cover
Contact Name
Putri Hana Pebriana
Contact Email
putripebriana99@gmail.com
Phone
+6285321149444
Journal Mail Official
jaheeducation85@gmail.com
Editorial Address
Jl. Tuanku Tambusai NO 23 Bangkinang
Location
Kab. kampar,
Riau
INDONESIA
Journal Of Human And Education (JAHE)
ISSN : 27767876     EISSN : 27765857     DOI : -
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles 1,340 Documents
Edukasi Program Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) untuk Meningkatkan Status Gizi Wasiah Sufi; Sean Marta Efastri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.232

Abstract

Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) pada pendidik dan orangtua anak dapat dilakukan untuk menanamkan kesiapsiagaan orangtua dalam mengantisipasi dan menghadapi resiko anak stunting. Dalam rangka mengatasi stunting, program dapur sehat harus diterapkan secara menyeluruh dan berkelanjutan. Tujuan edukasi Program dashat yang dilakukan melalui kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini agar tercapai asupan gizi keluarga yang cukup dan terhindar dari asupan gizi buruk yang dapat berpengaruh pada aspek kesehatan keluarga salah satunya adalah stunting. Lokasi kegiatan Pengabdian Masyarakat dilakukan di TK Karya Bunda Sei Kijang kabupaten Pelalawan Riau. Dalam hal ini TK Karya Bunda belum pernah dilakukan pemberian pemahaman terkait program DASHAT untuk orangtua dan pendidik agar mereka memahami menu gizi yang sehat yang akan diberikan kepada anak-anak didik sebagai bentuk nyata dalam upaya pencegahan stunting di tingkat lini masyarakat. Hasil kegiatan ini yaitu masyarakat terutama orangtua atau ibu dapat memilih bahan makanan yang berkualitas, murah, dan sehat serta dapat mengolahnya sehingga menghasilkan menu makanan yang bergizi untuk anak. Hasil pretest rata-rata bernilai 78,10 dan hasil post-test rata-rata bernilai 85,72. Peserta dapat mempraktikkan secara langsung prilaku pencegahan stunting dengan memilih makanan bergizi tinggi,murah dan sehat dalam program dapur sehat atasi stunting (DASHAT).
Workshop Pemanfaatan Lingkungan Sekolah Sebagai Sumber Belajar yang Menyenangkan di SMK Negeri 2 Singkawang Warneri Warneri; Uray Salam; Aunurrahman Aunurrahman; Haratua Tiur Maria S; Iwan Ramadhan
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.233

Abstract

Tujuan pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk memahami dan mengetahui dan mengingatkan kembali bahwa memanfaatkan lingkungan sekolah dan lingkungan sekitar sekolah sebagai sumber belajar yang dapat dimanfaatkan dan dikelolah untuk proses pembelajaran yang menyenangkan, lebih khusus yang ingin dicapai dalam program ini antara lain untuk mengetahui sekolah dan pendidik sebagai sumber belajar, untuk mengetahui sekolah dan lingkungan sebagai sumber belajar, untuk mengetahui lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang menyenangkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode informasi, metode diskusi, dan metode tanya jawab, selain itu juga dibantu dengan metode ceramah. Hasil penelitian dalam pelaksanaannya, yaitu para pendidik cukup antusias dan senang dengan topik pemanfaatan lingkungan sekolah sebagai sumber belajar yang menyenangkan, hal ini dikarena para pendidik minim mendapatkan informasi terkait sumber-sumber belajar yang dapat digunakan dalam proses pembelajaran. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini di sekolah menengah kejuruan atau SMK memberikan manfaat dan kontribusi terhadap pemahaman dan usaha yang dapat diterapkan pendidik dalam memanfaat lingkungan sebagai sumber belajar. Sebagaimana dalam temuan kegiatan pengabdian ini bahwa pada awalnya pendidik belum memiliki pengetahuan dan pengalaman yang jauh terkait memanfaatkan mengkolborasikan sumber belajar dalam pembelajaran
Edukasi “Aksi Bergizi” Guna Mencegah Stunting Pada Remaja di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sekongkang Sumbawa Barat Nur Arifatus Sholihah; Asri Reni Handayani; Maria Vilastry Nuhan; Yosefa Sarlince Atok; Ana Lestari
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.234

