cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
Analisa Lapis Pondasi Dengan Metode Sand Cone
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.562

Abstract

Jalan adalah suatu prasarana transportasi darat yang melayani perpindahan orang dan barang secara aman, nyaman, dan ekonomis dari satu tempat ke tempat lain. Perkembangan pertumbuhan penduduk menyebabkan berkurangnya jaringan jalan akibat pertambahan jumlah kendaraan yang terus bertambah setiap tahunnya dari 10% menjadi 55% per tahun, tidak sebanding dengan pertambahan panjangnya. Dari jalan. hanya sekitar 1,9% per tahun, agar pembutan jalan sesuai dengan ketentuan dan agar jalan yang baru dibangun tidak mudah rusak dengan test kepadatan pada lapisan pondasi jalan,metode yang digunakan adalah sandcone adalah metode uji kepadatan dilapangan dengan cara menggunakan Pasir Ottawa untuk menjadi parameter dari kepadatan tanah tersebut. Pasir ini memiliki sifat bersih, kering, keras dan dapat mengalir bebas ke sela-sela karena tidak mengandung zat pengikat. Pasir Ottawa yang di gunakan untuk pengujian ini adalah pasir yang lolos pada saringan nomor 10 dan bertahan pada saringan nomor 200. Pengujian yang di uraikan butiran tanah serta batuan diameternya kurang dari 5 cm. Yang sesuai pada kepadatan lapangan adalah berat kering persatuan isi,Kepadatan yang di peroleh dari setiap titik harus memenuhi syarat yaitu > 100 % ,juga kadar air harus terpenuhi yaitu 6,0% – 6,4% yang dimana kadar air minimal adalah 6,0% dan maximal 6,5%, Agar didapatkan kepadatan yang sesuai dengan ketentuan AASHTO T 191-96
Inovasi Mesin Pencuci Telur Bertenaga Motor LIstrik Sebagai Upaya Untuk Meningkatkan Produktifitas UKM Telur Asin Noviyan Aji Sampurna; Rachmad Santoso; Hisbulloh Ahlis Munawi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.566

Abstract

Telur asin adalah hasil olahan dari telur itik mentah dengan menggunakan campuran adonan batu bata merah, garam dan abu gosok yang diperam selama beberapa hari, kemudian menghasilkan telur asin matang. Proses pengasinan dengan adonan meliputi beberapa hal seperti sortasi telur itik mentah, pencucian, membuat adonan pemeraman telur asin, pemberian garam, melumuri telur dengan adonan pemeraman, telur diperam selama beberapa hari, pengupasan adonan, mencuci telur kembali, merebus telur, penirisan, memberikan cap pada telur kemudian dilakukan pengemasan. Tahap pencucian telur ini sangat penting karena menentukan kualitas telur asin, pencucian telur asin secara manual dilakukan dua kali sebelum diasinkan dan setelah diasinkan. proses pencucian telur asin secara manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan membutuhkan banyak tenaga karena harus menggosok kulit telur dengan spon kasar atau sikat, sampai pori-pori kulit telur membuka dan bersih agar memperoleh hasil yang baik. Oleh karena itu diperlukan inovasi agar proses pencucian telor asin menjadi lebih efisien sehingga produktifitas bisa ditingkatkan. Mesin pencuci telur yang dibuat menggunakan motor listrik 2 phase, hal ini dilakukan untuk menyesuaikan dengan daya listrik rumahan agar pengoprasianya lebih mudah dan perawatan relatif murah dan terjangkau. Dari hasil pengujian diperoleh selisih waktu sebesar 22.42 detik antara proses pencucian dengan menggunakan mesin dan dengan proses secara manual. Ada kenaikan prosuktifitas sebesar 44.70% dan hanya memerlukan satu orang tenaga kerja untuk mengoperasikan mesin ini.
Analisis Aktualisasi Penggunaan Material Plesteran Terhadap Koefisien AHSP Pada Proyek Pembangunan Rumah Maguwoharjo
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.574

