Journal Of Human And Education (JAHE)
Journal of Human And Education (JAHE) merupakan wadah penerbitan naskah ilmiah terbaik mengenai kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat. Naskah ini diharapkan dapat memuat berbagai kegiatan dalam menghadapi dan mengelola berbagai potensi, hambatan, tantangan dan permasalahan yang ada di masyarakat sehingga dapat memberikan kesempatan untuk berbagi wawasan dari berbagai disiplin ilmu dan praktik terkait pengabdian masyarakat dan pelibatan masyarakat (Multidisiplin). Jurnal memiliki ISSN Online 2776-5857 dan ISSN Cetak 2776-7876
Articles
1,340 Documents
Pelatihan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran di Masa Pandemi Covid 19
Putri Asilestari;
Lusi Marleni
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (97.668 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.20
Sebelum Indonesia, di beberapa negara dengan tingkat kasus penyebaran virus corona yang lebih tinggi dan sudah lebih dulu menerapkan Work From Home (WFH) dalam aktivitas warganya (termasuk aktivitas bidang pendidikan). Pemerintah, Perusahaan, Lembaga pendidikan, serta masyarakat pun mulai menerapkan metode serta moda platform (program aplikasi) pendukung yang dapat membuat kegiatan Work From Home (WFH) dan Study From Home (SFH) menjadi efektif serta tetap menjaga produktivitas kerja maupun belajar.Tujuan pelatihan ini adalah untuk meningkatkan profesionalisme para guru di SMAN 1 Bangkinang Kota khususnya kompetensi pedagogic dalam menerapkan model pembelajaran di masa pandemic Covid 19. “Selain itu juga untuk meningkatkan ketersediaan sumber belajar digital tentang model pembelajaran daring yang mudah diakses para guru, sekaligus meningkatkan keunggulan, dan kreatifitas guru dalam dalam menerapkan model pembelajaran di masa Pandemi dan di masa new normal”
Pelatihan Model Pembelajaran Daring dengan Menggunakan Aplikasi Zoom pada Musim Wabah Covid SD Pahlawan
Wida Rianti;
Citra Ayu
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (106.281 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.21
Pada saat masa Covid- 19 ini guru- guru diharapkan belajar dengan menggunakan aplikasi yaitu online dengan menggunakan aplikasi zoom untuk memudahkan bagi siswa- siswi yang belajar dirumah dan mudah pula didampingi oleh orang tua mereka masing- masing. Dalam keterbatasan bagi guru untuk memberikan pembelajaran melalui Online atau daring sangat sulit dikarenakan sehingga kurang maksimal dalam mencapai hasil yang ingin dicapai. Guru diarah dengan menggunakan aplika zoom agar siswa- siswi tidak ketinggalan dalam pembelajarannya di Masa Covid- 19 ini di Sekolah Dasar Pahlawan Desa Ridan Permai Bangkinang.
Pelatihan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) Bagi Guru-guru di SMPN 4 Bantimurung Kabupaten Maros
Hamran Hamran;
Israwati Akib;
Sitti Marlina;
Khaerati Khaerati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (214.171 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.25
Tujuan yang hendak dicapai dalam kegiatan ini yaitu menjadikan lingkungan sekolah sebagai pusat yang berbudaya literat bagi warganya melalui hasil karya peserta didik yang sistematis. Target khusus yang ingin dicapai melalui gerakan literasi sekolah (GLS) yaitu memberikan fungsi dalam pembelajaran sebagai wadah dan metode. Fungsi sebagai wadah; menjadikan literasi untuk membiasakan membaca dan menulis kepada peserta didik yang mengarah pada menghasilkan karya-karya peserta didik, meningkatkan efektivitas guru dan sekolah agar literat, menjadikan sekolah sebagai taman belajar yang menyenangkan dan ramah dalam mencapai pengetahuan peserta didik. Fungsi sebagai metode; berguna untuk melihat, membandingkan, dan mengamati keberhasilan belajar peserta didik. Metode yang diterapkan dalam kegiatan ini yaitu mencakup pada perspektif action research dengan manfaat yang ingin dicapai yakni perbaikan dan peningkatan mutu pembelajaran, maka kegiatan ini berpijak pada pendekatan tahapan GLS.
