cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
Kajian Kearifan Lokal Pada Rumah Tradisional Melayu Tamiang di Desa Binjai Risti Aura; Adi Safyan; Hendra Aiyub
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.682

Abstract

Kearifan lokal dalam arsitektur tradisional mencakup aspek guna dan citra. Aspek guna berkaitan dengan fungsi-fungsi bangunan sedangkan citra berkaitan dengan gambaran atau kesan yang ditunjukkan oleh suatu bangunan. Rumah tradisional Melayu Tamiang merupakan bagian penting dari warisan budaya Indonesia. Rumah tradisional Melayu Tamiang memiliki nilai dan unsur budaya yang kuat meliputi fungsi, tata letak pembuatan bangunan dan respon terhadap iklim. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melihat nilai kearifan lokal pada rumah Melayu Tamiang dari aspek guna dan citra. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan survei dan dokumentasi langsung ke lokasi objek penelitian. Bentuk bangunan pada rumah Melayu Tamiang merupakan hasil dari respon terhadap lingkungan setempat. Pada rumah Melayu Tamiang terlihat citra jiwa yang mengerti keindahan, kenyamanan, kebersihan dan kerapian.
Evaluasi Performa Pencahayaan Alami Ruang Kelas : (Studi Kasus : Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah 6 Lhokseumawe)
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.683

Abstract

Krisis energi yang dimulai sejak pertengahan tahun 1970 memaksa manusia untuk memprioritaskan kembali manfaat dari pencahayaan alami. Menurut data dari International Energy Agency (2023) sektor bangunan memiliki persentase sebesar 30% dari total konsumsi energi global untuk kebutuhan pencahayaan dan penghawaan buatan. Lechner (2015) berpendapat bangunan sekolah seharusnya bisa mengurangi penggunaan pencahayaan buatan hingga 70%, dikarenakan rata-rata waktu belajar mengajar dilakukan saat matahari bersinar. Selain itu, pemanfaatan pencahayaan alami juga terbukti dapat meningkatkan performa belajar siswa. Mengingat Indonesia adalah negara beriklim tropis dengan potensi sinar matahari yang besar untuk dimaksimalkan pada sebuah bangunan sekolah. Namun pada realitanya masih banyak ruang kelas sekolah yang masih memiliki sistem pencahayaan alami yang kurang baik seperti Sekolah Dasar Islam Terpadu 6 Muhammadiyah Lhokseumawe. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi performa pencahayaan alami ruang kelas Sekolah Dasar Islam Terpadu Muhammadiyah 6 Lhokseumawe dengan menggunakan metode deskriptif evaluatif dengan pendekatan kuantitatif. Evaluasi dilakukan dengan pengukuran on site dengan alat lux meter untuk mengukur intensitas pencahayaan rata-rata setiap ruang kelas dan simulasi menggunakan software DIAlux Evo untuk mengukur distribusi pencahayaan alami setiap ruang kelas. Berdasarkan hasil evaluasi didapatkan hampir keseluruhan ruang kelas tidak memiliki performa pencahayaan yang sesuai ketentuan yang ada.
Identity Of Place Samudera Pasai Melalui Bentuk Fasad: (Studi kasus: Kampus Arsitektur Universitas Malikussaleh) Nurhayati; Effan Fahriza; Yenny Novianti
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.686

Abstract

Kerajaan Samudera Pasai merupakan kerajaan Islam tertua dan pertama di Asia Tenggara yang berdiri sejak abad ke-13 - 16 M dan warisan sejarah dan kebudayaan Indonesia yang berada di pesisir Utara Kecamatan Samudera Kabupaten Aceh Utara. Eksistensi sejarah dan budaya mulai redup disebabkan kurangnya kesadaran sejarah yang dimiliki. Hadirnya persepsi fasad pada bangunan kampus Prodi Arsitektur menyerupai bentuk lainnya, sebagai latar belakang untuk mengkaji filosofi bentuk fasad. Tujuan penelitian yaitu identifikasi identity of place Samudra Pasai sebagai bentuk identitas tempat dengan hadirnya situs cagar budaya Samudera Pasai dengan nilai budaya Islam dari luar seperti Persia, Mesir, Arab dan India. Hal ini, penting untuk dipertahankan eksistensinya sejarah dan budaya dimasa depan. Penelitian ini adalah kuantitatif dan kualitatif, dengan observasi (kualitatif), wawancara dan kuesioner (kuantitatif). agar data valid dan reliable. Populasi adalah situs cagar budaya pada makam peninggalan Samudera Pasai di Kecamatan Samudera dan Sampel yang diambil adalah fasad Kampus. Hasil akhir menemukan bentuk yang sama dengan Artefak Makam Sultan di Kerajaan Samudera Pasai, menunjukan pengaruh tipologi bentuk dapat diwujudkan sebagai identity of place dan persepsi masyarakat sangat tinggi terhadap nilai peninggalan dan ciri khas adalah identitias suatu tempat. Karakteristik identy of place Samudera Pasai sebagai wujud fasad Prodi Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Malikussaleh.
karakteristik pola permukiman di pesisir pantai
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.689

