cover
Contact Name
Nasrul ZA
Contact Email
nasrulza@unimal.ac.id
Phone
+6282164699680
Journal Mail Official
cejs@unimal.ac.id
Editorial Address
Jalan Batam nomor 02 Laboratorium Teknik Kimia Universitas Malikussaleh Bukit Indah Lhokseumawe
Location
Kota lhokseumawe,
Aceh
INDONESIA
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)
ISSN : -     EISSN : 28074068     DOI : https://doi.org/10.29103/cejs.v1i4.6176
Core Subject : Engineering,
Chemical Engineering Journal Storage adalah jurnal akses terbuka yang menerbitkan makalah tentang Teknik Kimia. Topik-topik berikut termasuk dalam ilmu-ilmu ini: 1. Proses Kimia 2. Teknik Reaksi Kimia 3. Perpindahan massa dan panas, 4. Pemodelan 5. Material 6. Lingkungan 7. Teknologi Bioproses 8. Review Artikel.
Articles 28 Documents
Search results for , issue "Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025" : 28 Documents clear
Pemanfaatan Limbah Tempurung Kelapa Menjadi Briket Arang Dengan Menggunakan Perekat Tepung Durian Yaqinnas, Haqqul; Muhammad, Muhammad; Zulnazri, Zulnazri; Muarif, Agam; Ulfa, Raudhatul
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.19491

Abstract

Karena kurangnya sumber daya alam, pengembangan energi alternatif semakin penting. Salah satu cara untuk memanfaatkan energi alternatif adalah dengan menggunakan energi biomassa. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas briket arang dari limbah tempurung kelapa dan biji durian. Penelitian ini menggunakan perekat tepung durian dengan ukuran partikel arang 80 mesh dan larutan perekat 7gr, 10gr, 13gr, dan 15gr tepung durian. Metode karbonisasi digunakan untuk membuat briket arang untuk mengubah bahan baku dari zat organik menjadi karbon. Pada penelitian ini dilakukan uji kadar air, kadar abu, laju pembakaran, dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perbandingan bahan serbuk arang tempurung kelapa 80 gram dengan konsentrasi 7 gram perekat tepung durian memberikan kualitas briket arang terbaik yang memiliki karakteristik: kadar air 4,5361%, kadar abu 5,153%, laju pembakaran 0,26 gr/menit dan nilai kalor sebesar 6,33485 cal/g. Hasil briket ini telah memenuhi standar SNI 01-6235-2000 dengan minimal nilai kalor sebesar 5.000 cal/gr.
Penerapan Teknologi Pirolisa Untuk Pengolahan Limbah Plastik Polypropylene Menjadi Bahan Bakar Bensin Wibowo, Rofiq Imam; Sulhatun, Sulhatun; Suryati, Suryati; Muhammad, Muhammad; Mulyawan, Rizka
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.19944

Abstract

Meluasnya pemanfaatan plastik menyebabkan semakin banyaknya sampah plastik yang menumpuk di tempat pembuangan sampah. Pengumpulan sampah plastik merupakan tantangan alam, karena bentuk alam membuat plastik sangat sulit terurai. Oleh karena itu, penting untuk mengeksplorasi lebih banyak pendekatan untuk mengatasi masalah limbah plastik yang serius, salah satunya termasuk mengubah limbah plastik menjadi alternatif melalui strategi pirolisis. Dengan menggunakan pirolisis, plastik dapat dengan mudah diubah menjadi benda cair yang berfungsi sebagai sumber bahan bakar alternatif yang potensial. Investigasi ini dilakukan dengan menggunakan limbah plastik Polypropylene (PP) dengan perluasan katalis Tanah Liat Bentonit, yang membedakan penyelidikan ini dari penyelidikan sebelumnya. Reaktor yang digunakan adalah reaktor pirolisis dengan variasi suhu yaitu 250„ƒ, 275„ƒ, dan 300„ƒ dengan berat bahan kasar 1 kg dan berat katalis 60 gram. Ketebalan dan konsistensi tersebut mendekati ketebalan dan kekentalan solar, yaitu 0,815 g/cm3 - 0,870 g/cm3 dan 1,630 - 3,870 cP. Nilai kalor yang dihasilkan untuk minyak pirolisis dengan katalis adalah 10619,55 Kal/g.
Pembuatan Bioetanol Dari Kulit Nanas Dengan Metode Hidrolisis Dan Fermentasi Dengan Menggunakan Saccharomyces Cerevisiae Andara, Silvia; ZA, Nasrul; Kamar, Iqbal; Jalaluddin, Jalaluddin; Fibarzi, Wiza Ulfa; Ibrahim Muthawali , Dede
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.21332

