cover
Contact Name
nazaruddin
Contact Email
nazr@unida-aceh.ac.id
Phone
+62651-4434942098
Journal Mail Official
jitu@unida-aceh.ac.id
Editorial Address
Jl. Kampus UNIDA No 15 Desa Surien Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh Kode Pos 23234
Location
Kota banda aceh,
Aceh
INDONESIA
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida)
ISSN : 25487205     EISSN : 27216861     DOI : https://doi.org/10.55616/jitu
Core Subject : Engineering,
JITU (Jurnal Ilmiah Teknik Unida) merupakan jurnal ilmiah dan wadah seluruh penelitian, analisis kebijakan dan kajian-kajian tioritis untuk berbagi dalam ilmu pengatahuan dan teknologi
Articles 278 Documents
Kajian Penerapan Arsitektur Tropis Pada Fasad Kantor Pemerintahan Kabupaten Aceh Tamiang syahputra, agung; Dafrina, Armelia
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.873

Abstract

Kantor Bupati Aceh Tamiang merupakan pusat administrasi pemerintahan di Kabupaten Aceh Tamiang. Dengan posisinya yang berada di wilayah iklim tropis, kantor Bupati Aceh Tamiang dihadapkan pada tantangan iklim seperti suhu tinggi, curah hujan lebat, dan kelembapan yang tinggi. Oleh karena itu, kantor ini diharapkan mampu menyesuaikan diri dengan kondisi iklim setempat untuk menjaga kenyamanan, efisiensi energi, dan daya tahan material. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi dan menganalisis tingkat kesesuaian desain fasad kantor bupati Aceh Tamiang terhadap karakteristik arsitektur tropis serta menilai efektivitas penerapan karakteristik arsitektur tropis tersebut terhadap iklim tropis. Metode penelitian menggunakan kualitatif deskriptif dengan melakukan observasi, survei, wawancara, dan dokumentasi. Hasil peneilitian menunjukan bahwa kantor Bupati Aceh Tamiang mampu beradaptasi atau menyesuaikan diri di daerah Aceh Tamiang yang memang beriklim tropis. Penyesuaian ini didukung dengan penerapan fasad yang sesuai dengan tinjauan arsitektur tropis, seperti orientasi bangunan, bentuk atap segitiga, tritisan lebar, banyak bukaan, dan vegetasi di sekitar bangunan. tingkat kesesuaiannya mencapai 80%. Namun, pada orientasi bangunannya tidak sejalan dengan arsitektur tropis, dimana arah bangunan menghadap ke Timur yang membuat bangunan terpapar langsung cahaya matahari, sehingga menyebabkan suhu ruangan menjadi meningkat dan membuat material cepat mengalami kerusakan seperti retak pada dinding dan cat atau warna yang mengelupas dan memudar.
Karakteristik Arsitektur Tradisional Aceh pada Rumah Tgk Chik Awe Geutah Kecamatan Peusangan Siblah Krung, Kabupaten Bireuen Wilda, Wilda Aprilia; Armelia Dafrina; Hendra Aiyub
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.875

Abstract

Indonesia, sebagai negara dengan keberagaman budaya, memiliki tradisi arsitektur yang mencerminkan identitas dan nilai sosial masyarakatnya. Salah satu contoh yang menonjol adalah rumoh Aceh, yang berfungsi tidak hanya sebagai tempat tinggal tetapi juga sebagai simbol budaya dan spiritual. Rumoh Aceh dibangun sebagai rumah panggung dengan karakteristik unik, termasuk struktur ruang yang mencerminkan norma sosial masyarakat Aceh. Namun, seiring dengan urbanisasi, jumlah rumah tradisional ini menurun, mengancam pelestarian elemen budaya yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik arsitektur tradisional Aceh pada rumah Tgk Chik Awe Geutah di Kecamatan Peusangan Siblah Krung Kabupaten Bireuen. Penelitian ini penting, mengingat masa depan rumoh Aceh mungkin hanya akan bertahan dalam bentuk replika atau dokumentasi saja. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian yang diperoleh bahwa rumah Tgk Chik Awe Geutah memiliki karakteristik arsitektur tradisional Aceh yang terdapat pada bagian panggung, tiang, atap, dinding, ruang, kolong rumah, bukaan, ukiran dan ragam hias, orientasi rumah, tinggi rumah, warna, serta material
Analisis Algoritma Naïve Bayes Untuk Pendukung Keputusan Promosi Jabatan (PT. Xyz) Febie, Febie Elfaladonna
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.880

