cover
Contact Name
Hamim Zaky Hadibasyir
Contact Email
hamim.zaky.h@ums.ac.id
Phone
+62271-717417
Journal Mail Official
geomedisains@ums.ac.id
Editorial Address
Lembaga Pengembangan Publikasi Ilmiah dan Buku Ajar, Universitas Muhammadiyah Surakarta, Gedung Induk Siti Walidah lt. 5, Pabelan, Kartasura, Kab. Sukoharjo, Provinsi Jawa Tengah, 57169
Location
Kota surakarta,
Jawa tengah
INDONESIA
Abdi Geomedisains
ISSN : 27461165     EISSN : 27461157     DOI : 10.23917
This journal publishes articles regarding community service and or engagement activities conducted by a researcher, scientist, student, and academia. The focus and scope of this journal are main problems in community in areas, but not limited to: - Geography - Pharmacy - Dentistry and - Health sciences, and other related natural science disciplines
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 71 Documents
Meningkatkan Kesadaran Masyarakat dalam Menjaga Kesehatan untuk Mewujudkan Indonesia Sehat Devi Wulandari; Tasya Salsabila
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.426

Abstract

Kesehatan menjadi salah satu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mana sebagai tolak ukur yang digunakan dalam melihat kualitas hidup manusia. Salah satu tolak ukur kualitas hidup manusia yaitu berdasarkan status kesehatan Sumber Daya Manusia (SDM). Berdasarkan data International Diabetes Federation (IDF) tahun 2019 Indonesia menduduki peringkat ketujuh dengan penderita diabetes terbanyak, tetapi baru 25% masyarakat yang mengetahui bahwa dirinya menderita diabetes. Diabetes dapat menyebabkan munculnya masalah kesehatan mulut. Data dari Kemenkes tahun 2020 menunjukkan bahwa sebesar 45,3% masyarakat Indonesia mengalami masalah kesehatan gigi. Sehingga, diperlukan adanya deteksi dini dan penyuluhan kesehatan sebagai bentuk preventif serta promosi kepada masyarakat untuk meningkatkan angka kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan. Kegiatan pengabdian dilakukan secara langsung selama dua hari kepada 69 siswa SDIT Al Firdaus kelas 3 sampai kelas 5 dan 209 masyarakat Desa Glonggong, Nogosari RT 1 sampai RT 5. Pengabdian diberikan dalam bentuk promosi kesehatan mengenai pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut, pemeriksaan gigi berupa pemeriksaan intraoral maupun ekstraoral, serta dilakukannya medical check-up yang meliputi pengecekan gula darah, kolesterol, dan asam urat. Hasil dari pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan promosi kesehatan dan medical check-up terbukti efektif dalam meningkatkan wawasan, kewaspadaan, dan kesadaran siswa SDIT Al Firdaus serta masyarakat Desa Glonggong, Nogosari tentang pentingnya menjaga kesehatan.
Peningkatan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Mitra Melalui Program Pella Ana Riolina; Edi Karyadi
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.435

