cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,230 Documents
Peran Suplementasi Vitamin D sebagai Terapi Adjuvan dalam Penatalaksanaan Insomnia Ni Putu Gita Mahendri; Vindyanita Simanjuntak; Jasinda Dwiranti; Asmarahadi Asmarahadi
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5770

Abstract

Insomnia masih menjadi masalah kesehatan global yang signifikan, sementara terapi konvensional memiliki berbagai keterbatasan seperti efek samping, risiko ketergantungan, serta keterbatasan akses terhadap terapi non-farmakologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi peran suplementasi vitamin D sebagai terapi tambahan dalam penatalaksanaan insomnia. Metode yang digunakan adalah systematic review dengan sumber data dari PubMed, Cochrane Library, ScienceDirect, Google Scholar, OpenAlex, dan MDPI, yang mencakup randomized controlled trials, studi observasional, dan uji klinis pada manusia. Luaran utama yang dianalisis meliputi parameter tidur seperti kualitas tidur, latensi tidur, dan durasi tidur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar studi intervensional melaporkan adanya perbaikan kualitas tidur, penurunan latensi tidur, serta peningkatan durasi tidur setelah suplementasi vitamin D. Namun, hasil tersebut belum konsisten akibat variasi desain penelitian, dosis dan durasi suplementasi, status awal vitamin D, karakteristik populasi, serta metode pengukuran hasil. Selain itu, adanya risiko bias sedang hingga tinggi pada beberapa studi turut memengaruhi kekuatan evidensi. Kesimpulannya, suplementasi vitamin D berpotensi sebagai terapi adjuvan, khususnya pada individu dengan defisiensi vitamin D atau komorbid, namun belum cukup kuat untuk direkomendasikan sebagai terapi utama insomnia.
Peran Theory of Planned Behavior dan Self Efficacy terhadap Niat dan Perilaku Berbagi Pengetahuan Klinis pada Dokter Umum di Indonesia Lia Fatimah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5779

Abstract

Dalam praktik kedokteran, berbagi pengetahuan klinis (knowledge sharing) merupakan faktor kunci dalam meningkatkan kualitas diagnosis, pengambilan keputusan, dan keselamatan pasien. Namun, di kalangan dokter umum di Indonesia yang berperan sebagai garda terdepan layanan kesehatan primer praktik berbagi pengetahuan masih belum optimal karena hambatan psikologis seperti kurangnya kepercayaan diri, tekanan hierarki, dan budaya kerja individualistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis perilaku berbagi pengetahuan (knowledge sharing behavior) dokter umum di Indonesia dengan menggunakan kerangka Theory of Planned Behavior yang diperluas melalui variabel self-efficacy. Penelitian ini menguji pengaruh knowledge sharing attitude, subjective norm, perceived behavioral control, dan self-efficacy terhadap knowledge sharing intention serta implikasinya terhadap knowledge sharing behavior. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik covariance-based structural equation modeling (CB-SEM). Seluruh tujuh hipotesis pengaruh langsung terdukung. Perceived behavioral control dan self-efficacy merupakan prediktor terkuat niat berbagi pengetahuan. Niat berbagi pengetahuan terbukti menjadi prediktor utama perilaku aktual (koefisien 0,60) dan memediasi secara parsial pengaruh sikap dan self-efficacy, serta memediasi penuh pengaruh norma subjektif dan kontrol perilaku. Model penelitian memiliki daya eksplanasi sangat tinggi (R² niat = 0,90; R² perilaku = 0,93). Model TPB yang diperluas dengan self-efficacy sangat relevan untuk menjelaskan perilaku berbagi pengetahuan klinis dokter umum di Indonesia. Penguatan niat berbagi pengetahuan melalui peningkatan sikap positif, keyakinan diri, dan kontrol perilaku yang dirasakan merupakan strategi utama untuk mendorong praktik berbagi pengetahuan yang lebih efektif dalam layanan kesehatan primer.
Pengaruh Promosi dan Kepercayaan Konsumen terhadap Keputusan Pembelian pada Usaha Dagang Deni Motor Edison Simamora; Sri Rezeki; Desma Erica Maryati Manik; Isra Rafika Sihombing; Dian Setyorini
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5782

Abstract

Penurunan efektivitas kegiatan promosi dan berkurangnya kepercayaan konsumen, yang dipicu oleh ketatnya persaingan di industri perdagangan sepeda motor, memberikan dampak nyata terhadap keputusan pembelian di Usaha Dagang Deni Motor. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menguji bagaimana promosi dan tingkat kepercayaan konsumen memengaruhi keputusan pembelian di tempat usaha tersebut. Sebanyak 130 responden telah berpartisipasi dalam penelitian kuantitatif ini melalui teknik pengambilan sampel kebetulan atau accidental sampling. Informasi dan data dikumpulkan melalui kuesioner dengan pengukuran skala Likert, yang selanjutnya dianalisis dengan alat statistik regresi linier berganda. Temuan penelitian mengungkapkan bahwa baik secara individu maupun bersama-sama, variabel promosi dan kepercayaan konsumen memiliki pengaruh yang signifikan terhadap keputusan pembelian. Berdasarkan nilai koefisien determinasi (R²) yang mencapai 0,976, dapat disimpulkan bahwa 97,6% variabilitas keputusan pembelian dipengaruhi oleh kedua faktor tersebut, dengan kepercayaan konsumen memberikan kontribusi yang sedikit lebih dominan dibandingkan promosi. Maka dari itu, pembenahan pada strategi pemasaran yang efektif serta penguatan rasa percaya pelanggan merupakan kunci utama untuk meningkatkan keputusan pembelian pada Usaha Dagang Deni Motor.
Literatur Review: Dampak Edukasi Kebencanaan Terhadap Perubahan Perilaku Kesiapsiagaan Gempa Pada Siswa Sekolah Dasar Arwinda Dyah Ekoputri; Setya Haksama; Muhammad Farid Dimjati Lusno
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5783

Abstract

Indonesia merupakan negara yang rawan terhadap bencana gempa bumi sehingga diperlukan upaya mitigasi sejak dini, terutama melalui edukasi kebencanaan di lingkungan sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dampak edukasi kebencanaan terhadap perubahan perilaku kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah Systematic Literature Review (SLR) dengan pendekatan PRISMA. Data dikumpulkan melalui penelusuran literatur pada database Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect dengan rentang tahun publikasi 2021–2026. Berdasarkan proses seleksi sesuai kriteria inklusi, diperoleh 15 artikel penelitian yang relevan untuk dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa edukasi kebencanaan memiliki dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan perilaku kesiapsiagaan siswa dalam menghadapi gempa bumi. Metode pembelajaran seperti simulasi evakuasi, penggunaan media digital, dan permainan edukatif terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman serta keterlibatan siswa dibandingkan metode konvensional. Selain itu, faktor pendukung seperti peran guru, lingkungan sekolah, keterlibatan keluarga, serta integrasi materi kebencanaan dalam kurikulum turut memengaruhi keberhasilan edukasi. Namun demikian, beberapa penelitian menunjukkan bahwa perubahan perilaku memerlukan proses berkelanjutan dan latihan rutin agar dapat terbentuk secara optimal. Kesimpulan dari penelitian ini adalah edukasi kebencanaan yang dirancang secara sistematis, interaktif, dan berkelanjutan mampu meningkatkan kesiapsiagaan gempa pada siswa sekolah dasar secara signifikan. Oleh karena itu, diperlukan penguatan program edukasi kebencanaan yang terintegrasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat guna meminimalkan risiko bencana sejak usia dini.
Tanggung Jawab Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) terhadap Pemenuhan Hak Ekonomi Pencipta, Pemegang Hak Cipta dan Pemilik Hak terkait atas Karya Cipta Lagu dan/atau Musik Stevanus Piter Tentua; Rory Jeff Akyuwen; Sarah Selfina Kuahaty
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5784

Abstract

Perlindungan hak ekonomi pencipta lagu/musik merupakan mandat konstitusional di Indonesia yang dijalankan oleh Lembaga Manajemen Kolektif (LMK) sebagai penerima kuasa royalti. Namun, praktiknya belum mencerminkan keadilan, kepastian hukum, dan kemanfaatan karena ketidaktransparanan distribusi, sentralisasi kelembagaan, lemahnya pengawasan, serta akses terbatas bagi pencipta di Indonesia Timur. Kesenjangan antara das sollen dan das sein ini menunjukkan perlindungan hukum yang belum optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis tanggung jawab hukum LMK, faktor penghambat, dan rekonstruksi sistem pengelolaan royalti yang berkeadilan. Penelitian hukum normatif ini menggunakan pendekatan perundang-undangan dan konseptual, serta bahan hukum kepustakaan yang dianalisis secara kualitatif preskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab LMK secara yuridis didasarkan pada hubungan hukum pemberian kuasa yang mengikat berdasarkan asas itikad baik dan pacta sunt servanda. Namun, dalam implementasinya masih terdapat hambatan struktural, yuridis, teknis, dan sosial-kultural yang menyebabkan distribusi royalti belum proporsional dan transparan. Analisis menggunakan teori keadilan Aristoteles, Rawls, dan Radbruch menunjukkan bahwa sistem distribusi royalti belum sepenuhnya memenuhi prinsip keadilan distributif dan keadilan substantif. Oleh karena itu, diperlukan rekonstruksi melalui penguatan regulasi, desentralisasi kelembagaan LMK, penerapan sistem digital transparan berbasis real-time, serta peningkatan pengawasan dan literasi hukum. Dengan demikian, pemenuhan hak ekonomi bagi seluruh pemegang hak dapat diwujudkan secara adil dan berkelanjutan.
Model Pembentukan Niat Beli Kursus Online Berbayar di Bidang IT Shofiyah Rahmah Muthmainnah; Hartoyo Hartoyo; Sufrin Hannan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5793

Abstract

Transformasi digital telah mendorong peningkatan kebutuhan keterampilan teknologi informasi (IT) dan memicu pertumbuhan pesat kursus online. Namun, tingginya jumlah pengguna tidak diimbangi dengan tingkat konversi ke layanan berbayar yang optimal. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi niat beli (purchase intention) kursus online berbayar di bidang IT dengan mengintegrasikan variabel performance expectancy, platform trust, personal trial experience, dan perceived ease of use, serta peran mediasi attitude dan willingness to pay. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui survei terhadap 155 responden di DKI Jakarta yang pernah membeli kursus online berbayar. Analisis data dilakukan menggunakan metode PLS-SEM dengan bantuan SmartPLS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor persepsi dan pengalaman pengguna berpengaruh signifikan dalam membentuk sikap terhadap kursus online, yang selanjutnya memengaruhi kesediaan membayar dan niat beli. Temuan ini menegaskan pentingnya pendekatan terintegrasi dalam memahami perilaku konsumen digital. Implikasi manajerial menunjukkan bahwa penyedia kursus online perlu meningkatkan kualitas pengalaman pengguna, membangun kepercayaan platform, serta menawarkan strategi trial yang efektif untuk meningkatkan konversi pengguna berbayar.
Foresight Bias in Decision Accuracy and Prevention Frameworks: A Systematic Literature Review Agusman Sianturi; Muhammad Ario Permadi; Rahmad Hidayat; Yulia Saftiana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5795

Abstract

Decision-making accuracy is often compromised by cognitive biases, particularly foresight bias, which distorts future-oriented judgments and leads to suboptimal outcomes in both human and AI-based systems. This research investigates the role of foresight bias in influencing decision accuracy and examines various prevention frameworks to mitigate bias in decision-making processes through a Systematic Literature Review (SLR) approach. A total of 20 recent peer-reviewed articles were systematically analyzed following PRISMA guidelines to identify patterns related to cognitive bias, predictive decision-making, and bias mitigation strategies. The findings reveal that foresight bias significantly reduces decision accuracy by distorting future-oriented judgments, particularly in complex and uncertain environments, and is further reinforced by cognitive tendencies such as overconfidence and illusion of control, as well as biases embedded in artificial intelligence (AI) and machine learning systems. Moreover, the interaction between human and algorithmic bias increases the likelihood of suboptimal decisions, especially in forecasting and data-driven contexts. The research also highlights that the negative impact of bias can be effectively minimized through the implementation of prevention frameworks, including debiasing strategies, explainable AI, human-in-the-loop approaches, and multi-objective optimization, which collectively enhance transparency, accountability, and decision quality. This research contributes to the literature by providing a comprehensive synthesis of foresight bias and decision accuracy, while offering practical insights for improving decision-making in complex and digitalized environments.
Perancangan Model Kompetensi Behaviour Berbasiskan Job Competency Assessment (JCA): Studi Kasus Perusahaan Otobus Dodi Permadi; Suci Fika Widyana; Noneng Nurjanah; Jaka Maulana; Dera Thorfiani; Ade Pipit Fatmawati; Ali Mohamad Rezza
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5800

Abstract

Organizational transformation in the era of digital competition requires strategic human resource management, specifically through the development of measurable and relevant competencies. This study aims to design a Behavioral Competency Model for a public transportation provider based on Job Competency Assessment (JCA), utilizing a Design Science Research (DSR) approach. The research employed a qualitative methodology involving document and content analysis, thematic coding, and conceptual mapping of the 2025 HR Competency Dictionary, supplemented by a comprehensive literature review. The results yielded a layered behavioral competency model consisting of core, general, leadership, and functional competencies, structured into a four-level hierarchy: basic, intermediate, advanced, and strategic. This model effectively integrates work behavior and organizational performance while fostering a culture of safety, public service, and integrity. The findings demonstrate that behavioral competencies are not merely individual attributes but strategic mechanisms linking individual performance to organizational excellence and successful institutional transformation. The primary contribution of this research is the development of an evidence-based behavioral competency model that aligns JCA principles with the strategic needs of the public transportation sector. Furthermore, it enriches competency management literature with a conceptual framework adaptable to the challenges of operational safety, public service, and digital transformation.
Sinergi Link and Match 4.0: Mengonversi Kemitraan Smkn 1 Kongbeng - Dunia Industri Menjadi Pusat Inovasi Berbasis Teaching Factory Indah Ratna Purwanti; Syalma Faradilla Nur; Nadia Rahma; Azainil Azainil; Laili Komariyah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5801

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi kebijakan Link and Match 4.0 dalam penguatan kemitraan antara SMKN 1 Kongbeng dan dunia industri serta merumuskan strategi konversi kemitraan tersebut menjadi pusat inovasi berbasis Teaching Factory. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, studi dokumentasi, dan studi literatur, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang diintegrasikan dengan analisis SWOT, Matriks TOWS, dan GAP Analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Link and Match 4.0 telah berjalan melalui sinkronisasi kurikulum dengan mitra industri, pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL), pelibatan dunia usaha dan dunia industri sebagai asesor eksternal dalam uji kompetensi, serta program guru tamu yang memperkuat budaya kerja dan keselamatan kerja. Kemitraan sekolah–industri telah menunjukkan karakteristik kemitraan substantif pada aspek kurikulum dan pembelajaran, namun masih memerlukan penguatan pada aspek produksi dan inovasi untuk mendukung pengembangan Teaching Factory yang terintegrasi. Analisis SWOT mengidentifikasi kekuatan utama pada keselarasan kurikulum dan pembelajaran berbasis kerja, sementara kelemahan utama terletak pada integrasi produksi internal dan tata kelola unit produksi. Berdasarkan analisis TOWS dan GAP, strategi pengembangan difokuskan pada integrasi pembelajaran dan produksi, penguatan tata kelola profesional, penerapan evaluasi berbasis CIPP, serta pengembangan kolaborasi triple helix antara sekolah, industri, dan pemerintah daerah. Strategi tersebut diharapkan dapat mendukung transformasi SMKN 1 Kongbeng menjadi pusat inovasi berbasis Teaching Factory yang berkelanjutan dan adaptif terhadap kebutuhan industri.
Behavioral Determinants of FOMO-Driven Investments: The Mediating Role of Literacy and Self-Control Rita Sarlawa; Sunaryo Neneng
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5803

Abstract

Investment decision-making behavior among Credit Union (CU) members increasingly reflects emotional, social, and cognitive interactions. This study investigates how Fear of Missing Out (FOMO), Social Influence (SI), and Risk Perception (RP) impact members’ Investment Decisions (ID), and the mediating roles of Financial Literacy (FL) and Self-Control (SC). A quantitative approach was used, collecting survey data from 300 CU members in Central Kalimantan, and the analysis was conducted using Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). The results reveal that FOMO negatively affects FL and SC, while SI positively influences both mediators. Consequently, FL and SC significantly improve the quality of investment decisions, confirming their dual mediating roles. RP, however, shows no direct or indirect effect.  In conclusion, emotional and social factors shape investment decisions primarily through cognitive (financial literacy) and self-regulatory (self-control) mechanisms, rather than directly. Therefore, Credit Unions should prioritize “anti-FOMO” education and self-control development programs to foster more rational and sustainable investment behavior among members. The study contributes to behavioral finance literature by integrating cognitive and regulatory mechanisms in community-based financial settings. It offers practical guidance for Credit Unions through “anti-FOMO” education and self-control development programs.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue