cover
Contact Name
Muhtar Mochamad Solihin
Contact Email
muhtarsolihin@uinjkt.ac.id
Phone
-
Journal Mail Official
jpa.bpi@uinjkt.ac.id
Editorial Address
Lt 3 Gedung Fak. Dakwah dan Ilmu Komunikasi Jl. Ir. H. Juanda No. 95 Ciputat Timur, Kota Tangerang Selatan, Banten 15412
Location
Kota tangerang selatan,
Banten
INDONESIA
Jurnal Penyuluhan Agama
ISSN : 28280121     EISSN : 2828013X     DOI : https://doi.org/10.15408/jpa
Focus This journal focused on religion extention the results of field research, the results of literature reviews (critical/literature review), as well as the results of community development activities and/or social religion extention carried out by individuals and/or groups of researchers, practitioners and academics (students and/or lecturers) Jurnal ini berfokus pada penyuluhan agama hasil penelitian lapangan, hasil kajian pustaka (kritis/review literatur), serta hasil kegiatan pemberdayaan masyarakat dan/atau penyuluhan sosial keagamaan yang dilakukan oleh individu dan/atau kelompok peneliti, praktisi dan akademisi (mahasiswa dan/atau dosen) Scope Religion Guidance | Spiritual Guidance | Religion Extension | Social Extension | Community Development Extension | Non-Formal Education | Behavior Change Communication | Community Empowerment/ Development | Community Intervention | Islam and Mental Health | Gender and Development Studies Bimbingan Agama | Bimbingan Spiritual | Penyuluhan Agama | Penyuluhan Sosial | Penyuluhan Pembangunan Masyarakat | Pendidikan Non Formal | Komunikasi Perubahan Perilaku | Pemberdayaan/ Pengembangan Masyarakat | Intervensi Komunitas | Islam dan Kesehatan Mental | Kajian Gender dan Pembangunan
Articles 140 Documents
Tingkat Resiliensi Anak Didik Pemasyarakatan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Jakarta Dewi, Nabila Alfanisa; Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.30639

Abstract

Abtsract: Living life as a correctional student will be difficult to accept in the future and there will be a lot of suffering. With a long time, they will experience various losses and changes in situations and environments. This problem often occurs in LPKA and has a negative psychological impact on children. Therefore, it takes the ability to bounce back from adversity so that it becomes even better or is called resilience. As for one of the factors that can increase the resilience of penitentiary students, namely religious guidance activities. This study aims to (1) describe and analyze the resilience level of correctional students LPKA class II Jakarta and (2) analyze the relationship between religious guidance and the resilience of correctional students at LPKA class II Jakarta. This study uses a quantitative approach with the census method and questionnaires as research instruments. The sampling technique uses saturated or census sampling. The number of samples in this study were 64 respondents. The data analysis technique used the Rank Spearman correlation test with the help of Microsoft Excel and SPSS for Windows version 26. The results of this study indicate (1) The level of resilience of correctional students in LPKA class II Jakarta belongs to the medium category tends to be low. It is known from the results of calculating the value of the variable Y (resilience) with 64 respondents, the category of moderate resilience level (55%), the category of low level of resilience (23%) and the category of high level of resilience (22%) and (2) There is a positive relationship and significant between the variables of religious guidance and the resilience of correctional students in LPKA class II Jakarta, with a significance value of 0.000 <0.05 and an R value of 0.524.Abstrak: Menjalani kehidupan sebagai anak didik pemasyarakatan pastinya sulit diterima untuk kedepannya dan akan banyak penderitaan. Dengan waktu yang cukup lama, mereka akan mengalami berbagai kehilangan serta perubahan situasi dan lingkungan. Masalah inilah yang sering terjadi di LPKA dan memberikan dampak negatif pada psikologis anak. Oleh karena itu, dibutuhkan kemampuan untuk bangkit kembali dari keterpurukan agar menjadi lebih baik lagi atau disebut dengan resiliensi. Adapun salah satu faktor yang dapat meningkatkan resiliensi pada anak didik pemasyarakatan yaitu kegiatan bimbingan agama. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mendeskripsikan dan menganalisis tingkat resiliensi anak didik pemasyarakatan di LPKA kelas II Jakarta dan (2) menganalisis hubungan bimbingan agama dengan resiliensi anak didik pemasyarakatan di LPKA kelas II Jakarta. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode sensus dan kuesioner sebagai instrumen penelitian. Teknik pengambilan sampel menggunakan sampling jenuh atau sensus. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 64 responden. Teknik analisis data menggunakan uji korelasi rank spearman dengan bantuan Microsoft Excel dan SPSS for Windows version 26. Hasil penelitian ini menunjukkan (1) Tingkat resiliensi anak didik pemasyarakatan di LPKA kelas II Jakarta tergolong dalam kategori sedang cenderung rendah. Hal ini diketahui dari hasil perhitungan nilai variabel Y (resiliensi) dengan 64 responden, kategori tingkat resiliensi sedang (55%), kategori tingkat resiliensi rendah (23%) dan kategori tingkat resiliensi tinggi (22%) dan (2) Terdapat hubungan yang positif dan signifikan antara variabel bimbingan agama dengan resiliensi anak didik pemasyarakatan di LPKA kelas II Jakarta, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,05 dan nilai R sebesar 0,524.
Deaf Children Spiritual Intelligence in Selebar District Bengkulu, Indonesia Pujiastuti, Triyani; Andeka, Ayu; Cintika, Honeza Amelia; Fa’ati, Refsi Anisa
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.30841

