cover
Contact Name
Astri Ayu Purwati
Contact Email
jkip.almatani@gmail.com
Phone
+6282283109433
Journal Mail Official
jkip.almatani@gmail.com
Editorial Address
Jalan Kaharudin Nst, Komplek UIR, Pekanbaru-Riau, Indonesia
Location
Kota pekanbaru,
Riau
INDONESIA
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
ISSN : 27745074     EISSN : 27750531     DOI : -
Core Subject : Education, Social,
JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan is published by Lembaga Riset dan Inovasi Al-Matani as an information and communication media for practitioners, researchers and academics who are interested in the field of Business Management and Accounting Studies. First publish in November 2020. The Editorial Team invites scientists, scholars, professionals, and researchers to publish the results of their research after the selection of manuscripts, with the peer review and the editing process. JKIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan with registered number ISSN 2774-5074 (Print) and ISSN 2775-0531 (Online) is a peer-reviewed journal published two times a year (Mei and November). KIP : Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan publishes any research-based articles on and about education i.e. articles which contribute to the understanding, theoretical development, theoretical concept and implementation of theories of education at any level.
Articles 958 Documents
The Effect Of Genre-Based Approach On Students’ Writing Ability In Recount Text At Grade X Of SMA Negeri 7 Medan Novia Klopaking Br Sinaga; Nurhayati Sitorus; Harpen H. P. Silitonga
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2234

Abstract

This study aimed to examine the effect of the Genre-Based Approach on students’ writing ability in recount text at Grade X of SMA Negeri 7 Medan. The study employed a quasi-experimental research design using a one-group pre-test and post-test model. The participants of the study consisted of 30 students selected from one class of Grade X. The data were collected through a writing test in which the students were instructed to compose a recount text. The collected data were analyzed using descriptive statistics and a paired sample t-test. The findings indicated that the mean score of the pre-test was 67.7, while the mean score of the post-test increased to 81.57 after the implementation of the Genre-Based Approach. The result of the hypothesis testing showed that the value of  (13.66) was higher than the value of  (2.045) at the level of significance of 0.05 with 29 degrees of freedom. This result indicates that the null hypothesis was rejected and the alternative hypothesis was accepted. Based on the findings of the study, it can be concluded that the Genre-Based Approach had a significant effect on students’ writing ability in recount text.
Nilai-Nilai Pendidikan Dalam Kehidupan Semut (Kajian Tafsir Tematik) Abdullah Nafis
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2257

Abstract

Meskipun bertubuh mungil, ternyata semut menyimpan pembelajaran berharga yang dapat diterapkan dalam kehidupan manusia. Penelitian ini membahas nilai-nilai pendidikan yang dapat dipetik dari perilaku koloni semut yang terorganisir dengan baik. Gotong royong, ketekunan, dan disiplin merupakan ciri khas kehidupan semut. Mereka bekerja sama secara efisien untuk mencari makan, membangun sarang, dan melindungi koloninya. Kerja keras dan kegigihan menjadi kunci keberhasilan mereka dalam menghadapi berbagai rintangan. Selain itu, semut juga mengajarkan kita tentang pentingnya kesabaran dan ingat kepada Allah. Mereka tidak mudah menyerah dalam mencari rezeki dan selalu memanfaatkan sumber daya yang ada dengan sebaik-baiknya. Dari penelitian ini muncul berbagai persoalan, diantaranya: 1) Bagaimana penafsiran ayat tentang semut dalam Al-Qur’an? 2) Bagaimana mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan kehidupan semut dalam kehidupan sehari-hari ?. Penelitian ini berbentuk penelitian kualitatif kepustakaan. Adapun dalam metodenya, peneliti menggunakan metode tafsir tematik. Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah Al-Qur’ān al-Karīm, Tafsir Fathul Qadir, Tafsir al-Qurthubi, Tafsir al-Bahr al-Muhit, dan Tafsir al-Tahrir wa al-Tanwir. Hasil dari penelitian ini adalah Semut merupakan serangga kecil berkaki enam yang hidup di celah-celah tanah. Mereka memiliki berbagai jenis dengan ukuran berbeda. serangga ini memiliki panjang antara 1 hingga 7 mm, dengan ukuran otak yang tidak lebih besar dari ukuran sebutir garam, dan memiliki kemampuan luar biasa untuk berkomunikasi dalam berbagai bahasa. semut merupakan hewan yang hidup bermasyarakat dan berkelompok. Hewan ini memiliki keunikan antara lain ketajaman indra dan sikapnya yang sangat berhati-hati, serta etos kerjanya yang sangat tinggi. Adapun Nilai-nilai pendidikan yang bisa kita peroleh dalam kehidupan semut ialah Kerjasama, Sabar, Selalu ingat kepada Allah, Tanggung jawab. Kita juga bisa mengimplementasikan nilai-nilai pendidikan tersebut dalam kehidupan sehari-hari baik di pendidikan formal, pendidikan non formal dan pendidikan informal.
Pengaruh Teknik Kursi Kosong Dalam Meningkatkan Kepercayaan Diri Siswa SMP Negeri 3 Makassar Andi Afsarina; Sandi Pratama; Ratna Wulandari
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2258

