cover
Contact Name
Fahrul Basir
Contact Email
fahrulb@uncp.ac.id
Phone
+6285399753612
Journal Mail Official
pedagogy@uncp.ac.id
Editorial Address
Jalan Latammacelling No.9 Kota Palopo
Location
Kota palopo,
Sulawesi selatan
INDONESIA
Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
ISSN : 25023802     EISSN : 25023799     DOI : https://doi.org/10.30605/pedagogy
Core Subject : Education,
Jurnal ini bertujuan untuk menyediakan wadah bagi akademisi, peneliti, dan praktisi untuk menerbitkan artikel penelitiannya. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan dalam jurnal ini membahas berbagai topik yang terkait dengan pembelajaran matematika.
Articles 438 Documents
UNDERSTANDING MORE MATHEMATICS PEDAGOGICAL CONTENT KNOWLEDGE Ramadian Radite; Eka Sulistyawati
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3111

Abstract

The effectiveness of mathematics learning activities in the classroom is influenced by many factors such as the psychology of student learning, the level of material being taught, the classroom atmosphere, and the knowledge of the mathematics teacher. A mathematics teacher must at least have in-depth knowledge of mathematics content, strong pedagogical knowledge, and sophisticated technology knowledge. The integration of mathematics content knowledge and pedagogic knowledge makes mathematics pedagogical content knowledge (MPCK) unique as teachers must understand science, philosophy, and dimensions of mathematics, and then integrate it into learning activities so that learning objectives are achieved. A systematic review approach was carried out in this study by reviewing 29 out of 221 articles based on the results of analysis from searches with various keywords. The results showed that MPCK has specifications in terms of definition, aspects, linkages with various aspects of learning, methods of assessment and evaluation, improving method, teacher characteristics, and the impact on a mathematics lesson. This research supports mathematics teachers' efforts to implement effective mathematics learning by understanding more MPCK and optimizing MPCK.
PENGARUH MODEL DISCOVERY LEARNING TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMP KELAS VII Nabilla Anizzulfa; Hairul Saleh; Prahesti Tirta Safitri
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3112

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model Discovery Learning terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis. Penelitian ini menggunakan teknik kuasi eksperimen. Populasi penelitian ini adalah seluruh siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 5 Kota Tangerang. Desain penelitian ini adalah pretest-posttest experimental control group design dengan teknik simple random sampling. Data penelitian diperoleh dari tes kemampuan pemecahan masalah matematis berbentuk uraian. Analisis data penelitian ini menggunakan uji-t. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan diperoleh kesimpulan bahwa model Discovery Learning berpengaruh terhadap kemampuan pemecahan masalah matematis siswa.
LEARNING OBSTACLE PADA MATERI VOLUME BANGUN RUANG SISWA KELAS V SDN 02 CAMPANG TIGA ILIR Reza Gunawan; Nyiayu Fahriza Fuadiah; Nora Surmilasari
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3113

Abstract

Penelitian ini di latar belakangi karna adanya hambatan belajar (Learning Obstacle) yang dialami siswa SD Negeri 02 Campang Tiga Ilir. Hambatan Belajar tersebut didapat dari hasil studi pendahuluan pada materi volume bangun ruang kubus dan balok. Jenis learning obstacle yang difokuskan pada materi ini adalah ontogenic obstacle, didactical obstacle, dan epistemologi obstacle. Metode penelitian ini adalah kualitatif deskriptif dan instrumen berupa tes pada materi volume kubus dan balok, analisis materi, analisis bahan ajar, analisis rpp dan wawancara. Learning obstacle diperoleh dengan menganalisis learning obstacle yang dialami siswa dilihat dari 4 (empat) yaitu tes diagnostik learning obstacle, aspekanalisis bahan ajar, analisis RPP, dan wawancara dengan guru kelas dan siswa. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas V SD Negeri 02 Campang Tiga Ilir sebagai responden yang mengikutu tes diagnostik learning obstacle dan responden wawancara dan guru kelas sebagai responden dalam wawancara. Hasil penelitian ini ditemukan beberapa hambatan belajar yang dikategorikan menjadi 3 jenis yaitu ontogenic obstacle, didactical obstacle, dan epistemological obstacle. Jenis learning obstacle yang dialami siswa yaitu kurangnya pemahaman konsep dalam menyelesaikan soal dasar materi dan kesulitan dalam menyelesaikan soal yang menjadi ontogenic obstacle, didactical obstacle, terkait perangkat pembelejaran yang digunakan oleh guru, dan epistemological obstacle yakni keterbatasan konteks pemehaman yang dimiliki siswa.
PENGEMBANGAN APLIKASI ETNOMATIKA BERBASIS ANDROID PADA KONSEP GEOMETRI SISWA SEKOLAH DASAR Rahmah Dian Safitri; Haerul Zabran Zainal; Anugrahwati Mendila; Hardianto Hardianto
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3115

