cover
Contact Name
Rinto Susilo
Contact Email
rintosusilo88@gmail.com
Phone
+6282317004608
Journal Mail Official
medicalsains@gmail.com
Editorial Address
https://ojs.stfmuhammadiyahcirebon.ac.id/index.php/iojs/about/editorialTeam
Location
Kota cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian
ISSN : 25412027     EISSN : 25482114     DOI : 10.37874/ms
Core Subject : Health,
The Medical Sains journal is a scientific publication media published by the Muhammadiyah Cirebon College of Pharmacy which is published 4 (four) times in 1 (one) year, namely January-March, April-June, July-September and October-December. The journal contains research in the field of pharmacy covering the fields of formulation, pharmacology, communication pharmacy, A natural chemical chemistry, pharmacognomy and other health sciences which is a means for lecturers and researchers in the health sector to share knowledge and establish cooperation in implementing the Tri Dharma of Higher Education. Purpose and Scope The objective of the publication of the Medical Science journal is to publish articles in the field of pharmacy and other health as well as application of pharmaceutical . Based on this, the editorial board of Medical Sains invites lecturers and researchers to contribute to submit research articles related to the following themes: 1. Pharmaceutical formulation technology 2. Pharmacology 3. Community pharmacy 4. Clinical Pharmacy 5. Natural material chemistry 6. Pharmacognosy 7. Pharmaceutical Analysis and Medicinal Chemistry
Articles 310 Documents
KARAKTERISASI KITOSAN DAN PEMBUATAN NANOPARTIKEL KITOSAN DARI CANGKANG PUPA BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens): EXTRACTION CHITOSAN AND CHARACTERIZATION NANOPARTICLE CHITOSAN FROM PUPAE SHEELS OF BLACK SOLDIER FLY (Hermetia illucens) Sivia Nindi Pratiwi; Nastiti Utami; Prashinta Nita Damayanti
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.516

Abstract

Larva Black Soldier Fly (BSF) termasuk dalam larva lalat pengurai yang bukan merupakan vector penyakit. Cangkang pupa merupakan hasil samping budidaya BSF yang belum banyak dimanfaatkan. Cangkang pupa mengandung kitin yang dapat diubah menjadi kitosan yang dapat dimanfaatkan sebagai media penghantaran obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengkarakterisasi kitosan cangkang pupa BSF berdasarkan SNI No.7949-2013 dan aplikasinya dalam sediaan nanopartikel. Tahap isolasi kitosan meliputi: demineralisasi dengan HCl 3M, deproteinasi dengan NaOH 2M, depigmentasi dengan  2% dan asam oksalat 2%, serta deasetilasi dengan NaOH 50%. Kitosan hasil isolasi dikarakterisasi dan formulasi nanopartikel dengan metode gelasi ionik. Analisis nanopartikel kitosan dilakukan dengan PSA (Particle Size Analizer) dan FTIR (Fourier Transform Infra-red). Hasil penelitian yang didapat menunjukkan analisis spektra infra-red kitosan hasil isolasi menunjukkan gugus fungsi khas pada kitosan, rendemen kitosan 11,93%. Karakterisasi kitosan berupa serpihan serbuk, berwarna putih kecoklatan, tidak berbau, kadar air 6,683%, kadar abu 0,33%, kadar nitrogen 4,091%, derajat deasetilasi 94,41% sehingga memenuhi SNI No.7949-2013. Formulasi nanopartikel kitosan memberikan hasil ukuran partikel 495,7 nm, gugus OH hidroksil tumpang tindih NH dan C=O karbonil muncul pada spektra nanopartikel kitosan.
REVIEW: FACTORS AFFECTING WAITING TIME FOR OUTPATIENT PRESCRIPTION DRUGS IN HOSPITALS Eka Kristia Ayu Astuti; Ayun Sriatmi; Farid Agushybana
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.530

