cover
Contact Name
Deni Supriatna
Contact Email
denisupriatna31.ds@gmail.com
Phone
+6285777315993
Journal Mail Official
denisupriatna31.ds@gmail.com
Editorial Address
Jl. Mangga RT 09 RW 02, Kelurahan Pasir Putih, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Provinsi Jawa Barat
Location
Kota depok,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Published by Sagamedia Indo Press
ISSN : 28281616     EISSN : 28281608     DOI : https://doi.org/10.53801/jpmsk
Core Subject : Health, Education,
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas (JPMSK), specifically focuses on the main problems in the development of the science of public services as follows: 1. Community Services, Communities, Local Food Security; 2.Community Empowerment, Social Access; 3. Training, Marketing, Appropriate Technology, Design; 4. Education for Sustainable Development 5. Less Advanced Areas;
Articles 61 Documents
Baju Rompi (Berantas Nyamuk dengan Lilin Aroma Therapy) Nina Nina; Dinda Fenia Sindhi Rahayu; Firda Azkia Rahma; Mutiara Nandini; Ratu Alfiyatul Bariyah; Luqman Yoga Prawira
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.139

Abstract

Latar belakang: Peningkatan kasus DBD di Indonesia membuat banyak produsen menciptakan produk pengusir nyamuk hingga alat dan obat yang dapat untuk membunuh nyamuk dengan berbagai jenis produk dan merek. Namun produk yang banyak di jual di pasaran, dapat dikatakan kurang baik bagi kesehatan dikarenakan banyak mengandung bahan insektida atau bahan kimia lain yang kurang ramah lingkungan. Tujuan: Memberikan fasilitas kesehatan masyarakat dalam upaya pencegahan DBD melalui Program Gerakan Sehat Lingkungan (GERSLING) dengan Baju Rompi (Berantas Nyamuk dengan Aedes aegypti). Metode: Metode pelaksanaan adalah ceramah, dengan melalui permainan engklek dan lagu “AYO CEGAH DBD. Hal tersebut dikarenakan motorik kasar merupakan salah satu perkembangan anak usia dini yang penting untuk menunjang aktivitas anak secara fisik. Kegiatan ini dilakukan dengan cara mengumpulkan anak-anak kelas 6 untuk melakukan kegiatan fasilitasi dengan metode ceramah, lembar balik, Poster dan pembuatan produk lilin aroma therapy. Penyampaian informasi dengan poster diharapkan dapat diterapkan dengan baik oleh anak-anak dalam pencegahan DBD. Hasil: Tingkat pengetahuan responden sebelum diberikan fasilitasi kesehatan dari 72 siswa/siswi (72%) dengan tingkat pengetahuan baik sebelum diberikan fasilitasi meningkat menjadi 89 responden (89%). Untuk variabel tingkat pengetahuan cukup, yang sebelum diberikan fasilitasi yaitu sebanyak 25 siswa/siswi (25%) menjadi 10 siswa/sisiwi (10%). Dan untuk variabel tingkat pengetahuan  kurang terjadi penurunan yang sebelumnya sebanyak 3 responden (3%) menjadi 1 responden (1%). Kesimpulan: Pemberian materi serta diskusi dalam fasilitasi kesehatan ini berhasil meningkatkan pengetahuan siswa- siswi dalam pencegahan Demam Berdarah Dengue.
Seminar Kesehatan “Gizi Seimbang dan Pertumbuhan Optimal Melawan Stunting Generasi Mendatang” di Desa Rajeg Tangerang Beti Haerani
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.141