Abstract

Cairan yang disebut bioetanol diproduksi ketika mikroorganisme membantu fermentasi karbohidrat (pati). Dengan bantuan aktivasi ragi, bioetanol dapat dibuat dari tanaman yang mengandung banyak komponen selulosa dan pati. Memanfaatkan limbah kulit nanas yang dibuang di masyarakat, terutama dari penjualan buah potong, merupakan tujuan penelitian ini. Dengan fluktuasi suhu 60°C, 80°C, dan 100°C untuk hidrolisis dan periode fermentasi selama lima hari, metodologi penelitian menggunakan hidrolisis, fermentasi, dan distilasi. Berdasarkan hasil penelitian, yield tertinggi diperoleh pada suhu hidrolisis 100°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 4,7439%, densitas terbaik diperoleh pada suhu hidrolisis 80°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 0,8112 gr/ml, dan kadar bioetanol tertinggi diperoleh pada suhu hidrolisis 100°C dengan massa ragi 12 gram sebesar 11,2794%. Panjang massa ragi dan jumlah glukosa yang dihasilkan mempengaruhi besar kecilnya kadar. Nilai densitas bioetanol yang dihasilkan memenuhi Standar Nasional Indonesia. Dengan yield dan densitas masing-masing sebesar 4,7439%, 0,8112 gram/ml, dan 11,2794%, uji GC-MS menunjukkan adanya komponen etanol pada sampel uji, khususnya pada suhu operasi 80°C dan massa ragi 12 gram. 
Potensi Getah Pohon Pisang Dan Tepung Ketan Sebagai Perekat Dari Biobriket Serbuk Gergaji Kayu Jati: Analisis Kualitas Biobriket dari Serbuk Gergaji Kayu Jati dengan Perekat Getah Pohon Pisang dan Tepung Ketan Fikri Hasfita; Devi, Sri Marlia; Novi Sylvia; Ishak Ibrahim; Jalaluddin; Zulmiardi
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.22496

Abstract

Biobriket merupakan bahan bakar padat yang berasal dari bahan organik yang telah dipadatkan, dan berfungsi sebagai pengganti bahan bakar konvensional seperti batu bara atau kayu bakar dengan dampak lingkungan yang lebih rendah. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh perbandingan perekat (getah pohon pisang : tepung ketan) 1:1, 1:2 dan 2:1 dengan persentase perekat 20%, 30%, 40% 50% dan 60% terhadap karakteristik biobriket dengan menganalisis kadar air, kadar abu, kadar zat menguap, kadar karbon terikat dan nilai kalor. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bahan baku 100 gram, perbandingan perekat 1:2 dengan komposisi perekat 40% menunjukkan performa terbaik dengan kadar air terendah yaitu 3,662%, kadar abu terendah yaitu 1,515%, kadar zat menguap terendah yaitu 4,704%, kadar karbon terikat tertinggi yaitu 90,119% dan nilai kalor tertinggi yaitu 6784,691 kal/gr. Karakteristik biobriket dari serbuk gergaji kayu jati sudah sesuai standar SNI 01-6235-2000. Kata kunci: Bioriket, kadar air, kadar abu, kadar zat terbang, kadar karbon terikat dan nilai kalor.
Pemanfaatan Asam dari Belimbing Wuluh (Averrhoa Bilimbi l.) Untuk Aktivator Karbon Kulit Jagung Hasil Samping Pirolisis sebagai Adsorben Minyak Jelantah Nabila, Zahratun; Bahri, Syamsul; Maulinda, Leni; Wusnah; Hasfita, Fikri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.22659