Urgensi Keterampilan Penyelesaian Masalah Bagi Remaja Di Panti Asuhan Aisyiah
Syaharuddin Syaharuddin;
Herry Porda Putro Nugroho;
Madinatul Munawarah;
Wiwi Musriana;
Rusmainah Rusmainah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (157.138 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.26
Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Program Studi Pendidikan IPS terkait pelatihan pemcahan masalah bagi remaja. Kegiatan ini didasari sebagai bentuk inisiasi kelurahan binaan yang digagas sebagai program pengabdian dosen maupun mahasiswa di Program Studi Pendidikan IPS. Pelaksanaan dilakukan dalam dua bentuk kegiatan, dengan esain pelaksanaan setengah hari (half day). Pelalaksanaan dipraktikkan pada 28 dan 29 Agustus 2021. Hasil kegiatan mendeskripsikan pembimbingan yang dapat melatih remaja untuk berpikir kreatif terhadap solusi yang dibuatnya sendiri. Pelatih memberikan lontaran permasalahan sosial terkait dinamika pembelajaran online. Remaja kemudian diajarkan untuk memecahkan masalah, tetapi juga dituntut untuk mencari alternatif solusi yang tidak terhingga. Satu solusi yang dilontarkan adalah munculnya satu pernyataan “memberikan pembimbingan berkala bagi peserta didik secara offline”. Jawaban ini sangat mengejutkan karena cukup banyak dari peserta yang masih berdiam diri. Namun, pengalaman yang dilalui lebih dari 1,5 tahun tentang pembelajaran online mampu mengintervensi untuk mendapatkan solusi yang tepat. Kemampuan ini memberikan kemudahan bagi subjek untuk selalu membuat solusi cadangan bila solusi pertama gagal atau tidak mampu menyelesaikan masalah.
Penyuluhan Pembelajaran Literasi Kritis Bagi Guru SMPN di Kota Banjarmasin
Jumadi Jumadi;
Faradina Faradina;
Lita luthfiyanti
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (310.735 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.27
Kompetensi literasi kritis siswa SMP di Kota Banjarmasin tergolong rendah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gejala itu disebabkan oleh sejumlah faktor diantaranya adalah sistem pembelajaran literasi yang digunakan oleh guru. Ketika mengajar mereka terfokus memberikan kompetensi pengetahuan tentang struktur dan makna teks. Akibatnya, siswa mengalami kesulitan ketika disuruh merespon teks itu dan menggunakannya untuk menjawab persoalan kehidupannya secara kritis. Kegiatan penyuluhan ini dilakukan untuk mengatasi masalah itu. Penyuluhan ini dilakukan selama 30 jam yang dilakukan dengan daring melalui zoom. Materi yang diberikan kepada para guru bahasa Indonesia, antara lain: (a) hakikat literasi kritis dan model-model pembelajaran literasi kritis; (b) bahan ajar literasi kritis dan; dan (c) penilaian literasi kritis. Setelah dilakukan penyuluhan, guru diminta respon dan dilakukan evaluasi untuk mengukur penguasaan mereka terhadap materi penyuluhan. Para guru merespon kegiatan penyuluhan sangat bermanfaat dan menyarankan untuk bisa dilakukan lebih lanjut. Sementara itu, dari sisi penguasaan, para guru sangat menguasai materi yang diberikan narasumber. Dengan bekal materi penyuluhan itu, guru-guru akan dapat mengarahkan pembelajaran literasi kritis secara tepat, baik dari model pembelajaran, materi yang mereka ajarkan di kelas, maupun sistem penilaian yang digunakan dalam pembelajaran literasi kritis sesuai dengan konteks siswa SMP di Kota Banjarmasin.