Abstract

Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kecerdasan spiritual pada anak tunarungu, di mana seorang anak tunarungu dipandang dalam masyarakat tidak mampu beradaptasi terhadap lingkungan, tidak mampu menghadapi suatu hal yang dilematis, tidak memiliki kesadaran diri yang tinggi, tidak mampu menghadapi dan memanfaatkan penderitaan serta tidak mampu berpikir holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling. Dengan jumlah informan 5 orang, yang berjenis kelamin perempuan, dan berusia 20 - 25 tahun, teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara dengan analisis data menggunakan model Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menyebutkandiloihat dari 4 aspek kecerdasan spiritual adalah pada aspek kemampuan bersikap fleksibel 4 informan mampu untuk bersikap adaptif aktif dan satu informan lagi belum mampu dengan selalu memilih lingkungan yang cocok saja dengannya. Kelima orang mampu bersikap positif ketika dihadapkan pada kondisi yang dilematis. Pada aspek kesadaran diri yang tinggi semua informan mampu menyikapi hal yang bernilai dalam hidup dan mampu menganalisis kejadian berdasarkan keyakinannya. Aspek kemampuan menghadapi dan memanfaatkan penderitaan, semua informan sudah mampu menjadikan kejadian buruk sebagai motivasi dan bisa memotivasi diri ketika menghadapi masalah.  Kemudian pada aspek terakhir yakni berfikir holistik, 4 informan sudah mampu memahami keterkaitan peristiwa yang dihadapi dan mampu mengambil hikmahnya sedangkan satu informan belum mampu melakukannya.Abstract: This study aims to analyze spiritual intelligence in deaf children, where a deaf child is seen in society as unable to adapt to the environment, unable to face a dilemmatic thing, not having high self-awareness, unable to face  and utilize suffering and unable to think holistically. This research uses a qualitative approach with a descriptive method. The informant selection technique uses purposive sampling techniques. With the number of informants of 5 people, who are female, and aged 20 - 25 years, data collection techniques use observation and interviews with data analysis using  the Miles and Huberman models. The results of this study stated that of the 4 aspects of spiritual intelligence is in the aspect of the ability to be flexible, 4 informants are able to be actively adaptive and one more informant has not been able to always choose an environment that suits them. All five people are able to be positive when faced with dilemmatic conditions. In the aspect of high self-awareness, all informants are able to respond to things of value in life and are able to analyze events based on their beliefs. In terms of the ability to face and take advantage of suffering, all informants have been able to make bad events as motivation and can motivate themselves when facing problems. Then in the last aspect, namely holistic thinking, 4 informants have been able to understand the relationship between the events faced and are able to take their wisdom while one informant has not been able to do so.
Pengaruh Penyuluhan Agama terhadap Gaya Hidup Beragama Penonton Channel Youtube Lampu Islam Lissawa, Fatia Zahra; Solihin, Muhtar Mochamad
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 11 No. 1, 2024
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v0i0.31182