Abstract

Promosi jabatan merupakan bagian penting dari proses manajemen sumber daya manusia di perusahaan. Pemilihan kandidat yang tepat tentunya memerlukan pertimbangan yang rumit, mengingat berbagai faktor yang harus dianalisis. Untuk menjawab tantangan tersebut, penelitian ini mengevaluasi penggunaan algoritma Naïve Bayes sebagai pendukung keputusan promosi jabatan di PT. XYZ. Algoritma Naïve Bayes, sebagai metode klasifikasi berbasis probabilitas, diterapkan untuk memprediksi kelayakan karyawan berdasarkan beberapa kriteria yang sebelumnya sudah ditentukan oleh perusahaan. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa algoritma ini mampu memberikan rekomendasi yang akurat dan efisien dalam proses promosi jabatan. Dengan akurasi yang tinggi, implementasi Naïve Bayes diharapkan dapat meningkatkan objektivitas serta keadilan dalam pengambilan keputusan promosi di perusahaan.
Kajian Penerapan Langgam Arsitektur Timur Tengah Pada Masjid Haji Keuchik Leumiek Banda Aceh Santriana, Susi; Dafrina, Armelia; A, Hendra
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.900

Abstract

Penerapan gaya arsitektur Timur Tengah merupakan sebuah pendekatan untuk menghasilkan estetika bangunan yang menonjolkan arsitektur Islam. Keberadaan Timur Tengah dianggap sebagai pusat peradaban Islam diseluruh dunia terutama pada tempat peribadatannya yaitu masjid, dengan karakteristik atau ciri-ciri bentuk masjid yang berasal dari perkembangannya. Masjid Haji Keuchik Leumiek yang berada di Kota Banda Aceh mendapat pengaruh karakteristik arsitektur Timur Tengah dan bagaimana penerapan langgam arsitektur Timur Tengah pada Masjid Haji Keuchik Leumiek menurut teori Sumalyo (2006) dengan berfokus pada karakteristik elemen-elemen masjid tersebut. Tujuan dilakukannya penelitian ini agar pembaca dapat mengetahui dan memahami kesesuaian dari penerapan langgam arsitektur Timur Tengah pada Masjid Haji Keuchik Leumiek. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif melalui observasi, serta studi kepustakaan. Kajian yang dilakukan menyimpulkan bahwa Masjid Haji Keuchik Leumiek mengadopsi gaya arsitektur Timur Tengah, dapat dilihat dari elemen-elemen masjid yaitu: taman (sahn), kubah, menara, mihrab, mimbar, lengkungan dan ornamen dari aspek penggunaan air, penggunaan tanaman hijau, bentuk, dekorasi, fungsi, warna, ukuran dan penempatan.
Pengaruh Perilaku Pedagang di Pasar Silaping (Studi Kasus: Pasar Silaping, Kecamatan Ranah Batahan, Kabupaten Pasaman Barat) Aslaila, Deswita
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.901

Abstract

Pasar Silaping merupakan salah satu Pasar Tradisional yang telah beroperasi sejak Masa Kolonial Belanda dan tetap berfungsi dengan baik hingga saat ini. Meskipun Pasar ini tergolong ke dalam Pasar Mingguan, Pasar Silaping tetap ramai dikunjungi oleh Masyarakat setempat dan menjadi tujuan utama saat Berbelanja. Tingginya jumlah Pembeli yang datang turut meningkatkan jumlah Pedagang, Sehingga Perilaku yang muncul di Pasar ini menjadi semakin Beragam. Berdasarkan fenomena tersebut, Penelitian ini bertujuan untuk Mengkaji Faktor apa saja yang mempengaruhi Perilaku Pengguna Pasar, Khususnya Pedagang terhadap Pendekatan Arsitektur Perilaku dan Lingkungan dengan Menggunakan Teori yang Relevan. Metode Penelitian ini menggunakan Pendekatan Kualitatif dengan Metode Deskriptif yang menganalisis kondisi di Lokasi Penelitian sesuai dengan Objek yang diteliti. Hasil Penelitian ini mengungkapkan bahwa Aktivitas Pedagang, mulai dari Pagi hinggaSore, Lebih fokus pada Kegiatan Berdagang dan Berinteraksi dengan Pembeli. Faktor yang mempengaruhi Perilaku Pedagang bervariasi, tergantung pada Tempat atau Lapak yang digunakan, seperti Ukuran, Bentuk, Ruang, Penataan, Warna, dan Pencahayaan. Observasi menunjukkan bahwa Jenis Lapak yang digunakan Pedagang memengaruhi Perilaku yang Ditunjukkan. Penelitian ini dapat menjadi Referensi dalam Pengembangan Pengetahuan dan Perencanaan terkait hubungan antara Arsitektur, Perilaku, dan Lingkungan, Terutama di Area Pasar.
Kajian Karakteristik Arsitektur Neo-Vernakular Pada Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Kota Padang Diva, Fara; Armelia Dafrina; Erna Muliana
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.902