Abstract

Aktivasi yaitu sebuah langkah dalam produksi karbon aktif, untuk meningkatkan diameter pori dan membuka volume pori yang tercipta selama proses karbonisasi. Senyawa asam biasanya digunakan sebagai aktivator dalam proses aktivasi karbon, meskipun zat-zat ini berbahaya dan tidak ramah terhadap lingkungan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengaktivasi karbon kulit jagung hasil samping pirolisis sebagai adsorben minyak jelantah dengan menggunakan aktivator alami asam belimbing wuluh. Ekstrak belimbing wuluh dengan konsentrasi yang bervariasi (20%, 40%, 60%, 80%, dan 100%) dan rasio karbon aktif 1/2, 1/3, 1/4, 1/5, dan 1/6 variabel tersebut digunakan untuk mengaktivasi karbon aktif kulit jagung hasil samping pirolisis. Sampel diuji untuk mengetahui kadar zat terbang, kadar air, kadar abu, analisis GC-MS, dan penggunaan adsorben pada minyak jelantah. Karbon aktif terbaik ditemukan pada konsentrasi 100%, dengan kadar air 3,051, kadar abu 3,333, dan zat terbang 5,841. Selain lebih ramah lingkungan dibandingkan aktivator kimiawi lainnya, aktivator belimbing wuluh mengandung senyawa hidrogen klorida 3,05%, asam format 1,14%, dan asam asetat 0,77% yang dapat membantu aktivasi karbon aktif, seperti yang ditunjukkan oleh analisis GC-MS terhadap aktivator tersebut. Selain itu, kadar FFA dapat diturunkan dari 1,367% menjadi 0,541% dengan menggunakan karbon aktif yang terbuat dari kulit jagung dengan aktivator belimbing wuluh.
Karakteristik Briket Kulit Pinang (Areca Catechu l.) Dengan Variasi Konsentrasi Molase dan Suhu Pirolisis Wildan, Siti; Eddy Kurniawan; Ishak Ibrahim; Azhari; Rizka Mulyawan
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.22774

Abstract

Kulit pinang (Areca catechu L.) merupakan limbah biomassa yang kaya α-selulosa hingga 53,20%, sehingga berpotensi sebagai bahan baku pembuatan briket arang. Pemanfaatan molase sebagai perekat alami, dengan kandungan karbohidrat 48–53% dan sifat pengikatnya yang kuat, dinilai mampu meningkatkan kualitas fisik dan kimia briket. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi suhu pirolisis (350°C, 400°C, 450°C) dan konsentrasi molase (5%, 10%, 15%, 20%, 25%) terhadap karakteristik briket kulit pinang. Proses pirolisis dilakukan dalam kiln tertutup, diikuti pencampuran arang berukuran 60 mesh dengan larutan molase (perbandingan 1:10), pencetakan hidrolik bertekanan 400 kg/cm², dan pengujian sifat briket meliputi kadar air, abu, zat volatil, karbon terikat, dan nilai kalor menggunakan metode standar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi suhu pirolisis 450°C dan konsentrasi molase 15% menghasilkan briket dengan kualitas terbaik, yakni kadar air 2,47%, kadar abu 19,69%, zat volatil 32,11%, karbon terikat 45,71%, dan nilai kalor maksimum sebesar 5445,49 kal/g. Peningkatan suhu pirolisis secara signifikan menurunkan kadar air dan meningkatkan karbon terikat serta nilai kalor. Namun, kadar abu yang tinggi menjadi faktor pembatas terhadap standar SNI 01-6235-2000. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun kadar abu tinggi, kualitas energi briket tetap unggul, dan molase terbukti efektif sebagai perekat alami dalam pembuatan briket kulit pinang. Penelitian ini merupakan salah satu kajian awal integrasi molase dalam pengolahan limbah pertanian lokal di Aceh Utara menuju bioenergi berkelanjutan.
Pengaruh Variasi Komposisi Dan Ukuran Partikel Terhadap Kualitas Briket Tempurung Kelapa Dan Cangkang Kemiri Yasinta, Fatima; Zahra, Salma Amara; Budiastuti, Herawati; Taufiqurohim, Teguh
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.22969