Abstract

Waiting is an activity which frequently causes uncomfortable feelings, particularly in health services. Patients who attend to health care facilities such as hospitals, are eager to receive good and quality health care system without having to wait for a long time. The quality of pharmaceutical services in hospitals influences the level of patient satisfaction with the services provided by pharmacy staff in drug services to patients. There are still numerous waiting times for outpatient prescription drug services in Indonesian hospitals which do not fulfill minimum service standards. Thus, the objective of this review articles is to determine the factors affecting the waiting time for outpatient prescription services at the hospital. This review was conducted by employing the literature review method with a sample size of 12 articles. The results acquired are several factors influencing the waiting time for outpatient drugs in hospitals encompassing: receiving prescriptions, providing etiquette, working on prescription drug concoctions, submitting drugs, facilities and infrastructure, human resources, hospital management information systems and standard operating procedures. Based on the complexity of the issue which was found in this review, the most dominant and influencing factors on the waiting time of outpatient drugs at the hospital are prescription reception, providing etiquette, preparation of prescription drugs, and submitting drugs.
STUDI LITERATUR: JENIS SEDIAAN, SIFAT FORMULASI, DAN NILAI ANTIOKSIDAN TERBAIK LIP CREAM EKSTRAK BIJI COKLAT (Theobroma cacao L) METODE UJI DPPH: LITERATURE STUDY: TYPES OF FORM, FORMULATION PROPERTIES, AND BEST ANTIOXIDANT VALUE OF LIP COCOA BEEN EXTRACT (Theobroma cacao L) DPPH TEST METHOD Mohammad Fauzy R. Syahruddin; Jason Merari; Endang Diyah Ikasari
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.531

Abstract

Biji coklat (Theobroma cacao L,) memiliki kandungan antosianin yang berpotensi sebagai antioksidan alami untuk diformulasikan dalam sediaan lip cream. Antioksidan merupakan molekul penghambat oksidasi yang dapat melindungi kulit dari kerusakan karna radiasi dan UV. Penelitian ini bertujuan ntuk mengetahui hasil uji aktivitas antioksidan tertinggi formulasi kakao pada berbagai jenis bentuk sediaan menggunakan metode uji DPPH serta sifat formulasi fisik yang dihasilkan secara review literatur. Metode penelitian ini adalah literatur review atau tinjauan pustaka. Jurnal penelitian yang sesuai dengan kriteria inklusi (hasil uji aktivitas antioksidan dengan metode uji antioksidan (DPPH) pada cacao) kemudian dikumpulkan dan dibuat ringkasan jurnal. Ringkasan jurnal penelitian tersebut dimasukan ke dalam tabel diurutkan sesuai alphabet dan tahun terbit jurnal. Berdasarkan hasil review literatur yang dilakukan oleh peneliti menghasilkan berbagai jenis formulasi, bentuk sediaan, sifat fisik yang dihasilkan dan nilai uji aktivitas antioksidan. Pada literatur review yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa penelitian internasional yang dilakukan oleh Kasparaviciene et al, (2016) dalam mengevaluasi aktivitas antioksidan lipstik menghasilkan % inhibisi DPPH sebesar 59,8% ± 1,15 (diperoleh aktifitas antioksidan yang sangat kuat) dengan menggunakan formulasi Sea buckthorn oil (11.66) dan Grapeseed oil (6.00), sedangkan penelitian dengan nilai uji antioksidan terendah adalah pada penelitian Marlina (2019) yaitu senilai IC 50 0,008 mg/ml dengan formulasi krim menggunakan setil alkohol 16%. Sifat fisik yang dihasilkan pada penelitian Kasparaviciene et al, (2016) adalah baik dan homogen.
PENETAPAN KADAR ANTOSIANIN TOTAL DAN AKTIVITAS ANTIOKSIDAN EKSTRAK AIR, METANOL, ETANOL 70% TAPE KETAN HITAM : DETERMINATION OF ANTHOCYANIN AND ANTIOXIDANT ACTIVITIES OF WATER, METHANOL, ETHANOL 70% EXTRACT BLACK GLUTINOUS RICE Elvi Trinovani; Mimin Kusmiyati; Yayat Sudaryat; Muhamad Iqbal Rhamadianto
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.553

Abstract

Tape ketan hitam merupakan bahan pangan berkhasiat yang mengandung senyawa antosianin. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui kadar total antosianin dan aktivitas antioksidan tape ketan hitam dari ekstrak air, metanol dan etanol 70%. Kandungan total antosianin ditentukan menggunakan metode pH differensial pada pH 1,0 dan pH 4,5 dengan hasil rata-rata kadar antosianin total dari ekstrak tape ketan hitam dengan pelarut aquadest sebesar 3,6598 mg/100g, pelarut metanol p.a sebesar 4,1191 mg/100g, dan pelarut etanol 70% sebesar 8,4190 mg/100g. Uji aktivitas antioksidan dilakukan menggunakan metode DPPH dan standar yang digunakannya adalah kuersetin. Hasil penelitian menunjukkan nilai IC50 ekstrak air, metanol p.a, dan etanol 70% secara berturut-turut adalah 119,6697 ppm; 94,6237 ppm; dan 88,4847 ppm. Hasil ini menunjukkan ekstrak tape ketan hitam dengan pelarut etanol 70% menunjukkan kadar total antosianin dan aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan pelarut metanol p.a dan air.
REVIEW: MEDICAL CONSUMABLE LOGISTIC MANAGEMENT PROCESS IN HOSPITALS Rachel Karimah; Chriswardani Suryawati; Septo Pawelas Arso
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.554

