cover
Contact Name
INDRIATI MARTHA PATUTI
Contact Email
indri.m.patuti@ung.ac.id
Phone
+6282221477786
Journal Mail Official
tekniksipil@ung.ac.id
Editorial Address
Jl. B.J. Habibie, Moutong-Kec. Tilongkabila
Location
Kota gorontalo,
Gorontalo
INDONESIA
Composite Journal
ISSN : -     EISSN : 28075919     DOI : https://doi.org/10.37905/cj.v1i1.7
Core Subject : Engineering,
The journal aims to become an efficient means of publishing and distributing high-quality information from researchers, scientists, and engineers. The main scopes are as follows: Advances in Composite Materials, Computational Mechanics, Foundation and Retaining Walls, Slope Stability, Soil Dynamics, Soil-Structure Interaction, Pavement Technology, Tunnels and Anchors, Site Investigation and Rehabilitation, Ecology and Land Development, Water Resources Planning, Environmental Management, Earthquake and Tsunami Issues, Safety and Reliability, Geo-Hazard Mitigation, Case History and Practical Experience, Others
Articles 55 Documents
Analisis Manajemen Risiko Pada Pelaksanaan Pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo Lina, Melina Gobel; Sumaga, Arfan Usman; Tuloli, Mohammad Yusuf; Bahsuan, Rifadli
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.138

Abstract

Manajemen risiko pada pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo dianggap perlu untuk dapat mencapai tujuan proyek dengan biaya dan waktu yang tepat. Sehubungan dengan hal tersebut, maka perlu dilakukan kajian identifikasi dan analisis risiko konstruksi pada saat pelaksanaan pembangunan Rusun BPK RI Kota Gorontalo. Parameter yang dianalisis dalam penelitian ini adalah pengujian validitas dan reliabilitas menggunakan SPSS, severty index, metode probability impact matrict. Hasil analisis menunjukkan terdapat 36 variabel risiko pada proyek pembangunan Rusun BPK RI Provinsi Gorontalo yang telah dilakukan pengujian validitas dan reliabilitas semua terbukti valid dan reliabel. Variabel risiko diklasifikasikan menjadi 7 variabel yaitu Risiko Fource Majeure, Risiko Material dan Alat, Risiko Tenaga Kerja, Risiko Pelaksanaan, Risiko Desain dan Teknologi, Risiko Manajemen dan Dampak Lingkungan. Berdasarkan pengolahan data pada kuesioner, didapatkan tingkat risiko yang tinggi yaitu variabel risiko Fource Majeure, dengan nilai mean atau rata-rata probabilitas sebesar 40,56% dan dampaknya sebesar 47,78%, tingkat risiko tinggi yang didapatkan berdasarkan hasil wawancara yaitu variabel risiko Fource Majeure pada indikator risiko Cuaca Tidak Menentu.
Analisis Life Cycle Cost Pada Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga, Gorontalo Doda, Indriani Kurniati; Utiarahman, Arfan; Sumaga, Arfan Usman
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.139

Abstract

Keberadaan bangunan memegang peranan penting dalam kehidupan manusia. Setelah dibangun, diharapkan dapat menjalankan fungsinya sesuai dengan umur layanan yang direncanakan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis biaya pemeliharaan pada bagian dinding (pengecatan), plafond dan pelapis lantai/keramik pada gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga dan menganalisis komponen yang memiliki biaya pemeliharaan terbesar pada gedung tersebut. Analisis data meliputi identifikasi lokasi penelitian dengan observasi lapangan dan mengumpulkan data RAB bangunan yang digunakan untuk menganalisis Life Cycle Cost (LCC) bangunan. LCC aktual Gedung Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Telaga pada lantai 1, 2, dan 3 berdasarkan item yang ditinjau yaitu biaya awal sebesar Rp 642,015,564.75 (17.46%), biaya pemeliharaan dinding sebesar Rp. 977,724,531.43 (26.59%), biaya pemeliharaan lantai sebesar Rp. 809,013,395.252 (22%), biaya pemeliharaan keramik sebesar Rp. 96,316,033.733 (2.62%) dan biaya operasional sebesar 1,152,000,000.00 (31.33%). Sehingga didapat total LCC sebesar Rp 3,677,069,525.15. Berdasarkan perhitungan didapat total biaya pemeliharaan sebesar Rp. 1,883,053,960.40. Komponen lantai merupakan elemen dengan biaya pemeliharaan tertinggi mencapai 26.59% atau sebesar Rp. 977,724,531.43
Rekayasa Waktu dan Biaya Pada Pembangunan Gedung Bertingkat (Studi Kasus: Rumah Susun BPK RI Kota Gorontalo) Fira, Maghfirah Maulidyah Mantulangi; Sumaga, Arfan Usman; Tuloli, Mohammad Yusuf; Bahsuan, Rifadli
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.140