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk memberikan informasi melalui Edukasi “Aksi Bergizi” Guna Mencegah Stunting Pada Remaja Di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sekongkang Sumbawa Barat. Hasil dari kegiatan ini diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran sejak dini kepada masyarakat, khususnya remaja usia sekolah lanjutan akan pentingnya mempraktikkan perilaku hidup sehat dan minum tablet tambah darah secara rutin dan terjadwal.
Analisis Literasi Digital Dalam Penggunaan Media Sosial Di Kalangan Remaja Desa Payung Kec. Payung Kab. Karo Azmi Nawaf; Sylvia Azura; Syifah Fauziah Gultom; Wisnu Afriansyah; Arya Dwi Putra
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.235

Abstract

Literasi digital merupakan kemampuan yang dibutuhkan oleh setiap anggota masyarakat di abad ke-21. Namun, hingga saat ini, tercatat bahwa masyarakat Indonesia yang menggunakan komputer dan internet masih memiliki tingkat literasi yang rendah, meskipun mayoritas dari mereka adalah pengguna internet yang aktif. Selain itu, konten digital yang bermuatan pendidikan ilmu pengetahuan sosial (IPS) harus diberdayakan untuk memerangi maraknya konten berbahaya yang berpotensi membahayakan masyarakat dan ekosistem digital. IA mudah tertipu karena minimnya pengetahuan tentang realitas sosial yang ada di dunia maya, yang berujung pada penyimpangan sosial. Dalam bahasa Inggris sederhananya, penelitian kualitatif dapat diartikan sebagai jenis penelitian yang kesimpulannya tidak dicapai melalui metode statistik dan lebih fokus pada bagaimana peneliti memahami dan menafsirkan peristiwa, interaksi, atau perilaku subjek dalam konteks tertentu dari sudut pandangnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa dalam minimnya pemahaman atau pengetahuan mengenai cara bersosial media dapat menyebabkan terjadinya penyimpangan sosial karena IA termasuk salah satu orang yang tertinggal menggunakan android. IA sangat mudah terkena bujuk rayu oleh pria yang memanfaatkannya. IA belum memahami informasi yang ia dapatkan secara factual dan tanpa konfirmasi ketika akan mengirimkan uang keoada pacarnya yang baru ia kenal di sosial media. Setiap orang harus menyadari perlunya literasi digital untuk berpartisipasi dalam dunia kontemporer. Sama pentingnya dengan membaca, menulis, matematika, dan mata pelajaran lainnya, literasi digital juga sama pentingnya.
Peran Masyarakat Dalam Pemanfaatan Dan Pelestarian Saluran Irigasi Untuk Persawahan Di Desa Pasar Matanggor Kec Batang Onang Kab Padang Lawas Utara Ismail Husain; Riskon Ali Guru Harahap; Rizka Indah Fadhila Harahap; Misbahul Fadhila Daulay; Indah Meilina
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.236

Abstract

Pengairan mengandung arti memanfaatkan dan menambah sumber air dalam tingkat tersedia bagi kehidupan tanaman. Apabila air terdapat berlebihan dalam tanah maka perlu dilakukan pembuangan (drainase), agar tidak mengganggu kehidupan tanaman. Namun masih banyak masyarakat yang belum mengerti bagaimana proses pemanfaatan dan pelestarian irigasi atau pengairan serta bagaiman peranan masyarakat dalam pelestarian irigasi persawahan di desa Pasarmatanggor. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk mengetahui langkah-langkah serta bagaimana proses pemanfaatan dan pelestrian irigasi didesa pasar matanggor yang dilakukan oleh masyarakat desa pasar matanggor, mengetahui sejauh mana peran masyarakat pasar matanggr dalam pelaksanaan pelestarian irigasi persawahaan di desa pasar matanggor kemudian untuk mengetahui kebutuhan irigasi dalam pelaksanaan pemanafaatan dan pelestarian irigasi di desa Pasarmatanggor. Hasil dari penelitian ini yaitu dapat menganalisis mengenai peran masyarakat dalam pemanfaatan dan pelestarian saluran irigasi untuk persawahan di desa pasar matanggor telah berjalan dengan baik dan cuku efektif. Hal ini dapat dibuktikan pada tanggal 22 Juli 2023 peran masyarakat dalam pemanfaatan dan pelestarian saluran irigasi untuk persawahan berjalan dengan lancar. Kegiatan pemanfatan dan pelestarian irigasi dihadiri oleh sekretaris desa, masyarakat setempat, dan warga KKN 106 UINSU yang ikut berpartisipasi dalam menyaluran, pemanfaatan dan pelestarian saluran irigasi untuk persawahan warga desa Pasarmatanggor.
Upaya Menjaga Kebersihan Sekolah Dan Karakter Peduli Lingkungan Bagi Murid SMP Negeri 4 Selat Lancang Watni Marpaung; Ahmad Ardhi Mauluddin Sitorus; Ahmad Mabrur; Muhammad Jihad Azni Lubis; Zahra Ramadhani; Zakiah Rahmi Siagian
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.239