Abstract

Abstract: Religious counseling currently has a greater opportunity to be able to change people's behavior patterns through the use of Youtube social media by religious instructors and as a source of religious information. APJII data (2022) shows that Youtube social media (63.2%) as a popular and familiar audiovisual media that is most often accessed by Indonesians. The Lampu Islam Youtube channel is a religious study Youtube channel that takes advantage of this opportunity. This study aims; (1) to describe the level of religious lifestyle of the Youtube channel audience of Lampu Islam, (2) to analyze the effect of Religious Counseling on the Religious Lifestyle of the Youtube channel audience of Lampu Islam, (3) to analyze the significance of the influence caused by Religious Counseling on the Religious Lifestyle of the Youtube channel audience of Lampu Islam. Religious Lifestyle includes activities, interests, and opinions of a person in his religious life. This research uses a quantitative approach with a survey method. The number of samples of this study were 100 respondents. The data analysis carried out is descriptive analysis, classical assumption test, multiple linear regression test, correlation and determination coefficient test, F test (model feasibility) and T test (partial). The results of this study indicate (1) the level of religious lifestyle of the Islamic Lights YouTube channel audience is high with a percentage of 93 percent and a significance value of 0.000 <0.05, (2) there is a positive and significant influence between religious counseling on the religious lifestyle of the Islamic Lights YouTube channel audience, which means that the higher the religious counseling, the positive level of religious lifestyle in respondents will also increase, (3) the significance of the influence of religious counseling on religious lifestyle is 59.7 percent, the remaining 40.3 percent is influenced by other factors outside this study.Abstrak: Penyuluhan agama saat ini memiliki peluang yang lebih besar untuk dapat mengubah pola perilaku masyarakat melalui pemanfaatan media sosial Youtube oleh Penyuluh Agama dan sebagai sumber informasi keagamaan. Data APJII (2022) menunjukkan bahwa media sosial Youtube (63,2%) sebagai media audiovisual populer dan familiar yang paling sering diakses masyarakat Indonesia. Channel Youtube Lampu Islam merupakan saluran Youtube kajian keagamaan yang memanfaatkan peluang tersebut. Penelitian ini bertujuan; (1) mendeskripsikan tingkat gaya hidup beragama penonton channel Youtube Lampu Islam, (2) menganalisis pengaruh Penyuluhan Agama terhadap Gaya Hidup Beragama penonton channel Youtube Lampu Islam, (3) menganalisis signifikansi pengaruh yang disebabkan oleh Penyuluhan Agama terhadap Gaya Hidup Beragama penonton channel Youtube Lampu Islam. Adapum Gaya Hidup Beragama yaitu mencakup aktivitas, minat, dan opini seseorang dalam kehidupan beragamanya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Jumlah sampel penelitian ini sebanyak 100 responden. Analisis data yang dilakukan adalah analisis deskriptif, uji asumsi klasik, uji regresi linear berganda, uji koefisien korelasi dan determinasi, uji F (kelayakan model) dan uji T (parsial). Hasil penelitian ini menunjukkan (1) tingkat gaya hidup beragama penonton channel Youtube Lampu Islam tergolong tinggi dengan persentase sebesar 93 persen dan nilai signifikansi sebesar 0,000<0,05, (2) terdapat pengaruh yang positif dan signifikan antara penyuluhan agama terhadap gaya hidup beragama penonton channel YouTube Lampu Islam yang artinya semakin tinggi penyuluhan agama maka tingkat positif gaya hidup beragama pada responden akan semakin meningkat pula, (3) signifikansi pengaruh penyuluhan agama terhadap gaya hidup beragama sebesar 59,7 persen, sisanya sebesar 40,3 persen dipengaruhi oleh faktor lain diluar penelitian ini.
Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) as a Curative Effort for Post-Traumatic Stress Disorder (PTSD) Sufferers By Stimulating Sense of Mujahadah An-Nafs Wahyudi, Heri Fadli; Awalia, Awalia
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 2, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i2.31304