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peningkatan kepercayaan diri siswa setelah diberikan layanan konseling individual dengan menggunakan teknik kursi kosong.Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif dengan desain one group pretest-posttest.Subjek penelitian berjumlah 26 siswa SMP Negeri 3 Makassar yang memiliki tingkat kepercayaan diri rendah dan sedang,yang dipilih melalui teknik purposive sampling.Instrumen yang digunakan berupa angket kepercayaan diri berbasis skala Likert.Pengumpulan data dilakukan melalui pretest sebelum perlakuan dan posttest setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong.Data dianalisis menggunakan analisis deskriptif untuk melihat perubahan tingkat kepercayaan diri siswa. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa setelah diberikan layanan konseling individual dengan teknik kursi kosong terjadi peningkatan kepercayaan diri siswa. Perubahan tersebut terlihat dari sikap siswa yang menjadi lebih berani mengemukakan pendapat lebih aktif dalam interaksi kelas serta memiliki pandangan lebih positif terhadap kemampuan dirinya.
Implementasi Manajemen Kurikulum Berbasis Cinta Dalam Meningkatkan Karakter Siswa Di MI Mathla’ul Anwar Tanjung Rejo Afifah Ramadhani; Iis Maisaroh; Wulan Octi Pratiwi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2260

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi kurikulum berbasis cinta (love-based curriculum) dalam upaya meningkatkan karakter siswa di Madrasah Ibtidaiyah. Kurikulum berbasis cinta merupakan pendekatan pendidikan yang menempatkan kasih sayang, empati, dan hubungan emosional yang positif sebagai landasan dalam proses pembelajaran. Penelitian ini menggunakan metode kajian literatur (literature review) dimana penulis mengumpulkan berbagai sumber literatur yang relevan dengan topik penelitian. Penulis juga menganalisis dokumen-dokumen resmi yang berkaitan dengan kurikulum pendidikan di Indonesia, seperti dokumen Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013, untuk memahami bagaimana kurikulum berbasis cinta diintegrasikan ke dalam sistem pendidikan formal kita. Berdasarkan Hasil kajian literatur menunjukkan bahwa Kurikulum Berbasis Cinta berdampak positif terhadap perkembangan emosional dan sosial siswa dengan menciptakan lingkungan pembelajaran yang hangat dan kondusif, di mana nilai-nilai seperti empati, rasa hormat, dan kebaikan diterapkan dalam kegiatan sehari-hari. Namun, tantangan seperti kurangnya persiapan guru, pelatihan, dan keterbatasan sumber daya juga teridentifikasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa meskipun Kurikulum Berbasis Cinta memiliki potensi dalam mendukung pengembangan karakter, keberhasilannya sangat bergantung pada dukungan berkelanjutan dan kolaborasi antara pendidik, siswa, dan pengelola sekolah. Penelitian ini merekomendasikan agar madrasah ibtidaiyah mengintegrasikan nilai-nilai cinta dalam setiap aspek kurikulum sebagai strategi penguatan pendidikan karakter yang berkelanjutan.
Pengaruh Variasi Metode Diskusi Kolaboratif dan Presentasi Siswa Terhadap Kepercayaan Diri Siswa Dalam Proses Pembelajaran Di SMA Negeri 1 Sidikalang Octavianty Sihombing; Sovia Elphani Simarmata; Cindi Anjuani Gultom; Deni Adriani
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2261