Abstract

Kesehatan mulut merupakan komponen penting dari kesehatan dan kesejahteraan umum. Karies gigi merupakan penyakit yang paling umum pada anak-anak. Karies gigi dapat dianggap sebagai penyakit bio-sosial, yang komplikasinya, tidak hanya mempengaruhi kesehatan individu dan masyarakat, tetapi juga memiliki dampak sosial dan ekonomi yang negatif. Perkembangan karies gigi yang tidak diobati menyebabkan morbiditas yang nyata, dengan nyeri yang berdenyut, pembentukan abses, ketidakmampuan untuk makan, gangguan tidur, malaise dan penurunan kualitas hidup untuk anak-anak yang umum. Upaya pemeliharaan kesehatan gigi dan mulut sebaiknya dilakukan sedini mungkin sehingga karies gigi dapat dicegah agar tidak sampai terjadi pada anak-anak. Sekolah merupakan salah satu lingkungan yang dapat dijadikan sebagai tempat untuk menyelenggarakan promosi kesehatan gigi. Pengabdian dilakukan dengan memberikan penyuluhan menggunakan modul promosi edukasi lengkap sekolah “PELLA”. Modul ini terdiri dari buku cerita, poster dan kalender aktivitas sikat gigi. Indikator yang digunakan disini adalah angka pengetahuan. Hasil memperlihatkan bahwa kelompok mitra mendapatkan pengetahuan kesehatan gigi dan mulut dari kegiatan yang dilakukan. Hasil ini memperlihatkan adanya perbedaan pengetahuan antara 2 mitra dan modul masih dinilai dapat digunakan untuk meningkatkan pengetahuan mitra.
Edukasi Budidaya Tanaman Jamu bagi Siswa SMPN 3 Tawangsari, Kabupaten Sukoharjo dalam Upaya Mendukung Kemandirian Bahan Baku Jamu ‪Kuswaji Dwi Priyono; Danardono Danardono; Ambarwati Ambarwati; Kun Harismah
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 1, July 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i1.659

Abstract

Kabupaten Sukoharjo dikenal sebagai Kota Jamu di Indonesia, sebagian penduduknya berprofesi sebagai penjual jamu gendong secara turun-temurun di kota-kota besar. Pada masa pandemi Covid-19 mereka harus pulang kampung karena Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) karena semakin meningkatnya korban pandemi Covid-19. Pada awal wabah pandemi tersebut harga bahan baku jamu untuk meningkatkan kekebalan tubuh melawan virus Covid-19, seperti jahe merah mengalami kenaikan dari Rp 30.000/kg menjadi Rp 50.000/kg, kencur sebelumnya Rp 35.000/kg menjadi Rp 42.000/kg, dan temu lawak dari Rp 4.000/kg menjadi Rp 12.000/kg. Kebutuhan akan bahan baku jamu tersebut menarik OSIS SMPN 3 Tawangsari memanfaatkan lahan sekolah dan pekarangan rumah orang tuanya untuk budidaya tanaman jamu. Oleh karena itu, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) UMS berinisiatif melakukan kegiatan pengabdian yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman terkait pentingnya minum jamu bagi siswa SMP dan menjadikan SMP Tawangsari memiliki lahan dengan tanaman jamu. Metode yang digunakan untuk melaksanakan pengabdian yaitu dengan memberikan pelatihan dan praktik menanam jamu di halaman sekolah. Tim PkM UMS telah berhasil memberi edukasi terkait kesesuaian lahan untuk tanaman jamu dan cara bertanam tanaman jamu di lahan sekolah SMPN 3 Tawangsari.  Mitra PkM yang terdiri dari pengurus OSIS dan perwakilan kelas 7, 8, dan 9 di SMPN 3 Tawangsari sangat antusias dalam kegiatan ini, mereka menjadi paham akan persyaratan tanaman jamu dan cara bertanam tanaman jamu pada lahan yang sesuai untuk kehidupan tanaman jamu tersebut. Harapan Mitra untuk upaya kemandirian bahan baku jamu di Tawangsari ke depan dapat tercapai, orang tua siswa yang berprofesi menjadi penjual jamu akan dimudahkan dalam memperoleh bahan baku jamu tersebut.
PARTISIPASI PEMBANGUNAN KESEHATAN MASYARAKAT DESA MELALUI PEMERIKSAAN KESEHATAN DAN EDUKASI GIZI Agil Dhiemitra Aulia Dewi; Muhammad Salisul Khakim
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 2, January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i2.302