Abstract

Di era modern ini, masyarakat mulai melupakan budaya lokal dan lebih memilih budaya asing dengan alasan bahwa budaya setempat dianggap sudah usang atau kuno. Salah satu solusi untuk mengatasi hal ini adalah dengan menerapkan Arsitektur Neo-Vernakular, yang bertujuan untuk melestarikan elemen-elemen lokal di suatu daerah sambil melakukan pembaruan agar menjadi karya yang lebih maju Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi di Kota Padang merupakan contoh yang diduga menerapkan Arsitektur Neo-Vernakular, terlihat dari atap masjid ini yang menyerupai atap rumah adat Minangkabau, yaitu atap gonjong. Penelitian ini bertujuan untuk memahami bagaimana ciri-ciri Arsitektur Neo-Vernakular diterapkan pada masjid tersebut, dengan harapan konsep ini dapat menginspirasi bangunan lain agar tetap mengedepankan nilai-nilai lokal sebagai ciri khas. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif naratif pada bangunan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep Arsitektur Neo-Vernakular pada masjid ini terlihat melalui atapnya yang memiliki bubungan, mengunakan material lokal, bentuk yang mengadopsikan bentuk lokal, kesatuan antara interior dan eksterior, serta penggunaan warna-warna yang kuat dan kontras.
Analisis Tipologi Permukiman Pesisir Di Desa Babul Makmur Dan Desa Miteum, Kabupaten Simeulue Ramadhan, Rahmat; Cut Azmah Fithri; Sisca Olivia
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.904

Abstract

Pulau Simeulue merupakan wilayah kepulauan di Provinsi Aceh memiliki pertumbuhan permukiman pesisir yang masih berkembang. Permukiman pesisir merupakan permukiman yang terdiri atas hunian penduduk, bangunan instansi pemerintah, rumah ibadah dan lingkungan yang dilengkapi dengan sarana dan prasarana yang dibutuhkan wilayah pesisir, berada antara perbatasan perairan dan daratan. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk menemukan tipologi permukiman pesisir yang berkembang di Pulau Simeulue. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pengumpulan data menggunakan pendekatan applied research (penelitian terapan) berdasarkan respon di lapangan terkait tipologi permukiman pesisir. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan, wawancara dan kajian preseden terhadap penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian diharapkan dapat menemukan tipologi permukiman pesisir di dua desa yaitu Desa Babul Makmur dan Desa Miteum di Kecamatan Simeulue Barat.
Analisis Sistem Akustik Pada Multi Purpose Building Perta Arun Gas Lhokseumawe Julpan Hasbi Putra; Adi Safyan; Yenny Novianti
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.905

Abstract

Auditorium (multipurpose) arun yang dirancang untuk menunjang kegiatan yang ada di perusahaan PT. Perta Arun Gas dalam berbagai kegiatan, Bangunan serbaguna ini memiliki fleksibilitas dalam menyesuaikan kebutuhan yang berbeda-beda, auditorium ini di teliti disebabkan terbatas nya Gedung multipurpose di kota lhokseumawe dan banyaknya masyarakat umum yang menggunakan Gedung tersebut untuk berbagai kegiatan oleh karena itu pentingnya kualitas suara yang ditinjau dari pengukuran waktu tunda, waktu dengung, dan penempatan material, hal yang harus diperhatikan sebagai usaha akustik yang berkaitan dengan material. Penelitian adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan evaluatif. Mencari masalah dan menghasilkan hipotesis melalui penilaian lapangan dan teori akustik. seperti waktu dengung yang menjadi variabel yang digunakan dalam penelitian ini. dari pengukuran lapangan dan meninjau material yang ada di auditorium tersebut perhitungan waktu dengung yang sudah dikategorikan baik namun harus ada rekomendasi material, perhitungan secara manual menggunakan rumus sabine agar mendapatkan hasil yang memenuhi standar waktu dengung pada gedung auditorium serbaguna sedangkan hasil perhitungan waktu tunda pada Gedung tersebut sudah memenuhi. Pada penempatan penggunaan material dan peletakan reflector, diffuser dan absorber di gedung ini sesuai.dan waktu dengung setelah melakukan rekomendasi material menjadi lebih baik dari sebelumnya. Dari hasil perhitungan dan observasi lapangan pada gedung auditorium ini sudah memenuhi tingkat kenyaman pengguna pada Gedung tersebut nabum harus ada rekomendasi material tambahan untuk menghasilkan tingkat kenyamanan akustik pada auditorium menjadi labih baik lagi dalam berbagai kegiatan yang di lakukan pada auditorium tersebut
Evaluasi Purna Huni Perumahan Subsidi Bedasarkan Aspek Teknis (Studi Kasus: Perumahan Firya Mansion Bukit Panggoi Kota Lhokseumawe) Khaijar Apandi; Yenny Novianti
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.906

