cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,230 Documents
Stimulasi Gagasan Melalui Metode Brainwriting pada Siswa SMP: Tinjauan Sistematis Penelitian Pembelajaran Menulis 2016–2026 Ardi Setyawardana; St. Nurbaya; Yudi Utomo
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5827

Abstract

Metode brainwriting telah diterapkan dalam pembelajaran menulis di berbagai jenjang pendidikan, namun tinjauan sistematis yang komprehensif di tingkat SMP masih langka. Penelitian ini menganalisis implementasi, efektivitas, dan faktor keberhasilan brainwriting dalam pembelajaran menulis di SMP serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian. Penelusuran literatur dilakukan melalui Google Scholar, portal GARUDA, dan basis data SINTA. Setelah penyaringan empat tahap PRISMA 2020, diperoleh 11 artikel yang memenuhi syarat. Kualitas studi dinilai menggunakan sistem skor adaptasi MMAT (?=1, ±=0,5, ?=0). Penilaian kualitas mengidentifikasi 10 studi berkualitas tinggi dan 1 berkualitas sedang. Brainwriting secara konsisten meningkatkan kinerja menulis di berbagai genre teks. Studi yang melaporkan N-Gain menunjukkan skor pada kategori sedang (0,38–0,60), dengan perbedaan signifikan secara statistik (p < 0,05). Tiga faktor keberhasilan teridentifikasi: partisipasi merata, pengurangan kecemasan sosial, dan fleksibilitas integrasi. Brainwriting terbukti efektif pada enam genre teks yang berbeda di SMP. Kesenjangan penelitian mencakup kurangnya studi komparatif antara brainwriting dan metode inovatif lain, ketiadaan penelitian longitudinal, serta keterbatasan ukuran sampel pada sebagian besar studi yang diinklusi.
Analisis Faktor yang Mempengaruhi Safety Behavior pada Petugas Pemeliharaan dan Pengoperasian Jaringan Distribusi Listrik Eka Panji Saptaprasetya; Retno Widyaningrum
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5831

Abstract

Data kecelakaan kerja di PT PLN (Persero) menunjukkan bahwa sektor distribusi masih menjadi penyumbang insiden tertinggi dibanding sektor lainnya. Mayoritas kejadian dipengaruhi oleh unsafe action pekerja, seperti ketidakpatuhan terhadap prosedur kerja dan penggunaan alat pelindung diri. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Safety Leadership dan Safety Training terhadap Safety Behavior dengan Safety Awareness sebagai variabel mediasi pada petugas pemeliharaan dan pengoperasian jaringan distribusi listrik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS). Sampel penelitian berjumlah 117 responden dari pekerja teknis jaringan distribusi PT Cita Yasa Perdana pada PLN UP3 Situbondo. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner terstruktur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Safety Training berpengaruh positif dan signifikan terhadap Safety Awareness (? = 0,826; t = 8,049; p < 0,001), serta Safety Awareness berpengaruh positif dan signifikan terhadap Safety Behavior (? = 0,583; t = 3,592; p < 0,001). Sebaliknya, Safety Leadership tidak berpengaruh signifikan terhadap Safety Awareness (? = 0,057; p = 0,617) maupun Safety Behavior (? = -0,048; p = 0,745). Safety Training juga tidak berpengaruh signifikan terhadap Safety Behavior pada tingkat signifikansi 5% (? = 0,364; p = 0,067). Selain itu, Safety Awareness terbukti memediasi pengaruh Safety Training terhadap Safety Behavior, namun tidak memediasi pengaruh Safety Leadership terhadap Safety Behavior. Secara praktis, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa peningkatan perilaku keselamatan pekerja lebih efektif dilakukan melalui penguatan kualitas Safety Training yang mampu meningkatkan Safety Awareness, dibandingkan melalui pendekatan kepemimpinan secara langsung. Temuan ini diharapkan menjadi masukan bagi PLN dalam merancang strategi penguatan program pelatihan keselamatan dan pengembangan kebijakan untuk mendukung target zero accident. Secara praktis, hasil penelitian diharapkan menjadi masukan bagi PLN dalam merancang strategi penguatan Safety Leadership, evaluasi efektivitas program Safety Training, serta pengembangan kebijakan untuk mendukung target zero accident.
Rekonstruksi Politik Hukum Netralitas ASN di Indonesia: Kritik terhadap Fragilitas Rezim Sanksi Administratif dan Pidana dalam Pilkada Serentak Rd. Evi Nurasih Salamah; Santi Hapsari Dewi Adikancana
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5834