Abstract

Medical consumable supply management is done in a continuous cycle, or a logistics cycle, in accordance with the goals of logistics management. The planning, budgeting, purchasing, storing, distributing, withdrawing, destroying, and controlling of the requirements come first. Logistics management strongly emphasize inventory and material movement from the point of origin to consumption to satisfy the demands of consumers and users. In other words, the logistics system aims to provide the most excellent service while minimizing costs. Inventory is a vital component of every organization such as hospital. This study aims to understand the management procedure in the hospital installation's logistics unit. The study used a narrative review methodology. The publications compiled for this study were found using the keywords "Logistics Management," "Hospital Logistics Management," "Medical Consumables," and "Logistics Management" in Scopus, Science Direct, ProQuest, SpringerLink, Google Scholar, and Emerald Insight. Consumable healthcare supplies the amount of the materials used was 11 articles. The findings demonstrate the significance of each element to the operation of logistics management. The study's findings indicate that the logistics management process for managing medical consumables has an impact and can serve as a model for the distribution management system for managing medical supplies based on supply chain management evaluations.
FORMULASI DAN UJI AKTIVITAS DEODORAN SPRAY EKSTRAK ETANOL HERBA KEMANGI TERHADAP BAKTERI Staphylococcus aureus: FORMULATION AND ACTIVITY TEST OF DEODORANT SPRAY OF BASIL HERB ETHANOL EXTRACT AGAINST Staphylococcus aureus Sulistiorini Indriaty; Nina Karlina; Nur Rahmi Hidayati; Deni Firmansyah; Rima Yulia Senja; Yasmin Zahiyah
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.566

Abstract

Kemangi (Ocimum sanctum L.) merupakan salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ekstrak etanol daun kemangi dapat diformulasikan menjadi deodoran spray dan pada konsentrasi berapa uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus menunjukkan hasil paling baik. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental. Ekstrak diperoleh dengan metode perkolasi menggunakan etanol 96%. Deodoran spray dibuat dengan variasi konsentrasi ekstrak etanol herba kemangi 8%, 10%, dan 12%. Sediaan dilakukan pemeriksaan skrining fitokimia (alkaloida, flavonoida, steroid/triterpenoid, saponin, dan tanin), uji stabilitas dengan metode cycling test (organoleptis, pH, bobot jenis, viskositas, dan waktu mengering), dan uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus menggunakan metode difusi sumuran. Ekstrak etanol herba kemangi konsentrasi 8%, 10%, dan 12% dapat diformulasikan menjadi sediaan deodoran spray dan formula yang memiliki hasil uji aktivitas terhadap bakteri Staphylococcus aureus paling baik ditunjukkan oleh formula 3.
ANALISIS EFEKTIVITAS BIAYA KOMBINASI CANDESARTAN-AMLODIPIN DENGAN CANDESARTAN-FUROSEMIDE PASIEN HIPERTENSI RAWAT INAP RS XXX: COST-EFFECTIVENESS ANALYSIS OF COMBINATION OF CANDESARTAN-AMLODIPINE WITH CANDESARTAN-FUROSEMIDE IN HYPERTENSION PATIENTS XXX HOSPITAL Nur Rahmi Hidayati; Rinto Susilo; Tomi; Sulistiorini Indriaty; Dewi Kartika
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.585