Abstract

Keterbatasan kualitas hunian subsidi di Indonesia sering kali menjadi permasalahan yang mengemuka, terutama dalam hal ketidaksesuaian antara desain awal dengan kebutuhan aktual penghuni. Meskipun program perumahan subsidi telah membantu masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah, tantangan terkait aspek teknis, kenyamanan, dan keberlanjutan masih sering ditemukan. Evaluasi Purna Huni (EPH) adalah proses penilaian sistematis terhadap bangunan atau lingkungan terbangun setelah digunakan oleh penghuninya dalam jangka waktu tertentu untuk memahami sejauh mana bangunan tersebut memenuhi kebutuhan fungsional, estetika, dan keselamatan penghuni sesuai standar yang berlaku. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perubahan fisik dan fungsi bangunan pada Perumahan Subsidi Firya Mansion Bukit Panggoi di Lhokseumawe melalui pendekatan EPH. Fokus utama penelitian ini adalah menganalisis kesesuaian kondisi bangunan dengan standar Permen PU No. 534/KPTSN 2001 dari aspek teknis, termasuk struktur, ventilasi dan sanitasi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan analisis dokumen untuk memahami fenomena perubahan yang terjadi serta persepsi penghuni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas rumah mengalami modifikasi signifikan, seperti penambahan ruang dan renovasi struktur, yang dipengaruhi oleh kebutuhan ekonomi dan sosial penghuni. Meskipun modifikasi tersebut meningkatkan tingkat kepuasan dan kualitas hidup penghuni, beberapa aspek teknis, seperti aksesibilitas dan keamanan, masih memerlukan perbaikan. Temuan ini menekankan pentingnya EPH sebagai alat untuk mengidentifikasi kesenjangan antara desain awal dan kebutuhan aktual penghuni, serta memberikan rekomendasi bagi peningkatan kualitas hunian di masa depan.
Analisis Pencahayaan Alami pada Ruang Belajar Terhadap Kenyamanan Visual Pengguna (Studi kasus: SMPN 1 Kota Lhokseumawe) Fariz, Teuku Fariz Wazdi
Jurnal Ilmiah Teknik Unida Vol. 5 No. 2 (2024): Des
Publisher : Mitra Teknik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55616/jitu.v5i2.909

Abstract

Daylighting adalah pemanfaatan cahaya alami, terutama dari sinar matahari, sebagai sumber utama pencahayaan. Dalam lingkungan pendidikan, ruang kelas merupakan ruang yang paling sering digunakan dibandingkan dengan ruang lainnya, sehingga memerlukan pencahayaan yang memadai untuk mendukung proses belajar mengajar. Berdasarkan pengamatan di SMPN 1 Kota Lhokseumawe, tingkat pencahayaan di ruang kelas cenderung rendah. Hal ini dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti keberadaan vegetasi, desain dan gaya bangunan, serta faktor eksternal lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pencahayaan alami di ruang kelas SMPN 1 Kota Lhokseumawe serta hubungannya dengan kenyamanan visual pengguna, berdasarkan standar SNI 03-6197-2000 yang menetapkan tingkat pencahayaan minimum sebesar 250 Lux. Pengumpulan data dilakukan melalui metode kualitatif, dengan kuesioner yang dianalisis menggunakan skala Likert, dan metode kuantitatif melalui pengukuran intensitas cahaya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode komparatif, dengan membandingkan hasil kuesioner dan pengukuran intensitas cahaya terhadap standar SNI. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa ruang kelas di SMPN 1 Kota Lhokseumawe tidak memenuhi standar pencahayaan, baik karena tingkat pencahayaan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi dibandingkan standar yang telah ditetapkan. Kata Kunci: Pencahayaan Alami, Ruang Kelas, SNI 03-6197-2000, Faktor Pencahayaan Alami, Kenyamanan Visual.