Abstract

Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan prasyarat konstitusional bagi terselenggaranya pemilihan kepala daerah (pilkada) yang demokratis dan berkeadilan. Namun, fakta empiris menunjukkan bahwa pelanggaran netralitas ASN dalam setiap gelombang pilkada serentak tidak mengalami penurunan yang signifikan. Pada Pilkada Serentak 2024, Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) menerima 417 laporan dugaan pelanggaran dengan 197 ASN terbukti melanggar angka yang oleh para komisioner sendiri diakui sebagai undercount. Penelitian ini mengkaji dua permasalahan pokok: pertama, mengapa rezim sanksi administratif dan pidana yang berlaku gagal memberikan efek jera; dan kedua, bagaimana rekonstruksi politik hukum yang diperlukan untuk memperkuat rezim tersebut. Dengan metode yuridis-normatif melalui pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan komparatif, penelitian ini menemukan empat fragilitas struktural, yakni: (1) konflik kepentingan inheren pada Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) sebagai pemutus sanksi; (2) inkomensurabilitas antara besaran sanksi administratif dengan insentif politik; (3) hambatan pembuktian dalam penuntutan pidana; dan (4) kesenjangan kelembagaan pascapembubaran KASN melalui UU Nomor 20 Tahun 2023. Sebagai kebaruan, penelitian ini merumuskan model rekonstruksi tripartit yang menggabungkan lembaga independen baru dengan kewenangan sanksi ex officio, sistem sanksi berjenjang berbasis risiko, dan pengawasan digital terpadu sebagai respons terhadap Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 121/PUU-XXII/2024.
Learning organization dan knowledge transfer dalam mendukung peningkatan kinerja Inspektorat Jenderal Kementerian X Rina Istiani; Vishnu Juwono
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5835

Abstract

Perubahan kelembagaan, tuntutan akuntabilitas, dan pemakaian teknologi dalam pengawasan membuat kapasitas organisasi pengawasan intern perlu dibaca secara lebih dekat. Kajian ini bertujuan menjelaskan peran learning organization dan knowledge transfer dalam mendukung capaian kinerja Inspektorat Jenderal Kementerian X. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif melalui studi dokumen terhadap Renstra Inspektorat Jenderal 2025-2029 dan Laporan Kinerja Inspektorat Jenderal 2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa kapasitas organisasi tampak melalui dukungan sumber daya manusia, pengawasan berbasis risiko, pemanfaatan dokumen bersama, monitoring daring, pendampingan teknis, serta pengelolaan tindak lanjut hasil pengawasan. Seluruh indikator 2025 tercapai, yaitu maturitas SPIP terintegrasi 3,351, penyelesaian tindak lanjut 73%, satker berpredikat ZI-WBK/WBBM 46,85%, Nilai Kinerja Anggaran kategori Sangat Baik, dan SAKIP berpredikat AA. Temuan ini memperlihatkan bahwa pembelajaran organisasi dan alih pengetahuan berperan sebagai jembatan antara target formal dan kerja nyata pengawasan. Kebaruan kajian terletak pada pembacaan capaian pengawasan 2025 sebagai proses belajar organisasi, bukan sekadar laporan administratif yang selesai setelah angka dicatat. Implikasinya, Itjen perlu memperkuat repositori pengetahuan, forum belajar auditor, dan dokumentasi pengalaman agar capaian tersebut tidak bergantung pada individu tertentu di tingkat kelembagaan.
Profil Risiko Ekosistem Aset Kripto Indonesia Pasca Pojk 27/2024 Desi Wahyuningtias; Teguh Kurniawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5837