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu penyakit degeneratif yang membutuhkan perawatan jangka panjang, sehingga perlu dilakukan pengontrolan pada semua pasien hipertensi agar biaya terapi hipertensi tersebut dapat efektif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik pasien (usia, jenis kelamin, status pembayaran, lama perawatan dan tekanan darah), jenis kombinasi obat hipertensi dan efektivitas biaya pengobatan pasien hipertensi di Instalasi Rawat Inap RS XXX Tahun 2021 berdasarkan metode Avarage Cost Effectiveness Ratio (ACER) dan Incremental Cost Effectiveness Ratio (ICER). Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pengumpulan data secara retrospektif. Sampel yang digunakan adalah rekam medik pasien yang terdiagnosis hipertensi dan nota pembayaran pasien di Instalasi Rawat Inap RS XXX tahun 2021 yang memenuhi kriteria inklusi, sebanyak 45. Cara pengambilan sampel menggunakan total sampling. Analisis hasil menggunakan analisis deskriptif dalam bentuk tabel disertai dengan penjelasan. Hasil penelitian berdasarkan karakteristik pasien yang terbanyak berusia 46 - 61 tahun (44,44%), perempuan (51,11%), BPJS kelas III (66,67%), tekanan darah drajat III (33,33%), lama perawatan lebih singkat kombinasi Candesartan-Furosemide rata-rata lama rawat inap 5,37 hari. Berdasarkan jenis kombinasi obat hipertensi paling banyak digunakan yaitu kombinasi CCB+ARB yaitu Amlodipin tab 10 mg + Candesartan tab 16 mg (62,23%). Nilai ACER yang paling cost-effective dan efektivitas terapi tinggi yaitu kombinasi Candesartan-Furosemide sebesar Rp.42.113,58. Berdasarkan perhitungan Nilai ICER bila pasien menginginkan peningkatan efektivitas penyembuhan hipertensi dengan menggunakan kombinasi Candesartan-Furosemide maka pasien harus mengeluarkan biaya tambahan yang dikeluarkan sebesar Rp.14.712,05 per hari lama rawat inap.
FORMULASI NANOEMULGEL KOMBINASI EKSTRAK N-BUTANOL PEGAGAN, EKSTRAK N-BUTANOL LERAK DAN MINYAK BIJI MIMBA MENGGUNAKAN DESAIN FULL FACTORIAL: NANOEMULGEL FORMULATION COMBINATION OF N-BUTANOL EXTRACT OF PEGAGAN, N-BUTANOL LERAK EXTRACT AND MIMBA SEED OIL USING A FULL FACTORIAL DESIGN Sukarjati; Pungky Slamet Wisnu Kusuma; Asti Rahayu
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 7 No 4 (2022)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v7i4.656

Abstract

Gel spermisida yang mengandung bahan aktif nonoxynol-9 merupakan salah satu kontrasepsi non hormonal berbentuk gel yang banyak digunakan di kalangan masyarakat, namun, senyawa nonoxynol-9 dapat menyebabkan iritasi dan gatal-gatal pada vagina. Pada penelitian ini dibuat alternatif herbal spermisida dari tanaman pegagan, lerak dan mimba yang diformulasikan dalam sistem penghantaran nanoemulgel. Pada penelitian ini dilakukan optimasi dan formulasi nanoemulgel berbahan kombinasi dari ekstrak n-butanol Pegagan, ekstrak n-butanol Lerak  dan minyak biji Mimba menggunakan model full factorial design (23). Pada penelitian ini didapatkan hasil bahwa ukuran partikel nanoemulgel memiliki rentang 477,5 ± 0,2 hingga 781,2 ± 0,6 nm. Daya sebar dari Nanoemulgel memiliki rentang 5,8 ± 0,2 sampai 6,6 ± 0,1 cm. Zeta Potensial dari nanoemulgel memiliki rentang -37,1 ± 0,7 sampai -37,1 ± 0,7 mV. Rentang pH yang dihasilkan adalah 5,9 ± 0,1 hingga 6,6 ± 0,1, viskositas yang dihasilkan adalah 768 ± 0,8  hingga 833 ± 0,8 cps.Variabel konsentrasi ekstrak n-butanol lerak dan interaksi antara ekstrak n-butanol pegagan dan minyak biji mimba berpengaruh signifikan terhadap respon ukuran partikel dilihat dari nilai p-value < 0,05 dengan nilai masing-masing p-value 0,04 dan 0,036. Pada respon zeta potential dan respon daya sebar, semua variabel konsentrasi ekstrak n-butanol lerak, ekstrak n-butanol pegagan, minyak biji mimba, interaksi ekstrak n-butanol lerak dan ekstrak n-butanol pegagan, interaksi antara ekstrak n-butanol pegagan dan minyak biji mimba dan interaksi ekstrak n-butanol lerak dan minyak biji mimba memiliki nilai p-value > 0,05, sehingga dapat disimpulkan tidak ada berpengaruh signifikan terhadap respon zeta potential dan daya sebar.
PERKEMBANGAN STUDI DENGUE KAITANNYA DENGAN INTERLEUKIN (IL-6) : BIBLIOMETRIK ANALISIS DARI TAHUN 1992-2022: TREND OF DENGUE STUDY RELATED TO INTERLEUKIN (IL-6): BIBLIOMETRIC ANALYSIS FROM 1992-2022 Pendicho Eko Yuliyanto; Herjanti Ratnawiningsih; Imaniar Noor Faridah; Dyah Aryani Perwitasari; Lalu Muhammad Irham; Arief Rahman Afief; Barkah Djaka Purwanto; Wirawan Adikusuma
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.389

Abstract

Kasus demam berdarah (DB) atau Dengue Fever masih banyak dijumpai di daerah tropis dengan lingkungan yang kurang baik. Penelitian tentang DB telah dilakukan berkaitan dengan mekanisme peradangan dan terbentuknya interleukin-6 akibat respon tubuh terhadap infeksi dengue. Sebanyak 571 artikel berbahasa inggris yang diperoleh dari database scopus tahun 1992 hingga 2022 digunakan dalam analisa bibliometrik tentang dengue yang berkaitan dengan interleukin-6. Analisa bibliometrik digunakan untuk melihat tren penelitian meliputi kata kunci yang banyak digunakan, jurnal penerbit terbanyak, penerbit yang paling banyak dikutip, instansi penulis dan kolaborasi antar penulis digambarkan dalam visualisasi menggunakan aplikasi VOSViewer. Analisa bibliometrik menunjukkan tren penelitian semakin meningkat dari tahun 1992 hingga tahun 2022. Kata kunci yang paling banyak digunakan adalah dengue virus, dengue, cytokines, cytokine, dengue hemorrhagic fever dan inflammation. Jurnal penerbit yang paling banyak menerbitkan artikel adalah Jurnal Frontiers in Immunology dengan 34 artikel dan yang paling banyak dikutip adalah dari Jurnal Immunology sebanyak 1078 kali. Penulis terbanyak berasal dari National Cheng Kung University Taiwan sebanyak 103 penulis, diikuti oleh Mahidol University Thailand sebanyak 71 penulis. Kolaborasi antar penulis Single Country Publication (SCP) maupun Multiple Country Publication (MCP) yang paling banyak adalah Amerika Serikat diikuti negara China kemudian Brazil. Hasil analisa menunjukkan bahwa penelitian mengenai demam dengue yang berkaitan dengan interleukin-6 menunjukkan tren yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Kontribusi penulis didominasi oleh negara-negara maju seperti Amerika dan China. Peran penulis dari negara-negara Asia Tenggara dengan kasus dengue yang tinggi diharapkan dapat semakin berkembang. 
PROFIL PEMBERIAN INFORMASI OBAT SWAMEDIKASI DI APOTEK WILAYAH KECAMATAN LAMONGAN (STUDI DENGAN METODE SIMULASI PASIEN): PROFILE OF PROVIDING SELF-MEDICATION INFORMATION AT PHARMACIES IN LAMONGAN DISTRICT (STUDY WITH PATIENT SIMULATION METHOD) Firda Inayatillah; Devi Octavia; Arief Alfiyan Rahman
Medical Sains : Jurnal Ilmiah Kefarmasian Vol 8 No 1 (2023)
Publisher : Sekolah Tinggi Farmasi Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37874/ms.v8i1.454

Abstract

Tenaga kefarmasian berperan penting dalam kegiatan swamedikasi, bukan sekedar menjual obat, namun dapat memberikan asuhan kefarmasian (pharmaceutical care), yaitu dengan menjelaskan mengenai informasi obat yang dikonsumsi pasien. Pemberian informasi obat mempunyai peranan penting untuk memperbaiki kualitas hidup pasien serta menyediakan pelayanan bermutu, dan juga dapat menurunkan adanya ketidakpatuhan terhadap program pengobatan. Salah satu penyebab ketidakpatuhan tersebut karena disebabkan kurangnya informasi tentang obat, serta pasien juga dapat mengalami efek yang tidak diinginkan dari penggunaan obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil pemberian informasi obat swamedikasi di apotek wilayah Kecamatan Lamongan. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan cross sectional, pengumpulan data menggunakan Lembar checklist dengan jumlah populasi 126. Sampel diambil dengan menggunakan metode purposive sampling, sehingga sampel dalam penelitian ini sebanyak 21 apotek yang memenuhi kriteria inklusi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hampir seluruh responden tenaga teknis kefarmasian berjenis kelamin perempuan. Kesesuaian pemberian informasi obat untuk indikator indikasi obat sebanyak 95.23%, waktu penggunaan obat 88.88%, dosis dan cara pemakaian obat 71.42%, perhatian tentang obat 21.42%, penyimpanan obat 42.86%. Kesesuaian pemberian informasi obat dalam pelayanan swamedikasi perlu dilakukan oleh tenaga teknis kefarmasian untuk memberikan wawasan kepada pasien terkait penggunaan obat yang benar sebelum pasien mengkonsumsi obat tersebut.