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan media pembelajaran yang layak digunakan sebagai media pembelajaran Matematika di SD Negeri 022 Monto Sabbang Luwu Utara. Penelitian ini merupakan jenis penelitian pengembangan (research and development) dengan mengacu pada model pengembangan Borg and Gall. Langkah penelitian yang dilakuka yaitu, penelitian dan pengumpulan data (research and information collecting), perencanaan (planning), pengembangan draft produk (development preliminary form of product), uji coba lapangan awal (preliminary field testing), revisi I, uji coba lapangan utama (main field testing), revisi II, uji pelaksanaan lapangan operasional (operational field testing), dan revisi akhir. Subjek uji coba penelitian ini berjumlah 25 siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian ini menghasilkan media pembelajaran yang layak. Hal ini dibuktikan dengan hasil validasi ahli materi menunjukkan kategori sangat valid (100), hasil validasi ahli media menunjukkan kategori sangat valid (90), hasil respond peserta didik menunjukkan kategori sangat praktis skor (88) dengan rata-rata (87.58), dan hasil belajar peserta didik pada tahap uji pelaksanaan lapangan menunjukkan bahwa 7 orang siswa memperoleh hasil kriteria sedang (0,3 ≤ g < 0,7) dan 18 siswa memperoleh kriteria tinggi (g ≥ 0,7) dan tidak ada sama sekali siswa yang memperoleh kriteria rendah (g < 0,3). N-gain antara 0,3-0,9 dengan hasil kriteria sedang dan tinggi dan sebagian besar siswa memperoleh nilai di atas KKM. Terdapat perbedaan yang signifikan terhadap hasil belajar Geometri sebelum dan setelah menggunakan media Etnomatika. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa media Etnomatika yang dikembangkan layak dan dapat meningkatkan kemampuan siswa dalam pemecahan masalah matematika khusunya Geometri
PENERAPAN PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS RME UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN NUMERASI SISWA Tuntun Asmara Setyaning Jati; Mujiyem Sapti; Riawan Yudi Purwoko
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3120

Abstract

Jenis penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME yang diterapkan dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa Subjek yang diambil pada penelitian ini adalah siswa kelas VII C SMP Negeri 6 Purworejo dengan jumlah 32 siswa. Penelitian dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing siklus 2 kali pertemuan. Instrumen dalam penelitian ini adalah lembar observasi keterlaksanaan dan lembar tes evaluasi. Penelitian ini menunjukkan penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME dengan tingkat kemampuan numerasi sebesar 76,6% pada siklus I meningkat menjadi 90,4% pada siklus II. Kemudian terjadinya peningkatan kemampuan numerasi berdasarkan indikator: 1) Siswa dapat menggunakan berbagai macam angka-angka dan simbol-simbol dari 81,25% meningkat menjadi 95,55%, 2) Siswa mampu menganalisis informasi yang ditampilkan dalam bentuk (grafik, tabel, bagan, dsb) dari 79,68% meningkat menjadi 87,77%, 3) Siswa mampu menggunakan interpretasi hasil analisis untuk mengambil kesimpulan dari 68,75% meningkat menjadi 87,77%. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa penerapan pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME dapat meningkatkan kemampuan numerasi siswa.
PENGARUH PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI BERBASIS RME MENGGUNAKAN MEDIA INTERAKTIF QUIZWHIZZER TERHADAP MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MATEMATIKA SISWA Amanda Bella Sasmita; Mujiyem Sapti; Prasetyo Budi Darmono
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3121