Abstract

Abstrak: Spiritual Emotional Freedom Tehnicque (SEFT) adalah teknik yang mengandung ilmu spiritual dan penyelarasan dengan sistem energi yang di dalam tubuh manusia untuk mengatasi masalah fisik dan emosional. Tujuan penelitian ini adalah agar dapat memahami bagaimana cara kerja SEFT untuk menangani rasa trauma masa lalu (Post Traumatic Stress Disorder) yang ada pada konseli. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian kali ini adalah pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Sementara teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi yang dilakukan secara langsung untuk mengetahui masalah yang hadapi oleh konseli. Hasil dari penelitian ini adalah SEFT dapat memebantu konseli dalam menangani trauma yang dialami di masa lalu. Penggunaan SEFT dengan menumbuhkan rasa Mujahada an-Nafs, menjadikan konseli merasa lebih tenang jika dibandingkan dengan kondisi sebelum penerapan SEFT dalam proses konseling yang dilakukan.Abstract: Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT) is a technique that contains spiritual science and alignment with the energy system in the human body to overcome physical and emotional problems. This study aims to understand how SEFT work to deal with past trauma (Post Traumatic Stress Disorder) that exists in clients. The research model used in this research is a qualitative approach with a type of case study. At the same time, the data collection techniques used are interview techniques, observation techniques and documentation techniques that are carried out directly to find out the problems faced by the client. The result of this study is that SEFT can help clients deal with trauma experienced by clients in the past. And the use of SEFT, by fostering a sense of Mujahadah an-Nafs, makes clients feel calmer compared to conditions before applying SEFT in the counselling process.
Tren Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) Sebelum dan Semasa Pandemi Covid-19 Khoirunnisa, Khoirunnisa; Hayati, Suci
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 1, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i1.31503

Abstract

Abstract: The Covid-19 pandemic has had a real impact on various aspects including in the trend of research publication topics related to Distance Learning Training (PJJ Training) and Higher Education Distance Learning (PJJ PT) which has increased sharply. The objectives of this study are to: 1) describe the publication trends of PJJ training and PJJ PT, and 2) analyze the types of scientific publications, research approaches and methods, research subjects, and research links to extension. This research approach is mixed method with Systematic Literature Review (SLR) method using the help of Publish or Perish (PoP) program, Vos Viewers and Microsoft Excel. The results showed that: 1) the trend (tendency) of the number of publications related to Distance Learning Training is more than publications related to Higher Education Distance Learning, especially during the Covid-19 pandemic with a peak in the number of publications in 2021 which reached 512 articles, 2) the type of scientific publications used as a place of publication is more in community service or PKM journals (58.33%) than journal articles (41.67%); the approaches used by at least 10% are qualitative (10.71%), quantitative (10.71%), training and mentoring (15.48%), training and workshops (20.24%) and training and tutorials (26.19%) with direct methods (51.19%), indirect methods (29.76%) while the rest are spread over various other methods; the majority of research subjects on the topic of distance learning training are teachers (71.43%), while a small proportion of subjects on both topics consist of students (9.52%), college students (7.14%), lecturers (4.76%), and the rest are spread on other subjects; and publications on the topic of distance learning training have a strong relationship with training and counseling (96.00%), while publications on the topic of college distance learning have less strong relationship with training and counseling (11.11%).Abstrak: Pandemi Covid-19 berdampak nyata pada berbagai aspek termasuk dalam tren topik publikasi hasil penelitian terkait Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh (Pelatihan PJJ) dan Pembelajaran Jarak Jauh Peguruan Tinggi (PJJ PT) yang meningkat tajam. Tujuan penelitian ini untuk: 1) mendeskripsikan tren publikasi pelatihan PJJ dan PJJ PT, dan 2) menganalisis jenis terbitan ilmiah, pendekatan dan metode penelitian, subyek penelitian, dan kaitan penelitian dengan penyuluhan. Pendekatan penelitian ini adalah campuran (Mixed Method) dengan metode Systematic Literature Review (SLR) menggunakan bantuan program Publish or Perish (PoP), VosViewers dan Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: 1) tren (kecenderungan) jumlah publikasi terkait Pelatihan Pembelajaran Jarak Jauh lebih banyak dibandingkan dengan publikasi terkait Pembelajaran Jarak Jauh Perguruan Tinggi terutama semasa pandemi Covid-19 dengan puncak peningkatan jumlah publikasi tejadi pada tahun 2021 yang mencapai 512 artikel, 2) jenis terbitan ilmiah yang dijadikan tempat publikasi lebih banyak di jurnal pengabdian masyarakat atau PKM (58,33%) daripada jurnal artikel (41,67%); pendekatan yang digunakan minimal 10% adalah kualitatif (10,71%), kuantitatif (10,71%), pelatihan dan pendampingan (15,48%), pelatihan dan workshop (20,24%) dan pelatihan dan tutorial (26,19%) dengan metode langsung (51,19%), metode tidak langsung (29,76%) sementara sisanya menyebar pada berbagai metode lain; mayoritas subjek penelitian topik Pelatihan PJJ adalah guru (71,43%), sementara sebagian kecil subjek pada kedua topik terdiri dari siswa (9,52%), mahasiswa (7,14%), dosen (4,76%), dan sisanya menyebar pada subjek lainnya; dan publikasi topik pelatihan pembelajaran jarak jauh memiliki keterkaitan yang kuat dengan pelatihan dan penyuluhan (96,00%), sementara publikasi topik pembelajaran jarak jauh perguruan tinggi kurang memiliki keterkaitan yang kuat dengan pelatihan dan penyuluhan (11,11%).
Analysis of Speech, Communication and Autism Disorders and Their Implications for Learning Zakaria, Alif Muhammad; Zikri, Muhammad; Latipah, Eva
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 11 No. 1, 2024
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v11i1.31528