Pemanfaatan Limbah Sabut Kelapa Menjadi Pot Bunga Untuk Menunjang Perekonomian Warga Desa Pengalihan Di Era Pandemi Covid-19
Eliah Siregar;
Muannif Ridwan;
Indra Muchlis Adnan;
Andriansyah Andriansyah;
Sri Hidayanti;
Herdiansyah Herdiansyah
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 1 No. 2 (2021): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (151.63 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v1i2.28
This research discusses the use of coconut coir waste into flower pots to support the economy of the residents of Pengalihan Village in the era of the Covid-19 pandemic. The main income of the majority of the people of Pengalihan Village is from coconut plantations. As for what people produce from coconut plantations, only round coconut, white copra, and shell charcoal are produced, but currently the selling price of coconut has decreased slightly so that it affects people's income. Actually, the utilization of the results of the coconut plant is very large, one of which is from the coir itself. This study concludes that the use of coconut coir waste is very effective and can be an alternative choice to support the economy of the Pengalihan Village community in the Covid-19 Pandemic era. Coconut coir waste is one of the easily obtained biomass and is a by-product of agriculture. Coconut coir waste has the potential to be used as flower pots because it contains cellulose which in its molecular structure contains a carboxyl group and lignin which contains phenolic acid which is needed for plants.
Pelatihan Pengembangan Buku Portofolio Berbasis Hots Untuk Meningkatkan Literasi Dan Numerasi Siswa Kelas Rendah Sekolah Dasar
Destrinelli Destrinelli;
Suci Hayati
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (167.301 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v2i1.29
Kendala yang dialami di kelas rendah adalah kemampuan membaca (literasi) dan berhitung (numerasi) masih tergolong rendah, apalagi sejak pandemi covid 19, termasuk di SD Negeri 57/VII Sei Benteng I Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun. Keterbatasan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran merupakan salah satu persoalan dalam melaksanakan pembelajaran saat ini. Masalah tersebut perlu dicari solusinya, salah satunya dilakukan pelatihan bagi guru untuk membuat atau mengembangkan perengkat pembelajaran. Salah satu perangkat pembelajaran yang mendukung adalah Buku Portofolio Siwa Berbasis HOTS. Target yang ingin dicapai melalui kegiatan pelatihan ini yaitu :1). Dihasilkannya rancangan buku Portofolio Berbasis HOTS untuk siswa kelas rendah SD oleh guru kelas. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan metode interaktif, tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1) Survei pendahuluan. 2) Pelaksanaan Pelatihan Pengembangan Buku Portofolio Berbasis HOTS untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi SiswaSekolah Dasar. 3) EvaluasiKata kunci: Literasi, Numerasi, Buku Portofolio hots Kendala yang dialami di kelas rendah adalah kemampuan membaca (literasi) dan berhitung (numerasi) masih tergolong rendah, apalagi sejak pandemi covid 19, termasuk di SD Negeri 57/VII Sei Benteng I Kecamatan Singkut Kabupaten Sarolangun. Keterbatasan guru dalam mengembangkan perangkat pembelajaran merupakan salah satu persoalan dalam melaksanakan pembelajaran saat ini. Masalah tersebut perlu dicari solusinya, salah satunya dilakukan pelatihan bagi guru untuk membuat atau mengembangkan perengkat pembelajaran. Salah satu perangkat pembelajaran yang mendukung adalah Buku Portofolio Siwa Berbasis HOTS. Target yang ingin dicapai melalui kegiatan pelatihan ini yaitu :1). Dihasilkannya rancangan buku Portofolio Berbasis HOTS untuk siswa kelas rendah SD oleh guru kelas. Adapun kegiatan ini dilakukan dengan metode interaktif, tahapan kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1) Survei pendahuluan. 2) Pelaksanaan Pelatihan Pengembangan Buku Portofolio Berbasis HOTS untuk Meningkatkan Literasi dan Numerasi SiswaSekolah Dasar. 3) Evaluasi
Penggunaan Google Classroom Sebagai Media Pembelajaran Daring Bagi Guru SD Di Kabupaten Inhil
Siti Quratul Ain;
Febrina Dafit
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (182.57 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v2i1.32
Masalah yang dihadapi mitra dalam mengimplementasikan proses belajar mengajar secara daring dimasa pandemic covid adalah kurangnya pemahaman dalam mengelola kelas. Google classroom merupakan salah satu media pembelajaran daring yang dapat digunakan pada masa pandemic covid19. Tujuan kegiatan ini dilakukan adalah untuk memberikan pengetahuan kepada guru dalam mengelola kelas dengan memanfaatkan google classroom sebagai media pembelajaran dan membantu mitra dalam proses pembelajaran secara daring. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari kegiatan ceramah, praktek dan diskusi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada bulan desember secara daring selama 120 menit. Pelatihan ini diikuti oleh 12 orang guru sekolah dasar SDN 031 Suhada kecamatan Enok Kabupaten Indragiri hilir. Setelah dilakukan pelatihan, Guru dapat mengelola kelas di google classroom, diantaranya membuat kelas, memasukkan materi pelajaran, membuat kuis dan membuat daftar hadir secara online. Adapun kesulitan guru dalam menggunakan google classroom adalah dalam pembuatan kuis dan dalam membuat daftar hadir. Melalui kegiatan ini, guru dapat mengelola kelas menggunakan google classroom, memudahkan dalam memberikan materi , mempermudah melakukan evaluasi dan penilaian. Serta proses pembelajaran bisa dilakukan kapan dan dimana saja .