Abstract

Ekosistem perdagangan aset keuangan digital dan aset kripto (AKD AK) di Indonesia berkembang, ditandai dengan nilai transaksi yang mencapai Rp650,61 triliun dan jumlah konsumen sebesar 22,91 juta pada akhir 2024. Pertumbuhan yang pesat tersebut mendorong perubahan tata kelola pengawasan perdagangan aset kripto melalui pengalihan kewenangan dari Bappebti kepada OJK berdasarkan UU P2SK yang diimplementasikan melalui POJK 27/2024 sejak Januari 2025. Penelitian ini bertujuan menganalisis profil risiko ekosistem perdagangan AKD AK secara multidimensi menggunakan kerangka ISO 31000:2018. Melalui Systematic Literature Review (SLR) dengan protokol PRISMA terhadap 20 sumber terpilih dari Scopus dan Garuda, hasil sintesis dianalisis melalui empat tahap: penetapan konteks dengan PESTLE, identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko. Penelitian mengidentifikasi delapan risiko utama meliputi volatilitas harga ekstrem, serangan siber, penipuan platform, TPPU, pendanaan terorisme, keterbatasan pengawasan teknologi, ketidakpastian regulasi, dan rendahnya literasi keuangan digital. Evaluasi matriks likelihood × impact menunjukkan dua risiko sangat tinggi, enam tinggi, dan satu menengah, tanpa risiko berkategori rendah. Penguatan pengawasan terintegrasi, keamanan siber, dan peningkatan literasi keuangan digital menjadi prioritas mitigasi utama.
Determinasi Minat Pembelian Mobil Listrik Pasca Insentif Pajak di Indonesia: Integrasi Customer-Based Brand Equity dan Theory of Planned Behavior Daniel Aditama
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i6.5839

Abstract

The termination of several electric vehicle (EV) fiscal incentives in Indonesia in 2026, may dampen consumer purchase intention, as evidenced by market shocks in Denmark and China. This study analyzes the determinants of EV purchase intention in Indonesia by integrating Customer-Based Brand Equity (CBBE) and Theory of Planned Behavior (TPB) frameworks, while examining the moderating roles of perceived price and tax incentives. Using a quantitative explanatory approach with purposive sampling, data were collected from 430 respondents in Greater Jakarta who are existing EV owners. Data analysis employed Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM). Of nineteen hypotheses tested, eighteen were supported, with an R-square of 0.830 for purchase intention. The three TPB determinants and four CBBE dimensions significantly influence purchase intention, with brand loyalty emerging as the strongest predictor. Perceived price moderates the attitude and purchase intention pathway, while tax incentives only moderate the subjective norms and perceived behavioral control pathways.
Case Study of the Implementation of the Use of the Pijar School Application as an Educational Technology in the Double System Partnership Program (PDS) at State of Senior High School (SMAN) 18 Garut Santi Susanti; Nizar Alam Hamdani; Asep Nurjamin
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5841

Abstract

The digital transformation of education necessitates the integration of technology into learning processes. However, a gap persists between the potential of digital platforms and their effective implementation in partnership-based programs. This study aims to analyze the implementation of the Pijar Sekolah application as an educational technology to support the Partnership Double System (PDS) program at SMAN 18 Garut, focusing on its effectiveness, challenges, and optimization strategies. A qualitative approach with a case study design was employed. Data collection techniques included observation, in-depth interviews with the principal, teachers, and students, as well as documentation. The findings reveal that while Pijar Sekolah has the potential to improve learning effectiveness, strengthen school-industry collaboration, and support an integrated evaluation system, its implementation is suboptimal. Key obstacles include limited infrastructure, low digital literacy among users, resistance to change, and a lack of systematic integration with industry partners. The use of the platform remains predominantly administrative rather than pedagogical. This study concludes that the success of educational technology in a PDS context depends not only on platform availability but also on human resource competence, institutional support, and strategic integration. The implications suggest a need for targeted training, infrastructure improvement, and a systematic integration framework for school-industry partnerships.
Effectiveness of Interactive Multimedia Web-Based Tutorial Model to Improve Pedagogical Competence of Elementary School Teachers in Karangpawitan District, Garut Regency Elin Purnamasari; Nizar Alam Hamdani; Iman Nasrulloh
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5842

