cover
Contact Name
Riviera
Contact Email
publishingriviera@gmail.com
Phone
+62859117272881
Journal Mail Official
publishingriviera@gmail.com
Editorial Address
Jl.sendang perumahan greenland sendang kecamatan sumber kabupaten cirebon
Location
Kab. cirebon,
Jawa barat
INDONESIA
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian
Published by Riviera Publishing
ISSN : 28295439     EISSN : 28297334     DOI : https://doi.org/10.36418/locus
Jurnal Locus: Jurnal Ilmiah Penelitian dan Pengabdian, double-blind and open-access academic journal in the Multidisiplin. This journal is published once a month by CV. Riviera Publishing.
Arjuna Subject : Umum - Umum
Articles 1,474 Documents
Data Warehouse dan Analytics Dashboard untuk Peningkatan Kualitas Informasi dan Kapabilitas Manajerial pada Instansi Kesehatan Pemerintah Daerah: Evaluasi Berbasis Model DeLone & McLean (Studi Kasus: Dinas Kesehatan Kota Surabaya) Alif Kurniawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6218

Abstract

Transformasi digital di sektor kesehatan menghasilkan volume data yang sangat besar, namun pemanfaatannya sebagai dasar pengambilan keputusan strategis masih menghadapi kendala akibat fragmentasi sistem informasi dan rendahnya integrasi data. Kondisi tersebut menyebabkan proses pelaporan menjadi lambat, rentan terhadap kesalahan, dan mengurangi kualitas informasi yang dibutuhkan manajemen. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengembangkan Data Warehouse serta Analytics Dashboard untuk mengintegrasikan berbagai sistem informasi kesehatan di Dinas Kesehatan Kota Surabaya, sekaligus mengevaluasi efektivitas implementasinya berdasarkan Model Kesuksesan Sistem Informasi DeLone & McLean. Penelitian menggunakan pendekatan Design Science Research Methodology (DSRM) melalui tahapan identifikasi masalah, perancangan artefak, demonstrasi, evaluasi, dan komunikasi hasil. Evaluasi dilakukan terhadap 93 responden menggunakan kuesioner skala Likert, dilengkapi wawancara semi-terstruktur, serta dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji validitas, reliabilitas, dan korelasi Spearman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Data Warehouse berhasil mengintegrasikan data dari empat sistem informasi kesehatan ke dalam satu sumber data terpadu (single source of truth), sedangkan Analytics Dashboard mampu menyajikan informasi yang akurat, konsisten, dan mudah dipahami. Seluruh variabel memperoleh nilai rata-rata di atas 4,00, dengan hubungan positif yang kuat antara System Quality dan Net Benefits (?=0,745; p<0,001), serta Information Quality dan Net Benefits (?=0,744; p<0,001). Disimpulkan bahwa implementasi Data Warehouse dan Analytics Dashboard secara signifikan meningkatkan kualitas sistem, kualitas informasi, serta kapabilitas pengambilan keputusan berbasis data pada Dinas Kesehatan Kota Surabaya.
Analyzing The Impact Customer Engagement and Discount on Impulse Buying Through Brand Loyalty of Skincare Brand X Consumer in Tiktok Mauliddina Sendra Zuchalia; Ina Agustini Murwani
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6220

Abstract

The phenomenon in this study shows that impulsive consumers in making purchases will help increase product sales, but this impulsive habit is also not justified. Impulsive habits make consumers have a free lifestyle without limits. This study uses a quantitative approach with a cross-sectional design to examine the effect of customer engagement and discounts on impulsive buying through brand loyalty. The population consisted of TikTok users and Skintific product users, with a sample of 200 respondents selected through simple random sampling. Data analysis included validity and reliability tests, structural model evaluation, and hypothesis testing using Smart PLS bootstrapping. The results show that customer engagement and discounts have a positive effect on impulsive buying, mediated by brand loyalty. The combined effect of engagement and discounts strengthens brand loyalty and impulsive buying behavior more effectively. These findings indicate that brand loyalty functions as a mediating variable linking the influence of customer engagement and discounts on impulsive buying. The implications of this study are the importance of marketing strategies that combine consumer engagement and discount incentives to build brand loyalty and encourage impulsive buying behavior, as well as providing insights for business actors in designing digital marketing strategies on the TikTok platform.
Case Report: Multiorgan Leptospirosis (Weil's Disease) in a Young Adult Male with a History of Recurrent Tidal Flood Exposure Izzra Fahmi Agoes; Pujo Hendriyanto; Paskalis Andrew Gunawan
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6225