Abstract

Penggunaan material dan pengaplikasian yang tidak sesuai dengan koefisien AHSP yang sudah ditetapkan, merupakan salah satu faktor yang menjadi kendala dalam pengerjaan plesteran dinding. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan ketebalan plesteran yang direalisasikan di lapangan dengan jumlah yang seharusnya terpakai sesuai koefisien AHSP 2016 pada proyek pembangunan rumah Maguwoharjo. Pengumpulan data adalah metode sistematis untuk mengumpulkan dan mengukur data yang dikumpulkan dari berbagai sumber informasi untuk mencapai tujuan penelitian. Adapun hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pekerjaan pembangunan Rumah Maguwoharjo ketebalan plesteran yang direalisasikan tidak sesuai dengan jumlah yang seharusnya terpakai sesuai koefisien AHSP 2016. Plesteran yang terealisasi memiliki ketebalan yang lebih tebal dan ada juga yang lebih rendah. Material semen dan pasir yang digunakan untuk pengerjaan plesteran Rumah Maguwoharjo adalah sebanyak 3.465,19 kg dan 28.53m3 , sedangkan menurut AHSP 2016 material semen dan pasir yang harusnya terpakai adalah sebanyak 3.036,76 kg dan 11.68m3 . Selisih material yang pada pengerjaan plesteran Rumah Maguwoharjo adalah sebanyak 12% semen dan 59% pasir.
Analisis Rencana Anggaran Biaya dan Penjadwalan Pembangunan Gedung Paud di Kelurahan Kalirejo Payungan, Dandi Pramono; Sari, Sely Novita; hermawan, anggi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.575

Abstract

Meningkatnya kebutuhan masyarakat akan pembanguna menjadi pemicu semakin pesatnya perkembangan pembangunan di berbagai sektor. Salah satu sektor pembangunan yang terus dilakukan berada di bidang pendidikan khususnya pembangunan gedung paud. Faktor biaya dan estimasi waktu pembangunan juga menjadi bahan pertimbangan utama dimana menyangkut keberhasilan suatu proyek dan meminimalisir adanya resiko kegagalan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif yaitu dengan mewawancarai langsung pihak bersangkutan dan juga data yang diperoleh dari observasi langsung di lapangan. Dilakukan juga beberapa studi literatur dengan memanfaatkan analisa yang lebih mendalan yang diwujudkan dengan pengolahan data yang lebih fokus serta menyeluruh. Berdasarkan analisa rencana anggara biaya dan penjadwalan yang dilakukan dapat disimpulkan bahwa biaya yang dibutuhkan untuk pembangunan gedung paud di Kelurahan Kalirejo adalah Rp. 255,563,000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Lima Juta Lima Ratus Enam Puluh Tiga Ribu Rupiah) dan memerlukan waktu 91 hari kerja dengan waktu awal pengerjaan 1 April 2024 dan waktu penyelesaian 29 Juni 2024.
Analisis Perbandingan Biaya Pembangunan Rumah Konvensional 1 Lantai Tipe 40 Menggunakan AHSP 2016 dan AHSP 2022 (Studi Kasus : Rumah di Triharjo, Kabupaten Sleman) Nurcahyani, Dian; Sari, Sely Novita; hermawan, anggi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.577

Abstract

Proyek konstruksi bangunan rumah adalah suatu struktur fisik yang dibangun untuk tempat tinggal. Rencana Anggaran Biaya (RAB) merupakan salah satu kompenen utama dalam melaksanakan suatu proyek konstruksi karena merupakan dasar acuan untuk mengetahui estimasi biaya yang akan dikeluarkan dan dasar untuk membuat sistem pembiayaan. Penyusunan RAB memiliki beberapa komponen yaitu uraian pekerjaan, harga satuan, volume pekerjaan, upah kerja, material bahan bangunan, dan total biaya keseluruhan. Harga satuan pekerjaan berpedoman pada Analisis Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang diatur dalam PERMEN PUPR. Penggunaan acuan masa berlaku AHSP harus menyesuaikan dengan waktu penyusunan RAB. Tujuan penelitian ini adalah membahas perbandingan biaya rumah konvensional 1 lantai tipe 40 menggunakan AHSP 2016 dan AHSP 2022. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif yaitu mewawancarai langsung pihak pelaksana dan data yang diperoleh dari observasi langsung di lapangan. Metode analisis pada penelitian ini yaitu dengan menghitung volume pekerjaan, menghitung harga satuan, mengalikan volume pekerjaan dengan koefisien harga satuan, merekapitulasi RAB, dan menganalisis perbandingan total biaya akhir. Berdasarkan analisa RAB yang dilakukan maka dapat disimpulan bahwa selisih biaya pembangunan rumah konvensional 1 lantai tipe 40 dengan acuan AHSP 2016 dan AHSP 2022 menggunakan SHBJ 2020 adalah sebesar Rp113.000, sedangkan selisih menggunakan SHBJ 2022 adalah sebesar Rp74.000.
Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja ( K3) Pada Proyek Pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) Dengan Target Zero Accident
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 1 (2023): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i1.579