Abstract

Indonesia saat ini mengalami permasalahan gizi ganda. Hasil survey Riset Kesehatan Dasar (2013) menunjukkan bahwa prevalensi penyakit tidak menular trendnya semakin meningkat dan penyakit menular masih terjadi di Indonesia. Ranting Aisyiyah Wonokromo memiliki anggota berjumlah sekitar 35 orang dengan rentang usia 30 – 70 tahun yang merupakan usia rentan mengalami penyakit degenerative. Permasalahan yang dihadapi yaitu: (1) Belum adanya edukasi kesehatan dan gizi termasuk tentang pola hidup sehat dan Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat di Ranting Aisyiyah Wonokromo, Pleret, (2) Beberapa anggota Ranting Aisyiyah Wonokromo, Pleret belum mengetahui tentang pola hidup sehat dan Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat, (3) Belum ada media edukasi pola hidup sehat dan Gerakan Masyarakat Indonesia Sehat di Ranting Aisyiyah Wonokromo, Pleret, (3) Jarang sekali ada pemeriksaan kesehatan rutin di Ranting Aisyiyah Wonokromo, Pleret.  Metode yang digunakan adalah ceramah edukasi gizi seimbang untuk penyakit degeneratif dan pemeriksaan kesehatan berupa tes darah cepat, pemberian leaflet, dan pelatihan singkat penggunaan spignomanometer digital kepada pengurus Ranting Aisyiyah Wonokromo. Dari total anggota PRA Wonokromo berjumlah 35 orang,  sebagian saja yang hadir (20- 29 orang) mengikuti edukasi dan pemeriksaan kesehatan. Dari 10 peserta yang memiliki data lengkap dalam 2 kali pemeriksaan, terdapat perbedaan tekanan darah diastole sebelum edukasi dan pemeriksaan kesehatan dengan sesudah (terjadi penurunan)  (p<0.05). Beberapa penelitian menunjukkan pemberian edukasi gizi menggunakan media seperti leaflet dinilai lebih baik dibandingkan tanpa media edukasi. Edukasi gizi dan pemeriksaan kesehatan dengan metode penyuluhan, pemberian leaflet dan pelatihan singkat efektif meningkatkan kesehatan anggota PRA Wonoromo.
Penyusunan Sistem Informasi Geografis Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Pendidikan Tingkat Menengah di Kabupaten Klaten Ferdi Pratama, Ferdi Pratama; Putriningsih, Arinda Meilia
Abdi Geomedisains Vol. 4, No. 1, July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v4i1.314

Abstract

Muhammadiyah as the largest organization in Indonesia has played an active role in advancing the nation, one of these roles is manifested in the field of education, namely Muhammadiyah schools spread throughout the country. In Klaten District, Muhammadiyah schools have developed quite rapidly. However, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) of Klaten Regency does not yet have a map of the distribution of the Muhammadiyah school, so that the Klaten Regency PDM has difficulty in quickly knowing the distribution of Muhammadiyah schools as a whole. This is the background of the author in building a web-based geographic information system (GIS) for Muhammadiyah schools in Klaten Regency that can be accessed by the Klaten Regency PDM, making it easier to plan for the improvement of Muhammadiyah schools in Klaten Regency. The method used is secondary data analysis and the construction of a web-based geographic information system (GIS). The stages in the development of a web-based geographic information system refer to the System Development Life Cycle (SDLC). The purpose of this study is to provide recommendations to Majelis Pendidikan Dasar Dan Menengah (DIKDASMEN) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) of Klaten Regency regarding which sub-districts need to build a secondary level Muhammadiyah school. The results of this study are in the form of a WebSIG of the distribution of Muhammadiyah schools in Klaten Regency which can be accessed online. From the results, it is known that in Klaten Regency there are 19 Muhammadiyah Middle Schools, 6 Muhammadiyah MTs, 5 Muhammadiyah High Schools, 14 Muhammadiyah Vocational Schools, and 1 Muhammadiyah MA. The sub-districts that are prioritized for the construction of middle-level Muhammadiyah schools are Tulung District or Polanharjo District. With the uneven distribution of Muhammadiyah schools in Klaten Regency, it is necessary to increase educational facilities in Klaten Regency. The system built can be accessed by the general public.
MINI SEMINAR KESEHATAN REPRODUKSI “KUPAS TUNTAS MASALAH ANEMIA, DISMENOREA, SADARI & STRATEGI PENANGANAN DARI PRESPEKTIF KEBIDANAN” Siskana Dewi Rosita; Wigunantiningsih, Ana; Fakhidah, Luluk Nur
Abdi Geomedisains Vol. 5, No. 2, December 2024
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v5i2.317