Abstract

Pendahuluan: Stunting merupakan bentuk kegagalan pertumbuhan akibat ketidakcukupan nutrisi yang berlangsung lama mulai dari kehamilan sampai usia 24 bulan. Periode 0-24 bulan merupakan periode yang menentukan kualitas kehidupan sehingga disebut dengan periode emas. Periode ini merupakan periode yang sensitive karena akibat yang ditimbulkan terhadap bayi pada masa ini akan bersifat permanen dan sulit dikoreksi. Tujuan: Memberikan seminar kesehatan gizi seimbang dan pertumbuhan optimal melawan stunting generasi mendatang kepada kader dan warga di Desa Rajeg Tangerang. Metode: Kegiatan pengabdian ini diberikan dalam bentuk pendidikan kesehatan berupa seminar. Materi edukasi yang diberikan seputar; gizi seimbang dan pertumbuhan optimal melawan stunting generasi mendatang, materi tersebut disampaikan dengan metode ceramah dan diskusi. Hasil: Kegiatan pemberdayaan Kader dan warga di Desa Rajeg Tangerang melalui diskusi dan seminar terkait gizi dan penanganan stunting memberikan dampak positif yaitu dalam meningkatkan  pengetahuan dan sikap warga tentang cara penanganan dan pencegahan stunting melalui penerapan gizi seimbang. Kesimpulan: Pengetahuan dan sikap warga tentang cara penanganan dan pencegahan stunting melalui penerapan gizi seimbang meningkat setelah menerima pengabdian Masyarakat ini.
Screening Dini Siswa Siswi Sekolah Dasar di Wilayah Kerja Puskesmas Kelurahan Johar Baru Enna Rossalina; Theresia Budi Lestari; Sondang Sondang; Catharina Dwiana; Kristina Lisum; Maria Lousiana
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.142

Abstract

Latar Belakang: Anak sekolah merupakan asset negara yang harus di perhatikan, karena itu penting dilakukan pemeriksaan kesehatanan atau screening secara berkala, berdasarkan riskesda 2013 menunjukkan bahwa sebanyak 49,6% anak usia 10 – 14 tahun dan 35,4% anak usia 15 – 19 tahun beraktifikas fisik kurang, bermasalah gigi dan mulut, bermasalah status gizi, mengalami anemia, berat badan kurang, mengalami gangguan penglihatan dan gangguan pendengaran. Tindakan pemeriksaan dini atau screening secara berkala. Dimana Screening adalah salah satu bentuk dari pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk mendeteksi dini siswa – siswi yang memiliki masalah kesehatan agar segera mendapatkan penanganan sedini mungkin serta tersedianya data atau informasi untuk menilai perkembangan kesehatan peserta didik dalam hal ini kegiatan ini melibatkan Puskesmas yang bekerjasama dengan UKS disetiap sekolah. Tujuan: Tujuan dari kegiatan ini adalah Mendapatkan informasi Kesehatan mengenai antropometri (berat badan, tinggi badan, adanya anemia), kesehatan mata, ketajaman pendengaran, kebersihan diri (rambut, kuku, pakaian, bau badan), kesehatan gigi dan mulut  kesehatan mata, ketajaman penglihatan, fungsi pendengaran, kebersihan diri yang ditinjau dari kebersihan kuku, rambut, mulut dan gigi pada peserta didik di wilayah kerja Puskesmas Johar Baru. Metode: Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 1 – 6 Maret 2023. Responden pada kegiatan ini adalah murid murid kelas 1 sampai kelas 6 pada sekolah negeri dibawah binaan Puskesmas Johar Baru II.  Pada kegiatan ini terdapat 5 bagian/meja yaitu kegiatan ini adalah melakukan pemeriksaan akan kebersihan diri, Kesehatan gigi dan mulut, ketajaman penglihatan, ketajaman pendengaran, pemeriksaan antropometri. Hasil: Hasil dari kegiatan screening dengan responden awal adalah 1767 responden, yang hadir ada 1572 responden, yang tidak hadir 195 responden. Jenis kelamin 812 responden laki – laki, 760 responden Perempuan. Yang mengalami kerusakan gigi ada 863 responden, tidak ada yang mengalami gangguan pendengaran, 242 responden mengalami gejala anemia, 527 responden bermasalah dengan kebersihan diri, 224 responden mengalami gangguan penglihatan, 433 responden mengalami resiko masalah tinggi badan dan 530 responden mengalami resiko masalah berat badan. Kesimpulan: Dari kegiatan screening ini didapatkan informasi Kesehatan mengenai antropometri, kesehatan mata, ketajaman pendengaran, kebersihan diri, kesehatan gigi dan mulut  kesehatan mata, ketajaman penglihatan, fungsi pendengaran, dan kebersihan diri secara lengkap.
Pelatihan Kosakata Bahasa Inggris melalui Metode TPR bagi siswa SD di Balai Warga Panunggangan Barat Tangerang Imtihan Hanim
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 2 No. 4 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v2i4.143