Abstract

Proyek dapat diartikan sebagai upaya atau kegiatan yang terstruktur untuk mencapai tujuan, sasaran dan harapan-harapan penting dengan menggunakan anggaran dana serta sumber daya yang tersedia, yang harus diselesaikan dalam jangka waktu tertentu. Suatu proyek membutuhkan manajemen proyek dalam membuat penjadwalan waktu yang efektif dan efisien agar pelaksanaan pekerjaan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan sehingga tidak mengalami keterlambatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisa manajemen waktu dan total biaya setelah dilakukan percepatan durasi dengan menambah jam kerja (lembur). Metode penelitian yang digunakan yaitu Crashing Program dengan penambahan jam kerja (lembur) pada lintasan kritis. Lintasan kritis diperoleh dari hasil network diagram yang ditampilkan secara otomatis oleh Microsoft Project 2021. Crashing dilakukan dengan menambahkan 1 sampai 3 jam kerja (lembur). Setiap uraian pekerjaan memiliki nilai cost slope serta nilai crash cost (peningkatan biaya akibat dipercepat) yang berbeda – beda pada setiap alternatifnya. Beberapa data yang diperlukan pada penelitian ini seperti RAB, Kurva S dan AHSP. Hasil penelitian menunjukkan biaya normal pada pekerjaan struktur lantai 4 (dak) sebesar Rp. 284.516.635,59 dengan durasi pekerjaan selama 26 hari, setelah dilakukan penambahan 1 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 284.918.720,77 dengan durasi pekerjaan selama 25 hari, penambahan 2 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp. 283.120.499,35 dengan durasi pekerjaan selama 24 hari, sedangkan pada penambahan 3 jam kerja diperoleh total biaya sebesar Rp282.442.842,251 dengan durasi pekerjaan selama 23 hari.
Analisis Manajemen Risiko Pada Pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu Iain Sultan Amai Gorontalo Ismet Ali; Sumaga, Arfan Usman; Tuloli, Mohammad Yusuf; Bahsuan, Rifadli
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.141

Abstract

Manajemen risiko adalah pendekatan untuk mengatasi risiko dan ketidakpastian dengan mengidentifikasi, menganalisis, dan mengurangi dampak risiko sebagai dasar tindakan untuk meminimalkan dampak dari risiko tersebut. Sehingga Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis risiko yang terjadi pada proyek pembangunan Gedung Perkuliahan Terpadu IAIN Sultan Amai Gorontalo. Proyek tersebut menghadapi berbagai risiko konstruksi yang dapat menghambat kelancaran pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan kuisioner dan wawancara untuk mengumpulkan data dari responden yang terdiri dari konsultan, staf administrasi, pelaksana lapangan, dan mandor. Variabel risiko dianalisis menggunakan metode severity index dan matriks probabilitas dan dampak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat 38 variabel risiko valid yang terbagi dalam beberapa kategori risiko, seperti risiko kontraktual, finansial, teknis pelaksnaan, peralatan, manajemen, material, tenaga kerja, desain, dan force majeur. Dari variabel-variabel tersebut, terdapat risiko dominan dengan probabilitas dan dampak tinggi yang perlu mendapat penanganan prioritas, seperti pengalihan pekerjaan oleh kontraktor, ketidakpatuhan tenaga kerja terhadap ketentuan K3, dan kecelakaan kerja. Manajemen risiko yang efektif diperlukan untuk meminimalkan dampak risiko pada proyek guna mencapai penyelesaian yang tepat waktu, sesuai anggaran, dan memenuhi standar keselamatan.
Karakteristik Beton yang Menggunakan Limbah Plastik PVC Sebagai Pengganti Sebagian Agregat Halus Malak, Munifa; Kadarningsih, Rahmani; Utama, Komang Arya
Composite Journal Vol. 5 No. 1 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i1.142