Abstract

Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) merupakan suatu hal yang sangat penting untuk diperhatikan dalam sebuah proyek pembangunan terutama pada proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) guna mencapai target Zero Accident. Tujuan dari penilitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dan dapat memberikan solusi dan masukan terhadap kendala dan faktor-faktor yang yang dihadapi dalam penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP). Penelitian ini menggunakan pendekatan Safety Passport 7 Rules yang merupakan sebuah modul terapan yang telah digunakan dalam pelaksanaan penanganan pada proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang berfungsi sebagai alat dalam mengukur seseorang dapat terjun atau menjalankan sebuah sistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) pada proyek pembangunan Mall Pelayanan Publik (MPP) sudah terlaksanakan dengan sangat baik, tetapi masih ada beberapa hal yang belum terlaksanakan secara maksimal, seperti pada Rules 5 masih kurangnya kesadaran terhadap kebersihan lingkungan kerja.
Pengaruh Komposisi Starter Pada Fermentasi Limbah Cair Tahu Terhadap Kadar Phosphor (P) Muhammad Amin Faisal; Agung Rasmito; Bambang Sutejo
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.609

Abstract

The liquid waste of the tofu making process still contains a lot of high phosphorus (P). Instead of being thrown away can pollute, it is used for fertilizer. In order to be easily absorbed by plants, it must be fermented. Tofu liquid waste fermentation process by adding banana peel, cabbage and EM4 bioactivator. The variable used the weight ratio of banana peel to cabbage on the starter, and also the duration of fermentation. In conclusion, the level of phosphorus is greater when the weight ratio of banana peel and cabbage is getting smaller, the highest level is obtained at a fermentation duration of 15 days.
Analisis Pengaruh Geometrik Jalan Dengan Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Pada Ruas Jalan Jamin Ginting Km 16 – Km 29 Kecamatan Pancur Batu Kabupaten Deli Serdang AZMI, YUHDA; Hamidun Batubara; Anisah Lukman
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.629

Abstract

Jalan Jamin Ginting yang merupakan jalan yang berada di Pancur Batu yang merupakan kecamatan di Kabupaten Deli Serdang menuju Kabupaten Karo, jalan ini bisa dikatakan ramai arus lalu lintasnya. Arus lalu lintas yang ramai ini menyebabkan terjadinya kecelakaan lalu lintas. Berdasarkan data laka jumlah kecelakaan yang terjadi pada daerah penelitian adalah sebanyak 219 kecelakaan sepanjang 2020 2022. Dari hasil perhitungan diketahui untuk tingkat kecelakaan pada ruas jalan Jamin Ginting KM 16 – KM 29 Kecamatan Pancur Batu, mulai dari simpang Tuntungan sampai dengan simpang jalan Tiang Layar depan GJAI adalah 5 kecelakaan/km.tahun. Sedangkan berdasarkan hasil perhitungan batas kontrol dengan metode UCL, teridentifikasi ruas jalan dengan nilai EAN terbesar adalah Km 16 dan KM 18 dengan nilai masing-masing EAN adalah 414 (UCL = 152) dan 144 (UCL = 137) lebih besar dari nilai batas kontrolnya dan titik blackspot tersebut berada pada KM 16 dan KM 18. Dan faktor pengaruh penyebab terjadinya kecelakaan berdasarkan kondisi geometrik jalan yang dibawah standar adalah segmen 9 pada KM 18 sebanyak 6 kecelakaan dari tahun 2020-2022. Maka untuk mewujudkan jalan yang berkeselamatan (Road Safety) serta orang yang berkeselamatan (safer people) sebagaimana Rencana Umum Nasional Keselamatan (RUNK) merekomendasikan sebagai berikut Penyuluhan dan sosialisasi kepada masyarakat sekitar.
Analisa Perbandingan Tebal Perkerasan Jalan Dengan Menggunakan Metode Aastho 2004 Dan Bina Marga 2017 Jalan Maduma Kecamatan Sorkam Barat Tapanuli Tengah Sta 0+000 S/D 4+800
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.630