Abstract

Karakter merupakan sesuatu yang ada dalam diri seseorang. Karakter pada dasarnya telah ada semenjak lahir namun karakter juga dapat terbentuk berdasarkan pengaruh lingkungan terdekat sepeti keluarga, Teman, Rekan, Dan semua orang yang tinggal di sekitar orang tersebut. Untuk menumbuhkan karakter yang baik dapat di lakukan di sekolah, yaitu dengan pendidikan karakter anak yang dapat menanamkan nilai-nilai karakter terhadap peserta didik. Salah satu karakter yang harus dibentuk di sekolah yaitu karakter peduli lingkungan. Pembentukan karakter peduli lingkungan dapat dimulai dari lingkungan sekolah, Yaitu dengan menjaga kebersihan sekolah. Dengan terbiasanya siswa menjaga lingkungan sekolah, maka siswa akan peduli terhadap lingkungan di sekitarnya. Untuk menjaga kebersihan sekolah biasanya adanya piket kebersihan di tiap kelas dan juga ada gotong royong di setiap minggunya yang melibatkan seluruh murid dan guru. Dalam hal ini guru berperan untuk memberi arahan dan bimbingan kepada para murid agar terbentuk karakter mereka dan lingkungan sekolah dapat terjaga.
Gerakan Pencegahan Stunting Dan Pengembangan Potensi Tumbuh Kembang Anak Melalui Metode Seminar Di Desa Pengarungan Mutia Balkis Winanda; Risma Haryani Siregar; Salmida Sima Aini; Chindy Fry Anggrainy
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.240

Abstract

Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan sebagai wujud Kuliah Kerja Nyata perguruan tinggi Universitas Islam Ngeri Sumatera Utara, pengabdian masyarakat dengan mengangkat tema penyuluhan pencegahan stunting pada anak bukanlah tanpa alasan tetapi melihat sebagian besar masyarakat yang belum paham dengan benar mengenai stunting, dan beranggapan bahwa stunting adalah faktor keturunan. Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta peran masyarakat dalam program pencegahan dan deteksi dini stunting pada balita yang diharapkan secara langsung dapat memotivasi masyarakat untuk ikut serta memperhatikan pertumbuhan dan perkembangan pada anak sehingga pertumbuhan dan perkembangannya dapat optimal. Metode pelaksanaan pengabdian dengan Teknik penyuluhan langsung pada masyarakat. Hasil pengabdian, secara umum peserta penyuluhan mengatakan pengetahuan mereka terhadap stunting meningkat dan berkomitmen lebih baik lagi dalam mendampingi tumbuh kembang anak.
Peran Karang Taruna Demi Mewujudkan Pembangunan Desa Punden Rejo Yang Maju Putri Aulia; Zharifah Zahwa Daulay; Cindi Octavia; Muhammad Basri
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.242

Abstract

Karang Taruna sebagai organisasi non pemerintah yang memiliki misi untuk membina dan mengembangkan potensi pemuda sehingga dapat tercipta pemuda yang memiliki potensi kepribadian yang baik. Karang Taruna tumbuh atas kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari masyarakat dan untuk masyarakat itu sendiri. Khususnya generasi muda yang ada di desa. Sesuai dengan Undang-undang Nomor 77 Tahun 2000 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna. Karang Taruna merupakan salah satu organisasi sosial kemasyarakatan yang diakui keberadaannya dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial. Partisipasi pemuda sering diartikan keikutsertaan dan kesamaan dalam suatu kegiatan baik secara langsung maupun tidak langsung. Partisipasi secara langsung ikut berperan/terlibat di dalam kegiatan yang dilaksanakan. Partisipasi pemuda dalam Karang Taruna desa sebagai wujud keikutsertaan peran pemuda/pemudi di dalam kegiatan Karang Taruna. masalah yang diteliti adalah 1)partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa dilihat aspek pengelolaan program sebagai wujud peran pemuda dalam mengembangkan Desa menjadi desa yang maju, 2) Program penghambat dan pendukung partisipasi pemuda dalam program Karang Taruna desa di desa Punden Rejo kecamatan tanjung morawa kabupaten Deli Serdang. Metode penelitian yang dipakai adalah metode peneliti diskriptif kuantitatif, teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran pemuda karang taruna yang diwujudkan dalam bentuk partisipasi berjalan dengan baik dan sesuai dengan harapan masyarakat yang ada di desa tersebut. Namun para pemuda mengalami faktor penghambat yaitu banyaknya anggota karang taruna yang sibuk kerja sehingga mereka tidak dapat menjalankan program yang dirancang dengan lancar.
Peran Mahasiswa KKN 168 UINSU Dalam Menyatukan Masyarakat di Nagori Bandar malela Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun Runi Novita Lestari Sinaga; Ade Bagus Suponco; Ezra Aisaura; Nasrul Syakur Chaniago
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.245