Abstract

Leptospirosis is a bacterial zoonotic disease caused by spirochetes of the genus Leptospira and belongs to the group of Neglected Tropical Diseases that often go undiagnosed, particularly in areas with a history of flooding. This case report presents a 20-year-old man who presented with a five-day history of weakness prior to hospital admission, accompanied by persistent fever, nausea, vomiting with every meal, and dizziness, with a history of repeated flood exposure in his residential environment. Physical examination revealed a generally ill appearance, bilateral icteric sclera, anemic conjunctiva, and jaundice of the skin. Laboratory findings showed progressive leukocytosis, thrombocytopenia, mild anemia, hyponatremia, hypokalemia, and elevated urea and creatinine levels that improved during treatment, as well as hyperbilirubinemia with a cholestatic pattern and mild elevations in SGOT/SGPT. Serological testing for Leptospira yielded positive results, while HBsAg, Anti-HCV, and HIV tests were negative. Chest radiography demonstrated findings consistent with bronchopneumonia, while abdominal ultrasonography showed increased cortical echogenicity of both kidneys suggestive of a chronic process, accompanied by cystitis and bilateral pleural effusion. The patient was diagnosed with severe leptospirosis (Weil's disease) complicated by acute kidney injury and bronchopneumonia, and received intravenous ceftriaxone antibiotic therapy, hemodialysis, and supportive management, with subsequent clinical and laboratory improvement. This case underscores the importance of maintaining early clinical suspicion for leptospirosis in patients with a history of flood exposure, given that delayed diagnosis and management are closely associated with a worsening prognosis.
Surat Penghentian Penyidikan Bukan Sertifikat Keadilan: Refleksi Atas Penerapan Restorative Justice bagi Anak Korban Kekerasan Seksual Ditha Anggrany Verany Tethool; Reimon Supusepa; Margie Gladies Sopacua
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6226

Abstract

Penerapan restorative justice (RJ) dalam perkara kekerasan seksual terhadap anak masih menimbulkan perdebatan karena penyelesaian secara prosedural sering kali belum mampu mewujudkan keadilan substantif bagi korban. Di Indonesia, penghentian penyidikan melalui Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) yang didasarkan pada kesepakatan damai memunculkan persoalan mengenai terpenuhinya hak anak atas perlindungan, pemulihan, restitusi, dan pengakuan terhadap penderitaan yang dialaminya. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis apakah penerapan restorative justice melalui SP3 telah memenuhi hak-hak anak korban serta merumuskan rekomendasi kebijakan menuju model restorative justice yang berorientasi pada korban. Penelitian menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan, konseptual, dan pendekatan kasus yang diperkaya melalui analisis dokumen SP3 serta wawancara tidak langsung dengan pendamping korban. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan interpretasi teleologis, thematic analysis, dan critical discourse analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa SP3 dalam kasus Ambon hanya memenuhi aspek administratif penghentian perkara tanpa menjamin keadilan substantif bagi korban. Ketiadaan pendampingan psikolog forensik, lembaga perlindungan anak, mekanisme restitusi yang mengikat, serta rehabilitasi berkelanjutan meningkatkan risiko reviktimisasi dan menghambat pemulihan korban. Penelitian menyimpulkan bahwa keberhasilan restorative justice tidak dapat diukur dari tercapainya perdamaian semata, melainkan dari terpenuhinya hak korban atas pemulihan, perlindungan, partisipasi, dan keadilan secara menyeluruh sehingga penerapannya dalam perkara kekerasan seksual terhadap anak harus dilakukan secara selektif dan berorientasi pada kepentingan terbaik anak.
Implementasi Model Pembelajaran Beraksi untuk Meningkatkan Akses Literasi Sains Materi Klasifikasi Makhluk Hidup pada Siswa Berisiko Slow Learner di Kelas VII SMP Negeri 1 Kaubun Maulida Laila Sari; Indriyana Rachmawati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6228

Abstract

Literasi sains merupakan kompetensi penting dalam pendidikan abad ke-21 karena berkaitan dengan kemampuan siswa memahami konsep ilmiah dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari. Namun, rendahnya capaian literasi sains masih menjadi permasalahan, terutama bagi siswa berisiko slow learner yang mengalami hambatan dalam memahami konsep abstrak, membaca teks ilmiah, dan mempertahankan informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui implementasi model pembelajaran BERAKSI (Berbasis Visual, Alam, dan Komunikasi Sederhana) dalam meningkatkan akses literasi sains pada materi klasifikasi makhluk hidup bagi siswa berisiko slow learner di kelas VII SMP Negeri 1 Kaubun. Penelitian ini menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan desain Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah satu siswa kelas VII yang teridentifikasi berisiko slow learner. Data dikumpulkan melalui tes, observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara kuantitatif dan deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan belajar dari skor pre-test 38 menjadi 60 pada siklus I dan 80 pada siklus II dengan nilai N-Gain kumulatif sebesar 0,68. Akses literasi sains juga meningkat dari skor 13 menjadi 18 dari maksimal 20 poin. Implementasi model BERAKSI terbukti membantu siswa melalui penggunaan media visual, pengalaman belajar berbasis lingkungan, serta komunikasi sederhana yang sesuai dengan karakteristik belajarnya. Dengan demikian, model BERAKSI dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran inklusif untuk meningkatkan akses literasi sains siswa berisiko slow learner.
Tinjauan Kritis terhadap Teori dan Praktik Kepemimpinan Transformasional dalam Organisasi Kristen Ray Burton; Linda Arih Ersada; Wahyu Irawati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6229

Abstract

Meningkatnya kompleksitas tantangan organisasi akibat perubahan sosial, globalisasi, perkembangan teknologi, dan dinamika kehidupan keagamaan menuntut model kepemimpinan yang adaptif sekaligus berlandaskan nilai-nilai spiritual. Kepemimpinan transformasional menjadi salah satu pendekatan yang banyak digunakan untuk meningkatkan efektivitas organisasi, namun penerapannya dalam organisasi Kristen masih menghadapi berbagai pertimbangan teologis, budaya, dan praktis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara kritis hubungan antara teori kepemimpinan transformasional dengan praktik kepemimpinan dalam organisasi Kristen melalui identifikasi keselarasan, potensi konflik, serta implikasi kontekstualnya. Penelitian menggunakan pendekatan critical literature review dengan desain kualitatif melalui penelaahan sistematis terhadap berbagai publikasi ilmiah yang berasal dari Google Scholar, Scopus, dan basis data akademik bereputasi lainnya. Analisis dilakukan melalui sintesis teoretis, pengelompokan tematik, dan evaluasi kritis terhadap bukti empiris yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional mampu meningkatkan efektivitas organisasi melalui penguatan visi bersama, kepemimpinan etis, pemberdayaan anggota, pertumbuhan spiritual, dan komitmen organisasi. Namun demikian, implementasinya juga menghadapi tantangan berupa keselarasan teologis, adaptasi budaya, dominasi kepemimpinan karismatik, keterbatasan organisasi, serta kebutuhan menjaga keseimbangan antara efektivitas organisasi dan integritas spiritual. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kepemimpinan transformasional dalam organisasi Kristen memerlukan integrasi kontekstual antara prinsip-prinsip kepemimpinan modern dengan nilai-nilai Alkitabiah sehingga mampu menghasilkan kepemimpinan yang efektif, adaptif, dan tetap mempertahankan autentisitas teologis.
Peningkatan Kemampuan Mengklasifikasikan Makhluk Hidup Melalui Model Pembelajaran Kooperatif Tipe STAD pada Siswa Hambatan Belajar Kelas VII Sigit Al Jihad; Atien Nur Chamidah
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6232

Abstract

Siswa dengan hambatan belajar sering mengalami kesulitan dalam memahami konsep abstrak, mengolah informasi, serta menghubungkan pengetahuan baru dengan pengalaman sebelumnya, terutama pada pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) yang membutuhkan kemampuan berpikir sistematis. Salah satu materi yang menjadi tantangan adalah klasifikasi makhluk hidup karena menuntut kemampuan mengidentifikasi, membandingkan, dan mengelompokkan objek berdasarkan karakteristik tertentu. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan makhluk hidup melalui penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Student Teams Achievement Division (STAD) pada siswa hambatan belajar kelas VII. Penelitian ini menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus melalui tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian terdiri atas 20 siswa kelas VII SMPN 3 Kaubun dengan fokus analisis pada empat siswa yang mengalami hambatan belajar. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan akademik dan observasi aktivitas belajar, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan STAD mampu meningkatkan kemampuan mengklasifikasikan makhluk hidup secara signifikan. Nilai rata-rata siswa hambatan belajar meningkat dari 45,0 pada pra-siklus menjadi 58,75 pada siklus I dan 71,75 pada siklus II. Selain itu, ketuntasan klasikal meningkat dari 30% menjadi 90%. Kesimpulannya, model pembelajaran kooperatif tipe STAD efektif dalam meningkatkan kemampuan akademik, keterlibatan belajar, dan kemandirian siswa hambatan belajar melalui interaksi kelompok dan dukungan teman sebaya.
Professional Ethics Understanding and Professionalism Attitude of Prospective Make-Up Artist Students Aisi Susanti; Rahmiati Rahmiati
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6235

Abstract

Rising demand for make-up artist (MUA) services has pushed clients to expect more than technical skill ethical, professional conduct now matters just as much. Yet a preliminary survey found that prospective MUAs often struggle with punctuality, client communication, and tool hygiene, prompting this inquiry into whether their grasp of professional ethics shapes how professionally they behave. Using a quantitative descriptive design, this study surveyed 124 Cosmetology and Beauty students (2022-2023 cohorts) at Universitas Negeri Padang, selected via the Slovin formula and proportionate stratified random sampling. A validated, reliable Likert questionnaire supplied the data, which were tested for normality and linearity before running simple linear regression, a t-test, and the coefficient of determination. Both variables scored in the good category (ethics understanding: M = 91.49, SD = 18.85; professionalism attitude: M = 62.38, SD = 12.90). Regression yielded Y = 15.845 + 0.509X (t = 12.266, p < .001), with ethics understanding explaining 55.2% of the variance in professionalism attitude (R² = .552) a significant, positive relationship that underscores the need for sustained ethics instruction in beauty vocational curricula.
Decision-Making Model for Prioritizing Toll Road Investment Projects in Sumatra Using Analytic Hierarchy Process (AHP) Dhono Nugroho; Utomo Sarjono Putro
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6238

Abstract

The Trans-Sumatra Toll Road (Jalan Tol Trans Sumatera [JTTS]) is a national strategic infrastructure project spanning approximately 2,800 km and designed to enhance connectivity and promote economic growth across Sumatra. However, investment prioritization among its 25 segments remains inconsistent because of subjective judgments, policy and regulatory changes, and the absence of a structured multicriteria evaluation framework. This study developed a decision-making model for prioritizing toll road investments by integrating Strengths, Weaknesses, Opportunities, and Threats (SWOT)–Threats, Opportunities, Weaknesses, and Strengths (TOWS) analysis with the Analytic Hierarchy Process (AHP) to address identified limitations in existing prioritization practices. A mixed-methods approach combining qualitative SWOT–TOWS analysis and quantitative AHP was employed, involving 34 expert respondents representing toll road stakeholders. An initial set of 75 indicators was screened using a grand mean threshold of 3.70, and the selected indicators were subsequently synthesized into 10 evaluation criteria for pairwise comparison and consistency assessment. Transportation Network Integration and Connectivity emerged as the highest-weighted criterion (0.166), followed by Technical and Geometric Conditions (0.147) and Economic Impact and Regional Distribution (0.116). The consistency ratio (CR) of 0.04 indicated an acceptable level of consistency in the pairwise comparison judgments. The integrated SWOT–TOWS–AHP framework provides a structured, transparent, and replicable decision-support approach for strengthening infrastructure investment governance and aligning toll road investment priorities with national development objectives.
Mitigasi Perlindungan Profesi Dokter Melalui Professional Liability Insurance di Rumah Sakit Umum Daerah Chusni Mubarakh; Arohendi Arohendi; Budi Santoso; Fitri Kartika
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i8.6239

Abstract

Peningkatan sengketa medis, kompleksitas tanggung jawab hukum tenaga medis, dan belum terintegrasinya perlindungan hukum dalam tata kelola rumah sakit daerah menuntut sistem mitigasi risiko yang lebih komprehensif. Penelitian ini menganalisis implementasi, kendala, dan strategi penguatan perlindungan profesi dokter melalui asuransi tanggung gugat profesi (professional liability insurance) di rumah sakit umum daerah yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi profesi. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain normatif-empiris. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, studi dokumentasi, dan telaah literatur dengan melibatkan manajemen rumah sakit, dokter, unit hukum, dan pihak asuransi. Peneliti menganalisis data melalui pengodean tematik dan triangulasi sumber. Rumah sakit telah menerapkan asuransi profesi secara institusional melalui kepesertaan kolektif dokter sebagai bagian dari mitigasi risiko hukum. Asuransi profesi tidak hanya mengalihkan risiko finansial, tetapi juga menyediakan pendampingan hukum dan mendukung penyelesaian sengketa melalui mekanisme nonlitigasi. Namun, pelaksanaannya masih menghadapi rendahnya literasi hukum tenaga medis, belum optimalnya integrasi kebijakan rumah sakit, keterbatasan sistem digital hukum, dan perubahan regulasi kesehatan. Penelitian ini merumuskan model terintegrasi perlindungan profesi dokter dari risiko hukum yang menyatukan regulasi kesehatan, tata kelola klinis, manajemen risiko hukum, asuransi tanggung gugat profesi, pendampingan hukum, dan penyelesaian sengketa nonlitigasi. Model tersebut dapat memperkuat perlindungan profesi dokter melalui sistem kelembagaan rumah sakit yang terkoordinasi, preventif, responsif, dan berkelanjutan.

Filter by Year

2022 2026


Filter By Issues
All Issue Vol. 5 No. 9 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres) Vol. 5 No. 8 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 7 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 6 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 5 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 4 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 3 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 1 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 12 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 10 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 9 (2025): : JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 8 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 7 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 6 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 5 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 4 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 3 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 2 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 4 No. 1 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 12 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 11 (2024): JURNAL LOCUS: Penelitian & Pengabdian Vol. 3 No. 10 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 9 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 8 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 7 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 6 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 5 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 4 (2024): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 3 No. 3 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 2 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 3 No. 1 (2024): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 12 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 11 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 10 (2023): jurnal locus penelitian dan pengabdian Vol. 2 No. 9 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 8 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 7 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 6 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 5 (2023): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 4 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 3 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 2 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 2 No. 1 (2023): Journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 12 (2022): journal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 11 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 10 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 9 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 8 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 7 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 6 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 5 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2022): Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian More Issue