiatan ini dilakukan intensif di padukuhan Mayangan selama 30 hari. Program ini terbukti mampu meningkatkan pengetahuan, keterampilan dan partisipasi masyarakat terutama KWT Mayangan dalam mengolah sambal kemasan untuk dapat meningkatan UMKM padukuhan Mayangan.

Page 90 of 134 | Total Record : 1338


Filter by Year

2018 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 8 No. 1 (2025): Rekonstruksi Pendidikan di Indonesia Vol. 7 No. 1 (2024): SIBISA - Seminar Nasional Pengabdian kepada Masyarakat UMY 2024 Vol. 6 No. 2 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 6 No. 1 (2023): Semnas PPM 6 Tahun 2023 Vol. 5: 2: December 2022 2022: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2022: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2022: 5. Produktifitas dan Daya Saing Industri Pangan 2022: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa (BU 2022: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2022: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2022: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2021: 7. Sarana dan Prasarana Publik dan Mitigasi Bencana 2021: 6. Digitalisasi Syiar Islam 2021: 5. Produktivitas dan Daya Saing Industri Pangan 2021: 4. Kapasitas Daya Saing Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dan Badan Usaha Milik Desa( BU 2021: 3. Kesehatan Keluarga dan Masyarakat 2021: 2. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2021: 1. Peningkatan Kapasitas Kelembagaan Publik 2020: 9. Manajemen Rumah Sakit Era Pandemi Covid-19 2020: 11. Teknologi Informasi dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 10. Digitalisasi Dakwah Syiar Islam 2020: 8. Teknologi Produksi dan Daya Saing Industri Pangan 2020: 7. Edukasi Penyelesaian Pertikaian di Masyarakat (Litigasi) 2020: 6. Kinerja Kelembagan Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan dan Penanganan Bencana 2020: 5. Kreatifitas Pendidikan dan Pembelajaran di Sekolah dan Perguruan Tinggi 2020: 4. Pemberdayaan Kapasitas Perempuan 2020: 3. Kapasitas Daya Saing UMKM dan BUMDES 2020: 2. Kemitraan dalam Pemberdayaan Masyarakat 2020: 1. Kebijakan Publik Pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah dan Industri Kreatif 2019: 6. Penanggulangan Bencana dan Pelestarian Lingkungan Hidup 2019: 5. Pemberdayaan Kaum Perempuan 2019: 4. Pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa 2019: 3. Pengembangan Usaha Mikro, kecildan Menengah (UMKM), Serta Ekonomi Kreatif 2019: 2. Pengembangan Kesehatan Masyarakat 2019: 1. Pengembangan Pendidikan Masyarakat 2018: 5. Penguatan Inovasi Pendidikan Bagi Pemerintah Daerah 2018: 4. Penguatan Inovasi Ekonomi dan UMKM Bagi Pemerintah Daerah 2018: 3. Penguatan Inovasi Kesehatan dan Obat Bagi Pemerintah Daerah 2018: 2. Penguatan Inovasi Teknologi (Pangan, Pertanian, Energi, Transportasi) Bagi Pemerintah Daera 2018: 1. Penguatan Inovasi Sosial Humaniora Bagi Pemerintah Daerah More Issue