Abstract

It is important in the phase of teenagers to get specials attention since in this period the teens experience a lot of change both physically and psychologically even health problems which are often experienced by female teenagers, such as anemia, a lump in the breast and dysmenorrhea which happen every month. However, the teens are still lack of knowledge about reproductive health problems and how to deal with. Even, the female teenagers consider those problems as a common thing and it is considered as something taboo to share. Some teens also feel ashamed to come and check-up at a health center. This community service is wrapped in reproductive health mini-seminar activities to make it more interesting. The methods used during the health education are lecturing, question and answer, and practice. This community service is aimed at improving the teens’ knowledge about anemia, handling dysmenorrhea, and practicing self-awareness (SADARI) independently. This activity was conducted on June 20th, 2019 and followed by 85 students of Muhammadiyah Senior High School 1 from class X and XI. After joining this activity, it is expected that the participants can appropriately react and be responsive to reproductive health problems that are often experienced by teens.
Penerapan Program Fisioterapi Untuk Mengatasi Permasalahan Nyeri Leher Pada Komunitas Pengrajin Stamp Batik Laweyan Arif Pristianto; Naufal, Adnan Faris; Istiqomah, Istiqomah; Azizah, Ummi
Abdi Geomedisains Vol. 4, No. 1, July 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v4i1.327

Abstract

Pain in the neck and shoulder area is a common problem that is very complained by the community. Most of the pain points occur in the m. upper trapezius, m. levator scapula, m. infraspinatus and m. scalenus. One of the muscles that is very susceptible to pain is the upper trapezius muscle. One of the jobs that can cause pain in the neck is the batik stamp craftsmen. The process of making batik stamps starts from the neck, shoulders, elbows and hands working in different positions. This position lasts for several hours and is often unknowingly positioning the body is not ergonomic. Functional neck when doing activities with poor ergonomics for a long time causes continuous muscle tension. This can cause muscle contractures, pain and limitation of the scope of motion (LGS) of the neck, thus disrupting the functional activities of the neck. The method used to assess the risk of work attitude using Rapid Entry Body Assessment (REBA) while for pain complaints used Visual Analogue Scale (VAS). The physiotherapy program provided was in the form of stretching exercises with the Integrated Neuromuscular Inhibition Technique (INIT) as well as education related to ergonomic positions. The activities were monitored for 2 weeks there was an increase in workers' understanding of a good position and how to deal with complaints related to neck pain with the techniques taught. Massive information in the form of direct simulations related to stretching movements and the installation of banners related to exercise information as well as consultations via WhatsApp groups and teleconference media proved to be very effective.
Edukasi Pencegahan Stunting dan Penanggulangan Sampah melalui Program KKNMAs di Desa Tanak Beak, Lombok Barat Kamila Rahma, Tara; Priyono , Kuswaji Dwi
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 2, January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i2.396