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of interactive multimedia web-based tutorial models in improving teachers' pedagogical competence in Karangpawitan District. The research problem stems from the still low pedagogical competence of teachers in lesson planning, utilization of digital media, authentic assessment, and technology-based learning management. The study used a quantitative approach with a quasi-experimental method through a pretest-posttest control group design. The research sample consisted of 60 elementary school teachers divided into experimental and control groups. Data collection techniques used tests, questionnaires, observation, and documentation. Data analysis used descriptive statistics, normality tests, homogeneity tests, and t-tests. The results showed that interactive multimedia web-based tutorial models were effective in improving teachers' pedagogical competence. The average score of the experimental group increased from 62.15 to 85.40, while the control group increased from 61.80 to 70.25. The t-test results showed a significance value of 0.000 <0.05. Thus, interactive multimedia web-based tutorial model has proven effective in improving the pedagogical competence of teachers in Karangpawitan District, Garut Regency.
Application of Interactive Multimedia (MMI) Tutorial Model to Improve Student Learning Outcomes at State of Elementary School (SDN) 5 Karangpawitan in ARTS and Culture Learning Anti Yulianti; Juntika Nurihsan; Iman Nasrulloh
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5843

Abstract

This study aims to analyze the effectiveness of the application of interactive multimedia (MMI) tutorial model in improving student learning outcomes in Arts and Culture learning at SDN 5 Karangpawitan. The research problem stems from the low student learning outcomes caused by conventional, teacher-centered learning methods that fail to engage students optimally in visual and creative subjects. A quantitative approach with a quasi-experimental method using a nonequivalent control group design was employed. The research subjects consisted of 56 fifth-grade students divided into an experimental class (n=28) receiving the MMI tutorial model intervention and a control class (n=28) receiving conventional instruction. Data collection techniques included pretest and posttest tests and observation. Data analysis was carried out through normality tests (Kolmogorov-Smirnov), homogeneity tests (Levene), N-Gain tests, and independent sample t-tests. The results showed that the average N-Gain value of the experimental class was 0.56 (medium category), which was higher than the control class at 0.32 (low category). The average posttest score of the experimental class reached 82.40 compared to 72.10 for the control class. The t-test results showed a significance value of 0.000 (p < 0.05), indicating a significant difference between the two classes. Thus, the interactive multimedia tutorial model is effective in improving student learning outcomes in Arts and Culture learning at SDN 5 Karangpawitan.
Integrasi Pedagogi Montessori dan Nilai-Nilai Islam di Alif Montessori School Pekanbaru: Studi Tentang Identitas, Distingsi, dan Inovasi Pendidikan Kartika Sari; Rionar Rambe; Erma Roza; Muhammad Yogi Riyantama Isjoni; Erlisnawati Erlisnawati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i5.5845

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merancang penyelidikan kualitatif tentang integrasi pedagogi Montessori dan nilai-nilai Islam di Sekolah Montessori Alif Pekanbaru dalam kaitannya dengan identitas sekolah, perbedaan institusional, dan inovasi pendidikan. Pendidikan anak usia dini merupakan fase penting bagi perkembangan kognitif, sosial-emosional, moral, dan spiritual anak. Dalam konteks keluarga Muslim, pendidikan anak usia dini diharapkan tidak hanya mempersiapkan anak secara akademis tetapi juga menumbuhkan iman, tata krama, moralitas, kebiasaan beribadah, dan kecintaan terhadap Al-Qur'an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data direncanakan akan dikumpulkan melalui observasi kegiatan sekolah sehari-hari, wawancara semi-terstruktur dengan kepala sekolah, guru, manajemen, dan orang tua, serta analisis dokumen sekolah. Data akan dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña, yang terdiri dari kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan/verifikasi. Artikel ini mengusulkan kerangka temuan yang diharapkan yang mencakup praktik integrasi Montessori-Islam, identitas Sekolah Montessori Islam, perbedaan institusional, dan inovasi dalam pendidikan anak usia dini Islam. Studi ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada bidang pendidikan anak usia dini Islami, Montessori Islami, identitas sekolah, dan inovasi pendidikan anak usia dini.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue