cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mangga RT 09 RW 02, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Published by Sagamedia Indo Press
ISSN : 28281616     EISSN : 28281608     DOI : https://doi.org/10.53801/jpmsk
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas (JPMSK), specifically focuses on the main problems in the development of the science of public services as follows: 1. Community Services, Communities, Local Food Security; 2.Community Empowerment, Social Access; 3. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 4. Education for Sustainable Development 5. Less Advanced Areas;
Articles 61 Documents
JAKATARUNG (Menjaga Kesehatan Mata dari Penggunaan Gadget) Salsa Putri Irayani; Dia Nur Rama Sari; Elwan Nanda Eka Putri; Hafifah Fitriana; Dewi Anissa Qisti; Syavira Anastakim Zulian Pitaloka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v1i4.77

Abstract

Latar Belakang: Pada masa pandemi Covid-19, ketika ada larangan tatap muka, semua kegiatan dilakukan secara online atau pembelajaran jarak jauh (PJJ). Salah satu masalah kesehatan yang cukup sering diabaikan oleh pelajar atau mahasiswa adalah masalah kesehatan mata. Bagi pelajar, kebutuhan utama adalah perangkat elektronik seperti komputer, laptop dan handphone untuk membantu proses pembelajaran jarak jauh (PJJ). Durasi penggunaan gadget elektronik dan smartphone sangat mempengaruhi kesehatan mata. Akibat pembelajaran jarak jauh, masalah kesehatan mata yang sering terjadi adalah miopia atau rabun jauh. Hal ini bisa terjadi karena paparan cahaya dari layar monitor pada layar komputer atau ponsel yang membuat mata terasa lelah yang terus menerus menatapnya dalam waktu lama. Tujuan: Untuk mengetahui kondisi kesehatan mata siswa dan membantu menambah pengetahuan siswa untuk menjaga kesehatan mata selama masa pandemi Covid-19 MTS An-Nur 2021. Metode: Pengabdian ini dilakukan dengan melakukan observasi, memberikan edukasi dan memasang media edukasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada siswa kelas 8.2 MTS An-Nur. Kegiatan ini diikuti oleh 29 peserta yang terdiri dari 13 laki-laki dan 16 perempuan. Hasil: Dari hasil kegiatan ini diketahui bahwa 96,5% siswa kelas 8.2 MTS An-Nur memiliki kesehatan mata yang normal. Namun siswa kelas 8.2 MTS AN-Nur ini masih memiliki pengetahuan dan perilaku yang kurang baik dalam menggunakan gadget. Diantaranya menggunakan gadget dengan jarak tidak normal sebanyak 92%, menggunakan gadget dengan durasi yang melebihi normal sebanyak 77,3% dan menggunakan gadget dalam posisi buruk sebanyak 50,6%. Kesimpulan: Pengabdian masyarakat ini memberikan dampak bahwa peserta mengalami peningkatan pengetahuan dengan  sangat baik.
PADUPADI YES OR NO (Pencegahan Diare dengan Edukasi PHBS menggunakan Media Video YES or NO) Salsa Putri Irayani; Elwan Nanda Eka Putri; Dewi Anissa Qisti; Hafifah Fitriana; Syavira Anastakim Zulian Pitaloka
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.83