Abstract

Tanak Beak merupakan salah satu desa yang terletak di Kecamatan Narmada, Kabupaten Lombok Barat, Provinsi Nusa Tenggara Barat, Indonesia. Desa Tanak Beak merupakan salah satu dari 16 desa dan kelurahan yang berada di Kecamatan Narmada. Desa ini mempunyai luas wilayah ±321.320 Ha yang terdiri dari areal persawahan seluas ±156.320 Ha, areal perkebunan seluas ±40 Ha, areal permukiman seluas ±80 Ha, dan lain-lain seluas ±45 Ha. Namun, di samping memiliki wilayah yang luas, desa Tanak Beak memiliki beberapa permasalah. Masalah-masalah tersebut diantaranya mengenai permasalahan tentang tingginya angka stunting dan permasalahan sampah yang sampai saat ini belum terselesaikan di Desa Tanak Beak. Metode pelaksanaan yang dilakukan dalam menemukan masalah pada penelitian ini menggunakan teknik Direct Observation (Observasi Langsung) dan Semi Structured Interviewing. Direct Observation yaitu kegiatan observasi secara langsung pada objek-objek tertentu, kejadian, proses, hubungan-hubungan masyarakat, dan dilengkapi dengan gambar-gambar atau foto-foto yang dijadikan sebagai bukti yang memiliki makna tertentu sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Sedangkan Semi Structured Interviewing adalah suatu teknik pengumpulan data berupa wawancara yang berlangsung mengacu pada satu rangkaian pertanyaan terbuka. Program-program yang direncanakan berjalan dengan baik sesuai dengan jadwal kegiatan kelompok yang telah direncanakan. Melalui pelaksanaan program ini, diharapkan pihak desa berkomitmen untuk menindak lanjuti kegiatan ini melalui program yang sudah dicanangkan oleh pihak desa yaitu Dapur Stunting yang bertujuan untuk mengedukasi ibu-ibu muda tentang penerapan pola asuh yang tepat serta pemberian makanan yang sesuai dengan kebutuhan gizi anak.
Optimalisasi Penanggulangan Masyarakat Di Bidang Kesehatan Di Era Pandemi Covid-19 Di Desa Gelogor, Kecamatan Kediri, Lombok Barat Arum Almuaromah, Dita; Sarjito, Sarjito
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 2, January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i2.414

Abstract

Kondisi darurat akibat Covid-19 dalam kerangka negara kesatuan tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, namun perlu peran dan tanggung jawab pemerintah daerah. Hal ini menjadi penting bagi pemerintah untuk melakukan inovasi kebijakan dalam penanganan pandemi Covid-19 tanpa mengesampingkan kebijakan yang telah di keluarkan oleh pemerintah pusat. Pada Kuliah Kerja Nyata Muhammadiyah Aisyiyah 2021 di Lombok Barat ini penulis melakukan pengabdian Masyarakat secara langsung walaupun di masa pandemi. Beberapa program kerja unggulan penulis adalah webinar Hidup sehat ditengah pandemic Covid-19 dan  Pencegahan Stunting dan pernikahan usia dini. Dua program kerja ini adalah yang paling penulis unggulkan karena melihat kebutuhan dan keadaan masyarakat dimana desa Gelogor pernah masuk dalam daftar desa yang mengalami Stunting parah.
Pelatihan Pengolahan Produk Pangan Berbasis Jagung Sebagai Upaya Meminimalisir Kasus Stunting di Desa Dasan Tapen Rinanda, Isma; Sarjito , Sarjito
Abdi Geomedisains Vol. 3, No. 2, January 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23917/abdigeomedisains.v3i2.422

Abstract

Desa Dasan Tapen memiliki potensi lokal yang dapat dikembangkan dan diberikan inovasi. Salah satu potensi lokal di Desa Dasan Tapen adalah jagung. Jagung banyak ditanam disekitar desa. Jagung dimanfaatkan sebagai penambah gizi seimbang yang berguna untuk meminimalisir hingga mencegah kasus stunting. Susu jagung merupakan bahan makanan nabati dan sumber protein. Sumber protein yang berada dalam 100 gram jagung mengandung 9,2 gram protein. Protein sangat membantu membentuk jaringan otot baru dan meningkatkan kerja sel dalam tubuh. Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita (bayi di bawah lima tahun) akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak terlalu pendek untuk usianya.Tujuan dilakukan kegiatan ini yaitu untuk kemudian hari membuat warga Desa Dasan Tapen menjadi sadar akan pentingnya gizi seimbang yang dikonsumsi guna meminimalisir kasus stunting dan menjaga pola hidup sehat.