Abstract

Kawasan pantai merupakan daerah yang sangat menarik untuk ditata dan diolah menjadi suatu kawasan area terbuka (open space) atau dengan cara eksplorasi waterfront city, namun kenyataan yang terjadi justru kawasan pantai ini menjadi daya tarik tersendiri oleh para nelayan untuk mendirikan bangunan hunian / pemukiman dengan tujuan agar dekat dengan tempat mencari nafkah mereka. Bangunan yang terdapat pada area tepian pantai (pesisir) secara teori harus memiliki karakter tersendiri yang berbeda dengan karakter bangunan yang ada di daerah daratan. Perbedaan itu bisa diakibatkan oleh beberapa faktor, baik faktor internal (menyangkut pola hidup/perilaku masyarakat, budaya dan sebagainya) maupun faktor eksternal (menyangkut iklim, lokasi dan sebagainya). Penelitian ini dimaksudkan untuk mengidentifikasi jenis dan karakter bangunan yang ada di sepanjang pesisir Kampung Nelayan Kampung Jawa Lama Dusun Mutadhahuddin. Lokasi penelitian dilakukan yakni di pesisir pantai, sepanjang pesisir Kampung Nelayan Kampung Jawa Lama Dusun Mutadhahuddin Kota Lhokseumawe, Kecamatan Banda Sakti. Pusat penelitian ini berada di kawasan permukiman (hunian) masyarakat. Karaktersitik hunian pesisir diteliti berdasarkan fisik bangunan dan perilaku masyarakat pesisir terhadap penarapan pada pola bermukim. Kata kunci : Waterfront city, Karakteristik hunian, Pola permukiman masyarakat pesisir
Analisis Kinerja Simpang Bersinyal (Apill) Berdasarkan Pkji 2014 (Studi Kasus Simpang Aksara) Jl.Letda Sujono-Jl.Prof.H.M.Yamin Dwiki Prasetyo; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 4 No. 2 (2023): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v4i2.719

Abstract

Sering terjadinya kemacetan di simpang empat Aksara dan dikarenakan simpang empat Aksara merupakan salah satu simpang dikota Medan yang disekitaranya terdapat sekolah, pasar, serta terminal angkutan umum. Serta hal ini pula merupakan salah satu faktor pendukung terjadinya kemacetan. Untuk menganalisanya menggunakan metode PKJI (Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia) tahun 2014. Pengambilan data langsung dilapangan selama 3 hari yaitu senin, rabu, dan sabtu pada jam-jam puncak yaitu pagi, siang, dan sore dengan interval waktu selama 2 jam dalam periode 15 menit dengan arah LRS, BKi, dan BKa yang dipakai untuk perhitungan analisa adalah jam puncak tertinggi di 3 hari. Memakai data formulir dan bantuan video. Hasil analisa data yang diperoleh yaitu terjadi di jam puncak tertinggi pada hari senin pagi pukul 07.00-08.00 didapat DJ (Derajat kejenuhan) untuk kaki simpang Letda Sujono (0,34), Prof.H.M.Yamin (0,34), Williem Iskandar (0,25), dan Aksara (0,17). Tundaan simpang rata-rata seluruh simpang (TI) pada simpang empat jalan Letda Sujono-Prof.H.M.Yamin dan jalan Williem Iskandar-Aksara 46,80 detik/skr. Tingkat pelayanan simpang empat bersinyal pada jalan Letda Sujono, Prof.H.M.Yamin, William Iskandar, dan Aksara memiliki tundaan rata-ratanya sebesar 46,80 detik/smp, untuk tingkat pelayanannya D deskripsi umumnya mendekati aliran arus yang tidak stabil (tundaan dapat ditoleransi, terkadang kendaraan menunggu lebih dari satu siklus untuk melanjutkan perjalanan).
Analisis Perbandingan Respon Dinamis Pondasi Mesin Akibat Getaran Vertikal Dan Horizontal Mesin Pada Tanah Lunak–Sedang-Keras Harahap, Ria Elfriani; Darlina Tanjung; Ronal H.T Simbolon
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.722