Abstract

Setiap daerah dan wilayah memiliki bagian dalam kependudukan. Hal tersebut tidak dapat di pungkiri dari banyaknya permasalahan dan juga konflik yang terjadi. Baik secara sosial, budaya dan lain-lain. Hal tersebutlah yang meyebabkan adanya kerenggangan dan juga perpecahan. Setiap individu di lapisan masyarakat memilki banyak perbedaan dai segi Ras, Budaya dan juga sudut pandang. Menyatukan berbagai pendapat dan juga. Mahasiswa kkn 168 memiliki peran penting dalam menyatukan masyarakat Nagori Bandar Malela Kecamatan Gunung Maligas Kabupaten Simalungun. Dengan adanya mahasiswa KKN 168 UINSU dapat menyatukan beberapa pendapat dan juga menurunkan keegoisan setiap masyarakat nagori bandar malela. Kegiatan yang sangat bermanfaat yang dilakukan oleh mahasiswa KKN 168 Bandar malela yaitu ada kegiatan keagamanaan, kegiatan dalam pendidikan dan juga kegiatan 17 agustus di masyarakat bandar malela. Kegiatan 17 agustus yang dilaksanakan oleh anak KKN dan berkolaborasi dengan pemuda setempat. Kegiatan tersebut mendapat banyak apresiasi oleh masyarakat setempat karena dengan memperingati acara 17 agustus masyarakat bisa bersatu dan menjalin kekompakan antara masyarakat dalam melaksanakan kegiatan lomba. Dalam melaksanakan kegiatan tersebut banyak pro kontra untuk menyatukan beberapa kelompok masyarakat yang memiliki perbedaan pendapat, Ras dll. Dengan berbagai persiapan yang matang dan juga bantuan serta support dari beberapa kalangan maka terlaksana dan terjalankan kegiatan 17 agustus tersebut dengan meriah dan lancar.
Pengembangan Potensi Generasi Muda Terkait Tradisi Budaya Lokal Sebagai Sarana Pemberdayaan Masyarakat Melalui Program Kkn Di Nagori Dolok Mainu Fazli Abdillah; Farhan Manurung; Alvi Natzmi; Novita Hannum Harahap; Rholand Muary
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 3 No. 2 (2023): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v3i2.246

Abstract

Pengembangan potensi generasi muda yang terkait dengan tradisi budaya lokal telah mendapatkan perhatian yang semakin besar sebagai sarana untuk pemberdayaan masyarakat. Dalam rangka ini, program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Nagori Dolok Mainu telah diinisiasi dengan tujuan mengintegrasikan upaya pelestarian tradisi budaya lokal dengan pembangunan masyarakat yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana program KKN dapat menjadi alat untuk menggerakkan pengembangan potensi generasi muda dan pelestarian tradisi budaya lokal dalam konteks Nagori Dolok Mainu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Data-data tersebut kemudian dianalisis melalui proses yang sistematis untuk mengidentifikasi dampak dari program KKN terhadap pengembangan potensi generasi muda terkait tradisi budaya lokal dan dampaknya terhadap pemberdayaan masyarakat di Nagori Dolok Mainu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program KKN telah berhasil menciptakan platform yang efektif bagi generasi muda untuk terlibat secara aktif dalam pelestarian tradisi budaya lokal. Melalui interaksi langsung dengan masyarakat setempat, mahasiswa KKN telah mengembangkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai budaya, adat istiadat, dan praktik-tradiksi yang membentuk identitas Nagori Dolok Mainu. Di samping itu, Pengembangan potensi generasi muda ini juga berdampak langsung pada pemberdayaan masyarakat. Melalui upaya pelestarian budaya, masyarakat merasa lebih bangga akan warisan budaya mereka dan merasa termotivasi untuk berkontribusi pada pembangunan berkelanjutan Nagori Dolok Mainu. Dengan adanya partisipasi aktif generasi muda dalam menginisiasi proyek-proyek lokal dan berkolaborasi dengan pemangku kepentingan lainnya, masyarakat telah merasakan peningkatan dalam kualitas hidup dan hubungan sosial di lingkungan mereka.

Page 11 of 134 | Total Record : 1340