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui motivasi dan hasil belajar siswa manakah yang lebih baik dengan pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME menggunakan media interaktif quizwhizzer daripada pembelajaran ekspositori. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan quasi experimental design. Penelitian ini dilaksanakan di SMP Negeri 6 Purworejo dengan populasi seluruh kelas VII. Teknik pengambilan sampel yang digunakan yaitu Cluster Random Sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan angket dan tes. Uji prasyarat sebelum perlakuan yaitu uji normalitas, uji homogenitas, dan uji keseimbangan menunjukkan bahwa data kedua kelas berdistribusi normal dan seimbang. Uji normalitas bivariat dan uji homogenitas variansi dan kovariansi setelah perlakuan menunjukkan data berdistribusi normal dan homogen. Uji Hipotesis menggunakan uji-t multivariat, dilanjutkan uji-t univariat. Hasil analisis statistik menunjukkan bahwa: (1) motivasi belajar matematika dalam pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME menggunakan media interaktif quizwhizzer lebih baik daripada motivasi belajar matematika dalam pembelajaran ekspositori. (2) hasil belajar matematika dalam pembelajaran berdiferensiasi berbasis RME menggunakan media interaktif quizwhizzer lebih baik daripada hasil belajar matematika dalam pembelajaran ekspositori.
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERHITUNG MATEMATIKA DALAM MATERI PENGURANGAN DENGAN METODE PROBLEM BASED LEARNING (PBL) MELALUI MEDIA KARTU ANGKA DI KELAS 1A SDN PERCOBAAN 2 DEPOK Annisa Septiani Jannah; Rasidi Rasidi; Puji Rahmawati; Keti Winarni
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3124

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan berhitung matematika dalam materi pengurangan dengan metode problem based learning (PBL) melalui media kartu angka. Dalam penelitian ini menggunakan penelitian Tindakan kelas yang dilakukan di kelas 1A SDN Percobaan 2 Depok dengan subjek penelitian 28 siswa. Instrument yang digunakan dalam penelitian ini berupa soal tentang pengurangan 1-10 sebanyak 15 butir soal. Hasil dari penelitian berdasarkan nilai rata-rata meningakat pada siklus 1 76,67% menjadi 84,92% pada siklus ke 2. Dapat disimpulkan, bahwa dalam penerapan metode Problem Based Learning (PBL) dengan media kartu angka dalam pembelajaran matematika materi pengurangan di kelas 1A SDN Percobaan 2 Depok menunjukan dampak positif dalam meningkatkan keterlibatan siswa, memahami konsep matematika, dan mengembangkan kemampuan berhitung siswa secara efektif.
PROFIL KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) Novita Meliya Putri; Sumaji Sumaji; Jayanti Putri Purwaningrum
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3134

Abstract

Berpikir kritis adalah suatu komponen dari berpikir tingkat tinggi yang sangat penting untuk dipelajari siswa. Kemampuan berpikir kritis dapat membantu siswa untuk mengingat materi pembelajaran yang sudah dan akan dipelajari. Dengan dikembangkannya kemampuan berpikir kritis maka siswa akan terbiasa menganalisis, mengidentifikasi suatu permasalahan kemudian mengaitkannya dengan yang lain dan mengevaluasi sebelum diambil suatu kesimpulan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di SMA N 1 Gebog. Subjek pada penelitian ini adalah kelas XI IPS 2 dipilih menjadi subjek penelitian sebanyak 6 siswa berdasarkan adversity quotient dengan kategori quitter ,camper ,dan climber dengan menggunakan angket ARP. Pengumpulan data dari angket, tes kemampuan berpikir kritis matematis pada materi barisan dan deret aritmatika, dan wawancara. Analisis data dilakukan melalui tiga tahapan, yaitu reduksi data . Kemudian penyajian data, Setelah itu mencocokkan data wawancara dan hasil tes menggunakan triangulasi dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil analisis diperoleh deskripsi kemampuan berpikir kritis matematis siswa quitter, camper dan climber adalah sebagai berikut. (1) Siswa dengan AQ quitter memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu interpretasi, dan (2) Siswa dengan AQ camper memenuhi indikator kemampuan berpikir kritis matematis yaitu interpretasi, dan inferensi, dan (3) Siswa dengan AQ climber memenuhi indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi.
PENGEMBANGAN MEDIA ULAR TANGGA DALAM MATERI GEOMETRI BIDANG DATAR SMA Putri Adiningrum; Danang Setyadi
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Media Pembelajaran Ular Tangga yang layak untuk digunakan dalam pembelajaran matematika khususnya dalam materi geometri bidang datar untuk siswa SMA. Jenis metode yang digunakan dalam penelitian adalah Research and Development metode Borg & Gall yang telah diadaptasi oleh Sugiyono. Dalam melakukan penelitian menggunakan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluations). Subjek untuk melakukan penelitian ini adalah 20 siswa SMA kelas XI MIPA yang telah mempelajari materi tentang geometri bidang datar. Penelitian menggunakan instrumen penelitian lembar validasi media yang dinilai oleh dosen ahli materi dan media. Teknik untuk pengumpulan data menggunakan hasil validasi, hasil kerja siswa, observasi dan dokumentasi. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa Media Pembelajaran Ular Tangga Geometri Bidang Datar SMA sudah dikatakan layak dibuktikan dari hasil validasi ahli media dan materi (82,85%) dan rata-rata hasil dari uji coba media pembelajaran yang telah diuji coba kepada siswa (88) dikategorikan sangat baik.
PENGEMBANGAN MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF PADA MATERI BERBASIS GEOGEBRA DENGAN MODEL PENGEMBANGAN ADDIE Syamsu Alam; Patmaniar Patmaniar
Pedagogy: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 8 No. 2 (2023): Pedagogy : Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/pedagogy.v8i2.3152

Abstract

Penelitian ini adalah research and development (R&D) dengan uji coba terbatas dengan tujuan mengembangkan media pembelajaran mtematika pada materi garis singgung lingkaran. Subyek penelitian adalah siswa kelas VIII.5 SMP Negeri 8 Palopo dengan jumlah siswa 31 orang. Pertemuan di kelas dilaksanakan sebanyak empat kali pertemuan. Prosedur Pengembangan media pembelajaran matematika yang di gunakan dalam penelitian ini adalah Model pengembangan ADDIE yang meliputi 5 tahap yaitu tahap analisis (Analysis), tahap desain (Design), tahap pengembangan (Development), tahap implementasi (Implementation), dan tahap evaluasi (Evaluation), namun untuk penyebaran dalam penelitain ini belum bisa dilakukan karena penelitian ini hanya uji coba terbatas. Media pembelajaran matematika dengan menggunakan geogebra setelah dikembangkan, di validasi dan diujicobakan serta revisi sehingga dihasilkan media yang layak digunakan. Media pembelajaran yang dikembangkan dalam penilitian ini dinyatakan valid, berdasarkan skor persentase kelayakan oleh ahli media yaitu 3,5 berada pada kategori sangat valid, karena 3 ≤ M ≤ 4 sehingga media pembelajaran dikatakan sangat valid dan oleh ahli materi yaitu 2,8 dengan kategori cukup valid, karena 3 ≤ M ≤ 4 sehingga media pembelajaran dikatakan cukup valid. Lembar observasi Keterlaksanaan pembelajaran, respon guru dan siswa terdahap media yang dikembangkan tersebut merespon positif, hal ini dilihat dari lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran persentase yaitu 84,17% berada pada kategori sangat praktis, presentase respon siswa yaitu 83,73% berada pada kategori sangat praktis, dan presentase guru sebesar yaitu 84,00% berada pada kategori sangat praktis. Media pembelajaran matematika yang dikembangkan ini telah memenuhi kriteria efektif berdasarkan persentase ketuntasan belajar secara klasikal sebesar 81,51% berada pada kategori sangat valid.