Abstract

Pondasi mesin merupakan elemen struktur yang digunakan untuk meneruskan beban dari mesin di atas pondasi ke dalam tanah. Selain memperhitungkan beban statis yang berasal dari berat mesin dan berat pondasi, perencanaan pondasi mesin juga harus memperhitungkan gaya dinamis yang dihasilkan oleh mesin. Pondasi jenis ini banyak digunakan untuk mesin industri, mesin bolak-balik, mesin rotasi, dan mesin lainnya. Dalam mendesain pondasi mesin, selain dapat menerima beban statis, pondasi mesin juga harus memenuhi persyaratan amplitudo dan frekuensi izin. Untuk menganalisis perbandingan respon dinamis yang terjadi pada saat mesin beroperasi pada kondisi tanah (lunak, sedang, dan keras), dimana memiliki pengaruh terhadap stabilitas pondasi tiang itu sendiri. Berdasarkan hal itu, diperlukan tiga parameter yaitu parameter tanah, mesin (berupa mesin pompa jenis submersible pumps), dan pondasi. Analisis yang digunakan pada pembahasan ini yaitu menggunakan metode analisis Novak. Dari hasil analisis yang didapatkan, Respon Dinamis berupa amplitudo yang paling besar terjadi pada tanah keras dengan getaran vertikal yaitu 3,545 x mm < amplitudo ijin yaitu 0,04 mm (mendekati batas ijin amplitudo) dan getaran horizontal sebesar 6,932 x mm < amplitudo ijin yaitu 0,07 mm. Selain itu, hasil beban dinamis yang diakibatkan saat mesin pompa beroperasi jauh lebih kecil dibandingkan dengan beban statis.
Analisa Kapasitas Berdasarkan Pemodelan Greenshield, Greenberg, Dan Underwood Pada Ruas Jalan Jalan Tgk Muhammad Luddin Kota Blangkejeren Sultan; Marwan Lubis; Hamidun Batubara
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.742

Abstract

Jalan Tgk Muhammad Luddin merupakan salah satu jalan dikota Blangkejren yang termasuk dalam kelas jalan arteri primer dengan tipe lajur 2/2 UD yang merupakan kawasan ekonomi yang menyebabkan volume lalu lintas semakin besar sehingga mengakibatkan kinerja ruas jalan menjadi berkurang. Dalam Penelitian ini, dianalisa hubungan antara ketiga komponen utama arus lalu lintas yakni volume (Q), kecepatan (V) dan kepadatan (D) dalam tiga metode,yaitu Model Greenshield, Model Greenberg, dan Model Underwood. Untuk kapasitas dicari dengan rumusan yang ada pada MKJI 1997. Dari hasil penelitian dan analisis data arus lalu lintas, model yang paling baik untuk menggambarkan kepadatan pada saat macet (Dj) adalah Model Greenberg karena nilai determinasi R2 yang paling mendekati angka 1 adalah model Greenberg. Volume lalu lintas tertinggi pada jam puncak terjadi pada hari selasa 15 November 2022 yaitu sebesar 1513.7 smp/jam yang terjadi pada jam 16.00 – 17.00 WIB. Kecepatan rata-rata lalu lintas tertinggi terdapat pada hari senin sore yaitu pukul 17.00 – 18.00 sebesar 28.93 km/jam. Kepadatan lalu-lintas tertinggi pada jam Puncak terjadi pada hari Selasa, 15 November 2022 yaitu sebesar 63.20 smp/km pada kisaran jam 13.00 – 14.00 WIB. Nilai kapasitas untuk total 2 arah yaitu 2770,69 smp/jam sedangkan tingkat pelayanan digolongkan pada tingkat pelayanan golongan A yaitu arus lancer, volume rendah, kecepatan tinggi.
Analisa Tingkat Kecelakaan Lalu Lintas Dengan Metode Accident Rate Pada Jalan Simpang Tugu Obang Abing – Simpang Sei Buluh – Simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai Fahrurrazi, Fahrurrazi; Gunawan Tarigan
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.743