Abstract

Abstrak: Anak usia sekolah di Indonesia mengalami gangguan bicara dan bahasa dengan persentase sebesar 5-10 %. Anak usia sekolah masuk dalam tahapan perkembangan industry vs inferiority sehingga gangguan bicara dan bahasa akan memiliki dampak yang negatif bagi perkembanganya. Penelitian ini berjenis data kualitatif dengan pendekatan library research yakni memanfaatkan sumber data sekunder berupa dokumentasi yang didapatkan dari artikel, buku, berita, majalah, dan sumber catatan maupun video. Analisis data dilakukan menggunakan content analysis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa gangguan bicara dan bahasa menjadi salah satu gejala dalam autisme yang dapat dikenali sedari dini mugkin yakni pada usia 16 bulan. Adapun implikasi gangguan bicara dan bahasa terhadap pembelajaran adalah anak akan merasa kurang percaya diri, sulit dalam memecahkan soal matematika dasar dan prestasi akademik buruk. Autisme disebabkan oleh multifaktor dan ditandai awal dengan ketidakmampuan membentuk hubungan sosial atau mengembangkan komunikasi sehingga berdampak buruk pada proses pembelajaran.Abstract: School-age children in Indonesia experience speech and language disorders with a percentage of 5-10%. School-age children enter the industrial vs inferiority stage of development so that speech and language disorders will have a negative impact on their development. This research is a qualitative data type with a library research approach that utilizes secondary data sources in the form of documentation obtained from articles, books, news, magazines, and sources of notes and videos. Data analysis was performed using content analysis. The results of this study indicate that speech and language disorders are one of the symptoms in autism that can be recognized as early as possible, namely at the age of 16 months. The implications of speech and language disorders for learning are that children will feel less confident, have difficulty solving basic math problems and have poor academic performance. Autism is caused by multiple factors and is marked early by the inability to form social relationships or develop communication so that it has a negative impact on the learning process.
Analysis of Adolescent Equanimity Factors in the Perspective of the Qur'an and Psychology Tama, Hafiidz Adhi; Sari, Ramadhanita Mustika
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 11 No. 1, 2024
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v11i1.31641