Abstract

Keberadaan jalan raya sangat diperlukan untuk menunjang laju pertumbuhan ekonomi seiring dengan meningkatnya kebutuhan sarana transportasi yang dapat menjangkau daerah-daerah terpencil yang merupakan sentral produksi. Pesatnya perumbuhan suatu daerah menyebabkan jumlah kendaraan semakin meningkat. Menurut data dari Badan Pusat Statistik (BPS) terjadi peningkatan jumlah kendaraan 5% pertahunnya. Umumnya kontruksi perkerasan jalan terbagi atas dua jenis yaitu perkerasan lentur (flexible pavement) dan perkerasan kaku (rigid pavement). Tahap Identifikasi Masalah merupakan upaya untuk mengenali permasalahan yang timbul bagaimana melakukan perancangan struktur jalan. Dalam melakukan perancangan struktur jalan penulis melakukan perhitungan tebal perkerasan lentur dengan menggunakan Metode Manual Desain Perkerasan No. 04/SE/Db/2017 dan Metode AASHTO 1993. Adapun tahap bagan alir penelitian merupakan suatu kerangka dasar yang membentuk alur kerja dan berfungsi sebagai pedoman umum untuk membantu proses penyusunan Tugas Akhir. Desain tebal perkerasan pada manual desain perkerasan jalan Bina Marga 2017 terbagi atas tiga alternatif desain. Pada pemilihan jenis perkerasan maka didapat jenis perkerasan AC. Berdasarkan jenis perkerasan yang dipilih tersebut maka bagan desain tebal perkerasan jalan yang digunakan adalah bagan desain 3B. Hasil tebal perkerasan dengan nilai : Lapisan Permukaan 4,78 cm , Lapis Pondasi Kelas A 14,7 cm, Lapis Pondasi Kelas B (-), Timbunan Pilihan 10 cm. Dari hasil analisa atau perhitungan dengan data yang diperoleh maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut 1. Faktor yang mempengaruhi perencanaan tebal perkerasan jalan adalah umur rencana, daya dukung tanah dasar jenis perkerasan dan jenis material perkerasan, volume lalu lintas, pertumbuhan lalu litas, beban sumbu dan tanah dasar.
Evaluasi Tingkat Kenyamanan Jalur Pedestrian Sebagai Fasilitas Pejalan Kaki Di Kota Medan Lubis, Rizza Ananda; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.633

Abstract

Jalur pedestrian dalam konteks perkotaan biasanya dimaksudkan sebagai ruang untuk pejalan kaki yang berfungsi sebagai sarana pencapaian yang dapat melindungi pejalan kaki dari bahaya yang datang dari kendaraan bermotor. Menurut (Abdillah, 2014). Koridor jalan Balai Kota di Kota Medan merupakan salah satu pusat perniagaan skala kota yang memiliki aktivitas cukup tinggi setiap harinya. Tingginya aktivitas pada jalur pejalan kaki di jalan Balai Kota ini tidak didukung dengan ketersediaan ruang bagi pejalan kaki yang nyaman dan aman. Penggunaan lahan di jalan Balai Kota didominasi oleh penggunaan lahan berupa perdagangan dan jasa. Penelitian ini bertujuan mengetahui kinerja jalur pejalan kaki di jalan Balai Kota berdasarkan PERMEN PU No: 03/PRT/M/2014 dan PUPR No.02/SE/M (2018) Pd 03 - 2017 – B. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Analisis kinerja jalur pejalan kaki. Dari hasil penelitian ini di peroleh hasil pada beberapa segmen pada jalur pedestrian memiliki tingkat pelayanan B dan C di hari Minggu (Weekend) dan Senin (Weekday).