Pelatihan Penulisan Karya Ilmiah bagi Mahasiswa Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Putri Hana Pebriana;
Yolanda Pahrul;
Mufarizuddin Mufarizuddin
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (114.889 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v2i1.34
Salah satu syarat untuk mencapai gelar sarjana yaitu mahasiswa harus menulis karya tulis ilmiah berupa skripsi dan artikel ilmiah yang dipublikasikan di jurnal kampus atau di luar kampus. Permasalahan ini terjadi dikarenakan kemampuan mahasiswa dalam menulis karya tulis ilmiah masih kurang, sehingga seharusnya budaya menulis sudah harus digalakkkan sejak awal dan diharapkan mahasiswa juga bisa menambah wawasannya terkait menulis karya ilmiah, dan pentingnya budaya menulis itu sendiri. Saat ini banyak hasil penelitian berupa skripsi mahasiswa yang menjadi dokumen yang terkumpul atau hanya dipajang di perpustakaan.Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk melatih keterampilan menulis mahasiswa dalam menulis karya tulis ilmiah. Metode pelaksanaan kegiatan ini terdiri dari kegiatan ceramah, praktek dan diskusi. Kegiatan pelatihan ini dilakukan pada bulan desember selama 90 Menit. Pelatihan ini diikuti oleh 40 mahasiswa semester V PRODI PGSD Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai. Setelah dilakukan pelatihan, mahasiswa sudah bisa membuat karya tulis ilmiah, kesulitan mereka dalam membuat karya tulis ilmiah pada latar belakang. Sehingga Ketika praktik menulis, dalam membuat latar belakang lumayan memakan waktu Tetapi secara keseluruhan, mahasiswa sudah memahami dan mendapat gambaran dalam membuat karya tulis ilmiah yang baik dan benar.
Perilaku Pencarian Pelayanan Kesehatan dan Sanitasi Lingkungan Kampung Naga Tasikmalaya
Faika Rachmawati;
Taufik Suhendar;
Tri Suratmi
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 2 No. 1 (2022): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (201.652 KB)
|
DOI: 10.31004/jh.v2i1.36
Kampung Naga merupakan suatu perkampungan adat yang terletak di Kabupaten Tasikmalaya Provinsi Jawa Barat. Masyarakat Kampung Naga sampai saat ini masih teguh memegang adat budaya leluhur. Mereka percaya dan mematuhi adat istiadat dan falsafah yang diamanatkan para tertuanya dan menolak intervensi dari pihak luar jika hal itu mencampuri dan merusak kelestarian kampung tersebut. Terdapat dua aspek yang menghubungkan nilai tradisi dengan kesehatan masyarakat yaitu perilaku pencarian pelayanan kesehatan dan pengelolaan sanitasi lingkungan. Dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan survei yang didukung dengan kajian literatur. Perilaku pencarian pengobatan masyarakat Kampung Naga masih memilih pengobatan tradisional terlebih dahulu, dengan menggunakan bahan-bahan dari alam dan bantuan paraji/dukun. Namun apabila dirasakan tidak sembuh, masyarakat Kampung Naga memilih melakukan pengobatan modern ke bidan, mantri, puskesmas dan rumah sakit. Hal ini membuktikan bahwa masyarakat Kampung Naga masih menerima modernisasi dan intervensi dari luar selama tidak melanggar hukum adat. Permasalahan sanitasi lingkungan di Kampung Naga masih kurang dengan perilaku penggunaan jamban empang yang berada di luar area perumahan.