INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan
This journal focuses on the development of education, religion, and cultural research, either locally, nationally, or internationally through the publication of research articles and reports. This journal covers a wide range of disciplines, containing studies of education, religion, and culture based on national education, multiculturalism, local wisdom, transformation in Islamic societies, as well as political and economical change.
Articles
278 Documents
Studi positivisasi hukum Islam di Indonesia
Arianto;
H. Nur Ahid
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (689.781 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.266
Metode penelitian dan pengembangan adalah metode penelitian yang digunakan untuk menghasilkan produk tertentu, dan menguji keektifan produk tersebut. Tulisan ini berusaha mengulas secara singkat metode penelitian dan pengembangan (R&D) beserta tahapan-tahapan yang harus dilakukan dan model yang dihasilkan.Fiqh Keindonesiaan dapat diartikan sebagai sebuah konsep fiqh yang lebih berbasis lokal Indonesia. Tulisan ini melakukan pelacakan historis terkait eksistensi hukum Islam di Indonesia melalui teori-teori pemberlakuan hukum Islam yang meliputi periode penerimaan hukum Islam sepenuhnya dan periode penerimaan hukum Islam oleh hukum adat. Hasbi As-Shiddiqi dan Hazairin merupakan dua tokoh penggagas fiqh model keindonesiaan tersebut, selain para cendikiawan lainnya. Hasbi Hasbi termasuk salah seorang pembaharu yang menawarkan ide-idenya secara komprehensif, mulai dari konsep “fiqh Indonesia”-nya, sampai pembaharuan hukum yang meliputi prinsip dan sekaligus metodenya. Sedangkan Hazairin mengusulkan pengembangan suatu sistem warisan baru yang diinterpretasikan dan dielaborasikan berdasarkan persepsi skriptual al-Qur’an dan Sunnah bukanlah sistem patrilineal, tetapi bilateral, yakni model kekeluargaan. Formalisasi konsep fiqh yang bernuansa keindonesiaan telah menghasilkan beberapa produk peraturan perundang-undangan penting yang secara formil maupun material, seperti UU tentang Hukum Perkawinan Islam, juga terdapat peraturan-peraturan lain yang berada di bawah Undang-undang, Seperti PP, Inpres dan Peraturan MahkamahAgung, dan Kompilasi Hukum Islam dan Kompilasi Hukum Ekonomi Syariah.
Aktivitas Keberagamaan Para Pekerja Migran Indonesia di Hong Kong
M. Syarif;
Ali Muchasan
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (754.957 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.267
Artikel ini memperbincangkan tentang aktivitas keberagamaan para pekerja migran Indonesia di Hong Kong. Fokus utamanya diletakkan pada karakteristik keberagamaan mereka selama berada di negeri orang serta apa saja aktivitas mereka guna memenuhi tuntuhan layanan pendidikan agama demi mengisi kebutuhan spiritual mereka selama berada di Hong kong dalam rangka bekerja. Artikel yang berbentuk studi eksploratif ini menggunakan buku, artikel di jurnal, berita di media, dan wawancara sebagai basis referensi untuk menyajikan data.
Pola Hidup Sehat Menurut Al-Qur’an:(Kajian Maudhu’i Terhadap Ayat-ayat Kesehatan)
Ria Puspitasari
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (693.224 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.268
Saat ini kajian tentang kesehatan menjadi sesuatu yang sangat diminati, terlebih lagi dengan kondisi dunia yang sedang tak henti-hentinya diserang pandemi, dalam tulisan ini penulis akan menggali tentang pola hidup sehat menurut al-Qur’an dengan berangkat dari ayat-ayat tentang kesehatan. Penulis menggunakan metode Maudhu’i atau yang kita kenal dengan metode tematik, yaitu metode yang ditempuh oleh seorang mufassir dengan cara menghimpun ayat-ayat al-Qur’an yang memiliki tujuan dan tema yang sama. Penelitaian ini bersifat kajian pustaka (library research) yang dilakukan dengan cara dokumentasi, yaitu dengan cara mengumpulkan data dengan cara mencari serta menelaah data kualitatif yang sesuai dengan tema dari sumber primer dan sumber sekunder. Data yang digunakan adalah Al-Qur’an sebagai sumber primer dan data-data lain yang ada kaitannya sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa pola hidup sehat yang dipaparkan dalam al-Qur’an dibagi menjadi dua yaitu pola hidup sehat secara jasmani dan pola hidup sehat secara rohani. Hal ini sejalan dengan pola hidup sehat pada umumnya yang telah dijelaskan oleh para ahli kesehatan termasuk WHO, untuk mendapatkan kesehatan yang utuh manusia harus memperhatikan pola hidup sehat, bukan hanya kesehatan jasmani tetapi juga kesehatan rohani yang keduanya memiliki hubungan yang sangat erat dan saling mempengaruhi.
Analisis Pengukuran Dan Strategi Peningkatan Produktivitas, Efektivitas, Efisiensi Kantor CV OSSEE Dengan Metode Omax
Chavid Moyo Jaladri;
Yulian Adi Wijaya
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.269
Cv OSSEE bergerak dibidang distribusi barang yang berdiri pada tahun 2010. CV OSSEE telah mengembangkan bisnisnya lebih jauh dengan menambahkan produk-produk buatan perusahaan. Untuk itu sangat penting bagi perusahaan untuk meningkatkan produktivitas khususnya pada departemen manufaktur, dimana kualitas produksi sangat ditentukan baik oleh produk yang dihasilkan maupun proses produksi yang dilakukan. Pada kasus CV OSSEE di departemen produksi pada bulan Juli-Desember tahun 2014 didapat nilai indikator produktivitas dengan menggunakan metode Objective Matrix (OMAX) adalah: 3.42, 3.92, 5.29, 3.00, 2.07, dan 1.92 dengan nilai rata - rata 3.27 (berada diatas nilai standar 3,00), dan Rasio produktivitas terendah terdapat pada rasio 1 perbandingan antara total produk aktual terhadap waktu kerja. Penyebab rendahnya rasio 1 antara lain: tidak diberlakukan tata tertib, kurangnya pelatihan, sanksi yang kurang tegas dan faktor k3 (kesehatan, keamanan dan keselamatan kerja) yang masih kurang diperhatikan oleh perusahaan. Produktivitas yang baik akan mampu meningkatkan presentase jumlah produksi yang dihasilkan, waktu kerja efektif dari sebuah proses produksi yang semakin singkat, waktu kerja dari suatu proses kerja maka produktivitas akan meningkat.
Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia Pada CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura
Daniel Ayub Dawan
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (797.434 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.270
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Bagaimana Stategi pengembangan Sumber Daya Manusia pada CV. Fajar Cendekia Intermedia dan Faktor – faktor apa saja yang mempengaruhi strategi pengembangan Sumber Daya Manusia pada CV. Fajar Cendekia Intermedia. Diharapkan dengan adanya penelitian ini mampu meningkatkan pengembangan SDM sehingga berdampak pada meningkatan pendapatan perusahaan. Desain yang digunakan dalam penelitian ini adalah ex-post facto dengan One Shoot Case Study yang menggambarkan fenomena nyata yang terjadi di lapangan. Penelitian ini dilaksanakan di usaha fotocopy CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura. Subjek penelitian ini adalah pemilik perusahaan dan karyawan yang bekerja di fotocopy CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura. Untuk mengetahui strategi pemasaran dilakukan dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi internal usaha jasa fotocopy CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura memiliki nilai 3,01 yang dapat diartikan kekuatan perusahaan baik dengan penilaian skala likert. Sedangkan pada kondisi eksternal usaha jasa fotocopy tersebut memiliki nilai 3,44 yang dapat diartikan nilai peluang tinggi dengan penilaian skala likert. Sistem kerja yang diterapkan usaha jasa fotocopy CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura efektif dengan ditunjukkan nilai bobot item 0,49 yang dapat diartikan poin tersebut memiliki tingkat ancaman paling rendah dibandingkan ancaman lainnya. Posisi usaha jasa fotocopy tersebut saat ini berada pada fase pertumbuhan usaha dan dibuktikan dengan matriks internal dan eksternal SWOT yang menunjukkan keadaan perusahaan berada pada sel 1. Strategi yang tepat diterapkan usaha jasa fotocopy CV. Fajar Cendekia Intermedia Kota Jayapura saat ini adalah dengan strategi SO (Strength Opportunities).
Using Zoom Meeting as Learning Medium on Speaking Online Class
Kadnawi
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (292.542 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.271
This study was conducted to the problem of using Zoom Meeting as learning medium. This research used descriptive qualitative research design. The population of this research was student of DELTA Education Center. The sample of this research was the student of Speaking Online Class. The research instrument was interview and documentation. The result of the analysis showed Learning English through 1) E-Learning during the Covid-19 pandemic; some of them stated that learning English while at home is quite good even it needs more time to do online. 2) The lesson which is given by PPT, so the students need to prepare it first. They used to study with book, due to pandemic, so they use PPT for their handbook in learning activity. 3) The students need more time to get signal. Because every place has own signal fo having the class. Sometimes they get sufficient signal, suddenly they lose the signal. In the contrary, they lose the signal, but for several minutes they get the signal. 4) The students are from house wives, so they need specific time to study English. It is about 4-5 p.m. every day. 5) The students need to create email, because the learning activity is online. Might as well, they must create email account. 6) To join zoom meeting needs an hour to log in, because they need to connect the signal and waiting from the host.
Pancasila dan Kerukunan Hidup Umat Beragama: Manifestasi Nilai-nilai Pancasila dalam Peran Forum Kerukunan Umat Bergama Kota Jayapura
Amirullah;
Eko Siswanto;
Syaiful Muhyidin;
Athoillah Islamy
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 1 (2022): Februari 2022
Publisher : LPPM IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (474.651 KB)
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i1.272
Konflik antar umat beragama yang pernah terjadi berkepanjangan di Jayapura telah padam dan menjelma menjadi kehidupan yang damai. Salah satu perangkat yang berkontibusi besar dalam perubahan progresif tersebut, yakni Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) kota Jayapura. Penelitian ini bermaksud untuk mengidentifikasi nilai-nilai Pancasila dalam strategi pembinaan kerukuanan umat bergama oleh FKUB Kota Jayapura. Penelitian kualitatif berupa studi kasus ini menggunakan pendekatan analisis normatif-empiris-filosofis. Data primer diambil dari informasi lapangan melalui observasi, wawancara. Sementara data sekunder diambil dari berbagai literatur ilmiah yang relevan dengan objek pokok pembahasan. Sifat pendekatan penelitian ini deskriptif-analitik. Sementara itu, teknik analisa data meliputi reduksi data, penyajian data, serta verifikasi data. Hasil penelitian menunjukan manifestasi nilai-nilai pancasila dalam peran FKUB Kota jayapura dapat dipetakan menjadi tiga strategi besar. Pertama, nilai ketuhanan, kemanusiaan, dan persatuan dalam dialog tokoh agama dengan tokoh masyarakat. Kedua, nilai demokrasi permusayawaratan dalam menampung dan merekomendasikan aspirasi keagamaan dan kemasyarakat sebagai kebijakan pemerintah. Ketiga, nilai keadilan universal dalam sosialisasi kebijakan pemerintah tentang kerukunan umat beragama. Implikasi teoritik dari penelitian ini menunjukan bahwa pelbagai nilai sosial dan keberagamaan yang termuat dalam Pancasila berkontribusi besar dalam membina kerukunan hidup antar umat beragama.
NEUROSAINS DAN KEMAMPUAN BERBAHASA DALAM PEMBELAJARAN
Nurhayati;
Ermis Suryana;
Abdurrahmansyah
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i2.263
Organ tubuh manusia yang berfungsi mengendalikan semua gerak dan fungsi tubuh, termasuk berbahasa, yaitu otak. Secara garis besar, sistem otak manusia dapat dibagi menjadi tiga, yakni (1) otak besar , (2) otak kecil, (3) batang otak. Bagian otak yang paling penting dalam kegiatan berbahasa adalah otak besar. Bagian pada otak besar yang terlibat langsung dalam pemprosesan bahasa adalah korteks serebral. Korteks selebral adalah bagian yang tampak seperti gumpalan-gumpalan berwarna putih dan merupakan bagian terbesar dalam sistem otak manusia. Bagian ini mengatur atau mengelola proses kognitif pada manusia, dan salah satunya tentu saja adalah bahasa. Bahasa merupakan suatu sistem simbol lisan yang dipakai oleh anggota suatu masyarakat. Bahasa untuk berkomunikasi dan berinteraksi antar sesamanya, berlandaskan pada budaya yang mereka miliki bersama. Bahasa digunakan manusia sebagai alat komunikasi. Pada bagian otak tengah berfungsi sebagai pengendali, pendengaran, penglihatan dan gerakan tubuh. Otak bagian tengah ini juga berfungsi untuk pengulangan, ketika bahasa dan pikiran tersebut dituangkan dan diulang-ulang, ia akan menangkap lebih dengan visualisasi dan lebih bisa ditangkap memori untuk menyimpannya. Dalam kaitannya dengan memori, bahasa mempunyai fungsi sebagai alat untuk mengaktifkan memori.
NEUROSAINS DALAM PROSES BELAJAR DAN MEMORI
Relly Maulita;
Ermis Suryana;
Abdurrahmansyah
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i2.264
Didalam ilmu Neuroscience dijelaskan bahwa otak manusia mempunyai kemampuan yang luar biasa. Otak manusia terdiri dari triliunan sel otak dan setiap inci otak tampak seperti Gurita kecil yang begitu komplek. Di setiap set otak terdapat sebuah pusat yang banyak cabangnya dan setiap cabang mempunyai banyak koneksi. Setiap set otak dibuat lebih kuat dan canggih daripada kebanyakan peralatan komputer di dunia . Setiap set saling berhubungan dengan ratusan set yang lain dan mereka saling bertukar informasi. Dari triliunan sel otak tersebut, ada sepersepuluhnya terdiri neuron atau sel saraf aktif yang bisa terjadi hingga 20.000 koneksi yang berbeda dengan sel-sel lain. Otak manusia terdapat empat bagian dan pada tiga tingkatan yang berbeda dari atas batang otak dan yang keempat terselip di bagian belakang. Otak manusia juga memiliki dua sisi yang mana setiap sisinya mempunyai fungsi yang berbeda dan memproses informasi dengan cara yang berbeda pula. Konsep tiga otak dalam satu kepala ( otak triune) menjelaskan tentang cara kerja otak dan hubungannya dengan proses pembelajaran. Proses pembelajaran yang memaksimalkan fungsi otak berarti bukan hanya memberdayakan satu belahannya saja, tetapi mengupayakan pemaksimalan kedua belahannya. Sehingga bisa menghasilkan siswa yang bukan hanya mampu berfikir berurutan dan terstruktur tetapi mampu berfikir secara divergen, global dan kreatif. Secara neurosains, ingatan adalah proses kerja otak yang disertai penyimpanan memori di dalam sistem sinapsis antara neuron. Daya ingat berkaitan langsung dengan proses belajar karena memungkinkan seseorang untuk menyimpan dan mengambil informasi yang telah dipelajari. “Dengan demikian, daya ingat atau memori tergantung pada proses belajar. Kata Kunci: Neurosains, Pembelajaran, Memori
IMPLEMENTASI PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENERAPKAN BUDAYA RELIGIUS SISWA DI MA MAMBA’UL MA’ARIF DENANYAR JOMBANG
Khoirun Nisa';
Zuhrotul Farida
INOVATIF: Jurnal Penelitian Pendidikan, Agama, dan Kebudayaan Vol. 8 No. 2 (2022): September 2022
Publisher : Center for the Research and the Communicator Service of IAI Hasanuddin Pare-Kediri
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.55148/inovatif.v8i2.275
ABSTRACT Education is a way of achieving the sciences to determine the future of civilization. A nation could be developed if education had the quality of students to print only competent students. However, their way of education is not without obstacles, problem such as moral degredation, and a decline in the value of ethics pose problems that should be answered by actors and educators. Therefore, the discourse that has made Indonesia the world leader is in line with that can be achieved in the forward sector. So, to answer the portrait of moral degredation, I offered some formulas that can be implemented with Islamic lerning in a adjusted religious culture. Religious culture is the habituation of releihous values that are applied consistently and continuously. The purpose of this research needs to know all religious cultures that are applied in MA Mamba’ul Ma’arif Denanyar Jombang and the method of that which is used in developing them as. It can be seen from any activity from every activity carried out there, starting from entering the class, repeating rote preceding the lesson started, and also when activities of Islam day celebration. Methods used to collect the data by means of observation, interviews and document using approach qualitative descriptive.