Abstract

Peningkatan populasi mendorong kebutuhan infrastruktur modern, di mana beton dipilih karena keawetan dan kemudahan perawatannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh penggunaan limbah plastik PVC sebagai pengganti agregat halus terhadap mutu beton 21 MPa dan 25 MPa serta menentukan kadar optimal PVC untuk kualitas beton maksimal. Komposisi campuran beton divariasikan dengan menggantikan sebagian agregat halus (pasir) menggunakan limbah plastik PVC pada persentase 0%, 5%, 7,5%, dan 10% dari volume pasir, serta menambahkan fly ash 8% dan superplasticizer 0,5% dari berat semen. Pengujian kuat tekan beton dilakukan setelah beton direndam selama 28 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada beton mutu 21 MPa, penambahan PVC sebesar 5% dan 7,5% meningkatkan kuat tekan sebesar 7% dan 12%, namun menurun sebesar 6% pada 10% PVC. Penggunaan PVC yang optimal terjadi pada 7,5% dengan kuat tekan 27,43 MPa. Sementara itu, pada beton mutu 25 MPa, penambahan 5% PVC meningkatkan kuat tekan sebesar 5%, namun terjadi penurunan sebesar 9% dan 25% pada 7,5% dan 10% PVC. Campuran optimal tercapai pada 5% PVC dengan kuat tekan 30,46 MPa.
EVALUASI ANGKUTAN SEDIMEN MELAYANG PADA SUNGAI BONE DI PROVINSI GORONTALO Putri, Wardah; Utama, Komang Arya; Husnan, Rawiyah
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.145

Abstract

Sungai Bone mengalami pendangkalan di bagian muaranya. Tingginya angkutan sedimen melayang pada Sungai Bone terlihat dari kondisi fisik air yang keruh di sepanjang tahun baik musim kemarau maupun penghujan yang disebabkan oleh banyak faktor diantaranya erosi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi besar laju angkutan sedimen melayang pada daerah hulu, tengah, dan hilir Sungai Bone. Metode penelitian yang dilakukan yaitu dengan membandingkan pengukuran sesaat dan tiga Metode Empiris berupa Metode Lane and Kalinske, Metode Einstein dan Metode Chang Simon and Richardson. Pengambilan sampel yang dilakukan di lapangan berupa sampel sedimen melayang, sampel sedimen dasar dan pengukuran hidrometri pada sungai. Sampel diuji di Laboratorium untuk mendapatkan parameter yang diperlukan pada formulasi yang dipilih. Hasil perhitungan laju angkutan menggunakan Metode Sesaat berkisar antara 925,40-1.179,81 ton/tahun, menggunakan metode Lane and Kalinske berkisar antara 2.180,51- 3.492,05 ton/tahun, menggunakan Metode Einstein berkisar antara 22,23-33,32 ton/tahun, dan menggunakan Metode Chang Simon and Richardson berkisar antara 45,12-68,35 ton/tahun. Persentase beda perbandingan hasil perhitungan antara Metode Sesaat terhadap Metode Empiris sebesar 152,55% lebih besar untuk Sesaat-Lane and Kalinske, 97,52% lebih kecil untuk Sesaat-Einstein dan 94,99% lebih kecil untuk Sesaat-Chang Simon and Richardson.
ANALISIS KINERJA LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BACHARUDDIN JUSUF HABIBIE DENGAN MENGGUNAKAN PERANGKAT LUNAK VISSIM Hunta, Nur Fauziah Juliana; Kadir, Yuliyanti; Desei, Frice Lahmudin
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.156

Abstract

The Bacharuddin Jusuf Habibie Road, which underwent improvements compared to the previous year, has not yet experienced traffic congestion. However, with increasing vehicles, congestion will likely occur in the coming years. Objective: To analyze the road characteristics, including geometric features, speed, travel time, traffic volume, and composition; road performance, free-flow speed, density, road capacity, degree of saturation, and level of service; and simulation results using VISSIM software. Methodology: The study utilized both primary and secondary data. Primary data were collected through field observations, while secondary data were sourced from journals, books, and government agencies. Results: The analysis shows the highest traffic volume occurs on Tuesdays between 16:00-17:00, with a total volume of 2,710 vehicles/hour or 1,117.8 passenger car units (PCU)/hour, predominantly consisting of motorcycles (82.32%), followed by sedans (11.77%), passenger vehicles (0.01%), pickup trucks (4.78%), small and large buses (0.19%), two-axle trucks with 4 and 6 wheels (0.92%), and articulated trucks (0.01%). Conclusion: The performance analysis of the Bacharuddin Jusuf Habibie Road in Bone Bolango Regency, utilizing the PKJI (Indonesian Highway Capacity Manual) 2023 method, reveals a free-flow speed of 46.269 km/h, a traffic density of 2.08 vehicles/hour/m, a road capacity of 1,484 PCU/hour, degree of saturation of “0.38” indicates a stable flow with very good condition and is categorized as A. Then, the level of service D is observable from vehicles speed according to the Government Regulations of 2015
EVALUASI KINERJA SIMPANG BERSINYAL DAN PENGATURAN ULANG WAKTU SIKLUS APILL MENGGUNAKAN PTV VISSIM Pantulu, Ivana; Kadir, Yuliyanti; Desei, Frice Lahmudin
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.157