Abstract

Briket merupakan sumber energi alternatif berupa bahan bakar padat yang terbuat dari campuran biomassa. Sumber biomassa yang cukup melimpah salah satunya adalah tempurung kelapa dan cangkang kemiri. Tempurung kelapa memiliki kandungan selulosa sebesar 34% dan hemiselulosa sebesar 21%, sedangkan cangkang kemiri memiliki kandungan holoselulosa sebesar 49,22%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi komposisi dan ukuran partikel terhadap kualitas briket yang terbuat dari campuran tempurung kelapa dan cangkang kemiri. Ukuran partikel yang digunakan dalam penelitian ini 60 mesh, 70 mesh, dan 80 mesh. Variasi komposisi tempurung kelapa dan cangkang kemiri rasio 1:3, 1:1, dan 3:1 dengan massa briket 50 gram. Bahan perekat yang digunakan adalah campuran tepung tapioka dan air dengan konsentrasi 10%. Proses karbonisasi dilakukan pada suhu 400ºC selama 90 menit, pengepresan briket dengan hydraulic press bertekanan 5 ton/cm2 selama 7 menit, dan pengeringan briket dengan suhu 65ºC selama 24 jam. Briket dengan komposisi tempurung kelapa:cangkang kemiri dengan rasio 3:1 dan ukuran partikel 70 mesh menghasilkan nilai parameter uji terbaik dengan diperoleh nilai kalor sebesar 6.373 kal/g, kadar air 2%, kadar abu 2%, kadar zat mudah menguap 43,5%, densitas 1,258 g/cm³, dan kadar karbon terikat 52,5%. Parameter tersebut dibandingkan berdasarkan nilai standar dari SNI 06-3730-1995 dan SNI 01-6235-2000.
Pemanfaatan Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa) sebagai Inhibitor Korosi pada Plat Baja ST 37 dalam Media Air Laut Dian, Hadyan; Rizka Nurlaila, Rizka Nurlaila; Azhari, Azhari; jalaluddin, jalaluddin; zulnazri, zulnazri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23544

Abstract

Korosi merupakan proses degradasi logam akibat reaksi elektrokimia dengan lingkungan sekitarnya. Salah satu upaya mitigasi korosi adalah melalui penggunaan inhibitor, yakni senyawa yang mampu menurunkan laju korosi. Ekstrak daun ketapang diketahui mengandung tanin, senyawa organik yang dapat berperan sebagai inhibitor alami melalui pembentukan kompleks pelindung pada permukaan logam. Baja ST 37, yang banyak digunakan dalam konstruksi mesin, memiliki kandungan unsur Fe lebih dari 90% dan karbon antara 0,022–0,30%, dengan kekuatan tarik mencapai 37 kg/mm². Pada penelitian ini, ekstrak daun ketapang dimanfaatkan sebagai inhibitor hayati pada konsentrasi 50, 100, dan 150 ppm, dengan durasi pencelupan ditetapkan selama 12 hari. Pengukuran dilakukan secara bertahap pada hari ke 3 dst. Hasil menunjukkan bahwa peningkatan konsentrasi inhibitor menyebabkan penurunan laju korosi, sedangkan perpanjangan waktu perendaman cenderung meningkatkan laju korosi. Tingkat korosi paling rendah tercatat sebesar 0,0368 mm/tahun diperoleh pada konsentrasi 150 ppm di hari ke-12, dengan efisiensi inhibisi tertinggi mencapai 72%.
Penyisihan Cadmium dalam Sintesis Air Limbah Industri dengan Proses Adsorpsi Batch Menggunakan Zeolit Alam Widyaningrum, Sri Rahayu; Faizatin Nadya Roza; hanifah, windia; assalami, Abrar
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23567