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi metode diskusi kolaboratif dan presentasi siswa terhadap kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran di SMA Negeri 1 Sidikalang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif dan analisis regresi linier sederhana pada 43 siswa sebagai sampel. Hasil uji asumsi klasik menunjukkan bahwa data telah memenuhi syarat analisis, ditandai dengan nilai signifikansi uji normalitas sebesar 0,163 (>0,05), tidak terdapat gejala heteroskedastisitas, serta tidak ditemukan autokorelasi dengan nilai signifikansi 0,927 (>0,05). Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa variasi metode diskusi kolaboratif dan presentasi siswa berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepercayaan diri siswa, dengan koefisien regresi sebesar 0,757 dan nilai signifikansi 0,000 (<0,05). Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,617 menunjukkan bahwa 61,7% variasi kepercayaan diri siswa dapat dijelaskan oleh variabel tersebut, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Dengan demikian, penerapan metode pembelajaran yang kolaboratif dan partisipatif terbukti efektif dalam meningkatkan kepercayaan diri siswa dalam proses pembelajaran.
An Analysis Of Students’ Difficulties In Using Past Tense In Writing Narrative Text At SMK Negeri 3 Medan Putri Purnama Sihaloho; Sahlan Tampubolon; Ernawati Tampubolon
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2265

Abstract

This study aimed to analyze students’ difficulties in using the simple past tense in writing narrative texts at SMK Negeri 3 Medan. The research focused on identifying the types of grammatical errors and exploring the factors contributing to these difficulties. A descriptive qualitative research design was employed. The participants were tenth-grade students of the Rekayasa Perangkat Lunak program. Data were collected through a writing test and semi-structured interviews and were analyzed using data condensation, data display, and conclusion drawing techniques. The findings revealed that students experienced significant difficulties in forming regular and irregular verb forms, using the past forms of “to be” (was/were), and maintaining tense consistency throughout their narratives. The errors were primarily influenced by limited vocabulary mastery, insufficient understanding of grammatical rules, lack of structured practice, and low learning motivation. These findings indicate that students’ grammatical competence significantly affects their narrative writing performance. Therefore, contextualized grammar instruction, systematic explanation of verb forms, and continuous guided writing practice are essential to enhance students’ mastery of the simple past tense and improve their overall writing proficiency.
The Realization Of Interpersonal Function On The Tenth Grade English Textbook Of Senior High School Students Jesica Sitinjak; Usman Sidabutar; Febrika Dwi Lestari
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2266

Abstract

This study analyzes the realization of interpersonal function in the tenth grade English textbook Bahasa Inggris: Work in Progress used in Senior High School under the Merdeka Curriculum. The objectives are to identify how interpersonal function is realized through mood types and to determine the dominant mood type in the textbook. The study applies Halliday’s Systemic Functional Linguistics (SFL), focusing on the interpersonal metafunction and the Mood system, which includes declarative, interrogative, and imperative clauses. A descriptive qualitative design with document analysis was employed. The data were clauses taken from reading texts. A total of 180 clauses were analyzed by identifying mood elements such as Subject, Finite, Predicator, Complement, and Adjunct, and then classified into mood types. The findings show that all three mood types are realized in the textbook, with declarative mood as the most dominant, functioning to present information and explanation. Interrogative mood is used to guide students’ comprehension and encourage interaction, while imperative mood functions to give instructions and direct learning activities. The dominance of declarative mood indicates that the textbook positions the writer as an information provider and students as receivers of knowledge, although the presence of interrogative and imperative clauses still promotes participation. Overall, the textbook supports communicative learning and contributes to the development of students’ communicicative competence through its linguistic choices.
Implementasi Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mengebangkan Kemampuan Berpikir Kreatif Peserta Didik pada Pembelajaran Sejarah Kelas XI Arum Nur Khasanah; Hany Nurpratiwi
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2269

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pembelajaran berdiferensiasi berbasis Project Based Learning (PjBL) dengan pendekatan deep learning dalam meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik pada pembelajaran sejarah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif yang dilaksanakan di SMA Negeri 6 Semarang dengan subjek guru sejarah dan peserta didik kelas XI-I. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi diterapkan melalui penyesuaian konten, proses, dan produk berdasarkan hasil asesmen diagnostik terkait gaya belajar dan karakteristik peserta didik. Integrasi model PjBL dan pendekatan deep learning mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam mengeksplorasi materi, memecahkan masalah, serta menghasilkan produk pembelajaran yang kreatif dan beragam. Peningkatan kemampuan berpikir kreatif terlihat pada aspek kelancaran (fluency), keaslian (originality), dan elaborasi (elaboration). Dengan demikian, pembelajaran berdiferensiasi berbasis PjBL dengan pendekatan deep learning efektif dalam menciptakan pembelajaran sejarah yang bermakna sekaligus meningkatkan kemampuan berpikir kreatif peserta didik.
Hubungan Antara Peer support dan Grit Terhadap Career Decision Making Self- Efficacy Pada Siswa SMK Boarding School di Kota Semarang Anindya Kinasih Putri Wijaya; Muslikah Muslikah
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 5 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i5.2271