Abstract

Abstrak: Artikel ini meneliti mengenai beberapa faktor ketenangan hati seorang remaja yang berhubungan dengan ayat Al-Qur’an serta dalam kajian atau perspektif psikologi. Penelitian ini berfokus pada surat Al-Fath ayat 4 dan Ar-Ra’d ayat 28 bahwa dengan adanya ketenangan hati seorang mukmin dalam melakukan kehidupan sehari-hari maka akan bertambah pula keimanan dari individu tersebut. Tujuan penelitian ini untuk mengidentifikasi serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi ketenangan hati seorang remaja dalam perspektif Al-Qur,an yakni pada Q.S Al-Fath ayat 4 dan Ar-Ra’d ayat 28. Penelitian ini termasuk dalam penelitian pustaka (library research) serta melalui literature review yang dilakukan pada tanggal 28 September 2022 melalui teknik mencari kesamaan (compare), ketidaksamaan (contrast) pada beberapa literatur serta menarik kesimpulannya dengan memfokuskan pada interpretasi ayat Al-Qur’an dengan tafsir dari Kemenag serta tafsir Al-Jalalain dan juga menggunakan perspektif psikologi untuk melihat teori-teori dari tokoh. Hasil menunjukkan bahwa seorang remaja apabila ingin mendapatkan ketenangan hati dalam melakukan suatu hal di kehidupan sehari-hari nya maka yang dilakukan antaranya adalah dengan memperbanyak ibadah serta berbuat baik kepada orang lain tanpa mengharap suatu imbalan apapun. Dengan adanya kegiatan positif tersebut diharapkan juga remaja bisa menambah keimanan mereka yang berimplikasi pada ketenangan hatinya dalam kehidupan sehari-hari.Abstract: This article examines several factors of a teenager's peace of mind which are related to verses of the Koran as well as psychological studies or perspectives. This research focuses on Surah Al-Fath verse 4 and Ar-Ra'd verse 28 that with the peace of mind of a believer in carrying out daily life, the individual's faith will also increase. The aim of this research is to identify and analyze the factors that influence a teenager's peace of mind from the perspective of the Qur'an, namely in Q.S Al-Fath verse 4 and Ar-Ra'd verse 28. This research is included in library research. as well as through a literature review carried out on September 28 2022 through the technique of looking for similarities (compare), dissimilarities (contrast) in several literatures and drawing conclusions by focusing on the interpretation of Al-Qur'an verses with interpretations from the Ministry of Religion as well as the interpretation of Al-Jalalain and also using a psychological perspective to look at the theories of the characters. The results show that if a teenager wants to gain peace of mind in doing something in his daily life, what he can do is increase his worship and do good to other people without expecting any imbalance. With these positive activities, it is hoped that teenagers can increase their faith, which has implications for peace of mind in everyday life.
Kompetensi Penyuluh Agama dalam Memberikan Bimbingan Pranikah pada Calon Pengantin di Kantor Urusan Agama Padang Barat Lorensia, Yola Friska; Afnibar, Afnibar; Wahyuni, Yeni Fitri; Hidayat, Thaufiq; Asmawati, Asmawati
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 2, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i2.31766

Abstract

Abstract: Religious extensions provide premarital guidance so that prospective bridal couples get a lasting marriage. But in reality, currently there are many divorces that occur at the West Padang KUA. It is suspected that religious extension have not been professional in carrying out their duties, with low competence. The objectives of this study include: first, to determine the substantive competence related to the theoretical ability of religious extension at the KUA Padang Barat. Second, to determine the methodological competence of religious extension at the KUA Padang Barat. This research uses a descriptive qualitative method. The research data sources are religious extensions, and bridal couples who have attended premarital guidance. Taking data sources using purposive sampling technique. Data collection techniques using observation and interviews. The results showed that: 1) Substantive competence related to knowledge and skills has theoretically run optimally, it's just that a small part of the extensions needs to improve his competence; and 2) Methodological competence of religious extensions, related to applicative knowledge, applicative skills and attitudes as a whole, the extension is good enough, this is indicated by the extension not only explaining the material one way, but also providing opportunities for prospective brides to ask questions and respond to the material, so that prospective brides can understand the material well.Abtsrak: Penyuluh Agama memberikan bimbingan pranikah bertujuan agar calon pasangan pengantin mendapatkan pernikahan yang langgeng. Namun kenyataannya, saat ini banyak perceraian yang terjadi di KUA Padang Barat. Hal ini diduga Penyuluh Agama belum profesional dalam menjalankan tugasnya, dengan kompetensi yang rendah. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui kompetensi substantif dan kompentensi metodologis Penyuluh Agama di KUA Padang Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bersifat deskriptif. Sumber data penelitian ialah Penyuluh Agama, dan pasangan pengantin yang sudah mengikuti bimbingan pranikah. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan, bahwa: kompetensi Penyuluh Agama di Kantor Urusan Agama Padang Barat mencakup pemahaman teoritis yang kuat, keterampilan komunikasi yang efektif, pemahaman terhadap nilai-nilai agama, sensitivitas terhadap masalah psikologis, dan kemampuan memberikan panduan praktis terkait pernikahan. Meskipun sebagian besar dari mereka telah berhasil mencapai tingkat kompetensi yang baik, masih ada potensi untuk peningkatan.
Konseling Realitas untuk Mengurangi Prokrastinasi Mahasantri Institut Dirosat Islamiyah Al-Amien di Sumenep Jawa Timur Jannah, Syaifatul; Afifah, Noer
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 2, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i2.32464

Abstract

Abstract: This research aims to describe the process and final results of reality counseling as an effort to reduce procrastination of students at the Dirosat Islamiyah al-Amien Prenduan Sumenep Institute (IDIA). This research approac uses a qualitative with a case study method. The informants in this research were four IDIA students who had procrastination. The location of this research is at the Dirosat Islamiyah al-Amien Prenduan Institute, Sumenep. Data collection techniques include unstructured interviews, participant observation, and documentation. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and verification. The results of this research show that there are five stages in the reality counseling process using the Wants, Doing, Evaluation, Plan (WDEP) technique. The five stages are problem identification, diagnosis, prognosis, treatment, and evaluation, follow up. The results of the counseling can be said to be successful, namely that the counselee's procrastination attitude begins to decrease, as evidenced by the fact that when the counselee reduces his time watching and playing with his friends, the counselee prefers to use his time to do assignments before it is time to collect them. Besides that, the counselee begins to become skilled at managing time.Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan proses dan hasil akhir konseling realitas sebagai upaya dalam mengurangi prokrastinasi mahasantri Institut Dirosat Islamiyah al-Amien Prenduan Sumenep (IDIA). Pendekatan penelitian ini menggunakan kualitatif dengan metode studi kasus. Informan dalam penelitian ini adalah empat mahasantri IDIA yang memiliki prokrastinasi. Lokasi penelitian ini di Institut Dirosat Islamiyah al-Amien Prenduan Sumenep. Teknik pengumpulan data meliputi wawancara dengan jenis tidak terstruktur, observasi dengan jenis partisipan, dan dokumentasi. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan verifikasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat lima tahapan dalam proses konseling realitas dengan teknik Wants, Doing, Evaluation, Plan (WDEP). Lima tahapan tersebut yaitu identifikasi masalah, diagnosis, prognosis, treatment, dan evaluasi, follow up. Hasil konseling dapat dikatakan berhasil, yakni sikap menunda-nunda yang dimiliki konseli mulai berkurang, terbukti saat konseli dapat mengurangi waktu untuk menonton, dan bermain dengan teman-teman, konseli lebih memilih menggunakan waktunya untuk mengerjakan tugas sebelum tiba waktu dikumpulkan. Disamping itu, konseli mulai terampil mengatur waktu.
The Role of Islamic Religious Education in Forming Sakinah Families Septian, Rahmat Yudhi; Hiptraspa, Zepri
Jurnal Penyuluhan Agama Jurnal Penyuluhan Agama | Vol. 10 No. 2, 2023
Publisher : Islamic Extension Guidance Study Program (BPI) of the Faculty of Da'wah and Communication

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15408/jpa.v10i2.33963

Abstract

Abstrak: Keluarga sakinah adalah suatu gambaran keluarga yang harmonis dan ideal, ditandai dengan rumah tangga yang dihiasi oleh pribadi-pribadi salih secara spiritual dan terpenuhinya kebutuhan pokok berupa sandang, pangan dan papan. Kehidupan suami istri adalah rumus dari kebahagiaan dunia. Menciptakan hidup bahagia di keluarga, secara otomatis kebahagiaan dunia dan akhirat akan tercapai bersama. Salah satu faktor penting untuk menciptakan keluarga sakinah adalah pendidikan agama Islam. Tujuan karya ilmiah ini adalah untuk mengetahui peran pendidikan agama Islam dalam membentuk kelurga sakinah. Adapun metode penelitian yang digunakan adalah library research. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keluarga sakinah akan terbangun dengan memilih pasangan hidup, rumah tangga yang dilandasi cinta, ketenangan dalam rumah tangga, membagun rumah tangga yang baik dan pendidikan agama Islam memiliki andil besar dalam membangun keluarga sakinahAbstract: A sakinah family is an image of a harmonious and ideal family, marked by a household adorned with spiritually righteous individuals and the fulfillment of basic needs in the form of clothing, food and shelter. Husband and wife life is the formula of world happiness. Creating a happy life in the family, automatically the happiness of the world and the hereafter will be achieved together. One important factor for creating a sakinah family is Islamic religious education. The purpose of this scientific work is to find out the role of Islamic religious education in forming a sakinah family. The research method used is library research. The results of the study show that a sakinah family will be built by choosing a life partner, a household based on love, calm in the household, building a good household and Islamic religious education has a big contribution in building a sakinah family

Page 11 of 14 | Total Record : 140