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecelakaan dan mengetahui nilai accident rate berdasarkan klasifikasi kecelakaan lalu lintas yang terjadi di ruas jalan simpang Tugu Obang Abing - Simpang Sei Bulu – Simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai selama tahun 2020 - 2022. Pengambilan data pada penelitian ini diperoleh dengan survey selama 4 hari. Penelitian ini meliputi survey volume lalu lintas, tataguna lahan dan data geometrik jalan. Setelah diperoleh data survey lapangan maka dilakukan analisis tingkat kecelakaan dengan metode Accident Rate. Dari hasil analisis didapat angka tertinggi kecelakaan terjadi pada tahun 2020 JKL = 289/5,6 = 51,60 kecelakaan/tahun, 2021 JKL = 282/5,6 = 50,35 kecelakaan/tahun dan 2022 JKL = 236/5,6 = 42,14 kecelakaan/tahun. Berdasarkan analisis data semua ruas jalan dikategorikan kedalam daerah black spot dikarenakan semua ruas jalan mempunyai tingkat kecelakaan yang lebih besar dari 1,0. Dimana berdasarkan ketentuan menurut Hobbs, 1995 untuk tingkat kecelakaan yang nilainya lebih besar dari 1,0 dapat digolongkan black spot. Tingkat kecelakaan ini dipengaruhi oleh beberapa faktor antara lain seperti jumlah kecelakaan tiap tahun, panjang perkerasan serta nilai LHR dari ruas jalan tersebut. Kerusakan permukaan dan juga faktor kelalaian manusia dapat mempengaruhi tingkat kecelakan yang terjadi pada ruas jalan Tugu Obang Abing – simpang Tugu Keramat Kuda Serdang Berdagai.
Analisis Kelayakan Dalam Pemanfaatan Limbah Abu Insinerator Rumah Sakit Sebagai Substitusi Agregat Halus Paving Block Luqman Cahyono; Agung Prasetyo Utomo; M. Rizal Fahmi; Novi Eka Mayangsari; Ghea Abbyah Nur
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.751

Abstract

Abstrak Abu insinerator rumah sakit merupakan kategori limbah B3 dari sisa pembakaran. Timbulan abu insinerator yang dihasilkan salah satu rumah sakit yang ada disurabaya berdasarkan wawancara dalam sehari bisa mencapai kurang lebih 0,0161 m3/hari. Selama ini limbah abu insinerator rumah sakit dibuang oleh pihak ketiga ke secure landfill tanpa ada proses pengolahan. Potensi timbulan dari limbah ini sangat besar mengingat jumlah rumah sakit dan pasien yang sakit semakin banyak tiap tahunnya. Penggunaan abu insinerator rumah sakit dilakukan bertujuan untuk mereduksi limbah B3 menjadi material baru solid dan stabil (tidak mudah terurai) yaitu sebagai campuran pada paving blok. Metode penelitian ini dengan eksperimen langsung. Mix design yang digunakan 1 Semen : 4 Pasir dengan persentase limbah abu sebesar 0%, 7%, 9% dan 12% serta faktor air semen 0,40. Pengujian XRF abu insinerator rumah sakit memiliki kandungan unsur Ca, Fe, Si yang sama dengan kandungan pasir, sedangkan ditemukan unsur logam berat  Cr, Cu dan Zn merupakan limbah B3 perlu diuji lanjut Toksisitasnya, Hasil pengujian rata-rata kuat tekan berdasarkan SNI 03-0691-1996 untuk persentase 0% = 42,14 Mpa mutu kelas A, 7% = 37,40 Mpa mutu kelas B , 9% = 38,38 Mpa mutu kelas B dan 12% = 24,83 Mpa mutu kelas B. Berdasarkan hasil uji TCLP row material awal sebelum produk dilakukan solidifikasi dan stabilisasi menjadi paving berbahan limbah abu insinerator dinyatakan kandunga Cr, Cu dan Zn nilainya telah memenuhi baku mutu TCLP A, TCLP B dan TCLP C.
Identifikasi Karakteristik Arsitektur Kolonial pada Pendopo Bupati di Kabupaten Aceh Tamiang Maulina Dewi; Armelia Dafrina; Yenny Novianti
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 1 (2024): Juni
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i1.763

Abstract

Aceh Tamiang merupakan daerah perbatasan Provinsi Aceh dengan Sumatera Utara yang menjadikan Aceh Tamiang sebagai lintasan pelayaran jarak terdekat masuknya negara lain salah satunya pasukan Belanda. Masuknya pasukan Belanda ke Aceh Tamiang untuk menguasai tempat yang dianggap strategis sehingga dibangunnya bangunan untuk keperluan administrasi Kolonial Belanda seperti Eks Kantor Wedana masa Kolonial Belanda yang sekarang menjadi Pendopo Bupati Aceh Tamiang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik arsitektur kolonial pada Pendopo Bupati di Kabupaten Aceh Tamiang. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah metode dekriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa Pendopo Bupati memiliki karakteristik arsitektur kolonial Belanda yang dijadikan sebagai objek penelitian. Beberapa karakteristik arsitektur kolonial pada Pendopo Bupati terdapat pada bagian atap, dinding, pintu, jendela, lantai, tiang, tangga, warna, nok acroterie, geveltoppen, balustrade, ragam hias pada tubuh bangunan.