Abstract

Background: According to the World Health Organization (WHO), diarrhea is the number one cause of death for children under 5 years of age. In general, it is estimated that more than 10 million children under the age of 5 years die worldwide each year, of which about 20% are caused by diarrheal infections. In Indonesia, diarrheal disease is a special event (KLB) that is often accompanied by death. In the city of Bogor, the incidence of diarrhea in toddlers at the Tanah Sareal Health Center, Bogor City, in 2019 141 toddlers experienced diarrhea. In 2020, 107 children under five had diarrhea. And in 2021 21 toddlers had diarrhea. In PBL 1 and PBL 2, it is known that the main cause of diarrhea in children under five in the Tanah Sareal Work Area is the poor implementation of PHBS properly. Objectives: The purpose of this community service is to provide education in the form of counseling related to the application of PHBS in daily life at Posyandu Kartini RW 01 in the working area of ​​the Tanah Sareal Health Center, Bogor City. Methods: The method used is health education related to the prevention of diarrhea by implementing PHBS in the Tanah Sareal Health Center Work Area, Bogor City. This activity was carried out at the Kartini Posyandu RW 01 Tanah Seral, Bogor City with the title PADUPADI YES or NO (Diarrhea Prevention with PHBS education Using Video Media Yes or No). The target of this activity is parents or caregivers of toddlers who live in the Posyandu Kartini area, RW 01 Tanah Sareal, Bogor City. The educational media used are video and a crossword puzzle. To measure the success of this activity, the Pre Test and Post Test are used. Results: The results obtained from the provision of health education are increasing the knowledge of parents or caregivers of toddlers on the correct application of PHBS in daily life, which is 80.9% or as many as 17 parents or caregivers of toddlers. Conclusion: The conclusion obtained from the results of this counseling is that there are still many parents or caregivers of toddlers who do not know and have not implemented PHBS properly and correctly, this is one of the biggest causes of diarrhea in toddlers in the working area of ​​the Tanah Sareal Public Health Center, Bogor City.
Terapi Musik Lullaby terhadap Tingkat Kecemasan pada Masa Pandemi Covid-19 di Cianjur Jawa Barat Marisca Agustina
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.87

Abstract

Latar belakang: Penatalaksanaan kecemasan dapat dilakukan dengan terapi farmakologi dan nonfarmakologi. Terapi farmakologi dengan menggunakan obat-obatan seperti anestesi atau analgesik, namun ada beberapa obat analgesic. Sedangkan terapi nonfarmakologi meliputi reaksi hipnoterapi, imajinasi, umpan balik biologis, pisikofrafilasis, sentuhan terapetik TENS (Transcuteneous Electrical Nerve Stimulation). Tujuan: Untuk memberikan pemahaman, edukasi, persuasi dan promosi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan musik lullaby untuk meminimalkan tingkat kecemasan. Metode: Metode pengabdian masyarakat dengan observasi/identifikasi tanaman obat keluarga, penyuluhan tentang pemanfaatan tanaman obat keluarga dan pembuatan herbarim, workshop tentang terapi musik lullaby terhadap tingkat kecemasan di masa pandemi. Kegiatan ini dilaksanakan secara online melalui platform zoom cloud meeting. Hasil: Hasil yang didapatkan dari pengabdian kepada masyarakat ini sebagai berikut: Kegiatan survei, penyuluhan dan sosialisasi mengenai musik lullaby secara online kepada masyarakat agar memperoleh pengetahuan mengenai musik yang dapat meminimalkan tingkat kecemasan di masa pandemi. Dan kegiatan workshop dan demontrasi musik lullaby sebagai alternatif pengobatan untuk meminimalkan tingkat kecemasan dan sebagai bentuk relaksasi pikiran di masa pandemi ini. Kesimpulan: Pelakasanaan kegiatan pengabdian kepada mayarakat di webinar ini berjalan lancar dan sangat baik sesuai dengan capaian/target yang diharapkan. Hal ini dibuktikan keaktifan dan aktusiame masyarakat dalam penyampaian materi (tanya jawab), dan hasil pengulangan materi dan demontrasi yang dilakukan telah dikuasai oleh masyarakat. Kegiatan ini merupakan salah satu cara untuk memberikan pemahaman, edukasi, persuasi dan promosi kepada masyarakat agar dapat memanfaatkan musik lullaby untuk meminimalkan tingkat kecemasan.
Fasilitasi HITARO (Hidup Tanpa Rokok) di MTS Al-Ittihad Kecamatan Sawangan Kota Depok Sayyed Muhammad Al Fajr; Nur Rizky Ramadhani; Ade Ashar Rahayu; Al Farel Dimas Wibisono; Sausan Salsabillah; Siti Damayanti; Sukmawati Boru Saragih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.90

Abstract

Introduction: Cigarettes are processed tobacco products that are packaged, and produced from the Nicotiana Tabacum, Nicotiana Rustica and other species or their synthetics containing nicotine and tar with or without additives. together is the bad behavior of smoking. Objectives: This activity aims to facilitate public health regarding the dangers of smoking in MTS Al-Ittihad, Sawangan District, Depok City. Method: This public health facilitation activity was carried out on August 10, 2022. The target of this activity was MTs Al-Ittihad students. The method used in this community service activity is to carry out socialization in the form of material presentation and group discussions. Result: The results of the study as many as 31 students of MTS Al-Ittihad, the level of student knowledge about the dangers of smoking was known to be 9 students with a percentage of 29% less aware of the dangers of smoking and 22 students with a percentage of 71% knowing the dangers of smoking. Conclusion: Based on the results of the activities above, it can be concluded that there are differences in students' knowledge before and after the implementation of socialization about the dangers of smoking. there was an increase in knowledge and understanding of the dangers of smoking for students at MTS Al-Ittihad after this community service was held.
Penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) pada Siswa-Siswi MI Muhammadiyah 01 Depok Aisyah Khairunnisa; Anna Maryanah; Shofia Putri Nabila; Marcianus Kai Luli
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.91

Abstract

Pendahuluan: Sekolah merupakan tempat untuk belajar seperti membaca, menulis, dan belajar untuk berperilaku baik. Kurangnya pengetahuan seseorang tentang perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) akan mempengaruhi kesehatannya sendiri khususnya untuk anak usia sekolah dasar. Anak-anak perlu mendapatkan pengawasan terhadap kesehatannya dikarenakan usia sekolah merupakan masa dimana anak-anak mempunyai banyak aktivitas yang seringkali berhubungan langsung dengan lingkungan yang kotor dan menyebabkan anak-anak mudah terserang penyakit.   Tujuan: Untuk memberikan edukasi perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) pada siswa MI Muhammadiyah 01, Beji Depok Tahun 2022. Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan konseling, menggunakan media yaitu lembar tempel, video animasi cuci tangan yang bertujuan bertujuan  untuk  menciptakan komunikasi  dua  arah  dan  membuat  siswa  aktif.  Responden  dalam pengabdian ini adalah siswa kelas 4 MI Muhammadiyah 01, Beji Depok.Tahun 2022. Hasil: Hasil pre-test menunjukan tingkat pengetahuan responden terhadap PHBS 9 orang mendapakan jawaban benar. Setelah pelaksanaan penyuluhan lalu dilaksanakan post-test, tingkat pengetahuan responden terhadap PHBS 13 orang menjawab benar. kesimpulan: Dari hasil pengabdian masyarakat tersebut terdapat perbedaan tingkat pengetahuan siswa/siswi antara sebelum dan sesudah dilakukannya penyuluhan. Sebelum diberikan peyuluhan hanya sekitar 66% peserta yang memiliki pengetahuan yang benar. Setelah diberikan penyuluhan tingkat pengetahuan peserta yang benar meningkat menjadi 80%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa terjadi peningkatan pengetahuan dalam penerapan PHBS di siswa MI Muhammadiyah 01, Beji Depok Tahun 2022.
Peningkatan Pengetahuan tentang Pencegahan Kekerasan Seksual pada Usia Remaja Rindu Rindu; Abdi Abdi; Afifa Afifa; Dewi Dewi; Himawati Himawati; Muhammad Muhammad; Aisah Aisah; Nurmala Nurmala; Nova Nova; Panut Panut; Rifka Rifka; Shalmi Shalmi; Sri Sri; Suharti Suharti; Suyatno Suyatno
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.92

Abstract

Pendahuluan: Kekerasan seksual merupakan semua tindakan paksaan untuk memperoleh tindakan seksual  tanpa memandang status hubungannya dengan korban. Seiring dengan berkembangnya teknologi saat ini banyak dari remaja yang terjerumus kedalam jurang yang menyebabkan kekerasan seksual bisa terjadi, remaja harus dibina dan diberi pengarahan yang baik agar tumbuh dan berkembang secara wajar demi terciptanya Negara yang maju di masa depan, terhindar dari korban kekerasan seksual maupun tidak menjadi pelaku kekerasan seksual. Tujuan: Tujuan dari pengabdian masyarakat ini untuk meningkatkan pengetahuan remaja terkait kekerasan seksual di usia remaja Metode: Metode yang diterapkan yaitu kegiatan dibagi menjadi 3 tahapan. Tahap I persiapan yang meliputi penentuan jadwal pelaksanaan dan pendataan siswa-siswi, dilanjutkan dengan menyiapkan tempat, alat dan media penyuluhan. Tahap II pelaksanaan, meliputi pre-test, pemberian materi penyuluhan, sesi tanya jawab, dan post-test. Tahap III adalah tahap evaluasi Hasil: Kegiatan ini dilaksanakan pada 19 Agustus 2022, di SMAN 109 Jakarta Selatan dan diikuti oleh 42 siswa kelas. Hasilnya menunjukkan terdapat nilai rata-rata dari pre-test 45 dan post-test adalah 85, artinya terjadi peningkatan pengetahuan tentang pencegahan kekerasan seksual pada remaja. kesimpulan: Kegiatan ini dapat memberikan pemahaman tentang kekerasan pada umumnya dan kekerasan seksual pada usia remaja pada khususnya. Siswa dan siswi SMU 109 Jakarta dapat memahami pentingnya pengetahuan tentang kekerasan seksual pada usia remaja sebagai bekal dalam kehidupan sehari hari dan Pengabdi telah ikut serta membantu program pemerintah dalam menambah pengetahuan para remaja dengan memberikan edukasi kepada para siswa dan siswi.
Manajemen Fatigue pada Anak yang Mengalami Kanker di Rumah Singgah Lina Dewi Anggraeni; Elisabeth Isti Daryati; Sari Nartiana; Nyimas Heni Purwati; Meidiana Bangun; Catur Parmiyati; Eka Handayani; Nurbetty Ginting; Indra Hendrawan; Istinganah Istinganah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i1.99

Abstract

Pendahuluan: Fatigue ​atau kelelahan dirasakan hampir semua pasien kanker. Kelelahan terjadi sebagai akibat berkembangnya penyakit kanker dan efek terapi. Kelelahan dapat dirasakan sebelum maupun setelah terapi diselesaikan serta dapat mengganggu fungsi fisik, psikis, mental dan sosial. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan keluarga dan anak tentang fatigue dan meningkatkan keterampilan dalam mengatasi kelelahan dan nyeri. Metode: Metode yang digunakan yakni pertama membuat grup Whatsapp dengan pendamping orang tua lalu membagikan link kuesioner pre-test. Kemudian  pemberian  materi  penyuluhan,  sesi tanya jawab, dan post-test. Selanjutnya tahap evaluasi. Hasil: Kegiatan ini dilaksanakan di rumah singgah X, diikuti oleh anak dengan kanker, orang tua dan para fasilitator. Hasil menunjukan terdapat peningkatan pengetahuan tentang penanganan fatigue. Kesimpulan: Kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan menurunkan tingkat fatigue yang dirasakan oleh anak dengan kanker. Pengabdi membantu anak-anak dengan kanker meningkatkan kualitas hidupnya.
Optimalisasi Self Care pada Penderita Hipertensi melalui Edukasi Latihan Relaksasi Otot Progresif Wa Ode Sri Asnaniar; Nur Wahyuni Munir; Akbar Asfar; Safruddin; Wan Sulastri Emin; Jabal Nur Djafar
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 1 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Hypertension is one of the causes of premature death because it is associated with the risk of cardiovascular disease. Management of hypertensive patients can be in the form of self care management carried out by hypertensive patients. One of the non-pharmacological therapies that can be done independently by people with hypertension is progressive muscle relaxation. This community service activity aims to improve self-care for people with hypertension through progressive muscle relaxation training education. The methods of devotion are lectures, demonstrations, and using Leaflet media. From carrying out community service activities in the form of education to increase self-care management of hypertension by doing progressive muscle relaxation exercises, the knowledge and skills of the community are obtained after the provision of education increases. People become relaxed and comfortable after doing progressive muscle relaxation. Progressive muscle relaxation can be done independently anywhere and anytime by people with hypertension.
Memo Education Health Sebagai Upaya Pencegahan DBD di Kelurahan Mekarjaya Tahun 2022 Asri Herawati; Achmad Lukman Hakim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i2.94

Abstract

Pendahuluan: Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit endemis di Indonesia dan beberapa negara. Penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) ditularkan melalui gigitan nyamuk dari Genus Aedes terutama Aedes Aegypti. Oleh sebab itu, upaya pencegahan DBD harus dilaksanakan sekarang yang diadakan oleh pemerintah adalah PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) yang dilakukan dengan cara 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur Ulang). Tujuan: Tujuan diadakannya kegiatan fasilitasi kesehatan masyarakat ini adalah meningkatkan pemahaman tentang pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) melalui media Memo Education Helath (Monopoli Edukasi Kesehatan). Metode: Pengabdian ini dilaksanakan dengan memberikan konseling, menggunakan media yaitu Memo Education Health atau Monopoli Edukasi Kesehatan yang bertujuan untuk menciptakan komunikasi dua arah dan membuat peserta aktif. Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan secara langsung pada Rabu, 03 Agustus 2022 pukul 08.00-12.00 WIB dengan diikuti oleh 20 peserta. Tim penyuluh terdiri dari 2 dosen, 1 petugas kesling UPTD Puskesmas Kecamatan Sukmajaya, dan 6 orang mahasiswa. Peserta terdiri dari ibu rumah tangga yang tinggal di sekitar wilayah RW.11 Kelurahan Mekarjaya Kecamatan Sukmajaya Depok.   Hasil: Berdasarkan hasil pre-test dan post-test terdapat perbedaan tingkat pengetahuan peserta sebelum dan sesudah diberikan Fasilitasi Kesehatan Masyarakat dengan memo education health sebagai upaya pencegahan DBD di Kelurahan Mekarjaya Tahun 2022. Terdapat 12 peserta (70%) dengan tingkat pengetahuan baik sebelum diberikan Fasilitasi Kesehatan Masyarakat meningkat menjadi 17 (100%). Terdapat 5 peserta (30%) dengan tingkat pengetahuan kurang baik sebelum diberikan Fasilitasi Kesehatan Masyarakat menurun menjadi 0 peserta (0%). Kesimpulan: Pengabdian masyarakat ini menunjukan adanya peningkatan pesera. Sebelum diberikan fasilitasi kesehatan masyarakat sebesar 12 peserta (70%) yang memiliki tingkat pengetahuan baik tentang perilaku PSN 3M Plus, namun setelah diberikan fasilitasi kesehatan masyarakat semua peserta sebanyak 17 peserta (100%) pengetahuannya meningkat.
Pemberdayaan Keluarga dalam Merawat Anak Balita dengan Pneumonia Pasca Hospitalisasi Nyimas Heny Purwati; Dhea Natashia; Anita Apriliawati; Dewi Purnamawati; Emmy Putri Wahyuni; Tri Imrotun; Yuniarsih Yuniarsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i2.95

Abstract

Background: Pneumonia is an acute respiratory infection that attacks the lungs. Pneumonia causes symptoms of difficulty breathing which if left untreated will lead to death. Families with problems with family members who experience illness or disease often make the family unable to meet health care needs or experience powerlessness which worsens the health condition of family members who experience health problems. Nursing intervention is needed to overcome the problem of family powerlessness. Objectives: This community service aims to increase mothers' knowledge and perceptions of caring for toddlers with pneumonia after being hospitalized at Pasar Rebo Hospital. Methods: The method used consists of identifying problems and needs, assessing problems, formulating plans, providing health education, and monitoring the ability of mothers to care for toddlers with pneumonia after being hospitalized. This community service was carried out for four months from June to September 2022. The health education activity was carried out for one day in the children's care room at Pasar Rebo Hospital. The target of this community service activity is mothers who have toddlers with pneumonia who are treated at Pasar Rebo Hospital as many as 10 people. Results: The results of the evaluation show that the average value of knowledge is post-test> pre-test and the average value of attitude is post-test> pre-test. Conclusion: There is an increase in the knowledge and attitude of mothers in caring for children under five with pneumonia after hospitalization. Health education needs to be carried out on an ongoing basis for mothers who have children under five with post-hospitalization pneumonia so they can carry out optimal care and prevent repeated treatments.