Abstract

Latar   belakang: Kegiatan   pengabdian   masyarakat   ini   dilatar belakangi  oleh  minimnya penguasaan kosakata pada siswa tingkat SD Tujuan: Pengabdian  Masyarakat  ini  bertujuan  untuk  meningkatkan penguasaan kosakata dengan metode Total Physical Response pada murid SD dan dilakukan luring pada tanggal 02 September 2023 Metode:  Metode yang digunakan berupa pengajaran dan pelatihan pengucapan kosakata bahasa Inggris dengan mengimplementasi Total Physical Response. Pada tahap awal, mereka mendapat pengenalan kosakata berupa kata kerja aktif (active verbs). Lalu mereka diajarkan cara melafalkan tiap kata kerja tersebut. Setelah mereka sudah bisa mengucapkan dengan baik, lalu dilanjutkan dengan implementasi metode TPR. Hasil:  Didapatkan dari hasil pelatihan kosakata ini, hampir para siswa SD mampu memahami instruksi dan memperagakannya kedalam sebuah gerakan yang merujuk ke kata kerja (verb). Mereka juga mampu menjawab latihan soal tertulis terkait dengan kata kerja yang sesuai dengan topik pengajaran. Kesimpulan: Dari penggunaan Metode Total Physical Response yang digunakan, terlihat sangat baik dalam memberikan semangat belajar Bahasa Inggris yang menyenangkan sehingga mereka dapat melakukan dengan baik dari tiap instruksi dan dari tiap latihan soal yang terjawab dengan tepat. Respon sangat baik juga ditunjukkan oleh RT setempat melihat kegiatan ini dan juga para orangtua yang melihat pelatihan ini. Semoga sampai seterusnya para siswa di desa Panunggangan Barat Tangerang dapat mempraktekkan kosakata mereka lebih aktif lagi.
Pelatihan Penggunaan Aplikasi ELSA (English Learning Speech Assistance) di Ban Huaysiet School Krabi Thailand Gunawan, Yudhie Indra; Syah, Aidil; Rohim, Abdul; Nargis, Nargis
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i1.148

Abstract

Latar Belakang: Salah satu kegiatan pengabdian ini kami lakukan untuk dalam keberhasilan pembelajaran bahasa adalah terlihat pada kemampuan berbicara. Terlebih lagi, seseorang yang memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik mempunyai peluang yang lebih besar di hadapan publik hubungan, mereka dapat secara aktif terlibat dalam percakapan, memiliki keterpaparan yang lebih luas informasi melalui media terbitan dan internet, serta mempunyai pekerjaan lebih banyak peluang di masa depan. Pengucapan merupakan suatu hal yang sangat krusial dalam berbicara, jika kita tidak mempunyai hak pengucapannya, maka akan menimbulkan kesalahpahaman antar penutur. Ini terjadi karena bunyi ujaran dalam suatu bahasa merupakan satuan yang unik sehingga bunyinya berbeda-beda juga akan menimbulkan makna yang berbeda. Tujuan: Untuk melatih pengucapan bahasa inggris yang sesuai dengan aturan pengucapan IPA (International Phonetic Alphabeth). Metode: Kegiatan ini  dilaksanakan pada tanggal 9 Februari 2023. Metode yang dipergunakan dalam kegiatan ini  adalah pengajaran menggunakan aplikasi ELSA yang menarik bagi para siswa dan mempermudah siswa mempelajari cara pengucapan bahasa inggris yang baik dan benar sesuai denga IPA. Peneliti menerapkan penelitian eksperimental dengan menggunakan dua sampel kelompok yaitu kelas kontrol dan kelas eksperimen untuk mengetahui pengaruh penggunaan aplikasi ELSA- Learn English Speaking terhadap keterampilan pengucapan. Perlakuan dilakukan setelah pre-test dan terakhir diberikan post-test untuk mengetahui efek akhir pada variabel terikat. Hasil: Pembelajaran pengucapan di kelas pada setiap pertemuan menggunakan Aplikasi Elsa Belajar Bahasa Inggris dan siswa mendapatkan feedback langsung dari penerapan dan penjelasan ulang dari peneliti, siswa diminta mengerjakan latihan sehari-hari dan diberikan pekerjaan rumah dengan mengirimkan voice note disertai pengucapan beberapa kata dan dilakukan dengan mengacu pada aplikasi Elsa untuk mengukur kemajuan pengucapan. Kesimpulan: Ditemukan hasil pengabdian tersebut bahwa Aplikasi Elsa-Belajar Bahasa Inggris Berbicara secara signifikan dapat meningkatkan kemampuan pengucapan siswa setelah digunakan sebagai media pembelajaran bahasa Inggris.
Pelatihan Keorangtuaan (Parenting) Stimulasi Tumbuh Kembang Anak melalui Bermain di Kelurahan Cipondoh Makmur RW 14 Kota Tangerang Fitria, Evy; Anisyah, Anisyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i1.154

Abstract

Latar Belakang: Kegiatan   pengabdian   masyarakat   ini   di latar belakangi  oleh  Rendahnya pemahaman orang tua akan tumbuh kembang anak, terutama  sehingga banyak orang tua yang memaksakan dan menuntut anak untuk mampu segalanya (terutama Calistung) dengan cara yang tidak sesuai dengan tahapan perkembangan anak dan jauh dari nilai- nilai bermain yang bermakna. Padahal, bermain adalah kebutuhan anak yang harus terpenuhi sejak diusia dini. Tujuan: Untuk meningkatkan Pemahaman orang tua yang memiliki anak usia Dini direntang Usia pra Sekolah (2-6 tahun) untuk dapat memahami perkembangan anak, untuk dapat memahami stimulasi yang dibutuhkan anak dalam tahap perkembangan di usianya. Memahami bahwa usia dini adalah usia bermain, sehingga tidak ada lagi pemaksaan dan penekanan pada anak yang akan mencederai perkembangan otak anak. Metode: Metode dalam  pelatihan ini adalah metode FGD (forum Grop Discussion) melalui Parenting, bertatap langsung dengan para orang tua, berdialog tentang perkembangan anak, tentang stimulasi dan pentingnya bermain untuk anak. Kegiatan ini  dilaksanakan pada tanggal 02 September 2023 pada orangtua di Kelurahan  Cipondoh Makmur RW 14 Kota  Tangerang. Jumlah peserta sebanyak kurang lebih 10 orang. Media yang digunakan dalam pengabdian ini adalah presentasi power point. Hasil: Dari penggunaan FGD Parenting  yang digunakan, Banyak orang tua yang selama ini memandang bahwa belajar anaknya yang masih usia dini adalah hanya terpaku kepada mampunya anak dapat membaca dan menulis. Orang tua merasa terbuka pehamamannya bahwa bermain merupakan kebutuhan anak dan merupakan stimulasi penting yang harus diterima oleh anak. Orang tua telah memahami untuk tidak melakukan penekanan kepada anak terutama adalah hal kemampuan membaca, menulis dan berhitung, serta memahami pentingnya bermain untuk anak, sehingga orang tua menjadi lebih peduli untuk membelikan anak-anaknya media-media Permainan Edukatif yang bermanfaat untuk anak. Kesimpulan: Disimpulkan hasil pengabdian tersebut bahwa adanya  Pemahaman orang tua akan kebutuhan anak yakni belajar anak adalah melalui bermain.
Penyuluhan Self Talk dalam menurunkan Tingkat Kecemasan pada Lansia dengan Hipertensi di RT 01/RW 08 Lenteng Agung Jakarta Selatan Agustina, Marisca; Tanta, Ryo; Kautsar, Kamini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i1.172

Abstract

Pendahuluan: Pengabdian kepada masyarakat merupakan Tri Darma Peguruan Tinggi yang harus dilakukan oleh seorang mahasiswa didampingi oleh dosen. Pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan yaitu “Self Talk Terhadap Penurunan Tingkat Kecemasan Pada Dewasa Akhir dengan Hipertensi Di RT 01/RW 08 Lenteng Agung Jakarta Selatan”. Tujuan: Kegiatan ini dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan interaksi warga dengan alam serta pemanfaatannya dapat memberikan suatu manfaat preventif dalam mengatasi masalah kesehatan di lingkungan RT 01/RW 08 Lenteng Agung. Metode: Pengabdian masyarakat dengan menerapkan dan mempraktekan Self Talk  yaitu melakukan penyuluhan tentang Self Talk pada pasien lansia dengan hiertensi. Kegiatan berpusat di RT 01/RW 08 Lenteng agung Jakarta Selatan. Dua Minggu sebelum kegiatan, tim melakukan koordinasi/permintaan izin kepada ketua RT 01/RW 08 Lenteng agung Jakarta Selatan untuk mendukukng kegiatan pengabdian masyakat ini. Kegiatan ini melibatkan mahasiswa/i universitas Indonesia maju yang sedang menempuh semester akhir. Hasil: Pelakasanaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat di RT 01/RW 08 Lenteng Agung Jakarta Selatan berjalan dengan lancar dan sangat baik sesuai dengan capaian/target yang diharapkan. Hal ini dibuktikan keaktifan dan antusiasme masyarakat dalam penyampaian materi (tanya jawab), dan hasil pengulangan materi dan demontrasi. Kesimpulan: Setelah pengabdian ini Masyarakat di RT 01/RW 08 Lenteng Agung Jakarta Selatan memiliki pemahaman memanfaatkan tanaman obat disekitar rumah/lingkungan untuk Kesehatan dan dapat menerapkan terapi – terapi  relaksasi. Serta interaksi warga dengan alam serta pemanfaatannya lebih meningkat.
Peningkatan Kesiapsiagaan Bencana pada Masyarakat Melalui Video Edukasi Rawan Bencana Tanah Longsor dan Pemetaan Daerah Rawan Bencana Tanah Longsor di Desa Kemuning Lor Haristiani, Ruris; Siswoyo, Siswoyo; Murtaqib, Murtaqib; Kusumaningtyas, Prasita; Maskuro, Indah Sofiatul
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i1.173

Abstract

Latar Belakang: Bencana merupakan peristiwa yang tidak dapat diprediksi dan dapat membahayakan nyawa manusia. Bencana dapat berupa banjir, tanah longsor, dan kekeringan. Kabupaten Jember merupakan daerah yang rawan terjadi tanah longsor dan banjir. Indeks risiko bencana tanah longsor di Jember yaitu 123.65 dan termasuk dalam kategori sedang. Pemberian edukasi mengenai bencana tanah longsor melalui video dan pemetaan daerah rawan bencana merupakan salah satu tindakan yang dapat dilakukan dalam rangka penanggulangan bencana dengan mitigasi dan peningkatan kemampuan masyarakat dalam menghadapi ancaman bencana. Tujuan: Untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana pada masyarakat  di daerah rawan bencana tanah longsor di desa Kemuning Lor. Metode: Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini yaitu pembuatan dan penyebaran video edukasi, pembuatan peta rawan bencana tanah longsor, dan penyebaran kuesioner kesiapsiagaan bencana. Sasaran dalam kegiatan ini yaitu masyarakat desa Kemuning Lor terutama peragkat desa, bidan dan perawat desa, karang taruna, kelompok tani dan juga di sekolah-sekolah desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, Kabupaten Jember. Hasil: Hasil uji Wilcoxon dari pre-test dan post-test kuesioner kesiapsiagaan bencana memiliki hasil 0,000 < 0,05 yang berarti terdapat perbedaan pengetahuan masyarakat mengenai  kesiapsiagaan bencana  sebelum dan sesudah dilakukan penyebaran video edukasi dan pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor. Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan masyarakat sebelum dan sesudah dilakukan penyuluhan video dan pemetaan daerah rawan bencana tanah longsor. Kegiatan tersebut perlu diadakan secara rutin untuk meningkatkan pengetahuan serta dapat mengevaluasi pemahaman mengenai kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana tanah longsor.
Sosialisasi Modul Diet Triple J Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Cibinong Kabupaten Bogor Tahun 2022 Pakpahan, Judika; Nina, Nina; Octavianie, Gina; Maspupah, Tari; Siagian, Trinita Debora
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 1 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i1.174

Abstract

Pendahuluan: Pola Makan menjadi salah satu faktor yang sangat menentukan dan berhubungan erat dengan kejadian diabetes, dengan kata lain bahwa pola makan yang buruk memiliki 10 kali lipat risiko terhadap kejadian diabetes melitus (DM) terutama DM Tipe 2. Penatalaksanaan diet pada pasien diabetes melitus di Puskesmas Cibinong yang baik harus menjadi perhatian yang serius. Salah satu alternatif masalah untuk penatalaksanaan diet pasien diabetes adalah dengan modifikasi diet Triple J (3J), yaitu jadwal makan, jenis makan, dan jumlah makanan. Tujuan: Untuk memberikan alternatif penyelesaian masalah pola makan dengan modul diet Triple J kepada pasien diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Cibinong. Metode: Bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah sosialiasi tentang modul Triple J. Mitra kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah Puskesmas Cibinong Kabupaten Bogor. Kegaiatan dilaksanakan pada  18 November tahun 2022. Populasi target kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah peserta klub program pengelolaan penyakit  kronik (Prolanis). Peserta kegiatan dihadiri oleh 14 orang peserta klub Prolanis. Materi sosialisasi penyuluhan ini adalah diet pasien diabetes melitus dengan pedoman 3J yang dikemas dalam sebuah modul. Metode yang digunakan dalam kegiatan adalah sosialisasi modul, diskusi  dan tanya jawab. Media yang digunakan dalam sosialisasi adalah modul dan leaflet. Evaluasi hasil pengababdian kepada masyarakat dilakukan dengan pemberian pre-test dan post-test kepada kelompok sasaran. Hasil: Dari hasil evaluasi kegiatan 12 dari 14 peserta mengalami peningkatan sebesar 27,14% hasil post-test dari hasil pre-test, yang artinya penyuluhan berdampak pada pengetahuan peserta, hal tersebut terbukti dari persentase banyaknya jumlah jawaban yang benar saat setelah dilakukan penyuluhan. Responden dapat mengetahui dan menjawab pertanyaan dengan benar, terutama dalam hal pemilihan jenis, jumlah dan jadwal makan pada penderita diabetes melitus. Kesimpulan: Setelah kegiatan pengabdian masyarakat selesai yang dilaksanakan dalam bentuk sosialisasi, maka dapat disimpulkan bahwa responden yang mengikuti kegiatan dapat memahami modifikasi diet 3J bagi penderita diabetes melitus.
Pengabdian Kepada Masyarakat "Mental Health Among Gen-Z Anak Muda Si Paling Gampang Stres" Rindu, Rindu; Prasetio , Kukuh; Ulfah, Maria; Nur, Dinni; Sumiati, Sumiati; Yunita, Paula; Apriliana, Adhela; Ramadhanti, Gita; Basara, Suhartina; Falah, Dien; Rahmanita, Afida; Mellinda, Shirley; Kesuma, Iyah; Susanti, Astri; Setyonugroho, Adhitya; Miftachurohman, Ariria; Andiyana, Yuyun
Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Saga Komunitas
Publisher : Sagamedia Indo Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53801/jpmsk.v3i2.177

Abstract

Latar belakang: Analisis situasi menunjukkan bahwa Berdasarkan hasil survei Alvara Research Center, ada 28,3 persen responden dari Generasi Z yang mengaku cemas. Rinciannya, sebanyak 23,3 persen merasa cemas dan 5 persen lainnya sangat cemas atau depresi. Alvara melakukan survei terhadap 1529 responden di 34 provinsi seluruh Indonesia. Tujuan: Memberikan inspirasi bagi komunitas dan masyarakat dalam mengakomodasi peran penting guru, orang tua, dan tenaga pendidik dalam meningkatkan kesadaran siswa tentang cara mengatasi stress. Metode: Survei dilakukan dengan metode multistage random sampling pada 20-31 Maret 2022. Intervensi yang dilakukan dalam menyelesaikan masalah kesehatan tersebut adalah dengan melakukan sebuah kegiatan penyuluhan kesehatan masyarakat. Terdapat beberapa rencana kegiatan yang akan kami lakukan diantaranya pre-test, penyampaian materi yang diselingi dengan tanya jawab serta games. Sasaran kegiatan Penyuluhan promosi kesehatan pada siswa-siswi di sekolah SMK Kesehatan dr. Moestopo. Media yang digunakan pada kegiatan penyuluhan promosi kesehatan yaitu spanduk materi, powerpoint materi terkait. Kemudian untuk mengevaluasi dampak dilakukannya pengabdian ini dilakukan post-test. Hasil: Promosi kesehatan berupa penyuluhan dan diskusi tanya jawab mempunyai pengaruh dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan mendapatkan informasi terbaru seputar kesehatan mental. Kesimpulan: Sesuai dengan hasil pre-test dan post-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan sebelum dan sesudah dilaksanakan penyuluhan tentang kesehatan mental pada siswa siswi di SMK Kesehatan dr. Moestopo.