Abstract

Menjelang transisi ke dunia kerja, siswa SMK perlu memiliki keyakinan dalam menentukan pilihan karier, tetapi pada praktiknya masih banyak yang belum mantap merencanakan masa depannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan peer support dan grit dengan career decision-making self-efficacy (CDMSE) pada siswa SMK berasrama di Kota Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 135 siswa kelas XI dari dua SMK boarding school yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu Peer Support Questionnaire (PSQ) dari Mostafaei Alaei dan Hosseinnezhad yang berisi 22 item, Short Grit Scale (Grit-S) dari Duckworth dan Quinn yang telah diadaptasi oleh Priyohadi dkk. dengan 8 item, serta Career Decision-Making Self-Efficacy Indonesian Version (CDMSE-Ind) dari Arlinkasari, Rahmatika, dan Akmal dengan 23 item. Seluruh instrumen telah dinyatakan valid. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peer support dan CDMSE berada pada kategori tinggi, sedangkan grit berada pada kategori sedang. Hubungan peer support dengan CDMSE bersifat positif dan signifikan, sedangkan grit menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan CDMSE. Menjelang transisi ke dunia kerja, siswa SMK perlu memiliki keyakinan dalam menentukan pilihan karier, tetapi pada praktiknya masih banyak yang belum mantap merencanakan masa depannya. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui hubungan peer support dan grit dengan career decision-making self-efficacy (CDMSE) pada siswa SMK berasrama di Kota Semarang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan melibatkan 135 siswa kelas XI dari dua SMK boarding school yang dipilih secara purposive. Pengumpulan data menggunakan tiga skala, yaitu Peer Support Questionnaire (PSQ) dari Mostafaei Alaei dan Hosseinnezhad yang berisi 22 item, Short Grit Scale (Grit-S) dari Duckworth dan Quinn yang telah diadaptasi oleh Priyohadi dkk. dengan 8 item, serta Career Decision-Making Self-Efficacy Indonesian Version (CDMSE-Ind) dari Arlinkasari, Rahmatika, dan Akmal dengan 23 item. Seluruh instrumen telah dinyatakan valid. Analisis data dilakukan melalui statistik deskriptif, korelasi Pearson, dan regresi linear berganda. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa peer support dan CDMSE berada pada kategori tinggi, sedangkan grit berada pada kategori sedang. Hubungan peer support dengan CDMSE bersifat positif dan signifikan, sedangkan grit menunjukkan hubungan negatif yang signifikan dengan CDMSE. Secara bersama-sama, peer support dan grit memberikan sumbangan sebesar 46,2% terhadap variasi CDMSE. Temuan ini menegaskan pentingnya peran dukungan teman sebaya dalam menguatkan keyakinan siswa saat mengambil keputusan karier.
Pengaruh Penggunaan Media Flipbook Digital Interaktif Terhadap Kemampuan Menulis Teks Cerpen Siswa Kelas XI SMK Negeri 11 Medan Samuel Pangihutan Banjarnahor; Sarma Panggabean; Harlen Simanjuntak
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 3 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i3.2272

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan menulis teks cerpen siswa sebelum pengunaan media Flipbook Digital Interaktif serta untuk mengetahui pengaruh pengunaan media Flipbook Digital Intearktif terhadap kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 11 Medan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan desain 0ne Group PretestPosttest Design. Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMK Negeri 11 Medan, sedangkan sampel penelitian yang dilakukan menggunakan satu kelas, yakni kelas XIc, yaitu kelas Pretest dan Posttest. Kelas Posttest diberi perlakuan menggunakan media Flipbook Digital Interaktif, sedangkan kelas Pretest menggunakan pembelajaran konvensional atau media yang tersedia disekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan menulis teks cerpen siswa pada kelas Posstest memperoleh nilai rata-rata 79,67 dengan skor tertinggi 95 dan skor terendah 60. Sementara itu, kelas Pretest memperoleh nilai rata-rata 48,83 dengan skor tertinggi 70 dan skor terendah 30. Berdasarkan hasil uji-t pada taraf signifikansi α = 0,05 dengan db = 58, maka T tabel = 2,001 Karena T hitung > T tabel atau 11,59 > 2,001, maka H₀ ditolak dan Hₐ diterima. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan dalam penggunaan media Flipbook Digital Interaktif terhadap kemampuan menulis teks cerpen siswa kelas XI SMK Negeri 11 Medan.