Abstract

Kadmium merupakan logam berat yang paling berbahaya karena tidak dapat terurai secara hayati namun keberadaannya saat ini banyak ditemukan pada air limbah industri. Kadmium dapat dilepaskan ke lingkungan melalui aliran limbah cair yang biasanya mengalir ke sungai dengan baku mutu yang tidak sesuai untuk lingkungan sekitar, sehingga diperlukan penelitian dalam penyisihan logam berat terlarut. Metode adsorpsi merupakan salah satu metode yang dapat dilakukan untuk mengurangi pencemaran logam berat. Penelitian ini dilakukan dengan adosrpsi batch yang bertujuan untuk mengetahui kesetimbangan adsorpsi menggunakan adsorben zeolit alam. Data kesetimbangan yang digunakan adalah dengan menggunakan model isoterm Langmuir dan isoterm Freundlich, didapatkan bahwa isoterm Freundlich lebih dominan dibandingkan dengan sisoterm Langmuir dengan nilai koefisien determinasi (R2) adalah 0,997, kapasitas adsorpsi pada permukaan zeolit alam terhadap logam kadmium sebesar 1,618942 mg/g serta nilai n sebesar 2,437484. Efisiensi Penyisihan Kadmium mengalami kenaikan seiring dengan penambahan massa zeolit alam yang disebabkan bertambahnya luas permukaan yang belum menjerap kadmium dengan persentasi penyisihan tertinggi adalah 99,948 %
Pengaruh Jenis Pelarut dan Waktu Ekstraksi Minyak dari Biji Ketapang (Terminalia Catappa Linn) sebagai Bahan Baku Biodiesel Rahma Yanti; Masrullita; Meriatna; Zainuddin Ginting; Jalaluddin; Ferri Safriwardy
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v5i05.23689

Abstract

Ekstraksi minyak dari biji ketapang (Terminalia catappa Linn) merupakan alternatif pemanfaatan sumber daya alam terbarukan sebagai bahan baku biodiesel. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi pengaruh variasi waktu dan jenis pelarut terhadap karakteristik fisikokimia minyak biji ketapang yang diekstraksi menggunakan pelarut n-heksana dan metanol (80%) pada suhu 70°C dengan waktu ekstraksi 3–5 jam. Hasil ekstraksi yang didistilasi kemudian dianalisis meliputi yield, densitas, viskositas, kadar air, kadar asam lemak bebas (FFA), serta komposisi trigliserida menggunakan GC-MS. Hasil menunjukkan bahwa yield meningkat seiring lamanya waktu ekstraksi hingga mencapai titik optimum, kemudian menurun akibat kejenuhan pelarut. Pelarut n-heksana menghasilkan yield tertinggi sebesar 51% pada waktu 4,5 jam dengan densitas 0,8430 g/mL, viskositas 0,8447 cP, kadar air 0,239%, dan FFA 0,987%, sementara metanol menghasilkan yield dan viskositas lebih rendah. Analisis GC-MS mengidentifikasi asam palmitat (38,31%) dan asam linoleat (9,93%) sebagai komponen utama, sehingga n-heksana dinilai lebih efektif untuk mengekstrak minyak biji ketapang sebagai bahan baku biodiesel. Kata Kunci : Biji Ketapang, Ekstraksi, N-Heksana, Metanol, Viskositas.

Page 1 of 3 | Total Record : 28


Filter by Year

2025 2025


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 06 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2025 Vol. 5 No. 05 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October 2025 Vol. 5 No. 4 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Agustus 2025 Vol. 5 No. 3 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-June 2025 Vol. 5 No. 2 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Mei 2025 Vol. 5 No. 1 (2025): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2025 Vol. 4 No. 6 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-December 2024 Vol. 4 No. 5 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - October 2024 Vol. 4 No. 4 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2024 Vol. 4 No. 3 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2024 Vol. 4 No. 2 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2024 Vol. 4 No. 1 (2024): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-April 2024 Vol. 3 No. 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 6 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-Desember 2023 Vol 3, No 5 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2023 Vol 3, No 4 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2023 Vol 3, No 3 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2023 Vol 3, No 2 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2023 Vol 3, No 1 (2023): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2023 Vol. 2 No. 5 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2022 Vol 2, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Oktober 2022 Vol 2, No 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol. 2 No. 3 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2022 Vol 2, No 2 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Juni 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - Mei 2022 Vol 2, No 1 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Mei 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage - April 2022 Vol 1, No 4 (2022): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - April 2022 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Desember 2021 Vol 1, No 3 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Desember 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Oktober 2021 Vol 1, No 2 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Oktober 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 Vol 1, No 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage Agustus 2021 Vol. 1 No. 1 (2021): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) - Agustus 2021 More Issue