Abstract

The signalized intersection of Jalan Raja Eyato - Moh. Yamin A.R. Koniyo serves as a connection between commercial areas, tourist attractions, fast-food restaurant zones, and religious sites. As a result, this intersection experiences heavy traffic flow. Additionally, its asymmetric/weaving geometric design extends travel time from one approach to another. This study aims to evaluate the intersection's performance and level of service using the Indonesian Highway Capacity Guidelines (PKJI) 2023 and simulation modeling with PTV Vissim Student Version. The analysis results based on PKJI 2023 show the delay values as follows: Jalan Moh. Yamin at 49 seconds with level of service E, Jalan A.R. Koniyo at 38,1 seconds with level of service D, Jalan Raja Eyato (west) at 49,5 seconds with level of service E, and Jalan Raja Eyato (east) at 33,6 seconds with level of service D. The average intersection delay is 37 seconds, classified as level of service D. Meanwhile, the simulation results using PTV Vissim Student Version indicate delay values of 73,4 seconds with level of service E for Jalan Moh. Yamin, 72 seconds with level of service E for Jalan A.R. Koniyo, 46,3 seconds with level of service D for Jalan Raja Eyato (west), and 27,8 seconds with level of service C for Jalan Raja Eyato (east), with an average intersection delay of 54,5 seconds with level of service D. Four alternative solutions were proposed to improve the intersection's performance. The best solution is Alternative 2. which reduced signal phases four to three. This adjustment reduced delays by approximately 33% compared to current conditions, without requiring additional infrastructure costs.
TINGKAT KEBISINGAN AKIBAT AKTIVITAS LALU LINTAS YANG BERADA DI KAWASAN PASAR LASOANI KOTA PALU Abdi, Mohamad Rifki; Karlinda Kadir, Andi Iin Nindy; Patunrangi, Siti Nurfajrina J.; Ode Asri, Aristi Ayuningsi
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.180

Abstract

Rapid population growth in urban areas affects various aspects of life, including population mobility and changes in socio-economic activities. One of the negative impacts resulting from these changes is the increase in noise levels, which becomes a significant source of sound pollution in urban environments. This study aims to identify the traffic noise levels generated by activities at Pasar Lasoani, Palu City, and analyze the factors influencing them, such as vehicle volume and vehicle speed. The methods used in this study include noise measurement, traffic volume analysis, vehicle speed measurement, and multiple linear regression analysis. The results show that the noise levels at Pasar Lasoani on Saturday exceeded the environmental quality standards, with noise levels at monitoring points reaching 74 dB. On Monday, when there was no market activity, the noise levels were lower. Vehicle volume and speed were found to have a significant impact on noise levels, with vehicle volume having a positive effect and vehicle speed having a negative effect on noise levels. The multiple linear regression analysis indicated that vehicle volume (X1) and vehicle speed (X2) significantly influence noise levels simultaneously. Noise distribution mapping using Surfer 11 software showed variations in noise levels at different points in the Pasar Lasoani area, with the highest noise levels occurring on Saturday. This study provides a clear understanding of the factors influencing noise levels and noise distribution in crowded market areas, as well as the contribution of economic activities to urban environmental quality.
ANALISIS PENGELOLAAN SAMPAH DAN KETERSEDIAAN INFRASTRUKTUR TEMPAT PEMBUANGAN SEMENTARA (TPS) DI KOTA GORONTALO Aulia, Nurul Hikma; Mahmud, Marike; Utiarahman, Arfan
Composite Journal Vol. 5 No. 2 (2025): Composite Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Negeri Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37905/cj.v5i2.181

Abstract

Effective waste management remains a major challenge in urban areas, including Kota Selatan Subdistrict, Gorontalo City, which is experiencing an increase in waste volume due to population growth and economic activities. Infrastructure limitations, particularly in the availability of Temporary Disposal Sites (TPS), have resulted in waste accumulation and pose a risk of increased environmental pollution. This research aims to analyze the volume of waste generation, evaluate the existing conditions of TPS, ad assess the capacity of infrastructure in handling waste in Kota Selatan Subdistrict, Gorontalo City. This research employs a quantitative analysis method combined with field surveys focusing on waste volume and the availability of Temporary Disposal Site (TPS) infrastructure in Kota Selatan Subdistrict. Data collection involved direct observation, recording of waste volume generated, interviews with waste management officials, and sampling following the procedures established in SNI 19-3964-1994. The results indicate that the total volume of waste in Kota Selatan Subdistrict reaches 111,03 m3/day, with contributions from residential sources at 6,01% and non-residential sources at 93,99%. The availability of TPS infrastructure is highly limited, with only two (2) functioning container units out of the ideal requirement of approximately 19 units. The percentage of waste successfully transported reaches 82,95% of the total daily waste generation, leaving about 17,05% uncollected. Meanwhile, the waste transport frequency achievement in the research area stands at 82,64% of the targeted frequency.